<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pedagang Pasar Setono Betek Enggan Tempati Kios Lantai 2 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pedagang-pasar-setono-betek-enggan-tempati-kios-lantai-2/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jan 2019 05:48:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pedagang Pasar Setono Betek Enggan Tempati Kios Lantai 2 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pedagang Pasar Setono Betek Enggan Tempati Kios Lantai 2</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-pasar-setono-betek-enggan-tempati-kios-lantai-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2019 05:48:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Pasar Setono Betek Enggan Tempati Kios Lantai 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=75964</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri&#8212;Hampir empat bulan gedung baru Blok A Pasar Setonobetek diresmikan Walikota Kediri, namun gedung megah 2 lantai itu masih terlihat lengang. Selain sepi pembeli, kondisi tersebut diperparah dengan puluhan kios maupun los lantai dua belum pedagang ada pedagang yang mau menempati M Shodiq (50) salah satu pedagang gerabah di lantai 2 mengatakan, masih banyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri&#8212;</strong>Hampir empat bulan gedung baru Blok A Pasar Setonobetek diresmikan Walikota Kediri, namun gedung megah 2 lantai itu masih terlihat lengang. Selain sepi pembeli, kondisi tersebut diperparah dengan puluhan kios maupun los lantai dua belum pedagang ada pedagang yang mau menempati</p>
<p>M Shodiq (50) salah satu pedagang gerabah di lantai 2 mengatakan, masih banyak kios dan lapak yang masih kosong, karena beberapa pedagang dengan jenis tertentu tetap enggan menempati lapak di lantai dua yang sudah disediakan. &#8221; Saat ini kebanyakan pedagang masih menetap di penampungan, bahkan ada yang menyewa kios milik pedagang lain di lantai bawah, &#8221; katanya.</p>
<p>Para pedagang tak mau menempati los lantai 2 karena berjualan diatas sepi pembeli. &#8221; Para pembeli ogah naik keatas, pembeli  ogah ogahan menaiki puluhan tangga terlebih dahulu, &#8221; tegasnya.</p>
<p>Selain itu, lanjut Sodiq, hampir seluruh pedagang di gedung baru khususnya lantai dua mengeluh, hampir setiap hari tak mendapatkan uang. &#8220;Belum ada perubahan, hari ini saja sampai siang ini masih dapat enam ribu rupiah, kalau begini terus ya bagaimana kedepan,&#8221; keluh Shodiq.</p>
<p>Senada dengan Shodiq, Purnomo satu-satunya pemilik warung di lantai dua mengaku sampai saat ini tidak ada perubahan yang berarti sejak awal pasar diresmikan.</p>
<p>“Seharusnya petugas pasar ada solusi, minimal berani memberi teguran pada pedagang yang masih berjubel dilantai bawah. Kalau pedagang di atas banyak pasti pembeli juga banyak yang njujuk ke los atas, &#8221; katanya.</p>
<p>Purnomo berharap, kedepan pemerintah bertindak tegas, bila tidak sesuai dengan penempatan sesuai denah yang ditetapkan, maka pedagang harus dikenakan teguran dan di tertibkan kembali. &#8221; PD Pasar segera menyelesaikan masalah ini agar para pedagang mendapatkan solusi atas sepinya bangunan baru tersebut, &#8221; tegasnya.</p>
<p>Gedung baru Pasar Setono betek  yang baru dibangun menghabiskan Rp 45 miliyar dari dana APBD Kota Kediri.(mid/im/yan)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">75964</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
