<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pekan Budaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pekan-budaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Oct 2020 08:02:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pekan Budaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dikbud Kota Malang Gelar Pekan Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/dikbud-kota-malang-gelar-pekan-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2020 14:11:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124705</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, mengadakan Pekan Kebudayaan Daerah di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Kota Malang, Rabu (30/09). Acara yang dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari yakni hingga 1 Oktober (besok) itu, menghadirkan salah satunya kolaborasi seni dan budaya melalui pameran, pagelaran seni, workshop dan seminar kebudayaan. Pembukaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, mengadakan Pekan Kebudayaan Daerah di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Kota Malang, Rabu (30/09). Acara yang dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari yakni hingga 1 Oktober (besok) itu, menghadirkan salah satunya kolaborasi seni dan budaya melalui pameran, pagelaran seni, workshop dan seminar kebudayaan.</p>
<p>Pembukaan acara sendiri, dihadiri langsung Wali Kota Malang, dan sekaligus dibuka dengan ditandai dengan pemukulan gong. Selanjutnya, prosesi kegiatan diteruskan dengan pelaksanaan seminar yang mengangkat tema &#8220;Memajukan Budaya Melalui Literasi Digital&#8221;.</p>
<p>Dalam seminar itu, menghadirkan nara sumber dari program studi desain komunikasi visual Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ma Chung, Didit Prasetyo Nugroho, Ketua Umum Event Owners Indonesia, Delta Yusnala Raharja dan Kurator Museum Panji Malang, Syariffudin.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Zubaidah mengatakan kalau tujuan dari diselenggarakannya acara tersebut sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreatifitas dan melestarikan sejarah.</p>
<p>&#8220;Kami dari Dikbud, itu ingin mengcover kebudayaan dan juga lebih mendekatkan nilai-nilai sejarah pada masyarakat,&#8221; kata Zubaidah.<br />
Ditambahkan, bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta. Baik itu dari guru maupun seniman, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Sekolah.</p>
<p>&#8220;Kami undang beberapa Kepala Sekolah (KS), dengan tujuan untuk memberi wawasan kepada para tenaga pendidik supaya lebih berfokus dalam pendidikan karakter anak dengan pengaplikasian nilai-nilai sejarah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, dalam kesempatan itu sangat mengapresiasi pelaksanaan. Bahkan, atas nama pemerintah Kota Malang, sangat mendukung untuk terus dilakukan demi kemajuan kebudayaan.</p>
<p>“Di sini juga menghadirkan karya dari orang berkebutuhan khusus. Jadi, gelaran ini memberikan ruang bagi semua. Harapannya, tentu mereka nanti bisa dikenal dan terus berkembang,” tutupnya. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124705</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Penari Barong Meriahkan Penutupan Pekan Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-penari-barong-meriahkan-penutupan-pekan-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2019 11:19:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Simpang Lima Gumul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=88102</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Tari kolosal seribu barong sukses menyedot antusias masyarakat Kediri untuk berbondong-bondong menuju Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri Sabtu,(13/7/ 2019) Sekitar 4.000 penari barong yang didatangkan dari Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Medan, Denpasar, Lampung, Ponorogo dan Madiun ikut meriahkan penutupan Pekan Budaya Kabupatwn Kediri. Wakil Bupati Kediri Masykuri usai enutupan pekan budaya mengatakan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8211; Tari kolosal seribu barong sukses menyedot antusias masyarakat Kediri untuk berbondong-bondong menuju Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri Sabtu,(13/7/ 2019)</p>
<p>Sekitar 4.000 penari barong yang didatangkan dari Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Medan, Denpasar, Lampung, Ponorogo dan Madiun ikut meriahkan penutupan Pekan Budaya Kabupatwn Kediri.</p>
<p>Wakil Bupati Kediri Masykuri usai enutupan pekan budaya mengatakan, acara penutupan bekan budaya ini semakin meriah karena melibatkan 4000 Penari. &#8220;Pagelaran tari kolosal seribu barong ini dalam rangkaian Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri,&#8221; katanya</p>
<p>Masykuri sangat senang dengan kehadiran delegasi dari daerah lain menjadi penyemangat, memberikan motivasi bagi Kabupaten Kediri sebagai bumi Panji. &#8220;Ini dalam rangka &#8216;nguri-nguri dan melestarikan Kediri sebagai pusat cerita Panji yang sudah menjadi &#8216;memory of the world&#8217; diakui dunia dan Unesco menetapkan cerita Panji menjadi warisan budaya, &#8221; tegasnya</p>
<p>Kegiatan yang dihelat di SLG itu dihadiri Forkompinda Kabupaten Kediri, Kapolres Kediri Kota dan DanDim 0809 Kediri.<strong> (mid/aji/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88102</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Kediri Kembali Gelar Pekan Budaya Spektakuler</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-kediri-kembali-gelar-pekan-budaya-spektakuler</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2019 08:29:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87550-pemkab-kediri-kembali-gelar-pekan-budaya-spektakuler</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri kembali menggelar pekan budaya yang menghentak, seluruh potensi budaya lokal dikemas dengan apik, sehingga menjadi jurus ampuh untuk menarik wisatawan. Pada Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2019 yang diawali dengan Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias yang digelar Minggu (7/7/2019) sangat sukses memukau para penonton, apalagi, pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri kembali menggelar pekan budaya yang menghentak, seluruh potensi budaya lokal dikemas dengan apik, sehingga menjadi jurus ampuh untuk menarik wisatawan. Pada Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2019 yang diawali dengan Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias yang digelar Minggu (7/7/2019) sangat sukses memukau para penonton, apalagi, pada Minggu ini suasama masih linur sekolah, sehingga kawasan wisata Simpang Lima Gumul (SLG) penuh sesak dibajirin ribuan masyarakat Kediri yang menyaksikan parade.</p>
<p>Dalam pekan budaya ke-15 ini Dinas Pariwisata Kabuaten Kediri mengusung konsep, ‘Panji Balik Kampung’ dan kisah panji ini sudah dipilih UNESCO sebagai Memory of the World (MoW).</p>
<p>Sedangkan Tema yang diangkat dalam pekan budaya tahun 2019 ini ‘Nyawiji Hanyengkuyung Kadiri, Hanggayung Mukti’ yang bermakna menyatukan hati, jiwa, cipta, rasa, dan karsa sebagai elemen penggapai cita-cita.</p>
<p>Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias yang digelar Minggu (7/7/2019) kemarin start pukul 13.00 WIB. dimulai dari Halaman Kantor Pemkab Kediri dan finish di Kawasan SLG.</p>
<p>Ribuan masyarakat Kediri dibuart decak kagung dengan show Marching Band dari Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Daop 7 Madiun, dan parade budaya dari PT Gudang Garam.</p>
<p>Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri Krisna mengatakan, even pekan budaya tahun 2019 ini mampu memggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Kediri, terutama di sektor pari wisata. &#8221; Tentu event ini akan menjadi signifikan dengan kemajuan disektor pariwista, dan dapat memberikan stimulus banyaknya orang yang datang akan memingkatkan perekonomian masyarakat pula, &#8221; katanya.</p>
<p>Lebih jauh Krisna menyampaikan harapan Bupati Kediri dr. Hj Haryanti Sutrisno yang selalu menekankan peningkatan UMKM di Kabupaten Kediri. &#8221; Ibu Bupati selalu berharap, dengan digelarnya pekan budaya ini mampu menaikkan sektor UMKM di Kabupaten Kediri, dan lebih bisa berkembang lagi, &#8221; tegasnya.</p>
<p>Dalam pekan budaya tahun ini, masyarakat kediri akan disuguhi aktivitas budaya yang akan ditampilkan, diantaranya pagelaran Kesenian Drama Tari Panji Asmarantaka, Ludruk, Ketoprak, Jaranan, dan Lomba Menyanyi Campur Sari. Pentas Kreativitas ada Festival Band, Storytelling Cerita Panji, Paduan Suara Pelajar, dan Pemilihan Putra Putri Batik 2019.<strong> (aji/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87550</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
