<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pekarangan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pekarangan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Aug 2025 12:21:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pekarangan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Manfaatkan Pekarangan Jadi Sumber Pangan, Bupati Lumajang Gencarkan Program Pesat</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-pekarangan-jadi-sumber-pangan-bupati-lumajang-gencarkan-program-pesat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pekarangan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224675</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus mendukung agenda nasional, yaitu ketahanan pangan dengan menggencarkan Program Pekarangan Sehat (Pesat), sebuah inovasi berbasis rumah tangga yang mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan alternatif. Program ini, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Strategi Nasional Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Keluarga, yang dicanangkan Kementerian Pertanian dan diperkuat arahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus mendukung agenda nasional, yaitu ketahanan pangan dengan menggencarkan Program Pekarangan Sehat (Pesat), sebuah inovasi berbasis rumah tangga yang mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan alternatif. Program ini, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Strategi Nasional Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Keluarga, yang dicanangkan Kementerian Pertanian dan diperkuat arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, tentang perlunya masyarakat menanam kebutuhan sehari-hari secara mandiri guna menghadapi krisis pangan global dan fluktuasi harga bahan pokok.</p>



<p>“Kami punya Program Pesat. Semua pekarangan rumah warga harus ditanami tanaman pangan. Bisa kelor, cabai, sawi atau apapun yang mudah ditanam. Dengan begitu, ibu-ibu tidak perlu pusing lagi jika harga cabai mahal di pasar,” kata Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Daerah Rawan Pangan, di Gucialit, Selasa (05/08/2025) tadi.</p>



<p>Program Pesat sendiri, secara langsung mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), yang diinisiasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Bank Indonesia. Melalui pendekatan kemandirian pangan rumah tangga, program ini diharapkan mampu menekan tekanan harga di pasar dan menjaga stabilitas pasokan pangan di tingkat lokal.</p>



<p>“Kalau banyak keluarga menanam sendiri kebutuhan hariannya, otomatis tekanan pada pasar akan berkurang. Ini bisa membantu mengendalikan inflasi secara lokal,” lanjut Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Program Pesat sendiri, tidak hanya menekan pengeluaran rumah tangga, tetapi juga memperkuat ketahanan gizi, pemberdayaan perempuan dan mendukung agenda sustainable food system (sistem pangan berkelanjutan) yang sedang didorong oleh Kementerian PPN/Bappenas. Pemkab Lumajang sendiri, menargetkan implementasi Pesat secara menyeluruh, terutama di wilayah-wilayah rawan pangan dan desa miskin ekstrem.</p>



<p>Bibit tanaman dan pelatihan teknis akan disediakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, yang juga bekerja sama dengan TPID Lumajang dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Program ini, juga mendukung capaian indikator kinerja utama (IKU) pemerintah daerah dalam aspek ketahanan pangan daerah dan ketahanan sosial ekonomi keluarga.</p>



<p>Dari perspektif kelembagaan, Program Pesat juga akan terintegrasi dengan gerakan PKK dan Posyandu, yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam intervensi gizi keluarga. Program ini pun didorong menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran praktik hidup sehat di sekolah dan madrasah.</p>



<p>“Kita ingin Lumajang bukan hanya indah, tapi juga tangguh dan mandiri secara pangan. Dari pekarangan rumah, kita bisa menata masa depan,” imbuh Bunda Indah.</p>



<p>Dengan menyelaraskan Pesat sebagai bagian dari sistem ketahanan pangan nasional, Lumajang menunjukkan bahwa kekuatan pangan Indonesia dapat dibangun dari desa, dari halaman rumah dan dari tangan-tangan para ibu. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224675</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Senggolan Sesama Mobil di Jalur Pantura, Satu Hantam Tiang dan Satu Masuk Pekarangan</title>
		<link>https://memontum.com/senggolan-sesama-mobil-di-jalur-pantura-satu-hantam-tiang-dan-satu-masuk-pekarangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Dec 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[hantam]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[pekarangan]]></category>
		<category><![CDATA[senggolan]]></category>
		<category><![CDATA[sesama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203842</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo, tepatnya di Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Kamis (28/12/2023) tadi. Laka itu melibatkan mobil Honda Brio Nopol N1103 M yang dikemudikan oleh Serly (33), warga Gending, Kabupaten Probolinggo dan mobil Toyota Avanza Nopol N 1142 ML yang dikemudikan oleh Saiful. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo, tepatnya di Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Kamis (28/12/2023) tadi. Laka itu melibatkan mobil Honda Brio Nopol N1103 M yang dikemudikan oleh Serly (33), warga Gending, Kabupaten Probolinggo dan mobil Toyota Avanza Nopol N 1142 ML yang dikemudikan oleh Saiful.</p>



<p>Pantauan Memontum.com, kecelakaan tersebut bermula saat mobil Honda Brio yang dikemudikan oleh Serly, melaju dari arah Timur ke Barat. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mobil yang kemudikannya disalip oleh mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Saiful.</p>



<p>Namun saat hendak mendahului itu, diduga mobil Avanza tersebut menyenggol mobil Brio. Akibatnya, kedua kendaraan tersebut oleng ke arah kanan hingga mobil Avanza turun ke bahu jalan dan menghantam tiang kabel listrik. Sedangkan mobil Brio berwarna merah tersebut, terjun ke pekarangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi saat itu, saya hendak ke Kota Probolinggo dan berjalan tidak terlalu kenceng. Tiba-tiba, dari arah kiri mobil Avanza menyalip dengan membunyikan klakson. Mobil tersebut menyenggol dan menyerempet mobil saya,&#8221; ujar Serly.</p>



<p>Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi, segera mendatangi TKP. Beruntungnya, akibat Laka tersebut tidak ada korban jiwa. Petugas Satlantas Polres Probolinggo kemudian meminta keterangan dari masing-masing pengemudi dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah saya tidak mengalami luka-luka. Namun, saya sedikit kaget dan syok seusai kecelakaan ini,&#8221; jelas Serly. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203842</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
