<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pekerja Rumahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pekerja-rumahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 31 May 2021 04:16:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pekerja Rumahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Separuh Pekerja Sektor Wisata Kota Malang Sudah Jalani Vaksinasi</title>
		<link>https://memontum.com/separuh-pekerja-sektor-wisata-kota-malang-sudah-jalani-vaksinasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 May 2021 04:16:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143774</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Percepatan vaksinasi di Kota Malang terus digalakkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Salah satunya untuk pekerja pariwisata yang menjadi bagian dari prioritas vaksinasi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, mengatakan bahwa selain tenaga medis, pekerja sektor publik, awak media, dan lansia, pekerja sektor wisata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Percepatan vaksinasi di Kota Malang terus digalakkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Salah satunya untuk pekerja pariwisata yang menjadi bagian dari prioritas vaksinasi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, mengatakan bahwa selain tenaga medis, pekerja sektor publik, awak media, dan lansia, pekerja sektor wisata juga sudah menjalani vaksinasi.</p>



<p>“Dari data yang kita peroleh pekerja sektor pariwisata itu ada sekitar 4000 orang. Dan sudah separuhnya divaksin,” ungkapnya, Senin (31/05).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-mengular-di-pasar-murah-lowokwaru-sejumlah-warga-kecewa-tidak-kebagian-paket">Antrean Mengular di Pasar Murah Lowokwaru, Sejumlah Warga Kecewa Tidak Kebagian Paket</a></li>
</ul>


<p>Menurut Ida, vaksinasi sektor pariwisata ini dinilai sangat membantu memulihkan kepercayaan masyarakat, terkait peningkatan pelayanan dan jaminan keamanan terhadap pariwisata. Pasalnya, selama pandemi sektor pariwisata sangat terdampak dengan penurunan pengunjung.</p>



<p>&#8220;Baik itu wisatawan nusantara atau internasional semua menurun. Penurunan lebih dari 80-85 persen,&#8221; sambungnya. Beberapa sebabnya adalah adanya kekhawatiran penularan ketika berwisata, dimana akan ada banyak melakukan kontak dengan orang lain.</p>



<p>Seperti yang diketahui, penurunan wisata di Kota Malang sangat drastis. Bahkan pengunjung mancanegara menurun 100 persen. &#8220;Karena ada travel warning, untuk tidak bepergian dari masing-masing negara. Sehingga mencegah wisatawan asing keluar dari negaranya,&#8221; ujar Ida Ayu Made Wahyuni. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143774</post-id>	</item>
		<item>
		<title>MAMPU Angkat Pekerja Rumahan Capai Taraf Hidup Sejahtera</title>
		<link>https://memontum.com/mampu-angkat-pekerja-rumahan-capai-taraf-hidup-sejahtera</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2018 17:13:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Rumahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=54627</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Peran Pekerja Rumahan dalam perekonomian Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata. Sebab dengan campur tangannya, mulai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga perusahaan multinasional, mampu berkembang dan maju hingga memiliki aset dan omzet berkali lipat. Namun hal ini berbanding terbalik dengan kondisi ekonomi para pekerja rumahan itu sendiri. Dari data [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Peran Pekerja Rumahan dalam perekonomian Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata. Sebab dengan campur tangannya, mulai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga perusahaan multinasional, mampu berkembang dan maju hingga memiliki aset dan omzet berkali lipat. Namun hal ini berbanding terbalik dengan kondisi ekonomi para pekerja rumahan itu sendiri.</p>
<p>Dari data litbang, disebutkan bahwa para pekerja rumahan hanya memperoleh pendapatan sekitar 20-40 persen dari Upah Minimum Regional (UMR). Tak hanya itu, meski bekerja tahunan belum diakui sebagai pekerja. Sehingga perlindungan hukum dan jaminan sosial tidak didapatkan, sementara resiko kerja sangat tinggi. </p>
<p><div id="attachment_54630" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/54627-mampu-angkat-pekerja-rumahan-capai-taraf-hidup-sejahtera/img_0151-copy-2" rel="attachment wp-att-54630"><img aria-describedby="caption-attachment-54630" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG_0151-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Semangat peserta diskusi, perwakilan pekerja rumahan, dan panitia. (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-54630" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG_0151-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG_0151-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-54630" class="wp-caption-text"><em><strong>Semangat peserta diskusi, perwakilan pekerja rumahan, dan panitia. (rhd)</strong></em></p></div></p>
<p>&#8220;Jika dikerjakan di rumah, tentunya juga berdampak kepada keluarga, dengan resiko jadi lebih tinggi lagi,&#8221; ungkap Ir. Cecilia Susiloretno, Sekretaris Jendral Mitra Wanita Pekerja Rumahan Indonesia (MWPRI) Kota Malang, dalam serial Kampanye Publik “Lindungi Pekerja Rumahan&#8221; dengan tema pertama “Siapa Pekerja Rumahan dan Kenapa Kita Harus Peduli&#8221;, di Atria Hotel Malang, Rabu (5/9/2018).</p>
<p>Kampanye ini merupakan bagian program MAMPU (Kemitraan Australia-Indoresia untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan) dan Jaringan Radio KBR, bersama empat mitra Program MAMPU pada Area Tematik Perbaikan Kondisi Kerja, yakni Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA), Mitra Wanita Pekerja Rumahan Indonesia (MWPRI), Trade Union Rights Center (TURC), dan Yayasan Annisa Swasti (Yasanti). Kampanye ini terdiri dari kegiatan talkshow di empat kota, yakni Malang, Medan, Yogyakarta, dan Jakarta, serta kompetisi menulis esai bagi mahasiswa se-lndonesia yang diadakan mulai 5 September hingga 24 Oktober 2018. </p>
<p>Kampanye ini bertujuan menyebarluaskan informasi tentang kondisi pekerja rumahan kepada masyarakat luas. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang mengetahui tentang kondisi pekerja rumahan dan tergerak untuk mendukung upaya advokasi perlindungan pekerja rumahan. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54627</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
