<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pelajar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pelajar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 May 2026 12:28:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pelajar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Program Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/program-angkutan-pelajar-gratis-jadi-harapan-baru-sopir-angkot-di-kota-malang</link>
					<comments>https://memontum.com/program-angkutan-pelajar-gratis-jadi-harapan-baru-sopir-angkot-di-kota-malang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Angkot]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232461</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program angkutan pelajar gratis yang disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, menjadi harapan baru bagi para sopir Angkutan Kota (Angkot). Itu karena, para sopir Angkot diproyeksikan mendapatkan Rp 1,8 juta perbulan, tergantung jarak tempuh operasional kendaraan. Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Malang, Purwono Tjokro Darsono, mengatakan bahwa skema angkutan pelajar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Program angkutan pelajar gratis yang disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, menjadi harapan baru bagi para sopir Angkutan Kota (Angkot). Itu karena, para sopir Angkot diproyeksikan mendapatkan Rp 1,8 juta perbulan, tergantung jarak tempuh operasional kendaraan.</p>



<p>Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Malang, Purwono Tjokro Darsono, mengatakan bahwa skema angkutan pelajar dinilai mampu memperbaiki kesejahteraan sopir yang selama ini hanya mengandalkan tarif umum dengan pendapatan terbatas. Menurutnya, pihak Angkot mengusulkan tarif layanan sebesar Rp 6.000 per kilometer, dengan hitungan jarak tempuh minimal 16 kilometer.</p>



<p>&#8220;Per hari sopir Angkot dapat memperoleh sekitar Rp 90 ribu. Kalau dihitung satu bulan mengikuti hari sekolah, pendapatan sopir bisa mencapai Rp 1,8 juta. Ini tentu sangat membantu karena selama ini pemasukan sopir relatif kecil,” ujar Ipung-sapaannya, Senin (18/05/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, tarif tersebut bukan semata untuk meningkatkan keuntungan, melainkan agar sopir memiliki pendapatan layak sehingga mampu menjaga kualitas layanan dan kondisi armada. Selama ini, menurutnya banyak sopir hanya memperoleh pemasukan dari pelajar sekitar Rp 2 ribu tanpa memperhitungkan jarak perjalanan, sehingga kesejahteraan sopir sulit meningkat.</p>



<p>&#8220;Dengan pendapatan yang lebih pasti, sopir bisa melakukan perawatan kendaraan dan pelayanan kepada pelajar juga akan lebih baik,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Selain peningkatan pendapatan, program ini juga akan menerapkan sistem kontrak kerja bagi sopir Angkot. Skema tersebut memastikan pengemudi mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan yang telah ditetapkan koperasi angkutan.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pembahasan teknis angkutan pelajar gratis kini memasuki tahap akhir. Ada sekitar 70 hingga 80 armada Angkot untuk program tersebut. &#8220;Kemungkinan akan beroperasi dalam waktu dekat setelah dasar hukum berupa SK Gubernur Jawa Timur diterbitkan,&#8221; imbuh Jaya, sapaannya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/program-angkutan-pelajar-gratis-jadi-harapan-baru-sopir-angkot-di-kota-malang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232461</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tunggu SK Gubernur Jatim, Pemkot Malang Akan Luncurkan Angkutan Pelajar</title>
		<link>https://memontum.com/tunggu-sk-gubernur-jatim-pemkot-malang-akan-luncurkan-angkutan-pelajar</link>
					<comments>https://memontum.com/tunggu-sk-gubernur-jatim-pemkot-malang-akan-luncurkan-angkutan-pelajar#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[tunggu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232239</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana akan meluncurkan program angkutan pelajar dalam waktu dekat. Mengenai perencanaan ini, disampaikan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. Pria yang akrab disapa Jaya, itu mengatakan bahwa program tersebut ditargetkan mulai berjalan Mei 2026, atau setelah regulasi teknis rampung. Untuk saat ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana akan meluncurkan program angkutan pelajar dalam waktu dekat. Mengenai perencanaan ini, disampaikan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Jaya, itu mengatakan bahwa program tersebut ditargetkan mulai berjalan Mei 2026, atau setelah regulasi teknis rampung. Untuk saat ini, rencana itu masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur terkait penetapan nomor Peraturan Wali Kota (Perwal).</p>



<p>&#8220;Insyaallah dalam waktu dekat. Mudah-mudahan, Mei ini sudah bisa diluncurkan. Progresnya sudah hampir selesai, tinggal menunggu SK gubernur turun,” ujar Jaya, Kamis (07/05/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa program tersebut tidak sekadar menghadirkan layanan transportasi gratis bagi pelajar. Namun, juga menjadi langkah besar reformasi Angkutan Kota (Angkot) di Kota Malang, yang trayeknya belum pernah diperbarui sejak 1998. Nantinya, hal ini akan dilakukan rerouting atau pengaturan ulang trayek angkot agar lebih adaptif dengan kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini.</p>



<p>Dalam skema baru, urainya, Angkot akan memiliki dua fungsi sekaligus. Yakni sebagai angkutan pelajar pada jam sekolah dan sebagai feeder atau pengumpan layanan Trans Jatim di luar jam tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Angkot akan menjadi angkutan pelajar sekaligus feeder Trans Jatim. Jadi sistemnya lebih terintegrasi,” tambahnya.</p>



<p>Pada jam berangkat dan pulang sekolah, kata Jaya, Angkot tersebut hanya diperuntukkan bagi pelajar dan tidak boleh dinaiki penumpang umum. Sehingga, pelajar akan menikmati layanan secara gratis. Sementara di luar jam sekolah, kendaraan kembali beroperasi sebagai Angkot umum pengumpan.</p>



<p>&#8220;Nanti di tahap awal, akan menggunakan mekanisme manual sebelum nantinya dikembangkan menuju sistem yang lebih modern,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, nantinya akan disiapkan sekitar 80 unit armada untuk mendukung program angkutan pelajar. Dari total Angkot yang masih aktif di Kota Malang, tercatat hanya sekitar 177 armada yang masih memiliki trayek hidup dan surat kendali operasional.</p>



<p>&#8220;Untuk angkutan pelajar ini, kita memberikan standar, yakni yang digunakan minimal buatan tahun 2000. Di bawah tahun 2000 tidak diperbolehkan dan untuk peremajaan armada kami serahkan kepada operator masing-masing,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tunggu-sk-gubernur-jatim-pemkot-malang-akan-luncurkan-angkutan-pelajar/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232239</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Beasiswa 1.151 Pelajar Kurang Mampu</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rp-83-miliar-untuk-beasiswa-1-151-pelajar-kurang-mampu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kurang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230789</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan anggaran Rp 8,3 miliar pada tahun 2026, untuk mendukung program beasiswa pendidikan bagi pelajar kurang mampu. Program tersebut, rencananya akan menyasar 1.151 pelajar mulai dari jenjang SD hingga perguruan tinggi. Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menyampaikan bahwa seluruh nama penerima telah melalui proses pengajuan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan anggaran Rp 8,3 miliar pada tahun 2026, untuk mendukung program beasiswa pendidikan bagi pelajar kurang mampu. Program tersebut, rencananya akan menyasar 1.151 pelajar mulai dari jenjang SD hingga perguruan tinggi.</p>



<p>Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menyampaikan bahwa seluruh nama penerima telah melalui proses pengajuan dan verifikasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang. &#8220;Sudah ditandatangani Pak Wali. Nama-nama penerimanya berbasis pengajuan dan sudah lewat Kesra. Tahun ini tinggal kami laksanakan,&#8221; ujar Ali, Senin (09/03/2026) tadi.</p>



<p>Secara rinci, penerima beasiswa terdiri dari 300 pelajar SD, 300 pelajar SMP, 210 pelajar SMA/SMK, serta 341 mahasiswa perguruan tinggi. Program tersebut diprioritaskan bagi pelajar Kota Malang yang berasal dari keluarga kurang mampu sekaligus memiliki prestasi akademik.</p>



<p>&#8220;Ini khusus diberikan untuk anak-anak Kota Malang yang tidak mampu, betul-betul membutuhkan dan berprestasi. Sehingga kalau kuliah bentuknya subsidi, kalau SMA semuanya kami penuhi untuk SPP-nya,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam skema bantuan tersebut, setiap jenjang pendidikan menerima nominal berbeda. Pelajar SD memperoleh Rp 220 ribu per bulan, SMP Rp 330 ribu perbulan, SMA Rp 440 ribu per bulan, dan mahasiswa perguruan tinggi Rp 2 juta perbulan.</p>



<p>&#8220;Program beasiswa ini juga menjadi bagian dari prioritas Pemkot Malang dalam mendukung visi Dasa Bakti Ngalam Pinter serta menekan angka putus sekolah di Kota Malang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menambahkan bahwa mekanisme penyaluran beasiswa dibagi berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk SD dan SMP dikelola oleh Disdikbud, sementara SMA/SMK dan perguruan tinggi melalui Bagian Kesra Setda Kota Malang.</p>



<p>Di tahun 2026 ini, proses penyaluran beasiswa telah memasuki tahap pencairan. Nantinya dana bantuan akan disalurkan melalui virtual account yang dapat diakses langsung oleh masing-masing penerima.</p>



<p>&#8220;Kalau 2026 sudah pada tahap pencairan, tinggal koordinasi dengan Bank Jatim untuk virtual account-nya. Nanti bisa diambil siswanya sendiri,&#8221; imbuh Suwarjana. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230789</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disdikbud Kota Malang Tegaskan Bus Sekolah Tetap Beroperasi Meski Ada Angkot Gratis Pelajar</title>
		<link>https://memontum.com/disdikbud-kota-malang-tegaskan-bus-sekolah-tetap-beroperasi-meski-ada-angkot-gratis-pelajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Angkot]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230507</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana Angkutan Kota (Angkot) gratis bagi pelajar di Kota Malang tidak serta-merta menghapus keberadaan bus sekolah milik Pemerintah Daerah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa armada bus dan kendaraan Elf tetap dibutuhkan, terutama untuk wilayah yang belum terjangkau trayek angkot. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana Angkutan Kota (Angkot) gratis bagi pelajar di Kota Malang tidak serta-merta menghapus keberadaan bus sekolah milik Pemerintah Daerah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa armada bus dan kendaraan Elf tetap dibutuhkan, terutama untuk wilayah yang belum terjangkau trayek angkot.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa masih banyak titik sekolah yang tidak dilalui oleh angkutan umum. “Pasti ada titik-titik tertentu yang tidak bisa dijangkau Angkot. Otomatis masih membutuhkan Elf kita,” ucap Suwarjana, Kamis (26/02/2026) tadi.</p>



<p>Menurutnya, keberadaan Angkot gratis justru diharapkan saling melengkapi dengan layanan transportasi sekolah yang sudah ada, bukan menggantikan sepenuhnya. Sebab di beberapa sekolah, seperti SMP Negeri 27 Malang dan SMP Negeri 22 Malang, berada di kawasan yang tidak dilalui trayek Angkot.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Begitu juga, ada beberapa Sekolah Dasar di pinggiran kota yang tidak dilewati jalur Angkot. Sehingga, tetap membutuhkan angkutan kami,” katanya.</p>



<p>Karena itu, operasional bus sekolah dan Elf akan tetap berjalan selama layanan angkot belum mampu menjangkau seluruh wilayah.</p>



<p>Saat ini, Disdikbud Kota Malang mengoperasikan total 13 kendaraan untuk layanan antar-jemput pelajar, terdiri dari enam bus sekolah dan tujuh unit Elf. Namun, hingga kini belum ada rencana penambahan armada baru.</p>



<p>“Bus ada enam, Elf tujuh. Total tiga belas. Penambahan belum ada, anggaran kan sekarang berkurang (efisiensi),” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230507</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Finalisasi Perwal Angkot Gratis Pelajar, Targetkan Beroperasi Tahun Ini</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-finalisasi-perwal-angkot-gratis-pelajar-targetkan-beroperasi-tahun-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Angkot]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[finalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Perwal]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230219</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program Angkutan Kota (Angkot) gratis bagi pelajar di Kota Malang dipastikan dapat terealisasi di tahun 2026 ini. Untuk saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah memfinalisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai landasan hukum pelaksanaan program tersebut. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pembahasan Perwal telah dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Program Angkutan Kota (Angkot) gratis bagi pelajar di Kota Malang dipastikan dapat terealisasi di tahun 2026 ini. Untuk saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah memfinalisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai landasan hukum pelaksanaan program tersebut.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pembahasan Perwal telah dilakukan dan kini tinggal tahap finalisasi teknis. “Prinsipnya anggaran sudah tersedia. Tetapi landasan peraturannya harus kami siapkan karena ini untuk jangka panjang. Mudah-mudahan bulan ini bisa terealisasi,” ujar Jaya-sapaannya, Jumat (13/02/2026) tadi.</p>



<p>Jaya memastikan, bahwa program tersebut akan segera berjalan. Saat ini, tengah dimatangkan sistem pelaksanaan, termasuk skema pengadaan melalui e-katalog dengan pola Buy The Service, yakni pemerintah membeli layanan angkutan dari sopir angkot melalui koperasi.</p>



<p>“Nama layanannya nanti Buy The Service. Jadi mereka bergabung dalam koperasi, lalu kita membeli layanannya,” tambahnya.</p>



<p>Dalam regulasi tersebut, juga diatur jam operasional, khususnya jam keberangkatan dan kepulangan siswa. Setelah memenuhi kewajiban layanan bagi pelajar, sopir Angkot dapat beroperasi seperti biasa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Yang terpenting adalah mampu menyelesaikan tugas utamanya memberikan layanan kepada anak sekolah,” tegasnya.</p>



<p>Terkait trayek, Dishub akan mengombinasikan jalur eksisting dengan tambahan rute baru. Sebagian besar sekolah telah terlayani oleh trayek angkot yang ada, namun akan ditambahkan sekitar dua jalur untuk menjangkau sekolah yang belum tercover.</p>



<p>“Intinya semua lokasi menuju sekolah harus tercover. Jumlah armada yang disiapkan diperkirakan sekitar 80 unit angkot, tapi bisa bertambah menyesuaikan ketersediaan anggaran,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menegaskan Perwal saat ini masih dalam tahap pembahasan intensif bersama paguyuban Angkot. Meski begitu, anggaran program sudah disiapkan.</p>



<p>“Kita evaluasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Tata cara, jenis layanan, sampai jumlah angkotnya kita pastikan matang,” lanjut Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga menargetkan, program Angkot gratis pelajar dapat berjalan sebelum tahun ajaran baru dimulai. “Insyaallah bulan ini. Sebelum tahun ajaran baru sudah selesai,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230219</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Peringati Hari Ibu bersama Ribuan Pelajar</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-peringati-hari-ibu-bersama-ribuan-pelajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228950</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membaur bersama ribuan pelajar dalam Festival Hari Ibu di Pendopo Sabha Swagata, Senin (22/12/2025) tadi. Kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Ibu, itu di Banyuwangi diwarnai dengan aksi kreatif ribuan pelajar yang menyampaikan tanda cinta pada sosok seorang Ibu. Kreativitas itu, dituangkan mulai dalam bentuk gambar, surat hingga pengakuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membaur bersama ribuan pelajar dalam Festival Hari Ibu di Pendopo Sabha Swagata, Senin (22/12/2025) tadi. Kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Ibu, itu di Banyuwangi diwarnai dengan aksi kreatif ribuan pelajar yang menyampaikan tanda cinta pada sosok seorang Ibu.</p>



<p>Kreativitas itu, dituangkan mulai dalam bentuk gambar, surat hingga pengakuan langsung para pelajar. Festival Hari Ibu sendiri, diikuti oleh 1200 pelajar mulai tingkat SD, SMP dan SMA se Banyuwangi.</p>



<p>Sebelumnya, mereka mengirimkan kreativitas dalam tiga kategori lomba yakni Poster dan Wawarah/Presentasi dengan tema &#8216;Ibu Cahaya Dalam Setiap Langkah&#8217; dan Surat Untuk Bupat Banyuwangii. Para finalis berkesempatan tampil langsung di hadapan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p>Salah satu pesertanya adalah Kia, siswi kelas 4 dari SDIT AL Uswah Banyuwangi. Dirinya menceritakan, bagaimana peran ibu yang sangat berarti dalam hidupnya. &#8220;Ibu itu suka berbohong, lelah tapi bilang tidak. Bilang sudah makan, padahal lapar. Itulah keistimewaan ibu. Semoga ibu kita selalu sehat dan diberi umur yang panjang,” kata Kia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk memberikan apresiasi kepada para pelajar yang telah tampil dengan baik. Dia pun memeluk setiap anak dengan hangat. “Terima kasih anak-anakku semua atas penghargaan kalian untuk Ibu nya. Jadikan semua jasa dan pengorbanan ibu menjadi motivasi dan inspirasi bagi kalian untuk berbakti dan menjadi yang terbaik di masa depan,” kata Ipuk, seusai menyaksikan penampilan para finalis lomba.</p>



<p>Bupati Ipuk juga mengatakan, bahwa sosok ibu berperan strategis tidak hanya dalam kehidupan keluarga tapi juga masyarakat dan bangsa. Karena ibulah yang menjadi madrasah pertama, pendidik yang menanamkan niai-nilai karakter pada anak yang akan terbawa kemanapun anak berada.</p>



<p>“Di balik generasi yang tangguh dan masyarakat yang berdaya, ada peran ibu yang mendidik dan menanamkan nilai-nilai karakter sebagai bekal anak dalam mengarungi kehidupannya,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya melanjutkan, untuk memaksimalkan peran strategis seorang Ibu, Pemkab Banyuwangi turut mendukung lewat kebijakan dan program pemberdayaan. Dimulai dari perencanaan pembangunan inklusif yang melibatkan perempuan dan anak serta Kebijakan Ramah Perempuan dalam akses pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial dan ruang partisipasi publik yang aman.</p>



<p>“Kami ingin para ibu tidak hanya kuat di ranah domestik, tetapi juga percaya diri memimpin di ruang ekonomi dan sosial. Salah satunya lewat pemberdayaan melalui bantuan modal usaha, pelatihan dan lainnya,” imbuh Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228950</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Bakal Siapkan Angkot Khusus Pelajar di Tahun 2026</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-bakal-siapkan-angkot-khusus-pelajar-di-tahun-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Angkot]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[khusus]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228555</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang tengah menyiapkan program Angkutan Kota (Angkot) untuk pelajar yang akan mulai berjalan pada tahun 2026 mendatang. Untuk saat ini Standar Operasi Prosedur (SOP) baru mulai dibuat dengan lebih ketat, terutama pada aspek keamanan dan keselamatan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang tengah menyiapkan program Angkutan Kota (Angkot) untuk pelajar yang akan mulai berjalan pada tahun 2026 mendatang. Untuk saat ini Standar Operasi Prosedur (SOP) baru mulai dibuat dengan lebih ketat, terutama pada aspek keamanan dan keselamatan.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa penyusunan SOP tersebut masuk dalam Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMKPAU). Regulasi itu menjadi fondasi transformasi angkot di Kota Malang, terutama bagi armada yang akan melayani pelajar.</p>



<p>“Betul, SOP baru sedang kami siapkan untuk menyambut 2026. Perwal dan SOP-nya sudah mulai kami susun, agar pelayanan angkot lebih baik dan memenuhi standar. Ada yang dikelola mandiri, ada yang disubsidi pemerintah,” ujar Jaya-sapaannya, Sabtu (08/12/2025) tadi.</p>



<p>Menurut Jaya, kebutuhan transportasi di Kota Malang sangat tinggi. Maka, seluruh angkutan umum, baik barang maupun orang, harus memenuhi standar keselamatan, termasuk armada angkot pelajar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Untuk pengemudi angkot pelajar akan diatur ketat, dari tidak boleh merokok saat berkendara, tidak boleh bercakap-cakap atau menggunakan HP, tidak boleh menggunakan obat-obatan terlarang/NAPZA, tidak berkendara ugal-ugalan, mengikuti batas usia maksimal pengemudi yang akan diatur dalam Perwal. Ini wajib demi keamanan pelajar sebagai penumpang,” jelasnya.</p>



<p>Selain aspek pengemudi, aspek kendaraan pun ikut diperketat. Setiap angkot wajib memiliki kelengkapan surat-surat, kondisi fisik laik jalan (rem, lampu, ban, spion, seatbelt bila diperlukan), pemeriksaan rutin kelayakan dan keselamatan.</p>



<p>&#8220;Transformasi angkot tidak boleh setengah-setengah. Armada yang melayani pelajar harus memenuhi standar pelayanan aman, nyaman, terjangkau dan berkeselamatan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam SOP baru tersebut, turut diatur sanksi bagi pelaku usaha angkot yang tidak mematuhi aturan. Tindakan penegakan hukum sepenuhnya berada pada Polresta Malang Kota, sementara Dishub fokus pada pembinaan dan sosialisasi.</p>



<p>“Penindakan adalah upaya terakhir. Yang utama adalah pembinaan berkelanjutan. Harapannya, di awal 2026 Perwal dan SOP sudah selesai dan bisa diterapkan,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228555</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Siapkan Rp 1,9 Miliar untuk Skema BTS Transportasi Pelajar di 2026</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-siapkan-rp-19-miliar-untuk-skema-bts-transportasi-pelajar-di-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228230</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,9 miliar pada APBD 2026 untuk penerapan skema Buy The Service (BTS) khusus transportasi pelajar. Kebijakan tersebut, diharapkan dapat menghidupkan kembali operasional Angkutan Kota (Angkot) sekaligus memperkuat layanan transportasi publik. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa anggaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,9 miliar pada APBD 2026 untuk penerapan skema Buy The Service (BTS) khusus transportasi pelajar. Kebijakan tersebut, diharapkan dapat menghidupkan kembali operasional Angkutan Kota (Angkot) sekaligus memperkuat layanan transportasi publik.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa anggaran tersebut bukan untuk peremajaan armada, melainkan murni untuk subsidi layanan Angkot yang akan difungsikan sebagai transportasi pelajar.</p>



<p>&#8220;Kami berhitung di awal, sudah ada konsepnya. Itu bentuknya subsidi BTS untuk anak sekolah. Dimungkinkan juga ada pengaturan re-routing, termasuk bagian dari feeder nanti,&#8221; ujar Jaya, Sabtu (29/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Jaya menegaskan, bahwa Rp 1,9 miliar tidak digunakan untuk peremajaan angkot, karena besaran anggaran tidak memungkinkan. Sebagai gantinya, Pemkot Malang akan mengonversi layanan transportasi pelajar yang sebelumnya dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).</p>



<p>&#8220;Anak sekolah yang kemarin difasilitasi 9 armada elf dan 6 bus sekolah, nanti dikonversi ke angkutan kota eksisting. Kendaraannya pakai angkot dengan harapan angkot bisa hidup kembali,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Skema BTS ini akan menanggung kebutuhan operasional Angkot, termasuk BBM dan biaya perjalanan harian. &#8220;Operasional itu seperti BBM. Kalau dihitung matematis, sekali jalan Rp 5 ribu, pulang-pergi Rp 10 ribu. Itu untuk pembiayaan kendaraan mereka sendiri. Selama ini kan armada bus dan elf sekolah ditanggung Disdikbud,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Jaya berharap, program ini menjadi bagian dari integrasi layanan dengan Trans Jatim, sehingga memperkuat konektivitas transportasi publik di Kota Malang. Pihaknya memperkirakan akan ada sekitar 80 unit Angkot yang dilibatkan untuk meng-cover kebutuhan mobilitas siswa di Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228230</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dialog bersama Pelajar SMPN 1 Kencong dan Guru, Bupati Fawait Beri Pesan Penting</title>
		<link>https://memontum.com/dialog-bersama-pelajar-smpn-1-kencong-dan-guru-bupati-fawait-beri-pesan-penting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dialog]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[Kencong]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228008</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawaid, menegaskan salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) di Kabupaten Jember, adalah karena tingginya angka pernikahan dini. Selain itu, untuk penyebab lainnya juga karena minimnya budaya literasi perkembangan kesehatan reproduksi. Hal ini disampaikan Bupati Fawait, dalam Program Bunga Desaku, di hari kedua di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawaid, menegaskan salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) di Kabupaten Jember, adalah karena tingginya angka pernikahan dini. Selain itu, untuk penyebab lainnya juga karena minimnya budaya literasi perkembangan kesehatan reproduksi.</p>



<p>Hal ini disampaikan Bupati Fawait, dalam Program Bunga Desaku, di hari kedua di Kecamatan Kencong, Sabtu (22/11/2025) tadi. Bupati Fawait dalam program lanjutan itu, menyempatkan diri ke SMPN 1 Kencong dan berdialog langsung bersama para pelajar. Di momen itu, bupati memberikan pemahaman pada kalangan pelajar agar menghindari pernikahan.</p>



<p>Dalam tatap muka tersebut, Bupati Fawait menyampaikan sejumlah pesan penting yang bukan hanya relevan bagi dunia pendidikan, tetapi juga berkaitan langsung dengan upaya jangka panjang Pemerintah Kabupaten Jember, dalam menurunkan angka stunting, AKI dan AKB. Di hadapan para siswa, guru, serta jajaran pendidik yang hadir, Bupati Fawait mengaku merasakan kebahagiaan tersendiri karena bertemu dengan sebuah komunitas guru yang tengah mengkampanyekan kegemaran menulis.</p>



<p>Menurutnya, gerakan seperti ini harus diperkuat karena membaca dan menulis merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang maju. “Saya bahagia hari ini melihat ada komunitas guru yang mengkampanyekan senang menulis. Guru saya dahulu pernah berkata, bahwa kalau ingin sukses, kita harus banyak membaca dan harus banyak menulis. Itu yang saya pegang sampai hari ini,” ujarnya.</p>



<p>Bupati juga menegaskan, bahwa pemerintah daerah melalui dinas terkait akan memberikan dukungan penuh bagi para guru maupun masyarakat yang memiliki minat dan potensi dalam bidang literasi, pengembangan karya tulis, hingga proses kreatif lainnya. Baginya, investasi pada kualitas sumber daya manusia tidak hanya dimulai dari penyediaan sarana, tetapi juga melalui penguatan budaya literasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, pesan literasi bukan satu-satunya hal yang digarisbawahi bupati, dalam kunjungan tersebut. Dirinya juga menyampaikan hasil diskusi dan konsultasi bersama para dokter, baik dokter spesialis kandungan maupun dokter anak, terkait faktor penyebab tingginya stunting dan kematian ibu serta bayi di Jember.</p>



<p>Salah satu temuan penting yang disampaikan, adalah tingginya angka kehamilan pada usia di bawah 21 tahun. Menurut para tenaga medis, usia ideal untuk hamil adalah antara 21 hingga 35 tahun.</p>



<p>Karena itu, Gus Fawait menjadikan pertemuan dengan para siswa SMP sebagai momentum untuk membuka wawasan sejak dini mengenai pentingnya perencanaan pernikahan dan kehamilan yang matang. “Acara hari ini menjadi ruang bagi kami untuk turun langsung ke sekolah, menyampaikan kiat belajar, sosialisasi program beasiswa dan yang paling penting mengingatkan bahwa jika kelak menikah dan memiliki anak, usia idealnya adalah 21 sampai 35 tahun. Ini bagian dari upaya jangka panjang kita untuk menurunkan angka stunting serta AKI dan AKB di Kabupaten Jember,” tegasnya.</p>



<p>Kunjungan ini sekaligus menegaskan, bahwa Program Bunga Desaku bukan hanya sebagai wadah temu warga, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan intervensi langsung yang bersentuhan dengan berbagai aspek pembangunan manusia. Pemerintah Kabupaten Jember berharap melalui pendekatan yang menyentuh langsung generasi muda, pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dan literasi dapat tumbuh lebih kuat.</p>



<p>Berdasarkan data, angka permohonan dispensasi nikah (pernikahan dini) di Kota Tembakau di tahun 2024 mencapai 562 perkara. Angka ini sebenarnya lebih rendah jika dibanding tahun 2023 yang mencapai 1.362. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228008</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
