<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pemandian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pemandian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Apr 2026 12:24:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pemandian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemandian Alam Selokambang Lumajang Buka Kemitraan Percepatan Transformasi Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/pemandian-alam-selokambang-lumajang-buka-kemitraan-percepatan-transformasi-wisata</link>
					<comments>https://memontum.com/pemandian-alam-selokambang-lumajang-buka-kemitraan-percepatan-transformasi-wisata#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kemitraan]]></category>
		<category><![CDATA[pemandian]]></category>
		<category><![CDATA[percepatan]]></category>
		<category><![CDATA[selokambang]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231800</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mengambil langkah strategis dengan membuka kemitraan investasi untuk mempercepat transformasi sektor pariwisata. Pemandian Alam Selokambang yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata lokal, kini diproyeksikan menjadi mesin penggerak ekonomi daerah berbasis kolaborasi dan investasi. Melalui agenda Market Sounding, pemerintah daerah berhasil menarik minat 18 investor potensial, Kamis (16/04/2026) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mengambil langkah strategis dengan membuka kemitraan investasi untuk mempercepat transformasi sektor pariwisata. Pemandian Alam Selokambang yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata lokal, kini diproyeksikan menjadi mesin penggerak ekonomi daerah berbasis kolaborasi dan investasi.</p>



<p>Melalui agenda Market Sounding, pemerintah daerah berhasil menarik minat 18 investor potensial, Kamis (16/04/2026) lalu. Ketertarikan ini, menjadi indikator kuat bahwa Selokambang memiliki nilai ekonomi yang layak dikembangkan secara lebih profesional dan berkelanjutan.</p>



<p>Langkah membuka kemitraan ini, menandai perubahan pendekatan dalam pembangunan daerah. Bahwa, pemerintah tidak lagi bertumpu sepenuhnya pada anggaran publik, melainkan mengundang keterlibatan sektor swasta untuk mempercepat pengembangan.</p>



<p>Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Lumajang, Galih Permadi, menegaskan bahwa skema kolaborasi menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi Selokambang yang selama ini sudah dikenal luas oleh masyarakat. “Selokambang memiliki brand yang kuat. Dengan dukungan mitra yang tepat, pengembangannya bisa lebih cepat dan terarah,” kata Galih, Minggu (19/04/2026) tadi.</p>



<p>Dalam skema ini, pemerintah berperan sebagai pembuka jalan dan penjaga arah kebijakan, sementara investor menjadi akselerator pembangunan melalui dukungan modal, teknologi dan manajemen. Sinergi tersebut, diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas infrastruktur, layanan wisata, serta daya tarik destinasi secara keseluruhan.</p>



<p>Dengan demikian, Selokambang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga secara ekonomi. Sebagai aset daerah, Selokambang memiliki posisi strategis dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun lebih dari itu, pengembangannya diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Ketika destinasi berkembang, aktivitas ekonomi di sekitarnya ikut bergerak. Pelaku usaha kecil, sektor jasa, hingga transportasi akan mendapatkan manfaat langsung dari meningkatnya kunjungan wisatawan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang melihat potensi ini sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Pariwisata tidak lagi dipandang sebagai sektor pendukung, tetapi sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah.</p>



<p>Untuk itu, pendekatan jemput bola dilakukan guna memastikan investor yang terlibat memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai. Seleksi mitra dilakukan secara ketat agar pengembangan berjalan sesuai dengan visi jangka panjang daerah.</p>



<p>Ke depan, Selokambang ditargetkan mampu bertransformasi menjadi destinasi wisata berstandar nasional dengan pengelolaan profesional. Peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama agar mampu bersaing dengan destinasi lain.</p>



<p>Namun, pemerintah memastikan bahwa transformasi ini tetap menjaga nilai historis dan karakter lokal yang menjadi kekuatan utama Selokambang. Modernisasi dilakukan tanpa menghilangkan identitas. Langkah ini mencerminkan arah baru pembangunan pariwisata di Lumajang, yakni kolaboratif, adaptif dan berorientasi pada dampak ekonomi nyata.</p>



<p>Dengan membuka ruang investasi dan memperkuat kemitraan, Selokambang kini bergerak menuju peran yang lebih besar, bukan sekadar destinasi wisata, tetapi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.</p>



<p>Dari wisata lokal, Selokambang diarahkan menjadi mesin ekonomi daerah yang mampu menggerakkan aktivitas masyarakat dan memperkuat kemandirian ekonomi Lumajang secara berkelanjutan. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pemandian-alam-selokambang-lumajang-buka-kemitraan-percepatan-transformasi-wisata/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231800</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesona Banyu Kuwung, Destinasi Wisata Pemandian Alami di Kaki Gunung Ijen</title>
		<link>https://memontum.com/pesona-banyu-kuwung-destinasi-wisata-pemandian-alami-di-kaki-gunung-ijen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[kuwung,]]></category>
		<category><![CDATA[pemandian]]></category>
		<category><![CDATA[pesona]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228558</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi terus mengeksplor pesona alam di kawasan Gunung Ijen. Salahnya satunya, seperti yang ada di Banyu Kuwung, sebuah destinasi wisata pemandian alami yang bersumber dari mata air di kaki Gunung Ijen. Banyuwangi Kuwung menawarkan kolam alami bersumber dari mata air pegunungan, dengan udara sejuk dan panorama rimbun yang membuat pengunjung langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi terus mengeksplor pesona alam di kawasan Gunung Ijen. Salahnya satunya, seperti yang ada di Banyu Kuwung, sebuah destinasi wisata pemandian alami yang bersumber dari mata air di kaki Gunung Ijen.</p>



<p>Banyuwangi Kuwung menawarkan kolam alami bersumber dari mata air pegunungan, dengan udara sejuk dan panorama rimbun yang membuat pengunjung langsung merasakan suasana tenang khas dataran tinggi. Banyu Kuwung sendiri, berada di Dusun Panggang, Desa/Kecamatan Licin.</p>



<p>Dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, kawasan ini mulai dibangun pada 2020 dan resmi dibuka untuk publik pada 2022. Area kolam alaminya terletak di lereng Gunung Ijen yang dikelilingi pepohonan besar, menciptakan suasana teduh dan asri.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan Banyu Kuwung sebagai ruang wisata keluarga yang alami dan menenangkan. “Sangat alami. Cocok untuk berlibur bersama keluarga maupun sekadar refreshing dari hiruk-pikuk perkotaan,” kata Bupati Ipuk, saat agenda Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa), Senin (08/12/2025) tadi.</p>



<p>Di lokasi wisata ini, wisatawan dapat berenang di kolam alami dengan kedalaman sekitar 60 hingga 120 sentimeter, sambil menikmati segarnya sumber mata air. Pengunjung juga dapat beristirahat di gazebo sambil menikmati panorama hijau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Desa ini sangat diberkahi sumber mata air yang melimpah. Silakan dikelola untuk meningkatkan perekonomian warga, dan bersama-sama menjaganya,” pesannya.</p>



<p>Ketua Pokdarwis Banyu Kuwung, Heriyanto, mengatakan destinasi ini dibangun di atas lahan milik warga yang sebelumnya kurang produktif. “Semula hanya dimanfaatkan untuk tanam selada air dan hasilnya kurang bagus. Kami menawarkan ide untuk menjadikannya destinasi wisata, dan alhamdulillah pemilik lahan setuju bahkan menghibahkan kepada pokdarwis,” katanya.</p>



<p>Sejak dibuka, antusiasme warga dan wisatawan cukup tinggi. Heriyanto menyebut pada masa awal pembukaan, kunjungan akhir pekan bisa mencapai 1.200 orang. Hal ini ikut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.</p>



<p>Fasilitas di pemandian ini juga lengkap dengan area parkir yang luas, warung makan, musala, toilet, serta area camping ground.</p>



<p>Destinasi ini beroperasi setiap hari, kecuali Jumat yang digunakan untuk pembersihan. Jam operasional Senin–Kamis dimulai pukul 08.00–16.00, sementara Sabtu–Minggu pukul 07.00–16.00. Harga tiket masuk ditetapkan Rp 5.000 per orang. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wisata Pemandian Alami Tirtosari View Lumajang Tawarkan Underwater Photoshoot</title>
		<link>https://memontum.com/wisata-pemandian-alami-tirtosari-view-lumajang-tawarkan-underwater-photoshoot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Sep 2024 04:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[pemandian]]></category>
		<category><![CDATA[photoshoot]]></category>
		<category><![CDATA[tawarkan]]></category>
		<category><![CDATA[tirtosari]]></category>
		<category><![CDATA[underwater]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214748</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah tempat wisata pemandian alami, yang bersumber dari mata air. Salah satunya, adalah seperti Tirtosari View di Dusun Sumbersari, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Wisata pemandian alam ini, menjadi salah satu pilihan menarik untuk sekadar melepas penat maupun berlibur bersama keluarga. Jarak tempuh menuju wisata ini jika dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah tempat wisata pemandian alami, yang bersumber dari mata air. Salah satunya, adalah seperti Tirtosari View di Dusun Sumbersari, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Wisata pemandian alam ini, menjadi salah satu pilihan menarik untuk sekadar melepas penat maupun berlibur bersama keluarga. Jarak tempuh menuju wisata ini jika dari pusat kota kurang lebih 37 km atau sekitar 45 menit dengan rute yang dapat dilalui oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4.</p>



<p>Sekretaris Desa Penanggal, Mufidun Alamin, menyampaikan bahwa selain menyajikan panorama alam yang indah, Tirtosari View juga menawarkan kolam pemandian alam dengan air yang jernih dan sejuk. Termasuk, terdapat beberapa spot foto di area hutan bambu yang rindang dan tertata apik.</p>



<p>Paket outbound, tambahnya, juga ada di lokasi ini. Sementara salah satu sarana wahana yang paling diminati pengunjung, yaitu underwater photoshoot atau foto didalam air.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Foto under water atau foto didalam air ini, menjadi spot favorit wisatawan yang berkunjung,&#8221; ujarnya, Minggu (29/09/2024) tadi.</p>



<p>Amin juga menjelaskan, bahwa terdapat kolam alami khusus untuk foto dengan kedalaman kolam sekitar 1 meter, dengan air yang jernih dihiasi tanaman air dan banyak ikan. Ditambah lagi, berbagai properti seperti laptop, sepeda dan televisi yang dapat menghasilkan foto bernilai estetik.</p>



<p>Untuk memberi kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung, lanjutnya, wisata tersebut juga sudah menyediakan sejumlah fasilitas umum. Seperti musala, tempat parkir yang luas, kolam renang khusus anak-anak, stan-stan makan dan minum, kamar mandi dan gazebo.</p>



<p>Dirinya menambahkan, saat ini Pemandian Alam Tirtosari View terus dilakukan pengembangan, yang salah satunya menambah wahana baru yakni rumah bunga yang bisa digunakan untuk edukasi terkait tanaman-tanaman bunga.</p>



<p>Masih menurut Amin, wisata ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan serta menjadi destinasi wisata favorit di Kabupaten Lumajang. &#8220;Harapannya, dengan adanya wahana baru yakni taman bunga, maka bisa menambah daya tarik di Wisata Tirtosari View. Baik dari dari dalam daerah maupun luar Kabupaten Lumajang,&#8221; paparnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214748</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lumajang Janjikan Perbaikan Fasilitas di Pemandian Alam Selokambang</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-janjikan-perbaikan-fasilitas-di-pemandian-alam-selokambang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2024 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[pemandian]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[selokambang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210154</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berkomitmen untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung Wisata Pemandian Alam Selokambang, terutama jalan-jalan yang terhubung ke venue Sirkuit BMX. Salah satunya, dengan melakukan perbaikan sejumlah fasilitas. Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengatakan bahwa proyek perbaikan tersebut akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta dana Corporate [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berkomitmen untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung Wisata Pemandian Alam Selokambang, terutama jalan-jalan yang terhubung ke venue Sirkuit BMX. Salah satunya, dengan melakukan perbaikan sejumlah fasilitas.</p>



<p>Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengatakan bahwa proyek perbaikan tersebut akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta dana Corporate Social Responsibility (CSR). &#8220;Sebagian akan didanai dari APBD. Tetapi, sebagian akan kita carikan dari CSR karena terbatasnya anggaran. Insyaallah, semua akan tertata dengan baik,&#8221; kata Pj Bupati Yuyun, Sabtu (01/06/2024) tadi.</p>



<p>Rencana perbaikan fasilitas tersebut, ujarnya, merupakan langkah konkret pemerintah untuk memastikan para pengunjung dapat menikmati tempat wisata dengan aman dan nyaman. Proyek tersebut tidak hanya sekedar memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pemandian Alam Selokambang masih berfungsi dengan baik dan terus menarik minat banyak pengunjung. Hingga sore hari, masih banyak pengunjung yang berdatangan membawa anak-anak, karena memang tempatnya adem dan nyaman,&#8221; ujar Pj Bupati Lumajang.</p>



<p>Dengan perbaikan fasilitas yang akan dilakukan, lanjutnya, diharapkan Wisata Pemandian Alam Selokambang, dapat terus menjadi destinasi favorit bagi warga Lumajang dan sekitarnya. “Upaya ini juga menunjukkan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, dalam memajukan pariwisata lokal. Dukungan dari CSR perusahaan-perusahaan menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan wisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” terangnya.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap bahwa perbaikan fasilitas tersebut akan semakin menarik minat wisatawan. Tidak hanya dari lokal, tetapi juga dari luar daerah. Sehingga, dapat berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal.</p>



<p>Selain itu, perbaikan ini diharapkan dapat menambah rasa bangga masyarakat terhadap tempat wisata di daerah mereka. Hal ini,.sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210154</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemandian Air Panas Cangar Kota Batu Raih EJTA 2023</title>
		<link>https://memontum.com/pemandian-air-panas-cangar-kota-batu-raih-ejta-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2023 12:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Cangar]]></category>
		<category><![CDATA[pemandian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemandian Air Panas Cangar di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, berhasil meraih penghargaan pada malam Penganugerahan East Java Tourism Award (EJTA) 2023. Penghargaan tersebut, diterima langsung oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Taman Candra Wilwatika, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (31/10/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pemandian Air Panas Cangar di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, berhasil meraih penghargaan pada malam Penganugerahan East Java Tourism Award (EJTA) 2023. Penghargaan tersebut, diterima langsung oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Taman Candra Wilwatika, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (31/10/2023) malam.</p>



<p>Pj Wali Kota Aries menyampaikan, raihan penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah untuk semakin memberikan layanan terbaik. Juga diharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, raihan penghargaan di sektor pariwisata ini dapat menjadi motivasi bagi kami. Untuk memberikan pelayanan terbaik. Guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Batu,&#8221; terangnya, di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Rabu (01/11/2023) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa penghargaan ini adalah kategori wisata alam. Aries menilai, begitu banyaknya potensi wisata di Kota Batu. Maka, target 10 juta kunjungan wisatawan pada 2023 ini, terus dikejar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Terutama dengan target 10 juta wisatawan di tahun 2023. Target itu akan kami capai dengan terus membangun tempat-tempat wisata yang bersih, indah dan didukung fasilitas yang berkualitas,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Diketahui, Kota Batu menerima penghargaan kategori wisata alam. Bersamaan dengan Wisata Alam Sumber Gempong, Kabupaten Mojokerto sebagai wisata alam yang dikelola kelompok masyarakat. Serta, Wana Wisata Midodareni, Kabupaten Tulungagung, kategori wisata alam yang dikelola swasta.</p>



<p>Selain kategori wisata alam, East Java Tourism Award 2023 juga memberikan penghargaan untuk kategori wisata budaya dan wisata buatan. Kategori wisata budaya diraih Museum Sunan Giri dan Heritage Kebungsong Heart of Bandar Grissee Kampung Lawas, Kabupaten Gresik dan Museum Panji, Kabupaten Malang.</p>



<p>Kemudian, untuk kategori wisata buatan diraih oleh Monumen Simpang Lima Gumul di Kabupaten Kediri, Wisata Maslahat Pantai Kelapa di Kabupaten Tuban dan Lembah Tumpang Resort di Kabupaten Malang. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200802</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
