<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pemangkasan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pemangkasan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Oct 2025 03:44:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pemangkasan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Lamongan Lakukan Pemangkasan</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-lamongan-lakukan-pemangkasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[pemangkasan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226774</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Antisipasi pohon tumbang akibat cuaca ekstrim, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pemangkasan atau parapian pohon yang berada di pinggiran jalan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan, Andhy Kurniawan, mengatakan bahwa pemangkasan ini rutin dilakukan sebulan sekali. Terlebih, pada akhir-akhir ini terjadi sering terjadi cuaca ekstrim yang rawan mengakibatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Antisipasi pohon tumbang akibat cuaca ekstrim, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pemangkasan atau parapian pohon yang berada di pinggiran jalan.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan, Andhy Kurniawan, mengatakan bahwa pemangkasan ini rutin dilakukan sebulan sekali. Terlebih, pada akhir-akhir ini terjadi sering terjadi cuaca ekstrim yang rawan mengakibatkan pohon tumbang.</p>



<p>Dilakukannya pemangkasan, ujarnya, tidak hanya untuk menjaga keselamatan. Namun, juga agar taman, jalur hijau dan lingkungan permukiman tetap tertata rapi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan rutin melakukan pemangkasan pohon besar setiap bulan. Terlebih akhir-akhir ini cuaca tidak menentu, sehingga sangat diperlukan untuk meningkatkan keselamatan,&#8221; ujarnya, Selasa (14/10/2025) tadi.</p>



<p>Selama Oktober (hingga hari ini) sudah menangani 20 pohon. &#8220;Masyarakat Lamongan bisa melaporkan jika menemukan pohon berisiko tumbang atau mengganggu utilitas. Laporan bisa disampaikan melalui layanan TRC BPBD Kabupaten Lamongan,&#8221; paparnya. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226774</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Lakukan Pemangkasan dan Pemotongan, DLH Kota Malang Pastikan Penghijauan di Kawasan Suhat</title>
		<link>https://memontum.com/usai-lakukan-pemangkasan-dan-pemotongan-dlh-kota-malang-pastikan-penghijauan-di-kawasan-suhat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pemangkasan]]></category>
		<category><![CDATA[pemotongan]]></category>
		<category><![CDATA[Penghijauan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225324</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang tahap pengerjaan drainase di kawasan Sukarno Hatta (Suhat), penataan pohon mulai dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Dalam penataan itu, beberapa harus dipotong dan akan diikuti dengan penanaman kembali agar tidak menjadi gersang. Plt Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, menyampaikan bahwa DLH telah menyiapkan ratusan bibit pohon [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang tahap pengerjaan drainase di kawasan Sukarno Hatta (Suhat), penataan pohon mulai dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Dalam penataan itu, beberapa harus dipotong dan akan diikuti dengan penanaman kembali agar tidak menjadi gersang.</p>



<p>Plt Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, menyampaikan bahwa DLH telah menyiapkan ratusan bibit pohon pengganti untuk pohon yang sudah ditebang. &#8220;Kami sudah merancang penanaman kembali. Dari Polinema menyiapkan ribuan bibit pohon, sementara DLH menyiapkan 300 bibit dengan ketinggian sekitar 10 meter. Setelah pengerjaan drainase selesai, langsung akan kami tanam,&#8221; kata Raymond, Sabtu (23/08/2025) tadi.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa sisa pohon hasil tebang juga akan dimanfaatkan. Ranting dan daun dikirim ke TPA Supit Urang untuk dijadikan kompos, sedangkan batangnya akan disimpan di Kantor DLH.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Untuk proses pemotongan pohon dilakukan pada malam hari, mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Kemarin tetap sempat macet karena hujan, tapi kalau siang hari tentu lebih parah. Jadi dipilih malam,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Tim Teknis Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur, Bagus Akbar, mengatakan bahwa pemotongan pohon menjadi tahapan penting sebelum pengerjaan drainase. Pembangunan jaringan baru lebih besar dibandingkan sebelumnya, sehingga membutuhkan pelebaran lahan.</p>



<p>“Setelah pohon selesai, baru pengerjaan drainase bisa dimulai. Dari kajian kami, sekitar 60 persen pohon di depan Polinema hingga Jalan Candi Panggung memang tidak sesuai untuk ditanam di jalan raya, seperti palem dan karet. Tapi kami pastikan setelah ditebang akan ada penghijauan kembali,” kata Bagus.</p>



<p>Sebagai informasi, proses pemotongan pohon sudah dimulai sejak Senin (18/08/2025) lalu dan diperkirakan membutuhkan waktu dua hingga tiga minggu. Setelah itu, pengerjaan drainase ditargetkan langsung bisa berjalan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225324</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Pohon Tumbang, Petugas Gabungan Trenggalek Lakukan Pemangkasan di Jalur Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-petugas-gabungan-trenggalek-lakukan-pemangkasan-di-jalur-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pemangkasan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217474</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Berkaca dari insiden pohon tumbang yang menimpa pengendara motor hingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka-luka, petugas gabungan dari TNI/Polri, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Dinas PKPLH dan masyarakat, bergerak cepat melakukan pemangkasan dan penebangan pohon di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Trenggalek. Kali ini, tim gabungan menyisir sepanjang jalan nasional mulai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Berkaca dari insiden pohon tumbang yang menimpa pengendara motor hingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka-luka, petugas gabungan dari TNI/Polri, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Dinas PKPLH dan masyarakat, bergerak cepat melakukan pemangkasan dan penebangan pohon di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Trenggalek. Kali ini, tim gabungan menyisir sepanjang jalan nasional mulai dari perbatasan Trenggalek-Tulungagung hingga Trenggalek-Ponorogo.</p>



<p>Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno, mengatakan beberapa waktu sebelumnya, pihaknya telah melakukan pemetaan dan pendataan terkait dengan keberadaan pohon yang rentan roboh atau tumbang. Hal ini dilakukan, sebagai salah satu upaya mitigasi sekaligus respon cepat atas beberapa peristiwa pohon tumbang yang menyebabkan kecelakaan dan mengganggu arus lalu lintas hingga sampai menimbulkan korban.</p>



<p>“Hari ini kami bersama stakeholder terkait melakukan penebangan dan pemangkasan terhadap pohon yang rapuh, sudah tua, kering atau mati dan batang pohon yang menjorok ke jalan,&#8221; ungkapnya, saat dikonfirmasi, Rabu (11/12/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya menyampaikan, agar lebih efektif, tim gabungan dibagi menjadi dua. Satu tim bergerak dari Karangsoko ke timur sampai perbatasan Tulungagung dan satu tim lagi bergerak ke arah barat sampai perbatasan Ponorogo. Petugas juga dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung seperti gergaji mesin dan mobil crane untuk menjangkau dahan pohon yang tinggi.</p>



<p>&#8220;Karena lokasi berada tepat dipinggir jalan, petugas kepolisian turun tangan membantu pengaturan lalu lintas dengan sistem buka tutup. Hal ini dilakukan mengingat arus lalu lintas pada ruas jalan nasional relatif cukup padat serta menghindari terjadinya kemacetan panjang,&#8221; tambah AKP Agus.</p>



<p>Sementara itu, saat petugas melakukan pemangkasan, masyarakat terlihat sigap membantu mengangkat dan membersihkan dahan dan batang pohon yang sudah terpotong ke pinggir jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.</p>



<p>“Kita berharap dengan pemangkasan pohon ini dapat meminimalisir kejadian pohon tumbang dan pengguna jalan juga tidak was-was saat berkendara. Namun demikian tetap kami imbau untuk senantiasa berhati-hati dan waspada terutama saat kondisi hujan deras,&#8221; ujarnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217474</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
