<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pemantau &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pemantau/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Feb 2026 13:07:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pemantau &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran</title>
		<link>https://memontum.com/gudang-bulog-dan-tbbm-jadi-sasaran-pemantau-bupati-dan-forkopimda-banyuwangi-hadapi-lebaran</link>
					<comments>https://memontum.com/gudang-bulog-dan-tbbm-jadi-sasaran-pemantau-bupati-dan-forkopimda-banyuwangi-hadapi-lebaran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[Gudang]]></category>
		<category><![CDATA[hadapi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[pemantau]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230494</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani bersama Forkopimda, melakukan pengecekan langsung stok pangan di Gudang Bulog Banyuwangi dan memantau cadangan BBM di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjungwangi, Rabu (25/02/2026) tadi. Langkah ini dilakukan, sebagai upaya Pemkab Banyuwangi dalam memastikan ketersediaan komoditas bahan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Ramadan hingga Lebaran 2026. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani bersama Forkopimda, melakukan pengecekan langsung stok pangan di Gudang Bulog Banyuwangi dan memantau cadangan BBM di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjungwangi, Rabu (25/02/2026) tadi. Langkah ini dilakukan, sebagai upaya Pemkab Banyuwangi dalam memastikan ketersediaan komoditas bahan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Ramadan hingga Lebaran 2026.</p>



<p>Dikatakan Bupati Ipuk, dari pengecekan itu diketahui bahwa stok bahan pokok di Banyuwangi masih surplus dan bahkan memenuhi kebutuhan daerah lain. &#8220;Alhamdulillah dari hasil pengecekan kami hari ini, stok beras, minyak goreng maupun BBM dan gas elpiji di Banyuwangi sangat cukup. Harga terkendali,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, pemerintah daerah akan rutin memantau perkembangan stok dan distribusi bahan pokok, serta energi secara berkelanjutan untuk mencegah adanya permainan harga di tingkat pasar. &#8220;Kami terus melakukan pengawasan bersama Tim TPID, Satgas Pangan Polresta, juga Bulog. Selain untuk menjaga stabilitas harga, kita juga bersama-sama mengawasi agar tidak ada permainan dari para tengkulak,&#8221; ujar Bupati Ipuk.</p>



<p>Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, menyebut bila stok beras di Gudang Bulog Banyuwangi saat ini ada sebanyak 97 ribu ton. Stok tersebut sangat cukup, untuk mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat Banyuwangi selama Ramadan dan Lebaran. Bahkan, Bulog Banyuwangi bisa mensuplai daerah Indonesia bagian timur yang defisit beras. Seperti Papua dan NTT.</p>



<p>&#8220;Realisasi penyerapan, kami sudah mencapai sekitar 28 persen dari target, padahal masih Februari ya. Artinya tren penyerapan cukup bagus dan stok cadangan akan terus bertambah,&#8221; jelas Dwiana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terpantau di Pasar Blambangan, harga beras premium kemasan 5 kg sebesar Rp 75 ribu, beras kualitas medium kemasan 5 kg sebesar Rp 68 ribu. Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan minyak goreng. Saat ini stok minyak goreng di gudang mencapai sekitar 38.000 liter.</p>



<p>Dalam waktu dekat, Bulog juga akan menerima tambahan pasokan sekitar 100 ribu liter. Stok komoditas pangan lain juga tersedia di Bulog, seperti gula sebanyak 85 ton.</p>



<p>&#8220;Untuk menjaga stabilitas harga, kami bersama Pemkab dan TPID rutin menggelar pasar murah setiap harinya di tiap kecamatan. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir. Cadangan pangan Banyuwangi sangat aman,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Integrated Terminal Manager Tanjungwangi PT Pertamina Patra Niaga, Alia Anggraini, mengatakan jika ketersediaan BBM dan LPG mencukupi selama Ramadan dan Lebaran. Konsumsi harian BBM Banyuwangi yang dilayani pihaknya, mencapai sekitar 2.300 &#8211; 2.500 kiloliter perhari untuk seluruh produk. Menjelang periode mudik, kebutuhan biasanya meningkat menjadi sekitar 2.700 &#8211; 2.800 kiloliter perhari.</p>



<p>Kenaikan konsumsi paling terlihat pada biosolar dan pertalite. Khusus pertalite, peningkatan biasanya terjadi sekitar H-7 Lebaran dengan tren kenaikan sekitar 3-5 persen dibandingkan hari normal.</p>



<p>&#8220;Sementara dari sisi cadangan, kapasitas tangki BBM seperti pertalite di kami itu mencapai sekitar 32.000 kiloliter dengan kapasitas tangki di atas 20 hari. Jadi stok aman,&#8221; kata Alia.</p>



<p>Begitupun dengan LPG, kebutuhan konsumsi masyarakat Banyuwangi mencapai 200 metrik ton per hari. Sementara kapasitas tangki yang dimiliki, mencapai 10 ribu metrik ton.</p>



<p>&#8220;Stok LPG juga aman. Sementara kita tidak melakukan extra dropping, karena alokasi yang ada masih cukup,&#8221; terangnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gudang-bulog-dan-tbbm-jadi-sasaran-pemantau-bupati-dan-forkopimda-banyuwangi-hadapi-lebaran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230494</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Pengamanan Perairan, Bakamla RI Rencanakan Bangun Stasiun Pemantau di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-pengamanan-perairan-bakamla-ri-rencanakan-bangun-stasiun-pemantau-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bakamla]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[pemantau]]></category>
		<category><![CDATA[pengamanan]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223037</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Badan Keamanan Laut Nasional Republik Indonesia (Bakamla RI) akan mendirikan stasiun pemantauan di wilayah perairan Banyuwangi. Hal ini dilakukan, guna memperkuat pengamanan perairan nusantara, khususunya wilayah perairan Banyuwangi. Hal tersebut disampaikan, Direktur Data dan Informasi Deputi Bidang Inhuker Bakamla RI, Laksamana TNI Sigit Winarko, saat bertemu Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, di Banyuwangi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Badan Keamanan Laut Nasional Republik Indonesia (Bakamla RI) akan mendirikan stasiun pemantauan di wilayah perairan Banyuwangi. Hal ini dilakukan, guna memperkuat pengamanan perairan nusantara, khususunya wilayah perairan Banyuwangi.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan, Direktur Data dan Informasi Deputi Bidang Inhuker Bakamla RI, Laksamana TNI Sigit Winarko, saat bertemu Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, di Banyuwangi, Selasa (17/06/2025) tadi. Turut dalam pertemuan itu, sejumlah pejabat Bakamla RI dan Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso.</p>



<p>Laksamana Sigit mengatakan, Bakamla memiliki kewenangan melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia serta yurisdiksi maritim Indonesia. “Untuk mendukung pengamanan, maka pembangunan stasiun pemantau akan didirikan di Banyuwangi. Nantinya, fasilitas ini akan dilengkapi early warning radar, kamera dan peralatan komunikasi lainnya untuk mengantisipasi pelanggaran di laut,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, Bakamla telah menginventarisir sejumlah potensi ancaman keamanan maupun potensi pelanggaran, yang biasanya terjadi di perairan. Mulai dari illegal fishing, hingga imigran gelap.</p>



<p>“Kami masih terus menginventarisir potensi ancaman pelanggaran hukum di teritorial laut wilayah Banyuwangi,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Mujiono menyambut baik rencana pembangunan Stasiun Pemantauan di Banyuwangi. Dirinya mengatakan, kehadiran Bakamla akan memperkuat keamanan wilayah.</p>



<p>“Banyuwangi menjadi salah satu pintu masuk vital di ujung timur Pulau Jawa. Makanya, perlu dijaga keamanannya. Kehadiran Bakamla di Banyuwangi, semakin memperkuat pengamanan wilayah. Terlebih, di Banyuwangi juga telah terdapat Pangkalan TNI angkatan Laut dan Satpol Airud Polresta Banyuwangi, yang turut menjaga wilayah teritori perairan daerah. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terus menjaga wilayah Banyuwangi,” imbuh Mujiono. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Periksa Stok LPG, Polres Situbondo Lakukan Pemantau Pangkalan dan Distributor</title>
		<link>https://memontum.com/periksa-stok-lpg-polres-situbondo-lakukan-pemantau-pangkalan-dan-distributor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[distributor]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[pangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[pemantau]]></category>
		<category><![CDATA[periksa]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[stok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194535</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Satreskrim Polres Situbondo melakukan pengecekan pangkalan dan distributor gas LPG 3 Kg yang ada di SPBU Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Sabtu (29/07/2023) tadi. Hal itu dilakukan, untuk memastikan LPG 3 Kg yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, melalui Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito Pratomo, mengatakan pengecek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Satreskrim Polres Situbondo melakukan pengecekan pangkalan dan distributor gas LPG 3 Kg yang ada di SPBU Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Sabtu (29/07/2023) tadi. Hal itu dilakukan, untuk memastikan LPG 3 Kg yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.</p>



<p>Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, melalui Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito Pratomo, mengatakan pengecek LPG 3 Kg ke pangkalan-pangkalan dilakukan sebagai bentuk antisipasi adanya penyalahgunaan penjualan. &#8220;Kita pastikan dahulu agen atau pangkalan, bagaimana penyalurannya sudah sesuai atau belum. Apakah ada kendala atau keterlambatan,&#8221; kata AKP Momon Suwito Pratomo.</p>



<p>Lebih lanjut AKP Momon mengatakan, dari hasil survei LPG 3 kilogram di Pangkalan SPBU Panji, penjualannya sudah dilakukan dengan benar. Yaitu, setiap pembeli harus menggunakan KTP.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Tidak ada kenaikan harga LPG 3 Kg di pangkalan SPBU Panji. Harga juga masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan sesuai dengan Peraturan Gubernur,&#8221; jelas mantan anggota Polwil Malang itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan penggunaan LPG 3 Kg. Sebab, LPG bersubsidi ini hanya boleh digunakan untuk rumah tangga dan tidak boleh digunakan oleh pelaku usaha menengah atas.</p>



<p>&#8220;Kita akan lakukan pemantauan secara masif. Apabila ada pelaku usaha rumah makan besar atau hotel yang terbukti menggunakan LPG bersubsidi ini, maka akan kita lakukan penindakan sesuai peraturan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Pengawas Pangkalan Gas LPG 3 Kg di SPBU Panji, Heri, mengatakan jika masyarakat yang akan membeli LPG 3 Kg diwajibkan menggunakan KTP. &#8220;Satu KTP untuk pembelian satu tabung LPG 3 kilogram,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Heri menjelaskan, bahwa dalam sehari jatahnya hanya sebanyak 150 tabung gas LPG 3 kilogram dan pengirimannya di bagi dua kali sehari. &#8220;Untuk 150 gas LPG tabung melon, itu hanya dalam waktu beberapa jam sudah habis terjual. Kalau yang non subsisi, dari 50 tabung biasanya terjualnya lama,&#8221; paparnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194535</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Getaran Gempa 6,6 Magnitudo Goyang Wilayah Malang Raya, BPBD Lakukan Pemantau Wilayah</title>
		<link>https://memontum.com/getaran-gempa-66-magnitudo-goyang-wilayah-malang-raya-bpbd-lakukan-pemantau-wilayah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jun 2023 13:55:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Getaran]]></category>
		<category><![CDATA[goyang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[magnitudo]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemantau]]></category>
		<category><![CDATA[raya]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192202</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Getaran gempa bumi bermagnitudo 6,6 yang terjadi pukul 19.57 WIB, di 8.70LS, 110.06BT, 94 KM Barat Daya Bantul-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terasa hingga ke wilayah Malang Raya, Jumat (30/06/2023) malam. Cukup lamanya gempa, pun sempat membuat beberapa warga yang tengah berada di dalam rumah, menjadi panik dan keluar rumah. Salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Getaran gempa bumi bermagnitudo 6,6 yang terjadi pukul 19.57 WIB, di 8.70LS, 110.06BT, 94 KM Barat Daya Bantul-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terasa hingga ke wilayah Malang Raya, Jumat (30/06/2023) malam. Cukup lamanya gempa, pun sempat membuat beberapa warga yang tengah berada di dalam rumah, menjadi panik dan keluar rumah.</p>



<p>Salah satu warga Kota Malang, Novia Wahyu Ramadhani (21), mengaku langsung panik dengan getaran gempa yang baru saja terjadi. Sebab, selain cukup terasa, tempo waktu saat gempa juga berlangsung cukup lama. Karenanya, dirinya pun memilih untuk langsung bergegas keluar rumah, sambil memanggil keluarganya.</p>



<p>“Kaget tadi, tiba-tiba terasa getaran gempa. Posisinya saya waktu itu lagi di kamar lantai dua. Jadinya, karena gempanya lama, makanya cepat-cepat turun dan segera keluar rumah,” kata Novia, Jumat (30/06/2023) malam.</p>



<p>Sementara itu, dalam akun resmi twitter BMKG, banyak para netizen yang juga berkomentar dan turut merasakan getaran gempa bumi tersebut hingga Sidoarjo, Surabaya, Cirebon, Semarang, Banyuwangi hingga Bali. Bahkan, beberapa netizen juga memamerkan video dampak kerusakan dari gempa tersebut.</p>



<p>“Di Sidoarjo kerasa dikit, ternyata pusatnya lumayan jauh di Jogja,” tulis akun @darhmh.</p>



<p>“Malang kerasa banget, woi serem,” tulis akun @wjdnryg.</p>



<p>“Stay safe yang ada di Bantul dan sekitarnya,” tulis akun @sondesix.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tak hanya itu, dalam akun twitter @bpbd_malangkota juga menuliskan “merasakan guncangan yang cukup kencang.” Sehingga, banyak warga netizen yang juga turut memberikan komentar.</p>



<p>“Daerah Lowokwaru Kota Malang kerasa min,” tulis akun @estiTeguh.</p>



<p>BPBD Kota Malang juga berharap, dalam kejadian gempa bumi tersebut, tidak menimbulkan dampak yang luar biasa bagi masyarakat Kota Malang.</p>



<p>“Semoga tidak menimbulkan dampak, semoga tetap terkendali di wilayah DIY dan sekitarnya,” tulis akun @bpbd_malangkota.</p>



<p>Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Malang, Nur Fuad Fauzi, mengatakan getaran gempa juga terasa di wilayah Kabupaten Malang. Karena getaran gempa terasa dan cukup lama, pihaknya pun sekarang tengah melakukan pemantauan beberapa wilayah. Dikhawatirkan, memang ada dampak.</p>



<p>&#8220;Pusat gempanya di Bantul. Namun karena terasa dan lama, makanya sekarang sedang dilakukan pemantauan. Harapannya, tentu tidak berdampak ke warga di Kabupaten Malang,&#8221; ujarnya kepada Memontum.com.</p>



<p>Kalaksa BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, pun mengaku jika pihaknya juga sedang melakukan pemantauan. Terutama, untuk bangunan rumah warga.</p>



<p>&#8220;Untuk Batu (Kota, red), kita sedang lakukan pemantauan terutama bangunan. Semoga saja semuanya aman,&#8221; paparnya. <strong>(rsy/put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192202</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
