<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pemantauan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pemantauan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 14:04:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pemantauan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>100 Kasus Suspek Campak Muncul di Kota Malang, Dinkes Intensifkan Pemantauan</title>
		<link>https://memontum.com/100-kasus-suspek-campak-muncul-di-kota-malang-dinkes-intensifkan-pemantauan</link>
					<comments>https://memontum.com/100-kasus-suspek-campak-muncul-di-kota-malang-dinkes-intensifkan-pemantauan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Campak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[intensifkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[muncul]]></category>
		<category><![CDATA[pemantauan]]></category>
		<category><![CDATA[suspek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231472</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat ada sekitar 100 kasus suspek campak yang tersebar di seluruh wilayah Kota Malang hingga Maret 2026. Meskipun, hingga saat ini belum ditemukan kasus campak yang terkonfirmasi positif. Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa jumlah suspek campak yang tersebut tersebar di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat ada sekitar 100 kasus suspek campak yang tersebar di seluruh wilayah Kota Malang hingga Maret 2026. Meskipun, hingga saat ini belum ditemukan kasus campak yang terkonfirmasi positif.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa jumlah suspek campak yang tersebut tersebar di seluruh 16 puskesmas yang ada di Kota Malang. “Kalau suspek ada, tetapi yang terkonfirmasi masih belum ada. Suspek dari seluruh faskes, terutama puskesmas, kami kumpulkan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Husnul, Sabtu (04/04/2026) tadi.</p>



<p>Husnul menjelaskan, sampel dari pasien suspek terlebih dahulu diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi campak, sampel akan kembali dikirim ke laboratorium rujukan nasional di Jakarta untuk konfirmasi akhir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski muncul sejumlah kasus suspek, Dinkes Kota Malang memastikan tenaga kesehatan tetap menjalankan standar perlindungan diri saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dasar seperti masker, sarung tangan, serta hand scrub telah diterapkan di fasilitas layanan kesehatan.</p>



<p>“Tenaga kesehatan tetap menggunakan masker, sarung tangan, dan menjaga kebersihan tangan. Untuk APD lengkap seperti saat pandemi Covid-19 belum digunakan, tetapi stoknya tersedia cukup di puskesmas,” tuturnya.</p>



<p>Dalam hal ini, Dinkes Kota Malang terus melakukan pemantauan dan kewaspadaan dini guna mencegah potensi penyebaran campak, sekaligus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap seluruh kasus suspek yang ada. &#8220;Masyarakat juga kami imbau untuk tetap menjaga imunisasi anak sesuai jadwal, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala demam disertai ruam, sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit campak,&#8221; imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/100-kasus-suspek-campak-muncul-di-kota-malang-dinkes-intensifkan-pemantauan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231472</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Standar Operasional Distribusi hingga Pemantauan Rutin Jadi Perhatian Wabup Lumajang dalam Peninjauan MBG</title>
		<link>https://memontum.com/standar-operasional-distribusi-hingga-pemantauan-rutin-jadi-perhatian-wabup-lumajang-dalam-peninjauan-mbg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[distribusi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[pemantauan]]></category>
		<category><![CDATA[peninjauan]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[standar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227386</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, meninjau langsung proses distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di MI Al Islah Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Senin (03/11/2025) tadi. Kunjungan ini, menekankan fokus Pemkab pada ketepatan, akuntabilitas dan kualitas, dalam setiap tahap distribusi gizi anak-anak. “Kami ingin memastikan setiap anak menerima gizi seimbang secara langsung dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, meninjau langsung proses distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di MI Al Islah Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Senin (03/11/2025) tadi. Kunjungan ini, menekankan fokus Pemkab pada ketepatan, akuntabilitas dan kualitas, dalam setiap tahap distribusi gizi anak-anak.</p>



<p>“Kami ingin memastikan setiap anak menerima gizi seimbang secara langsung dan tepat sasaran. Proses distribusi MBG harus terstruktur, terpantau dan higienis agar manfaatnya maksimal,” kata Wabup Yudha.</p>



<p>Selama peninjauan, Wakil Bupati Lumajang juga mengamati seluruh mekanisme distribusi. Mulai dari persiapan menu di dapur MBG, penyimpanan higienis, pengemasan hingga penyaluran ke 64 siswa atau siswi penerima manfaat. Setiap tahap, dijalankan dengan pengawasan ketat dan koordinasi lintas pihak, termasuk tim dapur, sekolah, dan perangkat desa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang menegaskan, bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kepatuhan terhadap standar operasional distribusi, pengelolaan yang konsisten, dan pemantauan rutin. Dengan cara ini, anak-anak tidak hanya menerima makanan, tetapi mendapatkan gizi yang mendukung pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, dan kemampuan belajar.</p>



<p>Dirinya juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat, tenaga dapur dan sekolah, yang menjadikan proses distribusi MBG efektif, aman, dan berkelanjutan. “Distribusi yang baik adalah pondasi keberhasilan program gizi anak. Tanpa proses yang terstruktur, manfaatnya tidak akan maksimal,” tambahnya.</p>



<p>Pemkab Lumajang menegaskan komitmen untuk terus menguatkan Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dawuhan Wetan, menjadikan distribusi MBG yang tepat sasaran, higienis dan terpantau sebagai standar operasional. Sekaligus, sebagau langkah nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227386</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Kenaikan Harga Daging Ayam, Wali Kota Pastikan TPID Lakukan Pemantauan</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-kenaikan-harga-daging-ayam-wali-kota-pastikan-tpid-lakukan-pemantauan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pemantauan]]></category>
		<category><![CDATA[sikapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225825</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Harga sejumlah bahan pangan, termasuk daging ayam, mengalami kenaikan signifikan dalam dua pekan terakhir. Menyikapi hal itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang akan segera turun melakukan pemantauan langsung ke pasar. “Sudah kemarin kita pantau. Untuk daging ayam, kemarin juga sudah saya sampaikan. TPID [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Harga sejumlah bahan pangan, termasuk daging ayam, mengalami kenaikan signifikan dalam dua pekan terakhir. Menyikapi hal itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang akan segera turun melakukan pemantauan langsung ke pasar.</p>



<p>“Sudah kemarin kita pantau. Untuk daging ayam, kemarin juga sudah saya sampaikan. TPID nanti akan ke pasar. Beberapa bahan pokok sempat naik, tapi sekarang sudah stabil,” kata Wali Kota Wahyu, Senin (08/09/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, kenaikan harga kali ini, salah satunya dipengaruhi karena momentum libur panjang peringatan Maulid Nabi. “Tidak bisa dibandingkan dengan harga sebelumnya karena ada libur panjang. Jadi harga bahan pokok naik. Nanti setelah kondisi normal, insyaallah minggu depan akan kita cek lagi,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Wahyu juga menegaskan, Pemkot Malang bersama TPID akan menelusuri rantai distribusi untuk memastikan tidak ada hambatan dari peternak hingga pedagang. “Kita akan lihat mulai dari pedagang, peternak ayam, sapi dan lainnya. Kalau ada permasalahan, kita akan kerja sama antar daerah. Kita kontak dan beli dari daerah lain supaya harga lebih murah, lalu kita jual di sini,” ujarnya.</p>



<p>Sebagai informasi, sejumlah pedagang di Pasar Kebalen mengaku kesulitan mencari pasokan daging ayam, bahkan harus mencarinya hingga ke luar daerah. Menanggapi itu, Wahyu menegaskan akan melakukan pemantauan lapangan. &#8220;Iya nanti kita akan pantau ke sana,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225825</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Tempat Wisata Aman dan Kondusif, BPBD Lumajang Lakukan Pemantauan</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-tempat-wisata-aman-dan-kondusif-bpbd-lumajang-lakukan-pemantauan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[kondusif]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pemantauan]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220853</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Memasuki hari ke empat pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 H, sejumlah tempat wisata di Kabupaten Lumajang terpantau aman dan kondusif. Hal ini, disampaikan oleh Petugas Pusdalops BPBD Lumajang, Nur Cahyo, Jumat (04/04/2025) tadi. Berdasarkan laporan pemantauan dan pengamanan yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang, beberapa objek wisata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Memasuki hari ke empat pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 H, sejumlah tempat wisata di Kabupaten Lumajang terpantau aman dan kondusif. Hal ini, disampaikan oleh Petugas Pusdalops BPBD Lumajang, Nur Cahyo, Jumat (04/04/2025) tadi.</p>



<p>Berdasarkan laporan pemantauan dan pengamanan yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang, beberapa objek wisata terpantau antara lain Waterpark KWT Wonorejo di Kecamatan Kedungjajang, Pemandian Alam Selokambang di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, serta Pantai Watu Pecak di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian. Hingga pukul 16.00, jumlah pengunjung yang tercatat di masing-masing lokasi wisata adalah di Waterpark KWT Wonorejo kurang lebih 150 orang, Pemandian Alam Selokambang kurang lebih 400 orang, Pantai Watu Pecak kurang lebih 1.300 orang.</p>



<p>Dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, pengamanan dilakukan oleh berbagai unsur, termasuk TRC BPBD Kabupaten Lumajang, Satpol PP, PSC 119 Lumajang (Puskesmas setempat), TNI dan Polri di wilayah, serta melibatkan pengelola wisata dan anggota Pramuka Saka Wira Kartika.</p>



<p>Petugas Pusdalops BPBD Lumajang, Nur Cahyo, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di lokasi wisata terpantau cerah dengan gelombang pantai dalam keadaan normal. Selain itu, petugas secara aktif memberikan imbauan kepada pengunjung untuk tetap berhati-hati, terutama di kawasan pantai agar tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Situasi di tempat wisata sejauh ini aman dan terkendali. Namun, kami terus mengingatkan pengunjung untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga selama berlibur,” ujarnya.</p>



<p>Dalam laporan pengamanan, satu kejadian kecil tercatat di Pemandian Alam Selokambang, di mana seorang pengunjung asal Surabaya, mengalami luka gores pada bagian kaki akibat terkena batu. Korban telah mendapatkan penanganan medis dari Puskesmas Sumbersuko dan kondisinya baik.</p>



<p>Sementara itu, BPBD Lumajang juga akan menambah lokasi pemantauan wisata pada Sabtu (05/04/2025) besok, termasuk Pantai Mbah Drajit di Desa Yosowilangun, Kecamatan Yosowilangun, guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui BPBD terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan wisatawan dan memastikan pengalaman liburan yang aman dan menyenangkan bagi masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220853</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Stok Bahan Pokok di Banyuwangi selama Ramadan hingga Lebaran Aman, Bupati Ipuk Minta Masif Pemantauan</title>
		<link>https://memontum.com/stok-bahan-pokok-di-banyuwangi-selama-ramadan-hingga-lebaran-aman-bupati-ipuk-minta-masif-pemantauan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[pemantauan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memastikan bahwa stok bahan pokok di Banyuwangi aman dan cukup selama Ramadan hingga Lebaran. Meski begitu, Bupati Ipuk tetap meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk terus memantau stabilitas harga bahan pokok. “Alhamdulillah, stok bahan pokok kita aman dan cukup hingga Lebaran nanti. Meski demikian, kami terus memantau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memastikan bahwa stok bahan pokok di Banyuwangi aman dan cukup selama Ramadan hingga Lebaran. Meski begitu, Bupati Ipuk tetap meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk terus memantau stabilitas harga bahan pokok.</p>



<p>“Alhamdulillah, stok bahan pokok kita aman dan cukup hingga Lebaran nanti. Meski demikian, kami terus memantau agar stabilitas harga bahan pokok tetap stabil tanpa ada lonjakan,&#8221; kata Bupati Ipuk, Selasa (04/03/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya mengatakan, Pemkab Banyuwangi bekerjasama dengan instansi terkait, seperti Badan Urusan Logistik (Bulog), PT Pos Indonesia dan lainnya untuk rutin menggelar operasi pasar. Harapannya, dengan operasi pasar bisa menyediakan bahan kebutuhan masyarakat dengan harga yang relatif terjangkau dan menekan lonjakan harga.</p>



<p>&#8220;Selain stok bahan pokok, yang penting juga harganya yang stabil dan terjangkau, karena Ramadan hingga lebaran nanti, kebutuhan masyarakat meningkat. Karena itu, kami minta dinas terkait dan Tim Pengendali Inflasi untuk terus memantau harga bahan pokok,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, menyebutkan bahwa stok beras yang ada di Gudang Bulog Banyuwangi saat ini sebanyak 67.356 ton. Dibandingkan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat Banyuwangi yang sebesar 14.399 ton per bulan, stok tersebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi hingga 4 bulan ke depan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Bahkan kita bisa mensupport daerah lain yang masih defisit beras. Apalagi stok ini akan terus bertambah karena sudah memasuki musim panen, sehingga stok aman bahkan hingga awal tahun depan,” ujar Dwiana.</p>



<p>Dirinya juga menyebutkan, stok komoditas pangan yang lain, seperti stok gula pasir di gudang Bulog masih tersedia sebanyak 30 ton, terigu 2 ton dan minyak goreng sebanyak 60 ribu liter. “Stok tersebut masih bisa ditambah sesuai dengan permintaan pasar. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, juga telah melakukan operasi pasar sejak Februari 2025 di Kantor Pos Banyuwangi dan Genteng. “Dalam waktu dekat, akan kami tambah 14 titik di Kantor-Kantor Pos lainnya yang tersebar di Banyuwangi,” terang Dwiana.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, menambahkan bahwa selain beras, stok pangan yang lain juga sangat mencukupi bahkan surplus. Seperti daging ayam ras yang surplus hingga 239 ton, telur ayam 231 ton, serta daging sapi yang juga surplus sebesar 12,96 ton.</p>



<p>Komoditas pangan lainnya juga sangat berlimpah. Berdasarkan data prognosa neraca ketersediaan dan kebutuhan pangan pokok Maret 2025, cabai rawit mengalami surplus sebesar 789,79 ton, cabai besar 767,17 ton dan bawang merah surplus sebanyak 291,54 ton. “InshaAllah semuanya aman. Stok jagung dan kedelai juga cukup,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, mengatakan bahwa ketersediaan Elpiji juga aman. &#8220;Dari kebutuhan sebanyak 19.340.000 tabung elpiji 3 kg per tahun, saat ini selalu terpenuhi,” jelas Nanin Oktaviantie. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota bersama Forkopimda dan TPID Lakukan Pemantauan Harga di Pasar hingga Distributor</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-bersama-forkopimda-dan-tpid-lakukan-pemantauan-harga-di-pasar-hingga-distributor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[distributor]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[pemantauan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216954</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, bersama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), melakukan sidak pemantauan harga menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024, di Pasar Madyopuro, Carrefour Blimbing dan Distributor Podo Seneng, Selasa (26/11/2024) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, bersama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), melakukan sidak pemantauan harga menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024, di Pasar Madyopuro, Carrefour Blimbing dan Distributor Podo Seneng, Selasa (26/11/2024) tadi.</p>



<p>Dari hasil pemantauan tersebut, diketahui harga bahan pokok masih terkendali dengan baik. Seperti, bawang merah, bawang putih, cabai dan tomat tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan.</p>



<p>&#8220;Semua bahan pokok masih terkendali, di pasar relatif aman tidak terjadi kenaikan dan lonjakan harga tinggi. Jadi semua masih standart, baik cabai, tomat, bawang,&#8221; kata Pj Wali Kota Iwan.</p>



<p>Ditambahkannya, situasi pasar di Kota Malang berbeda dengan tren nasional, yang mencatat bahwa ada kenaikan harga bahan pokok. Seperti pada bawang merah, bawang putih dan cabai.</p>



<p>&#8220;Dari hasil rapat inflasi pada Senin kemarin, beberapa komoditas nasional menunjukkan adanya kenaikan harga. Namun, di Kota Malang, harga tetap stabil,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kunjungan ke distributor, Pj Wali Kota Iwan juga memastikan ketersediaan bahan pokok seperti beras dan minyak goreng. Menurutnya untuk stok tersebut aman hingga dua bulan ke depan.</p>



<p>“Stok beras dan minyak goreng di distributor masih cukup banyak. Ini memberikan jaminan bahwa kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama menjelang Pilkada dan libur akhir tahun,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Pj Wali Kota Iwan juga menyampaikan bahwa pemantauan harga dan stok bahan pokok akan terus dilakukan, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). &#8220;Kami akan cek kembali mendekati Nataru untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga terkendali,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dengan kondisi yang stabil dan terkendali, Pemerintah Kota Malang optimis pelaksanaan Pilkada serentak 2024 dapat berjalan lancar tanpa gangguan dari sisi kebutuhan bahan pokok masyarakat.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam pemantauan tersebut, menurutnya dilakukan oleh dua tim. Tim pertama, yang dipimpin Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mulai sejak pagi di pasar tradisional. Tim kedua, dipimpin oleh Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, yang melakukan tinjauan usai melepas petugas Pilkada Serentak 2024. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216954</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
