<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pembelajaran daring &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pembelajaran-daring/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Feb 2022 11:11:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pembelajaran daring &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>12 Murid SMPN 1 Situbondo Suspect Covid-19 versi Swab Antigen, Satgas minta PTM Digelar Secara Daring</title>
		<link>https://memontum.com/12-murid-smpn-1-situbondo-suspect-covid-19-versi-swab-antigen-satgas-minta-ptm-digelar-secara-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2022 11:11:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[daring]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[PTM segera Digelar]]></category>
		<category><![CDATA[satgas covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Swab Antigen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163942</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kegiatan tracing dan pengambilan sample swab antigen, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, terus dilakukan Satgas Covid-19 Kecamatan Situbondo. Seperti yang dilakukan Kamis (17/02/2022) tadi, Satgas melakukan tracing kepada sekitar 71 orang di SMPN 1 Situbondo. Dalam pengambilan sample swab antigen kepada guru, murid, pegawai TU hingga petugas kebersihan, didapati 12 orang siswa-siswi SMPN [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kegiatan tracing dan pengambilan sample swab antigen, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, terus dilakukan Satgas Covid-19 Kecamatan Situbondo. Seperti yang dilakukan Kamis (17/02/2022) tadi, Satgas melakukan tracing kepada sekitar 71 orang di SMPN 1 Situbondo.</p>



<p>Dalam pengambilan sample swab antigen kepada guru, murid, pegawai TU hingga petugas kebersihan, didapati 12 orang siswa-siswi SMPN 1 Situbondo, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Tak ayal, temuan itu pun menjadi perhatian tim Satgas Covid-19 Kecamatan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-daging-sapi-dan-ayam-layak-dikonsumsi-dkpp-lumajang-lakukan-pengawasan">Pastikan Daging Sapi dan Ayam Layak Dikonsumsi, DKPP Lumajang Lakukan Pengawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik">Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/momen-libur-lebaran-jadi-penekanan-bupati-indah-untuk-penghematan-energi-di-lumajang">Momen Libur Lebaran Jadi Penekanan Bupati Indah untuk Penghematan Energi di Lumajang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali">Kapolda Jatim Tinjau Jalur Ketapang-Gilimanuk Jelang Penutupan Layanan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perayaan-hari-suci-nyepi-di-lapangan-rampal-ketua-dprd-sebut-sebagai-etalase-toleransi-di-kota-malang">Perayaan Hari Suci Nyepi di Lapangan Rampal, Ketua DPRD Sebut sebagai Etalase Toleransi di Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Dalam swab antigen yang dilakukan tim tracing Kecamatan Situbondo kepada 71 orang, didapati 12 orang siswa-siswi SMPN 1 Situbondo, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Karenanya, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Situbondo menghimbau kepada pihak sekolah agar melaksanakan pembelajaran secara daring mulai besok atau Jumat, 18 Februari 2022 hingga 14 hari ke depan,&#8221; kata anggota Koramil 0823/01 Situbondo, Koptu Irfandi, yang melakukan pendampingan kegiatan Covid-19.</p>



<p>Dengan adanya siswa siswi yang terkonfirmasi positif Covid-19, sambung Koptu Irfandi, pihak sekolah memohon kepada Satgas Covid-19 Kecamatan Situbondo, untuk melakukan penyemprotan disinfektan. &#8220;Semua siswa dan siswi yang dinyatakan positif Covid-19, langsung menjalani isolasi,” paparnya.</p>



<p>Ketika media ini akan melakukan konfirmasi kepada kepala sekolah tersebut, diketahui bahwa yang bersangkutan tidak ada di tempat. Menurut seorang guru agama sekolah itu, kepala sekolah sedang sakit dan sudah dua hari tidak masuk ke sekolah.<strong> (her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163942</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Situbondo Mulai Berlakukan Sekolah PTM</title>
		<link>https://memontum.com/situbondo-mulai-berlakukan-sekolah-ptm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2021 15:44:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Face Shield]]></category>
		<category><![CDATA[Hand Sanitizer]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kurikulum]]></category>
		<category><![CDATA[MIN 1 Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[pakai masker]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tatap Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133820</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sebanyak 77 lembaga sekolah SMP yang melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) dan 13 lembaga sekolah yang masih menerapkan pembelajaran daring. Sekolah tatap muka di Kabupaten Situbondo, mulai menemukan formulasinya. Pembelajaran tatap muka di Bumi Sholawat mulai menemukan titik temu. Skema kombinasi akan diberlakukan di berbagai sekolah untuk bisa menerapkan protokol kesehatan, sehingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sebanyak 77 lembaga sekolah SMP yang melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) dan 13 lembaga sekolah yang masih menerapkan pembelajaran daring. Sekolah tatap muka di Kabupaten Situbondo, mulai menemukan formulasinya.</p>
<p>Pembelajaran tatap muka di Bumi Sholawat mulai menemukan titik temu. Skema kombinasi akan diberlakukan di berbagai sekolah untuk bisa menerapkan protokol kesehatan, sehingga menekan penularan Covid-19.</p>
<p>Kepala SMPN 1 Situbondo, Dra. Hj. Tatik Krisnawati M. Pd, menyatakan pembelajaran tatap muka di sekolahnya hari ini berjalan lancar. Seluruh siswa yang hadir dalam kondisi sehat dan sebelum masuk kelas para siswa, di cek suhu badannya, kemudian cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer yang disiapkan oleh pihak sekolah serta siswa diwajibkan pakai masker/face shield, diterapkan protokol kesehatan secara ketat,&#8221; ujar Tatik Krisnawati, Selasa (02/02).</p>
<p>Dia mengungkapkan, pembelajaran tatap muka hari pertama ini diikuti sebanyak 16 siswa per kelasnya dengan menyiapkan 10 ruang kelas IX. Sementara bagi pelajar lain, mereka dapat mengikuti pembelajaran melalui online di rumahnya masing-masing,</p>
<p>Untuk pembelajaran tatap muka tahap awal ini hanya diikuti siswa kelas IX saja Mengingat kelas IX waktunya sangat pendek, karena sebentar lagi siswa kelas IX pada bulan Maret-April akan melaksanakan ujian praktek dan ujian sekolah,” ujar Tatik Krisnawati Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Situbondo.</p>
<p>Tatik Krisnawati menambahkan yang mengikuti pembelajaran tatap muka minggu ini diikuti siswa kelas IX saja secara bergantian, pada hari senin diikuti siswa dengan nomer absen 1 sampai 16, kemudian hari Selasa siswa dengan nomer absen 17 s/d 32, demikian seterusnya selama 2 minggu dan akan dievaluasi apabila berjalan dengan baik, nanti akan dilanjutkan siswa kelas 7 dan kelas 8,&#8221; ujar Tatik Krisnawati.</p>
<p>SMP Negeri 1 Situbondo memiliki ruang kelas 30 ruang, terdiri dari 10 ruang kelas 7, 10 ruang kelas 8 dan 10 ruang kelas 9 tetapi hanya 50% siswa dari jumlah siswa dalam satu ruang kelas, “Jadi yang mengikuti pembelajaran tatap muka hanya 16 sampai 20 siswa saja dengan catatan apabila ada siswa mempunyai penyakit bawaan tetap melaksanakan pembelajaran secara daring dirumah,&#8221; tegas Tatik. Lebih lanjut Tatik menambahkan bagi siswa yang sudah dapat ijin dari orang tuanya dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah. Jadi di SMP Negeri 1 Situbondo melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dan pembelajaran online (daring) dari rumah masing-masing siswa.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong> <a href="https://situbondo.memontum.com/1078-min-1-situbondo-sosialisasi-hidup-sehat-siswa-siswi-cuci-tangan-dan-minum-jamu-tradisiona#ixzz6lJb71uGe"><strong>MIN 1 Situbondo Sosialisasi Hidup Sehat, Siswa-siswi Cuci Tangan dan Minum Jamu Tradisiona</strong></a></p>
<p>Hal senada juga diungkapkan oleh Moh Arif M. Pd Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Situbondo, Ia mendukung Pembelajaran Tatap Muka di sekolahnya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Moh Arif tidak menginginkan adanya cluster baru di dunia pendidikan, khususnya di pembelajaran tatap muka, Ia mengedepankan keselamatan siswanya dengan mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan sesuai SOP.</p>
<p>Sementara Andi Yulianto Waka Kurikulum SMPN 1 Situbondo untuk tingkat kehadiran siswa yang masuk di pembelajaran tatap muka ini secara keseluruhan antara 16 hingga 20 siswa atau 50% dari jumlah siswa per kelas dan tingkat kehadiran lebih dari 90% yang masuk tatap muka, artinya yang 90% tersebut siswa yang masuk dapat ijin dari orang tuanya dan 10% tetap kita layani pembelajaran secara daring dirumah.</p>
<p>“Diharapkan pembelajaran tatap muka ini lebih efektif, anak-anak didik daya serapnya lebih tinggi dari pembelajaran melalui daring, supaya nanti SKM (Standard Kelulusan Minimum) lebih tinggi,&#8221; ungkap Andi Yulianto.</p>
<p>Untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka disekolahnya, pihaknya juga menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan. Di antaranya, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun, bilik sterilisasi, tempat cuci tangan, penerapan jaga jarak di kelas dengan jarak satu setengah meter, hingga akses jalan One Way atau satu arah. (jalan masuk kesekolah dan jalan keluar sekolah)</p>
<p>Sementara Nayla siswa kelas 9 merasa senang belajar dikelas dengan tatap muka langsung dengan gurunya. Kalau melalui daring dijelaskan melalui youtube kurang begitu dipahami dan dimengerti, kalau melalui pembelajaran tatap muka apabila ada pelajaran yang kurang dimengerti bisa tanya langsung ke gurunya dan guru menjelaskan secara detail sampai ia mengerti.</p>
<p>“Saya merasa senang Pak mengikuti pembelajaran tatap muka ini, disamping kangen sama guru-gurunya juga teman-temannya, karena sudah hampir setahun selama adanya pandemi Covid-19 ini tidak pernah tatap muka dengan guru dan teman-temannya,&#8221; terang Nayla. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133820</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Motor WiFi Mobile Bantu Siswa Belajar Secara Online</title>
		<link>https://memontum.com/motor-wifi-mobile-bantu-siswa-belajar-secara-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 14:04:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[internet gratis]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121137-motor-wifi-mobile-bantu-siswa-belajar-secara-online</guid>

					<description><![CDATA[Diluncurkan Polresta Banyuwangi Memontum Banyuwangi &#8211; Guna membantu pelajar mengakses internet, Polresta Banyuwangi meluncurkan motor dinas Polisi yang difasilitasi internet gratis agar pelajar di Kabupaten Banyuwangi bisa belajar dengan baik. Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, mobil dinas yang dilengkapi WiFi gratis ini bertujuan para pelajar di Banyuwangi bisa belajar dengan baik. Inovasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Diluncurkan Polresta Banyuwangi</h2>
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Guna membantu pelajar mengakses internet, Polresta Banyuwangi meluncurkan motor dinas Polisi yang difasilitasi internet gratis agar pelajar di Kabupaten Banyuwangi bisa belajar dengan baik.</p>
<p>Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, mobil dinas yang dilengkapi WiFi gratis ini bertujuan para pelajar di Banyuwangi bisa belajar dengan baik. Inovasi terbaru ini bertujuan untuk menyematkan anak bangsa.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-121138" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/mobil-internet-2-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/mobil-internet-2-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/mobil-internet-2-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/mobil-internet-2-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/mobil-internet-2-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Adanya Pandemi Covid-19 ini. Semua sekolah menyelenggarakan dunia pendidikan dengan cara online. Agar siswa bisa belajar dengan baik, dan mengikuti pelajaran dari sekolahnya, kami menciptakan motor yang dilengkapi WiFi mobile,&#8221; ujar Kombes Pol Arman Asmara, Senin (10/8/2020)</p>
<p>Setidaknya, kata Kombes Arman, inovasi yang digagas oleh Polresta Banyuwangi ini bisa membantu pelajar dan tidak kebingungan untuk mengakses internet maupun untuk mendownload tugas sekolah yang diberikan oleh sekolahannya.</p>
<p>Menurut Kombes Arman, sesuai anjuran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI selama Pandemi Covid-19 untuk sementara meniadakan Kebiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam kelas. Sedangkan belajar secara virtual atau online banyak kendalanya, terutama pada jaringan internet.</p>
<p>&#8220;Yang sinyalnya lemot lah, atau tidak ada jaringan WiFi maupun orang tua siswa kesulitan untuk membeli paket data, sehingga para siswa terganggu dalam mengikuti pelajaran. Agar siswa bisa belajar dan tidak terganggu dan kebingungan WiFi kami meluncurkan mobil dan motor yang difasilitasi WiFi gratis,&#8221; terang Kapolresta Banyuwangi saat melaunching motor yang difasilitasi WiFi mobile, bertempat di Mapolresta Banyuwangi.</p>
<p>Lanjut Kapolresta Banyuwangi, diseluruh jajaran Polsek sudah disediakan jaringan wifi dan sepeda motor wifi mobile. Nantinya, motor wifi mobile ini akan berkeliling di wilayah desa-desa yang memang membutuhkan jaringan internet. Nantinya Bhabinkamtibmas bersama Babinsa akan berkoordinasi dengan pihak desa dimana ada kegiatan webinar atau belajar secara online.</p>
<p>&#8220;Kita fasilitasi motor operasional Bhabinkamtibmas dengan seperangkat laptop lengkap dengan jaringan wi-fi untuk membantu pembelajaran online siswa,&#8221; ujar Arman.</p>
<p>Rata-rata di masing-masing Kecamatan memiliki 4 sampai 5 kendaraan bhabinkamtibmas. Selain melaunching motor wifi mobile atau motor bhabinkamtibmas peduli pendidikan. Polresta Banyuwangi juga meluncurkan E-Kampung Tangguh Semeru, mobil himbauan covid-19.</p>
<p>&#8220;Selain melaunching motor WiFi mobile juga meluncurkan mobil polantas peduli dan thermal scaner gate. Mobil ini fungsinya untuk berkeliling menginformasikan kepada masyarakat tentang kedisiplinan protokol kesehatan selama masa covid-19,&#8221; pungkasnya. <strong>(ras/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polsek Socah Sumbang WiFi Gratis Untuk Siswa</title>
		<link>https://memontum.com/polsek-socah-sumbang-wifi-gratis-untuk-siswa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2020 15:04:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Socah]]></category>
		<category><![CDATA[WiFi gratis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120898-polsek-socah-sumbang-wifi-gratis-untuk-siswa</guid>

					<description><![CDATA[Masyarakat Keluhkan Belajar Daring Memontum, Bangkalan &#8211; Bhabinkamtibmas Polsek Socah mendapat keluhan masyarakat tentang kebutuhan belajar daring selama pandemi. Mengetahui hal tersebut, Polsek Socah berinisiatif menyediakan fasilitas WiFi gratis untuk siswa yang membutuhkan internet untuk belajar. Kapolsek Socah, AKP Hartanta mengatakan sejak disediakan WiFi gratis banyak siswa yang datang ke Polsek. Sebanyak 5-6 siswa datang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Masyarakat Keluhkan Belajar Daring</h2>
<p><strong>Memontum, Bangkalan</strong> &#8211; Bhabinkamtibmas Polsek Socah mendapat keluhan masyarakat tentang kebutuhan belajar daring selama pandemi. Mengetahui hal tersebut, Polsek Socah berinisiatif menyediakan fasilitas WiFi gratis untuk siswa yang membutuhkan internet untuk belajar.</p>
<p>Kapolsek Socah, AKP Hartanta mengatakan sejak disediakan WiFi gratis banyak siswa yang datang ke Polsek. Sebanyak 5-6 siswa datang setiap harinya dengan menggunakan masker dan belajar di ruang yang telah disediakan.</p>
<p>&#8220;Di ruang itu sendiri kami juga menerapkan jaga jarak, jika siswa yang datang lebih banyak maka akan dilakukan secara bergantian,&#8221; jelasnya, Kamis (06/08/2020). Ia mengatakan, setiap siswa yang datang akan diawasi dan juga diberikan edukasi. Selain agar memanfaatkan WiFi yang disediakan dengan baik, pihaknya juga ingin para siswa tidak terjerumus pada kenakalan remaja yang melanggar hukum.</p>
<p>&#8220;Tentu kita terus dampingi dan juga edukasi. Jaman sudah serba mudah, segala hal bisa diakses tentu kami ingin generasi penerus bisa bijak memanfaatkan kemajuan teknologi dan tidak terjerumus pada tindakan melanggar hukum,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Hingga 4 hari setelah peluncuran WiFi gratis ini, sudah ada 20 siswa yang datang ke Polsek. Ia juga berharap, siswa yang membutuhkan internet bersedia datang agar para siswa bisa tetap belajar.</p>
<p>&#8220;Kami akan terus menyediakan WiFi gratis ini sampai masyarakat tidak memerlukannya. Selama masih diperlukan, kami akan terus memberikan fasilitas tersebut,&#8221; tukasnya. <strong>(isn/nhs)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120898</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KBM Jarak Jauh Kurang Efektif</title>
		<link>https://memontum.com/kbm-jarak-jauh-kurang-efektif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2020 15:16:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=120651</guid>

					<description><![CDATA[Penilaian Disdik Sumenep Memontum, Sumenep &#8211; Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) jarak jauh di Kabupaten Sumenep dinilai kurang efektif. Menurutnya, selama perjalanan proses belajar mengajar di masa pandemi covid 19 ini, membuat sejumlah murid banyak tidak memahami tentang materi yang disampaikan oleh gurunya. Sebab, pada masa pandemi covid-19 ini, proses belajar mengajar dilakukan dengan cara online, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Penilaian Disdik Sumenep</h2>
<p><strong>Memontum, Sumenep </strong>&#8211; Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) jarak jauh di Kabupaten Sumenep dinilai kurang efektif. Menurutnya, selama perjalanan proses belajar mengajar di masa pandemi covid 19 ini, membuat sejumlah murid banyak tidak memahami tentang materi yang disampaikan oleh gurunya.</p>
<p>Sebab, pada masa pandemi covid-19 ini, proses belajar mengajar dilakukan dengan cara online, Senin 03/08/2020. Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Sumenep Carto menambahkan, alasan menilai proses belajar mengajar tidak efektif itu yakni tidak semua murid punya HP android.</p>
<p>Lalu dalam pelaksanaan proses belajar mengajar secara online ini masih banyak siswa yang bergantung kepada orang tuanya. Seperti halnya anak yang masih di bawah naungan pendidikan TK.</p>
<p>“Sekarang ada TK, itu pasti bergantung ke orang tuanya. Bukan hanya itu, Sekolah Dasar (SD) saja juga masih banyak yang bergantung ke orang tuanya mas. Iya kalau orang tuanya ngerti tentang materinya, terkadang banyak orang tua yang tidak mengerti dengan materi yang disampaikan gurunya lewat online itu,” ujarnya</p>
<p>Carto mengatakan diberlakukannya proses belajar mengajar online lantaran adanya regulasi dari pusat. Demi menjaga kesehatan dan ancaman dari virus Covid-19. “Ini sudah aturan dari pusat mas, jadi kami harus mengikutinya,” jelasnya</p>
<p>Dipandang dari sisi lain, banyak wali murid yang mengeluh atas adanya pelaksanaan belajar mengajar secara online. Sebab, dengan adanya pelaksanaan belajar mengajar secara online ini menyebabkan minimnya moralitas. Demikian kata Tohari yang berdomisili Lenteng ini.</p>
<p>“Saya rasa anak saya belakangan ini tidak terdidik mas, buktinya. Belajar saja masih lewat online. Terus kalau ada apa-apa tentang minimnya moralitas anak saya bagamana ? Apakah google bisa tanggung jawab?” Jelasnya dengan nada becanda. <strong>(dan/edo/man)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120651</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terapkan Pembelajaran Luring dan Daring</title>
		<link>https://memontum.com/terapkan-pembelajaran-luring-dan-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2020 15:05:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<category><![CDATA[SDN 3 Klepu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120640-terapkan-pembelajaran-luring-dan-daring</guid>

					<description><![CDATA[SDN 3 Klepu Sumawe di Masa New Normal Memontum, Malang &#8211; Kendati sudah masuk masa new normal saat ini,Sekolah Dasar Negeri (SDN 3) Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang masih menta&#8217;ati aturan pemerintah yakni dengan menerapkan pola pembelajaran dalam jaringan(Daring)dan Luar Jaringan (Luring). Kepala SDN 3 Klepu Hariadi S.Pd, menjelaskan di masa new normal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>SDN 3 Klepu Sumawe di Masa New Normal</h2>
<p><strong>Memontum, Malang</strong> &#8211; Kendati sudah masuk masa new normal saat ini,Sekolah Dasar Negeri (SDN 3) Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang masih menta&#8217;ati aturan pemerintah yakni dengan menerapkan pola pembelajaran dalam jaringan(Daring)dan Luar Jaringan (Luring).</p>
<p>Kepala SDN 3 Klepu Hariadi S.Pd, menjelaskan di masa new normal saat ini, tetap mengikuti aturan Pemerintah yakni dengan menerapkan proses belajar mengajar yang dilaksanakan secara jarak jauh melalui dalam jaringan (Daring) dan luar jaringan (Luring) hingga kondisi memungkinkan untuk belajar di sekolah.</p>
<p><div id="attachment_120641" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-120641" decoding="async" class="size-full wp-image-120641" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-4c-2-klepu-3-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="Hariadi S.Pd Kepala SDN 3 Klepu .(memo x/sur)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-4c-2-klepu-3-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-4c-2-klepu-3-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-4c-2-klepu-3-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-4c-2-klepu-3-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-4c-2-klepu-3-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-4c-2-klepu-3-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-120641" class="wp-caption-text">Hariadi S.Pd Kepala SDN 3 Klepu .(memo x/sur)</p></div></p>
<p>&#8220;Siswa tidak diperbolehkan masuk. Untuk sistem pelajaran kami ganti dengan Daring (memberikan tugas dari rumah melalui sambungan WhatsApp maupun video. Sedangkan untuk sistem pembelajaran Luring,itu dilakukan bagi siswa yang tidak memiliki HP android yaitu dengan mengambil tugas di sekolah yang disiapkan oleh guru melalui perwakilan orang tua,&#8221; papar Hariadi Selasa(4/8/2020) kemarin.</p>
<p>Diakui Hariadi, toh dengan proses pembelajaran seperti itu,semua pembelajaran berjalan lancar tidak mengalami kendala. &#8220;Disini ada tema dimulai dari jam 07.00- 10.00 batas pengambilan untuk penyetoran tugasnya hingga jam 12.00,&#8221; ulasnya.</p>
<p>Disisi lain,Hariadi juga mengungkapkan rasa kerinduannya terhadap siswa-siswinya yang seluruhnya berjumlah 138 anak ini.</p>
<p>&#8220;Kami sangat dan sangat rindu kepada anak-anak. Kami dan para guru rindu aktifitas belajar mengajar, rindu dengan anak anak, sekolah libur sudah Masuk 5 bulan, tiada canda tawa anak anak, yang biasanya ramai riuh mereka, belajar bersama mengerjakan tugas bersama suka duka bersama,” pungkas Hariadi dengan suara parau. <strong>(sur/man)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120640</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kelurahan Bandulan Sediakan WiFi Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/kelurahan-bandulan-sediakan-wifi-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2020 14:51:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Bandulan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<category><![CDATA[WiFi gratis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120629-kelurahan-bandulan-sediakan-wifi-gratis</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Malang &#8211; Ketika pandemi Covid 19 belum berakhir, pemerintah membatasi kegiatan belajar tatap muka di sekolah. Sebagai gantinya aktifitas belajar dilakukan secara daring (online). Hal ini menyebabkan banyak pelajar yang mengeluh soal penggunaan kuota yang lebih dari biasanya. Dari persoaln itu pemerintah Kelurahan Bandulan berinisiatif membantu meringankan beban para pelajar dengan membuka fasilitas Wifi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Malang </strong>&#8211; Ketika pandemi Covid 19 belum berakhir, pemerintah membatasi kegiatan belajar tatap muka di sekolah. Sebagai gantinya aktifitas belajar dilakukan secara daring (online). Hal ini menyebabkan banyak pelajar yang mengeluh soal penggunaan kuota yang lebih dari biasanya.</p>
<p>Dari persoaln itu pemerintah Kelurahan Bandulan berinisiatif membantu meringankan beban para pelajar dengan membuka fasilitas Wifi gratis di kantor kelurahan. Hal ini disambut baik oleh pemerintah Kota Malang dan juga para pelajar sehingga bisa meringankan beban mereka.</p>
<p>Walaupun sifatnya terbatas dan hanya untuk para pelajar dan orang tua yang berdomisili di kelurahan bandulan ini bisa juga menjadi salah satu pintu untuk lebih memperluas di kelurahan-kelurahan lain yang berada di wilayah Kota Malang sehingga para pelajar di seluruh Kota Malang juga bisa merasakan hal yang sama seperti yang berada di Kelurahan Bandulan.</p>
<p>Wali Kota Malang, Sutiaji ketika berkunjung di Kelurahan Bandulan selasa 4 Agustus 2020 meninjau kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada lurah bandulan atas program yang di usulkan tersebut. Sutiaji mengungkapkan bahwa. &#8220;Ini bisa menjadi transisi yang nantinya kedepan bisa dilakukan juga oleh kelurahan-kelurahan lainnya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Fasilitas yang diberikan oleh kelurahan bandulan juga baik, sehingga bisa membuat para pelajar, bisa merasa senang dan juga salah satu upaya untuk kembali membangun mental para pelajar, kedepannya nanti ketika kegiatan belajar tatap muka diselenggarakan kembali.</p>
<p>&#8220;Ini kan bisa jadi transisi untuk para pelajar, disini tadi juga disiapkan camilan. Tadi anak-anak juga bilang banyak yang senang bisa bertemu temannya belajar bersama lagi kan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kegiatan ini memiliki teknis khusus dan memang terbatas, setiap peserta didalam ruangan maksimal 10 pelajar untuk jangka waktu 2 jam. Kegiatan yang dimulai pada hari senin (3/8/2020) berharap bisa memiliki antusiasme yang tinggi terhadap warga sekita bandulan mulai dari pelajar sampai orang tua agar dapat berlangsung secara efektif dan dapat meringankan beban bagi para pelajar tersebut.</p>
<p>Salah satu siswa SDN Bandulan 4 Ilham Satria yang mengikuti kegiatan tersebut juga mengungkapkan kegembiraannya terhadap program ini. &#8220;Saya kangen sama teman sekolah, bangku-bangku sekolah juga,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Para pelajar yang mengikuti kegiatan ini juga mengungkapkan kesulitannya selama proses pembelajaran secara daring menjadi berkurang, pasalnya mereka terbantu dari segi kuota yang bisa disimpan untuk jangka panjang karena memakai wifi di kelurahan, mereka juga didampingi oleh beberapa pegawai kelurahan dan juga orang tua mereka ketika melakukan proses belajarnya.</p>
<p>&#8220;Saya dulu kan kesulitas mas, apalagi kalau gak ada kuota jadi bingung mau belajar gimana. Saya biasanya juga di dampingin kakak, kalau gak orang tua kadang ya sendiri. Sekarang bisa bareng teman-teman, wifinya gratis juga jadi enak mas,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pihak kelurahan bandulan menyampaikan keinginan mereka untuk membantu dan memfasilitasi anak-anak sehingga bisa menjadi hal yang positif dan setidaknya juga memenuhi kegiatan mereka sehari-harinya.</p>
<p>&#8220;Kita akan memenuhi kebutuhan mereka dalam hal belajar, kita fasilitasi juga. Kita juga berharap karena ini masih dua hari nanti kedepannya ketika semua warga sudah tahu bisa menjadi hal yang positif bagi warga bandulan,&#8221; tutup Dian Lurah Bandulan. <strong>(cw2/man)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120629</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kesulitan Belajar Daring, Disdik Pamekasan Gunakan Luring</title>
		<link>https://memontum.com/kesulitan-belajar-daring-disdik-pamekasan-gunakan-luring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2020 01:46:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=120294</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan terganggu. Pasalnya, sistem jaringan online (daring) di mendapat keluhan dari orang tua siswa (wali murid). Keluhan itu beruapa siswa tidak memiliki smartphone. Kadisdik Pamekasan, Akhmad Zaini meminta tenaga pendidik (guru) di lingkungan Disdik Pamekasan untuk menggunakan cara kedua, yakni sistem luar jaringan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan terganggu. Pasalnya, sistem jaringan online (daring) di mendapat keluhan dari orang tua siswa (wali murid). Keluhan itu beruapa siswa tidak memiliki smartphone.</p>
<p>Kadisdik Pamekasan, Akhmad Zaini meminta tenaga pendidik (guru) di lingkungan Disdik Pamekasan untuk menggunakan cara kedua, yakni sistem luar jaringan (Luring). Sistem luring atau guru kunjung ini bisa dijadikan langkah kedua, apabila kondisi siswa tidak memungkinkan untuk mengikuti KBM sistem daring.</p>
<p>&#8220;Kendala ini tidak hanya dialami siswa di Pamekasan, tapi hampir se-Indonesia. Sedangkan di Pamekasan hampir ribuan siswa yang mengalaminya. Jadi, jangan memaksakan, jika memaksakan, maka akan sangat susah, silahkan gunakan cara kedua, yaitu luring,&#8221; kata Zaini.</p>
<p>Mantan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan itu mengatakan, menggunakan sistem luring ini tentunya tidak sewenang-wenang dilakukan oleh guru. Akan tetapi, harus dibicarakan dengan wali murid, supaya menemukan kesepakatan bersama.</p>
<p>&#8220;Perlu ada kebijakan dari guru-guru untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan pilihan-pilihan dan situasinya. Jangan daring semua,&#8221; paparnya</p>
<p>Mantan Kabag Kesra Setkab Pamekasan itu menyampaikan berdasarkan keluhan yang dilaporkan oleh tim pengawas diberbagai sekolah, banyak orang tua kesusahan untuk membelikan smartphone.</p>
<p>&#8220;Rata-rata keluhannya tidak memiliki fasilitas daring. Kadang wali murid itu mempunyai anak tiga, ada yang di TK, SD SMP. Kalau membeli tiga jadi susah, terkadang mereka gantian menggunakannya,&#8221; pungkasnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120294</post-id>	</item>
		<item>
		<title>MTsN 1 Terapkan Pembelajaran Daring, Kurangi Beban Tugas, Sediakan Link Belajar Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/mtsn-1-terapkan-pembelajaran-daring-kurangi-beban-tugas-sediakan-link-belajar-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2020 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[MTsN 1 Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110827</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Merespon penyebaran Covid-19 dan melaksanakan surat edaran dari Presiden RI, Gubernur Jatim, Walikota Malang, Kemenag dan Kanwil Kemenag Jatim, maka MTsN 1 Kota Malang mengambil kebijakan pembelajaran daring (online), dimana guru dan siswa dianjurkan belajar dari rumah. Ada banyak metode komunikasi yang digunakan, di antaranya aplikasi Google Classroom, Edmodo, Zoom Cloud, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Merespon penyebaran Covid-19 dan melaksanakan surat edaran dari Presiden RI, Gubernur Jatim, Walikota Malang, Kemenag dan Kanwil Kemenag Jatim, maka MTsN 1 Kota Malang mengambil kebijakan pembelajaran daring (online), dimana guru dan siswa dianjurkan belajar dari rumah.</p>
<p>Ada banyak metode komunikasi yang digunakan, di antaranya aplikasi Google Classroom, Edmodo, Zoom Cloud, Skype, WhatsApp dan lainnya. &#8220;Kami memberi kebebasan menggunakan aplikasi apa saja, tergantung kesepakatan guru, siswa dan orang tua. Kami terus melakukan evaluasi tiap minggu atas pembelajaran daring yang sudah dilakukan. Tentunya dengan menyesuaikan kebutuhan, tak sekedar sesuai kurikulum, namun ada pembelajaran peningkatan keimanan, karakter dan kesehatan bersama keluarga,&#8221; ungkap Drs Samsudin MPd, Kepala MTsN 1 Kota Malang.</p>
<p><div id="attachment_110829" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-110829" decoding="async" class="size-full wp-image-110829" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200402_164504_resize_4-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kepala MTsN 1 Kota Malang, Drs Samsudin MPd. (adn)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200402_164504_resize_4-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200402_164504_resize_4-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200402_164504_resize_4-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200402_164504_resize_4-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-110829" class="wp-caption-text">Kepala MTsN 1 Kota Malang, Drs Samsudin MPd. (adn)</p></div></p>
<p>Penekanan daring dalam pekan ini, lebih pada penguatan anak-anak agar terhindar dari virus Covid-19. &#8220;Para guru kami instruksikan memberikan materi daring yang produktif. Sehingga tak hanya bermanfaat untuk siswa, namun juga keluarga dan lingkungan sekitar rumah. Terutama dalam menjaga kesehatan, makanan bergizi, olahraga, istirahat cukup, kebersihan lingkungan, dan dipastikan tidak mendatangi tempat umum,&#8221; imbuh Sam, sapaan akrabnya, sembari menambahkan masa pembelajaran di rumah hingga 21 April 2020.</p>
<p>Terkait teknis penilaian, merujuk aturan Kemenag yakni menggunakan nilai-nilai yang sudah ada pada kelas 7 dan 8. Baik nilai-nilai sebelum daring (pembelajaran di sekolah) maupun ketika daring (pembelajaran di rumah) melalui tugas-tugas yang diberikan.</p>
<p>Sementara teknis kelulusan siswa kelas 9, menggunakan nilai raport semester 1 hingga semester 5. Dan nilai UAMBK yang telah dilaksanakan. &#8220;Ada rambu-rambu yang telah ditetapkan Kemenag. Intinya dengan pola ini, justru penilaian lebih dimudahkan dan anak-anak lebih diuntungkan. Karena saat ini fokusnya bagaimana anak-anak tetap terjaga kesehatannya,&#8221; tandas Samsudin.</p>
<p>Sementara itu, Waka Kurikulum MTsN 1 Kota Malang, Kholis, mengatakan, berdasarkan surat edaran terbaru dari Kanwil Kemenag Jatim, dalam kondisi seperti saat ini tidak boleh memberikan tugas yang terlalu berat. &#8220;Sebelumnya, kami sempat memberikan beberapa tugas kepada anak-anak. Namun dengan edaran terbaru, sementara kami hentikan pemberian tugas tersebut hingga ada surat edaran terbaru lagi. Saat ini kami memberikan materi pola hidup sehat, pengetahuan pencegahan Covid-19, dan peningkatan ibadah bersama keluarga,&#8221; jelas Kholis.</p>
<p><div id="attachment_110830" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-110830" decoding="async" class="size-full wp-image-110830" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200402_164334_resize_36-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Waka Kurikulum MTsN 1 Kota Malang, Kholis. (adn)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200402_164334_resize_36-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200402_164334_resize_36-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200402_164334_resize_36-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200402_164334_resize_36-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-110830" class="wp-caption-text">Waka Kurikulum MTsN 1 Kota Malang, Kholis. (adn)</p></div></p>
<p>Sebagai gantinya, para guru memberikan link belajar mandiri kepada para siswa yang dimonitor bersama oleh guru dan orang tua. &#8220;Ada beberapa link belajar yang kami berikan untuk belajar mandiri. Seperti Rumah Belajar Kemendikbud, Ruang Guru, Kelas Pintar, Sekolahmu, Zenius, dan lainnya. Tujuan saat ini bagaimana anak-anak sehat, nyaman dan aman, sehingga terhindar dari Covid-19,&#8221; tutup Kholis. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110827</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
