<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pembenahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pembenahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jul 2025 09:53:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pembenahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Rencanakan Pembenahan Layanan dan Gedung Perpustakaan Umum</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-rencanakan-pembenahan-layanan-dan-gedung-perpustakaan-umum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembenahan]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224432</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, berencana akan melakukan pembenahan pada gedung Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, yang berada di Jalan Ijen, Kota Malang. Hal itu dilakukan, setelah menerima masukan dari masyarakat melalui media sosial. Diuraikannya, bahwa masyarakat banyak yang menyoroti kondisi dan keterbatasan layanan perpustakaan. Karena dirasa terkesan formal, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, berencana akan melakukan pembenahan pada gedung Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, yang berada di Jalan Ijen, Kota Malang. Hal itu dilakukan, setelah menerima masukan dari masyarakat melalui media sosial.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa masyarakat banyak yang menyoroti kondisi dan keterbatasan layanan perpustakaan. Karena dirasa terkesan formal, sehingga perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut.</p>



<p>&#8220;Kemarin itu saya berkunjung ke sana. Karena Kota Malang ini kota pendidikan, saya rasa perpustakaannya harus dibuat lebih nyaman dan lebih tidak terkesan formal,&#8221; kata Wali Kota Wahyu, Selasa (29/07/2025) tadi.</p>



<p>Beberapa hal yang perlu dibenahi, ujarnya, seperti mencakup jam operasional. Karena selama ini hanya aktif di jam kerja, padahal banyak mahasiswa atau masyarakat umum yang justru memiliki waktu luang di luar jam tersebut.</p>



<p>&#8220;Selama inikan bukanya cuma di jam kerja. Padahal, banyak mahasiswa ingin cari buku, tapi begitu sore sudah tutup. Itu yang perlu kita ubah,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain jam operasional, dirinya juga menyoroti pentingnya penataan ulang ruang dan konsep pelayanan. Dirinya menyarankan, agar perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga bisa difungsikan sebagai co-working space yang nyaman, terlebih karena lokasinya yang strategis di kawasan Jalan Ijen.</p>



<p>&#8220;Kalau bisa ada co-working space. Pengunjung pasti lebih betah. Apalagi lokasinya strategis dan dekat Car Free Day. Jadi sekalian bisa jadi tempat nongkrong yang positif,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Terkait realisasi program tersebut, Wali Kota Wahyu menargetkan akan segera melakukan evaluasi, termasuk membahas sistem pembagian shift kerja petugas agar jam buka bisa diperpanjang. &#8220;Kalau bulan depan bisa kami kumpulkan (pengelola), nanti kita atur shift-nya. Insyaallah dalam waktu dekat perubahan jam operasional bisa segera diterapkan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu juga menegaskan, bahwa pembaruan tidak hanya berupa fisik bangunan, namun juga pada suasana dan fasilitas yang lebih ramah pengunjung. Termasuk juga, pembaruan koleksi buku dan penambahan fasilitas pendukung lainnya.</p>



<p>&#8220;Intinya, kita ingin suasana perpustakaan jadi lebih santai. Bukan tempat yang formal, tapi tetap mendidik dan membuat orang senang datang ke sana,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224432</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Piala AFF U-19, Wali Kota Surabaya Tinjau Pembenahan Terakhir Stadion untuk Venue</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-piala-aff-u-19-wali-kota-surabaya-tinjau-pembenahan-terakhir-stadion-untuk-venue</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2024 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[pembenahan]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<category><![CDATA[terakhir]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Surabaya &#8211; Dua stadion kebanggaan Arek-arek Suroboyo, Gelora Bung Tomo (GBT) dan Gelora 10 November (G10N), bakal digunakan sebagai venue turnamen bola bergengsi yakni Piala AFF U-19. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam kesempatan itu memastikan secara keseluruhan dua stadion yang siap digunakan sebagai venue pertandingan Piala AFF U-19. Hal itu dilakukan, karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Surabaya</strong> &#8211; Dua stadion kebanggaan Arek-arek Suroboyo, Gelora Bung Tomo (GBT) dan Gelora 10 November (G10N), bakal digunakan sebagai venue turnamen bola bergengsi yakni Piala AFF U-19.</p>



<p>Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam kesempatan itu memastikan secara keseluruhan dua stadion yang siap digunakan sebagai venue pertandingan Piala AFF U-19. Hal itu dilakukan, karena dua stadion tersebut akan dilakukan pengecekan kembali oleh panitia penyelenggara Piala AFF U-19.</p>



<p>“Insyaallah akan dilakukan pengecekan kembali di Stadion G10N, sedangkan untuk yang di Stadion GBT sudah aman. Sesuai dengan arahan FIFA kemarin, itu sudah kita standarkan dan tinggal pengecekan yang terakhir,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Jumat (12/07/2024) tadi.</p>



<p>Wali Kota Eri menyebutkan, hingga sampai saat ini belum bisa memastikan, kapan FIFA dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar inspeksi selanjutnya di Surabaya. “Sementara masih belum ada laporan dari PSSI dan Disbudporapar,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu mengungkapkan, pada saat penyelenggaraan Piala AFF U-19 nanti, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyediakan transportasi shuttle bus. Rencananya, lanjutnya, layanan shuttle bus yang digunakan nantinya sama seperti saat pertandingan Piala Dunia U-17 2023.</p>



<p>“Nah, nanti (shuttle bus, red) waktu inspeksi terakhir, juga akan kita bahas bersama dengan FIFA. Karen kalau di Stadion G10N, nggak cukup parkirnya, makanya pakai shuttle bus tadi,” ungkapnya.</p>



<p>Di samping itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (Kadis Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, mengatakan bahwa perbaikan di Stadion G10N masih terus dilakukan. Diantaranya, pengecatan dan penambahan daya listrik.</p>



<p>“Kita upayakan segera selesai. Untuk pembagian ruangan sudah dilakukan, kemudian soal rumput juga sudah clear (selesai),” kata Hidayat.</p>



<p>Setelah semua perbaikan selesai, lanjutnya, maka menunggu peninjauan kembali dari FIFA dan PSSI. “Kami lakukan on the track dan dipastikan nanti sebelum tanggal 17 sudah clear semua,” paaprnya. <strong>(pro/sby/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kegiatan Menginap di Rumah Desa Turus Kediri, Mas Dhito Sapa Warga Voli dan Janjikan Pembenahan</title>
		<link>https://memontum.com/kegiatan-menginap-di-rumah-desa-turus-kediri-mas-dhito-sapa-warga-voli-dan-janjikan-pembenahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 14:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[menginap]]></category>
		<category><![CDATA[pembenahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209638</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, kembali melakukan kegiatan menginap di rumah warga, Senin (20/05/2024) tadi. Kali ini, Mas Dhito-sapaan bupati, menginap di rumah warga di Desa Turus, Kecamatan Gurah. Sebelum menginap, bupati muda ini menyempatkan diri untuk menyapa anak-anak muda yang sedang latihan voli. Saat menyapa warga, tidak ketinggalan juga melakukan dialog [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, kembali melakukan kegiatan menginap di rumah warga, Senin (20/05/2024) tadi. Kali ini, Mas Dhito-sapaan bupati, menginap di rumah warga di Desa Turus, Kecamatan Gurah.</p>



<p>Sebelum menginap, bupati muda ini menyempatkan diri untuk menyapa anak-anak muda yang sedang latihan voli. Saat menyapa warga, tidak ketinggalan juga melakukan dialog bersama warga. Bahkan, Mas Dhito dalam kesempatan itu menjanjikan akan merehab lapangan voli yang berada di tengah pemukiman warga itu supaya lebih layak. Hal itu, pun disambut antusias para pemuda beserta warga lain yang berada di lokasi.</p>



<p>Hanya saja, karena lahan yang digunakan untuk lapangan voli sejak enam bulan ini merupakan milik Bambang Basuki, salah satu warga Desa Turus, maka Mas Dhito akan meminta izin sebelum merealisasikan niatannya itu. Dan benar saja, sang pemilik ketika ditemui Mas Dhito, tidak keberatan jika lapangan bola voli dibenahi. Bahkan, Bambang mengaku bangga karena lahan yang selama ini dimanfaatkan para pemuda untuk lapangan voli, ini bisa dibangunkan oleh orang nomor satu di Kabupaten Kediri.</p>



<p>Bambang berharap, ke depan seiring dengan rehab yang akan dilakukan Mas Dhito tersebut, para pemuda yang selama ini bermain voli bisa terus berkembang menjadi atlet profesional. &#8220;Bagus buat menunjang kegiatan warga dan anak-anak yang bermain voli. Harapannya, bisa ada calon-calon pemain yang bagus,” ujar Bambang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bambang menambahkan, selama ini lapangan tersebut menjadi sarana olah raga bagi warga sekitar. Bahkan, ada sekitar 25 anak, yang rutin berlatih setiap sore.</p>



<p>“Sekitar 25 anak, setiap hari latihan sore, kecuali ketika di rumah ini ada kegiatan,” terang pria berambut gondrong itu.</p>



<p>Tak hanya ingin merehab lapangan, Mas Dhito juga memberikan bola voli kepada para pemain. Dari pantauan di lapangan, masyarakat sekitar antusias juga untuk meminta foto bareng bersama bupati muda yang menjabat sejak 2021 tersebut.</p>



<p>Sebagai bupati muda, Mas Dhito selama ini memang dikenal dekat dengan warganya. Terlebih, ketika warganya ingin berswafoto dengan dirinya.</p>



<p>“Mas Dhito, boleh minta foto?,&#8221; tanya salah satu warga, yang direspon Mas Dhito seraya mengiyakan.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mas Dhito selain mengunjungi lapangan voli yang berada di Jalan Dahlia, juga melanjutkan agenda dengan menginap di rumah warga bernama Yuni Astuti (47). Di rumah tersebut, Mas Dhito akan bermalam dan melanjutkan kembali kegiatan di hari kedua di desa yang sama. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209638</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
