<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pembersihan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pembersihan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jun 2025 05:33:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pembersihan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pembersihan Kawasan, Kawah Ijen Ditutup Sementara Sehari</title>
		<link>https://memontum.com/pembersihan-kawasan-kawah-ijen-ditutup-sementara-sehari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222753</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen akan dilakukan penutupan sementara selama sehari, Jumat (06/06/2025) besok. Penutupan yang dilakukan ini, berkaitan dengan kegiatan rutin bulanan, yaitu pembersihan kawasan TWA Ijen untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan memulihkan ekosistem setempat. Kepala Seksi V Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Dwi Sugiarto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen akan dilakukan penutupan sementara selama sehari, Jumat (06/06/2025) besok. Penutupan yang dilakukan ini, berkaitan dengan kegiatan rutin bulanan, yaitu pembersihan kawasan TWA Ijen untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan memulihkan ekosistem setempat.</p>



<p>Kepala Seksi V Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Dwi Sugiarto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan yang dilaksanakan setiap Jumat pekan pertama. Agenda ini biasa dikenal dengan &#8216;Ijen Rijig&#8217;.</p>



<p>“Ini kegiatan rutin. Tiap Jumat awal bulan, jalur pendakian untuk wisatawan kita tutup, karena kita bersih-bersih. Penutupan dilakukan selama 24 jam pada Jumat pukul 00.00 WIB hingga 23.59 WIB,” kata Dwi, Kamis (05/06/2025) tadi.</p>



<p>Kegiatan tersebut, tambah Dwi, bertujuan untuk membersihkan lingkungan dan memulihkan ekosistem di sekitar kawasan Ijen. Mulai mengumpulkan sampah, pemeliharaan jalur pendakian, hingga perawatan fasilitas umum. Selain juga kesempatan untuk memberikan edukasi kepada warga sekitar tentang pengelolaan limbah di kawasan wisata.</p>



<p>“Ini juga bagian dari kita memberikan waktu bagi ekosistem di sana untuk memulihkan diri. Minimal sehari dalam sebulan kita berikan kesempatan bagi satwa di sekitar Ijen untuk bergerak bebas tanpa merasa terganggu oleh pengunjung,” ungkap Dwi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ijen Rijig dimulai pukul 05.30 WIB dengan melibatkan banyak unsur. Mulai petugas Taman Wisata Alam (TWA) Ijen, komunitas lokal, pendaki, pelaku usaha wisata, hingga relawan.</p>



<p>“Tujuannya tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam,” ujar Dwi.</p>



<p>Kegiatan pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari puncak Gunung Ijen hingga areal Paltuding. “H-1 biasanya kita sudah mulai dari bagian puncak. Sampah-sampahnya kita kumpulkan, selanjutnya diangkut ke bawah. Sehingga di hari Jumat kita tinggal fokus melakukan pembersihan di areal Paltuding,” tambahnya.</p>



<p>Sampah yang terkumpul dari kegiatan Ijen Rijig tersebut, selanjutnya diangkut ke Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Dewi Tari di Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Di sana, sampah akan dipilah, ada pula yang diolah menjadi pupuk organik. Sementara residunya, akan diangkut ke TPA.</p>



<p>Diketahui, TWA Kawah Ijen merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan saat berkunjung ke Kabupaten Banyuwangi. Destinasi yang terkenal dengan fenomena api biru (blue flame) nya ini telah masuk dalam jaringan Geopark Dunia (Unesco Global Geopark/UGG).</p>



<p>Adalah seorang wisatawan, Reza, asal Bali yang mengunjungi Ijen pada pekan lalu menyatakan bahwa Ijen adalah salah satu gunung terbersih yang pernah didaki. “Saya sudah mendaki sejumlah gunung di Bali dan Jawa. Ijen menurut saya adalah yang paling bersih,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222753</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wilayah Kecamatan Panggul Alami Longsor, Polres Trenggalek bersama Stakeholder Lakukan Pembersihan</title>
		<link>https://memontum.com/wilayah-kecamatan-panggul-alami-longsor-polres-trenggalek-bersama-stakeholder-lakukan-pembersihan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[panggul]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[stakeholder]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217477</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Wilayah Kabupaten Trenggalek kembali dilanda tanah longsor. Kali ini, musibah tanah longsor terjadi di sejumlah titik di Desa Ngrencak, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Kapolsek Panggul, AKP Andi Salbi, mengatakan peristiwa bencana alam hidrometeorologi berupa tanah longsor di Desa Ngrencak, terjadi di beberapa lokasi. Peristiwa itu, terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Wilayah Kabupaten Trenggalek kembali dilanda tanah longsor. Kali ini, musibah tanah longsor terjadi di sejumlah titik di Desa Ngrencak, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Kapolsek Panggul, AKP Andi Salbi, mengatakan peristiwa bencana alam hidrometeorologi berupa tanah longsor di Desa Ngrencak, terjadi di beberapa lokasi. Peristiwa itu, terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Panggul dan sekitarnya, sejak Selasa (10/12/2024) malam.</p>



<p>&#8220;Tanah longsor dilaporkan terjadi tepatnya petak 72 W di Jalan Raya Panggul-Trenggalek KM 8 masuk Dusun Pager Gunung, Desa Ngrencak. Tebing setinggi 25 meter dan lebar 50 meter longsor, menyebabkan tembok penahan tanah dengan tinggi 3 meter dan lebar 13 meter mengalami keretakan,&#8221; katanya, saat dikonfirmasi, Rabu (11/12/2024) tadi.</p>



<p>Material longsor berupa tanah dan batu yang meluber, ujarnya, hampir menutup setengah badan jalan dan mengakibatkan arus lalu lintas di jalan utama tersebut menjadi tersendat.&nbsp; Sementara itu, tanah longsor juga diketahui terjadi di Dusun Kasian, Desa Ngrencak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tembok rumah Ponijan, warga setempat dengan tinggi 3 meter dan lebar 13 meter, jebol sehingga material longsor memenuhi rumah korban. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.</p>



<p>Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya telah mengerahkan sejumlah personelnya untuk datang ke TKP dan bersama stakeholder terkait melakukan upaya penanganan dengan gotong royong membersihkan material longsor. “Jalur Panggul-Trenggalek ini merupakan jalur utama dan merupakan salah satu infrastruktur yang menggerakkan roda ekonomi. Tingkat kepadatan arus juga relatif tinggi. Jadi kita berupaya untuk segera melakukan langkah pembersihan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sedangkan untuk penanganan terhadap tanah longsor itu sendiri, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait baik di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten untuk menghindari terjadinya longsor susulan. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati dan waspada, terutama bagi para pengguna jalan maupun warga yang berdomisili berdekatan dengan tebing tanah khususnya saat kondisi hujan deras.</p>



<p>“Jika mengetahui ada bencana alam sekecil apapun, mohon diinformasikan kepada kami agar bisa segera di tangani,&#8221; imbuhnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Kesiapan Pilkada, KPU Kota Malang Jadwalkan Apel Besar, Distribusi Logistik dan Pembersihan APK</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-kesiapan-pilkada-kpu-kota-malang-jadwalkan-apel-besar-distribusi-logistik-dan-pembersihan-apk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[besar]]></category>
		<category><![CDATA[distribusi]]></category>
		<category><![CDATA[jadwalkan]]></category>
		<category><![CDATA[kesiapan]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216769</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Usai menyelenggarakan debat publik terakhir antar Pasangan Calon (Paslon) Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang akan fokus pada tiga agenda utama, menjelang pemungutan suara. Yakni mulai dari apel besar, distribusi logistik hingga pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) Ketua KPU Kota Malang, Muhammad Toyyib, menyampaikan bahwa dalam apel besar nantinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Usai menyelenggarakan debat publik terakhir antar Pasangan Calon (Paslon) Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang akan fokus pada tiga agenda utama, menjelang pemungutan suara. Yakni mulai dari apel besar, distribusi logistik hingga pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK)</p>



<p>Ketua KPU Kota Malang, Muhammad Toyyib, menyampaikan bahwa dalam apel besar nantinya akan melibatkan seluruh badan ad hoc. Mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).</p>



<p>&#8220;Setelah debat ini, kami akan konsentrasi pada persiapan apel besar untuk badan ad hoc. Rencananya apel itu akan digelar di Lapangan Rampal dan ini sebagai bagian dari kesiapan para petugas,&#8221; kata Toyyib, Kamis (21/11/2024) tadi.&nbsp;</p>



<p>Selain apel besar, persiapan distribusi logistik juga menjadi prioritas KPU. Dalam hal ini dibutuhkan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepolisian dan Satpol PP, untuk memastikan kelancaran distribusi logistik hingga tingkat TPS.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami memastikan seluruh logistik akan tiba di TPS maksimal H-1. Saat ini, ada beberapa item yang belum lengkap sehingga packing belum sempurna. Begitu semuanya lengkap, kami akan segera distribusikan,&#8221; katanya.&nbsp;</p>



<p>Lebih lanjut, untuk memastikan keamanan, KPU juga telah memetakan lokasi penyimpanan logistik di tingkat PPP. Termasuk juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keamanan selama proses berlangsung.</p>



<p>Selain itu, menjelang masa tenang pada 24 November 2024, KPU Kota Malang akan melakukan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK). Dalam hal ini nantinya juga akan melibatkan beberapa pihak terkait.</p>



<p>&#8220;Berbeda dengan Pemilu 2024 sebelumnya, pembersihan APK kini menjadi tanggung jawab KPU. Namun, kami tidak bisa bekerja sendiri, sehingga kolaborasi dengan Bawaslu, Satpol PP dan Pemkot Malang sangat diperlukan,&#8221; imbuh Toyyib. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216769</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bersiap Jualan, Puluhan Pedagang Pasar Comboran Mulai Lakukan Pembersihan Tempat Relokasi</title>
		<link>https://memontum.com/bersiap-jualan-puluhan-pedagang-pasar-comboran-mulai-lakukan-pembersihan-tempat-relokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[jualan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214710</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Puluhan pedagang Pasar Comboran Baru Barat sekarang tengah bersiap jualan dengan menempati areal relokasi yang sudah disiapkan. Adapun aktifitas yang dilakukan, yakni dengan membersihkan sejumlah areal di Lantai II atau lokasi yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi sementara. Ketua Paguyuban Pasar Comboran Baru Barat, Samidi, menyampaikan bahwa pembersihan itu dilakukan karena saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Puluhan pedagang Pasar Comboran Baru Barat sekarang tengah bersiap jualan dengan menempati areal relokasi yang sudah disiapkan. Adapun aktifitas yang dilakukan, yakni dengan membersihkan sejumlah areal di Lantai II atau lokasi yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi sementara.</p>



<p>Ketua Paguyuban Pasar Comboran Baru Barat, Samidi, menyampaikan bahwa pembersihan itu dilakukan karena saat ini fasilitas penerangan di tempat relokasi Lantai II sudah tersedia. &#8220;Mulai kemarin sore penerangan sudah dibetulkan oleh PLN. Terima kasih pada Pemerintah Kota Malang, terutama dari Diskopindag karena betul-betul memperhatikan pedagang untuk relokasi ini,&#8221; kata Samidi, Sabtu (28/09/2024) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya jika sekitar 73 pedagang perhari ini, wajib melakukan bersih-bersih dan memindah barang-barang yang akan dipergunakan untuk berjualan. Sehingga, diharapkan ke depan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di halaman depan pasar.</p>



<p>“Karena fasilitas ini sudah terpenuhi, maka pedagang bisa berjualan di dalam. Tetapi memang kondisi atap yang masih bolong ini perlu ada penanganan segera agar tidak terjadi banjir di dalam pasar,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Comboran, Hamzah, merasa bersyukur dengan tempat relokasi yang telah didapatkan saat ini. Walaupun dirinya masih belum mengetahui barang apa yang nantinya akan dijual.</p>



<p>“Alhamdulillah sudah dapat nomor undian 23, atau dekat dengan tangga keluar masuk. Meskipun kiosnya kecil, tapi tetap bersyukur masih bisa berjualan di sini karena saya sudah lama di sini, sejak 2005,” kata Hamzah.</p>



<p>Dirinya menambahkannya, bahwa sebelum musibah kebakaran terjadi, dirinya memiliki lima kios untuk berjualan pakaian bekas. Namun, semua menjadi abu dan tidak tersisa apapun. Sehingga, kini dirinya hanya bisa berdoa, agar Pemkot Malang juga bisa memberikan bantuan permodalan.</p>



<p>“Harapannya pemerintah terus memperhatikan korban kebakaran. Setelah diberikan tempat relokasi, harapannya ada bantuan permodalan. Untuk hari ini saya bersih-bersih kios, rencananya mau beli gembok dan triplek. Kalau ada rezeki mau kulak baju-baju yang bisa dijual,” imbuh Hamzah. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>J-Bershodaqoh di Semboro, Bupati Jember Lakukan Pembersihan Sungai hingga Berikan SK</title>
		<link>https://memontum.com/j-bershodaqoh-di-semboro-bupati-jember-lakukan-pembersihan-sungai-hingga-berikan-sk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[j-bershodaqoh]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[semboro,]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210699</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, melaksanakan rangkaian kegiatan Jember Bershodaqoh atau J-Bershodaqoh di Kecamatan Semboro, Selasa (11/06/2024) tadi. Mengawali kegiatan J-Bershodaqoh, Bupati Hendy bersama dengan warga bersama-sama membersihkan lingkungan dan normalisasi sungai di Dusun Pondok Rampal, Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro. Normalisasi sungai sendiri, juga dibantu dengan alat berat ekskavator untuk mengeruk sedimentasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, melaksanakan rangkaian kegiatan Jember Bershodaqoh atau J-Bershodaqoh di Kecamatan Semboro, Selasa (11/06/2024) tadi. Mengawali kegiatan J-Bershodaqoh, Bupati Hendy bersama dengan warga bersama-sama membersihkan lingkungan dan normalisasi sungai di Dusun Pondok Rampal, Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro.</p>



<p>Normalisasi sungai sendiri, juga dibantu dengan alat berat ekskavator untuk mengeruk sedimentasi sungai. &#8220;Lingkungan mohon dibersihkan secara berkala dengan gotong royong. Genangan air ditutupi, agar terhindar dari penyakit,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak jauh dari sungai yang dibersihkan, Bupati Hendy kemudian membagikan bantuan kepada 30 orang warga setempat. Dirinya juga membagikan SK kepada 26 orang PTT, yang bertempat di Puskesmas Semboro.</p>



<p>Dalam rangkaian kegiatan itu, Bupati Hendy juga menyempatkan diri untuk melakukan monitoring Puskesmas Semboro. Dirinya memberikan dorongan motivasi kepada para tenaga kesehatan, untuk selalu melayani masyarakat dengan baik.</p>



<p>“Hari ini kami juga menyerahkan SK kepada para PTT Nakes di Puskesmas Semboro dan beberapa Puskesmas lain. Dan sekarang, Puskesmas sudah berbentuk BLUD (Badan Layanan Usaha Daerah) ini menjadikan mereka (para Nakes) dapat melakukan improvisasi untuk mengembangkan layanan kesehatan,” tambah Bupati Hendy. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210699</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Imlek, Umat Klenteng Eng An Kiong Lakukan Sembahyangan dan Pembersihan Patung</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-imlek-umat-klenteng-eng-an-kiong-lakukan-sembahyangan-dan-pembersihan-patung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Feb 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[patung]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[sembahyangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205721</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebelum melakukan penurunan dan pembersihan patung-patung yang ada di Klenteng Eng An Kiong, para umat Konghucu melakukan sembahyangan Sin Beng atau Para Suci. Prosesi ini diadakan, sebagai persiapan menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2024. Humas Kelenteng Eng An Kiong, Chong Nguk Choi, menyampaikan jika sembahyangan itu juga sebagai bentuk pembersihan diri. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebelum melakukan penurunan dan pembersihan patung-patung yang ada di Klenteng Eng An Kiong, para umat Konghucu melakukan sembahyangan Sin Beng atau Para Suci. Prosesi ini diadakan, sebagai persiapan menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2024.</p>



<p>Humas Kelenteng Eng An Kiong, Chong Nguk Choi, menyampaikan jika sembahyangan itu juga sebagai bentuk pembersihan diri. Apalagi menyambut Tahun Baru Imlek, semua harus diperbarui dan dibersihkan.</p>



<p>“Karena tradisinya orang kuno waktu Song Sen (Sembahyang), itu kalau di dapur masih ada barang-barang yang sudah tidak layak pakai itu harus dibuang. Menjelang Tahun Baru Imlek, itu semuanya harus diperbarui dan dibersihkan,” jelas perempuan yang akrab dipanggil Luluk Indraningsih, Sabtu (03/02/2024) tadi.</p>



<p>Pembersihan patung itu dilakukan, lanjutnya, diseluruh ruangan yang ada di Klenteng. Namun, khusus di hari ini hanya untuk Para Suci yang berada di altar depan dan yang pertama kali ada di Klenteng Eng An Kiong.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Untuk di Altar ini, itu ada satu patung Fu De Cheng Shen dan enam pendamping. Jadi, total ada tujuh patung untuk yang dibersihkan di altar ini. Setelah dicuci nanti bajunya juga diganti, karena kalau setahun kan sudah kotor,” jelasnya.</p>



<p>Untuk umat yang hadir mengikuti sembahyangan di Klenteng tersebut, paparnya, ada sekitar 50 orang. Sembahyangan para umat itu, dilakukan dengan berpindah-pindah dari altar satu ke altar lainnya, dengan menyebut nama Para Suci satu persatu.</p>



<p>“Para suci disini ada 15-16, di setiap ruangan yang ada para suci disembahyangi terlebih dahulu,” ujarnya.</p>



<p>Pihaknya berharap, agar dalam perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini, Negara Indonesia bisa damai dan tentram, apalagi menjelang Pemilu 2024. “Nanti yang terpilih dalam Pemilu mau siapapun itu, semoga yang terbaik, rakyatnya tidak merasa terganggu dan rakyat damai sentosa,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk perayaan Imlek di tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, tidak mengadakan acara Wayang Potehi dan Cap Go Meh. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205721</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Operasional Pasar Induk Among Tani Kota Batu, Pedagang Mulai Lakukan Pembersihan dan Pindahkan Barang</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-operasional-pasar-induk-among-tani-kota-batu-pedagang-mulai-lakukan-pembersihan-dan-pindahkan-barang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Sep 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[barang]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[pindahkan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198698</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sejumlah pedagang yang menempati lahan relokasi di Stadion Brantas Kota Batu, mulai melakukan pembersihan tempat di baru atau Pasar Induk Among Tani. Hal itu dilakukan, untuk menyongsong rencana penempatan kios atau bedak, sekaligus beroperasinya Pasar Induk. Bahkan, beberapa barang pun juga turut dipindahkan secara bertahap ke tempat baru itu. Ketua Paguyuban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Sejumlah pedagang yang menempati lahan relokasi di Stadion Brantas Kota Batu, mulai melakukan pembersihan tempat di baru atau Pasar Induk Among Tani. Hal itu dilakukan, untuk menyongsong rencana penempatan kios atau bedak, sekaligus beroperasinya Pasar Induk. Bahkan, beberapa barang pun juga turut dipindahkan secara bertahap ke tempat baru itu.</p>



<p>Ketua Paguyuban Zona Konveksi Pasar Kota Batu, Ikroq Alung Naailah Azah, mengatakan bahwa pihaknya bersama sejumlah pedagang konveksi, sudah mulai melakukan pembersihan di kios Pasar Induk Among Tani, yang nantinya akan ditempati. Termasuk, mulai memindahkan barang-barang.</p>



<p>&#8220;Sekarang saya bersama pedagang lain sudah bersih-bersih di stan Pasar Induk Among Tani. Dan, kami semua juga sudah mulai memindahkan barang sedikit demi sedikit,&#8221; terangnya, saat berada di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Minggu (24/09/2023) tadi.</p>



<p>Aktivitas ini dilakukan, ujarnya, karena UPT Pasar Kota Batu sudah mengeluarkan surat pemberitahuan, yang isinya agar pedagang diminta mempersiapkan pemindahan barang ke tempat yang baru. Di mana, dalam surat pemberitahuan itu meminta agar proses pemindahan barang terakhir hingga tanggal 1 Oktober 2023. Dan, tanggal 2 Oktober 2023 semua pedagang sudah beroperasi di Pasar Induk Among Tani.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, untuk zona konveksi ditempatkan di Lantai II Pasar Induk Among Tani. Dan, 2 Oktober 2023 Pasar Induk Among Tani ini nanti akan beroperasi. Karena, semua pedagang sudah berpindah semua ke sini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala UPT Pasar Kota Batu, Agus Suyadi, membenarkan mengenai adanya surat pemberitahuan tersebut. &#8220;Memang benar, kami buat surat pemberitahuan itu bernomor: 644/ 246/422.113.001 / 2023,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dalam surat pemberitahuan itu, terangnya, ada tiga poin penting yang disampaikan. Pertama, seluruh aktivitas berjualan di lingkungan pasar relokasi Stadion Brantas Kota Batu, wajib dihentikan, mulai Minggu (01/10/2023) pukul 17.00 WIB. Kedua, terhitung mulai Senin (02/10/2023), seluruh aktivitas pedagang sudah beralih ke Pasar Induk Among Tani Kota Batu. Ketiga, sebelum meninggalkan lahan relokasi, pedagang wajib mengembalikan bentuk kios atau los seperti semula.</p>



<p>&#8220;Surat pemberitahuan itu kami tujukan kepada pedagang maupun pengunjung pasar. Surat itu kami buat, menyusul telah selesainya pembangunan Pasar Induk Among Tani Kota Batu dan juga telah diserah terimakan kunci kios atau los,&#8221; urainya.</p>



<p>Dari surat pemberitahuan itu, lanjutnya, hingga Jumat (22/09/2023) kemarin, sudah ada 80 persen yang melakukan pindahan. Sedangkan, yang 20 persen merupakan para pedagang gelombang dua dalam tahap penerimaan kunci kios atau los.</p>



<p>&#8220;Untuk jadwal penerimaan kunci gelombang dua, masih menyusul. Dimungkinkan, setelah proses gelombang pertama selesai. Sebab, pedagang yang harusnya menerima kunci di gelombang pertama. Hingga saat ini masih ada yang baru ambil kunci,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, ada total sekitar 3.306 pedagang yang akan mengisi Pasar Induk Among Tani. Dengan rincian, 1.097 adalah PKL Pasar Pagi yang belum mempunyai SK. Sementara jumlah pedagang yang mengantongi SK, berjumlah 2.209 orang.<strong> (put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198698</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Bromo Dibuka, Polres Probolinggo Gelar Aksi Pembersihan Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/gunung-bromo-dibuka-polres-probolinggo-gelar-aksi-pembersihan-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Sep 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198560</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pasca musibah kebakaran, kawasan Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), kembali dibuka tepatnya pada Selasa (19/09/2023) lalu. Polres Probolinggo yang turut sigap, pun langsung melakukan kegiatan bakti sosial bersih-bersih sampah di kawasan Gunung Bromo. Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, secara resmi membuka kembali TNBTS tersebut setelah di tutup beberapa waktu lalu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Pasca musibah kebakaran, kawasan Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), kembali dibuka tepatnya pada Selasa (19/09/2023) lalu. Polres Probolinggo yang turut sigap, pun langsung melakukan kegiatan bakti sosial bersih-bersih sampah di kawasan Gunung Bromo.</p>



<p>Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, secara resmi membuka kembali TNBTS tersebut setelah di tutup beberapa waktu lalu. Selain itu, pihaknya juga melakukan bakti sosial bersih-bersih sampah dan membagikan paket sembako kepada para pelaku wisata TNBTS.</p>



<p>&#8220;Kegiatan yang kami laksanakan dengan mengusung tema, &#8216;Ayo ke Bromo&#8217;, yang memiliki arti bahwa kami mengajak masyarakat untuk datang ke Bromo setelah ditutup kurang lebih dua pekan, karena disebabkan kebakaran,&#8221; kata Wisnu, Kamis (21/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa, Kapolres Probolinggo menghimbau masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Bromo, agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap kelestarian Gunung Bromo. &#8220;Apabila kelestarian Gunung Bromo dijaga bersama dengan baik, nantinya kita semua mendapat keberkahan dan manfaat. Sehingga, dapat terus menikmati keindahan Gunung Bromo,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Taman Nasional I Wisata Gunung Bromo Kabupaten Probolinggo, Didid Sulastyo, mengatakan bahwa sejak dibukanya kembali Wisata Gunung Bromo, sejak Selasa (19/09/2023) lalu, pengunjung atau wisatawan TNBTS sudah kembali normal. &#8220;Alhamdulillah, untuk tingkat kunjungan sudah kembali normal. Pengunjung sudah mencapai ratusan,&#8221; katanya.</p>



<p>Dirinya juga berharap, kondisi wisata Gunung Bromo, lekas menghijau kembali seperti semula agar wisatawan dapat menikmati keindahan alam Taman Nasional, yang satu-satunya ada di Kabupaten Probolinggo. &#8220;Tentunya, harapan saya kondisi Bromo lekas menghijau agar pengunjung puas saat datang ke wisata kami,&#8221; paparnya. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198560</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
