<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pembina &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pembina/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jan 2026 15:30:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pembina &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Raih Penghargaan sebagai Pembina K3 Terbaik Tingkat Provinsi Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-raih-penghargaan-sebagai-pembina-k3-terbaik-tingkat-provinsi-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229471</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendapat anugerah penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur. Penghargaan yang diberikan ini, tentunya tidak lepas dari komitmen Bupati Ipuk terhadap perlindungan keselamatan kerja di Banyuwangi. Penghargaan sendiri, diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendapat anugerah penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur. Penghargaan yang diberikan ini, tentunya tidak lepas dari komitmen Bupati Ipuk terhadap perlindungan keselamatan kerja di Banyuwangi.</p>



<p>Penghargaan sendiri, diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, yang mewakili Bupati Ipuk, pada Upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 di Stadion Utama Petrokimia Gresik GOR Tridharma, Kabupaten Gresik, Rabu (14/01/2026) tadi.</p>



<p>&#8220;Penghargaan ini diberikan atas komitmen Pemkab Banyuwangi dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat dan berkelanjutan, khususnya bagi para pekerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Banyuwangi,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain penghargaan kepada kepala daerah, pada kesempatan tersebut Gubernur Jawa Timur juga menyerahkan penghargaan Zero Accident kepada 20 perusahaan di Kabupaten Banyuwangi, yang berhasil menekan angka kecelakaan kerja dan menerapkan standar K3 secara konsisten. Tidak hanya itu, empat perusahaan lainnya dari Kabupaten Banyuwangi juga menerima penghargaan atas keberhasilan mereka dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, serta penanggulangan tuberkulosis di tempat kerja.</p>



<p>Bupati Ipuk menyebut, capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha dan para pekerja dalam membangun budaya kerja yang aman dan sehat. &#8220;Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pembinaan K3 di Banyuwangi. Keselamatan dan kesehatan pekerja adalah fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan dan berkeadilan,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian Kabupaten Banyuwangi, Abdul Latif, menambahkan bahwa pihaknya secara aktif melakukan pendampingan dan pengawasan bersama pengawas ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Banyuwangi. Pemkab Banyuwangi, juga akan terus mendorong perusahaan, agar tidak hanya mengejar produktivitas, tetapi juga memastikan perlindungan maksimal bagi tenaga kerja.</p>



<p>&#8220;Penerapan K3 yang baik tidak hanya menekan angka kecelakaan kerja, tetapi juga berdampak positif pada produktivitas dan kesejahteraan pekerja di Banyuwangi,&#8221; ujar Latif. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229471</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penguatan Kelembagaan Posyandu, Pemkab Jember bersama Ketua Tim Pembina Jatim Gelar Kolaborasi</title>
		<link>https://memontum.com/penguatan-kelembagaan-posyandu-pemkab-jember-bersama-ketua-tim-pembina-jatim-gelar-kolaborasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kelembagaan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228080</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Posyandu di Aula PB Sudirman, Senin (24/11/2024) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, diikuti oleh 250 orang tua beserta Balita hingga 20 orang kader Posyandu. Kegiatan ini, membahas pemberdayaan kader [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Posyandu di Aula PB Sudirman, Senin (24/11/2024) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, diikuti oleh 250 orang tua beserta Balita hingga 20 orang kader Posyandu.</p>



<p>Kegiatan ini, membahas pemberdayaan kader serta pemberian makanan tambahan bagi Balita, sebagai upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Jawa Timur 2025, yang kali ini dipusatkan di Kabupaten Jember. Sementara tujuan kegiatan itu, adalah meningkatkan kapasitas serta memperkuat peran kelembagaan Posyandu yang kini telah menjadi lembaga kemasyarakatan tersendiri. Sementara sasaran kegiatan ini, adalah kelembagaan Posyandu yang tersebar di 20 kabupaten, mampu menekan dan menurunkan angka stunting di kabupaten dan kota khususnya di wilayah Jawa Timur.</p>



<p>“Kegiatan ini, menurut saya sangat bermanfaat bagi para kader Posyandu, karena dapat meningkatkan peran mereka dalam pelaksanaan pemantauan tumbuh kembang Balita dan penyuluhan gizi. Apalagi, sekarang Posyandu telah memiliki enam SPM,” kata Arumi Bachsin.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa dengan adanya enam SPM tersebut, kader Posyandu menjadi tonggak utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat. Khusus pada kegiatan kali ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan dukungan berupa makanan tambahan bagi Balita serta bingkisan untuk para kader sebagai upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Jawa Timur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dibandingkan rumah sakit atau Puskesmas, Posyandu biasanya lebih dekat dengan permukiman warga. Hal ini sangat membantu masyarakat di daerah dengan kondisi geografis beragam, seperti pegunungan atau pesisir pantai, dimana jarak menuju fasilitas kesehatan utama dapat mencapai beberapa kilometer,” urainya.</p>



<p>Ditambahkannya, Posyandu diharapkan menjadi sistem layanan kesehatan yang paling diandalkan masyarakat, karena memiliki jangkauan lebih dekat. Termasuk, beban layanan lebih ringan, serta mencakup pembinaan dan pelayanan kesehatan rutin.</p>



<p>Sementara itu, Ning Ghyta Eka Puspita menambahkan bahwa Kabupaten Jember memiliki wilayah yang sangat luas dengan kondisi geografis berupa pegunungan dan pesisir pantai. Karena itu, keberadaan Posyandu sangat bermanfaat bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kegiatan seperti ini sangat membantu para kader dan berperan penting bagi Kabupaten Jember dalam upaya meningkatkan kesehatan serta menurunkan angka stunting,” kata Ning Ghyta. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228080</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Raih Penghargaan Terbaik III Pembina Siskamling Terpadu Merah Putih Jogo Jawa Timur 2025</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-raih-penghargaan-terbaik-iii-pembina-siskamling-terpadu-merah-putih-jogo-jawa-timur-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siskamling]]></category>
		<category><![CDATA[terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[terpadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227436</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Terbaik III Pembina Siskamling Terpadu Merah Putih Jogo Jawa Timur 2025. Penghargaan yang diterima ini, merupakan apresiasi dari Pemprov Jatim kepada daerah yang aktif dan berhasil membina sistem keamanan lingkungan (Siskamling) secara terpadu. Penghargaan tersebut, diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Terbaik III Pembina Siskamling Terpadu Merah Putih Jogo Jawa Timur 2025. Penghargaan yang diterima ini, merupakan apresiasi dari Pemprov Jatim kepada daerah yang aktif dan berhasil membina sistem keamanan lingkungan (Siskamling) secara terpadu.</p>



<p>Penghargaan tersebut, diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Provinsi dan Kabupaten atau Kota serta Forkopimcam se-Jatim, di Surabaya, Selasa (04/11/2025) tadi.</p>



<p>Dalam momen itu, Bupati Ipuk menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jatim, atas apresiasi yang diberikan. Sebagaimana arahan dari pemerintah pusat dan Pemprov Jatim, Banyuwangi berkomitmen meningkatkan peran Siskamling di tingkat desa untuk menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat.</p>



<p>“Upaya untuk memperkuat Siskamling dilakukan pemerintah daerah dengan sinergi berbagai pihak. Mulai dari Kepolisian, TNI, hingga melibatkan tokoh agama dan masyarakat setempat,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Selain itu, penghargaan juga diraih Kepala Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, atas kategori Pelaksanaan Siskamling Terbaik III. Sedangkan Babinsa/Bhabinkamtibmas Desa Sumbermulyo, juga meraih Terbaik III sebagai Pembina Siskamling Terbaik Tingkat Desa/Kelurahan.</p>



<p>Bupati Ipuk menjelaskan, bahwa Siskamling terus digencarkan karena bentuk deteksi dini akan potensi gangguan keamanan dan meningkatkan rasa aman warga. Selain itu, Siskamling juga mempererat solidaritas antar warga, serta membentuk budaya gotong royong dan kepedulian sosial.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih atas peran kepala desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan masyarakat yang saling berkolaborasi menjalankan Siskamling dengan baik,” imbuh Bupati Ipuk.</p>



<p>Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Wawan Yadmadi, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan terhadap berbagai indikator. Diantaranya, kesiapan Pos Kamling, partisipasi warga dan peran Satlinmas, TNI, Polri serta adanya inovasi dan keberlanjutan Program Siskamling.</p>



<p>“Pemerintah daerah melalui kecamatan terus melakukan pembinaan dan monitoring terhadap berjalannya kegiatan Siskamling di desa-desa,” kata Wawan.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Sumbermulyo, Suhardi, menambahkan keunggulan Siskamling yang berjalan di desanya selain berfungsi untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, juga aktif melakukan berbagai kegiatan masyarakat. Seperti kerja bakti, kegiatan sosial hingga penanganan bencana.</p>



<p>“Pengurus Siskamling aktif melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Bahkan setiap tahun juga dilaksanakan peringatan ulang tahun Pos Kamling dengan diisi berbagai acara yang bermanfaat untuk warga,” ujar Suhardi.</p>



<p>Selain itu, Siskamling juga memiliki sarana dan prasarana yang lengkap, bahkan memiliki fasilitas kendaraan operasional untuk melakukan keliling atau pengecekan lingkungan. “Peran Babinsa dan Bhabinkamtibmasnya juga berjalan baik, dengan secara aktif melakukan pendampingan dan monitoring bahkan terlibat langsung dengan berbagai kegiatan Siskamling dan kegiatan warga,” imbuhnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227436</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelantikan Pembina Pramuka hingga Instruktur Saka Masa Bakti, Kak Yudha Ingatkan Peningkatan Ketrampilan</title>
		<link>https://memontum.com/pelantikan-pembina-pramuka-hingga-instruktur-saka-masa-bakti-kak-yudha-ingatkan-peningkatan-ketrampilan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bakti]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[instruktur]]></category>
		<category><![CDATA[ketrampilan]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226783</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, yang sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan akan pentingnya peran aktif pembina, pelatih, pamong dan Instruktur Saka dalam membangkitkan kembali kegiatan kepramukaan di Kabupaten Lumajang. Termasuk, kegiatan kepramukaan yang produktif, terarah dan berorientasi pada peningkatan keterampilan peserta didik. Sejumlah pernyataan itu, disampaikan dalam Pelantikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, yang sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan akan pentingnya peran aktif pembina, pelatih, pamong dan Instruktur Saka dalam membangkitkan kembali kegiatan kepramukaan di Kabupaten Lumajang. Termasuk, kegiatan kepramukaan yang produktif, terarah dan berorientasi pada peningkatan keterampilan peserta didik.</p>



<p>Sejumlah pernyataan itu, disampaikan dalam Pelantikan Pembina Pramuka, Pelatih Pembina Pramuka, Pamong Saka dan Instruktur Saka Masa Bakti 2025–2028, di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Rabu (15/10/2025) tadi. Dalam sambutannya, Kak Yudha berharap jajaran yang dilantik segera bergerak aktif, khususnya dalam membangkitkan semangat Pramuka Penegak dan Pandega melalui kegiatan Saka yang berkelanjutan dan terstruktur.</p>



<p>“Saya berharap, para pamong dan Instruktur Saka segera mengaktifkan kembali pangkalan-pangkalan Saka yang ada. Wadah ini sangat penting bagi Pramuka Penegak dan Pandega, untuk menambah keterampilan dan kecakapan di bidangnya masing-masing. Kegiatan Saka harus menghasilkan peserta didik yang kompeten dan tersertifikasi,” tegasnya.</p>



<p>Kak Yudha juga menekankan, bahwa pembinaan Pramuka tidak hanya sebatas kegiatan lapangan. Namun, juga merupakan sarana strategis pembentukan karakter, disiplin dan nilai tanggung jawab sosial.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Para Pembina di gugus depan, pun diminta menjadi teladan sekaligus pendidik karakter. Sehingga, setiap peserta didik memperoleh bekal moral dan kompetensi yang kokoh untuk masa depan.</p>



<p>“Bekali adik-adik dengan nilai dan karakter positif. Inilah bekal hidup mereka yang akan menentukan kualitas diri di masa depan,” ujar Kak Yudha.</p>



<p>Selain itu, Kak Yudha juga menekankan agar Pelatih Pembina Pramuka terus berinovasi dalam merancang dan melaksanakan kursus kepramukaan, menyesuaikan metode dan materi dengan perkembangan zaman serta tantangan generasi muda saat ini. Pendekatan inovatif ini, diyakini akan meningkatkan daya tarik kegiatan Pramuka sekaligus menyiapkan generasi muda yang kompeten, kreatif dan peduli sosial.</p>



<p>“Penguatan kapasitas Pembina dan Saka bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga tentang mencetak generasi muda yang memiliki integritas, tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” ujar Kak Yudha.</p>



<p>Dengan strategi ini, Gerakan Pramuka Lumajang berkomitmen menjadi wadah pendidikan nonformal yang efektif dalam membentuk generasi muda berkarakter, kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226783</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perluasan Fungsi Posyandu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kediri Ajak Wujudkan Enam Standar Pelayanan Minimal</title>
		<link>https://memontum.com/perluasan-fungsi-posyandu-ketua-tim-pembina-posyandu-kediri-ajak-wujudkan-enam-standar-pelayanan-minimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi,]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[minimal]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[perluasan]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[standar]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224033</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mengajak semua Posyandu di Kabupaten Kediri, untuk dapat meningkatkan pelayanan sesuai dengan enam standar pelayanan minimal. Ajakan ini disampaikan, menyusul Permendagri Nomor 13/2024 tentang perluasan fungsi Posyandu, berdasarkan standar pelayanan minimal (SPM) yang kemudian ditindaklanjuti dengan Perbup Kediri Nomor 7/2025 tentang Posyandu. Diungkapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mengajak semua Posyandu di Kabupaten Kediri, untuk dapat meningkatkan pelayanan sesuai dengan enam standar pelayanan minimal. Ajakan ini disampaikan, menyusul Permendagri Nomor 13/2024 tentang perluasan fungsi Posyandu, berdasarkan standar pelayanan minimal (SPM) yang kemudian ditindaklanjuti dengan Perbup Kediri Nomor 7/2025 tentang Posyandu.</p>



<p>Diungkapkan istri Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bahwa sebagaimana peraturan yang baru, Posyandu kini tidak hanya sekedar melakukan tugas pelayanan kesehatan khususnya ibu dan anak. Pelayanan Posyandu, sebagaimana enam SPM meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, bidang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibun Linmas) serta bidang sosial.</p>



<p>&#8220;Posyandu harus menjadi pusat pelayanan yang lebih komprehensif, mendukung kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,&#8221; kata Mbak Cicha-sapaan Ketua Tim Pembina Posyandu Kediri, saat pelaksanaan sosialisasi Implementasi Posyandu Enam SPM di Pendopo Panjalu Jayati, Kamis (17/07/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pelaksanaan acara sosialisasi sendiri, melibatkan semua tim pembina Posyandu Kabupaten Kediri, Camat, ketua Tim Penggerak PKK SE Kabupaten Kediri serta dihadiri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>Kegiatan sosialisasi itu, lanjut Mbak Cicha, menjadi momen untuk bersama memperkuat sinergi dan koordinasi antara tim pembina Posyandu, OPD terkait sehingga program Posyandu dapat berjalan optimal. Diharapkan, hasil sosialisasi tersebut dapat diteruskan hingga kader-kader Posyandu di tingkat desa. Adapun hingga April ini, terdapat 1743 Posyandu aktif di Kabupaten Kediri.</p>



<p>&#8220;Saya berharap dengan penerapan enam SPM ini, Posyandu kita dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224033</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HKG dan Pelantikan TP PKK serta Pembina Posyandu, Mbak Cicha Beri Tali Asih Kader Puluhan Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hkg-dan-pelantikan-tp-pkk-serta-pembina-posyandu-mbak-cicha-beri-tali-asih-kader-puluhan-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222126</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, resmi memberikan penghargaan tali asih kepada Kader PKK yang telah mendedikasikan diri selama puluhan tahun. Bertepatan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 ini, Ketua TP PKK yang akrab disapa Mbak Cicha, ini memberikan penghargaan tali asih kepada tiga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, resmi memberikan penghargaan tali asih kepada Kader PKK yang telah mendedikasikan diri selama puluhan tahun. Bertepatan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 ini, Ketua TP PKK yang akrab disapa Mbak Cicha, ini memberikan penghargaan tali asih kepada tiga kader sekaligus.</p>



<p>Dalam momen itu, Mbak Cicha menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para kader dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa hingga kabupaten. “Hari ini yang dipilih adalah yang sudah mengabdi selama 36 tahun, 33 tahun dan 32 tahun,” kata Mbak Cicha, di Pendopo Panjalu Jayati, Rabu (07/05/2025) tadi.</p>



<p>Selain pemberian penghargaan, kegiatan ini juga dirangkai dengan prosesi pelantikan dan pengukuhan kepengurusan TP-PKK serta Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kediri periode 2025-2030. Melalui struktur kepengurusan baru, Mbak Cicha berharap untuk mampu membawa semangat baru dalam menjalankan program pemberdayaan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tentu harapannya bisa membawa semangat baru, karena mereka spesialisasi di posisi tersebut,” papar Mbak Cicha.</p>



<p>Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, turut memberikan arahan kepada kepengurusan baru TP PKK, utamanya tiga isu strategis yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Kediri. Pertama, penurunan kasus stunting yang saat ini tercatat 7 persen menurut Bulan Timbang dan 13 persen sesuai Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). Kedua, TP PKK diharapkan dapat mengedukasi terkait dispensasi pernikahan usia dini.</p>



<p>Ketiga, TP PKK diminta berperan aktif dalam penanganan Anak Putus Sekolah (APS) yang saat ini jumlahnya mencapai 10 ribu anak di Kabupaten Kediri. “Kalau (ketiga) ini tidak diselesaikan, maka berpotensi menyumbang warga kategori rentan, miskin dan miskin ekstrem,” jelas Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Hanindhito. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222126</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Ajak Pembina Posyandu dan PKK Terlibat Aktif dalam Pembangunan Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-ajak-pembina-posyandu-dan-pkk-terlibat-aktif-dalam-pembangunan-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221311</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri pelaksanaan Pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan serta Penguatan Program Prioritas Kesehatan dan Keluarga Sehat Tanggap, di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Selasa (22/04/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, hadir Ketua TP PKK Kabupaten Banyuwangi, Anna Nazili Hanim Mujiono, Perwakilan TP PKK Jatim Malik Afif, Ketua TP PKK desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri pelaksanaan Pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan serta Penguatan Program Prioritas Kesehatan dan Keluarga Sehat Tanggap, di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Selasa (22/04/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, hadir Ketua TP PKK Kabupaten Banyuwangi, Anna Nazili Hanim Mujiono, Perwakilan TP PKK Jatim Malik Afif, Ketua TP PKK desa dan kelurahan serta kecamatan se-Banyuwangi serta segenap jajaran OPD Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>Dalam momen itu, Bupati Banyuwangi mengajak Tim Penggerak (TP) PKK dan Tim Pembina Posyandu Banyuwangi, untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Itu karena, PKK dan Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam pencapaian target pembangunan daerah.</p>



<p>Tidak hanya dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga, namun juga di berbagai sektor yang lain. Misalnya, mempromosikan persamaan gender, pemberdayaan perempuan, meningkatkan kualitas pendidikan, penguatan ketahanan pangan hingga menurunkan angka kematian ibu dan bayi.</p>



<p>“Semua ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah. Butuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kader PKK dan Posyandu, agar program-program yang kita gulirkan bisa sampai dan mendapat dukungan dari masyarakat,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk juga menyoroti tren peningkatan penyakit tidak menular yang saat ini mulai banyak menjangkiti anak-anak muda. “Ini harus menjadi perhatian kita semua bagaimana mencegahnya. Mari bersama-sama kita promosikan Gaya Hidup Sehat karena seberapapun anggaran, tentu tidak akan pernah cukup kalau kita abaikan pencegahan,” terang Bupati Ipuk.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, melalui optimalisasi program mal orang sehat yang telah dicanangkan Banyuwangi, program ini diharapkan bisa mengubah paradigma sakit menjadi paradigma sehat menjadi prioritas. Warga diajak saat sehat untuk cek dan deteksi dini masalah kesehatannya ke Puskesmas. Kalau perlu, petugas kesehatan jemput bola mengajak orang yang sehat untuk deteksi dini.</p>



<p>“Kader PKK dan Posyandu harus lebih sering turun ke masyarakat. Sosialisasikan kembali program ini, ingatkan juga tentang program cek kesehatan gratis dari presiden. Sehingga saat ditemukan keluhan sakit, warga bisa segera ditangani lebih awal,” ujar Bupati Ipuk.</p>



<p>Selanjutnya, dirinya juga berpesan agar para kader PKK dan Posyandu secara aktif melakukan sosialisasi mitigasi bencana. “Kita ingin setiap keluarga di Banyuwangi tidak hanya sehat dan sejahtera, namun juga tanggap jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Mengingat, banyak wilayah kita yang berada di daerah rawan bencana,” katanya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221311</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hj Anis Zaidah Sanusi Dilantik sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang dan Ketua Tim Pembina Posyandu</title>
		<link>https://memontum.com/hj-anis-zaidah-sanusi-dilantik-sebagai-ketua-tp-pkk-kabupaten-malang-dan-ketua-tim-pembina-posyandu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[zaidah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219886</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Pelantikan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kabupaten dan kota dan Ketua Tim Pembina Posyandu kabupaten dan kota se-Jawa Timur periode 2025-2030 yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Minggu (02/03/2025) tadi. Di momen itu, Hj Anis Zaidah Sanusi yang merupakan istri dari Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Pelantikan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kabupaten dan kota dan Ketua Tim Pembina Posyandu kabupaten dan kota se-Jawa Timur periode 2025-2030 yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Minggu (02/03/2025) tadi. Di momen itu, Hj Anis Zaidah Sanusi yang merupakan istri dari Bupati Malang, resmi dilantik sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Malang periode 2025-2030.</p>



<p>Hj Anis Zaidah Sanusi dilantik secara langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak berdasarkan SK Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Nomor : 01/KEP/PKK PROV./II/2025 dan SK Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Timur Nomor : 001/KEP/POSYANDU.Prov/II/2025 tanggal 28 Februari 2025. Selain itu, prosesi pelantikan ini juga disaksikan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.</p>



<p>Selain Hj Anis Zaidah Sanusi, ada sebanyak 36 Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu dari berbagai kabupaten/kota di wilayah Provinsi Jawa Timur juga dilantik. Usai dilantik, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, mengatakan bahwa dirinya bersama Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Jawa Timur, dalam kesempatan itu dilantik langsung oleh Ibu Arumi Bachsin Emil Dardak.</p>



<p>“Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar. Dan mohon doanya, saya sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Malang bisa menjalankan tugas dengan amanah dan bertanggung jawab,” kata Hj Anis Zaidah Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Usai pelantikan, Hj Anis Zaidah Sanusi mengatakan akan menjalin kerja sama, sinergitas dan kolaboratif demi mewujudkan tujuan PKK dan Posyandu, yakni kelurga yang sejahtera dan terwujudnya Kabupaten Malang zero stunting.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Malang, HM Sanusi, mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Ketua TP PKK Kabupaten Malang dan Ketua Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Malang. “Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang dan Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Malang dapat semakin maju dan berkembang,” ujar Bupati Malang.</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Malang berharap, dengan hadirnya TP PKK dan Pembina Posyandu, mampu menjadi mitra pemerintah dalam penurunan prevalensi stunting, mengatasi gizi buruk dan mengatasi anak putus sekolah. “Kehadiran organisasi yang terkoordinir dari jenjang Kabupaten hingga desa ini, dapat memberikan kontribusi terutama dalam mengatasi anak gizi buruk dan stunting. Maka dari itulah, Posyandu kabupaten dan kota kita gerakkan dalam rangka memberikan kepastian bahwa anak-anak kita tetap dalam kondisi sehat dan baik,&#8221; terang Bupati Malang. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219886</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Pasuruan Dilantik, Ini Rencana Kerjanya</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-tp-pkk-sekaligus-ketua-pembina-posyandu-kabupaten-pasuruan-dilantik-ini-rencana-kerjanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kerjanya]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[sekaligus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219792</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Elestianto Dardak, melantik drg Hj Merita Ariestya Yudi, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Pasuruan periode 2025-2030, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (02/03/2025) tadi. Hadir langsung dalam pelantikan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Elestianto Dardak, melantik drg Hj Merita Ariestya Yudi, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Pasuruan periode 2025-2030, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (02/03/2025) tadi. Hadir langsung dalam pelantikan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa, yang juga sekaligus Pembina TP PKK Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>Usai dilantik, Merita atau yang akrab disapa Mela Rusdi, mengatakan bahwa ada beberapa pesan penting yang disampaikan Gubernur Jawa Timur maupun Ketua TP PKK Provinsi kepada 36 Ketua TP PKK Kota dan Kabupaten. Diantaranya, yaitu agar Tim Penggerak PKK ikut memberikan kontribusi banyak dalam upaya penurunan angka stunting di daerah, salah satunya dengan mendukung program pemerintah pusat yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>



<p>&#8220;Tadi Ibu Gubernur berpesan kepada kami untuk menjadikan problematika stunting sebagai pekerjaan rumah (PR) yang harus terus dikerjakan sampai selesai. Salah satu caranya, dengan mendukung Program MBG yang mulai dilaksanakan di daerah, termasuk di Kabupaten Pasuruan,&#8221; kata Mela Rusdi.</p>



<p>Sedangkan pesan dari Ketua TP PKK Provinsi kepada TP PKK di daerah, lanjutnya, lebih dititik beratkan pada penguatan Posyandu sebagai salah satu program utama. Sebab, itu merupakan aset yang memberikan pelayanan mulai dari bayi hingga Lansia, bahkan ibu hamil dan remaja.</p>



<p>&#8220;Kader Posyandu harus lebih diberikan wawasan dan pengetahuan yang lebih banyak. Karena hubungannya juga nanti pada upaya penurunan stunting. Contoh kasuistik kalau mengukur panjang bayi saja salah, maka bisa salah seterusnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk mewujudkan pesan penting tersebut, istri Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, ini akan memaksimalkan para pengurus yang telah ada. Selain itu, agar lebih maksimal dan tercapai target programnya, PKK Kabupaten Pasuruan akan menggandeng dokter, pengusaha, bu nyai hingga tokoh masyarakat.</p>



<p>&#8220;Seperti Pokja IV misalkan saya ingin maksimal dan harus ada yang mengerti sekali tentang apa yang dibutuhkan. Makanya kami gandeng dokter untuk ikut menjadi bagian dari PKK Kabupaten Pasuruan. Ada juga pengusaha, bu nyai sampai tokoh masyarakat,&#8221; terangnya.</p>



<p>Saat ditanya rencana kegiatan dalam waktu dekat, Ny Mela Rusdi menegaskan sudah ada beberapa kegiatan yang akan digelar dalam rangka mengisi Bulan Ramadan. Seperti pengajian, Baksos, santunan dan lainnya. Bahkan, ada pula lomba PKK desa dan kecamatan yang juga akan dilaksanakan untuk memompa semangat TP PKK agar lebih berdaya dalam mewujudkan 10 program pokok PKK.</p>



<p>&#8220;Harapannya, PKK lebih hidup dan lebih bekerja. Tidak banyak seremoni, tapi langsung bekerja. Insyaallah, saya akan lebih sering turun ke desa-desa, tidak usah dipersiapkan yang gimana-gimana. Yang penting programnya jalan dan berhasil,&#8221; harapnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, meyakini bahwa PKK Kabupaten Pasuruan akan dapat membantu menyampaikan kebijakan pemerintah daerah melalui 10 program pokoknya. Utamanya, menselaraskan dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan maupun Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.</p>



<p>&#8220;PKK inikan anggotanya para ibu-ibu. Yang pasti, kalau edukasinya baik dan setulus hati, maka Insyaallah yang menerima program nya juga akan merasa terlayani. PKK wajib mendukung sinergitas dan mensosialisasikan program-program pemerintah, baik pusat maupun Pemkab Pasuruan,&#8221; terangnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219792</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
