<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pemeliharaan jalan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pemeliharaan-jalan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Jan 2021 13:38:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pemeliharaan jalan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dewan Minta Perbaikan Jalan, DPUPR Probolinggo Pastikan Penanganan Usai Penyerapan</title>
		<link>https://memontum.com/dewan-minta-perbaikan-jalan-dpupr-probolinggo-pastikan-penanganan-usai-penyerapan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2021 07:46:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[memontum]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Penghujan]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132764</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Agus Riyanto, meminta agar Dinas Pekerjaan Umum (DPUPR) Kota Probolinggo, segera proaktif mensikapi sejumlah ruas jalan yang mulai mengalami kerusakan. Caranya, segera mungkin melakukan perawatan jalan yang rusak sehingga tidak membahayakan pengguna jalan atau masyarakat. “Kami meminta kepada Dinas PUPR, untuk segera melakukan perbaikan jalan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Agus Riyanto, meminta agar Dinas Pekerjaan Umum (DPUPR) Kota Probolinggo, segera proaktif mensikapi sejumlah ruas jalan yang mulai mengalami kerusakan. </p>



<p>Caranya, segera mungkin melakukan perawatan jalan yang rusak sehingga tidak membahayakan pengguna jalan atau masyarakat.</p>



<p>“Kami meminta kepada Dinas PUPR, untuk segera melakukan perbaikan jalan yang rusak. Seperti yang ada di Jalan Semeru, agar tidak membahayakan bagi para pengguna jalan,” katanya, Kamis (21/01) tadi. </p>



<p>Agus mengaku, akibatnya banyaknya jalan yang rusak selama musim penghujan, dirinya kerap mendapat laporan dan keluhan dari masyarakat. </p>



<p>Harapannya, masyarakat minta Pemerintah Kota, memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.</p>



<p>“Sering saya mendapat laporan kerusakan jalan. Masyarakat meminta, segera ada penanganan,” tegas Agus.</p>



<p>Kabid Pemeliharaan Jalan Dinas PUPR, Andung, mengklaim perbaikan jalan sudah dikerjakan oleh pihaknya. Namun, dirinya mengakui bahwa belum semua jalan rusak tertangani. </p>



<p>“Anggaran yang disiapkan memang belum bisa diserap. Sehingga, penanganan masih menunggu anggaran,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas, pihaknya telah memasang sejumlah rambu-rambu jalan. Dengan harapan, pengguna jalan bisa lebih berhati-hati.</p>



<p>“Sampai sekarang, dokumen pengisian anggaran masih belum turun. Sehingga, penanganan kerusakan jalan belum bisa dilakukan,” terangnya. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132764</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemeliharaan Jalan di Trenggalek Kembali Dilakukan</title>
		<link>https://memontum.com/pemeliharaan-jalan-di-trenggalek-kembali-dilakukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2020 11:04:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DAK]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PUPR Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Ngampon-Bendo]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan jalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124921</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sempat terhenti lantaran pandemi Covid-19, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Trenggalek kembali melanjutkan pengerjaan pemeliharaan jalan berkala. Diketahui, rencana pembangunan itu sempat terancam gagal karena refocusing anggaran dampak pandemi Covid-19. &#8220;Nantinya, proses pembangunan akan dilanjutkan kembali setelah masuk era adaptasi baru yang berasal dari anggaran alokasi cadangan Dana Alokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sempat terhenti lantaran pandemi Covid-19, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Trenggalek kembali melanjutkan pengerjaan pemeliharaan jalan berkala. Diketahui, rencana pembangunan itu sempat terancam gagal karena refocusing anggaran dampak pandemi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Nantinya, proses pembangunan akan dilanjutkan kembali setelah masuk era adaptasi baru yang berasal dari anggaran alokasi cadangan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun ini,&#8221; ungkap Kepala Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek Ramelan saat dikonfirmasi, Senin (05/10/2020) siang.</p>
<p>Ia mencontohkan proses pemeliharaan berkala Jalan Ngampon-Bendo, yang mana akan dimulai sebelum pandemi Covid-19. Namun, karena adanya peraturan untuk refocusing anggaran penangganan Covid-19, prosesnya terpaksa harus dihentikan.</p>
<p>“Dulu memang sudah masuk proses lelang tapi kemudian batal karena ada refocusing anggaran. Dan setelah masuk new normal, kembali dilanjutkan proses lelangnya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ramelan menyebut, hasilnya akan dilanjutkan sesuai kontrak per tanggal 27 Agustus. Dengan target pengerjaannya harus selesai maksimal tanggal 20 Desember 2020.</p>
<p>Untuk pegerjaan jalan Ngempon- Bendo, ia menuturkan menelan anggaran sebesar Rp 11,6 miliar dengan nilai pagu Rp. 17,8 milyar, yang panjangnya kurang lebih 6 km. Dengan panjang jalan yang diperbaiki kurang lebih 6 kilometer.</p>
<p>Masih terang Ramelan, upaya pemeliharaan jalan di Kabupaten Trenggalek tahun 2020 merupakan tahun yang berat. Mengingat, rencana perawatan jalan yang sebelumnnya sudah direncanakan harus terhenti akibat wabah corona, sehingga Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali melanjutkan pelaksanaannya di sisa tahun 2020 ini.</p>
<p>“Dalam pelaksanaan pembangunan jalan tahun ini merupakan tahun yang berat. Ini dikarenakan adanya refocusing anggaran sehingga rencana pembangunannya ditiadakan. Dan saat ini harus dilaksanakan kembali,” kata Ramelan.</p>
<p>Meski begitu, untuk memaksimalkan pembangunan di waktu yang terbatas, pihaknya akan terus memantau dan berupaya agar pembangunannya bagus dan sesuai rencana. “Kita akan terus memantau perkembangan pekerjaan yang dilakukan agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Karena proses pengerjaan jalan ini perlu memakan waktu sekitar 3 bulan, maka ia menegaskan bagi para pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintas.</p>
<p>“Kami berharap masyarakat bisa menyadari, mengingat untuk mempercepat pembangunan, disisi lain karena dana DAK yang sangat terbatas. Maka dilakukan penutupan akses jalan dari luar, sehingga target pengerjaannya bisa sesuai rencana,” pungkas Ramelan. <strong>(mil/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124921</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Rusak Parah, Dinas PU Bina Marga Tambal Lubang Kecil</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-rusak-parah-dinas-pu-bina-marga-tambal-lubang-kecil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2020 11:59:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[PU Bina Marga Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103478-antisipasi-rusak-parah-dinas-pu-bina-marga-tambal-lubang-kecil</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Dinas Pekerjaaan Umum Bina Marga DAN Sumber Daya Air ( PU BM dan SDA) Pemkab Sidoarjo tetap memelihara jalan walaupun dengan kerusakan kecil. Hal itu tercermin dalam pemeliharaan jalan di ruas jalan raya Tarik dengan melakukan penambalan walau lubang jalan yang kecil . Itu dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan lebih besar. Seperti dikatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Dinas Pekerjaaan Umum Bina Marga DAN Sumber Daya Air ( PU BM dan SDA) Pemkab Sidoarjo tetap memelihara jalan walaupun dengan kerusakan kecil. Hal itu tercermin dalam pemeliharaan jalan di ruas jalan raya Tarik dengan melakukan penambalan walau lubang jalan yang kecil .</p>
<p>Itu dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan lebih besar. Seperti dikatakan Suwadi pekerja lapangan. Menurutnya, pemeliharaan itu dilakukan dengan swakelola oleh PU ,&#8221; Pemeliharaan jalan ini dilakukan oleh PU BM agar tidak terjadi kerusakan lebih parah mengingat saat ini musim hujan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Karena jalan di wilayah Tarik memang rentan dengan kerusakan, lebih- lebih dimusim hujan .Pasalnya diwilayah tersebut banyak dilewatu kendaraan dengan muatan berat , sementara badan jalan pada ruas tertentu belum terkondisikan dengan mobil muatan berat .</p>
<p>Seperti ruas jalan di Desa Singogalih menuju Mliriprowo. &#8221; Kami antisipasi timbulnya genangan air dengan mempertebal bagian jalan yang merendah sehingga tak ada genangan yang menjadikan aspal mudah jebol,&#8221; tandasnya. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103478</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemeliharaan  Jalan Kemuning &#8211; Banjarwungu Asal-Asalan, Aspal Hotmix Tak Merata</title>
		<link>https://memontum.com/pemeliharaan-jalan-kemuning-banjarwungu-asal-asalan-aspal-hotmix-tak-merata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2019 12:41:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=93052</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kucuran anggaran daerah untuk perbaikan jalan yang rusak dari tahu ke tahun terus meningkat. Sayangnya relaisasi perbaikan tak sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan. Akibatnya usai dilakukan perbaikan, jalan kembali rusak parah. Seperti pemeliharaan jalan Kandangan &#8211; Kepadangan Kecamatan Tulangan di akhir tahun 2018. Kini bagian yang diperbaiki mengalami penurunan dan belum dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kucuran anggaran daerah untuk perbaikan jalan yang rusak dari tahu ke tahun terus meningkat. Sayangnya relaisasi perbaikan tak sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan. Akibatnya usai dilakukan perbaikan, jalan kembali rusak parah.</p>
<p>Seperti pemeliharaan jalan Kandangan &#8211; Kepadangan Kecamatan Tulangan di akhir tahun 2018. Kini bagian yang diperbaiki mengalami penurunan dan belum dilakukan pembenahan kembali. Padahal kini sudah bulan ke 9 tahun 2019 , yang artinya masa tanggung jawab pemeliharaan kurang beberapa bulan jatuh tempo.</p>
<p>Dimungkinkan kontraktor pelaksana dalam hal ini CV. Sigma Perkasa sengaja melimpahkan pekerjaan pemeliharaan kepada Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo dengan tidak mengambil dana resetensi. Penurunan itu diduga karena cara pengerjaannya yang kurang baik atau bahkan kualitas material tidak sesuai ketentuan, dan juga lemahnya pengawasan dalam hal ini CV. Riptaloka Konsultan.</p>
<p>Kini kejadian yang sama terjadi pada pekerjaan pemeliharaan ruas jalan Desa Kemuning &#8211; Desa Banjarwungu Kecamatan Tarik. Pemeliharaan jalan itu dilakukan dengan menggunakan hotmix yang dilapiskan pada bagian badan jalan yang mengalami kerusakan.</p>
<p>Namun sangat disayangkan pada proses pemberian perekat sebelum dilapisi , yakni pemberian perekat dengan aspal curah dilakukan dengan asal asalan. Aspal curah yang semestinya dispraikan dengan merata pada bagian yang akan dilapisi hotmix hanya dituangkan dengan menggunakan timba cor yang dilubangi bagian bawahnya, sehingga hasilnya jauh dari merata.</p>
<p>Dari minimnya perekat yang berupa aspal curah itu dikawatirkan daya rekat hotmix dengan jalan aspal sebelumnya tidak maksimal, sehingga akan mudah terjadi sleding bila dilewati kendaraan bermuatan berat.</p>
<p>Mulyadi, warga setempat berharap perbaikan jalan ini terlaksana sesuai ketentuan sehingga hasilnya baik. Namun kalau dikerjakan seperti itu kekuatan jalan tak akan bertahan lama. Hal itu semestinya menjadi pertimbangan bagi Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo Bidang Jalan dalam menunjuk rekanan pelaksana pekerjaan. Sementara di lokasipun tak terpasang papan proyek yang dapat memberi informasi kepada masyarakat terkait pekerjaan itu. <strong>(par/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93052</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
