<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pemimpin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pemimpin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Aug 2025 12:20:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pemimpin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kukuhkan 75 Anggota Paskibraka, Wabup Malang Sebut Tugas yang Emban Bekal Jadi Pemimpin</title>
		<link>https://memontum.com/kukuhkan-75-anggota-paskibraka-wabup-malang-sebut-tugas-yang-emban-bekal-jadi-pemimpin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[kukuhkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Paskibraka]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225053</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, melakukan Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Malang Tahun 2025 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (15/08/2025) tadi. Hadir dalam momen pengukuhan 75 anggota Paskibraka itu, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Forkopimda, Kepala OPD hingga orang tua anggota Paskibraka. Dalam pelaksanaan itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, melakukan Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Malang Tahun 2025 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (15/08/2025) tadi. Hadir dalam momen pengukuhan 75 anggota Paskibraka itu, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Forkopimda, Kepala OPD hingga orang tua anggota Paskibraka.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Wabup Lathifah membacakan pengantar pengukuhan dan ikrar putra-putri Indonesia, yang dilanjutkan dengan prosesi cium bendera Merah Putih oleh perwakilan Paskibraka. Selanjutnya, prosesi pengukuhan dilanjutkan dengan pemasangan kendit oleh Wakil Bupati Malang kepada perwakilan Paskibraka.</p>



<p>Dalam amanatnya, Wabup Lathifah mengatakan bahwa petugas Paskibraka adalah putra-putri terpilih, yang mendapatkan kehormatan mengemban tugas suci mengibarkan Sang Saka Merah Putih, pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Malang. Tugas ini bukan sekadar seremonial, akan tetapi merupakan amanah yang mengandung nilai-nilai luhur kebangsaan cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, kerja sama dan pengorbanan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="424" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Kukuhkan-75-Anggota-Paskibraka-Wabup-Malang-Sebut-Tugas-yang-Emban-Bekal-Jadi-Pemimpin-2.jpg?resize=600%2C424&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-225055" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Kukuhkan-75-Anggota-Paskibraka-Wabup-Malang-Sebut-Tugas-yang-Emban-Bekal-Jadi-Pemimpin-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Kukuhkan-75-Anggota-Paskibraka-Wabup-Malang-Sebut-Tugas-yang-Emban-Bekal-Jadi-Pemimpin-2.jpg?resize=300%2C212&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">SELAMAT: Wabup bersama Forkopimda ketika memberikan ucapan selamat kepada anggota Paskibraka. (pemkab for memontum)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>&#8220;Pada kesempatan yang penuh khidmat ini, sebagai Wakil Bupati Malang saya mengukuhkan kalian sebagai Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Malang Tahun 2025. Saya percaya, saudara sekalian akan menjalankan tugas yang mulia ini dengan penuh tanggung jawab, kedisiplinan dan kehormatan, demi mengibarkan Sang Merah Putih dengan sempurna, pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,&#8221; kata Wabup Lathifah.</p>



<p>Ditambahkan Wabup Malang, bahwa kedisiplinan yang di tempuh selama latihan, keteguhan sikap dan tanggung jawab terhadap tugas adalah bekal berharga untuk menjadi pemimpin di masa depan. &#8220;Kabupaten Malang, Jawa Timur dan Indonesia menunggu karya terbaik dari kalian,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebelum mengakhiri sambutan, Wabup Lathifah juga mengajak semua yang hadir untuk mendoakan keberhasilan para pasukan pengibar bendera Kabupaten Malang, dalam menjalankan tugas. &#8220;Begitu pula dengan kita, agar senantiasa diberikan kekuatan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, dalam membentuk generasi yang berkarakter nasionalis dan patriotis dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Usai melakukan pengukuhan, Wabup bersama Forkopimda juga turut memberikan ucapan selamat kepada para anggota Paskibraka Tingkat Kabupaten Malang. Prosesi pengukuhan ini, tentunya menjadi wujud nyata patriotisme dan nasionalisme putra-putri terbaik Kabupaten Malang. Setelah dikukuhkan, mereka akan melaksanakan tugas utama mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dan menurunkan Sang Merah Putih pada Upacara Penurunan Bendera, pada 17 Agustus mendatang. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225053</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fawait Raih Penghargaan Kategori Tokoh Pemimpin Muda dalam PWI Jember Award 2025</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-raih-penghargaan-kategori-tokoh-pemimpin-muda-dalam-pwi-jember-award-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 13:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[kategori]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222390</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, berhasil mendapat penghargaan PWI Jember Award 2025, dalam kategori Tokoh Pemimpin Muda. Penghargaan tersebut diberikan, dalam puncak rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember, Jumat (23/05/2025) malam. Penghargaan ini, merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih insan pers terhadap tokoh-tokoh yang telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, berhasil mendapat penghargaan PWI Jember Award 2025, dalam kategori Tokoh Pemimpin Muda. Penghargaan tersebut diberikan, dalam puncak rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember, Jumat (23/05/2025) malam.</p>



<p>Penghargaan ini, merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih insan pers terhadap tokoh-tokoh yang telah menjadi inspirasi dan agen perubahan di tengah masyarakat.</p>



<p>Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno, secara langsung memberikan penghargaan tersebut kepada Bupati Fawait. Turut mendampingi pula, istri yang juga Ketua TP-PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan ini, Gus Fawait menghaturkan terima kasih kepada Ketua PWI Jember beserta jajaran. “Penghargaan ini bagian dari vitamin kami untuk membawa Jember baru Jember maju. Kami tidak bisa membawa Jember menjadi Jember yang hebat tanpa dukungan teman-teman media sebagai pilar demokrasi,” kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p>Gus Fawait juga berpesan kepada segenap insan pers, untuk bersikap kritis yang membangun. Sehingga, bisa memberikan dampak positif terhadap Kabupaten Jember.</p>



<p>“Silahkan memberi masukan dan kritik yang membangun. Namun, mohon promosikan bahwasannya Jember merupakan kabupaten ramah investasi dan ramah wisatawan, untuk mewujudkan Jember baru Jember maju,” imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222390</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menuju Pilkada Lumajang, Ini Kata Kyai: Saatnya Pilih Pemimpin Peduli dan Membawa Solusi</title>
		<link>https://memontum.com/menuju-pilkada-lumajang-ini-kata-kyai-saatnya-pilih-pemimpin-peduli-dan-membawa-solusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[membawa]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[saatnya]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216772</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Lumajang adalah rumah bagi kita semua, tempat kita hidup, berjuang dan membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang. Namun, realitas hari ini memaksa kita bertanya, apakah Lumajang sudah berada di jalur yang tepat menuju kemajuan? Jika ketimpangan, kemiskinan dan pelayanan publik yang kurang memadai masih menjadi masalah. Maka, inilah waktunya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Lumajang adalah rumah bagi kita semua, tempat kita hidup, berjuang dan membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang. Namun, realitas hari ini memaksa kita bertanya, apakah Lumajang sudah berada di jalur yang tepat menuju kemajuan?</p>



<p>Jika ketimpangan, kemiskinan dan pelayanan publik yang kurang memadai masih menjadi masalah. Maka, inilah waktunya bagi kita untuk memilih pemimpin yang mendengar, memahami, dan bertindak demi rakyat.</p>



<p>Hal itu, disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Annur Azzahra Tempeh-Lumajang, KH Imron Fauzi atau lebih dikenal dengan panggilan Gus Fauzi, kepada memontum.com, Kamis (21/11/2024) tadi.</p>



<p>Menurutnya, Pilkada 2024 bukan sekadar menentukan siapa yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati, akan tetapi tentang masa depan Lumajang. &#8220;Pasangan Bunda Indah Amperawati dan Mas Yudha Adji Kusuma, membawa visi perubahan, program konkret dan semangat baru untuk Lumajang keluar dari stagnasi. Mereka bukan hanya sekadar memberikan janji, melainkan memberi solusi,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Gus Fauzi menegaskan, untuk mengakhiri ketimpangan dan memulai pemerataan yang selama bertahun-tahun, pembangunan di Lumajang terasa tidak merata. Desa-desa terpencil sulit diakses, jalan-jalan masih banyak yang rusak dan infrastruktur dasar seperti air bersih belum tersedia di banyak tempat.</p>



<p>Pasangan Bunda Indah &#8211; Mas Yudha menawarkan program yang langsung menjawab permasalahan ini. &#8220;Dana Dusun hingga Rp 300 juta pertahun. Ini bukan sekadar janji, karena dana ini akan langsung digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di tingkat dusun. Terutama, seperti pembangunan jalan dan jembatan di wilayah terpencil. Pasangan ini paham, bahwa desa-desa terpencil harus terhubung dengan pusat ekonomi agar masyarakat bisa berkembang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Gus Fauzi menegaskan, pertanyaan untuk kita tentunya juga jika desa-desa kita masih tertinggal, apakah kita akan tetap memilih pemimpin yang sama yang membiarkan hal ini terjadi selama bertahun-tahun? Di sisi lain, pendidikan dan kesehatan yang berkeadilan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lumajang masih berada di peringkat ke-35 dari 38 kabupaten atau kota di Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Jadi ini bukan sekadar angka. Ini adalah kenyataan yang menunjukkan banyak warga Lumajang tidak mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan yang layak. Bunda Indah &#8211; Mas Yudha memiliki solusi, seperti beasiswa untuk anak tidak mampu, tidak ada lagi anak-anak Lumajang yang harus putus sekolah karena biaya. Bahkan, pelayanan kesehatan gratis untuk semua. Melalui Universal Health Coverage (UHC), setiap warga akan mendapat akses kesehatan tanpa diskriminasi secara gratis,&#8221; imbuh Gus Fauzi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih kata Sang Kyai, pertanyaan untuk kita juga, yakni apakah kita akan terus memilih pemimpin yang hanya menawarkan program simbolis, seperti seragam gratis, tanpa memperbaiki kualitas pendidikan dan kesehatan? Menurutnya, Lumajang adalah kabupaten dengan potensi besar. Namun, apakah kekayaan ini dirasakan oleh semua?</p>



<p>&#8220;Faktanya, tingkat kemiskinan Lumajang masih 8,65 persen dan banyak petani serta UMKM kesulitan untuk berkembang. Pasangan Bunda Indah &#8211; Mas Yudha memahami pentingnya pemberdayaan ekonomi rakyat melalui program, seperti subsidi pupuk yang tepat sasaran. Petani kecil tidak lagi kesulitan mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau. Bantuan Modal dan Pelatihan untuk UMKM. Pedagang kecil dan pengusaha lokal akan diberdayakan, bukan hanya dijanjikan,&#8221; jelentrehnya.</p>



<p>Ditegaskan lagi, olehnya, apakah kita akan terus mendukung kebijakan yang hanya menguntungkan segelintir pihak. Seperti tambang pasir, tanpa memberikan dampak nyata bagi rakyat kecil?</p>



<p>&#8220;Selama ini, kita terlalu sering mendengar tentang ketidaktransparanan anggaran dan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Bunda Indah- Mas Yudha berkomitmen untuk digitalisasi pelayanan publik. Semua proses birokrasi akan transparan dan dapat diawasi masyarakat. Setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah akan dipertanggungjawabkan kepada rakyat.</p>



<p>Kita butuh pemimpin yang mendengar dan bertindak. Kepemimpinan bukan tentang duduk di kursi kekuasaan, ini tentang mendengar dan merespons kebutuhan rakyat. Bunda Indah &#8211; Mas Yudha telah menunjukkan komitmen mereka untuk turun langsung ke lapangan, menemui warga, mendengarkan keluhan dan memberikan solusi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, Paslon ini bukan pemimpin yang hanya berbicara, tetapi mereka adalah pemimpin yang bertindak. Dalam debat publik, mereka memaparkan program yang terarah, terukur dan realistis, berbeda dengan retorika kosong yang sering kita dengar.</p>



<p>Gus Fauzi memberi kesimpulan, bahwa saatnya Lumajang Bangkit, Lumajang butuh pemimpin pejuang. Kita tidak bisa lagi terus berharap pada pola kepemimpinan lama yang hanya fokus pada pencitraan tanpa hasil nyata. &#8220;Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma adalah pasangan yang membawa harapan dengan visi yang jelas, program konkret dan komitmen terhadap keadilan sosial. Pilihan Anda Menentukan Masa Depan Lumajang. Mari kita bangun Lumajang yang lebih baik bersama pemimpin yang peduli dan membawa solusi. Pilih pasangan nomor urut 2. Coblos kerudung merah,&#8221; paparnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216772</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Abah Anton Kembali Tegaskan untuk Pilih Pemimpin yang Dekat dan Mengayomi Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/abah-anton-kembali-tegaskan-untuk-pilih-pemimpin-yang-dekat-dan-mengayomi-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2024 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[mengayomi]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215243</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ribuan jamaah Majelis Cinta Umat kembali menggelar pengajian rutin dan membanjiri rumah calon Wali Kota Malang, Abah Anton di Jalan Tlogo Indah, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (10/10/2024) malam. Kegiatan rutin setiap Kamis malam Jumat itu, juga diikuti calon Wakil Wali Kota Malang, Dimyati Ayatullah, para ulama dan habaib. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ribuan jamaah Majelis Cinta Umat kembali menggelar pengajian rutin dan membanjiri rumah calon Wali Kota Malang, Abah Anton di Jalan Tlogo Indah, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (10/10/2024) malam. Kegiatan rutin setiap Kamis malam Jumat itu, juga diikuti calon Wakil Wali Kota Malang, Dimyati Ayatullah, para ulama dan habaib.</p>



<p>Paslon nomor urut 3 Pilkada Kota Malang, Abah Anton-Dimyati (Abadi), seperti minggu-minggu sebelumnya menyambut ribuan jamaah dengan penuh kehangatan. Bahkan, Paslon dengan jargon Agamis, Bermartabat, Amanah, Dinamis dan Inovatif (ABADI) itu, turut membaur dan bercengkrama ribuan jamaah yang hadir.</p>



<p>Dalam sambutannya, calon Wali Kota Malang, Abah Anton, menegaskan kembali pentingnya pemimpin yang dekat dan mengayomi rakyat. &#8220;Saya harus menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama masyarakat kecil. Saya minta doa para ulama, agar Kota Malang diberikan pemimpin yang mengerti persoalan masyarakat, yang tidak pelit dan mau turun ke bawah,&#8221; kata Abah Anton.</p>



<p>Dalam majelis ini bukan hanya tempat berkumpulnya jamaah untuk memperdalam ilmu agama, akan tetapi juga menjadi ruang bagi Abah Anton untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Bahkan, dirinya juga mengajak jamaah untuk turut serta dalam Pemilu mendatang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya mengajak kepada seluruh jamaah, agar pada tanggal 27 November 2024 mendatang, bersama-sama datang ke TPS untuk memilih nomor 3,&#8221; ujar Abah Anton.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, bahwa pemerintah harus mengetahui persoalan yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, dirinya berharap kepada seluruh masyarakat bersama keluarga untuk ikut memilih nomor 3, pasangan Abah Anton-Dimyati.</p>



<p>Sementara itu, calon Wakil Wali Kota, Dimyati Ayatullah, menyampaikan jika dirinya bersedia menjadi wakil Abah Anton, karena memiliki salah satu niat yang sama yaitu untuk membangun Kota Malang. &#8220;Saya merasakan niat baik Abah Anton, untuk membangun Kota Malang,&#8221; ujar Dimyati.</p>



<p>Oleh karena itu, pihaknya meminta doa kepada masyarakat, agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti proses Pilkada Kota Malang. &#8220;Kami mohon doa restu dari seluruh jamaah dan masyarakat Kota Malang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam tausiyahnya, Habib Mukhsin Assegaf tidak ketinggalan mengajak jamaah untuk terus belajar dan mencari ilmu. &#8220;Allah SWT mengangkat derajat orang berilmu. Maka, yang hadir di sini semua adalah orang-orang mulia,&#8221; kata Habib Mukhsin. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215243</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Politisi Nasdem Kota Malang Soroti Pentingnya Miliki Pemimpin Bersih dan Berkualitas</title>
		<link>https://memontum.com/politisi-nasdem-kota-malang-soroti-pentingnya-miliki-pemimpin-bersih-dan-berkualitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[politisi]]></category>
		<category><![CDATA[soroti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214245</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Politisi Nasdem Kota Malang, Dito Arief Nurakhamadi, menyoroti pentingnya memiliki pemimpin yang bersih dan berkualitas untuk Kota Malang 2024 mendatang. Terlebih dirinya beralasan, bahwa Kota Malang memiliki julukan sebagai Kota Pendidikan. Pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Malang periode 2024-2029 ini, Dito menyampaikan bahwa Partai Nasdem telah mengusung sosok [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Politisi Nasdem Kota Malang, Dito Arief Nurakhamadi, menyoroti pentingnya memiliki pemimpin yang bersih dan berkualitas untuk Kota Malang 2024 mendatang. Terlebih dirinya beralasan, bahwa Kota Malang memiliki julukan sebagai Kota Pendidikan.</p>



<p>Pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Malang periode 2024-2029 ini, Dito menyampaikan bahwa Partai Nasdem telah mengusung sosok calon pemimpin Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, yang tentu berkualitas, bersih dan tidak memiliki rekam jejak negatif. “Dari tiga Paslon yang ada ini, kita menghadirkan Paslon yang berkualitas dan tidak punya masalah hukum di masa lalu. Sehingga, kalau ada yang bersih dan berkualitas, kenapa harus pilih yang tidak bersih?,” kata Dito, Senin (16/09/2024) tadi.</p>



<p>Dito mengingatkan, agar masyarakat tidak mengulang kesalahan memilih pemimpin dengan rekam jejak buruk. Dirinya juga menyinggung, kasus memalukan yang melibatkan 41 anggota DPRD Kota Malang dan Wali Kota sebelumnya, yang tersandung kasus korupsi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita butuh pemimpin yang tidak punya beban masa lalu. Jangan sampai Kota Malang kembali dipermalukan. Masyarakat tidak boleh memilih calon pemimpin yang bisa jadi tersandera kasus hukum lainnya,” tegasnya.</p>



<p>Dito menekankan, bahwa pemimpin yang bebas dari masalah hukum akan lebih fokus dan total dalam memimpin Kota Malang ke depan, tanpa keraguan atau tekanan. &#8220;Kota Malang butuh pemimpin yang bisa totalitas dan masyarakat juga tidak perlu ragu dalam memilih,&#8221; imbuh Dito.</p>



<p>Sebagai informasi, Partai Nasdem menjadi salah satu tim pengusung dari Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Wahyu Hidayat &#8211; Ali Mutohirin (Wali), bersama dengan 12 partai lain. Yakni Partai Gerindra, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Kesejahteraan Sosial (PKS), Perindo, PPP, Partai Gelora, Partai Hanura, PKN, Partai Garuda, PBB dan Partai Buruh. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214245</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada Kediri, Mas Dhito Ingatkan Pemilih dalam Pilih Pemimpin</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-peluncuran-maskot-dan-jingle-pilkada-kediri-mas-dhito-ingatkan-pemilih-dalam-pilih-pemimpin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 15:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[jingle]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[maskot]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran]]></category>
		<category><![CDATA[pemilih]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211228</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar peluncuran maskot dan jingle pemilihan bupati dan wakil bupati Kediri tahun 2024 di Lapangan Kantor Pemkab Kediri, Jumat (28/06/2024) malam. Dalam pelaksanaan itu, selain dihadiri penyelenggaran Pemilu, juga turut hadir Bupati Kediri, Hanindhito Himawan bersama jajaran Forkopimda. Mas Dhito-sapaan akrabnya mengatakan bahwa 27 November 2024 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar peluncuran maskot dan jingle pemilihan bupati dan wakil bupati Kediri tahun 2024 di Lapangan Kantor Pemkab Kediri, Jumat (28/06/2024) malam. Dalam pelaksanaan itu, selain dihadiri penyelenggaran Pemilu, juga turut hadir Bupati Kediri, Hanindhito Himawan bersama jajaran Forkopimda.</p>



<p>Mas Dhito-sapaan akrabnya mengatakan bahwa 27 November 2024 akan menjadi momen bagi masyarakat untuk menentukan masa depan Kabupaten Kediri dan Jawa Timur, untuk lima tahun ke depan. Karena di tanggal itu, akan dilaksanakan Pilkada serentak. Warga Kabupaten Kediri akan melakukan pemilihan bupati dan wakil bupati, sekaligus gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur.</p>



<p>Bupati muda ini juga berharap, agar Pilkada 2024 nantinya menghasilkan pemimpin yang dapat membangun Kabupaten Kediri, maupun Jawa Timur. &#8220;Semoga Pilkada yang akan diselenggarakan 27 November nanti, akan menghasilkan pemimpin yang betul-betul memiliki niat yang tulus membangun daerahnya. Baik itu Kabupaten Kediri maupun Jawa Timur,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Untuk mendapatkan pemimpin yang diharapkan itu, ujarnya, masyarakat harus mencari pemimpin dengan rekam jejak yang jelas dan tidak tersandung masalah. &#8220;Memilih pemimpin jangan coba-coba. Harus dilihat track recordnya, harus dilihat apakah yang bersangkutan mampu atau tidak dan bagaimana kalau dihadapkan pada kondisi-kondisi tak terduga,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagaimana diketahui, dalam acara peluncuran maskot dan jingle pemilihan bupati dan wakil bupati Kediri tahun 2024, KPU Kabupaten Kediri juga mengundang perwakilan partai politik. Pelaksanaan sendiri, berlangsung lancar.</p>



<p>Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, menyampaikan bahwa Pemilu bukan hanya hajat KPU maupun Bawaslu semata. Karenanya, masyarakat agar dapat bersama mensukseskan Pemilu 2024 dengan menggunakan hak pilihnya.</p>



<p>&#8220;Satu suara akan menentukan masa depan Jawa Timur dan Kabupaten Kediri. Jangan sampai Golput,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Untuk itu, Nanang juga meminta kepada masyarakat Kabupaten Kediri yang telah berusia 17 tahun ke atas, atau belum 17 tahun namun telah menikah, untuk menggunakan hak pilihnya pada 27 November 2024 mendatang. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211228</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Program Nginap di Rumah Warga, Mas Dhito Dinilai sebagai Pemimpin Muda Panutan</title>
		<link>https://memontum.com/apresiasi-program-nginap-di-rumah-warga-mas-dhito-dinilai-sebagai-pemimpin-muda-panutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 16:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[dinilai]]></category>
		<category><![CDATA[nginap]]></category>
		<category><![CDATA[panutan]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209796</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendapatkan sambutan dan apresiasi positif dari masyarakat atas agenda atau program &#8216;Menginap di rumah warga&#8217; yang biasa dilakukan selama kepemimpinannya. Bahkan, sejumlah warga menilai bahwa bupati muda ini menjadi sosok pemimpin muda yang dapat dijadikan sebagai panutan. Apresiasi itu, salah satunya disampaikan langsung warga saat Mas Dhito-sapaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendapatkan sambutan dan apresiasi positif dari masyarakat atas agenda atau program &#8216;Menginap di rumah warga&#8217; yang biasa dilakukan selama kepemimpinannya. Bahkan, sejumlah warga menilai bahwa bupati muda ini menjadi sosok pemimpin muda yang dapat dijadikan sebagai panutan.</p>



<p>Apresiasi itu, salah satunya disampaikan langsung warga saat Mas Dhito-sapaan bupati, menginap di Desa Turus, Kecamatan Gurah, Senin (20/05/2024) malam. Dalam momen menginap di rumah warga itu, Mas Dhito memberikan waktu kepada warga untuk menyampaikan persoalan yang dialami atau menyampaikan keluh kesah.</p>



<p>&#8220;Mas Dhito yang selama ini (mungkin) dianggap masyarakat masih muda dan belum banyak pengalaman, tapi saat ini membuktikan dan bisa menjadi panutan. Ada bupati yang mau menginap di rumah warganya dan mau menampung keluh kesah warga,&#8221; kata Nurhudi.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, agenda menginap di rumah warga menjadi salah satu cara Mas Dhito, untuk menyerap persolan di masyarakat. Sebelum akhirnya, akan mengambil kebijakan dalam program-program pemerintah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Seperti malam ini, banyak persoalan yang disampaikan warga dan didiskusikan dengan Mas Dhito. Diantaranya, persoalan pertanian, pendidikan hingga infrastruktur.</p>



<p>Nurhudi sendiri yang notabene sebagai warga pendatang, mengaku merasakan perubahan dalam pembangunan di Kabupaten Kediri, ke arah yang lebih baik dalam kepemimpinan Mas Dhito. &#8220;Kami juga merasakan betul (perubahan) dari pemerintahan sebelum jenengan, dengan pemerintahan sekarang ini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Mas Dhito sendiri mengaku, melalui agenda menginap ke rumah warga, pihaknya dapat merasakan persoalan yang ada di masyarakat. Hal itulah yang juga mendorong dirinya, untuk selalu mengajak berbaur dan berdiskusi dengan warga termasuk berkeliling desa. &#8220;Itu tidak bisa dicapture, jika tidak menyamakan persepsi dan merasakan hal yang sama,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Menurut Mas Dhito, agenda menginap ke rumah warga itu akan terus dilanjutkan, karena sudah menjadi agenda rutinnya selama menjabat Bupati Kediri. Sebelumnya, Mas Dhito pun juga melakukan agenda yang sama di Kecamatan Kras.</p>



<p>&#8220;Ini akan saya lakukan di 26 titik dan ini titik kedua setelah Kras (kecamatan, red),&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209796</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kampanye di Trenggalek, Ibas: Pilih Pemimpin yang Ngayomi Ngayemi Ngayani</title>
		<link>https://memontum.com/kampanye-di-trenggalek-ibas-pilih-pemimpin-yang-ngayomi-ngayemi-ngayani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[ngayani]]></category>
		<category><![CDATA[ngayemi]]></category>
		<category><![CDATA[ngayomi]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205494</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Mas Ibas, melakukan silaturahmi dan kampanye tatap muka di Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Selasa (30/01/2024) tadi. Meski diwarnai mendung dan gerimis, namun tidak menjadi penghalang bagi Ibas untuk bertemu para relawan Partai Demokrat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Mas Ibas, melakukan silaturahmi dan kampanye tatap muka di Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Selasa (30/01/2024) tadi. Meski diwarnai mendung dan gerimis, namun tidak menjadi penghalang bagi Ibas untuk bertemu para relawan Partai Demokrat dan masyarakat di Kota Keripik Tempe.</p>



<p>&#8220;Hari ini saya mengunjungi para relawan dan masyarakat Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, karena hanya ingin memastikan hubungan silaturahmi yang sudah terjaga ini agar tidak terputus. Saya juga ingin semua masyarakat guyub, rukun dan Pemilu tahun 2024 berlangsung damai, aman, tertib dan lancar,&#8221; kata Ibas.</p>



<p>Sebagai warga Negara Indonesia, ujar Ibas, pihaknya menginginkan pemimpin atau wakil rakyat yang benar-benar peduli, bekerja dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Sehingga, apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat bisa terpenuhi.</p>



<p>&#8220;Kita ingin negara ini maju, termasuk Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo. Kita mendambakan hidup lebih sejahtera, pendidikan juga semakin baik dan lebih berkualitas. Karena pendidikan adalah kunci dalam membangun bangsa ini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, masyarakat juga menginginkan layanan kesehatan beserta fasilitasnya bisa semakin dekat, murah, mudah dan lebih optimal. &#8220;Terkait infrastruktur, juga akan lebih kita perhatikan nanti kedepannya. Bukan hanya jalan-jalan nasional maupun kabupaten, tapi jalan-jalan desa juga akan kita utamakan,&#8221; ujar Ibas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Putra kedua mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, ini juga akan mendorong pelaku usaha rumahan atau UMKM supaya lebih berkembang. Dirinya mengaku, sebetulnya pelaku UMKM ini yang perlu didorong agar menjadi lebih baik.</p>



<p>Ibas juga senantiasa memberikan dukungan dan berharap rumah tangga-rumah tangga yang ada di Desa Gemaharjo, agar semakin sejahtera. &#8220;Kita tadi juga melihat Seni Jaranan, yang menjadi kesenian tradisional di Kabupaten Trenggalek. Berharap kedepannya, kesenian tradisional ini bisa dipentaskan di tingkat nasional maupun internasional. Kita jadikan Trenggalek contoh peradaban kesenian Indonesia,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Ibas menekankan agar masyarakat di Kecamatan Watulimo, bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 14 Februari mendatang. Dirinya juga mengajak masyarakat, untuk memilih pemimpin yang ngayomi, ngayemi dan ngayani.</p>



<p>Sebagai partai pro rakyat, dirinya menegaskan bahwa Partai Demokrat siap memperjuangkan agar harga Sembako lebih terjangkau dan stabil, serta meningkatkan pendapatan rakyat. Partai Demokrat juga terus berpegang teguh untuk menyejahterakan kehidupan rakyat.</p>



<p>&#8220;Kami (Partai Demokrat) akan terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat melalui program-program yang berpihak pada rakyat. Untuk itu, ke depannya masyarakat tidak boleh ada yang susah dan harus sejahtera hidupnya,&#8221; tambahnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205494</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemimpin Kabupaten Malang Harus Terapkan Ekonomi Hijau</title>
		<link>https://memontum.com/pemimpin-kabupaten-malang-harus-terapkan-ekonomi-hijau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2020 10:26:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[harus]]></category>
		<category><![CDATA[hijau]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119767-pemimpin-kabupaten-malang-harus-terapkan-ekonomi-hijau</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Menjelang Pilbup Malang, kontestasi dan kapasitas calon tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam mengorganisir massa supaya memilih. Tetapi juga harus piawai dalam memahami persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. &#8220;Salah satunya adalah pengembangan &#8220;Ekonomi Hijau&#8221; yaitu ekonomi yang memperhatikan praktek pelestarian alam dan sumber daya alam yang melibatkan partisipasi warga,&#8221; tandas Pegiat Pembedayaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Menjelang Pilbup Malang, kontestasi dan kapasitas calon tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam mengorganisir massa supaya memilih. Tetapi juga harus piawai dalam memahami persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Salah satunya adalah pengembangan &#8220;Ekonomi Hijau&#8221; yaitu ekonomi yang memperhatikan praktek pelestarian alam dan sumber daya alam yang melibatkan partisipasi warga,&#8221; tandas Pegiat Pembedayaan Ekonomi Hijau, Pietra Widiadi, Selasa (21/7/2020) dalam wawancara via whatsApp.</p>
<p>Pria owner Pendopo Kembangkopi Wagir ini menjelaskan, dirinya mengajak warga Kabupaten Malang melongok sebagian besar penghidupan (baca matapencaharian) masyarakat Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Kita coba bercermin pada salah satu tindakan sebagian petani di Kecamatan Tumpang, pada dua bulan yang lalu yang membagi-bagikan hasil panennya karena tidak diserap oleh pasar karena ada kebijakan terkait Covid-19. Hasil panen melimpah tetapi hasil panen tidak bisa dikirim kepada pembeli akhir karena pasar dibatasi dan pergerakan warga juga terbatas,&#8221; terang pria alumnus FISIP Universitas Airlangga ini.</p>
<p>Dikatakannya, dapat pula dilihat dari begitu besarnya pergerakan komoditas pertanian, seperti kopi dan cengkeh.</p>
<p>&#8220;Bahkan saat ini juga cukup berkembang jasa wisata desa (bukan desa wisata) di kawasan yang dianggap eksotik. Pertanyaannya apakah mereka masih akan menjadi tuan rumah sendiri kelak?,&#8221; tukas Pietra.</p>
<p>Pietra menuturkan, dari konteks tersebut, nampak bahwa aset terbesar dari Kabupaten malang adalah sumber daya alam dan lingkungan.</p>
<p>&#8220;Apabila yang dilihat bahwa warga masyarakat Kabupaten Malang masih lemah (ekonomi lemah) dan dianggap tidak mampu menggerakkan ekonomi daerahnya, maka ini tanda bahaya. Mengapa? Pada satu titik tertentu maka yang dibayangkan adalah kebutuhan investor yang akan membangun Kabupaten Malang. Apabila ada investor maka ketenagakerjaan akan terjamin. Ini logika yang tidak boleh lagi dikembangkan. Sepertinya warga Kabupaten Malang buruh pencari kerja yang membutuhkan investor yang memberi kerja,&#8221; imbuh Pietra.</p>
<p>Dipaparkannya, perubahan yang mesti dilakukan adalah investor Kabupaten Malang selayaknya adalah warga masyarakat sendiri yang sudah memiliki aset ekonomi yang perlu dikembangkan.</p>
<p>&#8220;Mereka adalah tulang punggung pembangunan. Ini memang tidak popular dan instan, tetapi dalam jangka panjang menjadi sebuah penguatan kapasitas warga untuk mandiri dengan ekonomi lokal berupa perkembangan sektor pertanian, perkebunan, hutan, sumberdaya alam serta lingkungan hidup,&#8221; jelas Pietra.</p>
<p>Pietra memperjelas jika warga Kabupaten Malang bisa menjadi investor. Jadi investor itu tidak harus pengusaha besar, tapi warga masyarakat yang diberdayakan. Caranya dengan menghimpun aset ekonomi dan SDM warga sebagai modal pembangunan.</p>
<p>&#8220;Caranya bagaimana?. Ya warga diberdayakan dengan menghimpun aset ekonomi dan SDM warga sebagai modal pembangunan,&#8221; pungkas Pietra. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119767</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
