<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pemkab Banyuwangi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pemkab-banyuwangi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 May 2023 06:31:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pemkab Banyuwangi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lindungi Keamanan Informasi, Pemkab Banyuwangi Jalin PKS dengan Badan Siber dan Sandi Negara</title>
		<link>https://memontum.com/lindungi-keamanan-informasi-pemkab-banyuwangi-jalin-pks-dengan-badan-siber-dan-sandi-negara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 May 2023 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BSSN]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189028</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi bersama Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melakukan penandatanganan kerja sama implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) di kalangan satuan kerja atau unit kerja di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) itu, dilakukan Kepala Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), Jonathan Gerhard Tarigan dan Kepala Dinas Komunikasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi bersama Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melakukan penandatanganan kerja sama implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) di kalangan satuan kerja atau unit kerja di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) itu, dilakukan Kepala Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), Jonathan Gerhard Tarigan dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyuwangi, Budi Santoso serta disaksikan Sekretaris Utama BSSN, YB Susilo Wibowo di Aula BSSN Depok-Jawa Barat, Rabu (17/05/2023) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Sekretaris Utama BSSN, YB Susilo, menyampaikan bahwa semakin tinggi tingkat pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), maka akan berbanding lurus dengan tingkat resiko dan ancaman keamanannya. Untuk itu, dibutuhkan keamanan siber yang merupakan upaya adaptif dan inovatif untuk melindungi seluruh lapisan di ruang siber. Termasuk, aset informasi yang ada didalamnya, dari ancaman dan serangan siber.</p>



<p>“Dalam hal ini, BSSN melalui BSrE memberikan layanan sertifikasi elektronik untuk memberikan dukungan keamanan informasi dalam pelaksanaan e-government,” kata Susilo.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Dirinya menjelaskan, pemanfaatan sertifikat elektronik dalam layanan TTE, membangun kepercayaan dengan memberikan tiga aspek keamanan informasi. Yaitu, jaminan autentikasi, menjamin identitas pemilik dokumen, jaminan keutuhan, menjamin isi dokumen tidak mengalami perubahan oleh pihak yang tidak berhak dan jaminan kenirsangkalan, menjamin tidak ada pihak yang bisa melakukan penyangkalan dari suatu dokumen elektronik.</p>



<p>Susilo berharap, dengan pemanfaatan TTE pemerintah daerah dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses birokrasinya. Sehingga, dapat terwujud pelayanan publik yang semakin mudah diakses, cepat dan tidak berbelit.</p>



<p>“BSSN akan mendukung penuh pelaksanaan implementasi sertifikat elektronik dalam rangka akselerasi transformasi digital dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di tiap-tiap pemerintah daerah,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyuwangi, Budi Santoso, berterima kasih atas dukungan BSSN kepada Banyuwangi dalam pemanfaatan teknologi sertifikasi elektronik dan TTE. &#8220;Kami siap mendukung transformasi digital Indonesia. Bersama BSSN, kami siap menjaga ruang siber,” ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, sinergi Pemkab Banyuwangi bersama BSSN terkait implementasi TTE, sudah terjalin sejak 2019 lalu. Implementasi TTE di Banyuwangi, telah dilaksanakan mulai dari level Bupati, Wakil Bupati, DPRD, OPD, kecamatan, kelurahan, desa, sekolah (SMP) hingga Puskesmas.</p>



<p>“Pengguna aktif sertifikat elektronik mencapai 801 pengguna. Dengan jumlah dokumen elektronik yang telah diterbitkan sebanyak 4.965.870 dengan rata-rata penerbitan dokumen elektronik harian sebesar ±1.600 dokumen,” ujar Budi.</p>



<p>Hingga saat ini, di Banyuwangi terdapat 13 aplikasi yang telah terintegrasi dan telah melakukan uji kesesuaian sistem (UKS) dengan BSrE. Di antaranya, aplikasi Smart Kampung, Sikawan (persuratan dinas), dan E-PAD (pajak dan retribusi daerah).</p>



<p>Sebagai upaya kendali dan monitoring implementasi TTE, tambahnya, Pemkab Banyuwangi membangun dashboard monitoring (DASIMAN) yang sekaligus berfungsi sebagai aplikasi middleware. Dalam dashboard aplikasi ini dapat dipantau jumlah pengguna sertifikat elektronik, jumlah dokumen yang yang diterbitkan, serta jumlah dokumen yang gagal ditandatangani beserta penyebabnya. Termasuk juga log traffic penggunaan TTE, dan analisis waktu yang dibutuhkan untuk melakukan TTE. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189028</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lokalisasi Padang Bulan Singojuruh Tetap jadi Destinasi Esek-esek di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/lokalisasi-padang-bulan-singojuruh-tetap-jadi-destinasi-esek-esek-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2022 09:40:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164010</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dinilai menutup mata terhadap keberadaan lokalisasi prostitusi atau komplek yang terletak di Desa Padang Bulan, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Sebab, hingga kini lokasi itu tetap marak menjadi bisnis &#8216;lendir&#8217;. Dari pantauan Memontum.com di lokasi, puluhan rumah yang berada di lokalisasi tersebut banyak dihuni wanita yang menjajakan diri. &#8220;Selama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dinilai menutup mata terhadap keberadaan lokalisasi prostitusi atau komplek yang terletak di Desa Padang Bulan, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Sebab, hingga kini lokasi itu tetap marak menjadi bisnis &#8216;lendir&#8217;.</p>



<p>Dari pantauan Memontum.com di lokasi, puluhan rumah yang berada di lokalisasi tersebut banyak dihuni wanita yang menjajakan diri. &#8220;Selama ini kompleknya masih buka dan aman-aman saja kok. Tidak pernah tutup, pak,&#8221; ujar seorang ibu, yang juga salah satu pemilik warung dilokalisasi tersebut, Jumat (18/02/2022) siang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Dijelaskannya, bahwa banyak pendatang yang bekerja di lokasi. &#8220;Ceweknya juga banyak yang berasal dari luar daerah,&#8221; sambungnya lagi.</p>



<p>Menariknya, lokalisasi yang berada di Desa Padang Bulan, sudah sangat terkenal di Jawa Timur. Bahkan, tarif ratusan ribu rupiah dari puluhan PSK yang masih muda belia dan berparas cantik. “Ceweknya rata-rata masih muda-muda dan cantik, tarifnya berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu,&#8221; ujar ibu pemilik warung lainya.</p>



<p>Kasat Pol PP Banyuwangi, Drs Wawan Yadmadi, ketika dihubungi media ini untuk dikonfirmasi melalui WhatsApp, belum memberikan respon. <strong>(aar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164010</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerakan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Banyuwangi Gelar Festival Mamin Halal dan Event lain di Pantai Marina Boom</title>
		<link>https://memontum.com/gerakan-ekonomi-masyarakat-pemkab-banyuwangi-gelar-festival-mamin-halal-dan-event-lain-di-pantai-marina-boom</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2021 08:08:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[festival kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=139708</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menjelang Bulan Suci Ramadhan, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, menggelar festival yang menyajikan berbagai produk makanan dan minuman halal di kawasan wisata Pantai Marina Boom. Kegiatan yang digelar selama dua hari atau Minggu (11/04) ini terakhir tersebut, dimaksudkan untuk mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa sebagai negara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menjelang Bulan Suci Ramadhan, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, menggelar festival yang menyajikan berbagai produk makanan dan minuman halal di kawasan wisata Pantai Marina Boom. Kegiatan yang digelar selama dua hari atau Minggu (11/04) ini terakhir tersebut, dimaksudkan untuk mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di Banyuwangi.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar terhadap perkembangan produk halal.</p>



<p><strong><em>Baca juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Tren halal ini terus berkembang di dunia. Bahkan, sejumlah negara non muslim, pun mulai fokus mengembangkan industri wisata halal untuk meraih wisatawan. Pemerintah pusat memperkirakan, bahwa pertengahan tahun ini pariwisata dunia mulai bergerak seiring dengan proses vaksinasi yang telah berjalan. Kami di daerah, harus mulai menyiapkan diri untuk ini,&#8221; kata Bupati Banyuwangi.</p>



<p>Festival ini, tambah Bupati Ipuk, dirancang sebagai upaya untuk menggerakkan kembali roda perekonomian warga. Sekaligus, ajang untuk memperkuat kesiapan produk-produk halal, khususnya pelaku UMKM guna mengantisipasi kunjungan wisatawan.</p>



<p>&#8220;Ini bukan sekedar festival. Lewat festival ini, sekaligus mengajak sejumlah pihak sama-sama memberikan penguatan produk daerah dalam mendorong pengembangan wisata di Banyuwangi,&#8221; tambah Ipuk.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, setiap festival harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari menjaga jarak antar stan UMKM, pemakaian masker dan handsanitizer bagi tiap individu. Sehingga, meminimalisasi pembayaran secara tunai dengan sistem non tunai.</p>



<p>“Insyaallah aman. Tentunya, pelaksanaan harus memenuhi syarat disiplin pada protokol kesehatan. Kami ingin ekonomi bergerak, tapi warga tidak lalai menjalankan prokes Covid-19,” papar Ipuk.</p>



<p>Selain menyajikan berbagai produk makanan-minuman halal, di Pantai Marina Boom, juga digelar pula fashion show busana muslim, hiburan musik religi, pameran produk halal. Bahkan, hingga digelar pula kajian tentang Islam yang ramah bagi semuanya.</p>



<p>Dengan background pantai yang tengah dikembangkan sebagai dermaga marina bagi kapal-kapal yacht dan gedung heritage yang menjadi ikon Marina Boom, sederet model tampil dengan busana muslim yang didesain desainer Banyuwangi.</p>



<p>Mereka menampilkan busana dari delapan desainer Banyuwangi yang tergabung dalam Komunitas Designer Banyuwangi (KDB). Mereka adalah Sanet Sabintang, Amuzaki Fahim, Isyam Syamsi, Ridho Sisikmelik, Ocha Laros, Almira, dan Adlian.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, juga ada pameran mobil klasik, sepeda dan motor modifikasi dari komunitas Banyuwangi. Festival sendiri dibuka Wakil Bupati Sugirah, pada Sabtu (10/04) sore.</p>



<p>Untuk gelaran festival sendiri, di sisi Timur terdapat berbagai stan UMKM lokal Banyuwangi. Mulai makanan ringan seperti kue kering, camilan, minuman rempah, dan lainnya dengan kemasan kekinian. Juga ada UMKM busana muslim. Acara ini juga dimeriahkan kehadiran Fitri Carlina.</p>



<p>“Di ajang ini, pengunjung bisa berwisata, kulineran, sekaligus memperdalam ilmu agama. Kami sajikan pemahaman yang ramah pada perbedaan,” ujar Ipuk.</p>



<p>Kawasan Pantai Marina Boom merupakan aset PT Pelindo III yang dikelola anak perusahaannya, PT Pelindo Properti Indonesia (PPI). Direktur Utama PPI Edward Danner Pardamean Napitupulu, mengatakan event ini merupakan dukungan agar ekonomi masyarakat kembali pulih.</p>



<p>&#8220;Bagi kami ini adalah momen saatnya bangkit. Dengan kegiatan seperti ini kami harapkan agar ekonomi warga terus membaik,&#8221; kata Edward.</p>



<p>Ditambahkan, dalam kondisi pandemi seperti ini, yang dibutuhkan adalah kolaborasi semua pihak untuk bersama-sama mengungkit ekonomi warga.</p>



<p>&#8220;Kebangkitan ekonomi tidak bisa kita lakukan sendiri-sendiri, namun harus sinergis dengan banyak pihak. Seperti event Festival ini. Kita tunjukkan pada khalayak luas, kita mulai bangkit namun disiplin pada prokes covid 19 tetap kita junjung tinggi,&#8221; kata Edward. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">139708</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival Lobster Pertama di Tanah Air, Sukses Digelar Pemkab Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/festival-lobster-pertama-di-tanah-air-sukses-digelar-pemkab-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2021 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[di Tanah Air]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Lobster]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses Digelar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=139128</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Lobster, yang tergolong salah satu festival khusus lobster pertama di Tanah Air. Festival yang digelar di Pantai Mustika, Kecamatan Pesanggaran, itu untuk semakin memperkenalkan lobster Banyuwangi yang telah diekspor ke banyak negara. Aneka makanan olahan lobster ditampilkan dalam festival yang digelar selama dua hari, Sabtu &#8211; Minggu Minggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Lobster, yang tergolong salah satu festival khusus lobster pertama di Tanah Air. Festival yang digelar di Pantai Mustika, Kecamatan Pesanggaran, itu untuk semakin memperkenalkan lobster Banyuwangi yang telah diekspor ke banyak negara.</p>



<p>Aneka makanan olahan lobster ditampilkan dalam festival yang digelar selama dua hari, Sabtu &#8211; Minggu Minggu (3-4 April 2021). Ada lobster bakar, lobster saus padang, lobster cheese cream, hingga lobster berbumbu kari.</p>



<p><strong>Baca Juga : </strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Rasanya mantul. Enak banget. Yang berbumbu kari ini saya suka,&#8221; ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat menghadiri acara tersebut, Minggu (04/04).</p>



<p>Bupati Ipuk menjelaskan, festival ini digelar untuk mengangkat kekayaan laut yang ada di Banyuwangi, lobster salah satunya. Kabupaten Banyuwangi telah dikenal dengan wisata pantainya. Salah satunya, Pantai Mustika yang memiliki lansekap cantik dan dikenal sebagai sentra kuliner lobster.</p>



<p>Pantai Mustika terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Lokasinya tak jauh dari Pantai Pulau Merah, sekitar 3 km ke arah barat.</p>



<p>&#8220;Festival ini bukan sekadar event pariwisata, namun lebih dari itu. Kami ingin mengenalkan kekayaan laut kita, lobster salah satunya. Kami ingin mengenalkan bahwa Banyuwangi mampu menghasilkan lobster yang berkualitas ekspor,&#8221; kata Ipuk.</p>



<p>Pantai di pesisir Selatan Banyuwangi dikenal sebagai salah satu penghasil lobster yang berkualitas tinggi. Lobster yang ditampilkan dalam festival ini adalah hasil tangkapan nelayan setempat.</p>



<p>Lobster-lobster dari Banyuwangi juga telah rutin diekspor ke Singapura, Malaysia, dan Taiwan dari pintu Bandara Banyuwangi.</p>



<p>Bupati Ipuk menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Bangsring, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sejumlah rencana mendukung pengembangan lobster bakal digeber. Salah satunya dukungan dari KKP untuk membikin Lobster Center di Banyuwangi sebagai sentra penelitian dan pengembangan lobster.</p>



<p>“Konsepnya eduwisata lobster, mulai dari riset, konservasi, penyuluhan, budidaya, edukasi, dan lainnya akan ada di lobster center. Dukungan KKP sangat luar biasa dan kami berharap bisa segera dikolaborasikan untuk direalisasikan,&#8221; papar Ipuk.</p>



<p>Plt Kepala DInas Perikanan Banyuwangi, Arief Setyawan menjelaskan, festival ini menghadirkan beraneka jenis lobster yang ditangkap di sekitar pesisir Selatan Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Lobster banyak ditangkap nelayan di sekitar sini. Mulai dari perairan Pantai Grajagan, Mustika, Rajegwesi, hingga Pantai Plengkung. Jenisnya ada yang lobster bambu, lobster pasir, dan mutiara. Yang paling sering ditemukan adalah lobster pasir dan bambu,&#8221; kata Arief.</p>



<p>Lobster tangkapan nelayan setempat ini telah memasok pasar Bali, Surabaya hingga Jakarta. &#8220;Biasanya juga, dari kota tersebut ada yang tidak dikonsumsi sendiri, namun dikirim untuk ekspor,&#8221; kata Arief.</p>



<p>Ditambahkannya, festival ini merupakan kolaborasi antara pemkab dan salah satu penyedia jasa akomodasi di Banyuwangi dalam rangka pemulihan ekonomi daerah. Dalam kesempatan itu, salah satu hotel di Banyuwangi memberikan dukungan dalam festival dengan memberi edukasi kuliner berbahan lobster bagi ibu-ibu setempat. <strong>(kom/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">139128</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Smart Santri Bupati Banyuwangi Ajak ASN Mengaji Kitab Kuning</title>
		<link>https://memontum.com/program-smart-santri-bupati-banyuwangi-ajak-asn-mengaji-kitab-kuning</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2021 22:30:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ipuk Fiestiandani]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136633</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga Banyuwangi untuk mengaji kitab kuning yang selama ini menjadi korpus pembelajaran di pesantren. Hal ini sebagai bagian dari upaya penguatan spritualitas warga Banyuwangi. “Kami tidak ingin membuat para ASN menjadi santri semua. Tapi, paling tidak, akan mendapatkan siraman rohani sebagaimana para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>– Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga Banyuwangi untuk mengaji kitab kuning yang selama ini menjadi korpus pembelajaran di pesantren. Hal ini sebagai bagian dari upaya penguatan spritualitas warga Banyuwangi.</p>



<p>“Kami tidak ingin membuat para ASN menjadi santri semua. Tapi, paling tidak, akan mendapatkan siraman rohani sebagaimana para santri. Sehingga akan memperkuat spiritualitas kita, iman kita, yang nantinya akan memperbaiki produktivitas dalam hidup kita semua,” ungkap Bupati Banyuwangi, <a href="https://memontum.com/tag/ipuk-fiestiandani"><strong>Ipuk Fiestiandani Azwar Anas</strong></a> saat membuka acara Smart Santri tersebut di PP. Al-Falah, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Rabu malam (10/03).</p>



<p>Kegiatan Smart Santri sendiri merupakan rangkaian pengajian kitab kuning yang digelar secara hybrid. ASN dan warga Banyuwangi yang menyimaknya secara daring melalui aplikasi zoom dan channel youtube. </p>



<p>Sedangkan sejumlah pejabat ikut mengaji secara langsung di lokasi kegiatan. Hal ini tidak saja bertujuan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes), tapi juga untuk melakukan efisiensi waktu.</p>



<p>“Kami berikhitiar agar acara ini menjadi sarana untuk belajar secara efisien dan smart. Dengan cara ini kita akan belajar kitab-kitab yang diajarkan di pesantren,” terang Ipuk.</p>



<p>Acara Smart Santri sendiri akan digelar secara regular. Digelar dua kali dalam sebulan di tiap Rabu malam. Berpindah dari satu pesantren ke pesantren yang lain dan melibatkan kiai-kiai di Banyuwangi yang akan mengisinya.</p>



<p>“Semoga kita diberikan keistiqamahan untuk mengikuti acara ini. Sehingga diberikan ilmu yang bermanfaat serta bertambahnya keimanan,” harap Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/134651-antisipasi-banjir-dpu-pengairan-banyuwangi-lakukan-normalisasi-sungai">Antisipasi Banjir, DPU Pengairan Banyuwangi Lakukan Normalisasi Sungai</a></strong></p>



<p>Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH. Zainullah Marwan yang mengawali gelaran Smart Santri ini mengapresiasi kegiatan tersebut.</p>



<p>Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab seorang pemimpin terhadap bawahannya. Tidak sekadar dalam konteks profesional pekerjaan, tapi juga memperkuat kerohanian para bawahannya.</p>



<p>“Pada hakikatnya semua makhluk, termasuk kita manusia ini, diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Namun, bukan berarti kita tidak boleh bekerja. Kita harus bekerja. Tapi, harus mentaati segala pekerjaan kita sebagai bagian ibadah kepada Allah. Di sinilah, bentuk tanggung jawab seorang pemimpin. Bagaimana dengan ngaji ini, akan memberikan pemahaman bahwa pekerjaan kita adalah ibadah kepada Allah,” jelas Pengasuh Pesantren Al-Falah, Buluagung itu.</p>



<p>Pada kesempatan gelaran Smart Santri yang pertama ini, kitab yang dikaji adalah Kitab Hikam karya Syekh Ibnu Athoilah al-Askandari.</p>



<p>Kitab yang ditulis oleh ulama sufi ini, banyak dibaca oleh kalangan pesantren di Nusantara dan tak sedikit yang menjadikannya sebagai pegangan dalam menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat. Isinya berupa nasihat-nasihat hikmah yang luhur.</p>



<p>“Hikam ini adalah bentuk jama’ (plural) dari hikmah yang artinya kebijakan. Semoga kita semua yang mengaji ini, diberikan kebijaksanaan oleh Allah SWT. Karena sesungguhnya, kebijaksanaan itu, semata-mata hanya diberikan oleh Allah kepada orang-orang yang hanya Ia kehendaki,” terang Kiai Ali Hasan<br>Syadili dari Pesantren Mambaul Ulum, Sumberberas, Muncar yang menjadi narasumber dalam kajian Smart Santri edisi perdana tersebut. <strong>(kom/ras/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136633</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Anas Cek Kesiapan Penyimpanan Vaksin Covid-19 dan Verifikasi Data Nakes</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-anas-cek-kesiapan-penyimpanan-vaksin-covid-19-dan-verifikasi-data-nakes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2021 04:56:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Azwar Anas]]></category>
		<category><![CDATA[Faskes]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131731</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, melakukan pengecekan kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Jumat (08/01) tadi. Salah satu yang menjadi sasaran pengecekan, adalah tempat dropping vaksin untuk Banyuwangi, yang rencananya akan ditempatkan di Kantor Dinas Kesehatan Banyuwangi. Selain lokasi transit vaksin, Bupati juga mengecek verifikasi data calon penerima vaksin hingga menyiapkan sarana prasarana pendukung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, melakukan pengecekan kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Jumat (08/01) tadi.</p>



<p>Salah satu yang menjadi sasaran pengecekan, adalah tempat dropping vaksin untuk Banyuwangi, yang rencananya akan ditempatkan di Kantor Dinas Kesehatan Banyuwangi.</p>



<p>Selain lokasi transit vaksin, Bupati juga mengecek verifikasi data calon penerima vaksin hingga menyiapkan sarana prasarana pendukung program vaksinasi.</p>



<p>&#8220;Saya tadi rapat koordinasi dengan dengan Dinas Kesehatan, untuk mengetahui sejauh mana progress persiapan pelaksanaan vaksinasi di Banyuwangi. Bagaimana pendataan sasarannya, hingga peralatan pendukung untuk vaksinasi nanti. Kamar vaccine room, cold chain, maupun anggaran pendukung kami ingin pastikan siap,” kata Anas.</p>



<p>Ditambahkan, jajaran tenaga kesehatan sudah siap melakukan vaksinasi bila sewaktu-waktu pemerintah pusat memerintahkan. Semoga, nantinya semua nanti berjalan lancar.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Anas juga meminta agar ke depan Dinas Kesehatan, mulai menggagas upaya preventif meningkatkan imunitas tubuh menjadi sebuah program daerah yang bisa diimplementasikan ke seluruh warga.</p>



<p>“Dunia saat ini mengalami kejadian luar biasa dengan adanya pandemi. Upaya-upaya preventif yang solutif dengan penguatan imunitas warga. Jadi meskipun sudah ada vaksinasi, tetap kita harus perkuat imunitas warga,” tambah Bupati Anas.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, mengatakan bahwa seiring dengan program vaksinasi dari pemerintah, pihaknya akan mulai menyusun program-program yang berelasi dengan peningkatan imunitas tubuh.</p>



<p>“Ini menjadi PR bagi Dinas Kesehatan, sebagai upaya preventif kesehatan,” kata Rio, panggilan akrab Widji Lestariono.</p>



<p>Rio menjelaskan, saat ini pihaknya telah melakukan sejumlah langkah untuk kelancaran proses vaksinasi Covid-19. Sejumlah persiapan yang dilakukan, adalah melakukan verifikasi data penerima vaksin. </p>



<p>Verifikasi dilakukan pada sasaran vaksin tahap pertama yang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes).</p>



<p>“Sesuai petunjuk pemerintah pusat, Nakes akan menjadi yang pertama mendapatkan vaksin. Dari data kami, total Nakes se-Banyuwangi ada 6.349 orang. Hingga hari ini, yang sudah terverifikasi angkanya mencapai sekitar 94 persen atau sebanyak 6.006 orang dari jumlah total nakes,” ujar Rio.</p>



<p>Sasaran penerima vaksin terdiri atas semua Nakes dan karyawan yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes) baik puskesmas, rumah sakit daerah dan swasta, klinik swasta hingga mereka yang bekerja di apotek.</p>



<p>Bersamaan dengan itu, pihaknya juga terus menyiapkan sarana prasarana guna mendukung proses vaksinasi. Di antaranya menyiapkan faskes vaksinasi, tenaga Kesehatan atau vaksinator hingga perlengkapan penunjangnya.</p>



<p>“Untuk layanan vaksinasi, Banyuwangi menyiapkan 45 puskesmas se kabupaten, enam rumah sakit rujukan Covid, dan tambahan rumah sakit swasta lainnya. Yang terus dipersiapkan oleh faskes di antaranya ruangan yang memadai, APD dan bahan medis habis pakai seperti spet, kapas dan alkohol,” pungkasnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131731</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Harjaba Diharapkan Sebagai Momen Bersatu Membangun Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/momen-harjaba-diharapkan-sebagai-momen-bersatu-membangun-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2020 15:03:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Harjaba]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130306</guid>

					<description><![CDATA[Dalam momen itu, Bupati Anas ucapkan terima kasih dan meminta maaf Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi merayakan Hari Jadi ke-249 tahun, yang jatuh tepat pada hari ini, Jumat (18/12). Peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) yang dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat ini menjadi momen beharga untuk menguatkan tekad bersama membangun daerah yang lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Dalam momen itu, Bupati Anas ucapkan terima kasih dan meminta maaf</strong></h3>
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi merayakan Hari Jadi ke-249 tahun, yang jatuh tepat pada hari ini, Jumat (18/12).</p>
<p>Peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) yang dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat ini menjadi momen beharga untuk menguatkan tekad bersama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.</p>
<p>Dalam peringatan Harjaba tersebut, hadir sejumlah undangan, seperti Rois Syuriah PCNU, KH. Zainullah Marwan, KH Suyuti Toha, KH. Ahmad Khotib Habibulloh, KH Wahyudi.</p>
<p>Turut hadir pula, Kiai Mustari, Ustad Muhdhor Atim, Kiai Kholik, Kiai Burhan, Kiai Nurhadi, Kiai Iskandar Zulkarnain, KH Muhammad Nur Khotib, Gus Faizin, Habib Toha Singojuruh.</p>
<p>Termasuk, hadir Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Syarifuddin Sulaiman, Danlanal, Letkol Laut (P) Joko Setiyono, Ketua MUI Banyuwangi, KH Moh Yamin, Ketua Bamag, Pendeta Anang Sugeng, Ketua PHDI, Suminto dan Walubi, Eka Wahyu.</p>
<p>Dari tokoh masyarakat, diantaranya Ketua Muhammdiyah, Mukhlis Lahuddin, Ketua LDII, Astro Junaidi, Ketua Al Irsyad dan Ketua Robiatul Alawiyah.</p>
<p>Bupati Banyuwangi, dalam kesempatan itu mengatakan, peringatan Harjaba kali ini berlangsung dalam suasana yang berbeda karena masih dalam masa pandemi.</p>
<p>&#8220;Pandemi Covid 19 telah membuat banyak hal dalam proses pembangunan daerah mengalami perubahan dan pergeseran. Banyak masalah yang muncul baik ekonomi dan sosial yang ikut mengiringinya,” kata Bupati Anas.</p>
<p>Untuk itu di momen Harjaba, tambah Bupati Anas, dirinya mengajak segenap elemen di daerah untuk kembali membulatkan tekad.</p>
<p>Yakni, terus mempererat persatuan dan keguyuban untuk bersama-sama membangun daerah dan mencari solusi atas segala permasalahan.</p>
<p>“Di masa sulit ini kita harus makin solid dan kompak untuk mencari cara-cara kreatif dan inovatif sebagi solusi mengatasi dampak pandemi. Momen Pilkada telah usai, sudah tidak ada lagi perbedaan, kedepan kita harus bersatu agar bisa bekerja keras memberikan yang terbaik bagi Banyuwangi,” tutur Anas.</p>
<p>Pada momen tersebut, Anas juga menyampaikan terima kasih atas dukungan segenap warga selama 10 tahun terakhir, dalam proses pembangunan di daerah.</p>
<p>&#8220;Selama 10 tahun ini, ada banyak cerita manis, capaian dan prestasi, juga ada kegagalan yang dialami. Semuanya adalah proses untuk menjadikan Banyuwangi hingga menjadi seperti sekarang,” ungkapnya.</p>
<p>Tidak lupa, dalam kesempatan itu, Bupati Anas juga menyampaikan permohonan maaf, atas segala kesalahan dan kekurangan selama menjabat maupun secara pribadi.</p>
<p>“Masih banyak cita-cita dan harapan warga yang mungkin masih belum bisa diwujudkan selama periode kepemimpinan saya. Juga untuk semua kesalahan pribadi saya, saya mohon agar dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” tutur Anas.</p>
<p>Peringatan Harjaba tersebut, ditutup dengan doa yang dibacakan secara bergantian oleh para kiai dan ulama Banyuwangi dengan penuh khidmat.</p>
<p>Sementara untuk peringatannya, digelar mulai acara Semaan dan khotmil Qur’an, yang diikuti peserta di setiap kantor instansi daerah. Mulai level kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan.</p>
<p>Upacara Peringatan Harjaba juga dilakukan secara virtual dari pendopo kabupaten yang diikuti unsur OPD di kantor masing-masing hingga kantor kecamatan. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130306</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Banyuwangi Salurkan Rp 1,65 Milyar Insentif Guru PAUD dan TK</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-salurkan-rp-165-milyar-insentif-guru-paud-dan-tk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2020 07:14:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif Guru Paud]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif Guru TK]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129160</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi menyalurkan insentif bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) senilai Rp 1,65 milyar bagi 1.105 orang guru Banyuwangi. Penyerahan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, di Pendopo Sabha Swagata, Jumat (4/12) tadi. Bupati Anas mengatakan, Pemkab menyalurkan insentif bagi guru PAUD sebagai ungkapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi menyalurkan insentif bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) senilai Rp 1,65 milyar bagi 1.105 orang guru Banyuwangi. Penyerahan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, di Pendopo Sabha Swagata, Jumat (4/12) tadi.</p>
<p>Bupati Anas mengatakan, Pemkab menyalurkan insentif bagi guru PAUD sebagai ungkapan terimakasih dan apresiasi atas pengabdian yang tulus guru dalam mendidik generasi penerus daerah. &#8220;Pendidikan PAUD adalah pendidikan pertama yang didapat oleh anak-anak kita, di sinilah nilai-nilai moral dan karakter diri yang positif mulai ditanamkan. Terimakasih kepada Guru PAUD yang telah bekerja luar biasa mendidik anak-anak tanpa lelah untuk memberikan bekal yang terbaik bagi mereka,” kata Bupati Anas.</p>
<p>Anas melanjutkan, dedikasi guru PAUD selama ini sangatlah luar biasa. Tidak sedikit guru PAUD yang telah mengajar selama bertahun-tahun, namun menerima penghasilan yang sangat terbatas. Bahkan, ada guru PAUD yang telah mengabdi selama 25 tahun hanya mendapatkan gaji takblebih dari Rp 500 ribu per-bulannya.</p>
<p>“Apa yang diberikan oleh pemkab ini, tentunya tidak sebanding dengan dedikasi yang telah diberikan oleh para guru PAUD selama ini. Semoga dedikasi bapak atau ibu guru diganjar nilai ibadah dan menjadi berkah, sehingga didikan yang diberikan menghasilkan anak-anak sukses di masa depan,” ujar Anas.</p>
<p>Anas juga mengajak para guru tetap semangat dalam mendidik di masa Pandemi ini. “Kita berdoa bersama agar wabah segera berakhir dan penddikan anak-anak bisa berjalan seperti sedia kala,” ujar Anas.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Suratno, mengatakan insentif guru PAUD senilai Rp 1,65 milyar diberikan kepada 1.105 orang guru se Kabupaten. &#8220;Insentif yang diberikan adalah Rp. 500 ribu perbulan, saat ini diserahkan langsung  untuk tiga bulan yakni untuk bulan Oktober, November dan Desember. Sehingga tiap orang menerima total Rp. 1.500.000,” terang Suratno.</p>
<p>Dirinya melanjutkan, untuk penyerahan insentif kali ini, Guru PAUD yang menerima baru sebanyak 1.105 orang. Hal ini dikarenakan ada regulasi yang mengaturnya, yakni UU no. 14 / 2005 tentang guru dan dosen. Di situ terdapat kriteria guru penerima insentif yakni non PNS dan harus S1. Lalu belum menerima sertifikasi pendidikan tunjangan profesi didik (TPP) dan aktif mengajar yang ditandai masuk dalam daftar pokok pendidikan (<span style="color: #000000"><a style="color: #000000" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Data_pokok_pendidikan" target="_blank" rel="noopener noreferrer">dapodik</a></span>).</p>
<p>“Memang masih ada guru PAUD yang belum mendapatkan karena terbentur persyaratan yang ada. Ke depan, masih ada kesempatan untuk terdata sebagai guru penerima insentif. Insyaallah insentif ini akan terus berkelanjutan yang dicairkan per tiga bulan,” pungkas Suratno. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129160</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Minta Pendamping Desa Mampu Dorong Inovasi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-minta-pendamping-desa-mampu-dorong-inovasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2020 14:10:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendamping Desa]]></category>
		<category><![CDATA[RKP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128680</guid>

					<description><![CDATA[Anggaran terbatas tapi target prioritas tercapai Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, meminta para pendamping desa untuk bisa mendorong inovasi di tingkat desa. Hal itu disampaikan, saat menghadiri &#8216;Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Berbasis Indeks Desa Membangun (IDM) dan Sustainable Development Goals (SDGs)&#8217; di Banyuwangi, Senin (30/11) tadi. “Berapa pun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Anggaran terbatas tapi target prioritas tercapai</strong></p>
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, meminta para pendamping desa untuk bisa mendorong inovasi di tingkat desa. Hal itu disampaikan, saat menghadiri &#8216;Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Berbasis Indeks Desa Membangun (IDM) dan Sustainable Development Goals (SDGs)&#8217; di Banyuwangi, Senin (30/11) tadi.</p>
<p>“Berapa pun anggaran yang diterima, desa harus didorong untuk tetap berinovasi dan melakukan perencanaan yang tepat tanpa banyak mengeluh. Saya berharap, para pendamping desa dapat terlibat dalam proses penyusunan RKP Desa. Bagaimana dengan anggaran yang terbatas, tapi target prioritas dapat tercapai,” kata Anas.</p>
<p>Bupati menjelaskan, bahwa APBD Banyuwangi 2021, mengalami penurunan dari Rp 3,3 triliun (2020) menjadi Rp 2,88 triliun pada tahun depan. Kondisi ini, lantaran adanya penyesuaian dana transfer dari pusat akibat pandemi covid-19, yang sangat berpengaruh pada kapasitas fiskal pemerintah pusat.</p>
<p>“Penurunan ini tentu juga berdampak pada transfer ke desa-desa. Maka, desa diharapkan dapat berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk menyiasati keterbatasan anggaran tersebut sehingga target-target pembangunan desa dapat terwujud,” kata Anas.</p>
<p>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Banyuwangi, Kusiyadi, menjelaskan bahwa bimtek ini diikuti 100 pendamping desa se-Banyuwangi. Mereka terdiri dari tenaga ahli, pendamping desa pemberdayaan, teknik infrastruktur dan pendamping lokal desa.</p>
<p>&#8220;Pendamping desa ini direkrut oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Mereka bertugas mendampingi desa dalam penyelenggaraan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam bimtek tersebut, para pendamping desa dibekali berbagai wawasan tentang penyusunan RKPDes yang berbasis Indeks Desa Membangun (IDM) dan Sustainable Development Goals (SDGs). Dengan harapan, mereka bisa berperan lebih banyak dalam proses penyusunan rencana strategis pembangunan desa tersebut.</p>
<p>&#8220;Tahun depan, harapan kami status kemajuan dan kemandirian desa di Banyuwangi bisa meningkat. Salah satunya, melalui peran serta pendamping desa untuk melakukan updating IDM,” terang Kusiyadi.</p>
<p>Kusiyadi menambahkan, berdasarkan keputusan Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa KemendesPDTT Nomor 303 Tahun 2020, jumlah desa berstatus mandiri di Banyuwangi sebanyak 52 desa, desa maju sebanyak 111 desa, dan desa berkembang sebanyak 26 desa.</p>
<p>“Target tahun depan, desa mandiri kita bisa mencapai 100 desa,” paparnya.</p>
<p>Desa mandiri adalah desa maju yang memiliki kemampuan melaksanakan pembangunan desa untuk peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakatnya. Tentunya, dengan ketahanan ekonomi dan ketahanan ekologi secara berkelanjutan. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128680</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
