<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pemuda pelopor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pemuda-pelopor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Mar 2023 14:20:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pemuda pelopor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sosialisasi Tentang Pemuda Pelopor, Disporapar Jombang Hadirkan Disporapar Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/sosialisasi-tentang-pemuda-pelopor-disporapar-jombang-hadirkan-disporapar-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Mar 2023 14:20:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jombang]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda pelopor]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185943</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi Pemuda Pelopor Kabupaten Jombang 2023. Kegiatan yang dibuka Sekretaris Disporapar Kabupaten Jombang, Yulita Purwaningsih, menghadirkan nara sumber Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Provinsi Jawa Timur, Abdul Wahab serta Perwakilan PPMI Kabupaten Jombang Afrizal Prasadana. Kegiatan sendiri, diikuti oleh perwakilan Pemuda Pelopor dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi Pemuda Pelopor Kabupaten Jombang 2023. Kegiatan yang dibuka Sekretaris Disporapar Kabupaten Jombang, Yulita Purwaningsih, menghadirkan nara sumber Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Provinsi Jawa Timur, Abdul Wahab serta Perwakilan PPMI Kabupaten Jombang Afrizal Prasadana.</p>



<p>Kegiatan sendiri, diikuti oleh perwakilan Pemuda Pelopor dari 21 kecamatan di Kabupaten Jombang dan bertempat di Aula Gedung PKK Kabupaten Jombang, Kamis (30/03/2023) tadi.</p>



<p>Sekretaris Disporapar Jombang, Yulita Purwaningsih, dalam sambutannya mengatakan sesuai ketentuan Peraturan Perundangan-Undangan Kepemudaan, bahwa yang dikatakan pemuda secara usia adalah 16 sampai 30 tahun dan secara peran mempunyai peran yang sangat penting sekali dalam proses pembangunan. &#8220;Institusi kepemudaan atau perangkat daerah kepemudaan di 21 kecamatan, 302 desa dan 4 kelurahan. Pemuda pelopor ini secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi bahkan sampai tingkat nasional. Ini merupakan salah satu program pemerintah untuk mencetak pemuda-pemuda berprestasi serta mencari sosok seorang pemuda yang secara real aktivitas keberadaannya dan peran sertanya sangat membawa pengaruh positif pada perkembangan lingkungan sekitarnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kalau dilihat secara demografi, ujarnya, rentang usia pemuda ini merupakan sebuah bonus kekuatan tersendiri. Dengan harapan, bisa memberikan manfaat yang positif di lingkungan, sekaligus membawa kebanggaan tersendiri baik di tingkat kabupaten, provinsi dan bahkan di tingkat nasional.</p>



<p>&#8220;Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kepemudaan dan Olah Raga berharap kepada peserta yang hadir tertarik untuk mengaktualisasikan diri. Karena, seorang pemuda pelopor harus mampu menyuguhkan apa yang dirinya lakukan. Kemajuan tehnologi, juga merupakan salah satu bagian spesifikasi pemuda pelopor,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Melalui sosialisasi nanti, diharapkan perwakilan yang hadir bisa ikut mensosialisasikan di lingkungan. Sehingga, bisa berproses memunculkan pemuda pelopor yang memberikan manfaat kepada masyarakat secara umum di Kabupaten Jombang.</p>



<p>Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Provinsi Jawa Timur, Abdul Wahab, selaku nara sumber juga menambahkan bahwa pemuda pelopor ini sangat unik. Sehingga, harus diadakan sosialisasi untuk menemukan kepeloporan yang ada di daerah-daerah. Pemuda pelopor sendiri ada lima bidang, yaitu bidang pendidikan, bidang pangan, bidang inovasi tehnologi, bidang agama serta bidang sumberdaya alam, lingkungan hingga pariwisata.</p>



<p>&#8220;Dari sini, nanti akan diadakan seleksi di tingkat kabupaten dan pemenang di tingkat kabupaten akan di kirim ke tingkat provinsi. Juara 1 tingkat provinsi akan dikirim untuk mengikuti seleksi di tingkat nasioanal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya berharap, dengan semakin banyak pemuda pelopor yang tumbuh di daerah-daerah, maka akan dapat mengangkat nama masing-masing daerah sekaligus mengangkat nama provinsi serta Indonesia. Kepeloporan sangat dibutuhkan untuk pemuda-pemuda serta banyak manfaatnya bagi masyarakat sekitar</p>



<p>&#8220;Sebenarnya, banyak yang bisa kita lakukan dan banyak masalah sosial di sekitar kita. Seperti bullying dan stunting. Pemuda pelopor harus ikut berperan serta dalam menciptakan sekolah-sekolah tanpa adanya bullying,&#8221; ujarnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185943</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemuda Pelopor Kota Malang Juara I Tingkat Nasional, hingga Munculkan Inovasi Bidang Pariwisata melalui Kampung Tematik</title>
		<link>https://memontum.com/pemuda-pelopor-kota-malang-juara-i-tingkat-nasional-hingga-munculkan-inovasi-bidang-pariwisata-melalui-kampung-tematik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2021 12:30:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kampung tematik]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda pelopor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156944</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menggali potensi pemuda patut diapresiasi. Salah satunya, seperti yang telah dilakukan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang dalam mengoptimalkan gelaran Pemuda Pelopor. Di mana kala itu, ajang ini bertujuan mengembangkan potensi dalam merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menggali potensi pemuda patut diapresiasi. Salah satunya, seperti yang telah dilakukan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang dalam mengoptimalkan gelaran Pemuda Pelopor.</p>



<p>Di mana kala itu, ajang ini bertujuan mengembangkan potensi dalam merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah. Melalui seleksi yang ketat, para Pemuda Pelopor diharapkan mampu menjadi insan kreatif dan inovatif serta memiliki inisiatif untuk mengimplementasikan karyanya ke dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Pada tahun 2019, Pemuda Pelopor Kota Malang berhasil meraih juara satu dalam ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional, yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dengan mengusung inovasi teknologi yang diberi judul &#8216;Sitta Agrapana&#8217; Rangga Ega Santoso, berhasil mengalahkan pemuda pelopor dari 34 provinsi di Indonesia.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
</ul>


<p>“Sitta Agrapana adalah teknologi pengendali hama hortikultura sebagai produk eco-friendly dan easily produced. Fungsinya untuk mewujudkan konsep pengembangan kawasan florikulturasi terintegrasi inovasi teknologi pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT),” ungkap Rangga.</p>



<p>Ide tersebut, terangnya, berawal dari sering bertukar pikiran dengan pembimbing magangnya yang merupakan petani bawang di Probolinggo. &#8220;Kebetulan waktu saya magang, pembimbing saya petani bawang di Probolinggo. Itu sering cerita kalau punya masalah berkaitan dengan hama,” ujarnya.</p>



<p>“Akhirnya kami shearing dan mencari solusi bersama. Nah, ide merancang teknologi ini pertama datang dari momen tersebut. Lalu saya bertemu dengan teman-teman yang sangat suportif di kampus. Hingga akhirnya kami bangun bersama alat tersebut. Selanjutnya saya ikut Pemuda Pelopor, menang mulai tingkat kota, provinsi, dan nasional,” sambungnya.</p>



<p>Cara kerja alat ciptaannya ini terbilang mudah, di mana hanya membutuhkan lampu untuk perangkap hama lem untuk mengikat hama. Kemudian ada juga beberapa komponen sensor yang dijadikan alat untuk mengukur suhu, kelembapan dan pengukur Ph tanah.</p>



<p>“Pertama kita memasang lampu di tengah sawah sekitar pukul 17.00 WIB ke atas selama empat jam. Nah dalam range waktu tersebut biasanya hama sudah mulai keluar, hama tersebut akan tertarik dengan cahaya lampu dan mulai mendekat. Ketika sudah mulai mendekat ke botol lampunya, hama akan menempel disana karena botol tersebut sudah diberi lem dengan penambahan pewangi supaya makin mengikat,” bebernya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="740" height="416" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/REV-01-4.png?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-156949" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/REV-01-4.png?resize=1024%2C576&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/REV-01-4.png?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/REV-01-4.png?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/REV-01-4.png?resize=400%2C225&amp;ssl=1 400w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/10/REV-01-4.png?w=1200&amp;ssl=1 1200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p>Lebih jauh Rangga mengatakan alat ini diciptakan khusus untuk membantu pemerintah dari sektor pertanian. Sehingga apa yang dikatakan banyak orang tentang berdikari untuk negeri harus digalakkan oleh semua masyarakat sebagian terjawab dengan hasil ciptaanya.</p>



<p>“Bagaimana bisa dianggap berdikari untuk negeri, jika sektor pertanian saja tidak diperbaiki? Hasil pertanian harusnya memanusiakan manusia, bukan mengerdilkan rasa. Karena hanya petani yang mampu menyelamatkan pangan,&#8221; jelas Rangga.</p>



<p>Selain di bidang pengembangan teknologi, nyatanya pemuda di Kota Malang juga banyak yang inovatif dalam sektor pariwisata. Siapa tak kenal Kampung Warna Warni Jodipan yang menjadi ikon pariwisata Kota Malang dan sudah terkenal hingga kancah nasional? Kampung tematik itu hadir karena gagasan inovatif seorang pemudi yang sempat menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Salis Fitria.</p>



<p>Wanita kelahiran 1994 itu menceritakan bahwa inovasi ini bermula ketika ia dan sekelompok temannya menjalani mata kuliah praktikum saat semester lima. “Bermula dari tahun 2016 waktu itu saya dan tim membuat karya Kampung Warna Warni Jodipan,” ujarnya.</p>



<p>Waktu itu masih mahasiswa, dia dan tim kebetulan anak Ilmu Komunikasi, ada praktikum untuk mengimplementasikan ilmu ke masyarakat. Bisa dibilang kita berperan menjadi eksternal public relation (PR) suatu event. Nah saat itu tugasnya membuat event, terserah apapun dan bekerja sama dengan siapapun boleh.</p>



<p>Saat itu, kebetulan kelompoknya bekerja sama dengan perusahaan cat Indana Paint. Namun, slot untuk event di perusahaan tersebut sudah penuh. Sehingga mereka ditawarkan dalam bentuk corporate social responsibility (CSR).</p>



<p>“Lalu lokasi yang dipilih adalah Kampung Jodipan, karena berangkat dari latar belakang pandangan masyarakat atas kampung tersebut yang negatif. Di sana dianggap kampung preman, tapi ternyata setelah kami datang warganya ramah. Bahkan semua warga di sana ikut ambil bagian mensukseskan program tersebut, mereka cukup kooperatif,” kata Salis.</p>



<p>Melalui inovasi Kampung Warna Warni tersebut, ia juga menyandang Pemuda Pelopor Tingkat Jawa Timur Tahun 2019, dan sempat menerima tamu duta besar Australia Hon Kevin Andrews.</p>



<p>“Tidak menyangka juga inovasi ini bisa booming dan saya mampu meraih prestasi. Alhamdulillah, sampai sekarang saya dengan warga kampung masih berkomunikasi dengan baik,” terang Salis<strong>. (mus/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156944</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Pemuda Lumajang Raih Penghargaan Tingkat Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/empat-pemuda-lumajang-raih-penghargaan-tingkat-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2020 08:53:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gedung grahadi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Sumpah Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda pelopor]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126735</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-92 Tahun 2020, menjadi momentum membanggakan bagi Kabupaten Lumajang. Empat pemuda di kabupaten itu, berhasil meraih prestasi sebagai Pemuda Utama dan Pemuda Pelopor di tingkat Jawa Timur. “Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim, Emil Dardak, tepat pada HSP kemarin memberikan penghargaan itu di Gedung Grahadi Surabaya,” [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-92 Tahun 2020, menjadi momentum membanggakan bagi Kabupaten Lumajang. Empat pemuda di kabupaten itu, berhasil meraih prestasi sebagai Pemuda Utama dan Pemuda Pelopor di tingkat Jawa Timur.</p>
<p>“Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim, Emil Dardak, tepat pada HSP kemarin memberikan penghargaan itu di Gedung Grahadi Surabaya,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lumajang, Paimin.</p>
<p>Ditambahkannya, khusus penilaian pada Pemuda Pelopor, Kabupaten Lumajang kembali membuat bangga seperti di tahun sebelumnya. Mereka, menampilkan kreativitas yang telah ditekuninya untuk mendukung kemajuan dan pengembangan aspek kehidupan masyarakat.</p>
<p>Sementara ke empat pemuda yang berhasil meraih prestasi membanggakan itu, diantaranya Oktaviansyah Purwo Bramastyo yang dinobatkan sebagai Pemuda Utama bidang Keahlian Khusus, dengan mengusung gagasan robot pengganti manusia untuk menangani pasien Covid-19. Lalu, Iman Bagus Suseno juga dinobatkan sebagai Pemuda Utama bidang Penyadaran.</p>
<p>Sedangkan untuk pemuda pelopor, diraih Asriafi Ath Thariq mendapat Juara I Pemuda Pelopor Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan dan Wardatul Jannah mendapat Juara II Pemuda Pelopor Bidang Inovasi dan Teknologi. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126735</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
