<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pemudik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pemudik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2026 03:34:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pemudik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Posko Angkutan Lebaran 2026 Berakhir, Ratusan Ribu Pemudik Kembali ke Pulau Bali</title>
		<link>https://memontum.com/posko-angkutan-lebaran-2026-berakhir-ratusan-ribu-pemudik-kembali-ke-pulau-bali</link>
					<comments>https://memontum.com/posko-angkutan-lebaran-2026-berakhir-ratusan-ribu-pemudik-kembali-ke-pulau-bali#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[berakhir]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231392</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Masa Posko Angkutan Lebaran 2026, resmi berakhir. Selama periode tersebut, ratusan ribu pemudik telah kembali menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi. General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, mengatakan bahwa ada sebanyak 404 ribu penumpang pejalan kaki dalam kendaraan atau 78 persen telah kembali ke Bali dari Jawa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Masa Posko Angkutan Lebaran 2026, resmi berakhir. Selama periode tersebut, ratusan ribu pemudik telah kembali menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, mengatakan bahwa ada sebanyak 404 ribu penumpang pejalan kaki dalam kendaraan atau 78 persen telah kembali ke Bali dari Jawa. Sementara untuk kendaraan, tercatat sekitar 127 ribu unit atau 77 persen dari total pergerakan saat arus mudik telah menyeberang.</p>



<p>&#8220;Masih ada 22 persen atau 113 ribu penumpang dalam kendaraan yang belum kembali ke Bali. Sementara untuk kendaraan, 23 persen atau 37.365 kendaraan yang belum menyeberang,&#8221; kata Arief, Selasa (31/03/2026) tadi.</p>



<p>Dirinya menyebut, puncak arus balik terjadi pada H+7 Lebaran atau Minggu (29/03/2026) kemarin. Pada puncak arus balik tersebut, tercatat sebanyak 56.300 penumpang dan sekitar 19 ribu unit kendaraan menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk. Dari jumlah kendaraan tersebut, didominasi oleh sepeda motor yang mencapai lebih dari 12.458 unit.</p>



<p>Secara keseluruhan, selama periode H-10 hingga H+8 lebaran, jumlah kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Ketapang mencapai sekitar 171 ribu unit dari total reservasi 183.810 ribu kendaraan. &#8220;Masih ada sekitar 11.889 kendaraan dari data reservasi yang belum masuk ke pelabuhan,&#8221; kata Arief.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski posko telah ditutup sejak Senin (30/03/2026), arus kendaraan masih terpantau padat. Antrean kendaraan bahkan sempat mencapai 14 kilometer dan berangsur turun menjadi sekitar 12 kilometer, menjelang Selasa (31/03/2026) sore.</p>



<p>Kepadatan tersebut, sambung Arief, dipengaruhi oleh mulai normalnya kembali aktivitas, termasuk kendaraan logistik yang sudah diperbolehkan beroperasi penuh. &#8220;Setelah masa angkutan Lebaran selesai, seluruh jenis kendaraan sudah bisa berjalan normal, termasuk logistik. Ini yang menyebabkan arus masih padat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk mengurai antrean, ASDP menambah jumlah kapal yang beroperasi dari sebelumnya 33 unit menjadi 36 unit pada hari ini. Selain itu, pihaknya juga mengoptimalkan buffer zone yang ada untuk menampung kendaraan logistik.</p>



<p>&#8220;Kami juga membagi pola pemuatan, baik melalui Dermaga Bulusan maupun Dermaga LCM, agar distribusi kendaraan lebih merata,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Arief mengatakan, saat ini pola Operasi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) hanya diberlakukan di Dermaga IV, sementara dermaga lainnya telah kembali ke pola reguler. Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan membeli tiket melalui Aplikasi Ferizy guna menghindari antrean panjang.</p>



<p>&#8220;Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami terus bersama-sama dengan seluruh stakeholder untuk mengurai antrean serta berkoordinasi untuk memastikan teman-teman pengguna jasa diseberangkan dengan selamat,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/posko-angkutan-lebaran-2026-berakhir-ratusan-ribu-pemudik-kembali-ke-pulau-bali/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231392</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Keselamatan Pemudik, Pemkab Lumajang Siagakan Dua Pos Pelayanan Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-keselamatan-pemudik-pemkab-lumajang-siagakan-dua-pos-pelayanan-kesehatan</link>
					<comments>https://memontum.com/jaga-keselamatan-pemudik-pemkab-lumajang-siagakan-dua-pos-pelayanan-kesehatan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231154</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik Idul Fitri, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang mempertegas komitmennya dalam menjaga keselamatan pemudik melalui penguatan sistem siaga darurat berbasis titik rawan. Langkah tersebut, diwujudkan dengan menyiagakan dua pos pelayanan kesehatan (Posyankes) di lokasi strategis, yakni Terminal Minak Koncar dan kawasan pertigaan Jalan Lintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik Idul Fitri, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang mempertegas komitmennya dalam menjaga keselamatan pemudik melalui penguatan sistem siaga darurat berbasis titik rawan. Langkah tersebut, diwujudkan dengan menyiagakan dua pos pelayanan kesehatan (Posyankes) di lokasi strategis, yakni Terminal Minak Koncar dan kawasan pertigaan Jalan Lintas Timur (JLT) sisi selatan.</p>



<p>Kedua titik ini, dikenal sebagai simpul krusial pergerakan kendaraan, dengan potensi kerawanan kecelakaan yang meningkat signifikan saat puncak arus mudik, terutama pada malam takbiran. Penempatan pos ini, bukan sekadar respons rutin tahunan, melainkan bagian dari strategi mitigasi risiko yang dirancang secara terukur dan berbasis kebutuhan lapangan. PMI berupaya memastikan, setiap potensi kedaruratan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.</p>



<p>Wakil Sekretaris PMI Lumajang, Nurhadi Santoso, menegaskan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan bentuk nyata pelayanan kemanusiaan yang adaptif terhadap dinamika arus mudik. “Kami menyiagakan personel dan ambulans mulai Jumat (13/3/2026) hingga H+7 Lebaran, dengan fokus pada percepatan penanganan jika terjadi insiden di lapangan,” ujarnya, Kamis (19/03/2026) tadi.</p>



<p>Di masing-masing pos, PMI menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif. Pemeriksaan tekanan darah bagi pengemudi, penyediaan obat-obatan untuk keluhan ringan, hingga penanganan awal kondisi darurat menjadi bagian dari layanan yang diberikan. Upaya ini dinilai krusial untuk menjaga kondisi fisik pemudik, terutama mereka yang menempuh perjalanan jarak jauh.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih dari itu, PMI juga menyiapkan skema evakuasi medis terintegrasi. Setiap kasus dengan tingkat keparahan tinggi akan segera dirujuk menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan terdekat, guna memastikan penanganan lanjutan berlangsung tanpa jeda waktu yang berisiko.</p>



<p>Dengan dukungan lima personel yang tersebar di dua titik, PMI menerapkan pola layanan situasional yang fleksibel. Penyesuaian dilakukan secara real-time mengikuti dinamika arus kendaraan, sehingga efektivitas respons tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas.</p>



<p>Penguatan sistem siaga ini sekaligus menegaskan posisi PMI sebagai garda terdepan dalam layanan kemanusiaan di ruang publik. Tidak hanya hadir saat bencana, PMI juga mengambil peran strategis dalam momentum sosial seperti mudik, di mana keselamatan menjadi kebutuhan kolektif.</p>



<p>Melalui langkah ini, PMI Lumajang tidak sekadar menyediakan layanan, tetapi juga membangun rasa aman bagi masyarakat. Sebuah upaya konkret untuk memastikan arus mudik Idulfitri berlangsung tertib, terkendali, dan minim risiko, di tengah harapan besar masyarakat untuk kembali ke kampung halaman dengan selamat. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jaga-keselamatan-pemudik-pemkab-lumajang-siagakan-dua-pos-pelayanan-kesehatan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231154</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231131</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi sutejo, memberangkatkan ratusan warga yang akan mudik Lebaran ke kampung halaman, Rabu (18/03/2026) tadi. Sejumlah warga yang hendak pemudik tersebut, diberangkatkan dari pintu masuk Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan. Sebelum memberangkatkan pemudik, Mas Rusdi-sapaan akrab Bupati Pasuruan, terlebih dulu menyapa para pemudik yang bersiap di dalam bus. &#8220;Gimana bapak ibu? [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi sutejo, memberangkatkan ratusan warga yang akan mudik Lebaran ke kampung halaman, Rabu (18/03/2026) tadi. Sejumlah warga yang hendak pemudik tersebut, diberangkatkan dari pintu masuk Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan.</p>



<p>Sebelum memberangkatkan pemudik, Mas Rusdi-sapaan akrab Bupati Pasuruan, terlebih dulu menyapa para pemudik yang bersiap di dalam bus. &#8220;Gimana bapak ibu? Semangat mudiknya ya,&#8221; tanya Mas Rusdi.</p>



<p>Suasana akrab itu, sontak mendapat respon positif pemudik. Terlebih, pemudik yang sudah di atas kendaraan, tidak sabar untuk bertemu dengan keluarga dan sanak saudaranya di tanah kelahiran.</p>



<p>Di hadapan para pemudik, Mas Rusdi berharap perjalanan menuju kampung halaman berjalan lancar dan selamat sampai tujuan. &#8220;Semoga lancar semuanya dan sampai di kampung halaman serta kembali ke Kabupaten Pasuruan dengan selamat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Mas Rusdi menjelaskan, bahwa ratusan pemudik diberangkatkan dengan menggunakan tujuh bus. Dengan rincian, lima bus dari Dinas Perhubungan dan dua bus support Polres Pasuruan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama perjalanan, lanjutnya, para pemudik didampingi oleh pendamping dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan dan dikawal oleh Satlantas Polres Pasuruan. &#8220;Tahun ini kita memberangkatkan 7 bus, ada yang ke arah timur sampai Banyuwangi dan ada yang ke arah barat sampai Solo. Selama perjalanan ada pengawalan pendamping Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Pasuruan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, menambahkan bahwa untuk tahun ini rute mudik terbagi menjadi enam tujuan. Diantaranya, Pasuruan-Solo, Pasuruan-Pacitan, Pasuruan-Trenggalek, Pasuruan-Tuban, Pasuruan-Jember dan Pasuruan Banyuwangi.</p>



<p>Sebelum berangkat, pihaknya memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan. Termasuk kondisi kesehatan para supir dan awak bus yang telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan.</p>



<p>&#8220;Supir dan awak bus kita periksa kesehatannya. Mulai gula darah, kolesterol, tekanan darah dan pemeriksaan urine oleh BNNK Pasuruan. Dan Alhamdulillah semuanya aman,&#8221; terangnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231131</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</title>
		<link>https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca</link>
					<comments>https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ektrem]]></category>
		<category><![CDATA[lindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Modifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231029</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan langkah mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem selama masa arus mudik dan balik Lebaran. Salah satu upaya yang disiapkan, adalah operasi modifikasi cuaca guna menekan potensi hujan dengan intensitas tinggi. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengatakan bila rencana tersebut merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan langkah mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem selama masa arus mudik dan balik Lebaran. Salah satu upaya yang disiapkan, adalah operasi modifikasi cuaca guna menekan potensi hujan dengan intensitas tinggi.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengatakan bila rencana tersebut merupakan hasil koordinasi bersama sejumlah pemangku kepentingan dalam rapat kesiapsiagaan pengamanan mudik yang melibatkan aparat keamanan dan instansi terkait. Sementara dalam apel kesiapsiagaan yang digelar sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya antisipasi terhadap sisa musim hujan yang masih berpotensi memicu cuaca ekstrem.</p>



<p>“Dalam rapat koordinasi bersama stakeholder, termasuk dengan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur, disampaikan bahwa kita harus mengantisipasi kemungkinan curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem pada sisa musim hujan ini,” kata Gatot, Minggu (15/03/2026) tadi.</p>



<p>Sebagai langkah mitigasi, Pemprov Jatim berencana melakukan modifikasi cuaca selama 10 hari. Terhitung, mulai 16 Maret hingga 26 Maret 2026, bertepatan dengan periode padat pergerakan masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.</p>



<p>Menurutnya, operasi tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat. “Ini dilakukan untuk mengantisipasi wilayah yang kondisi tanahnya sudah jenuh akibat hujan dalam beberapa bulan terakhir. Jangan sampai ketika masyarakat sedang melakukan perjalanan mudik atau meninggalkan rumah, justru terjadi hujan ekstrem yang memicu longsor maupun banjir,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>BPBD Jatim juga memetakan, sejumlah wilayah yang menjadi perhatian selama masa mudik. Jalur Selatan Jawa Timur, disebut memiliki potensi tinggi terhadap bencana longsor, terutama di kawasan perbukitan yang dilalui jalur transportasi utama.</p>



<p>Selain itu, beberapa daerah yang selama ini dikenal rawan banjir juga masuk dalam pemantauan intensif. Seperti, wilayah Lamongan, Pasuruan, hingga Probolinggo. “Wilayah-wilayah tersebut perlu diantisipasi, agar tidak terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama yang dapat memicu banjir,” tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya jalur transportasi, kawasan wisata juga masuk dalam radar pengawasan. Gatot juga menilai, sejumlah destinasi wisata berpotensi dipadati pengunjung selama libur Lebaran sehingga risiko bencana perlu diantisipasi sejak dini.</p>



<p>Di sisi lain, BPBD Jatim juga menyiapkan skenario penanganan jika terjadi bencana selama masa mudik. Koordinasi telah dilakukan dengan berbagai instansi teknis, termasuk dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional serta Dinas Pekerjaan Umum untuk penanganan cepat apabila terjadi longsor di jalur transportasi.</p>



<p>Sementara untuk potensi tanggul jebol atau banjir, BPBD telah berkoordinasi dengan dinas pengairan agar alat berat dapat segera diterjunkan jika terjadi kerusakan infrastruktur air. “Kalau terjadi longsor, alat berat dari PU baik pusat, provinsi maupun kabupaten atau kota bisa langsung diturunkan. Begitu juga jika ada tanggul jebol, penanganan darurat bisa segera dilakukan,” tambahnya. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231029</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aspal di Jember Mulus Sambut Pemudik, Pulang Kampung Jadi Makin Nyaman</title>
		<link>https://memontum.com/aspal-di-jember-mulus-sambut-pemudik-pulang-kampung-jadi-makin-nyaman</link>
					<comments>https://memontum.com/aspal-di-jember-mulus-sambut-pemudik-pulang-kampung-jadi-makin-nyaman#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230934</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember saat ini tengah melakukan perbaikan besar-besaran untuk kondisi jalan berlubang. Melalui Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang, Pemkab Jember tancap gas melakukan kerja bakti berskala besar. Langkah ini dilakukan, untuk memastikan seluruh jalur utama maupun penghubung di Jember tidak hanya tampak bersih dan asri, tetapi juga memiliki standar keamanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember saat ini tengah melakukan perbaikan besar-besaran untuk kondisi jalan berlubang. Melalui Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang, Pemkab Jember tancap gas melakukan kerja bakti berskala besar. Langkah ini dilakukan, untuk memastikan seluruh jalur utama maupun penghubung di Jember tidak hanya tampak bersih dan asri, tetapi juga memiliki standar keamanan yang layak bagi para pengendara.</p>



<p>Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Jember, Jupriono, menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri ini bukanlah kampanye estetika belaka. Dirinya ingin, masyarakat Jember merasakan perubahan fungsional yang nyata pada infrastruktur jalan.</p>



<p>&#8220;Gerakan ini adalah wujud kehadiran kami secara nyata di tengah masyarakat. Kami menyadari bahwa menjelang Lebaran, mobilitas warga akan meningkat berkali-kali lipat. Oleh karena itu, kami ingin menghadirkan lingkungan yang nyaman dan jalanan yang layak huni bagi semua,&#8221; jelas Jupriono, saat meninjau salah satu lokasi pengerjaan, Kamis (12/03/2026) tadi.</p>



<p>Agar perbaikan ini efektif, ujarnya, Satgas telah memetakan 10 titik kerusakan utama yang menjadi prioritas pengerjaan. Di wilayah perkotaan, fokus utama tertuju pada kawasan padat aktivitas di Tawangmangu, Kecamatan Sumbersari. Mengingat, wilayah ini adalah jantung kegiatan ekonomi dan pendidikan.</p>



<p>Perbaikan di Tawangmangu sendiri, diharapkan dapat mengurai potensi kemacetan akibat jalan rusak. Mengingat, perhatian pemerintah tidak berhenti di tengah kota. Sementara, perbaikan sendiri merata hingga ke pelosok-pelosok kecamatan agar tidak ada wilayah yang merasa dianaktirikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Bagi warga wilayah timur, jalur penghubung Lembengan hingga Cumedak di Ledokombo kini sedang dalam tahap pengaspalan ulang. Begitu pula dengan ruas Gayasan menuju Jatirejo di Kecamatan Jenggawah yang juga sudah menjadi lebih halus,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Bergeser ke wilayah selatan dan barat, Tim Satgas melakukan penambalan intensif sepanjang jalur Ambulu hingga Mangli, yang kemudian dilanjutkan ke arah Sukoreno di Kecamatan Kalisat. Akses penting lainnya, seperti Jalan Basuki Rahmat di Kecamatan Jombang dan jalur Kemuningsari Lor menuju Tamansari di Bangsalsari juga mendapatkan porsi perbaikan yang sama seriusnya.</p>



<p>Tidak ketinggalan, lintasan Kertosari-Antirogo di Kecamatan Pakusari serta ruas Kasiyan-Grenden di Kecamatan Puger, juga masuk dalam daftar pemeliharaan rutin. Perbaikan juga menyasar jalur Karangbayat menuju Mangungan di Kecamatan Sumberbaru, yang menjadi titik batas pemerataan infrastruktur di berbagai penjuru Kabupaten Jember.</p>



<p>Pemkab Jember menargetkan, seluruh perbaikan teknis ini tuntas pada 19 Maret 2026. Pemilihan tanggal ini, bukan tanpa alasan. Itu karena, tim ingin memastikan aspal sudah kering sempurna dan stabil sebelum dilalui ribuan kendaraan pemudik.</p>



<p>Jupriono berharap, dengan kondisi jalan yang mantap, risiko kecelakaan akibat lubang jalan dapat ditekan hingga ke titik terendah. &#8220;Selama masa perbaikan ini, mohon untuk tetap bersabar dan berhati-hati saat melintasi area yang sedang dikerjakan. Kurangi kecepatan kendaraan demi keselamatan bersama,&#8221; imbuhnya. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/aspal-di-jember-mulus-sambut-pemudik-pulang-kampung-jadi-makin-nyaman/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230934</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</title>
		<link>https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun</link>
					<comments>https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kenyamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[tawang]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230928</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan inspeksi kelaikan armada (ramp check) di Terminal Tawang Alun, Kabupaten Jember, Kamis (12/03/2026) tadi. Inspeksi ini dilakukan, demi kenyamanan dan keselamatan pemudik saat mudik Lebaran. Dalam kesempatan itu, para petugas Dishub tampak sibuk melakukan pemeriksaan kendaraan. Pemeriksaan dilakukan, mulai dari kolong bus, mengecek ketebalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan inspeksi kelaikan armada (ramp check) di Terminal Tawang Alun, Kabupaten Jember, Kamis (12/03/2026) tadi. Inspeksi ini dilakukan, demi kenyamanan dan keselamatan pemudik saat mudik Lebaran.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, para petugas Dishub tampak sibuk melakukan pemeriksaan kendaraan. Pemeriksaan dilakukan, mulai dari kolong bus, mengecek ketebalan ban, hingga mencoba fungsi rem satu per satu bus yang ada.</p>



<p>Kepala Dishub Jember, Gatot Triyono, yang turun langsung dalam inspeksi, melakukan pemantauan secara langsung bersama staf dan petugas. Tujuannya, tentu kelaikan armada yang akan masuk dan keluar terminal.</p>



<p>&#8220;Kita semua tahu, momen mudik adalah waktu dimana volume kendaraan meningkat tajam dan kegagalan teknis adalah musuh utama yang harus dihindari di jalan raya,&#8221; katanya.</p>



<p>Gatot Triyono menegaskan, bahwa dalam urusan nyawa, tidak ada ruang untuk negosiasi. &#8220;Kami tidak mau berkompromi dengan keselamatan. Setiap armada wajib melewati pemeriksaan ketat, mulai dari sistem pengereman yang pakem, kondisi ban yang tidak boleh gundul, hingga hal detail seperti ketersediaan alat pemecah kaca di dalam kabin,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pemeriksaan sendiri, lanjutnya, dibagi menjadi tiga lapis. Pertama terkait surat-surat kendaraan atau administrasi. Dalam hal ini, petugas mengecek STNK, Bukti Lulus Uji Elektronik (BLU-e), hingga SIM. Kedua, masuk ke jantung pertahanan bus yaitu aspek teknis utama. Di sini, fungsi rem, kemudi dan ban menjadi perhatian serius. Jika ban terlihat licin atau rem terasa kurang responsif, petugas tidak segan untuk langsung memberikan catatan merah.</p>



<p>&#8220;Terakhir, ada unsur teknis penunjang. Mungkin terdengar sepele, tapi fungsi wiper kaca saat hujan deras atau sabuk pengaman pengemudi bisa menjadi pembeda antara keselamatan dan kecelakaan. Bagi bus yang kedapatan memiliki kerusakan minor, masih memberikan toleransi untuk diperbaiki segera. Namun, jika kerusakannya fatal, bus tersebut dilarang keras mengangkut penumpang dan harus diganti dengan unit cadangan yang lebih layak,&#8221; terangnya.</p>



<p>Selain mesin, faktor manusia juga jadi perhatian. Gatot berpesan, agar para sopir bus tidak memaksakan diri jika lelah.</p>



<p>&#8220;Perjalanan mudik adalah perjalanan kebahagiaan untuk bertemu keluarga. Karenanya, jangan sampai ego di jalan dan malah merusak segalanya,&#8221; imbuh Gatot.</p>



<p>Dengan pengawasan ketat ini, ungkapnya, warga Jember diharapkan bisa pulang kampung dengan hati yang tenang. Sebab, bus yang ditumpangi tahu bahwa bus yang mereka tumpangi sudah lulus kelaikan jalan. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230928</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</title>
		<link>https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus</link>
					<comments>https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[tambah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230713</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memastikan bahwa mudik gratis di tahun 2026 ini mengalami penambahan kuota. Jika sebelumnya hanya tersedia tiga unit bus, kini bertambah menjadi enam unit bus hasil kolaborasi dengan pihak swasta. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa penambahan armada tersebut merupakan bentuk sinergi di tengah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memastikan bahwa mudik gratis di tahun 2026 ini mengalami penambahan kuota. Jika sebelumnya hanya tersedia tiga unit bus, kini bertambah menjadi enam unit bus hasil kolaborasi dengan pihak swasta.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa penambahan armada tersebut merupakan bentuk sinergi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. “Alhamdulillah dengan keterbatasan anggaran, ada kolaborasi dengan pihak swasta. Kita mendapatkan enam unit bus, dari Bagong, Bank Jatim, Polinema, Pelita Mas dan Juragan 99,” ujar Jaya-sapaannya, Rabu (04/03/2026) tadi.</p>



<p>Jaya merinci, lima bus memiliki kapasitas rata-rata 40 penumpang, sehingga totalnya mencapai 200 orang. Sementara, satu bus berkapasitas 24 penumpang. Dengan begitu, total kuota mudik gratis tahun ini mencapai 224 orang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Yang bisa kami rilis sementara ini enam bus terlebih dahulu, mudah-mudahan akan ada tambahan armada lagi,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk rute, Dishub memprioritaskan daerah dengan tingkat kebutuhan tertinggi berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya. Rute utama adalah menuju Madura, kemudian ke Banyuwangi melalui Jember, serta rute alternatif menuju Ponorogo atau Pacitan.</p>



<p>&#8220;Pendaftarannya belum, tetapi kami jadwalkan pemberangkatannya pada 17 Maret 2026, khusus bagi warga ber-KTP Kota Malang,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230713</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beri Rasa Aman selama Lebaran, Kapolresta Malang Kota Sapa Pemudik dan Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/beri-rasa-aman-selama-lebaran-kapolresta-malang-kota-sapa-pemudik-dan-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220819</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Berikan rasa aman kepada para pemudik, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, bersama Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota, diantaranya Kabag Ops, Kasat Lantas dan Kasi Humas, kembali melakukan pengecekan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan), Kamis (03/04/2025) tadi. Pengecekan dilakukan, untuk memastikan kelancaran arus balik, serta kenyamanan masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Berikan rasa aman kepada para pemudik, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, bersama Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota, diantaranya Kabag Ops, Kasat Lantas dan Kasi Humas, kembali melakukan pengecekan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan), Kamis (03/04/2025) tadi.</p>



<p>Pengecekan dilakukan, untuk memastikan kelancaran arus balik, serta kenyamanan masyarakat yang masih menikmati liburan Lebaran 1446 H. Selain itu, Kombes Pol Nanang juga menyapa para pemudik dan wisatawan yang berada di Kota Malang.</p>



<p>Sebagai upaya memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, Kombes Pol Nanang juga melanjutkan pengecekan situasi destinasi wisata Kota Malang yaitu Kayu Tangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang. Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga melakukan pengecekan secara langsung situasi arus Lalin dan Kamtibmas, mengenai perkembangan terkini terkait arus balik dan situasi liburan di wilayah Kota Malang.</p>



<p>“Hingga hari ini, arus balik di Kota Malang masih terpantau lancar. Kami terus mengoptimalkan pengamanan di jalur utama dan titik wisata guna mencegah kemacetan serta memastikan keamanan masyarakat yang masih menikmati suasana liburan,” kata Kombes Pol Nanang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam pengamanan, Polresta Malang Kota telah menerjunkan 550 personel gabungan untuk memastikan kelancaran arus mudik, balik, serta lonjakan wisatawan di musim liburan ini. “Sesuai dengan arahan Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Jatim, agar Polri bisa memberikan kenyamanan terhadap masyarakat, terlebih yang berkunjung dan berlibur di Kota Malang, mudik aman keluarga nyaman,” urainya.</p>



<p>Kombes Pol Nanang menegaskan, bahwa ada 233 personel yang terus aktif memantau perkembangan situasi lalu lintas pasca Lebaran sebagai wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Saat ini, 233 personel tersebut, tersebar di titik-titik keramaian untuk memantau sekaligus siaga memberikan pelayanan jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Kehadiran Polresta Malang Kota di tengah-tengah masyarakat yang berlibur di Kayu Tangan Heritage, disambut positif oleh pengunjung. Salah satunya, Joy dan keluarganya dari Surabaya. “Saya ke sini dengan keluarga karena melihat Kayu Tangan Heritage viral di Instagram. Ternyata sampai disini, kami merasa sangat nyaman karena banyak anggota polisi yang bertugas,” ungkap Joy.</p>



<p>Tidak hanya itu, usai bercengkerama dengan para pengunjung Kayu Tangan Heritage, Kombes Pol Nanang menjadi pusat perhatian dan momen langka ini menjadi kesempatan pengunjung dari luar Kota yang ingin berfoto dengan orang nomor satu di Polresta Malang Kota. Kehadiran dan inisiatif Kombes Pol Nanang di tengah-tengah keramaian ini serta langkah proaktifnya membantu membawakan tas ibu kandung Zafla, penumpang Angkot. Polresta Malang Kota berkomitmen bahwa dalam melayani, membantu bisa dinikmati langsung oleh masyarakat saat melakukan perjalanan dan liburan di Kota Malang dengan aman dan nyaman. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220819</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim bersama Forkopimda Pantau Pemudik dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-bersama-forkopimda-pantau-pemudik-dari-pelabuhan-ketapang-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220703</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2025, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur memantau pergerakan pemudik di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (28/03/2025) tadi. Selain Gubernur Khofifah, rombongan Forkopimda yang hadir antara lain Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2025, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur memantau pergerakan pemudik di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (28/03/2025) tadi. Selain Gubernur Khofifah, rombongan Forkopimda yang hadir antara lain Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin. Turut mendampingi, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono serta jajaran Forkopimda Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>Rombongan Forkopimda Jatim tersebut, datang untuk mengecek kelancaran arus mudik di salah satu pelabuhan tersibuk di Jatim. Gubernur Khofifah dan rombongan, meninjau langsung kondisi pelabuhan dan aktivitas mudik di lokasi.</p>



<p>Sementara hasil dari pemantauan, menunjukkan bahwa arus mudik di Pelabuhan Ketapang, berjalan relatif lancar tanpa hambatan. Untuk itu, dirinya mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam pengamanan dan pelayanan mudik Lebaran di Banyuwangi.</p>



<p>Gubernur Khofifah juga menyebut, bahwa jumlah pemudik dan wisatawan yang masuk ke Jawa Timur, diperkirakan mencapai 16,8 juta orang. Sedangkan yang keluar sekitar 14,2 juta orang.</p>



<p>“Ada tambahan 2,6 juta orang di Jawa Timur. Jadi, semua harus memberikan pelayanan terbaik, termasuk bagi wisatawan lokal maupun dari provinsi,” kata Gubernur Jatim.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Gubernur Khofifah juga mengingatkan, akan pentingnya memperhatikan peringatan dari BMKG agar pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman hingga kembali ke rumah. “Kalau Kapolda bilang, berangkat selamat pulang selamat. Jadi, semua harus bersama-sama membangun kewaspadaan dalam perjalanan mudik ini,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, menegaskan kepolisian bersama TNI telah menyiapkan pengamanan secara menyeluruh di semua jalur mudik, baik darat, laut, maupun udara di wilayah Jatim. Menurutnya, Pos-pos Pengamanan telah disiapkan secara maksimal untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan. Selain pengamanan, pos juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti tenaga medis dan layanan perbengkelan.</p>



<p>“Alhamdulillah, di Pos Pengamanan (Pospam) sudah siap melayani masyarakat yang berangkat mudik. Kami juga terus memantau perbatasan barat di Ngawi dan timur di Banyuwangi. Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan pos ini, dan jangan memaksakan diri saat lelah. Silakan beristirahat di pos, karena tenaga medis dan bengkel juga sudah kami siapkan,” tambah Irjen Pol Nanang.</p>



<p>Kedatangannya itu, sekaligus untuk memastikan kesiapan pelabuhan sebelum ditutup sementara akibat Hari Suci Nyepi. Pelabuhan Ketapang akan ditutup mulai hari ini, Jumat (28/3/2025) pukul 17.00 hingga Minggu (30/03/2025) pukul 05.00. Sementara dari sisi Bali, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup mulai Sabtu (29/03/2025) pukul 05.00 WITA hingga Minggu (30/03/2025) pukul 05.00 WITA.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan ASDP dan TNI dan Polri untuk memastikan penutupan pelabuhan berlangsung lancar tanpa menimbulkan gangguan bagi para pemudik. “Kami telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif, termasuk penyediaan informasi kepada masyarakat, agar penutupan ini tidak menimbulkan kebingungan atau kemacetan,” kata Mujiono. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220703</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
