<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pemulangan warga &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pemulangan-warga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Jun 2021 16:48:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pemulangan warga &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemerintah Fasilitasi Pemulangan 131 Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia</title>
		<link>https://memontum.com/pemerintah-fasilitasi-pemulangan-131-pekerja-migran-indonesia-dari-malaysia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2021 16:48:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan warga]]></category>
		<category><![CDATA[Pulang dari Malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146459</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Pemerintah kembali memfasilitasi pemulangan 131 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB)/Warga Negara Indonesia (WNI). Kelompok rentan gelombang kedua dari Malaysia melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Banten, pada Minggu (27/06). Ke-131 PMIB/WNI yang tiba pada pukul 14.00 WIB dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia. Sebelum di kembalikan daerah asal, mereka akan menjalani karantina selama lima hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Pemerintah kembali memfasilitasi pemulangan 131 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB)/Warga Negara Indonesia (WNI). Kelompok rentan gelombang kedua dari Malaysia melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Banten, pada Minggu (27/06).</p>



<p>Ke-131 PMIB/WNI yang tiba pada pukul 14.00 WIB dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia. Sebelum di kembalikan daerah asal, mereka akan menjalani karantina selama lima hari di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/giliran-bupati-cilacap-terjaring-ott-penyidik-kpk">Giliran Bupati Cilacap Terjaring OTT Penyidik KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
</ul>


<p>Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, mengatakan bahwa ke-131 PMIB yang dideportasi dari Malaysia tersebut terdiri dari 63 orang laki-laki dan 68 orang perempuan.</p>



<p>&#8220;Dalam rombongan kali ini, balita ada 3 orang yaitu 2 balita laki-laki dan 1 perempuan. Jadi total 131 PMIB/WNI, 63 laki-laki dan 68 perempuan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Suhartono mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Kemlu, awalnya data kepulangan kelompok rentan gelombang kedua ini berjumlah 148 orang. Namun terdapat 10 orang yang gagal terbang dikarenakan positif COVID-19.</p>



<p>&#8220;Saat ini masih dalam penanganan karantina di Malaysia, 1 orang lahiran, dan 6 org dikategorikan kontak erat dengan yang positif. Jadi hanya 131 PMIB/WNI dalam status fit to fly,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Suhartono menjelaskan bahwa 131 orang yang dipulangkan berasal dari 17 Provinsi. Terbanyak berasal dari Jawa Timur dan Sumatera Utara sebanyak 36 orang, Jawa Barat (10), dan diikuti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Lampung masing-masing 7 orang.</p>



<p>Selanjutnya, PMIB/WNI dari Aceh dan Sumatera Selatan masing-masing 6 orang, disusul Jawa Tengah (4), Jambi (3), Sumatera Barat dan Sulawesi Tengah (2), dan Kalimantan Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sulawesi Barat, dan Yogyakarta masing-masing 1 orang.</p>



<p>&#8220;Biaya pemulangan dari Malaysia ke Indonesia ditanggung oleh Kemlu dengan menggunakan anggaran pelindungan WNI. Sedangkan pemulangan ke daerah asal akan dilakukan oleh BP2MI dan Kemsos, &#8221; kata Suhartono. Suhartono menambahkan, pelaksanaan pemulangan 131 PMIB/WNI ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. &#8220;Setelah tiba di Wisma Atlet dilakukan PCR dan kembali PCR sehari sebelum pemulangan ke daerah asal,&#8221; katanya. <strong>(hms/ker/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146459</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca Kerusuhan di Wamena, 13 Warga Lamongan Sudah Dipulangkan</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-kerusuhan-di-wamena-13-warga-lamongan-sudah-dipulangkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Oct 2019 06:19:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusuhan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98272-pasca-kerusuhan-di-wamena-13-warga-lamongan-sudah-dipulangkan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan – Pasca Kerusuhan di Wamena, Papua, Akhirnya sebanyak 13 warga Lamongan sudah pulang kerumah masing-masing oleh Dinas Sosial Kabupaten Lamongan. Sementara untuk warga Lamongan yang masih tertahan di Timika, Dinas Sosial Lamongan masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pemulangan. “Total warga Lamongan yang sudah pulang kampung dari Papua sekitar 13 orang. Mereka pulang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> – Pasca Kerusuhan di Wamena, Papua, Akhirnya sebanyak 13 warga Lamongan sudah pulang kerumah masing-masing oleh Dinas Sosial Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Sementara untuk warga Lamongan yang masih tertahan di Timika, Dinas Sosial Lamongan masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pemulangan.</p>
<p><div id="attachment_98273" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-98273" decoding="async" class="size-full wp-image-98273" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/20191020_190917-copy.jpg?resize=740%2C420&#038;ssl=1" alt="Kepala Dinsos Lamongan, Mohammad Kamil (dua dari kanan), saat menjenguk Subur, korban kerusuhan Wamena" width="740" height="420" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/20191020_190917-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/20191020_190917-copy.jpg?resize=300%2C170&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/20191020_190917-copy.jpg?resize=600%2C341&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/20191020_190917-copy.jpg?resize=200%2C114&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-98273" class="wp-caption-text">Kepala Dinsos Lamongan, Mohammad Kamil (dua dari kanan), saat menjenguk Subur, korban kerusuhan Wamena</p></div></p>
<p>“Total warga Lamongan yang sudah pulang kampung dari Papua sekitar 13 orang. Mereka pulang sendiri bersama warga lain,” kata Moh Kamil, Kepala Dinsos Lamongan, Kemarin (19/10/2019).</p>
<p>Sedangkan, untuk warga Lamongan yang masih berada disana, sementara masih nihil.</p>
<p>“Belum ada laporan warga daerah itu yang hilang maupun meninggal dunia, hanya kehilangan sebagian harta akibat kerusuhan.” Ujar Kamil.</p>
<p>Selain itu, dari 13 warga Lamongan yang pulang lebih dulu secara mandiri itu termasuk Sabar, warga Desa Jugo, Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Disusul, Marianan Sipahturah, Alin Prasasti, Jaka Arimansa, Wahyu Dian Setiawan, Srikan, Maswatin, Zulda Safitri dan Zulia Putriani, semuanya warga Desa Siwuran, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Kemudian Kaspai, Tasmani dan Cholipah. Ketiganya warga Dusun Ploro, Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat. Dan Ahmad Sifa warga Dusun Kedungjati, Desa Jubel kidul, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Tak hanya itu, Kepala Dinas Sosial berjanji akan mengkomunikasikan nasib warganya pasca kepulangan mereka dari Papua dengan jajaran Pemerintah Daerah.</p>
<p>“Terpenting warga Lamongan yang di Wamena bisa pulang dengan selamat, atau kalau tidak pulang minimal kami tahu kondisinya,” pungkas Kamil. <strong>(Aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98272</post-id>	</item>
		<item>
		<title>38 Korban  Kerusuhan Wamena Pulang ke Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/38-korban-kerusuhan-wamena-pulang-ke-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Oct 2019 08:13:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusuhan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97736-38-korban-kerusuhan-wamena-pulang-ke-trenggalek</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Usaha keras yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek rupanya tak sia &#8211; sia, pasalnya pasca kerusuhan yang terjadi di Wamena Papua, warga asal Kita Keripik Tempe yang menjadi korban akhirnya bisa pulang dan bernafas lega. Setelah sebelumnya tertahan selama beberapa hari di Jayapura, sebanyak 38 orang pengungsi korban kerusuhan Wamena asal Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Usaha keras yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek rupanya tak sia &#8211; sia, pasalnya pasca kerusuhan yang terjadi di Wamena Papua, warga asal Kita Keripik Tempe yang menjadi korban akhirnya bisa pulang dan bernafas lega.</p>
<p>Setelah sebelumnya tertahan selama beberapa hari di Jayapura, sebanyak 38 orang pengungsi korban kerusuhan Wamena asal Kabupaten Trenggalek akhirnya mendapat kejelasan terkait kepulangan mereka ke kampung halaman.</p>
<p>Kepastian tersebut didapat setelah Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Joko Irianto bersama istri Bupati Trenggalek, Novita Hardini, terus mengupayakan berbagai cara untuk dapat memfasilitasi kepulangan para warga tersebut.</p>
<p>Setelah mendapat kepastian terkait kepulangan para warga, Sekda Joko Irianto bersama Novita Hardini melepas keberangkatan mereka di Pelabuhan Jayapura.</p>
<p>&#8220;Rencananya, setelah tiba di Surabaya para warga tersebut akan dijemput oleh perwakilan dari Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, merasa lega bahwa akhirnya para pengungsi tersebut bisa kembali ke kampung halaman di Trenggalek, &#8221; ungkap Novita, Sabtu (12/10/2019) siang.</p>
<p>Disampaikan juga olehnya bahwa dari sekian banyaknya pengungsi yang ada di Pelabuhan Jayapura, kelompok warga asal Trenggalek terlihat paling siap dan terkoordinir dengan baik segala perencanaan maupun untuk perbekalan dalam kapal.</p>
<p>Terpisah, Harmiyasih (48) warga asal Desa Ngepeh Kecamatan Tugu mengaku berbangga hati dengan pelayanan yang diberikan oleh Pemkab Trenggalek terhadap nasib yang menimpa warga asal Trenggalek yang merantau di Wamena maupun dalam Pengungsian di Jayapura.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, saya bersyukur sekali karena Ibu Novita sudah membantu kami bersama Pak Sekda sampai bisa pulang sampai kampung halaman,&#8221; ucap Harmiyasih.</p>
<p>Terkait dengan rencana ke depan, dirinya belum mengatahui apakah akan kembali ke Wamena atau tetap tinggal di Trenggalek. Mengingat dirinya masih trauma dengan apa yang menimpanya saat ini.</p>
<p>&#8220;Saya sangat senang karena Pemerintah Trenggalek sangat membantu, seperti uang saku, bekal, dan sebagainya,&#8221; imbuh Harmiyasih.</p>
<p>Selain itu, ia juga berterima kasih kepada Ketua TP PKK Trenggalek yang telah memberikannya obat dan vitamin kepada seluruh pengungsi yang diberangkatkan kapal hari ini.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Paguyuban Masyarakat Trenggalek di Jayapura Mulyani, sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Pemkab Trenggalek. Menurutnya langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemkab Trenggalek untuk memulangkan warganya tersebut sangat maksimal.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan, harapan kita ke depan masih ada warga dari Trenggalek yang ingin memperbaiki ekonomi ke Papua untuk kembali ikut membangun Papua,&#8221; kata Mulyani. <strong>(mil/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97736</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Novita Hardiny Terbang ke Papua, Temui Warga Trenggalek Korban Kerusuhan Wamena</title>
		<link>https://memontum.com/novita-hardiny-terbang-ke-papua-temui-warga-trenggalek-korban-kerusuhan-wamena</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2019 03:30:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97542-novita-hardiny-terbang-ke-papua-temui-warga-trenggalek-korban-kerusuhan-wamena</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pasca terjadi kerusuhan di Wamena Papua beberapa waktu lalu, tentu menyisakan trauma bagi para warga pendatang, tak terkecuali bagi warga asal Kabupaten Trenggalek. Tak sedikit pula warga pendatang yang ingin kembali pulang ke kampung halaman pasca kejadian tersebut. Prihatin dengan kondisi warga asal Trenggalek yang turut menjadi korban, Pemkab berupaya memfasilitasi kepulangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pasca terjadi kerusuhan di Wamena Papua beberapa waktu lalu, tentu menyisakan trauma bagi para warga pendatang, tak terkecuali bagi warga asal Kabupaten Trenggalek. Tak sedikit pula warga pendatang yang ingin kembali pulang ke kampung halaman pasca kejadian tersebut.</p>
<p>Prihatin dengan kondisi warga asal Trenggalek yang turut menjadi korban, Pemkab berupaya memfasilitasi kepulangan warganya tersebut. Tak hanya memfasilitasi kehilangan warganya, istri Bupati Trenggalek, Novita Hardiny bahkan juga ikut terbang ke Papua untuk menemui para warga Trenggalek di posko pengungsian di Kota Jayapura.</p>
<p><div id="attachment_97543" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-97543" decoding="async" class="size-full wp-image-97543" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191010-WA0015-copy.jpg?resize=740%2C350&#038;ssl=1" alt="Novita Hardiny saat bertemu dengan warga Trenggalek di Wamena Papua" width="740" height="350" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191010-WA0015-copy.jpg?w=740&amp;ssl=1 740w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191010-WA0015-copy.jpg?resize=300%2C142&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-97543" class="wp-caption-text">Novita Hardiny saat bertemu dengan warga Trenggalek di Wamena Papua</p></div></p>
<p>&#8220;Kedatangan kami ke Papua ini adalah bentuk tanggung jawab maupun keterikatan batin untuk hadir di tengah masyarakat Trenggalek yang turut menjadi korban di Wamena, &#8221; ucapnya, Kamis (10/10/2019) pagi.</p>
<p>Dikatakan Novita, menurut pantauan, warga masyarakat Trenggalek yang ada di Wamena Papua ini membutuhkan kepastian untuk pulang.</p>
<p>&#8220;Kemarin kita komunikasikan dan akhirnya ada kesepakatan bahwa saya berangkat bersama Pak Sekda ke Jayapura untuk memberikan support baik dari segi material, dari segi psikis, juga support dalam hal ini untuk memastikan keberangkatan mereka untuk pulang ke Jawa, &#8221; imbuh Novita.</p>
<p>Meskipun ada himbauan untuk tidak meninggalkan tempat perantauannya, namun menurut Novita, masyarakat yang menjadi korban masih memiliki trauma atas musibah yang dialami.</p>
<p>&#8220;Terlihat dari garis wajah mereka ada sisi traumatik yang perlu disembuhkan dalam waktu tertentu, tergantung masing-masing individunya, &#8221; katanya.</p>
<p>Masih ibu 3 anak ini mereka menginginkan untuk pulang ke rumah, bertemu keluarga, karena mengingat juga rumah, kendaraan, aset-aset mereka di Wamena juga sudah hilang.</p>
<p>Jika memang mereka tinggal di Wamena, mereka juga perlu adanya pendampingan. Mulai lagi dari nol, karirnya dan lain sebagainya.</p>
<p>Ditambahkan oleh Novita, bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga berupaya memberikan bantuan baik berupa materiil hingga pendampingan.</p>
<p>&#8220;Kami juga memberikan support bagi mereka yang ingin kembali ke Trenggalek, memulai kehidupan di Trenggalek, kami berikan fasilitas pelayanan baik dari trauma healing, keterbukaan lapangan pekerjaan, &#8221; pungkas Novita. <strong>(mil/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97542</post-id>	</item>
		<item>
		<title>5 Pengungsi Kerusuhan Wamena Tiba di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/5-pengungsi-kerusuhan-wamena-tiba-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2019 07:49:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusuhan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan warga]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=97126</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sejumlah 5 pengungsi asal kota Keripik Tempe pasca terjadi kerusuhan di Wamena Papua akhirnya bisa bertemu dengan sanak keluarga. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah mengirimkan petugas untuk melakukan penjemputan pengungsi kerusuhan Wamena asal Trenggalek di Bandara Internasional Juanda Surabaya untuk selanjutnya dihantarkan untuk bertemu dengan keluarganya di Desa Sumber [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sejumlah 5 pengungsi asal kota Keripik Tempe pasca terjadi kerusuhan di Wamena Papua akhirnya bisa bertemu dengan sanak keluarga. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah mengirimkan petugas untuk melakukan penjemputan pengungsi kerusuhan Wamena asal Trenggalek di Bandara Internasional Juanda Surabaya untuk selanjutnya dihantarkan untuk bertemu dengan keluarganya di Desa Sumber Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Kabag Protokol dan rumah Tangga Setda Trenggalek Triadi Admono membenarkan hal tersebut. &#8220;Sesuai data dari Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Trenggalek, dr. Ratna Sulistyowati, pemulangan pengungsi Wamena gelombang pertama ini ada 5 pengungsi yakni keluarga Rukhani yang dipulangkan ke Trenggalek, &#8221; ucapnya, Senin (07/10/2019).</p>
<p>Dikatakan Triadi, keberangkatan mereka menggunakan pesawat Lion Air dengan jadwal keberangkatan pukul 8 malam dengan tujuan Bandara International Juanda.</p>
<p>Rukhani sendiri merupakan korban kerusuhan di Wamena yang mengalami luka akibat benda tajam di kepala dan sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Jayapura Papua.</p>
<p>&#8220;Mereka sudah tiba di Trenggalek sekitar pukul 01.30 dini hari dan kita hantar langsung kepada keluarganya di di Desa Sumber Kecamatan Karangan, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Pasca dijemput, kondisi Rukhani sendiri masih memerlukan perawatan lanjutan. Dan pagi ini Tim dari Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial akan melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan dan trauma healing untuk pemulihan trauma kepada para korban.</p>
<p><div id="attachment_97128" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-97128" decoding="async" class="size-full wp-image-97128" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191007-WA0076-copy.jpg?resize=740%2C350&#038;ssl=1" alt="Kepulangan keluarga Rokhani ke Trenggalek" width="740" height="350" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191007-WA0076-copy.jpg?w=740&amp;ssl=1 740w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191007-WA0076-copy.jpg?resize=300%2C142&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-97128" class="wp-caption-text">Kepulangan keluarga Rokhani ke Trenggalek</p></div></p>
<p>Selain penanganan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga akan memfasilitasi terkait pendidikan anak-anak Rukhani (2 anak Rukhani usia sekolah) agar tidak ketinggalan pelajaran bila nanti kembali ke Wamena ataupun bila menetap di Trenggalek mereka sudah terfasilitasi nantinya.</p>
<p>Ada 69 warga asal Trenggalek, korban kerusuhan Wamena yang meminta untuk dipulangkan. 22 diantaranya telah mendapatkan tiket pulang ke Trenggalek, dengan jadwal penerbangannya terbagi menjadi beberapa penerbangan hingga tanggal 13 Oktober nanti.</p>
<p>Gelombang pertama 5 orang keluarga Rukhani, yang telah dihantarkan bertemu dengan keluarganya. Hari ini terjadwal ada 8 orang lagi yang akan pulang ke Trenggalek dengan penerbangan, Selasa (8/10) pukul 4 sore.</p>
<p>&#8220;8 orang ini terdiri dari Deni Cahyono (23) karyawan bengkel, Iwan Zainul S (23) karyawan bengkel, Agus Yoyok S. (32) karyawan bengkel, Nur Siswanto (31) karyawan depo air, Pendi Krisnanto (27) karyawan cepo air, Saifudin (23) karyawan bengkel, Muhammad Nur Ali (23) karyawan bengkel dan Ahmad Safi (32) karyawan bengkel, tandas Triadi Admono, &#8221; pungkas Triadi. <strong>(mil/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97126</post-id>	</item>
		<item>
		<title>5 Korban Kerusuhan Wamena, Dijemput Pemkab Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/5-korban-kerusuhan-wamena-dijemput-pemkab-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2019 04:07:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusuhan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97117-5-korban-kerusuhan-wamena-dijemput-pemkab-trenggalek</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemerintah Kabupaten Trenggalek segera akan melakukan penjemputan warga asal Trenggalek yang menjadi korban kerusuhan di Wamena Papua. Berdasarkan data yang diterima, ada 5 pengungsi yang akan pulang ke Trenggalek, Minggu (6/10/2019) kemarin. Kelima pengungsi tersebut yakni Rukhani (45) pekerja, Muslimah (39) ibu rumah tangga, Salman Alfarisi (8) pelajar, M. Syaiful Yusuf (6) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Pemerintah Kabupaten Trenggalek segera akan melakukan penjemputan warga asal Trenggalek yang menjadi korban kerusuhan di Wamena Papua. Berdasarkan data yang diterima, ada 5 pengungsi yang akan pulang ke Trenggalek, Minggu (6/10/2019) kemarin.</p>
<p>Kelima pengungsi tersebut yakni Rukhani (45) pekerja, Muslimah (39) ibu rumah tangga, Salman Alfarisi (8) pelajar, M. Syaiful Yusuf (6) pelajar dan Adinda Sakina Lina (2) balita, yang kelima-limanya merupakan satu keluarga.</p>
<p>Kabag Protokol dan Rumah Tangga Setda Trenggalek, Triadi Admono, membenarkan kabar rencana penjemputan 5 pengungsi kerusuhan Wamena asal Trenggalek tersebut.</p>
<p>&#8220;Ada 22 pengungsi yang sudah mendapatkan tiket pulang ke Trenggalek, dengan jadwal penerbangannya terbagi menjadi beberapa penerbangan hingga tanggal 13 Oktober nanti,&#8221; kata Triadi usai mengikuti rapat koordinasi terkait permasalahan ini.</p>
<p>Ditambahkan Triadi, sesuai dengan data yang kami terima ada lima orang yang akan pulang ke Trenggalek, dengan penerbangan menggunakan pesawat Lion Air pukul 8 malam dengan pendaratan Bandara Internasional Juanda.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan memfasilitasi penjemputan 5 orang korban kerusuhan Wamena ini, untuk diantar sampai ke keluarga yang dituju.</p>
<p>Sesuai data yang masuk total ada 69 warga Trenggalek yang minta untuk dipulangkan. Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus melakukan komunikasi intens untuk mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan mereka.</p>
<p>&#8220;Kami tadi telah melakukan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra bersama dengan semua stake holder terkait untuk melakukan pembahasan lanjut, salah satunya membuat Tim Terpadu Penanggulangan permasalahan ini, tandasnya.</p>
<p>Kabag Protokol dan Rumah Tangga Setda Trenggalek ini juga tidak lupa mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun semua pihak yang telah memfasilitasi kelancaran pemulangan masyarakat Trenggalek korban kerusuhan Wamena.</p>
<p>&#8220;Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengucapkan banyak terimakasih atas kerjasama semua pihak. Baik kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun stakeholder terkait, &#8221; pungkas Triadi. <strong>(mil/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97117</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sampang : Pemerintah Hadir Demi Keselamatan Warganya</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sampang-pemerintah-hadir-demi-keselamatan-warganya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2019 03:19:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusuhan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan warga]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/96721-bupati-sampang-pemerintah-hadir-demi-keselamatan-warganya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Kedatangan 11 warga Sampang dari Papua kembali disambut oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi di Bandara Juanda, Surabaya, Jumat (4/10/2019) malam. Bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sampang, H Slamet Junaidi menjemput langsung warga Sampang ke Bandara Juanda, Surabaya yang menggunakan pesawat komersil. Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengatakan, pemerintah dalam hal ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Kedatangan 11 warga Sampang dari Papua kembali disambut oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi di Bandara Juanda, Surabaya, Jumat (4/10/2019) malam.</p>
<p>Bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sampang, H Slamet Junaidi menjemput langsung warga Sampang ke Bandara Juanda, Surabaya yang menggunakan pesawat komersil.</p>
<p>Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengatakan, pemerintah dalam hal ini hadir demi keselamatan warga Sampang yang berada di Papua.</p>
<p>&#8220;Kami aktif berkomunikasi dengan teman-teman yang di Timika maupun di Wamena untuk memonitoring keselamatan warga Sampang,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-630" src="https://i0.wp.com/sampang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/48/2019/10/IMG-20191004-WA0110-copy.jpg?resize=740%2C350&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="350" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Lebih lanjut, H Idi sapaan akrabnya menuturkan, 11 orang yang datang dari Papua merupakan 9 warga Rabesen, Camplong dan 2 warga Aeng Sareh, Sampang.</p>
<p>&#8220;Enam orang dijemput keluarganya di Surabaya sedangkan 5 orang diantar ke Sampang,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Hingga berita ini dinaikkan, tercatat 99 warga Sampang yang terdata di Dinsos Sampang, yang pulang dari Papua. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">96721</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Sampang Kembali Pulang Dari Papua</title>
		<link>https://memontum.com/warga-sampang-kembali-pulang-dari-papua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2019 03:46:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusuhan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov jatim]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan warga]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95551-warga-sampang-kembali-pulang-dari-papua</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali memulangkan warganya ke kampung halamannya masing-masing, termasuk 24 warga Sampang yang tiba Sampang dalam keadaan selamat, Rabu (2/10/2019) sekitar 22.30. Bupati Sampang H Slamet Junaidi yang menjemput langsung mulai turun dari pesawat hingga ke Sampang mengucapkan rasa syukur atas kedatangan warga Sampang dalam keadaan selamat. &#8220;Kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang </strong>&#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali memulangkan warganya ke kampung halamannya masing-masing, termasuk 24 warga Sampang yang tiba Sampang dalam keadaan selamat, Rabu (2/10/2019) sekitar 22.30.</p>
<p>Bupati Sampang H Slamet Junaidi yang menjemput langsung mulai turun dari pesawat hingga ke Sampang mengucapkan rasa syukur atas kedatangan warga Sampang dalam keadaan selamat.</p>
<p><div id="attachment_95552" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-95552" decoding="async" class="size-full wp-image-95552" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191003-WA0011-copy.jpg?resize=740%2C396" alt="Warga Sampang yang baru tiba dari Papua dilakukan pendataan dan cek kesehatan. (zyn)" width="740" height="396" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191003-WA0011-copy.jpg?w=840&amp;ssl=1 840w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191003-WA0011-copy.jpg?resize=300%2C161&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191003-WA0011-copy.jpg?resize=768%2C411&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-95552" class="wp-caption-text">Warga Sampang yang baru tiba dari Papua dilakukan pendataan dan cek kesehatan. (zyn)</p></div></p>
<p>&#8220;Kita mengucap syukur bahwa saudara-saudara kita telah sampai di Sampang dalam keadaan selamat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kemudian, H Idi sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas di Papua untuk menjamin keselamatan hingga kepulangan warga Sampang dari Papua.</p>
<p>&#8220;Temen saya di Papua banyak sebagai Bupati, jadi saya selalu koordinasi bagaimana kita bisa memulangkan warga saya yang ada disana,&#8221; ujarnya.</p>
<p><a href="https://kotamalang.memontum.com/682-pengungsi-wamena-tiba-di-kota-malang-disambut-gubernur-jatim" rel="noopener noreferrer" target="_blank"><strong>Baca :</strong> Pengungsi Wamena Tiba di Kota Malang, Disambut Gubernur Jatim</a></p>
<p>H Idi memerintahkan kepada Dinas Sosial Sampang dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk terus memonitoring warga Sampang yang baru tiba dari Papua.</p>
<p>&#8220;Saya harap ke depan kepada saudara-saudara saya jangan cemas dengan kejadian ini karena ini merupakan musibah,&#8221; harapnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95551</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Batalkan Lawatan Ke Jepang, Bupati Sampang Lebih Memilih Sambut Warganya Dari Papua</title>
		<link>https://memontum.com/batalkan-lawatan-ke-jepang-bupati-sampang-lebih-memilih-sambut-warganya-dari-papua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2019 03:39:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusuhan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95549-batalkan-lawatan-ke-jepang-bupati-sampang-lebih-memilih-sambut-warganya-dari-papua</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Gelombang kepulangan warga Kabupaten Sampang dari Wamena, Papua terus berlanjut. Rabu (2/10/2019) sekitar 22.30, sebanyak 15 warga Sampang tiba di Pendopo Trunojoyo Sampang. Kedatangan warga Sampang dari Wamena, Papua dijemput secara langsung oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi ke Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang menuju Sampang. H Slamet Junaidi mengatakan, dirinya harus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Gelombang kepulangan warga Kabupaten Sampang dari Wamena, Papua terus berlanjut. Rabu (2/10/2019) sekitar 22.30, sebanyak 15 warga Sampang tiba di Pendopo Trunojoyo Sampang.</p>
<p>Kedatangan warga Sampang dari Wamena, Papua dijemput secara langsung oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi ke Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang menuju Sampang.</p>
<p>H Slamet Junaidi mengatakan, dirinya harus membatalkan lawatannya ke Jepang demi nasib warga Sampang yang ada di Papua.</p>
<p><a href="https://sampang.memontum.com/537-warga-sampang-pulang-dari-papua" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca :</strong> Warga Sampang Pulang Dari Papua</a></p>
<p>&#8220;Ini lebih urgent, karena ini menyangkut nasib kemanusiaan, jadi tidak bisa ditangguhkan lagi karena ini yang prioritas,&#8221; tandasnya.</p>
<p>H Idi sapaan akrabnya menjelaskan, lawatannya ke Jepang yaitu dalam rangka menghadiri undangan dan menemui investor yang ingin berinvestasi di Sampang.</p>
<p><a href="https://sampang.memontum.com/550-sebagian-warga-sampang-masih-di-wamena" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca :</strong> Sebagian Warga Sampang Masih di Wamena</a></p>
<p>&#8220;Kami diminta ke Nagoya University Jepang untuk menjadi pemateri, selain itu agenda ke Jepang ingin mendatangi perusahaan yang ingin berinvestasi di Sampang,&#8221; tutupnya.<strong> (zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95549</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
