<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pencabutan ijin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pencabutan-ijin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Feb 2019 12:08:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pencabutan ijin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perbup Nomor 14/2019 Bagian dari Kebijakan Bupati dan Diakui Konstitusi</title>
		<link>https://memontum.com/perbup-nomor-14-2019-bagian-dari-kebijakan-bupati-dan-diakui-konstitusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2019 12:08:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Gugatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[pencabutan ijin]]></category>
		<category><![CDATA[Perbup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=78578</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sehari pasca dilantik menjadi Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, M. ML., langsung menutup dan mencabut ijin prinsip dari usaha Hiburan Karaoke V2, tidak terima dengan penutupan sepihak tersebut, pengelola V2 melakukan gugatan kepada Pemkab Lumajang melalui PTUN kemudian PTUN mengeluarkan putusan sela agar penggugat yaitu V2 tetap beroprasi sampai ada putusan Incraht [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sehari pasca dilantik menjadi Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, M. ML., langsung menutup dan mencabut ijin prinsip dari usaha Hiburan Karaoke V2, tidak terima dengan penutupan sepihak tersebut, pengelola V2 melakukan gugatan kepada Pemkab Lumajang melalui PTUN kemudian PTUN mengeluarkan putusan sela agar penggugat yaitu V2 tetap beroprasi sampai ada putusan Incraht yang dimenangkan oleh pihak V2 atau pihak tergugat dalam hal ini adalah Pemkab Lumajang, tepat pada tanggal 14 Februari 2019 lalu, PTUN memenangkan pihak penggugat, tidak terima dengan putusan tersebut, pihak tergugat melakukan banding, dan pada tanggal 15 Februari 2019 Bupati Lumajang menerbitkan Perbup nomor 14 Tahun 2019 yang pada intinya mengatur serta membatasi penyelenggaraan usaha karaoke keluarga yang ada di kabupaten Lumajang.</p>
<p>Terkait akan hal itu 2 Tokoh Praktisi Hukum Lumajang berbeda pandangan, Seperti yang di Sampaikan Ikbal Zamzami SH pada Media ini, Minggu (17/2/2019). Menurut Ikbal, PTUN memenangkan V2 dalam konteks mengembalikan &#8220;legal standing&#8221; mengenai ijin prinsip yang dicabut Bupati. Adapun Perbup Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan Karaoke yang diatur oleh Bupati ini terkait manajemen, tekhnis dan pelayanan bagi pelaku usaha Karaoke terhadap konsumen. Substansinya sangat berbeda menurut saya.</p>
<p>&#8220;V2 mendaftarkan gugatannya ke PTUN karena bupati mencabut ijin V2 (legal standing). Artinya pemkab atau bupati sebagai pihak tergugat vs pengugat V2, Kenapa diajukan ke PTUN? Karena menyangkut keputusan Bupati mencabut ijin oprasional (prinsip) V2. Dengan dugaan adanya pemandu lagu, minuman beralkohol diatas 5% dll. Akhirnya itu tak terbukti, Makanya kemudian secara otomatis Melalui putusan PTUN memerintahkan pemkab untuk mengembalikan ijin prinsip V2. Namun setelah putusan kan pemkab masih melakukan banding? Jadi putusan itu masih belum incraht (mempuyai kedudukan yang mengikat) &#8221; Kata Ikbal Zamzami.</p>
<p>Ditengah perjalanan bupati menerbitkan perbub, tentang manajemen persyaratan yang harus dilakukan oleh pengelola tempat karaoke. Misalnya; tak boleh ada pemandu lagu, tak boleh menyediakan minuman beralkohol diatas 5%, Waktu/jam ditentukan, Room harus transparan. Ini bagian dari kebijakan daerah yang harus diikuti oleh pengelola terlepas itu masih dalam status sengketa antara pemkab dan V2.</p>
<p>&#8220;Kalau perbub dirasa kurang bagus dan dianggap bertentangan dengan kondisi sosial masyarakat dan merugikan pihak pengelola..ya ajukan gugatan yang berbeda ke PTUN menganai perbub 14 tahun 2019 itu&#8221; ungkap Ikbal.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78578</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Cabut Ijin Tambang Silo Segera!</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-cabut-ijin-tambang-silo-segera</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2019 15:29:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[kunker]]></category>
		<category><![CDATA[pencabutan ijin]]></category>
		<category><![CDATA[silo]]></category>
		<category><![CDATA[tambang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=77123</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; &#8220;Kami berharap bukan hanya janji-janji, namun rakyat kami menginginkan kepastian pencabutan SK tersebut, agar rakyat kami bisa tenang dengan pencabutannya, karena rakyat sudah bosan dengan janji mulai tahun 1998 hingga sekarang, makanya kami butuh kepastian&#8221;. Demikian diungkapkan Kepala Desa Pace Moh Farohan kepada awak media ketika dikonfirmasi saat kunjungan Kerja (Kunker) Komisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; &#8220;Kami berharap bukan hanya janji-janji, namun rakyat kami menginginkan kepastian pencabutan SK tersebut, agar rakyat kami bisa tenang dengan pencabutannya, karena rakyat sudah bosan dengan janji mulai tahun 1998 hingga sekarang, makanya kami butuh kepastian&#8221;.</p>
<p>Demikian diungkapkan Kepala Desa Pace Moh Farohan kepada awak media ketika dikonfirmasi saat kunjungan Kerja (Kunker) Komisi VII DPR RI, Rabu (6/2/2019) pukul 11.00 di Desa Pace Kecamatan Silo Kabupaten Jember.</p>
<p>Forhan mengatakan, keinginan warga sangat jelas dimana ijin pertambangan di blok silo segera dicabut, Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang dikuatkan oleh Kementrian ESDM.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0130-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-77126" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0130-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0130-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0130-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0130-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0130-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0130-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Dibuatkan surat pernyataan itu untuk menguatkan, bahwa komisi VII DPR RI bukan hanya sekedar tebar pesona datang kesini, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Karena sekarang kan tahun politik sambung Forhan, jadi kami minta kepastian, &#8220;Kalau penolakan sudah pasti menolak, dan kami butuh bukti nyata, bahwa DPR RI komisi VII untuk mengawal, dan memastikan untuk mencabut izin pertambangan demi rakyat silo,&#8221; sambung Forha.</p>
<p>Sementara, Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu ingin memastikan sidang non letimigasi. Bahwa sudah putus dari kajian kementrian hukum dan HAM, bahwa menteri ESDM itu cacat formal.</p>
<p>&#8220;Karena direkomendasikan untuk dicabut, kami ingin memastikan ke silo ini, apa keinginan masyarakata pace, dan memang benar masyarakat pace ingin segera untuk pencabutan SK itu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Oleh karenanya Lanjut Gus Irawan,pihaknya sepakat untuk memastikan Surat Keputusan (SK) Menteri, dengan mencabut Izin usaha pertambangan di blok silo.</p>
<p>&#8220;Kami himbau ke masyarakat untuk memberi kepercayaan kepada kami, agar bisa melakukan lebih cepat pencabutannya,&#8221; himbaunya.</p>
<p>Gus Irawan berpesan, agar masyarakat kondusif dan mempercayakan ke komisinya untuk memproses pencabutan itu ke pemerintah pusat. <strong>(yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77123</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
