<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pencari &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pencari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Feb 2026 12:18:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pencari &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lindungi Pencari Kerja dari Loker Palsu, Kemnaker Integrasikan Aplikasi Karirhub dengan Job Portal Swasta</title>
		<link>https://memontum.com/lindungi-pencari-kerja-dari-loker-palsu-kemnaker-integrasikan-aplikasi-karirhub-dengan-job-portal-swasta</link>
					<comments>https://memontum.com/lindungi-pencari-kerja-dari-loker-palsu-kemnaker-integrasikan-aplikasi-karirhub-dengan-job-portal-swasta#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[integrasikan]]></category>
		<category><![CDATA[karirhub]]></category>
		<category><![CDATA[kemnaker]]></category>
		<category><![CDATA[lindungi]]></category>
		<category><![CDATA[palsu]]></category>
		<category><![CDATA[pencari]]></category>
		<category><![CDATA[portal]]></category>
		<category><![CDATA[swasta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230147</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengintegrasikan Karirhub dengan job portal swasta. Lewat langkah yang dilakukan ini, masyarakat bisa mengakses lowongan dari berbagai sumber dalam satu platform, tanpa harus berpindah-pindah aplikasi atau situs. Termasuk, menjaga masyarakat pencari kerja tetap terlindungi dan tidak tertipu lowongan kerja palsu. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Cris Kuntadi, menjelaskan bahwa Karirhub [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengintegrasikan Karirhub dengan job portal swasta. Lewat langkah yang dilakukan ini, masyarakat bisa mengakses lowongan dari berbagai sumber dalam satu platform, tanpa harus berpindah-pindah aplikasi atau situs. Termasuk, menjaga masyarakat pencari kerja tetap terlindungi dan tidak tertipu lowongan kerja palsu.</p>



<p>Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Cris Kuntadi, menjelaskan bahwa Karirhub menjadi pintu masuk yang memudahkan pencari kerja. &#8220;Informasi lowongan kerja makin terpusat, sumbernya jelas dan lowongan yang ditampilkan diverifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker agar masyarakat lebih terlindungi. Selain itu, pelamar bisa memilih jalur melamar yang paling praktis sesuai skema integrasi yang tersedia,” katanya, dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker Jakarta, Rabu (11/02/2026) tadi.</p>



<p>Upaya integrasi ini, tambahnya, merupakan bagian dari penguatan layanan pasar kerja nasional melalui Karirhub. Kerja sama dijalankan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan job portal mitra dan mulai dirintis sejak Agustus 2025 oleh Menteri Ketenagakerjaan, Prof Yassierli.</p>



<p>“Kemnaker menggandeng total delapan job portal swasta untuk diintegrasikan. Hingga saat ini, empat job portal telah terhubung dan dapat diakses resmi di Karirhub, yakni HiredToday, Toploker, Redy dan Glints. Keempat job portal lainnya masih dalam tahap proses integrasi sistem,” tambah Cris.</p>



<p>Agar publik mudah mengenali asal informasi, lanjutnya, lowongan dari portal mitra yang tampil di Karirhub (karirhub.kemnaker.go.id) dilengkapi penanda atau logo sumber pada tampilan lowongan. Dengan begitu, pencari kerja dapat mengetahui asal informasi secara jelas saat memilih lowongan kerja.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemnaker, lanjut Cris, menyiapkan dua skema integrasi. Skema pertama adalah full integrasi, yaitu lowongan tampil di Karirhub dan pencari kerja bisa melamar tanpa berpindah platform. Dengan persetujuan pengguna, data lamaran dikirimkan kepada perusahaan melalui job portal mitra.</p>



<p>Sementara proses rekrutmen mulai seleksi awal, wawancara, hingga keputusan akhir diterima atau ditolak dikelola oleh perusahaan melalui job portal mitra. Status proses rekrutmen dapat dipantau secara otomatis melalui Karirhub. Skema full integrasi ini, telah diterapkan pada job portal HiredToday.</p>



<p>Skema kedua, adalah semi full integrasi, dimana lowongan kerja dari job portal mitra tetap ditampilkan di Karirhub, namun pencari kerja yang ingin melamar akan diarahkan ke situs web job portal masing-masing untuk melakukan registrasi dan proses lamaran. Pada skema ini, Karirhub berperan sebagai media publikasi lowongan kerja, sedangkan seluruh proses rekrutmen dilakukan sepenuhnya di platform job portal mitra. Skema semi full integrasi saat ini sudah diterapkan pada Toploker, Redy dan Glints.</p>



<p>&#8220;Ke depan kerja sama ini akan terus diperluas dan diperkuat agar akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja yang terpercaya semakin mudah, sekaligus membuka lebih banyak pilihan peluang kerja lintas sektor,&#8221; kata Cris.</p>



<p>Berdasarkan data Pusat Pasar Kerja Kemnaker, sepanjang 2025 terdapat 115.182 lowongan kerja di Karirhub dari 2.135 perusahaan. Kemnaker mengajak masyarakat memanfaatkan Karirhub melalui tautan resmi, memperhatikan penanda sumber lowongan dan menggunakan informasi yang tersedia untuk mengambil keputusan kerja secara lebih aman dan tepat. <strong>(hms/ker/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/lindungi-pencari-kerja-dari-loker-palsu-kemnaker-integrasikan-aplikasi-karirhub-dengan-job-portal-swasta/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230147</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pencairan Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya, SAR Datangkan Perangkat Pencari Bawah Laut</title>
		<link>https://memontum.com/pencairan-korban-tenggelam-kmp-tunu-pratama-jaya-sar-datangkan-perangkat-pencari-bawah-laut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 14:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[datangkan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pencairan]]></category>
		<category><![CDATA[pencari]]></category>
		<category><![CDATA[perangkat]]></category>
		<category><![CDATA[pratama]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223661</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali terus dimaksimalkan. Bahkan, Tim SAR gabungan segera mendatangkan underwater searching device, yaitu perangkat pencari bawah laut, untuk mendeteksi keberadaan bangkai kapal di dasar laut. Alat tersebut, meliputi teknologi seperti magnetometer, sonar dan sensor bawah laut lainnya. Alat ini, nantinya akan dipasang di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali terus dimaksimalkan. Bahkan, Tim SAR gabungan segera mendatangkan underwater searching device, yaitu perangkat pencari bawah laut, untuk mendeteksi keberadaan bangkai kapal di dasar laut.</p>



<p>Alat tersebut, meliputi teknologi seperti magnetometer, sonar dan sensor bawah laut lainnya. Alat ini, nantinya akan dipasang di salah satu kapal milik unsur laut dan melakukan pelacakan keberadaan KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam.</p>



<p>“Kami request peralatan tersebut untuk hadir di sini. Distrik navigasi telah menyeting alatnya. Alat itu akan digeser ke sini. Setelah tiba, besok kita akan fitting ke salah satu alut laut dan akan melakukan pencarian serta pendalaman dengan tim gabungan yang ada,” kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno, Jumat (04/07/2025) tadi.</p>



<p>Sementara hingga hari kedua operasi SAR atau Jumat (04/07/2025), Ribut melaporkan bahwa SAR gabungan belum menemukan korban baru. Mereka mengandalkan pencarian dari darat, laut dan udara.</p>



<p>“Total hingga hari ini, korban yang berhasil ditemukan sebanyak 36 orang. Dengan rincian 30 orang selamat dan 6 meninggal dunia,” terang Ribut dalam konferensi pers.</p>



<p>Dari 30 korban selamat, sebanyak 21 di antaranya merupakan warga Banyuwangi dan 9 orang lainnya warga Bali. Sementara itu, 29 penumpang lainnya masih dalam pencarian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihak SAR juga telah melakukan klarifikasi ulang terhadap nama korban. Dua nama sebelumnya yang sempat dianggap sama, Wahyudi dan Tri Wahyudi, ternyata adalah dua orang yang berbeda.</p>



<p>Sementara itu terkait kondisi cuaca hari ini, turut mempengaruhi efektivitas pencarian. Jarak pandang menurun dari 10 kilometer menjadi hanya 3 kilometer. Sementara tinggi gelombang yang semula 0,5-1,5 meter meningkat 2 hingga 2,5 meter. Kecepatan arus bawah laut juga mengalami perubahan signifikan.</p>



<p>“Kami telah mempelajari kedalaman laut. Berkisar di antara 40 sampai 50 meter. Maka langkah berikutnya, kami akan menyiapkan operasi subsurface (operasi penyelaman bawah laut),” kata Ribut.</p>



<p>Mengenai rencana SAR gabungan segera mendatangkan alat underwater searching device, ini sesuai arahan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, agar pencarian terus dimaksimalkan. Tim SAR gabungan tetap fokus mencari, menolong dan mengevakuasi korban dalam kondisi apapun.</p>



<p>“Korban dalam pencarian saat ini berjumlah 29 orang. Kami mohon doa kepada seluruh masyarakat supaya korban lainnya bisa segera ditemukan,” ujar Ribut.</p>



<p>Dalam evaluasi operasi SAR pada hari kedua ini, Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Suntana, juga turut hadir di Pelabuhan ASDP Ketapang. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223661</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pencari Ikan Asal Situbondo Ditemukan Meninggal di Perairan Panarukan</title>
		<link>https://memontum.com/pencari-ikan-asal-situbondo-ditemukan-meninggal-di-perairan-panarukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2025 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Panarukan]]></category>
		<category><![CDATA[pencari]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223444</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Jenazah Zainul Hasan (30), warga Desa Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan dan petugas Satpolairud, Minggu (29/06/2025) sekitar pukul 06.30. Tim SAR berhasil menemukannya, di perairan Panarukan Situbondo atau sekitar 200 meter dari lokasi kejadian hilangnya korban. Diketahui, bahwa pencari ikan ini dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Jenazah Zainul Hasan (30), warga Desa Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan dan petugas Satpolairud, Minggu (29/06/2025) sekitar pukul 06.30. Tim SAR berhasil menemukannya, di perairan Panarukan Situbondo atau sekitar 200 meter dari lokasi kejadian hilangnya korban.</p>



<p>Diketahui, bahwa pencari ikan ini dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan di sekitaran Pantai Cemara, Kecamatan Panarukan, Jumat (27/06/2025) pagi. Sementara Zainul sendiri, berangkat dari Pantai Cemara dengan menggunakan perahu yang disewa dari Sueb. Karena tidak juga pulang hingga malam hari, maka pihak keluarga dibantu nelayan sekitar berupaya melakukan pencarian di laut.</p>



<p>Dalam pencarian, perahu korban ditemukan mengapung sekitar 0,5 mil dari Pantai Cemara, dengan kondisi mesin mati dan jangkar terpasang. Saat itu warga merasa khawatir, karena Zainul sendiri juga sudah tidak terlihat di atas perahu.</p>



<p>Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setiabudi, selaku On Scene Coordinator (OSC) dalam operasi SAR kali ini, mengatakan bahwa jenazah korban ditemukan Tim SAR gabungan di lokasi yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian hilangnya korban. Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan ke darat, selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah sakit dan diteruskan ke rumah duka guna diserahkan kepada pihak keluarga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dalam upaya pencarian korban, Tim SAR gabungan telah mengerahkan dua SRU (Search and Rescue Unit) air untuk melakukan pencarian di perairan Panarukan dengan menggunakan perahu karet. SRU air pertama melakukan penyisiran di area seluas sekitar 5,1 mil laut. SRU air kedua melakukan penyisiran di area seluas sekitar 5,2 mil laut,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kondisi cuaca di sekitar area pencarian, itu memang cukup bersahabat. Namun demikian, Tim SAR gabungan tetap melakukan pencarian dengan mengedepankan keselamatan para personel yang terlibat.</p>



<p>&#8220;Pada saat yang bersamaan, Tim SAR gabungan juga mengerahkan beberapa orang personel untuk melakukan penyisiran dan pemantauan darat di sepanjang pesisir pantai guna memperluas jangkauan pencarian,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Upaya pencarian hingga evakuasi korban ini, melibatkan sejumlah pihak. Diantaranya seperti dari Tim Pos SAR Banyuwangi, TNI AL Panarukan, Satpolairud Situbondo, BPBD Kabupaten Situbondo, Polsek Panarukan, Koramil Panarukan, Tagana, BPBD Kabupaten Bondowoso, Agen Informasi Bencana, Pemdes Dawuhan, warga sekitar dan sejumlah unsur SAR lain. <strong>(hms/her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223444</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jawab Persoalan Pencari Kerja, Pemkab Situbondo Gelar Job Fair 2025 dengan Total 6470 Loker</title>
		<link>https://memontum.com/jawab-persoalan-pencari-kerja-pemkab-situbondo-gelar-job-fair-2025-dengan-total-6470-loker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pencari]]></category>
		<category><![CDATA[persoalan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223336</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemkab Situbondo melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar Job Fair 2025 di Pendopo Rakyat Kabupaten Situbondo, Rabu (25/06/2025) tadi. Langkah ini dilakukan, sebagai upaya memberikan kemudahan bagi para pencari kerja di Kabupaten Situbondo. Kegiatan Job Fair 2025 sendiri, melibatkan sedikitnya 43 perusahaan dan 3 Lembaga Pelatihan Kerja. Dengan total, ada sebanyak 6470 lowongan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemkab Situbondo melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar Job Fair 2025 di Pendopo Rakyat Kabupaten Situbondo, Rabu (25/06/2025) tadi. Langkah ini dilakukan, sebagai upaya memberikan kemudahan bagi para pencari kerja di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Kegiatan Job Fair 2025 sendiri, melibatkan sedikitnya 43 perusahaan dan 3 Lembaga Pelatihan Kerja. Dengan total, ada sebanyak 6470 lowongan pekerjaan (Loker). Yang mana, sebanyak 1647 Loker di dalam negeri dan sebanyak 3550 Loker untuk luar negeri.</p>



<p>Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Job Fair ini menjadi jawaban atas pertanyaan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial pribadi Bupati Situbondo. Karenanya, dirinya berharap dengan adanya Job Fair ini bisa membuka peluang pekerjaan di Situbondo.</p>



<p>“Belakangan ini banyak sekali para pencari kerja yang komentar di Medsos saya, yang mempertanyakan soal pekerjaan. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 1800 pelamar yang mendaftar secara daring. Saya berharap, melalui kegiatan ini membuka peluang lebih luas bagi pemuda Situbondo untuk mendapatkan kerja,&#8221; kata Mas Rio-sapaan Bupati Situbondo.</p>



<p>Karenanya, Mas Rio mengapresiasi kegiatan Job Fair yang dilaksanakan Disnaker Situbondo. Hal ini karena, kegiatan ini sebagai upaya menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).&nbsp; “Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Situbondo tercatat 3,15 persen pada Desember 2024. Artinya, masih ada sekitar 13 ribuan yang menganggur. Tapi, saya yakin dengan kegiatan Job Fair tersebut, maka angkanya bisa berkurang,” tambah Bupati Situbondo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya berharap, melalui kegiatan ini nantinya anak muda Situbondo banyak yang diterima kerja di pelaksanaan Job Fair ini. “Dimana saja bekerja, yang penting sesuai dengan pendapatan. Saya minta kepada para pencari kerja, agar harus mempunyai mental baja dan mental petarung. Bila perlu, pilih bekerja di luar negeri tapi jangan lupakan Situbondo,” saran Mas Rio</p>



<p>Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo, Holil, dalam sambutannya mengatakan bahwa para pencari kerja yang melamar secara online sampai saat ini sudah mencapai kurang lebih 1800 pelamar. Pihaknya meminta, agar para pencari kerja untuk tidak ragu-ragu saat melamar pekerjaan di Job Fair.</p>



<p>“Bagi para pencari kerja yang masih ragu-ragu untuk melamar pekerjaan di kegiatan Job Fair ini, silahkan lamarannya diserahkan ke Disnaker. Kami yang akan mendistribusikan lamaran tersebut,” ujar Kholil.</p>



<p>Pihaknya juga memberikan ruang kepada perusahaan, untuk melakukan seleksi di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Situbondo dan tanpa dipungut biaya.</p>



<p>&#8220;Ada beberapa kendala yang dihadapi para pencari kerja, diantaranya sulitnya mencari informasi lowongan kerja, sulitnya memasukkan lamaran pekerjaan dan lamanya respon dari perusahaan setelah lamaran kerja dimasukkan. Untuk merespon hal tersebut, maka Disnaker menggelar Job Fair,” kata Kholil.</p>



<p>Kholil berharap, melalui Job Fair ini Disnaker bisa memfasilitasi para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Sehingga, angka pengangguran di Kabupaten Situbondo, terus bisa ditekan. “Setelah mereka mendaftar secara offline, nantinya akan dilanjutkan melalui aplikasi secara online,” imbuhnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223336</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyuluhan dan Bimbingan bagi Pencari Kerja, Sekda Kota Malang Tekankan Sejumlah Poin</title>
		<link>https://memontum.com/penyuluhan-dan-bimbingan-bagi-pencari-kerja-sekda-kota-malang-tekankan-sejumlah-poin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bimbingan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pencari]]></category>
		<category><![CDATA[Penyuluhan]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222357</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, membuka kegiatan Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan bagi Pencari Kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Kamis (22/05/2025) tadi. Dalam momen itu, Sekda Kota Malang menekankan pentingnya tugas dan peran generasi muda dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, membuka kegiatan Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan bagi Pencari Kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Kamis (22/05/2025) tadi.</p>



<p>Dalam momen itu, Sekda Kota Malang menekankan pentingnya tugas dan peran generasi muda dalam meningkatkan pengetahuan, menempuh pendidikan, yang kemudian harus dilanjutkan dengan kesiapan memasuki dunia kerja. “Mencari kerja saat ini memiliki berbagai pola. Di era sekarang, peluang tidak hanya terbatas menjadi karyawan atau pegawai, tetapi juga terbuka luas menjadi entrepreneur,” kata Sekda Erik.</p>



<p>Dirinya berharap, melalui kegiatan ini, para nara sumber dapat membuka wawasan para peserta. Terutama, dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan memahami tips serta strategi untuk memasuki dunia kerja pasca pendidikan.</p>



<p>Ditambahkannya, isu ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari penanganan kependudukan di Kota Malang, seiring dengan terus bertambahnya jumlah penduduk. Hal ini, menuntut tersedianya fasilitas pendidikan dan juga tersedianya lapangan pekerjaan.</p>



<p>“Pemerintah Kota Malang memiliki pekerjaan rumah agar tenaga kerja terdidik tidak kesulitan mendapatkan ruang kerja. Jangan lupa, jiwa kewirausahaan juga perlu ditumbuhkan,” tegasnya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, seiring berjalannya waktu, Kota Malang berkembang pesat di berbagai sektor, termasuk industri dan ekonomi. Hal ini menjadikan Kota yang berjuluk Kota Pendidikan ini sebagai tujuan bagi para pencari kerja dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kompetisi dalam mencari kerja tidak hanya melibatkan warga Kota Malang, tetapi juga dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Oleh karena itu, pembangunan bidang ketenagakerjaan harus terus didorong,” tambah Sekda Erik.</p>



<p>Pada kesempatan ini, Sekda juga menyoroti pentingnya menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Kota Malang. “Tidak boleh ada warga Kota Malang yang menganggur, karena pengangguran bisa menjadi sumber masalah sosial. Untuk itu, manfaatkan peluang kerja, termasuk mengembangkan jiwa entrepreneur,” paparnya.</p>



<p>Tidak ketinggalan, dirinya juga menekankan bahwa era digital membuka banyak peluang bisnis berbasis minat dan keahlian masing-masing individu. Oleh karenanya, bimbingan jabatan seperti ini sangat penting untuk membuka pemikiran dan kesiapan memasuki dunia kerja.</p>



<p>Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada para pencari kerja agar siap menghadapi dunia kerja sesuai dengan bakat, minat dan kompetensi yang dimiliki. &#8220;Melalui kegiatan ini, kami berharap perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja profesional, berkualitas dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Ini juga merupakan bagian dari indikator utama pelayanan kami di Disnaker PMPTSP,” ujarnya.</p>



<p>Kegiatan ini, ujarnya, juga mendukung Dasa Bakti Unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang dalam menciptakan lapangan kerja berbasis potensi lokal, sesuai Ngalam Idrek. Sementara sejumlah peserta, mendapatkan materi seputar pembuatan surat lamaran kerja, etika saat wawancara, serta pemahaman mengenai hubungan kerja, termasuk kontrak kerja dan isu-isu terkini seperti penahanan ijazah. Kegiatan ini diikuti peserta yang terdiri dari alumni Bursa Kerja Khusus (BKK) tingkat perguruan tinggi maupun sekolah menengah. <strong>(kom/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222357</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terseret Ombak di Pantai Kondang Merak Malang, Seorang Pencari Ikan Ditemukan Tak Bernyawa</title>
		<link>https://memontum.com/terseret-ombak-di-pantai-kondang-merak-malang-seorang-pencari-ikan-ditemukan-tak-bernyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Feb 2025 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[kondang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pencari]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219507</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Edi Santoso (31) warga Dusun Sumberwates, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal, Jumat (21/02/2025) sekitar pukul 09.30. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat mencari ikan di Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang, Rabu (19/02/2025) sekitar pukul malam. Diperoleh keterangan, saat itu Edi bersama teman-temannya berangkat dari rumah mereka di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Edi Santoso (31) warga Dusun Sumberwates, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal, Jumat (21/02/2025) sekitar pukul 09.30. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat mencari ikan di Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang, Rabu (19/02/2025) sekitar pukul malam.</p>



<p>Diperoleh keterangan, saat itu Edi bersama teman-temannya berangkat dari rumah mereka di Dusun Banjarejo ke Pantai Kondang Merak. Terakhir kali, Edi terlihat berada di sekitar palung laut bersama seorang temannya. Namun sekitar pukul 19.30, salah seorang temannya berteriak meminta tolong karena Edi telah terseret ombak.</p>



<p>Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya mengerahkan satu Tim Rescue Unit Siaga SAR Malang setelah menerima laporan terkait hilangnya Edi Santoso saat mencari ikan di Pantai Kondang Merak. “Informasi yang kami terima, korban terseret ombak saat mencari ikan bersama 20 orang rekannya di pinggir karang dengan menggunakan senter,” terang Komandan Tim Rescue Unit Siaga SAR Malang, Yoni Fariza.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Upaya yang dilakukan tim SAR gabungan dalam proses pencarian korban yaitu dengan membagi Tim SAR gabungan menjadi 4 Search dan Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan perahu jukung nelayan sedangkan SRU lainnya melakukan penyisiran darat di sepanjang pesisir Pantai Kondang Merak hingga Pantai Balekambang maupun dari Pantai Kondang Merak hingga Pantai Banthol.</p>



<p>Setelah proses pencarian, Edi Santoso akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi meninggal pada Jumat (21/02/2025). Jenazahnya ditemukan Tim SAR gabungan. “Jenazah korban ditemukan di koordinat 8°24&#8217;14&#8243;S 112°31&#8217;09&#8243;E sekitar pukul 09.30 tadi,” ujar Yoni, Jumat (21/02/2025) tadi.</p>



<p>Titik penemuan jenazah korban tersebut berjarak 0,5 NM dari lokasi kejadian awal. Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR gabungan ke darat dan dibawa ke rumah duka di Desa Sumberbening.</p>



<p>Adapun unsur yang terlibat dalam upaya pencarian ini antara lain Tim Rescue Unit Siaga SAR Malang, Pol AL Sendang Biru, Polsek dan Koramil Bantur, Polair Sendang Biru, PSR, MSR, RAPI, RESOB, SAR Mahameru, TSA, SIR, JKJT, SAR Kanjuruhan, Tagana, SAR MTA, serta warga dan nelayan sekitar. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219507</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan DBHCHT, Disnaker Lumajang Beri Pelatihan Kerja untuk Pencari Kerja dan Buruh</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-dbhcht-disnaker-lumajang-beri-pelatihan-kerja-untuk-pencari-kerja-dan-buruh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Oct 2023 14:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[DBHCHT]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[pencari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199714</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan pelatihan keterampilan menjahit bagi para pencari kerja, buruh tani tembakau, dan buruh pabrik rokok. Keterangan ini, disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Lumajang, Paiman, Rabu (11/10/2023) tadi. Ditambahkannya, bahwa proses pelatihan menjahit yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang tersebut, dilaksanakan di Aula Disnaker, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan pelatihan keterampilan menjahit bagi para pencari kerja, buruh tani tembakau, dan buruh pabrik rokok. Keterangan ini, disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Lumajang, Paiman, Rabu (11/10/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa proses pelatihan menjahit yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang tersebut, dilaksanakan di Aula Disnaker, yang dimulai sejak 2 Oktober 2023 lalu dan akan berakhir pada 16 Oktober 2023 mendatang. Diharapkan, para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan betul-betul fokus dan serius. Sehingga, bisa mendapatkan hasil yang bermanfaat.</p>



<p>“Program ini menggunakan DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau -red). Pelatihan kali ini diperuntukan untuk buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok dan ditambahkan beberapa kuota para pencari kerja lainnya,” terang Paiman.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Koordinator Kegiatan Pelatihan, Mey Hana Indiyaningsih, mengatakan bahwa saat ini ada 20 pencari kerja yang diberikan pelatihan. Beberapa sasaran pelatihan itu, diantaranya adalah untuk pengangguran, setengah pengangguran, buruh tani yang terdampak dan buruh pabrik rokok atau tembakau.</p>



<p>&#8220;Kita lakukan pendataan, kemudian pendaftaran kita berikan melalui link. Sehingga, akan memudahkan yang mendaftar dan harapannya pelatihan ini bisa menjadi bekal untuk berwirausaha ataupun melamar di perusahaan konveksi,&#8221; kata Hana. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199714</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
