<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pencarian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pencarian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Mar 2026 16:32:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pencarian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan</link>
					<comments>https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230632</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan RAF (6), warga Jalan Brigjen Katamso, Gang VII, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, di Sungai Kasin, Kota Malang, Senin (02/03/2026) sekitar pukul 16.14. Saat ditemukan, RAF sudah dalam kondisi meninggal dunia. Komandan Tim (Dantim) Operasi Pencarian, Miftakul Karim, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan RAF (6), warga Jalan Brigjen Katamso, Gang VII, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, di Sungai Kasin, Kota Malang, Senin (02/03/2026) sekitar pukul 16.14. Saat ditemukan, RAF sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>



<p>Komandan Tim (Dantim) Operasi Pencarian, Miftakul Karim, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah korban RAF. Disampaikannya, bahwa jenazah korban ditemukan tidak jauh dari titik lokasi kejadian atau sekitar 100 meter dari korban terpeleset dan hanyut. Kondisi korban sendiri, saat ditemukan masih bisa dikenali, sehingga jenazah langsung dibawa oleh pihak keluarga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi pencarian resmi kami tutup,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, RAF hanyut terbawa arus Sungai Kasin yang berada di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (01/03/2026) sekitar pukul 12.00. Korban yang saat itu bermain di pinggir sungai, diduga terpeleset hingga jatuh ke sungai. Kejadian ini, kemudian dilaporkan ke Polsek Klojen hingga segera mendatangi lokasi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230632</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cari ABK Hilang di Perairan Laut Lamongan, KN SAR 249 Permadi Diterjunkan untuk Pencarian</title>
		<link>https://memontum.com/cari-abk-hilang-di-perairan-laut-lamongan-kn-sar-249-permadi-diterjunkan-untuk-pencarian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 07:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[diterjunkan]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[permadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228738</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi, guna melakukan pencarian terhadap Uddin (40), anak buah kapal (ABK) kapal nelayan Raja Jaya, yang dilaporkan hilang di Perairan Laut Utara Lamongan, sejak Jumat (12/12/2025) tadi. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi, guna melakukan pencarian terhadap Uddin (40), anak buah kapal (ABK) kapal nelayan Raja Jaya, yang dilaporkan hilang di Perairan Laut Utara Lamongan, sejak Jumat (12/12/2025) tadi.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan bahwa pihaknya segera merespons laporan tersebut dengan mengerahkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Bojonegoro, guna berkoordinasi dengan instansi terkait. Selain itu, sejak Sabtu (13/12/2025) kemarin, KN SAR 249 Permadi juga dikerahkan untuk membantu proses pencarian di sekitar lokasi kejadian tenggelamnya kapal, yakni sekitar 7 mil laut di utara Lamongan Shorebase.</p>



<p>Berdasarkan informasi dari pihak terkait dan keterangan awak kapal, lanjutnya, sebelum tenggelam pada Kamis (11/12/2025) malam, kapal nelayan Raja Jaya mengalami kebocoran saat berlayar di perairan utara Paciran, Kabupaten Lamongan. Saat itu, posisi ada di sekitar 10 mil laut dari daratan.</p>



<p>&#8220;Akibat peristiwa tersebut, total 11 orang ABK menjadi korban. Sementara sebanyak 10 orang, diantaranya telah berhasil diselamatkan oleh nelayan Paciran dan satu ABK lainnya dinyatakan hilang,&#8221; ujarnya, Senin (15/12/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Nanang menambahkan, pada hari keempat atau Senin (15/12/2025) tadi, operasi tim SAR gabungan mengerahkan dua search and rescue unit (SRU) laut. &#8220;SRU pertama, yakni KN SAR 249 Permadi, menyisir area seluas sekitar 15.73 mil laut. Sementara itu, SRU kedua dari Satpolair Lamongan melakukan penyisiran menggunakan speedboat di area seluas sekitar 7.32 mil laut,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro, Nanang Pujo selaku OSC On Scene Coordinator), menambahkan bahwa proses pencarian korban di laut dilakukan di tengah kendala cuaca, dimana di wilayah perairan laut utara Lamongan berawan tebal – hujan ringan. Menurut data maritim BMKG, angin bertiup dari Barat Laut dengan kecepatan sedang 7 hingga 11 knot dan tinggi gelombang mencapai 0.5 hingga 1.25 meter, yang meskipun tergolong rendah, namun kondisi berawan tebal dikhawatirkan membatasi jarak pandang visual tim SAR gabungan dalam menyisir area pencarian.</p>



<p>Disela pencarian di laut, tim KN SAR 249 Permadi memapelkan informasi tragedi kapal nelayan Raja Jaya, ini kepada kapal-kapal yang melintas di area pencarian. Mereka dihimbau segera melaporkan kepada petugas, apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.</p>



<p>Dalam operasi ini, Kantor SAR Surabaya bekerja sama dengan sejumlah instansi, antara lain Kamladu Blimbing, Satpolairud, BPBD Kabupaten Lamongan, Rukun Nelayan (RN) Blimbing, RN Paciran, SAR MTA, ORARI, serta pihak terkait lainnya.</p>



<p>Hingga berita ini ditulis, tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap korban. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228738</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Operasi Pencarian Korban Runtuhnya Bangunan Ponpes Al Khoziny Resmi Ditutup, Korban Meninggal 67 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-pencarian-korban-runtuhnya-bangunan-ponpes-al-khoziny-resmi-ditutup-korban-meninggal-67-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[runtuhnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226569</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Operasi SAR Gabungan runtuhnya Gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khozini, Budhuran, Kabupaten Sidoarjo, resmi ditutup pada hari kesembilan, Selasa (07/10/2025) tadi. Operasi ini ditutup langsung oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam apel penutupan yang dihadiri seluruh unsur yang terlibat dalam sembilan hari operasi SAR Hadir juga dalam apel penutupan ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Operasi SAR Gabungan runtuhnya Gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khozini, Budhuran, Kabupaten Sidoarjo, resmi ditutup pada hari kesembilan, Selasa (07/10/2025) tadi. Operasi ini ditutup langsung oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam apel penutupan yang dihadiri seluruh unsur yang terlibat dalam sembilan hari operasi SAR</p>



<p>Hadir juga dalam apel penutupan ini, Sekda Jawa Timur, Adhy Karyono, yang mewakili Gubernur Jawa Timur, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, Direktur DSDD BNPB, Agus Rianto, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo. Termasuk, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, Forkopimda Sidoarjo, perwakilan Ponpes Al Khoziny, serta jajaran pimpinan tinggi Basarnas.</p>



<p>Penutupan operasi SAR ini, diputuskan setelah tidak ada lagi korban yang ditemukan setelah penemuan korban terakhir pada Senin (06/10/2025) pukul 21.03 kemarin. Pembongkaran material reruntuhan demi pencarian korban, juga telah mencapai 100 persen.</p>



<p>“Atas dasar Undang Undang serta pertimbangan dan masukan dari semua pihak maka saya Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan selaku Search Coordinator, pada hari ini, Selasa 7 Oktober 2025, dengan ini menyatakan operasi SAR kondisi membahayakan manusia bangunan runtuh atau collapse structure Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo ditutup,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada tahap akhir pencarian, Tim SAR melakukan pengecekan ulang dan memastikan lagi tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR sendiri, ditutup dengan data korban terakhir dalam kejadian ini tercatat ada 171 orang korban.</p>



<p>Dengan rincian, 104 orang selamat dan 67 korban meninggal dunia, diantaranya termasuk 8 body part yang ditemukan. Seluruh jenazah korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi reruntuhan, juga telah diserahkan kepada Tim DVI Polda Jawa Timur untuk dilakukan proses identifikasi.</p>



<p>Dalam apel penutupan ini, Kabasarnas juga memberikan apresiasi kepada seluruh instansi dan unsur SAR yang tergabung dalam proses pencarian sejak hari pertama. Kabasarnas memberikan piagam penghargaan kepada perwakilan unsur SAR atas kerja keras dan kolaborasi selama operasi SAR ini. “Selaku Kepala Basarnas, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Tim Gabungan SAR Nasional yang telah bekerja tanpa kenal lelah” ucapnya.</p>



<p>Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini antara lain Basarnas, BNPB, Kantor SAR Surabaya, BSG, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Yogyakarta, BPBD Prov Jatim, unsur TNI dan Polri, BPBD Kabupaten Sidoarjo, BPBD Kota Surabaya, SAR Surabaya, BDRT 27, PMI, Damkar Kabupaten Sidoarjo, Damkar Kota Surabaya.</p>



<p>PT Gun, PT Freeport Indonesia, PT Bumi Suksesindo, Rendan, TSA Gerpik, SAR MTA, Banser, DMC, Hujung Galuh Rescue, Kanjuruhan Rescue, IOF Rescue, Rescue 79, Resob, Baznas, LPBI NU, SDI, SAR Astra, MDMC, Jasa Marga, Resita, Rescue 020, Relawan Sese, Semar, SAR Kanjuruhan, SAR Relindo, BJC, RBC, Nawasena, dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Kedua Pencarian, Balita Terseret Arus Sungai di Jombang Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-balita-terseret-arus-sungai-di-jombang-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225285</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Setelah dua hari melakukan pencarian terhadap Balita berinisial Adz (5), yang dilaporkan hilang akibat terseret arus sungai di Dusun Murangagung, Kabupaten Jombang, akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR gabungan, Jumat (22/08/2025) sekitar pukul 10.08. Saat ditemukan, Adz sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Setelah dua hari melakukan pencarian terhadap Balita berinisial Adz (5), yang dilaporkan hilang akibat terseret arus sungai di Dusun Murangagung, Kabupaten Jombang, akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR gabungan, Jumat (22/08/2025) sekitar pukul 10.08. Saat ditemukan, Adz sudah dalam kondisi tidak bernyawa.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan bahwa Tim SAR gabungan menemukan korban di lokasi yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah Adz dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.</p>



<p>Upaya pencarian terhadap Adz, ujarnya, ini dimulai sejak laporan awal diterima oleh Kantor SAR. SMC kemudian mengerahkan satu tim rescue untuk berkoordinasi dengan potensi SAR setempat, membentuk struktur organisasi operasi dan menyusun langkah-langkah pencarian korban.</p>



<p>Sebelumnya, dalam upaya pencarian korban, sebanyak 3 SRU air (Search and Rescue Unit) air telah dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian di sungai, dimulai dari lokasi kejadian. &#8220;SRU air pertama melakukan pencarian dengan menggunakan perahu rafting, menempuh jarak sekitar 1 kilometer. SRU air kedua melanjutkan pencarian menggunakan perahu rafting, dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer. Sementara itu, SRU air ketiga melakukan pencarian dengan metode susur sungai, dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain melakukan pencarian di sungai, beberapa orang personel juga dikerahkan untuk memantau dari darat. Tim SAR gabungan turut melibatkan warga yang beraktivitas di sekitar sungai, agar mereka melaporkan bila melihat tanda-tanda keberadaan korban.</p>



<p>“Selaku SMC, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh potensi SAR yang terlibat dalam operasi ini,” imbuh Nanang.</p>



<p>Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini antara lain, Kantor SAR Surabaya, Polsek Bareng, Koramil Bareng, BPBD Kabupaten Jombang, BPBD Jawa Timur, Pos Damkar Ngoro, perangkat desa, hingga berbagai relawan seperti Semar Jombang, RAPI Jombang, Bagana, Faji Jombang, FPRB Marcell, serta masyarakat setempat.</p>



<p>Diketahui, bahwa Adz (5), adalah warga Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Kejadian ini, bermula saat Adz bersama dua temannya, masing-masing berusia 7 dan 8 tahun, awalnya mereka bersepeda berkeliling dusun sebelum akhirnya memutuskan mandi di sungai. Saat asyik bermain air, korban tiba-tiba terseret arus deras dan hilang dari pandangan kedua temannya, Kamis (21/08/2025) siang. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225285</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Intensifkan Pencarian di Sektor Selatan, Dua Jenazah Ditemukan di Selat Bali</title>
		<link>https://memontum.com/tim-sar-gabungan-intensifkan-pencarian-di-sektor-selatan-dua-jenazah-ditemukan-di-selat-bali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[intensifkan]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223768</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah yang diduga korban dari musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali. Kedua jenazah ini, ditemukan di perairan Selat Tanjung Anjir Sembulungan, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (08/07/2025) tadi. SMC Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya, E Eko Suyatno, dalam jumpa pers dengan media mengatakan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah yang diduga korban dari musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali. Kedua jenazah ini, ditemukan di perairan Selat Tanjung Anjir Sembulungan, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (08/07/2025) tadi.</p>



<p>SMC Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya, E Eko Suyatno, dalam jumpa pers dengan media mengatakan, jenazah pertama ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 01.24. Penemuan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Tim SAR gabungan dengan mengerahkan SRU untuk evakuasi.</p>



<p>Jenazah pertama yang ditemukan ini diduga berjenis kelamin laki-laki, memiliki ciri-ciri fisik, yaitu memakai kaos lengan pendek warna hitam dan celana pendek warna hitam. &#8220;Tim SAR gabungan baru bisa mengevakuasi jenazah ini sekitar pukul 03.30. Hal ini dikarenakan proses evakuasi dilakukan dalam kondisi gelap pada dini hari, gelombang yang cukup tinggi dan kuatnya arus di perairan selatan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tim SAR gabungan kembali mendapatkan informasi sekitar pukul 05.30, bahwa ditemukan satu jenazah lagi di sekitar perairan Selat Tanjung Anjir Sembulungan. Proses evakuasi kemudian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dari Basarnas dan Satpolairud.</p>



<p>&#8220;Jenazah kedua berhasil dievakuasi ke darat sekitar pukul 06.20. Jenazah kedua yang ditemukan ini juga diduga berjenis kelamin laki-laki, memiliki ciri-ciri memakai baju lengan pendek dan celana pendek,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kedua jenazah ini, dievakuasi ke darat melalui Pelabuhan Perikanan Muncar. Selanjutnya, dibawa ke RSUD Blambangan guna diidentifikasi oleh tim DVI Siddokkes Polresta Banyuwangi &#8211; Biddokkes Polda Jatim.</p>



<p>Eko Suyatno menjelaskan, Tim SAR gabungan kembali akan memfokuskan upaya pencarian di permukaan air di wilayah perairan selatan Selat Bali, dengan mengerahkan sejumlah Alut laut dengan luas area penyisiran hingga 25 mil laut. &#8220;Jika kondisi cuaca baik, SRU udara akan melaksanakan pergerakan pencarian di area yang telah ditentukan. Sementara itu SRU darat yang ada di sisi Banyuwangi, akan tetap melaksanakan pemantauan dan penyisiran di sepanjang garis pantai, dari Bangsring hingga Pancer,&#8221; urainya.</p>



<p>Dalam kesempatan konferensi pers tersebut, Panglima Koarmada II menyampaikan perkembangan yang didapatkan dari upaya deteksi bawah air yang telah dilakukan. Ditemukan tujuh referensi tanda-tanda fisik yang identik dengan KMP Tunu Pratama Jaya. Langkah selanjutnya yang dilakukan, yaitu menurunkan Remotely Operated Vehicle (ROV) dari KRI Spica 934 setelah Tim Pushidrosal melakukan pendeteksian dengan side scan sonar.</p>



<p>Kendala yang dihadapi Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian, yaitu kondisi cuaca perairan Selat Bali. Dimana menurut data BMKG, cuaca berawan tebal, kecepatan angin berkisar diantara 4 &#8211; 25 knots, ketinggian gelombang maksimal di kisaran 2,5 – 3,5 meter, visibility 7 km, serta kecepatan arus permukaan 2,4 m/s.</p>



<p>Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR hari keenam pencarian ini, diantaranya dari Kantor Pusat Basarnas, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Koarmada II, Wing Udara 2 Puspenerbal, Pushudrosal, Lanal Banyuwangi, Lanal Gilimanuk, Baharkam Polri, Ditpolairud Polda Jatim, Polres Banyuwangi, Satpolairud Polres Banyuwangi, Satpolairud Polda Bali, Satbrimob.</p>



<p>Selain itu juga KPLP, BSG, KSOP Banyuwangi, ASDP Ketapang, BMKG, Syahbandar Gilimanuk, KPLP Gilimanuk, Kodim 0825 Banyuwangi, Koramil Banyuwangi Kota, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Damkar, Tagana, BKK Banyuwangi, SAR MTA, SAR OPA Unej, Besromben Indonesia, nelayan sekitar dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223768</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pencarian Bawah Laut Korban KMP Tunu Pratama Jaya, Tim Gabungan Lakukan Medical Check Up</title>
		<link>https://memontum.com/pencarian-bawah-laut-korban-kmp-tunu-pratama-jaya-tim-gabungan-lakukan-medical-check-up</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[medical]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[pratama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223670</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Memasuki hari ke empat pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan operasi subsurface atau penyelaman bawah laut. Sebagai langkah awal, tim penyelam yang nantinya bertugas harus menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di RSUD Blambangan, Banyuwangi, Sabtu (05/07/2025) tadi. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Memasuki hari ke empat pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan operasi subsurface atau penyelaman bawah laut. Sebagai langkah awal, tim penyelam yang nantinya bertugas harus menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di RSUD Blambangan, Banyuwangi, Sabtu (05/07/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pencairan ini, para penyelam tersebut terdiri dari 19 personil gabungan berbagai unsur. Diantaranya, dari TNI AL, Kepolisian, Basarnas dan Komunitas Selam.</p>



<p>Ahli Madya Pencarian dan Pertolongan, Direktorat Potensi Badan SAR Nasional (Basarnas), Mohammad Arifin, mengatakan bahwa 19 personil itu akan bertugas untuk melakukan operasi subsurface atau penyelaman bawah laut. “Timnya gabungan ini berasal dari berbagai instansi dengan keahlian menyelam,” kata Arifin, saat mendampingi tim penyelam melakukan pemeriksaan kesehatan.</p>



<p>Sebelum diterjunkan dalam operasi, tambahnya, para penyelam harus melakukan medical check up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan secara lengkap untuk memastikan kesehatannya. “Kemarin setelah dievaluasi, kedalaman lautnya antara 50 hingga 56 meter. Untuk itu, perlu dipastikan kesehatan para penyelam guna memastikan mereka dalam kondisi yang prima,” ujar Arifin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, personil menjalani serangkaian pemeriksaan. Mulai dari rontgen dada hingga pemeriksaan paru, jantung, THT, neurologi atau syaraf hingga penyakit dalam.</p>



<p>Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, juga nampak meninjau pemeriksaan kesehatan belasan penyelam ini di RSUD Blambangan. Operasi penyelaman bawah laut, ujarnya, akan dilakukan setelah proses identifikasi lokasi kapal tenggelam selesai dilaksanakan.</p>



<p>Saat ini, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian sambil menunggu datangnya underwater searching device, yaitu perangkat pencari bawah laut, untuk mendeteksi keberadaan bangkai kapal di dasar laut. “Setelah posisi kapal diketahui, baru tim penyelam akan diterjunkan. Proses pencarian juga sangat bergantung pada faktor cuaca, juga kondisi arus bawah laut harus dipastikan aman untuk keselamatan penyelam,” ungkapnya.</p>



<p>Untuk operasi pencarian dan penyelamatan korban pada hari ini, terus dilanjutkan dengan menerjunkan tim search and rescue (SRU) laut dan udara. Sampai dengan hari ini atau hari ke empat, pencarian masih dilakukan pencarian di atas permukaan</p>



<p>“Mulai jam 6.00 pagi tadi, semua tim sudah bergerak melakukan operasi pencarian. Kami mohon bantuan dan doa dari masyarakat, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan. Sehingga dapat membuahkan hasil dan pihak keluarga dapat sabar menunggu proses pencarian ini&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223670</post-id>	</item>
		<item>
		<title>30 Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya Masih Dalam Proses Pencarian</title>
		<link>https://memontum.com/30-korban-tenggelamnya-kmp-tunu-pratama-jaya-masih-dalam-proses-pencarian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[pratama]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelamnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223640</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Tim SAR gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap 30 orang korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali, Jumat (04/07/2025) tadi. Dalam pencarian kali ini, ratusan personel gabungan serta sejumlah alat utama darat dan udara, serta mendapat dukungan penuh dari nelayan sekitar, melakukan upaya pencarian. Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Tim SAR gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap 30 orang korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali, Jumat (04/07/2025) tadi. Dalam pencarian kali ini, ratusan personel gabungan serta sejumlah alat utama darat dan udara, serta mendapat dukungan penuh dari nelayan sekitar, melakukan upaya pencarian.</p>



<p>Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyatno, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan dalam pencarian H+2 ini, ada dua OSC (On Scene Coordinator). &#8220;Yakni OSC untuk wilayah Ketapang oleh Danlanal Banyuwangi, sedangkan OSC untuk wilayah Gilimanuk oleh Kepala Kantor SAR Denpasar,&#8221; ujarnya dalam konferensi Pers di Kantor ASDP Ketapang.</p>



<p>Eko menjelaskan, ada 8 SRU Laut yang bergerak melakukan pencarian di delapan area di wilayah perairan Selat Bali dari utara hingga selatan. Sejumlah Alut SAR laut yang digunakan, yaitu KRI Tongkol 517, KRI Teluk Ende 813, KN SAR 249 Permadi, KN SAR Arjuna, KNP Grantin, RIB 03 dan RBB Pos SAR Banyuwangi, serta RIB 01 Pos SAR Jembrana.</p>



<p>&#8220;Sementara itu, pergerakan SRU udara dibawah koordinasi Kepala Kantor SAR Surabaya. Adapun Alut udara yang digunakan, yaitu 1 unit helikopter Basarnas Dauphin HR 3606, 1 unit helikopter milik Bali Air, serta 1 pesawat CN 235 dari Baharkam Polri, untuk menjangkau area pencarian yang lebih luas ke arah selatan. Selain itu, pencarian udara juga dilakukan dengan menggunakan drone,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain pencarian di laut dan udara, Tim SAR gabungan juga mengerahkan puluhan personel gabungan untuk melakukan pemantauan di seluruh wilayah pesisir Selat Bali, baik dari sisi Ketapang maupun dari sisi Gilimanuk. Pemantauan darat ini, melibatkan sejumlah unsur SAR yang terlibat serta dibantu oleh masyarakat dan nelayan sekitar.</p>



<p>&#8220;Basarnas menyiagakan tim penyelam dari Basarnas Special Group (BSG) dan potensi SAR berkemampuan Dive Rescue yang telah berada di Ketapang. Apabila cuaca memungkinkan dan sewaktu-waktu dibutuhkan, SRU penyelam akan dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR H+2 ini, diantaranya Kantor Pusat Basarnas, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Lanal Banyuwangi, Lanal Gilimanuk, Wing Udara 2 Puspenerbal, Ditpolairud Polda Jatim, Satbrimob, BSG, KSOP Banyuwangi, ASDP Ketapang, BMKG, Syahbandar Gilimanuk, KPLP Gilimanuk. Termasuk, dari Polres Banyuwangi, Satpolairud Banyuwangi, Satpolairud Polda Bali, Kodim Banyuwangi, Koramil Banyuwangi Kota, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Damkar, Tagana, BKK Banyuwangi, Bali Air, nelayan sekitar dan sejumlah organisasi potensi SAR lain.</p>



<p>Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 35 orang korban berhasil ditemukan tim SAR gabungan, dengan rincian 29 orang ditemukan selamat dan 6 orang ditemukan meninggal. Sementara itu, korban yang belum ditemukan sebanyak 30 orang. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223640</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4 Orang Ditemukan Meninggal dan 38 Dalam Pencarian di Insiden Tenggelamnya KMP Tanu Pratama Jaya</title>
		<link>https://memontum.com/4-orang-ditemukan-meninggal-dan-38-dalam-pencarian-di-insiden-tenggelamnya-kmp-tanu-pratama-jaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 03:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[insiden]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[pratama]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelamnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223602</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap para korban penumpang dan kru dari KMP Tanu Pratama Jaya rute Ketapang-Gilimanuk, yang tenggelam di Selat Bali, Rabu (02/07/2025) malam. Dari informasi yang diperoleh, dari total jumlah 65 korban, untuk sementara 23 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat, 4 ditemukan meninggal dunia dan 38 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap para korban penumpang dan kru dari KMP Tanu Pratama Jaya rute Ketapang-Gilimanuk, yang tenggelam di Selat Bali, Rabu (02/07/2025) malam.</p>



<p>Dari informasi yang diperoleh, dari total jumlah 65 korban, untuk sementara 23 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat, 4 ditemukan meninggal dunia dan 38 orang masih dalam pencarian hingga Kamis (03/07/2025) pagi.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR ini, mengatakan bahwa sekitar pukul 04.15, telah dievakuasi empat orang penumpang dalam kondisi selamat di Perairan Cekik Gilimanuk. &#8220;Selanjutnya ke empat korban dibawa menuju Kantor BPTD Gilimanuk,&#8221; katanya</p>



<p>Sekitar pukul 06.00, telah dievakuasi 15 korban selamat di perairan Pelabuhan Gilimanuk dan dibawa ke ASDP Gilimanuk. Pukul 07.40, telah dievakuasi 4 korban meninggal dunia di perairan Pelabuhan dibawa menuju ke RSUD Negare.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ops SAR sampai dengan saat ini sedang berlangsung,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Adapun unsur SAR yang terlibat, Kantor SAR Surabaya, Pos SAR Banyuwangi, Pos SAR Jembrana, Syahbandar Banyuwangi, Polairud Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, KP3 Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, BMKG Banyuwangi, BKK Banyuwangi, Tagana Banyuwangi, Polair Polres Jembrana, KPLP Pel Gilimanuk, TNI AL Gilimanuk, Syahbandar Pel Gilimanuk, BPTD Pel. Gilimanuk, Polair Polda Bali, Satbrimob Batalion C Gilimanuk, Potensi SAR 115, ASDP Pel. Gilimanuk dan beberapa potensi SAR lainnya.</p>



<p>Sebelumnya, KMP Tanu Pratama Jaya berangkat dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Rabu (02/07/2025) sekitar pukul 22.56 wib. KMP Tanu Pratama berpenumpang 53 orang penumpang dan 12 kru kapal serta bermuatan 22 kendaraan. Namun saat menuju di Selat Bali menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali, kapal tersebut tenggelam. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223602</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pencarian Empat dari Total Enam Korban Tanah Longsor Trenggalek Berhasil Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/pencarian-empat-dari-total-enam-korban-tanah-longsor-trenggalek-berhasil-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222387</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi seluruh korban bencana tanah longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (24/05/2025) tadi. Seluruh korban yang dimaksud, yakni empat jenazah dari total enam korban, yang merupakan satu keluarga. Sebelumnya atau Kamis (22/05/2025) lalu, sebanyak dua korban berhasil dievakuasi dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi seluruh korban bencana tanah longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (24/05/2025) tadi. Seluruh korban yang dimaksud, yakni empat jenazah dari total enam korban, yang merupakan satu keluarga.</p>



<p>Sebelumnya atau Kamis (22/05/2025) lalu, sebanyak dua korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal. Sedangkan dalam upaya pencarian hari ke lima atau Jumat (23/05/2025) kemarin, langkah maksimal petugas tidak membuahkan hasil.</p>



<p>Sementara dalam upaya pencarian Sabtu tadi, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban ketiga sekitar pukul 13.15. Disusul kemudian, korban keempat ditemukan pada pukul 14.12, korban kelima ditemukan pada pukul 14.32 dan korban keenam ditemukan pada pukul 14.47.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, tanah longsor tersebut terjadi pada Senin (19/05/2025) dini hari. Akibat kejadian itu, tiga rumah tertimbun material tanah longsor. Kejadian ini, juga menyebabkan enam korban yang merupakan satu keluarga tertimbun matrial tanah longsor. Dua korban pertama yang berhasil ditemukan, yaitu Yatemi (65) dan Misinem (82), yang ditemukan pada hari keempat operasi pencarian. Empat korban lainnya yakni Torik (2), Nitin (36), Tulus (65), dan Yatini (50), ditemukan pada hari keenam atau tadi.</p>



<p>Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengatakan proses evakuasi keempat jenazah korban yang ditemukan hari ini memakan waktu cukup lama, karena kondisi keempat jenazah juga tertimbun material longsor cukup dalam.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Setelah berhasil dievakuasi, selanjutnya keempat jenazah korban diserahkan oleh Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR kali ini, kepada Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki.</p>



<p>Selanjutnya, keempat jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek guna proses identifikasi oleh petugas yang berwenang. &#8220;Kami belum bisa memastikan identitas keempat jenazah korban, karena proses identifikasi perlu dilakukan oleh Tim Inafis,” terang Nanang.</p>



<p>Sebelumnya dalam upaya pencarian para korban, Tim SAR gabungan telah mengerahkan sebanyak dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama yang dikoordinasikan Basarnas, melakukan pencarian korban di lokasi yang dimaksudkan oleh saksi mata dari keluarga korban dan titik perkiraan SAR Dog dari unit K9 Polda Jatim, dengan menggunakan excavator.</p>



<p>Pada saat yang bersamaan, SRU kedua yang dikoordinasikan oleh unsur TNI-Polri dan potensi SAR, fokus melakukan upaya normalisasi jalur yang digunakan untuk evakuasi jika menemukan korban.</p>



<p>Selama proses pencarian dilakukan, ada tim safety officer yang melakukan pengawasan keamanan seluruh personel tim SAR gabungan yang tergabung dalam SRU pertama dan SRU kedua. Safety officer ini akan memberikan peringatan jika ada tanda-tanda bahaya yang dapat mengancam keselamatan seluruh personel yang sedang melakukan pencarian.</p>



<p>Sejumlah pihak ikut terlibat dalam proses pencarian hingga evakuasi korban, diantaranya Kantor SAR Kelas A Surabaya, Tim Asistensi dari DItops Basarnas, BSG, Polres Trenggalek, Sat Brimob, Polda Jatim, Unit Satwa K9 Polda Jatim, Unit Inafis Polda Jatim, Unit DVI RS Bhayangkara Polda Jatim, Kodim 0806, BPBD Prov Jatim, BPBD Kabupaten Trenggalek, BPBD Kabupaten Jombang, Tagana, Polsek Bendungan, Koramil Bendungan, SAR Dog Indonesia, Dinkes, SAR MTA, Dinas PUPR, PLN, Rumah Zakat, LMI, Dompet Dhuafa, Baznas, SARSU, Hujung Galuh Rescue, MDI, SAKA SAR, RAPI, MDMC, warga sekitar dan sejumalh organisasi potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222387</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
