<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pencuri Helm Bermobil Ternyata Residivis Narkoba &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pencuri-helm-bermobil-ternyata-residivis-narkoba/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Nov 2017 05:58:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pencuri Helm Bermobil Ternyata Residivis Narkoba &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Buwas : Indonesia Masih Darurat Narkoba</title>
		<link>https://memontum.com/buwas-indonesia-masih-darurat-narkoba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2017 05:58:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Duo Budak Narkoba Edarkan Pil Koplo di Kaliwungu]]></category>
		<category><![CDATA[Pencuri Helm Bermobil Ternyata Residivis Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/3653-buwas-indonesia-masih-darurat-narkoba</guid>

					<description><![CDATA[Batu, Memontum &#8211; Kepala Badan Nasional Narkoba (BNN) Komjen Pol Budi Waseso datangi Kota Batu hari ini, Kamis (2/11/2017) sebagai pembicara dalam acara Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni I-3 XII Institut Injil Indonesia di Sekolah Alkitab Batu, Desa Beji. Dalam acara, Buwas menyampaikan materi tentang Indonesia Darurat Narkoba di hadapan ratusan peserta reuni, komunitas dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batu, Memontum</strong> &#8211; Kepala Badan Nasional Narkoba (BNN) Komjen Pol Budi Waseso datangi Kota Batu hari ini, Kamis (2/11/2017) sebagai pembicara dalam acara Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni I-3 XII Institut Injil Indonesia di Sekolah Alkitab Batu, Desa Beji.</p>
<p>Dalam acara, Buwas menyampaikan materi tentang Indonesia Darurat Narkoba di hadapan ratusan peserta reuni, komunitas dan pelajar penggiat anti narkoba di sekolah se-Kota Batu.</p>
<p>Menurut Buwas dalam pidato, Indonesia dinyatakan darurat narkoba sejak tahun 1971. Ketika itu, Presiden RI ke-2 Soeharto menyatakan, Indonesia sedang dalam kondisi darurat narkoba.</p>
<p>	Untuk kesekian kalinya presiden menyampaikan Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Sampai hari ini masih darurat narkoba.</p>
<p>&#8220;Berarti tidak ada perubahan yang terjadi dari 71 (1971) sampai saat ini. Karena tahun 71 Pak Harto (Presiden Soeharto) sudah mengatakan darurat narkoba, sekarang era Pak Jokowi kita masih dalam keadaan darurat narkoba juga,&#8221; keluhnya.</p>
<p>	Tambah dia, meski pada 1971 sudah berstatus darurat narkoba, belum ada upaya signifikan dalam mengatasi status tersebut. Bahkan, kasus yang berkaitan dengan narkoba terus meningkat hingga saat ini.</p>
<p>&#8220;Jumlah korban semakin besar, perkembangan peredarannya semakin besar. Pemakaiannya semakin besar. Karena kita semua tidak serius menangani masalah narkoba. Kita cukup mendengungkan darurat narkoba, sudah,&#8221; ucapnya.</p>
<p>	Masih kata Buwas, pengaruh narkoba sudah menyentuh setiap lini di setiap daerah di Indonesia. Tidak ada satu daerah pun di Indonesia yang terbebas dari pengaruh narkoba.</p>
<p>&#8220;Sekarang kita lihat provinsi mana yang bebas dari narkoba, tidak ada. Kita turun ke kota-kabupaten. Kota-kabupaten mana yang bebas dari narkoba? tidak ada. Kecamatan, tidak ada yang menjamin ada kecamatan yang bebas dari narkoba. Bahkan sampai RT-RW,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Begitu juga dengan lembaga-lembaga dan kementerian. Tidak ada yang menjamin lembaga dan kementerian bebas dari narkoba. Begitu juga dengan lembaga kepolisian dan TNI.</p>
<p>&#8220;Bebaskah TNI-Polri dari narkoba? tidak. BNN yang saya pimpin dijamin bebas? tidak. Sampai (lembaga) ke bawah. Ini fakta,&#8221; katanya.</p>
<p>Begitu juga dengan struktur usia manusia. Menurutnya, hampir setiap generasi manusia sudah terkontaminasi narkoba. Mulai dari usia dini hingga tua. Ia mencontohkan adanya bayi usia enam bulan yang sudah terkontaminasi narkoba.</p>
<p>	&#8220;Jangan-jangan janin sudah terkontaminasi narkotika, kalau kita kupas secara menyeluruh. Masalahnya kita tidak mau tahu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>	Ia mengatakan, bangsa Indonesia terlalu terbuai dengan berbagai pujian yang datang dari negara luar. Akibatnya, bangsa Indonesia seakan abai dengan bahaya yang sudah mengintai di depan mata.</p>
<p>&#8220;Kita terbuai dengan pujian dari dunia luar. Kita terbuai dengan pujian itu, sehingga kita abai terhadap ancaman, bahkan bahaya yang ada di depan mata tidak terlihat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Dalam acara tampak hadir pula tamu undangan, Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo, Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto dan Kepala BNN Kota Batu Heru Cahyo Wibowo. <strong>(cw2/jun)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3653</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pencuri Helm Bermobil Ternyata Residivis Narkoba</title>
		<link>https://memontum.com/pencuri-helm-bermobil-ternyata-residivis-narkoba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Oct 2017 13:23:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pencuri Helm Bermobil Ternyata Residivis Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=1941</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar&#8211;Kasus pencurian helm yang dilakukan Denis Ferry Prima (35), warga Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, Senin (23/10/2017) kemarin, dikembangkan penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota. Hasil pemeriksaan polisi, Denis melakukan aksinya di 2 lokasi di Kota Blitar. Diketahui pelaku merupakan residivis kasus narkoba yang pernah ditangani Polres Blitar Kota.     “Pelaku melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="m_-1278297832329153093gmail-NoSpacing"><b><span lang="IN">Memontum Blitar&#8211;</span></b><span lang="IN">Kasus pencurian helm yang dilakukan Denis Ferry Prima (35), warga Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, Senin (23/10/2017) kemarin, dikembangkan penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota. Hasil pemeriksaan polisi, Denis melakukan aksinya di 2 lokasi di Kota Blitar. Diketahui pelaku merupakan residivis kasus narkoba yang pernah ditangani Polres Blitar Kota.</span></p>
<p class="m_-1278297832329153093gmail-NoSpacing"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="m_-1278297832329153093gmail-NoSpacing"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="m_-1278297832329153093gmail-NoSpacing"><span lang="IN">“Pelaku melakukan aksinya di 2 tempat, yaitu 1 di kantor Pemkab Blitar lama dan 1 lagi di kantor Dinas Koperasi”, kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Selasa (24/10/2017). Sedangkan mobil yang dikendarai pelaku saat beraksi, milik orangutanya. Dengan keliling naik mobil, pelaku mencari sasaran pencurian. “Sebelum mencuri helm di kantor Pemkab Blitar lama, pelaku sudah mengambil 2 helm di kantor Dinas Koperasi”, terang Heri Sugiono.</span></p>
<p class="m_-1278297832329153093gmail-NoSpacing"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="m_-1278297832329153093gmail-NoSpacing"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="m_-1278297832329153093gmail-NoSpacing"><span lang="IN">Menurut Heri, sesuai KTP, pelaku tercatat sebagai warga Kota Malang, namun sehari-harinya pelaku tinggak di Kota Blitar bersama orangtuanya. Bahkan, pelaku pernah masuk penjara terkait kasus narkoba. Pelaku merupakan residivis kasus narkoba yang pernah ditangani Polres Blitar Kota. </span></p>
<p class="m_-1278297832329153093gmail-NoSpacing"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="m_-1278297832329153093gmail-NoSpacing"><span lang="IN">“Saat ditangkap, polisi juga menemukan barang bukti minuman keras di dalam mobil pelaku.  Sedangkan untuk tabung elpiji, pelaku mengaku milik orangtuanya”, tandasnya. Sebelumnya diberitakan,  Denis Ferry Prima Hapsara, diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Blitar. Pasalnya dia kedapatan mencuri helm di area parkir kantor Pemkab Blitar lama di jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Senin (23/10/217). Dalam melakukan aksinya, Deni menggunakan mobil Nisan March AG 1124 PX warna merah, dan barang hasil curiannya dimasukan ke dalam mobil yang di parkir di dekat lokasi. <b>(fjr/yan)</b></span></p>
<p class="m_-1278297832329153093gmail-NoSpacing"><span lang="IN"> </span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1941</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
