<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pendaki tersesat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pendaki-tersesat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 12:28:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pendaki tersesat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Arik Suefendi: Tidak Ada Kendala Mulai Pendakian hingga ke Puncak</title>
		<link>https://memontum.com/arik-suefendi-tidak-ada-kendala-mulai-pendakian-hingga-ke-puncak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Nov 2017 04:47:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[gunung kelud]]></category>
		<category><![CDATA[pendaki tersesat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/4279-arik-suefendi-tidak-ada-kendala-mulai-pendakian-hingga-ke-puncak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Sempat terjebak cuaca di pucak Gunung Kelud, sembilan pendaki akhirnya berhasil dievakuasi. Mereka diantaranya Ani Puji warga Mojokerto, Santi warga Mojokerto, Niswa warga Lamongan, Raka dan Nani warga Sidoarjo, Agus warga Tuban, Andriano dan Arik Suefendi warga Desa Kruwuk Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, keduanya merupakan kakak beradik yang mengantar ke tujuh pendaki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211;  Sempat terjebak cuaca di pucak Gunung Kelud, sembilan pendaki  akhirnya berhasil dievakuasi. Mereka diantaranya  Ani Puji warga Mojokerto, Santi warga Mojokerto, Niswa warga Lamongan, Raka dan Nani warga Sidoarjo, Agus warga Tuban, Andriano dan Arik Suefendi warga Desa Kruwuk Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, keduanya merupakan kakak beradik yang mengantar ke tujuh pendaki lainnya untuk melakukan pendakian.</p>
<p>Arik Suefendi, salah satu pendaki  mengaku tidak menemukan kendala mulai pendakian hingga ke puncak. Rombongan berhasil mencapai puncak sekitar pukul 16.00, dan berencana langsung kembali turun. Namun di tengah perjalanan salah satu pendaki bernama Nani, terkilir hingga tidak bisa melanjutkan perjalanan. Ditambah 2 pendaki perempuan lainnya mengalami hipotermia dan sesak nafas. </p>
<p>&#8220;Mulai di situ kami semua sudah kebingungan, karena kondisi hujan deras sedangkan bekal semuanya ditinggal di Pos 3&#8221;, kata Arik Suefendi saat ditemui di pos pendakian Tulungrejo Gandusari, Selasa (07/11/2017).</p>
<p>Lebih lanjut Arik menyampaikan, karena kondisi 3 pendaki tidak memungkinkan untuk turun, akhirnya 2 pendaki lainnya yaitu, Yuswa dan Niswa memutuskan untuk turun terlebih dahulu untuk mencari bantuan. Sesampainya di Pos 1 ke duanya melaporkan kejadian tersebut, ke Mapolsek Gandusari, Senin (06/11/2017) sekitar pukul 18.00. Namun hingga pukul 22.00, tim evakuasi yang bergerak dari arah jalur pendakian Tulungrejo Blitar dan Ngancar Kediri belum ada yang berhasil menemukan posisi ke 7 pendaki yang masih berada dipuncak. </p>
<p>&#8220;Saya terus berusaha nyari sinyal di HP saya agar tim evakuasi bisa mendeteksi keberadaan kami, sambil membuat api unggun agar tidak kedinginan&#8221;,  jelas Arik.</p>
<p>Ke dua pendaki yang sudah berada di Pos 1 langsung dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, melalui jalur pendakian Tulungrejo Gandusari. Sedangkan 7 pendaki lainnya dievakuasi melalui jalur pendakian Ngancar Kediri, Selasa (07/11/2017) sekitar pukul 01.30. </p>
<p>&#8220;Sekitar jam 1 malam tim evakuasi berhasil menemukan kami dan langsung dibawa ke Pos 3. Karena cuaca tidak memungkinkan untuk langsung turun, akhirnya kami dan tim baru turun melalui jalur pendakian Ngancar Kediri sekitar jam lima pagi&#8221;, pungkas Arik Suefendi. <strong>(an/jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4279</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Selamatkan 9 Pendaki Gunung Kelud yang Tersesat</title>
		<link>https://memontum.com/tim-sar-selamatkan-9-pendaki-gunung-kelud-yang-tersesat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Nov 2017 03:42:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[gunung kelud]]></category>
		<category><![CDATA[pendaki tersesat]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/4258-tim-sar-selamatkan-9-pendaki-gunung-kelud-yang-tersesat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar – Setelah terjebak di puncak Gunung Kelud, 9 orang pendaki dari Kota Blitar, Mojokerto, Lamongan, Tuban dan Sidoarjo akhirnya bisa diketemuka denan selamat. Mereka diselamatkan tim BPBD Kabupaten Kediri, Selasa (07/11/2017) sekitar pukul 01.30. Saat ini 9 pendaki tersebut berada di RSUD Ngudi Waluyo untuk menjalani perawatan. Meskipun ke 9 pendaki Gunung Kelud [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> – Setelah terjebak di puncak Gunung Kelud, 9 orang pendaki dari Kota Blitar, Mojokerto, Lamongan, Tuban dan Sidoarjo akhirnya bisa diketemuka denan selamat. Mereka diselamatkan tim BPBD Kabupaten Kediri, Selasa (07/11/2017) sekitar pukul 01.30. Saat ini 9 pendaki tersebut berada di RSUD Ngudi Waluyo untuk menjalani perawatan.</p>
<p>Meskipun ke 9 pendaki Gunung Kelud tersebut, ditemukan tim BPBD Kabupaen Kediri  sekitar pukul 01.30, namun mereka baru bisa dibawa turun puncak melalui Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri sekitar pukul 05.00. </p>
<p>Dua orang pendaki yaitu, Efendi dari Blitar dan Nani dari Surabaya ditemukan Tim BPBD di Pos 1, dan 7 pendaki lainnya yaitu, Arik dari Lamongan, Santi Mojokerto, Ani Mojokerto, Nani Tuban, Agus Tuban, Sutris Lamongan dan Raka dari Sidoarjo, ditemukan di Pos 3 yang jaraknya dekat dengan wilayah Ngancar Kediri.</p>
<p>“Setelah dibawa turun melalui Ngancar, mereka langsung dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar”, kata Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Purwadi, Selasa (7/11/2017).</p>
 Evakuasi pendaki Kelud
<p>Sebelumnya diberitakan, 9 orang pendaki dari Kota Blitar, Mojokerto, Lamongan, Tuban dan Sidoarjo, terjebak di puncak gunung Kelud, akibat cuaca buruk, Senin malam (6/11/2017). Mereka mendaki Gunung Kelud dari jalur Desa Tulungrejo  Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, Senin (6/11/2017) sekitar pukul 09.00. </p>
<p>Effendy, seorang pendaki yang juga warga Gadungan Gandusari Kabupaten Blitar mengalami sakit, dan Nany, pendaki  dari Surabaya pingsan sejak pukul 15.00,  sedangkan seorang perempuan lagi,  Shanty kondisinya terus melemah.</p>
<p>Dengan dibantu petugas unit Sabhara Polres Blitar, BPBD Kabupaten Blitar, menurunkan tim.  Mereka menuju polsek Gandusari, untuk selanjutnya berkoordinasi melakukan upaya evakuasi. Selain itu petugas Basarnar Trenggalek, juga dilibatkan untuk membantu proses evakuasi.  <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4258</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
