<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pendakian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pendakian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 May 2025 14:00:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pendakian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jalur Pendakian Gunung Semeru Resmi Dibuka, Kuota Perhari 200 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-pendakian-gunung-semeru-resmi-dibuka-kuota-perhari-200-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 May 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[perhari]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222145</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Jalur pendakian Gunung Semeru, resmi dibuka kembali mulai 18 Mei 2025, dengan batas akhir pendakian hingga Ranu Kumbolo. Informasi dibukanya kembali jalur pendakian, ini seperti yang tertuang melalui surat pengumuman Nomor: PG.9/T.8/BIDTEK/KSA.5.1/B/05/2025, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS). Dengan demikian, harapan para pecinta alam untuk kembali menyapa keindahan Gunung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Jalur pendakian Gunung Semeru, resmi dibuka kembali mulai 18 Mei 2025, dengan batas akhir pendakian hingga Ranu Kumbolo. Informasi dibukanya kembali jalur pendakian, ini seperti yang tertuang melalui surat pengumuman Nomor: PG.9/T.8/BIDTEK/KSA.5.1/B/05/2025, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS).</p>



<p>Dengan demikian, harapan para pecinta alam untuk kembali menyapa keindahan Gunung Semeru, akhirnya bisa terwujud. Pembukaan ini, merupakan hasil pertimbangan matang dari pihak berwenang setelah status aktivitas Gunung Semeru ditetapkan pada Level II (Waspada) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).</p>



<p>Momen ini, bukan hanya sekadar pembukaan akses wisata, melainkan momentum untuk menumbuhkan kesadaran baru dalam berwisata alam yang bertanggung jawab dan mencintai lingkungan. “Setiap pendaki kini wajib mendaftar secara online melalui situs resmi https://bromotenggersemeru.id, paling lambat dua hari sebelum pendakian,” kata Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, Sabtu (17/05/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, dengan kuota 200 orang perhari dan durasi pendakian 2 hari 1 malam, seluruh pendaki juga diwajibkan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendakian demi menjamin keselamatan dan kelestarian alam. Langkah ini, sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2024 dan Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor 2 tahun 2024, yang menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan konservasi berbasis keadilan tarif dan perlindungan ekosistem.</p>



<p>&#8220;Pendakian Gunung Semeru kini dikategorikan sebagai kunjungan taman nasional kelas II, sebuah pengingat bahwa petualangan alam tidak lepas dari tanggung jawab pelestarian,&#8221; terangnya.</p>



<p>Lebih dari sekadar mendaki, pembukaan jalur Semeru adalah panggilan untuk mendidik diri menjadi wisatawan bijak, memberdayakan komunitas lokal, mencerahkan cara pandang terhadap pentingnya konservasi dan memupuk nasionalisme melalui kecintaan pada warisan alam negeri ini. &#8220;Mari mendaki dengan hati, menapak dengan bijak dan pulang membawa nilai,&#8221; ajaknya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222145</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pendakian Gunung Semeru Ditutup Sementara Akibat Cuaca Esktrem hingga 16 Januari</title>
		<link>https://memontum.com/pendakian-gunung-semeru-ditutup-sementara-akibat-cuaca-esktrem-hingga-16-januari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[esktrem]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217970</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mengumumkan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Semeru, terhitung sejak 2 hingga 16 Januari 2025 mendatang. Keputusan ini diambil, berdasarkan evaluasi kondisi cuaca yang diperkirakan ekstrem di awal tahun 2025. Dalam pengumuman bernomor PG.12/T.8/TU/KSA.5.1/B/12/2024, Kepala BBTNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan bahwa aktivitas pendakian terakhir akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mengumumkan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Semeru, terhitung sejak 2 hingga 16 Januari 2025 mendatang. Keputusan ini diambil, berdasarkan evaluasi kondisi cuaca yang diperkirakan ekstrem di awal tahun 2025.</p>



<p>Dalam pengumuman bernomor PG.12/T.8/TU/KSA.5.1/B/12/2024, Kepala BBTNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan bahwa aktivitas pendakian terakhir akan dilakukan pada 31 Desember 2024. Kemudian untuk pendaki yang masih berada di jalur, diharapkan turun pada 1 Januari 2025.</p>



<p>&#8220;Penutupan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya cuaca ekstrem. Seperti longsor, badai hujan dan angin kencang yang dapat mengancam keselamatan pendaki,&#8221; kata Rudijanta, Senin (30/12/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama periode penutupan, BBTNBTS juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pendakian ilegal. Dukungan dari pelaku wisata dan masyarakat, diharapkan untuk mengedukasi dan menyebarluaskan informasi ini.</p>



<p>Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, BBTNBTS menyediakan kanal komunikasi melalui website www.bromotenggersemeru.org dan media sosial resmi mereka. &#8220;Pendakian yang aman adalah pendakian yang mengikuti aturan. Kita harus menjaga alam dan keselamatan bersama,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Gunung Semeru sendiri sebagai destinasi wisata alam populer, memerlukan perhatian khusus dalam pengelolaannya. Langkah ini, menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara pariwisata dan perlindungan alam, serta memastikan wisata alam tetap aman dan berkelanjutan. Dengan kerja sama semua pihak, penutupan sementara ini bukan hanya langkah pencegahan, tetapi juga upaya melindungi keamanan keselamatan pendaki. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217970</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Nataru, Jalur Pendakian Gunung Semeru Dibuka hingga Ranu Kumbolo</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-nataru-jalur-pendakian-gunung-semeru-dibuka-hingga-ranu-kumbolo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kumbolo]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217850</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Jalur pendakian Gunung Semeru akhirnya kembali dibuka. Meskipun, pembukaan jalur pendakian hanya sebatas Ranu Kumbolo. Sementara jalur pendakian Gunung Semeru sendiri, sebelumnya ditutup sejak 3 Juli 2021, akibat mewabahnya Covid-19 dan aktivitas vulkanik Gunung Semeru. Pembukaan jalur pendakian tersebut, secara resmi diumumkan oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, saat meninjau jalur pendakian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Jalur pendakian Gunung Semeru akhirnya kembali dibuka. Meskipun, pembukaan jalur pendakian hanya sebatas Ranu Kumbolo. Sementara jalur pendakian Gunung Semeru sendiri, sebelumnya ditutup sejak 3 Juli 2021, akibat mewabahnya Covid-19 dan aktivitas vulkanik Gunung Semeru.</p>



<p>Pembukaan jalur pendakian tersebut, secara resmi diumumkan oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, saat meninjau jalur pendakian sekaligus fasilitas sarana dan pra sarana di Danau Ranu Kumbolo, Lumajang, Senin (23/12/2024) tadi.</p>



<p>&#8220;Pada hari ini, 23 Desember 2024 bersama Pak Dirjen dan Pak Kepala Balai secara resmi saya nyatakan bahwa pendakian ke Gunung Semeru dibuka sampai Ranu Kumbolo,&#8221; tulis Raja Juli Antoni, sebagaimana unggahan melalui akun resmi Kementerian Kehutanan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski izin tidak sampai puncak, dengan dibukanya kembali jalur pendakian hingga Ranu Kumbolo, tentunya menjadi salah satu destinasi favorit para pendaki yang sudah rindu suasana pendakian. Apalagi, kini memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sementara di Ranu Kumbolo, kini juga telah tersedia MCK Shelter Kumbolo untuk memenuhi kebutuhan air bersih melalui aliran pipa yang memudahkan wisatawan.</p>



<p>Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan pendaki dapat menggunakan air tanpa harus mengambilnya langsung dari danau, sehingga kebersihan dan keberlangsungan lingkungan Ranu Kumbolo tetap terjaga. &#8220;Patuhi aturan dan selalu jaga kebersihan serta fasilitas di Gunung Semeru. Salam lestari,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217850</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UPT Tahura Raden Soerjo Tutup Pintu Pendakian Arjuno &#8211; Welirang untuk Sementara Waktu</title>
		<link>https://memontum.com/upt-tahura-raden-soerjo-tutup-pintu-pendakian-arjuno-welirang-untuk-sementara-waktu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2022 13:47:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Arjuno]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[UPT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171735</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Proses pencarian seorang peserta lari maraton Mantra Summits Challenge Tahun 2022, atas nama Yurbianto Basri (46) asal Jakarta Utara, yang dilaporkan hilang di Gunung Arjuno, terus dilakukan. Bahkan, sembari terus melacak keberadaannya, UPT Tahura Raden Soerjo, memutuskan untuk menutup sementara pintu pendakian Arjuno &#8211; Welirang. &#8220;Hingga saat ini, keberadaan Yurbianto masih belum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Proses pencarian seorang peserta lari maraton Mantra Summits Challenge Tahun 2022, atas nama Yurbianto Basri (46) asal Jakarta Utara, yang dilaporkan hilang di Gunung Arjuno, terus dilakukan. Bahkan, sembari terus melacak keberadaannya, UPT Tahura Raden Soerjo, memutuskan untuk menutup sementara pintu pendakian Arjuno &#8211; Welirang.</p>



<p>&#8220;Hingga saat ini, keberadaan Yurbianto masih belum ditemukan. Karenanya, untuk sementara pintu pendakian ke Arjuno-Welirang, kita tutup sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan,&#8221; kata Kasi Perlindungan UPT Tahura Raden Soerjo, Ajat Sudrajat kepada Memontum.com saat ditemui di Pos Perijinan Pendakian Gunung Arjuno &#8211; Gunung Welirang Gemuk Utara, Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Senin (04/07/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-daging-sapi-dan-ayam-layak-dikonsumsi-dkpp-lumajang-lakukan-pengawasan">Pastikan Daging Sapi dan Ayam Layak Dikonsumsi, DKPP Lumajang Lakukan Pengawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik">Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/momen-libur-lebaran-jadi-penekanan-bupati-indah-untuk-penghematan-energi-di-lumajang">Momen Libur Lebaran Jadi Penekanan Bupati Indah untuk Penghematan Energi di Lumajang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali">Kapolda Jatim Tinjau Jalur Ketapang-Gilimanuk Jelang Penutupan Layanan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perayaan-hari-suci-nyepi-di-lapangan-rampal-ketua-dprd-sebut-sebagai-etalase-toleransi-di-kota-malang">Perayaan Hari Suci Nyepi di Lapangan Rampal, Ketua DPRD Sebut sebagai Etalase Toleransi di Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa langkah tersebut diambil, agar tim yang ada bisa fokus melakukan pencarian. &#8220;Karena teman-teman yang menjaga di pintu masuk, juga kami fungsikan sebagai tim pencarian. Maka dari itu, pintu pendakian kita tutup sementara waktu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Ajat juga memaparkan, bahwa sampai saat ini sudah ada tiga tim yang diberangkatkan oleh Tahura untuk melakukan pencarian Survivor. &#8220;Sementara kami turunkan pencairan dari Lawang hingga Sumber Brantas,&#8221; terangnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171735</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak PPKM Darurat, Pendakian ke Gunung Semeru dan Bromo Ditutup Total</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-ppkm-darurat-pendakian-ke-gunung-semeru-dan-bromo-ditutup-total</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2021 11:04:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bromo]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[ppkm darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146953</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemberlakuan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali membuat kegiatan pendakian ke Gunung Semeru Lumajang untuk sementara ditutup total. Penutupan sementara berlaku mulai tanggal 3 sampai dengan 20 Juli 2021. &#8220;Untuk meminimalisir dampak resiko semakin meluasnya Covid-19 bagi pengunjung, petugas dan masyarakat, maka seluruh obyek wisata alam di Kawasan Taman Nasional Bromo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemberlakuan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali membuat kegiatan pendakian ke Gunung Semeru Lumajang untuk sementara ditutup total. Penutupan sementara berlaku mulai tanggal 3 sampai dengan 20 Juli 2021.</p>



<p>&#8220;Untuk meminimalisir dampak resiko semakin meluasnya Covid-19 bagi pengunjung, petugas dan masyarakat, maka seluruh obyek wisata alam di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ditutup secara total mulai tanggal 3 sampai dengan 20 Juli 2021,&#8221; ujar Kepala BB TNBTS, Novita Kusuma Wardani, sebagaimana pengumuman resmi BBTNBTS, Jumat (02/07).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-daging-sapi-dan-ayam-layak-dikonsumsi-dkpp-lumajang-lakukan-pengawasan">Pastikan Daging Sapi dan Ayam Layak Dikonsumsi, DKPP Lumajang Lakukan Pengawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/momen-libur-lebaran-jadi-penekanan-bupati-indah-untuk-penghematan-energi-di-lumajang">Momen Libur Lebaran Jadi Penekanan Bupati Indah untuk Penghematan Energi di Lumajang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lumajang-komitmen-perkuat-akses-listrik-merata-untuk-masyarakat">Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Akses Listrik Merata untuk Masyarakat</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya kegiatan pendakian ke Gunung Semeru, penutupan sementara juga berlaku di seluruh wilayah TNBTS termasuk kawasan bromo. Pemberlakuan penutupan sementara tersebut dilakukan mengingat perkembangan kasus Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali yang kian meningkat. &#8220;Memperhatikan arahan Presiden Republik Indonesia dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Desease 2019 di Pulau Jawa dan Bali, hasil koordinasi dengan para pihak,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/adi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146953</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Mengapresiasi Pengembangan Ranupani</title>
		<link>https://memontum.com/kemenko-bidang-kemaritiman-dan-investasi-mengapresiasi-pengembangan-ranupani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 15:10:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[ranupani]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<category><![CDATA[Transit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127773</guid>

					<description><![CDATA[Pengelolaan Pendakian Berbasis Sistem Memontum Lumajang &#8211; Ranupani merupakan tempat transit pendakian ke Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hal itu, merupakan sebuah potensi yang perlu dimaksimalkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk memberikan kemudahan akses pendaftaran pendakian, Pemerintah Kabupaten Lumajang, telah menjalin kerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terkait pengelolaan pendakian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Pengelolaan Pendakian Berbasis Sistem</strong></h3>
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ranupani merupakan tempat transit pendakian ke Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hal itu, merupakan sebuah potensi yang perlu dimaksimalkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Untuk memberikan kemudahan akses pendaftaran pendakian, Pemerintah Kabupaten Lumajang, telah menjalin kerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terkait pengelolaan pendakian berbasis sistem.</p>
<p>Uraian itu, disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Lingkungan dan Kehutanan, Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Nani Hendriati.</p>
<p>Kunjungan ke Ranupani, dalam rangka survei lapangan di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Selasa (17/11) tadi.</p>
<p>&#8220;Pendakian ke Gunung Semeru ini by system sudah dimulai. Saya berharap, by system ini menjadi terbaik yang ada di Indonesia. Karena kami juga akan lengkapi fasilitas pendukungnya, untuk itu kami sudah berkoordinasi dengan TNBTS,&#8221; terang Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan rencana terkait revitalisasi kawasan Ranupani. Sebagai langkah awal, Bupati akan mengajak masyarakat, khususnya para pecinta alam untuk pengerukan Danau Ranupani. Itu dilakukan, untuk memupuk rasa memiliki dan ikut menjaga ekosistem alam.</p>
<p>Dirinya juga telah menyiapkan, rangkaian kegiatan pendukung untuk mendatangkan wisatawan di Ranupani. Salah satunya, Konser Mahameru Akustik, yang dalam perencanaanya didukung dengan fasilitas amplitheater.</p>
<p>Deputi Bidang Koordinasi Lingkungan dan Kehutanan, Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Nani Hendriati, mengaku takjub dengan pemandangan yang ada di Kawasan Ranupani. Menurutnya, hal itu menjadi potensi luar biasa pada sektor pariwisata di Kabupaten Lumajang.</p>
<p>&#8220;Ini bagus, highland sebuah potensi yang luar biasa,&#8221; katanya kagum.</p>
<p>Dirinya mendukung dan mengapresiasi, upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang, dalam melakukan pengelolaan potensi daerah. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127773</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hutan Terbakar, Jalur Pendakian ke Kawah Ijen Ditutup</title>
		<link>https://memontum.com/hutan-terbakar-jalur-pendakian-ke-kawah-ijen-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2019 04:52:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[kawah ijen]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98315-hutan-terbakar-jalur-pendakian-ke-kawah-ijen-ditutup</guid>

					<description><![CDATA[Memontum.com Bondowoso &#8211; Kebakaran hutan yang terjadi disekitar kawasan Wisata Gunung Ijen sejak Sabtu sore (19/10/2019) menimbulkan banyak kerugian ,hingga saat ini api belum bisa dipadamkan hal ini diakibatkan kencangnya angin sehingga menyulitkan tim pemadam kebakaran. Akibatnya pendakian menuju kawah Ijen harus ditutup ,hal ini disampaikan oleh Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum.com Bondowoso </strong>&#8211; Kebakaran hutan yang terjadi disekitar kawasan Wisata Gunung Ijen sejak Sabtu sore (19/10/2019) menimbulkan banyak kerugian ,hingga saat ini api belum bisa dipadamkan hal ini diakibatkan kencangnya angin sehingga menyulitkan tim pemadam kebakaran.</p>
<p>Akibatnya pendakian menuju kawah Ijen harus ditutup ,hal ini disampaikan oleh Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Balai Besar Konservasi SDA Jawa Timur.</p>
<p>Menurut Abjadi Sekretaris BPBD Bondowoso ,sejak tanggal 20 Oktober 2019 Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Balai Besar Konservasi SDA Jawa Timur menyatakan penutupan sementara pendakian ke kawah Ijen.</p>
<p>Abjadi meminta para wisatawan untuk sementara tidak melakukan pendakian ke kawah Ijen.</p>
<p>&#8220;Kabarnya ditutup. Jadi masyarakat yang ingin kesana, jangan dulu sampai titik api betul-betul bisa padamkan,&#8221; kata Abjadi</p>
<p>Dikabarkan juga , Tim Reaksi Cepat (TRC) dan sejumlah tim dari Dinas sosial, Satpol PP, TNI dan Polri sejak kemaren berupaya memadamkan titik api kebakaran. proses pemadaman mengalami kesulitan karena angin kencang. Belum lagi, banyaknya pohon tumbang di sepanjang jalan menuju titik api.</p>
<p>&#8220;Belum diketahui penyebab kebakaran.Tapi memang faktor cuaca sangat mendukung meluasnya kebakaran,kami menjaga kebakaran agar api tidak semakin meluas,&#8221; Tuturnya sambil menunjukkan video tim BPBD melakukan pemadaman.</p>
<p>Sampai saat ini belum diketahui secara pasti berapa luas lahan yang terdampak kebakaran,namun titik kebakaran jauh dari pemukiman warga.</p>
<p>Menurut pantauan Memontum.com Bondowoso ,kebakaran terjadi di wilayah Bondowoso dan Banyuwangi,sehingga pemadaman dilakukan oleh tim gabungan dari Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi. <strong>(Dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98315</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menko Keuangan dan Menko Maritim Daki Ijen</title>
		<link>https://memontum.com/menko-keuangan-dan-menko-maritim-daki-ijen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Mar 2018 15:24:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/29828-menko-keuangan-dan-menko-maritim-daki-ijen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8212; Keindahan dan Keelokan Gunung Ijen sudah tidak diragukan lagi, siapa saja ingin mengunjungi wisata alam yang begitu mempesona. Begitu juga dengan dua menteri Kabinet Kerja ini. Menko Keangan, Sri Mulyani, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo mendaki gunung ijen yang terkenal akan blue fire-nya. Ketiga pejabat negara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8212; Keindahan dan Keelokan Gunung Ijen sudah tidak diragukan lagi, siapa saja ingin mengunjungi wisata alam yang begitu mempesona. Begitu juga dengan dua menteri Kabinet Kerja ini. Menko Keangan, Sri Mulyani, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo mendaki gunung ijen yang terkenal akan blue fire-nya. Ketiga pejabat negara tersebut mengaku sangat terpesona dengan kecantikan alam tersebut.</p>
<p>Didampingi, bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, ketiga pejabat Negara itu mendaki gunung Ijen, tepatnya pada pukul 01.00 Wib. Dini hari, rombongan bergerak menuju Gunung Ijen.</p>
<p>Hawa dingin dipegunungan Ijen bukan rintangan, rombongan pejabat Negara tersebut terus mendaki menuju puncak Ijen dengan ketinggian 2.443 mdpl. Sekitar pukul 03.00 Wib. Dan oerjalanan selama dua jam, rombongan tiba puncak gunung Ijen yang sangat indah dan mempesona itu.</p>
<p>Melihat keindahan dan kemolekan gunung Ijen yang sudah mendunia itu, seakan terbayar rasa capek dan melelahkan itu.</p>
<p> &#8220;Wah, perjalanan naik yang sangat menantang tadi, sangat sangat terbayar setelah di sini. Ijen hebat,&#8221; puji Luhut.<br />
Menko Luhut dan rombongan lalu menyusuri jalan yang cukup lebar di sepanjang puncak Ijen, mereka menikmati suasana puncak gunung dari pinggir bibir kawah. Sesekali mereka nampak sumringah saat menyaksikan nyala api biru yang berpendar pendar dari kejauhan. &#8220;Ini sangat luar bisa, sangat layak direkomendasikan kepada para petinggi ekonomi dunia yang akan hadir di Bali Oktober mendatang,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29828</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
