<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pendidikan karakter &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pendidikan-karakter/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 May 2023 12:54:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pendidikan karakter &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pendidikan Karakter Masih Jadi Tantangan di Era Program Merdeka Belajar</title>
		<link>https://memontum.com/pendidikan-karakter-masih-jadi-tantangan-di-era-program-merdeka-belajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 May 2023 11:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Merdeka Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187963</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Masalah pendidikan karakter, saat ini masih menjadi tantangan di tengah era program Merdeka Belajar. Hal itu, dikatakan oleh anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Suryadi, pada Kamis (04/05/2023) tadi. Menurut Suryadi, masalah pendidikan karakter ini harus di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, para peserta didik mampu dan bisa mewujudkan nilai-nilai pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Masalah pendidikan karakter, saat ini masih menjadi tantangan di tengah era program Merdeka Belajar. Hal itu, dikatakan oleh anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Suryadi, pada Kamis (04/05/2023) tadi.</p>



<p>Menurut Suryadi, masalah pendidikan karakter ini harus di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, para peserta didik mampu dan bisa mewujudkan nilai-nilai pendidikan yang di dapat dari sekolah.</p>



<p>“Guru, orang tua dan peserta didik harus mampu berkolaborasi dalam perjalanan menuju ilmu pengetahuan yang berasaskan pendidikan moralitas. Sehingga, terbentuk peserta didik yang berkemajuan dan visioner untuk menjawab tantangan perkembangan zaman,” kata Suryadi.</p>



<p>Kemudian, menurutnya para peserta didik saat ini sangat rentan dengan budaya hedonisme di lingkungan masyarakat. Karena itu, pihaknya juga menekankan bahwa pendidikan harus mampu menyeimbangkan kebutuhan siswa akan kesenangan, kebutuhan moral dan etika.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>“Pendidikan itu harus bisa menyeimbangkan, agar siswa dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu yang berintegritas dan memiliki kontribusi positif bagi masyarakat. Terlebih, dengan munculnya berbagai informasi yang mudah diakses melalui media sehingga, interaksi dengan teman sejawat membuat moralitas anak terkikis,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya juga menyampaikan jika DPRD Kota Malang bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), akan berupaya meningkatkan regulasi dengan pembahasan Perda Kota Layak Anak (KLA).</p>



<p>“Perda tersebut sedang dalam tahap perampungan, diharapkan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pendidikan moral di Kota Malang. Kami berupaya dalam mengembangkan kegiatan kepemudaan dan meningkatkan pendidikan karakter siswa,” katanya.</p>



<p>Pihaknya juga berharap, kedepan DPRD Kota Malang bersama dengan Pemkot Malang, dan seluruh pihak terkait, terus bersinergi untun kemajuan pendidikan di Kota Malang. Sebab, hal tersebut dinilai mampu untuk berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187963</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plt Bupati Nganjuk Beri Motivasi Semangat Pantang Menyerah Siswa SMKN 1</title>
		<link>https://memontum.com/plt-bupati-nganjuk-beri-motivasi-semangat-pantang-menyerah-siswa-smkn-1</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2022 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180815</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Bangun karakter yang cerdas dan bermoral, Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memberikan motivasi dan semangat belajar di hadapan siswa-siswi SMK Negeri 1 Nganjuk dengan tema &#8216;Penguatan Karakter dan Etos Kerja serta Kemandirian Siswa&#8217;. Kang Marhaen-panggilan akrabnya, dalam kesempatan itu hadir dan menyampaikan pentingnya character building pada siswa. Salah satunya, untuk mengantarkan mereka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Bangun karakter yang cerdas dan bermoral, Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memberikan motivasi dan semangat belajar di hadapan siswa-siswi SMK Negeri 1 Nganjuk dengan tema &#8216;Penguatan Karakter dan Etos Kerja serta Kemandirian Siswa&#8217;. Kang Marhaen-panggilan akrabnya, dalam kesempatan itu hadir dan menyampaikan pentingnya character building pada siswa. Salah satunya, untuk mengantarkan mereka pada kesuksesan.</p>



<p>Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Nganjuk, Adi Prayitno, Kepala Sekolah SMKN 1 Nganjuk, Heru Hertanto beserta para guru.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Kang Marhaen menuturkan bahwa membangun karakter atau character building ini sangat penting untuk membangun generasi (sumber daya manusia) yang tidak hanya cerdas tapi juga bermoral, berakhlak mulia dan berbudi pekerti yang baik. Character building, menjadi salah satu cara untuk siswa-siswi pelajar dalam meraih sukses. Sukses dalam belajar atau pendidikan dan sukses dalam dunia kerja.</p>



<p>“Karena menurut pakar, bahwa 80 persen kecerdasan emosional menentukan kesuksesan kita, selebihnya baru kecerdasan intelektual,” kata Kang Marhaen, pada Kamis (29/12/2022) di Aula SMKN 1 Nganjuk.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, untuk menjadi seseorang yang sukses, pelajar harus mempunyai tujuan yang jelas. Kang Marhaen mengatakan, siswa-siswi atau pelajar harus mempunyai planning (perencanaan) yang matang, tahu apa yang ingin dicapai atau diinginkan dan dicita-citakan. “Syaratnya kalian (pelajar) harus berani. Yang pertama, berani bermimpi (cita-cita), berani mencoba, berani gagal, dan berani siap untuk sukses (berhasil),” bebernya.</p>



<p>Dijelaskan Kang Marhaen, berani menjadi modal utama dalam meraih kesuksesan. Setelah memiliki mental keberanian, harus berani memulai dan tidak takut gagal. “Misalnya pengen masuk Universitas Airlangga (Unair) maka anda (pelajar) harus mencoba. Daftar, gagal tidak masalah, semakin anda sering gagal semakin bagus. Memang kegagalan adalah tidak nyaman, tapi kegagalan akan membentuk karakter yang bagus. Mental yang bagus, tidak mudah putus asa,” terang Kang Marhaen.</p>



<p>Disambut tepuk tangan, para pelajar mendengar perjalanan Kang Marhaen dalam meraih kesuksesan. Menjadi seorang Plt. Bupati Nganjuk atau kepala daerah. Berangkat dari keluarga sederhana, Kang Marhaen menceritakan semangatnya dalam belajar dan untuk meraih kesuksesan.</p>



<p>“Cita-cita saya dulu adalah menjadi seorang guru. Apa saya tidak pernah gagal? sering. Melamar menjadi Guru SD gagal, SMP juga pernah gagal, tapi saya terus semangat tidak pernah putus asa. Dan Alhamdulillah tidak menjadi guru tapi sekarang menjadi Plt Bupati,” terang Kang Marahen memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa-siswi SMKN 1 Nganjuk.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Kabupaten Nganjuk, Adi Prayitno menyampaikan bahwa tujuan dari character building ini adalah untuk mencetak siswa-siswi yang berkarakter, bermoral, berakhlak dan berperilaku baik. Melalui penguatan karakter ini, Adi Prayitno berharap siswa-siswi SMKN 1 Nganjuk bisa menjadi contoh atau pilot project yang baik untuk siswa-siswi yang lainnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanamkan Karakter Kewirausahaan, SMA Negeri 3 Jombang Gelar P5 dan Kasi Saka</title>
		<link>https://memontum.com/tanamkan-karakter-kewirausahaan-sma-negeri-3-jombang-gelar-p5-dan-kasi-saka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2022 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180405</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; SMA Negeri 3 Jombang menggelar kegiatan Penerapan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta Karya Seni Basia Saka (Kasi Saka), Kamis (22/12/2022) tadi. Kegiatan ini, diikuti oleh siswa dan siswi SMA Negeri 3 Jombang dan bertempat di Halaman SMA Negeri 3 Jombang. Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Jombang, Zainul Fatoni, dalam keterangannya menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; SMA Negeri 3 Jombang menggelar kegiatan Penerapan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta Karya Seni Basia Saka (Kasi Saka), Kamis (22/12/2022) tadi. Kegiatan ini, diikuti oleh siswa dan siswi SMA Negeri 3 Jombang dan bertempat di Halaman SMA Negeri 3 Jombang.</p>



<p>Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Jombang, Zainul Fatoni, dalam keterangannya menyampaikan bahwa selain kegiatan P5, juga ada kegiatan Kasi Saka. Pengertian dari P5 adalah Penerapan Penguatan Profil Pelajar Pancasila, sedangkan Kasi Saka merupakan Kreasi Seni Basia Saka.</p>



<p>&#8220;Hari ini merupakan puncak acara kegiatan P5 dengan mengambil tema &#8216;Kewirausahaan&#8217;. Sehingga diadakan gelar karya dibarengi dengan kegiatan Kasi Saka. Kegiatan diikuti oleh Siswa Siswi Kelas 11 dan 12 yang menampilkan pentas seni. Sedangkan kegiatan P5 diikuti oleh siswa siswi kelas 10 dengan menampilkan hasil karya berupa kewirausahaan yang dilaksanakan selama satu bulan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut disampaikan, tujuan pelaksanaan ini adalah agar siswa siswi kelas 10 mempelajari bagaimana memiliki karakter kewirausahaan. Sekaligus, juga ditanamkan karakter mengenai Pancasila. Sedangkan bagi siswa siswi kelas 11 dan 12 dapat menunjukkan minat dan bakatnya dalam kegiatan Kasi Saka.</p>



<p>&#8220;Hasilnya tidak hanya ditunjukan di kalangan sekolah. Tetapi juga ditunjukan kepada para wali murid, ketika pengambilan raport,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Harapan kami, tambahnya, dari sekolah dengan adanya kegiatan ini siswa siswi SMA Negeri 3 Jombang, bisa mengembangkan bakatnya dan juga bisa memiliki karakter yang kuat. Khususnya, karakter wirausahaan. &#8220;Semoga dari kegiatan ini juga bisa menjadi sebuah prestasi untuk SMA Negeri 3 Jombang,&#8221; imbuhnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180405</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disdikbud Kota Malang Gelar Pendampingan Mutu Lembaga PAUD</title>
		<link>https://memontum.com/disdikbud-kota-malang-gelar-pendampingan-mutu-lembaga-paud</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2022 10:19:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171314</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, menggelar pendampingan mutu untuk lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Malang, Jumat (24/06/2022) tadi. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, mengatakan bahwa itu dilakukan dalam rangka untuk akreditasi lembaga PAUD. Karena dari 676 PAUD di Kota Malang, hanya 50 persen diantaranya yang sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, menggelar pendampingan mutu untuk lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Malang, Jumat (24/06/2022) tadi.</p>



<p>Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, mengatakan bahwa itu dilakukan dalam rangka untuk akreditasi lembaga PAUD. Karena dari 676 PAUD di Kota Malang, hanya 50 persen diantaranya yang sudah terakreditasi.</p>



<p>Dengan adanya kegiatan tersebut, pihaknya berharap agar lembaga atau yayasan yang akan mendirikan PAUD, tidak hanya asal mendirikan, namun ada patokan yang harus diikuti. “Ini difokuskan untuk akreditasi. Kalau sudah semua, nantinya akan di evaluasi pembelajarannya, fasilitasnya, gurunya, hingga lokasi sekolahnya, sehingga ini sangat bagus. Jadi ada patokan yang harus diikuti untuk mendirikan,” jelas Suwarjana (24/06/2022).</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Pentingnya akreditasi bagi suatu lembaga PAUD, jelasnya, itu tentunya akan mempunyai kredibilitas atau kualitas. Sehingga, orang tua yang akan menyekolahkan anak akan lebih mempertimbangkan, dan lebih mempercayai. Sehingga, akreditasi itu sangat penting bagi lembaga PAUD.</p>



<p>“Bagi masyarakat, dengan sekolah yang terakreditai itu mereka akan lebih mantap. Karena hasilnya ada, dan lebih percaya memasukkan anaknya di dalam lembaga itu,” lanjutnya.</p>



<p>Namun, untuk mendorong sebuah lembaga agar mendapatkan akreditasi itu tak mudah. Ada beberapa faktor kendala yang dialami, salah satunya persoalan biaya anggaran. Dikatakan Suwarjana, bahwa anggaran akreditasi didapat dari pusat provinsi, sehingga Disdikbud tidak bisa menganggarkan sendiri.</p>



<p>“Karena anggaran untuk akreditasi saat ini murni dari provinsi, bukan kami. Kalau diusulkan menggunakan APBD juga tidak bisa, karena nanti jadi double anggarannya,” tuturnya.</p>



<p>Kepala Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal, Andayun, menambahkan bahwa kondisi PAUD di Kota Malang saat ini secara substansi sudah baik. Yakni, dengan mengacu pada peraturan menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbud Ristek).</p>



<p>“Untuk saat ini dengan menggunakan kurikulum merdeka belajar, lembaga PAUD harus melakukan inovasi dan kreativitas, khususnya untuk para pendidik,” ungkapnya.</p>



<p>Menurutnya, ada empat indikator untuk mutu suatu lembaga PAUD. Diantaranya yakni, sarana prasarana sekolah, dimana itu akan menjadi nilai utama ketika akan sekolah. Karena melihat kondisi fisik sekolah dari luar. Kemudian, pendidik, siswa dan orang tua.</p>



<p>“Pendidik itu menjadi kategori. Siswa PAUD dengan umur yang rentan itu juga harus diperhatikan, dan orang tua di masa pandemi ini juga harus berperan aktif dalam pembelajaran anak, karena mereka juga sangat dibutuhkan,” imbuh Andayun. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siswa SMKN 1 Situbondo Dibekali Pendidikan Karakter di Markas Pusat Dodiklatpur</title>
		<link>https://memontum.com/siswa-smkn-1-situbondo-dibekali-pendidikan-karakter-di-markas-pusat-dodiklatpur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2022 09:17:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[SMKN 10 Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161509</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Para siswa kelas XI SMK Negeri 1 Situbondo, mengikuti pembekalan karakter disiplin di Markas Pusat Latihan Tempur Dodiklatpur Rindam V Brawijaya, Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Senin (10/01/2022). Adapun kegiatan yang diikuti oleh para siswa Kelas XI SMK Negeri (SMKN) 1 Situbondo tersebut, berlangsung selama tiga hari, yang dimulai sejak 07 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Para siswa kelas XI SMK Negeri 1 Situbondo, mengikuti pembekalan karakter disiplin di Markas Pusat Latihan Tempur Dodiklatpur Rindam V Brawijaya, Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Senin (10/01/2022). Adapun kegiatan yang diikuti oleh para siswa Kelas XI SMK Negeri (SMKN) 1 Situbondo tersebut, berlangsung selama tiga hari, yang dimulai sejak 07 Januari 2022.</p>



<p>Selama tiga hari itu, siswa SMKN 1 Situbondo dilatih mengenai kepemimpinan dan kedisiplinan. Tujuannya, agar disiplin dan punya karakter nasionalisme. Sementara kegiatan sendiri, dibuka langsung oleh Komandan Infanteri, A Wakhid Dedy Setiawan, S.IP.</p>



<p>&#8220;Para siswa agar memiliki jiwa dan karakter kepemimpinan. Karena, kepemimpinan itu merupakan suatu kiat atau tindakan yang tertuang dalam seni dan ilmu untuk menggerakkan orang lain baik melalui organisasi maupun perorangan. Kepemimpinan juga harus selalu membawa sikap disiplin dan bertanggung jawab. Jadikanlah pendidikan karakter disiplin sebagai sarana membentuk pribadi dalam meningkatkan rasa nasionalisme pelajar Indonesia,&#8221; ujar A Wakhid Setiawan, S.ip</p>



<p>Baca juga</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Adapun jumlah siswa peserta yakni sebanyak 216 dengan 24 pelatih yang terdiri dari enam perwira. Dan para siswa yang ikut, sudah disetujui oleh para wali murid dengan menunjukkan kartu vaksinasi.</p>



<p>&#8220;Kerja sama antara SMK Negeri 1 Situbondo dengan Puslatpur Rindam V Brawijaya, ini sebagai mitra strategis karena adanya persamaan visi dan misi dalam mencetak generasi muda Situbondo, yang disiplin dan bertanggung jawab serta tangguh. Karena mengingat, tantangan masa depan bangsa membutuhkan karakter yang menjunjung tinggi rasa nasionalisme,&#8221; ujar Waka Humas SMKN 1 Situbondo, Zainullah. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161509</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pak Seladi Tularkan Kejujuran Kepada 30 Pelajar SMA, 5 Hari Bekali Kedisiplinan dan Karakter</title>
		<link>https://memontum.com/pak-seladi-tularkan-kejujuran-kepada-30-pelajar-sma-5-hari-bekali-kedisplinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jan 2020 08:39:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bripka Seladi]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[ngangsu kawruh]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103871-pak-seladi-tularkan-kejujuran-kepada-30-pelajar-sma-5-hari-bekali-kedisplinan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Purnawirawan Polri Polres Malang Kota, Bripka Seladi tetap memiliki daya tarik tersendiri. Baik tentang kehidupan, kejujuran, kesederhanaanya, juga tentang profesi yang telah lama ditekuninya yakni menyulap sampah menjadi rupiah. Bahkan selama ini, dia juga dikenal telah banyak memperjuangkan para pemulung agar tetap dapat bekerja. Kepribadian Seladi menjadi daya tarik tersendiri baik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Purnawirawan Polri Polres Malang Kota, Bripka Seladi tetap memiliki daya tarik tersendiri. Baik tentang kehidupan, kejujuran, kesederhanaanya, juga tentang profesi yang telah lama ditekuninya yakni menyulap sampah menjadi rupiah. Bahkan selama ini, dia juga dikenal telah banyak memperjuangkan para pemulung agar tetap dapat bekerja.</p>
<p>Kepribadian Seladi menjadi daya tarik tersendiri baik saat masih bertugas sebagai polisi maupun kehidupannya saat ini. Terbukti sebanyak 30 siswa SMA dari Jogjakarta telah menimba ilmu dalam pembentukan karakter dan ngangsu kawruh (belajar kehidupan) lepada Seladi. Mereka belajar selama 5 hari dan berakhir, Jumat (10/1/2020) siang.</p>
<p>Selama 5 hari para siswa sekolah ini telah belajar banyak tentang kehidupan kepada Seladi. Mereka banyak belajar dari tempat pemilahan sampah Lowokdoro yang selama ini digunakan Seladi beraktifitas.</p>
<p>Dalam 5 hari ini, Seladi yang mendidik para siswa ini dengan hati kejujuran dan kedisiplinan telah memberikan pengalaman baru kepada para siswa. Suasana haru mewarnai hari terakhir pembelajaran. Bahkan mereka satu persatu terlihat menyalami Seladi sambil menyanyikan lagi &#8220;Kapan-Kapan&#8221; Koes Plus.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan, InsaAllah semoga menjadi manfaat untuk adik-adik kelak. Selamat jalan semoga Yang Maha Kuasa selalu melindungi. Semoga bermanfaat,&#8221; ujar Seladi di depan para siswa.</p>
<p>Seladi berharap nantinya para generasi penerus ini bisa memiliki karakter kuat dalam kehidupan. &#8220;Semoga pemerintah pisa mencermati tentang kegiatan kami demi kebaikan generasi penerus. Untuk bangsa dan negara supaya Indonesia, bebas dari korupsi. Semoga kalau nantinya para generasi penwrus ini sudah menjadi orang pejabat, terhindar dari aktivitas yang dilarang seperti korupsi, &#8221; ungkap Seladi.</p>
<p>&#8220;Selain itu, tidak melupakan orang kecil, dan tahu bisa merasakan menjadi masyarakat kecil. Karena pernah mengalami di sini. Bisa mengetahui bagaimana masyarakat bawah, dalam mencari nafkah. Semoga ilmu yang di dapat ini bisa bermanfaat besar,&#8221; ujar Seladi. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103871</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmikan UKS Insan Permata, Walikota Sutiaji kenalkan POROZ hingga Pendidikan Karakter</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-uks-insan-permata-walikota-sutiaji-kenalkan-poroz-hingga-pendidikan-karakter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Sep 2019 01:16:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[POROZ]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93374-resmikan-uks-insan-permata-walikota-sutiaji-kenalkan-poroz-hingga-pendidikan-karakter</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pada peresmian UKS sekolah Islam Terpadu Insan Permata jl. Akordion, Malang (21/9/2019), Sutiaji Walikota Malang, kembali mengingatkan penguatkan pendidikan karakter untuk anak anak. &#8220;Saya tidak akan bosen bicara ini (pendidikan karakter). Karena ini penting, meskipun mungkin kurang menarik untuk &#8220;jualan politik&#8221;, dibandingkan seperti program pembangunan fisik yang jelas nampak dan mungkin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang &#8211;</strong> Pada peresmian UKS sekolah Islam Terpadu Insan Permata jl. Akordion, Malang (21/9/2019), Sutiaji Walikota Malang, kembali mengingatkan penguatkan pendidikan karakter untuk anak anak.</p>
<p>&#8220;Saya tidak akan bosen bicara ini (pendidikan karakter). Karena ini penting, meskipun mungkin kurang menarik untuk &#8220;jualan politik&#8221;, dibandingkan seperti program pembangunan fisik yang jelas nampak dan mungkin fenomenal. Berbeda banget dengan pendidikan, itu investasi jangka panjang, baru terlihat 5 &#8211; 10 tahun ke depan, &#8220;ujar Sutiaji.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-93376" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190921-WA0076-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190921-WA0076-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190921-WA0076-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190921-WA0076-copy.jpg?resize=217%2C122&amp;ssl=1 217w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190921-WA0076-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dalam perspektif tersebut, Walikota Malang menitipkan pesan bahwa anak itu amanah Allah yang dititipkan ke orang tua. Maka jangan anak menjadi penghambat cinta kita kepada Allah. Maka anak harus dihantarkan untuk dapat tumbuh kembang dengan baik melalui pendidikan keagamaan dan karakter, serta dihantar untuk jadi seorang khalifah.</p>
<p>&#8220;Untuk dapat menggapainya, maka pendidikan karakter, non calistung menjadi bagian penting didalamnya. Ini perjuangan saya, dan sadar banyak pakar, pemerhati pendidikan mencibir karena tidak mungkin kualitas pendidikan bisa terwujud kalau anak tidak diberikan pendidikan calistung sedini munkin. Tapi saya ingin mengajak kita semua melihat kondisi bangsa saat ini. Masalahnya kita (indonesia) banyak memiliki orang pintar, tapi tidak memiliki kecerdasan spiritual dan moral. Kita makin terpuruk dan harus dibangkitkan kembali karakter, &#8220;tegas Pak Aji dihadapan Ketua Yayasan Insan Permata, Pendiri, para pengajar dan orang tua siswa Sekolah Islam Terpadu Insan Permata.</p>
<p>Suami Hj. Widayati Sutiaji ini juga menekankan peran penting dan strategis seorang konselor (BK) di lembaga lembaga sekolah. &#8220;Peran BK harus dihidupkan dan dikuatkan. Kalau dulu BP atau BK hanya dipersepsikan untuk menangani siswa siswa bermasalah (bandel, red), maka era kini seorang BK (konselor) harus jadi jembatan untuk menggali lebih dalam dan menghantarkan potensi yang dimiliki masing masing siswa, karenanya saya perintahkan Diknas untuk memiliki rekam jejak anak didik pada masing masing lembaga pendidikan, &#8220;ungkap Walikota yang berduet dengan Wawali Sofyan Edy, dalam menahkodai kota Malang.</p>
<p>Betapa pentingnya membangun potensi karakter seorang anak bagi penyiapan generasi unggul, Ustadz Sutiaji demikian terkadang warga menyapa Walikota Malang, menganalogikan Istri itu adalah ladang, suami pemilik ladang, interaksi antara ladang dan pemilik ladang adalah tanaman, yakni anak. Kesalahannya, kita sering meng generalisasi tanaman, padahal tanaman banyak jenisnya. Maka jangan samakan satu anak dengan anak lainnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-93375" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190921-WA0077-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190921-WA0077-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190921-WA0077-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190921-WA0077-copy.jpg?resize=217%2C122&amp;ssl=1 217w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190921-WA0077-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Alumni IAIN yang juga pernah berkecimpung di dunia jurnalis ini, juga kembali mengenalkan program unggulan untuk penguatan pendidikan karakter khususnya pada pendidikan Islam, yaki Program One RW One Hafidz (POROZ) Islam.</p>
<p>Sementara itu, Lutfi Jafar, selaku Ketua Yayasan Insan Permata, menegaskan komitmennya mendukung program pendidikan kota Malang, termasuk pendidikan karakter.</p>
<p>&#8221; Kami memiliki 940 anak didik, dari Paud sampai dengan SMP, serta 180 guru dan staf. Dan dari segi kurikulum pengajaran kami tetap berpedoman pada kurikulum Diknas, namun dipadu dengan pendidikan islami, &#8220;info Lutfi jafar, yang juga Guru Besar Fakultas Teknik UB. Ditambahkannya, SIT insan Amanah juga menampung anak anak berkebutuhan khusus (inklusif), sebanyak 7 siswa PAUD, 26 siswa SD dan 1 SMP, yang mereka juga berhimpun dalam satu kelas dengan siswa siswa lainnya.<strong> (hms/gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93374</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Sutiaji Tinjau Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter di SDN Madyopuro 2 dan SDN Model Tlogowaru</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-sutiaji-tinjau-implementasi-penguatan-pendidikan-karakter-di-sdn-madyopuro-2-dan-sdn-model-tlogowaru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2019 12:33:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91221-walikota-sutiaji-tinjau-implementasi-penguatan-pendidikan-karakter-di-sdn-madyopuro-2-dan-sdn-model-tlogowaru</guid>

					<description><![CDATA[Mempntum Kota Malang &#8211; SD Madyopuro 2 dan SD Model Tlogowaru menjadi dua lokasi yang dikunjungi Walikota Sutiaji pada hari Senin tanggal 26 Agustus 2019. Tujuan kunjungannya kali ini adalah untuk memantau Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang telah dilaksanakan beberapa bulan terakhir. Menurut Sutiaji, dari hasil pengamatannya, implementasi PPK sudah berjalan sesuai dengan apa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mempntum Kota Malang</strong> &#8211; SD Madyopuro 2 dan SD Model Tlogowaru menjadi dua lokasi yang dikunjungi Walikota Sutiaji pada hari Senin tanggal 26 Agustus 2019. Tujuan kunjungannya kali ini adalah untuk memantau Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang telah dilaksanakan beberapa bulan terakhir.</p>
<p>Menurut Sutiaji, dari hasil pengamatannya, implementasi PPK sudah berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. &#8220;Salim sudah benar, ketika masuk kelas kaki kanan, ketika mau makan cuci tangan dan berdoa, ketika di dalam kelas duduk dengan posisi baik. Tadi saya lihat yang meja gotong royong dia sudah mengembalikan kursi tanpa diminta. Itu artinya kan sudah terbiasa,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-91223" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0042-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0042-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0042-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0042-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0042-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0042-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Perilaku-perilaku yang masih murni, lanjut Sutiaji, diharapkan nantinya mampu menjadi identitas diri anak-anak tersebut.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Sutiaji juga menyempatkan berinteraksi langsung apada anak siswa kelas 1 dan 2. Berbagai pertanyaan mengenai kebiasaan mereka sehari-hari ia lontarkan; beberapa di antaranya ketika mau berangkat sekolah mencium tangan orang tua, mencium tangan guru, ketika mau makan cuci tangan, ketika mau mengerjakan apapun diawali dengan doa, dan lain-lain.</p>
<p>Ia juga menyampaikan bahwa mendidik karakter anak ketika kecil itu memang susah. Akan tetapi tertanamnya itu kuat.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-91222" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0046-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0046-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0046-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0046-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0046-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190827-WA0046-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Seperti pepatah, belajar di waktu kecil ibarat menulis di atas batu. Itu kan karena susah. Tapi insya Allah kan lama daya ingatnya. Ya itu yang kita harapkan,&#8221; jelasnya.<strong> (hns/gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91221</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disdikbud Bondowoso Terapkan Pendidikan Karakter Lewat Nobar Film Inspiratif</title>
		<link>https://memontum.com/disdikbud-bondowoso-terapkan-pendidikan-karakter-lewat-nobar-film-inspiratif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 12:23:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Film Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan karakter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89121-disdikbud-bondowoso-terapkan-pendidikan-karakter-lewat-nobar-film-inspiratif</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso Jawa Timur (Jatim) terus berupaya memperkuat karakter generasi muda sejak usia dini. Tidak hanya melalui pendidikan karakter formal di sekolah, namun Disdikbud gencar menerapkan pendidikan karakter lewat nonton bareng (nobar) film inspiratif. Kepala Disdikbud Bondowoso, H. Harimas mengatakan, pembentukan karakter generasi muda tidak cukup melalui pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso Jawa Timur (Jatim) terus berupaya memperkuat karakter generasi muda sejak usia dini. Tidak hanya melalui pendidikan karakter formal di sekolah, namun Disdikbud gencar menerapkan pendidikan karakter lewat nonton bareng (nobar) film inspiratif.</p>
<p>Kepala Disdikbud Bondowoso, H. Harimas mengatakan, pembentukan karakter generasi muda tidak cukup melalui pendidikan karakter di sekolah. Karena, pergeseran nilai-nilai budaya pada generasi muda sekarang dan pengaruh globalisasi, membuat pendidikan karakter formal sudah dianggap membosankan.</p>
<p>”Dari situlah, Disdikbud Bondowoso menerapkan nonton bareng (nobar) film inspiratif. Karena, film merupakan media transformasi yang efektif dalam pendidikan karakter generasi muda di kalangan pelajar,” katanya.</p>
<p>Mantan Kepala BKD, Diskoperindag, dan Inspektorat, ini menjelaskan, media film dinilai efektif dalam pendidikan karakter, karena merupakan media audio visual yang dapat dicerna dengan cepat oleh otak manusia dan cepat mengena sisi emosional pada anak-anak.</p>
<p>”Dengan begitu, anak-anak pelajar mengidolakan sesuatu yang dilihat, karena dianggap ideal dan didambakan, serta kemudian bercita-cita menjadi seperti tokoh panutan di film itu,”jelasnya.</p>
<p>Karena itu, dalam program pendidikan karakter lewat nobar film inspiratif, ini Disdikbud memutar film yang memiliki pesan moral tinggi dan muda dicerna pola pikir anak. Selain mengandung nila-nilai budaya yang tinggi untuk penguatan karakter anak sebagai generasi penerus bangsa.</p>
<p>”Dengan begitu terbentuk generasi muda yang religius, jujur, bertanggung jawab, disiplin, kreatif, toleransi, demokratis, mandiri, peduli lingkungan dan sosial, cinta damai, serta cinta bangsa dan tanah air,” kata Harimas.</p>
<p>Program pendidikan karakter lewat nobar film inspiratif, ini salah satunya dilakukan Disdikbud dengan nobar film berjudul Ayu Titip Anak Surga di gedung bioskop Strawbeery Bondowoso, pada Selasa lalu (23/7/2019). Harimas bersama kepala SD dan SMP serta guru se- Bondowoso- menyaksikan film tersebut. Disdikbud juga menggelar nobar melalui Mobil Bioskop Keliling.</p>
<p>”Nonton bareng dengan Mobil Bioskop Keliling, ini dilakukan di desa/kelurahan maupun perumahan di kecamatan se-Bondowoso. Kami lakukan berkala pada hari Sabtu malam,” kata Endah S, Kasi Budaya dan Tradisi Disdikbud Bondowoso. <strong>(ido/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89121</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
