<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penemuan granat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penemuan-granat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Nov 2022 07:06:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penemuan granat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>26 Granat Ditemukan di Lahan Kosong Milik Warga Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/26-granat-ditemukan-di-lahan-kosong-milik-warga-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Nov 2022 00:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Blitar Kota]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan granat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178229</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Warga Dusun Kambingan, Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, dibuat geger dengan ditemukannya puluhan granat saat melakukan penggalian tanah, Jumat (11/11/2022) tadi. Granat tersebut, pertama kali ditemukan Suyadi, warga setempat saat menggali tanah untuk pondasi rumah di lahan kosong milik Alminah. Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, mengatakan ada sebanyak 26 granat berhasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Warga Dusun Kambingan, Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, dibuat geger dengan ditemukannya puluhan granat saat melakukan penggalian tanah, Jumat (11/11/2022) tadi. Granat tersebut, pertama kali ditemukan Suyadi, warga setempat saat menggali tanah untuk pondasi rumah di lahan kosong milik Alminah.</p>



<p>Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, mengatakan ada sebanyak 26 granat berhasil ditemukan, saat melakukan penggalian. &#8220;Setelah dilihat lebih detail, benda yang ditemukan warga Blitar tersebut ternyata adalah granat. Pertama kali ditemukan, Suyadi hanya melihat enam buah granat,&#8221; kata AKBP Argowiyono, Sabtu (12/11/2022) tadi.</p>



<p>Karena takut akan temuan granat tersebut, kemudian Suyadi melaporkan temuannya itu ke pihak desa. Selanjutnya, kejadian itu pun diteruskan ke Polsek Nglegok. &#8220;Guna mensterilkan wilayah dan menghindari hal-hal tidak diinginkan, lahan kosong milik ibu Alminah itu, kemudian langsung diamankan polisi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal">Tinjau Progres Pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi, Menteri KKP Beri Bantuan dan Janjikan Kapal</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/inflasi-februari-2026-kota-malang-074-persen-cabai-rawit-dan-daging-ayam-jadi-pemicu">Inflasi Februari 2026 Kota Malang 0,74 Persen, Cabai Rawit dan Daging Ayam Jadi Pemicu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/plh-bupati-trenggalek-penyampaian-jawaban-pu-fraksi-atas-raperda-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">Plh Bupati Trenggalek Penyampaian Jawaban PU Fraksi Atas Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
</ul>


<p>Selanjutnya, tambah Kapolres, Polres Blitar Kota langsung berkoordinasi dengan Kasat Brimob Polda Jatim, untuk meminta bantuan tim Jihandak Brimob. &#8220;Kita sudah berkoordinasi dengan Kasat Brimob Polda Jatim, terkait penemuan granat tersebut,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Orang nomor satu di jajaran Polres Blitar Kota ini menegaskan, bahwa sekitar pukul 19.00, Tim Jihandak Brimob Polda Jatim, kemudian tiba di lokasi. Mereka langsung melaksanakan pemeriksaan, evakuasi dan sterilisasi. Saat sterilisasi, Tim Jihandak Brimob Polda Jatim kembali menemukan 20 granat di dalam tanah.</p>



<p>&#8220;Tim Jihandak Brimob Polda Jatim selesai pukul 20.35. Granat yang berhasil ditemukan seluruhnya berjumlah 26 buah. Terdiri dari 20 granat utuh dan 6 dalam bentuk serpihan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Menurut Kapolres Blitar Kota, granat tersebut berjenis fragmentasi dengan kondisi sudah berkarat. Saat ini, granat berjumlah 26 buah tersebut sudah diamankan oleh Tim Jihandak Brimob Polda Jatim dan akan dilakukan disposal. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178229</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jihandak Brimob Evakuasi Sebuah Granat Nanas, Diduga Eks Perang Dunia II</title>
		<link>https://memontum.com/jihandak-brimob-evakuasi-sebuah-granat-nanas-diduga-eks-perang-dunia-ii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jan 2018 14:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Jihandak]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan granat]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Sampeyan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/21247-jihandak-brimob-evakuasi-sebuah-granat-nanas-diduga-eks-perang-dunia-ii</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8212; Tim penjinak bahan peledak (jihandak) dari Brimob Bondowoso, Sabtu (20/1/2018) sekitar pukul 14.05 Wib, mengevakuasi sebuah granat nanas yang ditemukan seorang pencari pasir di sekitar aliran Sungai Sampeyan, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo. &#8220;Proses evakuasi berlangsung singkat setelah tim jihandak memastikan bahan peledak itu bisa diambil dengan peralatan khusus,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8212; Tim penjinak bahan peledak (jihandak) dari Brimob Bondowoso, Sabtu (20/1/2018) sekitar pukul 14.05 Wib, mengevakuasi sebuah granat nanas yang ditemukan seorang pencari pasir di sekitar aliran Sungai Sampeyan, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo.</p>
<p>&#8220;Proses evakuasi berlangsung singkat setelah tim jihandak memastikan bahan peledak itu bisa diambil dengan peralatan khusus,&#8221; kata Kapolsek Situbondo Kota, Iptu Hasan Bisri saat diwawancarai Memontum.com.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08.30-PM-1.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-21250" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08.30-PM-1.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08.30-PM-1.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08.30-PM-1.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08.30-PM-1.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Ia mengatakan, tim jihandak sempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan granat nanas aktif tersebut.</p>
<p>Namun setelah tidak ditemukan lagi benda mencurigakan, lanjut Hasan, tim jihandak memutuskan kembali ke mako brimob di Bondowoso dengan membawa granat nanas yang diduga peninggalan zaman perang dunia II atau masa awal Kemerdekaan RI tersebut.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08d.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-21249" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08d.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08d.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08d.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08d.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kami imbau masyarakat untuk proaktif melapor jika menemukan lagi benda mencurigakan berkaitan dengan bahan peledak ataupun senjata api,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menuturkan, penemu pertama granat nanas diidentifikasi polisi bernama Erfan (45) warga Cermee dan Kusno (47) warga sekitar Desa Kotakan.</p>
<p>&#8220;Granat ditemukan saksi, pada hari Jumat (19/01/2018) sekitar pukul 10.00 WIB saat yang bersangkutan mengambil pasir dan mendapati ada benda satu kepal mirip granat yang tersangkut dalam bakul pasir dari dasar sungai,&#8221; tuturnya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08e.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-21248" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08e.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08e.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08e.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08e.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Khawatir menyalahi aturan, Erfan dan Kusno berinisiatif mengabarkan temuan itu ke warga sekitar lalu melapor ke polisi.</p>
<p>Iptu Hasan Bisri mengatakan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung menuju ke lokasi untuk memasang garis polisi agar tidak ada warga yang mendekat ke lokasi penemuan bahan peledak. </p>
<p>&#8220;Kami sempat hubungi satreskrim Polres Situbondo dulu sebelum kemudian diteruskan dengan meminta bantuan tim jihandak Brimob Bondowoso yang bermarkas di Kabupaten Bondowoso,&#8221; ujarnya.<strong> (im/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21247</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Heboh, Warga Kotakan Temukan Granat di Sungai Sampeyan</title>
		<link>https://memontum.com/heboh-warga-kotakan-temukan-granat-di-sungai-sampeyan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2018 13:58:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan granat]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Sampeyan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/21092-heboh-warga-kotakan-temukan-granat-di-sungai-sampeyan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8212; Warga dusun cangkring, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dihebohkan dengan penemuan granat nanas aktif yang diduga sisa Perang Dunia II. Informasi yang dihimpun Memontum.com. Granat tersebut ditemukan oleh salah satu warga setempat bernama Erfan (47) dan Kusno (45). Sebelum penemuan, Erfan sedang bekerja mencari pasir di sepanjang aliran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8212; Warga dusun cangkring, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dihebohkan dengan penemuan granat nanas aktif yang diduga sisa Perang Dunia II.</p>
<p>Informasi yang dihimpun Memontum.com. Granat tersebut ditemukan oleh salah satu warga setempat bernama Erfan (47) dan Kusno (45). Sebelum penemuan, Erfan sedang bekerja mencari pasir di sepanjang aliran sungai Sampeyan Kotakan pada hari Jumat (19/1/2018) sekitar pukul 10.00 Wib.</p>
<p><div id="attachment_8049" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-8049" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-20-at-8.45.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Warga berkerumun saat melihat penemuan granat dipasang Police Line oleh Polisi.(im)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-21093" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-20-at-8.45.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-20-at-8.45.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-20-at-8.45.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-20-at-8.45.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-8049" class="wp-caption-text"><em>Warga berkerumun saat melihat penemuan granat dipasang Police Line oleh Polisi.<strong>(im)</strong></em></p></div></p>
<p>Saat tengah menggali pasir di dasar sungai, tiba-tiba bakul yang dipakai Erfan mengenai sebuah benda keras warna hitam dan sudah berkarat.</p>
<p>&#8220;Awalnya tidak menyangka kalau itu granat. Saya kira cuma batu,&#8221; kata Erfan.</p>
<p>Curiga dengan benda tersebut, Erfan kembali mengambil temuannya di pasir yang dikumpulkannya dan mengambil benda itu dengan menggunakan tangannya serta sempat dilemparkan pada Kusno teman kerjanya di sungai.</p>
<p>&#8220;Sempat dibersihkan dan dibuat mainan. Tapi saya kaget ketika menyadari kalau benda itu adalah granat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Penemuan itu malam harinya sempat diberitahukannya ke warga setempat dan kemudian. Sabtu pagi (20/1/2018) oleh Kusno teman kerja Erfan mencari pasir melaporkannya ke Polsek Situbondo Kota, Kapolsek Situbondo Kota Iptu Hasan Bisri bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi penemuan tersebut. Setelah dicek, benda tersebut benar sebuah granat nanas diduga masih dalam keadaan aktif.</p>
<p>Granat itu lalu diamankan ketempat perkebunan di bantaran sungai serta dipasang Police Line, dan melaporkan ke Unit Reskrim Polres Situbondo serta menghubungi Unit Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Sat Brimob tenggarang Bondowoso.</p>
<p>&#8220;Penemuan granat nanas yang diduga masih aktif ini kemungkinan sisa-sisa Perang Dunia II,&#8221; terang Kapolsek Situbondo Kota Iptu Hasan Bisri saat dikonfirmasi Memontum.com. <strong>(im/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21092</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bersih-bersih Rumah Lha Kok Nemu Granat</title>
		<link>https://memontum.com/bersih-bersih-rumah-lha-kok-nemu-granat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Nov 2017 12:49:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0825]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan granat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/8666-bersih-bersih-rumah-lha-kok-nemu-granat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8212; Lukman Hakim (41) warga Lingkungan Tukangkayu, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi menemukan granat nanas di atap rumahnya, Minggu (26/11/2017) siang. Kejadian yang sangat mengejutkan itu, langsung diberitahukan ke Taufan, sahabatnya yang bekerja menjadi wartawan di salah satu media online. Oleh Taufan, penemuan benda yang sangat berbahaya tersebut langsung dilaporkan ke Intel Kodim Banyuwangi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8212; Lukman Hakim (41) warga Lingkungan Tukangkayu, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi menemukan granat nanas di atap rumahnya, Minggu (26/11/2017) siang. Kejadian yang sangat mengejutkan itu, langsung diberitahukan ke Taufan, sahabatnya yang bekerja menjadi wartawan di salah satu media online. Oleh Taufan, penemuan benda yang sangat berbahaya tersebut langsung dilaporkan ke Intel Kodim Banyuwangi agar langsung diamankan oleh petugas.</p>
<p>Tidak lama berselang, datang Intel Kodim, Sertu Sugeng bersama Serda Agus dan langsung mengamankan barang yang sangat berbahaya tersebut. &#8220;Demi keamanan benda yang sangat berbahaya ini, saya amankan di Kodim Banyuwangi,&#8221;kata Sugeng sambil membawa Granat yang sudah dikemas dalam tas kresek warna hijau tersebut.</p>
<p>Taufan menceriterakan, saat itu dirinya sedang berada dirumah menemani buah hatinya, tiba-tiba dirinya ditelp oleh Lukman Hakim. &#8220;Saat itu saya lagi nyantai di rumah, tiba-tiba saya ditelpon Lukman Hakim untuk datang kerumahnya,&#8221; terang Taufan.</p>
<p>Sesampainya di rumah Lukman Hakim, dirinya ditunjukan benda yang menyerupai granat, yang berada di dalam tas. Karena benda itu sangat berbahaya, dirinya menelpon sahabatnya yang menjadi Intel di Kodim 0825 Banyuwangi. ”Karena benda itu sangat berbahaya, saya langsung menelpon Sertu Sugeng,&#8221; ujar Taufan.</p>
<p>Sementara itu, menurut pemilik rumah Lukman Hakim, dia menempati rumah itu sudah 13 tahun lamanya. Karena rumah tersebut dalam kondisi agak rusak, dirinya ingin membenahi dan membersihkan rumah. Termasuk membersihkan atap plafon rumahnya. Saat bersih-bersih atap rumah yang banyak barang dan berserakan, ketika membuka tas, ternyata isinya benda yang sangat berbahaya, benda menyerupai granat.</p>
<p>&#8220;Waktu saya membuka tas itu, kok isinya granat, saya langsung turun dan menghubungi teman saya yang bekerja menjadi wartawan,&#8221; terang Lukman Hakim. Sebelumnya lanjut Lukman, rumah ini ditempati oleh Agus keponakan dari bibinya Lukman. Bahkan rumah itu dijadikan tempat berkumpulnya pecinta modifikasi motor.</p>
<p>&#8220;Dulunya, rumah ini ditempati oleh Agus, dan rumah ini dijadikan tempat berkumpulnya modifikasi motor. Agus ini anaknya agak bandel, sampai  bibi saya sampai sakit-sakitan mikiri keponakannha itu. Tapi saya tidak tahu dimana Agus sekarang, yang saya dengar, katanya saat ini bekerja di Bali,&#8221; terangnya.</p>
<p>Akibat kejadian ini, Lukman Hakim masih agak trauma masuk dirumahnya, barangkali masih ada benda-benda yang sangat berbahaya di sekitar rumahnya. &#8220;Sejak menemukan granat itu, saya masih agak trauma masuk kerumah saya itu,&#8221;kata Lukman Hakim, yang sehari-hari bekerja sebagai sales itu. <strong>(tut/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8666</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
