<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penganiyaan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penganiyaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Mar 2024 14:11:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penganiyaan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sikapi Dugaan Penganiyaan yang Berbuntut Laporan Polisi, Ini Kata Kades di Kraksaan Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-dugaan-penganiyaan-yang-berbuntut-laporan-polisi-ini-kata-kades-di-kraksaan-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Feb 2024 13:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[berbuntut]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[kraksaan,]]></category>
		<category><![CDATA[laporan]]></category>
		<category><![CDATA[penganiyaan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sikapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kepala Desa di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, DER, akhirnya angkat bicara terkait pelaporan dirinya yang dituduh melakukan penganiayaan dan berbuntut laporan polisi di Polres Probolinggo. Tidak hanya itu, dirinya juga mengklarifikasi pula soal tuduhan selingkuh dengan istri sirih pelapor, Yopie Dwi Sulak, 33 tahun, warga Kelurahan Kedopok, Kota Probolinggo.&#160; Dalam keterangannya, DER [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kepala Desa di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, DER, akhirnya angkat bicara terkait pelaporan dirinya yang dituduh melakukan penganiayaan dan berbuntut laporan polisi di Polres Probolinggo. Tidak hanya itu, dirinya juga mengklarifikasi pula soal tuduhan selingkuh dengan istri sirih pelapor, Yopie Dwi Sulak, 33 tahun, warga Kelurahan Kedopok, Kota Probolinggo.&nbsp;</p>



<p>Dalam keterangannya, DER menjelaskan bahwa saat itu, atau Minggu (11/02/2024) sesaat sebelum kejadian, dirinya memang bertemu dengan perempuan yang menurut pelapor adalah istri sirihnya. Pertemuan itu, sejatinya adalah bertujuan untuk transaksi gadai mobil dan kejadiannya di samping Timur POM Semampir. Saat pertemuan itu, tiba-tiba ada seorang pria (Yopie, red) yang menghampirinya dan langsung melakukan pemukulan hingga terjadi perkelahian.</p>



<p>&#8220;Saya sama Mbak J (disamarkan, red), itu berembuk untuk menggadaikan mobil saya. Tidak ada hal yang negatif saat itu. Justru saya malah dipukul hingga terjadi perkelahian. Karenanya, saya Minggu atau usai kejadian, juga melaporkan kejadian ini. Itu karena, saya yang dipukul duluan,&#8221; kata DER saat ditemui di rumahnya bersama istri dan J serta kakaknya, Selasa (13/02/2024) tadi.</p>



<p>Masih menurut DER, bahwa antara dirinya dengan J, itu tidak ada hubungan apapun sebelumnya. &#8220;Saya tidak mau memperkeruh masalah ini. Tetapi karena sudah ada berita (dugaan, red) seperti itu, maka saya ada hak jawab. Apalagi, setelah kejadian (perkelahian, red) itu, Mbak J ini dibantu istri saya dan dibawa ke rumah saya. Terkait dugaan perselingkuhan itu, saya tepis dan itu tidak benar,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, J sendiri saat dimintai keterangan, mengaku memang tidak mempunyai hubungan apapun dengan DER. Bahkan, dirinya juga telah cerai dengan Yopie (pelapor, red) sejak tahun 2022 lalu.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Tidak ada hubungan apapun. Saya juga sudah pisah karena sering melakukan KDRT. Bahkan, saya sudah dua kali laporan ke Polisi terkait KDRT dan kemudian dipertegas pisahnya di Polsek Kraksaan dengan surat perjanjian yang dibuat sendiri oleh Yopie,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Mengenai keterangan bahwa dirinya sempat bertemu atau pamit kepada Yopie sesaat sebelum kejadian, J menjelaskan bahwa itu tidak benar. Karena usai pisah, dirinya enggan menemui lagi.</p>



<p>&#8220;(dia, red) Itu tidak ketemu saya. Tetapi dia cari tahu sendiri dan tanyakl ke teman saya terkait jadwal saya kerja. Sejak pisah sampai sekarang, dia masih ngejar-ngejar saya,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, Yopie melaporkan Kades DER atas tuduhan penganiyaan ke Polres Probolinggo. Dalam keterangannya, pengakuan penganiayaan itu terjadi setelah dirinya memergoki J (di satu mobil, red) dengan tuduhan selingkuh dengan DER. <strong>(nun/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Oknum Kepala Dinas di Lumajang Dilaporkan Pukul Sopir, Bupati Siapkan Sanksi</title>
		<link>https://memontum.com/oknum-kepala-dinas-di-lumajang-dilaporkan-pukul-sopir-bupati-siapkan-sanksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2019 12:56:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[oknum]]></category>
		<category><![CDATA[penganiyaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/72021-oknum-kepala-dinas-di-lumajang-dilaporkan-pukul-sopir-bupati-siapkan-sanksi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Seorang kepala Dinas di Pemkab Lumajang yang diduga telah menganiaya Sopirnya diadukan ke Bupati dan Wakil Bupati. Menurut informasi hal tersebut sudah sering dilakukan. Hal ini dibenarkan oleh Wakil Bupati Lumajang Ir Hj Indah Amperawati, Saat dikonfirmasi awak media, Senin(7/1/2019) usai melantik pejabat Sekda Lumajang, Drs Agus Triono M,Si menggantikan Drs Gawat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Seorang kepala Dinas di Pemkab Lumajang yang diduga telah menganiaya Sopirnya diadukan ke Bupati dan Wakil Bupati. Menurut informasi hal tersebut sudah sering dilakukan. Hal ini dibenarkan oleh Wakil Bupati Lumajang Ir Hj Indah Amperawati, Saat dikonfirmasi awak media, Senin(7/1/2019) usai melantik pejabat Sekda Lumajang, Drs Agus Triono M,Si menggantikan Drs Gawat Sudarmanto yang mengundurkan diri 10 Desember 2018 lalu.</p>
<p>Menurut Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati, bahwa pihaknya menerima surat aduan dari salah satu sopir Kepala Dinas di Kabupaten Lumajang dimana dalam surat tersebut terkait adanya perlakuan Kepala Dinas yang sering melakukan pemukulan terhadap dirinya.</p>
<p>&#8220;Beberapa waktu yang lalu kami menerima surat pengaduan yang ditujukan kepada Bupati dan saya sendiri bahwasanya sopir ini sering mendapat  perlakuan kekerasan/pemukulan, tapi saya tidak tahu batas pemukulannya seperti apa. Namun apapun itu tidak pantas dilakukan oleh pejabat eselon II walaupun itu tidak berbekas namun itu merupaka katakter emosional yang tidak boleh dimiliki oleh pejabat setingkat eselon II maupun pejabat yang lain,&#8221; kata Wabup.</p>
<p>Ir Indah Amperawati memastikan, bahwa pihaknya akan segera memanggil kepala dinas bersangkuta guna dimintai keterangan. Wabup Lumajang mengakui bahwa dugaan pemukulan juga telah dilaporkan kepada Bupati Lumajang. Wabup menyatakan akan membentuk tim, agar prosesnya sesuai dengan ketentuan pemeriksaan ASN, namun dipastikan proses pemeriksaan ini tidak akan berlangsung lama. </p>
<p>&#8220;Ini prosesnya tidak lama, kita akan melakukan pemanggilan kepada kedua pihak untuk dimintai keterangan. Saya pastikan tidak butuh waktu lama,&#8221; ujar Ir Indah.</p>
<p>Wabup juga mengatakan, kejadian pemukulan ini bukan yang pertama kalinya dilakukan. Namun yang bersangkutan baru melaporkan kejadian yang menimpanya tiga hari yang lalu. Wabup menyebut, setelah tim pemeriksa menentukan kesimpulan baru akan diketahui sangsi yang akan diberikan. Kendati demikian wabup belum mau menyebutkan nama dinas dan kepala dinas yang melakukan pemukulan tersebut. <strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">72021</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
