<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengendara &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pengendara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 13:24:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pengendara &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bahayakan Pengendara, Dishub Kota Malang Ingatkan Warga Tak Asal Pasang Polisi Tidur</title>
		<link>https://memontum.com/bahayakan-pengendara-dishub-kota-malang-ingatkan-warga-tak-asal-pasang-polisi-tidur</link>
					<comments>https://memontum.com/bahayakan-pengendara-dishub-kota-malang-ingatkan-warga-tak-asal-pasang-polisi-tidur#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bahayakan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasang]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232847</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memasang polisi tidur atau alat pengendali kecepatan, yang ditempatkan di lingkungan jalan. Selain harus memenuhi ketentuan teknis, pemasangan yang tidak sesuai standar berpotensi membahayakan pengguna jalan dan memicu kecelakaan. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa alat pengendali kecepatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memasang polisi tidur atau alat pengendali kecepatan, yang ditempatkan di lingkungan jalan. Selain harus memenuhi ketentuan teknis, pemasangan yang tidak sesuai standar berpotensi membahayakan pengguna jalan dan memicu kecelakaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa alat pengendali kecepatan memiliki berbagai jenis, seperti rumble strip, speed hump, speed bump dan speed table. Tentunya, masing-masing memiliki fungsi dan peruntukan yang berbeda, serta diatur dalam ketentuan teknis yang harus dipatuhi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semua ada ketentuannya. Tidak bisa sembarangan dipasang. Ada aturan terkait lokasi, bentuk, ukuran, hingga kecepatan kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut,&#8221; ujar Jaya-sapaannya, Rabu (03/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskannya, pemasangan speed bump misalnya hanya diperbolehkan pada jalan lingkungan dengan batas kecepatan tertentu. Selain itu, masyarakat yang mengusulkan pemasangan alat pengendali kecepatan harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dishub Kota Malang agar dilakukan kajian teknis terlebih dahulu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau memang ada usulan dari masyarakat, harus dikonsultasikan dengan Dishub. Nanti akan dikaji apakah bisa dipasang atau tidak,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Jaya juga menegaskan, dalam pemasangan polisi tidur yang terlalu tinggi atau tidak sesuai spesifikasi justru dapat menghambat kelancaran lalu lintas. Padahal, fungsi utama jalan adalah untuk mendukung mobilitas masyarakat secara aman dan lancar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Filosofinya jalan itu dibuat untuk kelancaran arus lalu lintas. Jangan sampai setelah jalannya bagus, kemudian dipasang bangunan yang justru menghambat lalu lintas,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jaya mencontohkan, tinggi alat pengendali kecepatan juga memiliki batas maksimal yang telah ditentukan. Jika dibuat terlalu tinggi, kendaraan berisiko mengalami kerusakan bahkan memicu kecelakaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Jaya juga mengakui masih terdapat beberapa alat pengendali kecepatan di sejumlah ruas jalan yang dinilai melebihi spesifikasi. Terhadap kondisi tersebut, pihaknya akan melakukan evaluasi dan penyesuaian agar sesuai standar keselamatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami akan terus menyosialisasikan bahwa pemasangan alat pengendali kecepatan tidak boleh sembarangan. Semua harus mengikuti aturan dan kajian teknis demi keselamatan bersama,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bahayakan-pengendara-dishub-kota-malang-ingatkan-warga-tak-asal-pasang-polisi-tidur/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232847</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalur Gumitir Dibuka Kembali, Bupati Ipuk Ingatkan Pengendara Tetap Berhati-hati</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-gumitir-dibuka-kembali-bupati-ipuk-ingatkan-pengendara-tetap-berhati-hati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berhati-hati]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[Gumitir]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225720</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Jalur Gumitir (Jember-Banyuwangi) yang sempat ditutup total karena perbaikan hingga lebih sebulan, atau sejak 24 Juli, akhirnya sudah bisa dilintasi kembali kendaraan, mulai Kamis (4/9/2025) pukul 00.00 WIB. Normalisasi ini, pun mendapat respon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Dalam kesempatan itu, dirinya menyambut dibukanya kembali jalur utama dan satu-satunya penghubung Banyuwangi-Jember itu. Menurutnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Jalur Gumitir (Jember-Banyuwangi) yang sempat ditutup total karena perbaikan hingga lebih sebulan, atau sejak 24 Juli, akhirnya sudah bisa dilintasi kembali kendaraan, mulai Kamis (4/9/2025) pukul 00.00 WIB. Normalisasi ini, pun mendapat respon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, dirinya menyambut dibukanya kembali jalur utama dan satu-satunya penghubung Banyuwangi-Jember itu. Menurutnya, jalur tersebut sangat vital bagi kelancaran transportasi masyarakat. Bahkan, selama jalan nasional ini ditutup, arus ekonomi dan logistik terhambat karena kendaraan harus memutar cukup jauh melewati Situbondo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Alhamdulilah, kita bersyukur karena Jalur Gumitir sudah bisa dilewati. Mudah-mudahan transportasi masyarakat, ekonomi, logistik dan sebagainya, bisa lebih cepat dan lancar kembali,” kata Bupati Ipuk, Kamis (04/09/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seiring telah difungsikannya kembali, Bupati Ipuk mengingatkan kepada pengendara, agar selalu berhati-hati. Sebab, risiko kecelakaan tidak hanya dipengaruhi infrastruktur, tetapi juga faktor kelalaian manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Walaupun jalur sudah diperbaiki, saya pesan tetap waspada. Apalagi saat malam hari atau kondisi hujan, mohon selalu hati-hati,” ujar Bupati Ipuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, Javid Hurriyanto, mengatakan bahwa pembukaan jalur pada 4 September ini, masih bersifat fungsional. Kendaraan bisa melintas, tetapi pekerjaan lanjutan terus dilakukan sampai masa kontrak habis hingga 31 Desember.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Prinsipnya, yang kemarin kita tutup kini kita buka kembali. Meski begitu, ada pekerjaan minor yang tetap harus diselesaikan sesuai kontrak kerja hingga 31 Desember,” ujar Javid.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Javid menegaskan, titik longsoran di KM 233+500 dan KM 235+650 jalur Gumitir sudah aman dilalui. Pekerjaan penguatan badan jalan dengan bore pile telah rampung lebih cepat pada 17 Agustus. Termasuk pengaspalan di titik longsoran sudah rampung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semula, jalur Gumitir dijadwalkan kembali dibuka pada 24 September. Namun percepatan pekerjaan di lapangan memungkinkan jalur vital tersebut bisa difungsikan lebih awal atau sekitar 20 hari dari rencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kenapa kemarin ditutup, karena alat berat untuk pekerjaan bore pile menutup penuh badan jalan. Jadi kendaraan tidak bisa melintas,” paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Alat berat sudah dipindahkan setelah pekerjaan bore pile rampung, sehingga badan jalan bisa terbuka kembali. Mobilitas dari Banyuwangi menuju Jember dan sebaliknya bisa kembali lancar seiring berfungsinya jalur strategis tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, pengguna jalan diminta tetap berhati-hati. Petugas akan berjaga di lapangan untuk mengatur lalu lintas selama masa open traffic fungsional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena operasional penuh kami target Desember. Selama itu kami harap pengendara hati-hati dan mengikuti arahan petugas,” ungkapnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225720</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Minta Pengendara Bijak dalam Arus Balik</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-pelabuhan-ketapang-banyuwangi-kapolda-jatim-dan-bupati-ipuk-minta-pengendara-bijak-dalam-arus-balik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda]]></category>
		<category><![CDATA[Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220847</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, memprediksi puncak arus balik diperkirakan terjadi masa akhir libur Lebaran, yakni Sabtu (05/03/2025) dan Minggu (06/03/2025) lusa. Hal itu, disampaikan Kapolda Jatim saat meninjau Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Jumat (04/04/2025) tadi. &#8220;Kami prediksi puncak arus balik mulai Sabtu-Minggu. Untuk itu, kami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, memprediksi puncak arus balik diperkirakan terjadi masa akhir libur Lebaran, yakni Sabtu (05/03/2025) dan Minggu (06/03/2025) lusa. Hal itu, disampaikan Kapolda Jatim saat meninjau Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Jumat (04/04/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami prediksi puncak arus balik mulai Sabtu-Minggu. Untuk itu, kami imbau para pemudik untuk bijak dalam berkendara, apalagi dengan anomali cuaca yang saat ini terjadi. Pastikan kendaraan kondisi baik, termasuk kondisi fisik pengendara,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolda juga minta, agar masyarakat patuh aturan lalu lintas dan mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan. Peningkatan volume kendaraan, memungkinkan petugas merekayasa arus lalu lintas untuk menghindari perambatan di titik tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Silakan diikuti arahan yang diberikan petugas di lapangan, karena sudah dilalui kajian yang sudah dievaluasi, gladi dan disosialisasikan kepada masyarakat,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan pantauannya, dibandingkan tahun lalu ada penurunan baik arus mudik dan arus balik. Karenanya, dirinya menyarankan masyarakat memilih waktu terbaik untuk kembali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Bupati Ipuk menyampaikan agar para pemudik tetap berhati-hati selama perjalanan balik. Selain padatnya lalu lintas saat arus balik, juga kondisi cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini bisa beresiko bagi pengguna jalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami mohon semua pengendara, khususnya roda dua untuk tetap berhati-hati dan waspada. Apalagi, di tengah kondisi cuaca yang ekstrim akhir-akhir ini. Kalau ngantuk, silakan beristirahat dahulu di pos-pos yang telah disediakan. Tetap hati-hati dan semoga selamat sampai tujuan,&#8221; kata Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220847</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bus Wisata Asal Bali Tabrak sejumlah Pengendara di Kota Batu dan Sebabkan 4 Orang Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/bus-wisata-asal-bali-tabrak-sejumlah-pengendara-di-kota-batu-dan-sebabkan-4-orang-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 13:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218223</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bus pariwisata Sakhindra Trans Nopol DK 7942 GB yang digunakan membawa rombongan Kunjungan Industri SMK TI Bali Global Badung, tujuan Semarang-Yogyakarta-Malang, mengalami kecelakaan lalu lintas di Kota Batu, Rabu (08/01/2025) tadi. Dari tampilan CCTV, terlihat bus melaju lumayan kencang dan menabrak beberapa mobil dan motor di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bus pariwisata Sakhindra Trans Nopol DK 7942 GB yang digunakan membawa rombongan Kunjungan Industri SMK TI Bali Global Badung, tujuan Semarang-Yogyakarta-Malang, mengalami kecelakaan lalu lintas di Kota Batu, Rabu (08/01/2025) tadi. Dari tampilan CCTV, terlihat bus melaju lumayan kencang dan menabrak beberapa mobil dan motor di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Patimura dan Jalan Ir Soekarno, tepat di depan SMPN 3 Beji Kota Batu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibatnya kejadian itu, empat orang dikabarkan meninggal dunia dan beberapa orang harus menjalani perawatan. Sejumlah korban yang mengalami luka serius, adalah didominasi pengendara dari sepeda motor dan mobil yang ditabrak bus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diperoleh informasi, bahwa sore itu sejumlah kendaraan di lokasi itu lumayan ramai. Sementara di lokasi kejadian, kondisi jalannya sedikit menurun. Jalan tersebut juga merupakan jalan satu arah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Akibat kejadian itu, beberapa mobil dan motor nampak ringsek dan beberapa korban tergeletak di jalan. Bus sendiri baru berhenti setelah menabrak pohon di pinggir jalan. Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan, namun dugaan awal akibat rem blong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Petugas kepolisian sendiri saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi. Sementara itu, para korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolres Kota Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8220;Untuk dugaan sementara, iya (rem blong). Ada empat korban meninggal dunia,&#8221; ujar AKBP Andi Yudha. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218223</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepekan Operasi Patuh Semeru, Polres Pamekasan Tindak 309 Pengendara</title>
		<link>https://memontum.com/sepekan-operasi-patuh-semeru-polres-pamekasan-tindak-309-pengendara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[sepekan,]]></category>
		<category><![CDATA[tindak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212137</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Sepekan Operasi Patuh Semeru 2024, Polres Pamekasan melakukan penindakan tilang sebanyak 309 pengendara kendaraan bermotor. Hal itu, disampaikan oleh Kapolres Pamekasan melalui Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP L Rahmad Budiarto, Selasa (23/07/2024) tadi. Dijelaskannya, bahwa Operasi Patuh Semeru itu dilaksanakan selama dua pekan lamanya yaitu sejak 15 Juli sampai 28 Juli 2024. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Sepekan Operasi Patuh Semeru 2024, Polres Pamekasan melakukan penindakan tilang sebanyak 309 pengendara kendaraan bermotor. Hal itu, disampaikan oleh Kapolres Pamekasan melalui Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP L Rahmad Budiarto, Selasa (23/07/2024) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskannya, bahwa Operasi Patuh Semeru itu dilaksanakan selama dua pekan lamanya yaitu sejak 15 Juli sampai 28 Juli 2024. &#8220;Jadi, Operasi Patuh Semeru ini sudah sampai sepekan. Di mana, ada 309 pengendara yang kami tilang,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AKP L Rahmad menambah, terdapat delapan prioritas pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus dalam operasi ini. Beberapa diantaranya, adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm Standart Nasional Indonesia (SNI).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selain itu, juga pengemudi Ranmor dalam pengaruh alkohol, pengemudi roda empat tidak menggunakan safety belt, berboncengan lebih dari satu orang, pengendara Ranmor yang masih di bawah umur, melawan arus, menerobos lampu merah, pengemudi menggunakan HP pada saat berkendara dan knalpot brong,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Masih menurut AKP L Rahmad, selain melakukan penilangan manual terhadap 309 pelanggar, terdapat pula 1.606 pelanggaran lain yang mendapatkan teguran petugas. &#8220;Pengendara yang ditilang termasuk dalam delapan prioritas. Yaitu, pelanggaran terbanyak pada pengendara sepeda motor. Yakni 283 pengendara terkena tilang karena tidak menggunakan helm SNI,&#8221; paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AKP L Rahmad menambahkan, juga ada 14 pengendara motor yang ditilang karena melawan arus, 3 pengendara motor kena tilang karena berboncengan lebih dari satu, 3 pengendara motor kena tilang karena melanggar traffic light dan 6 pengendara motor kena tilang karena motornya memakai knalpot brong. Melalui operasi ini, diharapkan masyarakat bisa sadar diri dalam berlalu lintas tanpa harus ada petugas yang menilang atau mengawasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kegiatan ini dilakukan dengan harapan timbul kesadaran masyarakat untuk taat dan mematuhi segala aturan yang sudah ditentukan agar terciptanya keamanan, kelancaran dan kenyamanan bagi masyarakat,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Kawanan Pelaku Begal Bersenjata Rampas Motor Pengendara Perempuan di Jalan Baru Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/empat-kawanan-pelaku-begal-bersenjata-rampas-motor-pengendara-perempuan-di-jalan-baru-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[bersenjata]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[rampas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209674</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Empat kawanan pelaku begal bersenjata tajam berhasil merampas sepeda motor jenis Scoopy di Jalan Baru Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang Senin (20/5/2024) malam. Menurut keterangan warga pada awak media Rabu (22/5/2024) tadi, kejadian tersebut menimpa Marta Alfina (21) warga Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. &#8220;Ketika melewati Jalan Baru, korban tiba-tiba [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Empat kawanan pelaku begal bersenjata tajam berhasil merampas sepeda motor jenis Scoopy di Jalan Baru Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang Senin (20/5/2024) malam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut keterangan warga pada awak media Rabu (22/5/2024) tadi, kejadian tersebut menimpa Marta Alfina (21) warga Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. &#8220;Ketika melewati Jalan Baru, korban tiba-tiba dihampiri empat pelaku dan langsung merampas motor korban. Warga yang tahu dan hendak menolong, terpaksa mundur karena diancam dengan senjata tajam,&#8221; kata warga setempat, Anto.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Achmad Rochim, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dirinya berharap, satu-persatu para pelaku bisa ditangkap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya, mudah2an ketangkap satu satu,&#8221; ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209674</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jumat Berkah, Satlantas Polresta Malang Kota Sasar Pengendara Ojek Online</title>
		<link>https://memontum.com/jumat-berkah-satlantas-polresta-malang-kota-sasar-pengendara-ojek-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Feb 2024 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berkah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206045</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Satlantas Polresta Malang Kota, kembali melakukan giat Program Jumat Berkah dengan membagikan makanan kepada pengguna kendaraan bermotor. Kali ini, Program Jumat Berkah dilaksanakan di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang atau tepatnya Stasiun Kota Baru, Jumat (16/02/2024) tadi. Program Jumat Berkah yang dilaksanakan kali ini, sedikit berbeda dengan yang biasanya. Sebab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Satlantas Polresta Malang Kota, kembali melakukan giat Program Jumat Berkah dengan membagikan makanan kepada pengguna kendaraan bermotor. Kali ini, Program Jumat Berkah dilaksanakan di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang atau tepatnya Stasiun Kota Baru, Jumat (16/02/2024) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Jumat Berkah yang dilaksanakan kali ini, sedikit berbeda dengan yang biasanya. Sebab selain membagikan makanan, petugas juga mengumpulkan pengendara Ojek Online (Ojol) untuk diberikan sosialisasi dan imbauan terkait keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas (Kamseltibcarlantas).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno melalui Kanit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polresta Malang Kota, AKP Yulian Putra, mengatakan bahwa sosialisasi yang dikemas dengan Program Jumat Berkah ini merupakan program inovasi untuk kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan menekan jumlah Laka Lantas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Program inovasi ini dari Satlantas Polresta Malang Kota. Terkait Jumat Berkah yakni memberikan sedikit rejeki kepada masyarakat dan demi ketertiban lalu lintas. Agar pengguna jalan, terutama pengendara kendaraan bermotor untuk selalu berhati-hati saat berkendara dan terus mematuhi peraturan lalu lintas ,” ujar AKP Yulian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AKP Yulian mengatakan ada empat poin penting yang harus dipahami oleh pengendara motor. Pertama untuk selalu tertib berlalu lintas dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kedua penyampaian tentang knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.Ketiga, kejadian Laka Lantas terjadi dimulai dari tidak tertibnya berlalu lintas. Dan terakhir tentang kejadian Laka Lantas yang tidak ter cover oleh Jasa Raharja.&#8221;Stop pelanggaran, stop kecelakaan. Semoga ke depan ini berkelanjutan untuk meminimalisir angka kecelakaan,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini mendapat respos positif dari masyarakat. Hal itu terlihat banyaknya Ojol yang berkumpul mendengarkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas. &#8220;Kegiatan ini sangat baik, karena petugas mengingatkan dan memberikan cara bagaimana berkendara yang aman dan nyaman demi kesematan berlalu lintas,&#8221; ujar salah seorang pengendara Ojol. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206045</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gegara Pickup Hantam Pembatas Jembatan dan Terguling, Pengendara Motor Alami Luka</title>
		<link>https://memontum.com/gegara-pickup-hantam-pembatas-jembatan-dan-terguling-pengendara-motor-alami-luka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Nov 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[gegara]]></category>
		<category><![CDATA[hantam]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[pembatas]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[pickup]]></category>
		<category><![CDATA[terguling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201866</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Diduga akibat mengantuk, mobil pickup yang melaju di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, menghantam pembatas jalan jembatan hingga mengakibatkan terguling, Minggu (19/11/2023) tadi. Mobil pickup dengan nopol S 9913 JG tersebut, melaju dari arah Barat ke Timur dan diketahui dikemudikan oleh Nasrullah Syaifuddin (38), warga asal Kabupaten Lamongan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Diduga akibat mengantuk, mobil pickup yang melaju di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, menghantam pembatas jalan jembatan hingga mengakibatkan terguling, Minggu (19/11/2023) tadi. Mobil pickup dengan nopol S 9913 JG tersebut, melaju dari arah Barat ke Timur dan diketahui dikemudikan oleh Nasrullah Syaifuddin (38), warga asal Kabupaten Lamongan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Usai menabrak pembatas tengah jalan, pickup kemudian terguling ke sebelah kiri bahu jalan. Kejadian itu, diduga akibat sang pengemudi mengantuk atau kurang konsentrasi,&#8221; kata Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Akibat kejadian itu, pickup pun berhenti mendadak. Sementara akibat kejadian itu, juga mengakibatkan pengendara motor honda beat nopol W 6700 TW, juga mengalami kecelakaan. Itu karena, pada saat bersamaan motor juga melaju searah dengan pickup. Adapun identitas pengendara motornya, yaitu Husairi (32) asal Kabupaten Situbondo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena kejadian itu, pemotor yang berjalan searah juga terjatuh ke sisi kiri bahu jalan,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beruntungnya, akibat kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja, pengemudi pickup dan pemotor tersebut mengalami luka-luka dan dievakuasi ke rumah sakit terdekat. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201866</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beri Kenyamanan Pengendara, Dishub Kota Malang Rencanakan Pasang Separator di Perempatan Rajabali</title>
		<link>https://memontum.com/beri-kenyamanan-pengendara-dishub-kota-malang-rencanakan-pasang-separator-di-perempatan-rajabali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Oct 2023 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kenyamanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasang]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[perempatan]]></category>
		<category><![CDATA[rajabali]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[separator]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200344</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, berencana akan memasang separator jalan di Perempatan Rajabali, Kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang. Hal itu dilakukan, guna untuk memberikan rasa aman pada para pengendara dan menjaga ke estetikaan tata kota. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan jika dalam pemasangan tersebut akan dilakukan bersama dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, berencana akan memasang separator jalan di Perempatan Rajabali, Kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang. Hal itu dilakukan, guna untuk memberikan rasa aman pada para pengendara dan menjaga ke estetikaan tata kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan jika dalam pemasangan tersebut akan dilakukan bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, pada tahun anggaran 2023 ini. &#8220;Di Kawasan Rajabali itu harus dipasang separator jalan, karena banyak orang yang masih tidak disiplin. Sudah ada dilarang, tapi masih crossing begitu. Itu tentu sangat membahayakan pengendara yang lainnya,” ucap Jaya, saat ditemui, Selasa (24/10/2023) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, jika sementara ini di kawasan tersebut masih menggunakan water barier. Itu dianggap masih belum optimal dan tidak menjaga ke estetikaan kota sehingga dianggap kurang bagus. Selain itu juga masih membahayakan dan ambigu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Perlu separator pemisah jalan yang lebih indah. Itu sebagaimana rekomendasi dari Forum Lalu Lintas untuk dibuat separator. Bisa dalam bentuk taman, dan lain-lain. Mudah-mudahan kalau tidak salah di tahun anggaran 2023 ini dari DLH,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlebih menurutnya, dengan dilakukan pemasangan tersebut nantinya dapat mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu, juga dipastikan tidak membuat kemacetan di kawasan tersebut. Terpenting menurutnya tetap beretika dalam berkendara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selama ini dibuat barier tidak macet. Bahkan, itu menghindari kecelakaan. Misalnya dari arah utara depan Lafayette, dan dari selatan, itu bahaya kalau ketemu, bisa adu banteng. Seharusnya dalam volume dan jarak tertentu harus ada pemisahan supaya tidak crossing,” imbuhnya.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200344</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
