<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pengganti &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pengganti/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Feb 2025 08:57:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pengganti &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Banyuwangi Distribusikan Ribuan Paket Sembako Pengganti Karangan Bunga Pelantikan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-distribusikan-ribuan-paket-sembako-pengganti-karangan-bunga-pelantikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[distribusikan]]></category>
		<category><![CDATA[karangan,]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219698</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ribuan paket Sembako pengganti karangan bunga sebagai ucapan selamat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani &#8211; Mujiono, terus disalurkan kepada warga miskin di Kabupaten Banyuwangi. Bahkan, total didapat sekitar 2.657 paket Sembako dan telah disalurkan secara bertahap kepada masyarakat, mulai Senin (24/02/2025) lalu. Sementara sebagaimana diberitakan, bahwa pengumpulan paket Sembako [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ribuan paket Sembako pengganti karangan bunga sebagai ucapan selamat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani &#8211; Mujiono, terus disalurkan kepada warga miskin di Kabupaten Banyuwangi. Bahkan, total didapat sekitar 2.657 paket Sembako dan telah disalurkan secara bertahap kepada masyarakat, mulai Senin (24/02/2025) lalu.</p>



<p>Sementara sebagaimana diberitakan, bahwa pengumpulan paket Sembako tersebut, berlangsung sejak pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Kamis (20/02/2024) lalu. &#8220;Alhamdulillah, secara bertahap ribuan paket Sembako yang terkumpul telah disalurkan. Terima kasih atas dukungan berbagai pihak. Semoga bantuan ini berkah,&#8221; kata Bupati Ipuk, Kamis (27/02/2025) tadi.</p>



<p>Sebelumnya, Bupati Ipuk telah mengeluarkan himbauan agar ucapan selamat atas pelantikannya yang biasanya menggunakan karangan bunga, bisa diganti dengan paket Sembako. Hal ini dilakukan, sebagai bentuk semangat efisiensi dan penerapan azas kebermanfaatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara dalam pendistribusian kali ini, dilakukan langsung oleh relawan dan perwakilan institusi yang telah mendukung program ini. Seperti dari PT Industri Kerta Api (INKA), BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi dan berbagai instansi lainnya serta tim dari kecamatan dan kelurahan.</p>



<p>Penyaluran paket Sembako sendiri, dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah warga. &#8220;Kami ajak mereka juga ikut turun menyerahkan langsung kepada warga yang berhak, sebagai bentuk tanggung jawab kami atas dukungan mereka,&#8221; tambah Bupati Ipuk.&nbsp;</p>



<p>Ketua BPC HIPMI Banyuwangi, Ferdy Elfian, mengaku turut senang bisa langsung menyalurkan Sembako kepada warga. &#8220;Kami mengapresiasi program Sembako pengganti karangan bunga ini karena memberikan dampak sosial langsung bagi warga,&#8221; katanya.</p>



<p>Manajer Keuangan Akutansi dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT INKA Banyuwangi, Yulius Artha, menyambut positif program pengganti karangan bunga dengan Sembako. &#8220;Ini sangat efektif dan bagus. Semoga ini bisa berlangsung berkesinambungan dan bisa mensejahterakan masyarakat,&#8221; ujar Yulius. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219698</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Sembako sebagai Pengganti Karangan Bunga Ucapan Bupati dan Wakil Banyuwangi Terkumpul</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-sembako-sebagai-pengganti-karangan-bunga-ucapan-bupati-dan-wakil-banyuwangi-terkumpul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[karangan,]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<category><![CDATA[terkumpul]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219471</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ipuk Fiestiandani dan Mujiono dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, oleh Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/4/2025) tadi. Di waktu yang bersamaan, paket Sembako pengganti karangan bunga ucapan selamat pelantikan seperti yang dihimbau Pemkab Banyuwangi, terus berdatangan. Bahkan, banyak pihak yang mengapresiasi imbauan itu. Sebagaimana diberitakan, sebelumnya bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ipuk Fiestiandani dan Mujiono dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, oleh Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/4/2025) tadi. Di waktu yang bersamaan, paket Sembako pengganti karangan bunga ucapan selamat pelantikan seperti yang dihimbau Pemkab Banyuwangi, terus berdatangan. Bahkan, banyak pihak yang mengapresiasi imbauan itu.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, sebelumnya bupati terpilih melalui Pemkab mengimbau bagi pihak yang hendak mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk ucapan selamat atas pelantikan, sebaiknya dirupakan paket Sembako untuk disalurkan kepada warga miskin dan korban bencana.</p>



<p>&#8220;Kami memahami banyak pihak yang ingin memberikan ucapan selamat pada kami, melalui bentuk karangan bunga. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengimbau agar ucapan selamat melalui karangan bunga, diganti dengan paket Sembako untuk warga miskin. Ini sesuai dengan program kami, Ipuk-Mujiono, yang salah satunya adalah gotong royong untuk menekan kemiskinan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Pihaknya juga memohon doa, agar kepemimpinan Ipuk-Mujiono dapat mengemban amanah dengan baik. Salah satunya, prioritas pembangunan adalah mengurangi angka kemiskinan.</p>



<p>Bahkan terlihat sejak Kamis pagi, paket Sembako berdatangan dari berbagai pihak mulai instansi, sekolah, organisasi, pendukung, relawan dan lainnya. Sementara hingga Kamis siang, telah terkumpul ratusan paket Sembako. &#8220;Terima kasih atas dukungan masyarakat Banyuwangi. Dengan diganti paket Sembako seperti ini, akan lebih berdaya guna untuk disalurkan ke warga miskin, juga untuk korban bencana,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Banyak pihak yang mengapresiasi himbauan Bupati Ipuk tersebut. Salah satunya, seperti yang disampaikan perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyuwangi, Nanang Kosim. “Selamat bertugas kepada Bupati dan Wakilnya. Program mengganti karangan bunga dengan Sembako ini sangat bagus sekali, karena memang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” kata Nanang Kosim.</p>



<p>Paket Sembako juga datang dari Pemuda Katolik Komisariat Banyuwangi. Perwakilan Pemuda Katolik, Agustinus Iwan Sanjaya, mengucapkan selamat atas pelantikan Ipuk dan Mujiono dan berharap semua program yang telah baik bisa dilanjutkan. Organisasinya juga bersinergi dengan pemerintah daerah. “Kegiatan mengganti karangan bunga dengan Sembako ini merupakan terobosan baru yang sangat bermanfaat pastinya. Sembako lebih bermanfaat bagi warga,” ujarnya.</p>



<p>Asisten Administrasi dan Pembangunan, Choiril Ustadi, menambahkan bahwa paket Sembako dikumpulkan di Pendopo mulai Kamis hingg Jumat (21/02/2025). Paket Sembako dari berbagai pihak terus berdatangan. Mulai dari instansi, organisasi profesi dan kelembagaan seperti PT INKA, HIPMI dan pihak -pihak swasta.</p>



<p>&#8220;Pada hari pertama pengumpulan (Kamis) sudah masuk di catatan petugas sekitar 1.000 paket dari berbagai pihak. Semua mendukung kegiatan yang berupaya mengurangi kemiskinan ini. Dan Inshaallah terus bertambah,&#8221; kata Ustadi.</p>



<p>Pelantikan kepala daerah oleh Presiden Prabowo Subianto dilakukan Kamis sekitar pukul 09.30 di Istana Negara. Ipuk dan Mujiono bersama para kepala daerah yang dilantik melakukan prosesi kirab terlebih dahulu dari Monas menuju ke Istana Negara. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219471</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Malang Usulkan Calon Tunggal sebagai Pengganti Pj Wali Kota Wahyu</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-malang-usulkan-calon-tunggal-sebagai-pengganti-pj-wali-kota-wahyu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang mengusulkan satu nama sebagai calon pengganti Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam merespon pengajuan pengunduran diri sebagai Pj. Satu nama itu, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengatakan bahwa usulan itu diperoleh dari rapat pimpinan bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang mengusulkan satu nama sebagai calon pengganti Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam merespon pengajuan pengunduran diri sebagai Pj. Satu nama itu, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengatakan bahwa usulan itu diperoleh dari rapat pimpinan bersama dengan enam ketua fraksi, Rabu (17/07/2024) kemarin. “Sudah kita lakukan rapat bersama dengan pimpinan fraksi dan ada calon tunggal yang kita usulkan. Yaitu, Bapak Sekda Erik. Karena dalam aturannya, minimal kepangkatan itu adalah Sekda dan kita sudah menjalin komunikasi dengan Pak Sekda,” kata Made, saat di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (18/07/2024) tadi.</p>



<p>Selain karena kepangkatan, ujar Made, pemilihan Sekda Erik juga didasarkan pada beberapa pertimbangan. Yaitu, karena saat ini sudah memasuki masa krusial untuk pembahasan perubahan APBD dan APBD murni.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau yang muncul nama dari provinsi dan Kemendagri berbeda, maka kita harus adaptasi lagi. Sementara kalau dengan Pak Erik, itu sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan kita sudah cul. Jadi, tinggal jalan saja. Kita usulkan calon tunggal saja dan saya yakin, Pak Erik akan lebih baik,” tambahnya.</p>



<p>Secara terpisah, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan hal yang sama. Dirinya menilai jika Sekda Kota Malang, bisa menjadi penggantikan posisinya sebagai Pj yang ideal.</p>



<p>“Kalau memang ada orang yang baru, maka adaptasinya lebih sulit dan kasian. Lebih baik yang sudah bersama dengan kami dan DPRD, yang sudah berseiring sejalan sesuai dengan keinginan masyarakat sampai dengan ada Wali Kota baru,” ujar Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, apabila Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menjadi pengganti Pj Wali Kota Malang, maka nantinya untuk jabatan Sekda akan diisikan oleh Pelaksana Tugas (Plt). &#8220;Kalau misalnya Pak Sekda jadi Pj, ya tidak rangkap jabatan pastinya. Karena nanti, posisi Sekda bisa diisi dengan Plt Sekda,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peduli Lingkungan, SMPN 2 Purwosari Buat Briket dari Tongkol Jagung sebagai Energi Alternatif Pengganti Kompor</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-lingkungan-smpn-2-purwosari-buat-briket-dari-tongkol-jagung-sebagai-energi-alternatif-pengganti-kompor</link>
					<comments>https://memontum.com/peduli-lingkungan-smpn-2-purwosari-buat-briket-dari-tongkol-jagung-sebagai-energi-alternatif-pengganti-kompor#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[briket]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[kompor,]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[purwosari]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tongkol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211649</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Energi alternatif ramah lingkungan pengganti kayu bakar dan kompor, berhasil dikembangkan SMPN 2 Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Adalah Inovasi berupa pembuatan briket dari tongkol jagung atau Pembritoja, yang berhasil dikembangkan tim SMPN 2 Purwosari yang melibatkan mulai siswa, guru hingga OPD Pemkab Pasuruan. Suksesnya inovasi ini, pun sekarang dikembangkan pada tingkatan keluarga siswa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Energi alternatif ramah lingkungan pengganti kayu bakar dan kompor, berhasil dikembangkan SMPN 2 Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Adalah Inovasi berupa pembuatan briket dari tongkol jagung atau Pembritoja, yang berhasil dikembangkan tim SMPN 2 Purwosari yang melibatkan mulai siswa, guru hingga OPD Pemkab Pasuruan.</p>



<p>Suksesnya inovasi ini, pun sekarang dikembangkan pada tingkatan keluarga siswa hingga dewan guru. Termasuk, warga sekitar yang bermata pencaharian pertanian sebagai petani jagung.</p>



<p>Inovator Pembritoja, Umi Supriatim, menjelaskan bahwa ide inovasi ini muncul karena lingkungan SMPN 2 Purwosari merupakan daerah pertanian yang mata pencahariannya adalah petani jagung. Dalam perkembangannya, usai panen dan biji jagung dimanfaatkan, justru menyisakan tongkol jagung yang tidak dioptimalkan dengan baik. Karenanya, muncul ide untuk dikembangkan agar lebih bernilai ekonomis untuk masyarakat atau petani sekitar.</p>



<p>&#8220;Inovasi ini sudah diuji coba pada tahun 2021. Kemudian, berlanjut di tahun 2022 untuk penerapan dan 2023 dilakukan kebaharuan,&#8221; kata Umi, Rabu (10/07/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari hasil pengembangan ini, lanjutnya, pemanfaatan briket sebagai energi alternatif memiliki ketahanan yang relatif lama. Yakni, antara rentan waktu 30 menit hingga 60 menit. Sehingga, sangat layak untuk digunakan.</p>



<p>&#8220;Untuk bahan-bahannya, relatif sangat mudah. Yakni, tongkol jagung yang bisa diperoleh dari petani sekitar dan tepung kanji sebagai bagian perekat tongkol jagung yang sudah dihancurkan. Kemudian, juga alat bantu tong untuk media bakar dan alat penumbuk,&#8221; tambahnya seraya menjelaskan inovasi ini akan turut dilombakan pada inovasi tingkat pendidikan.</p>



<p>Untuk cara pembuatannya sendiri, tambah Guru IPA itu, yaitu diawali dengan mencari bahan baku tongkol jagung. Setelah terkumpul, tongkol jagung yang didapat kemudian dijemur hingga kering. Usai kering, semua tongkol dikumpulkan untuk diproses pembakaran tongkol menjadi arang. Setelah itu, baru didiamkan dan berlanjut pada penumbukan.</p>



<p>&#8220;Agar hasilnya bagus, usai ditumbuk maka berlanjut pada pengayakan dan berlanjut pada pencetakan menjadi briket. Dalam proses ini, panaskan tepung kanji agar bisa menjadi perekat yang dicampur bersama tepung arang dengan perbandingan 2:1 (2 tepung dan 1 kanji). Setelah itu baru dijemur dan siap pakai,&#8221; ungkapnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peduli-lingkungan-smpn-2-purwosari-buat-briket-dari-tongkol-jagung-sebagai-energi-alternatif-pengganti-kompor/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211649</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Krecek Pelem Podang, Makanan Tradisional Kediri Pengganti Lauk Pauk yang Cocok Dicampur Mie</title>
		<link>https://memontum.com/krecek-pelem-podang-makanan-tradisional-kediri-pengganti-lauk-pauk-yang-cocok-dicampur-mie</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Oct 2023 01:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[dicampur]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[krecek]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[podang,]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199170</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Mangga Podang menjadi salah satu komoditi unggulan sektor pertanian di Kabupaten Kediri. Pohon Mangga Podang, paling banyak tersebar di wilayah barat sungai, yang ada di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Banyakan, Grogol dan Kecamatan Tarokan. Buah Mangga Podang sendiri, memiliki ciri khas berbeda dengan mangga jenis lainnya. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan mangga &#8216;bokong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Mangga Podang menjadi salah satu komoditi unggulan sektor pertanian di Kabupaten Kediri. Pohon Mangga Podang, paling banyak tersebar di wilayah barat sungai, yang ada di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Banyakan, Grogol dan Kecamatan Tarokan.</p>



<p>Buah Mangga Podang sendiri, memiliki ciri khas berbeda dengan mangga jenis lainnya. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan mangga &#8216;bokong abang&#8217; (Pantat Merah). Jika sudah masak, warna mangga ini akan kuning kemerah dan rasanya sangat manis.</p>



<p>Mangga Podang sendiri, hanya memiliki satu kali musim panen antara bulan Oktober, November dan Desember. Saat musim panen tiba seperti sekarang ini, harganyapun turun drastis bisa mencapai angka Rp 3.000 perkilogram.</p>



<p>Melimpahnya buah Mangga Podang saat panen raya dan harganya murah, biasanya membuat masyarakat sekitar enggan untuk memanennya. Alhasil, busuk dan jatuh sendiri dari pohon.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Namun, hal itu tidak berlaku bagi Ridwan Efendi, warga asli Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, yang memiliki cara untuk mengolah buah Mangga Podang menjadi bahan makanan yang cukup lezat yang warga sekitar menyebutnya &#8216;Krecek pelem&#8217; atau istilah lainnya Karak Mangga.</p>



<p>Menurut Ridwan, makanan ini adalah resep turun temurun sejak nenek moyang. Cara mengolahnya, pun sangat sederhana, yaitu setelah dikupas dan diiris tipis-tipis, mangga kemudian dilumuri abu. Setelah merata, baru dijemur hingga kering sempurna.</p>



<p>&#8220;Karak Mangga biasanya digunakan untuk pengganti lauk pauk dan dapat pula dijadikan bothok dengan dicampur dengan kelapa muda. Lebih enak lagi, bila dimasak tumis bareng mie. Teksturnya kenyal seperti kita makan jamur,&#8221; terangnya saat membuat krecek di rumahnya, Selasa (03/10/2023) tadi.</p>



<p>Masih kata Ridwan, semakin berkembangnya zaman dan banyak bermunculan rumah makan mewah, sekarang sudah jarang warga yang masih memproduksinya untuk dikonsumsi sendiri. &#8220;Padahal bahan makanan tradisional seperti krecek pelem ini terbilang sangat ekonomis dan dijamin tanpa bahan pengawet. Jadi aman dikonsumsi oleh siapa pun,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Karenanya, dirinya pun berharap makanan tradisional ini tetap berjaya dan lestari di lingkungan masyarakat. &#8220;Saya berharap, makanan ini dapat kembali berjaya seperti pada zaman nenek moyang kita dahulu. Apalagi, jika musim panen Mangga Podang juga sangat melimpah. Sehingga, tinggal diolah dan tidak mensia-siakan buahnya,&#8221; paparnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199170</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Batu Bidik Lahan Baru Seluas 2 Hektare di Giripurno sebagai Pengganti TPA Tlekung</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-batu-bidik-lahan-baru-seluas-2-hektare-di-giripurno-sebagai-pengganti-tpa-tlekung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[giripurno]]></category>
		<category><![CDATA[hektare]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[seluas]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198016</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Lahan baru seluas sekitar 2 hektar yang berada di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, dibidik Pemkot Batu untuk dijadikan lahan alternatif Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pasca penutupan TPA di Desa Tlekung. Sedangkan, lahan tersebut merupakan aset dari Pemkot Batu. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan lahan seluas 2 hektar yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Lahan baru seluas sekitar 2 hektar yang berada di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, dibidik Pemkot Batu untuk dijadikan lahan alternatif Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pasca penutupan TPA di Desa Tlekung. Sedangkan, lahan tersebut merupakan aset dari Pemkot Batu.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan lahan seluas 2 hektar yang berada Desa Giripurno, itu sudah di survei bersama Dinas Lingkungan Hidup, Senin (11/09/2023) kemarin. &#8220;Lahan seluas 2 hektar di Desa Giripurno, itu jauh dari pemukiman warga. Ini cukup strategis untuk TPA Kota Batu,&#8221; terangnya, di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (12/09/2023) tadi.</p>



<p>Permasalahan sampah di Kota Batu, ujarnya, kalau tidak segera teratasi maka akan terus berlarut-larut. Sehingga, pengecekan lahan TPA baru itu, merupakan upaya mengatasi masalah sampah yang terjadi akhir-akhir ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk itu, Aries menambahkan, setelah dilakukan survei lokasi di lahan yang rencananya digunakan menjadi TPA. Selanjutnya, Pemkot Batu akan melakukan kajian.</p>



<p>&#8220;Untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Batu. Tentunya, berbagai alternatif sudah kami lakukan. Dan, perlu diketahui. Ini untuk masa depan Kita Batu,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu salah seorang perangkat Desa Giripurno, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa lahan yang direncanakan untuk TPA itu adalah aset Pemkot Batu. Meski milik Pemkot, tetapi di bawah lahan itu ada sumber mata air.</p>



<p>&#8220;Lahan yang akan dijadikan TPA, itu adalah aset Pemkot Batu. Adapun letaknya, di Dusun Sebrangbendo, Desa Giripurno. Lahan seluas 2 hektar itu, dahulunya digunakan oleh Dinas Pertanian Kota Batu. Dan, di sekitar bawah lahan itu banyak terdapat sumber mata air. Sementara lokasi itu memiliki dua akses jalan masuk. Pertama, lewat depan Kantor Desa Giripurno. Kedua, lewat jalur atas,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198016</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Kediri Lantik Harijanto sebagai Pengganti Antar Waktu untuk Jabatan 2019 hingga 2024</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-kediri-lantik-harijanto-sebagai-pengganti-antar-waktu-untuk-jabatan-2019-hingga-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[antar]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[harijanto]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jabatan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lantik]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193321</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; DPRD Kota Kediri secara resmi melantik dan meresmikan pengangkatan Harijanto sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Kedir, untuk sisa masa jabatan 2019 hingga 2024. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Kediri, Gus Sunoto Imam Mahmudi, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri, Jumat (14/07/2023) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; DPRD Kota Kediri secara resmi melantik dan meresmikan pengangkatan Harijanto sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Kedir, untuk sisa masa jabatan 2019 hingga 2024. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Kediri, Gus Sunoto Imam Mahmudi, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri, Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p>Harijanto dilantik sebagai PAW anggota DPRD Kota Kediri, menggantikan Regina Nadya Suwono. Anggota DPRD Kota Kediri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut dilantik dan diambil sumpahnya berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Nomor 171.419/518/011.2/2023 tanggal 15 Juni 2023 Tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antarwaktu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kediri.</p>



<p>Prosesi pelantikan sendiri diawali dengan pengucapan sumpah janji oleh Harijanto yang dipandu oleh Ketua DPRD Kota Kediri dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Kota Kediri. &#8220;Atas nama DPRD Kota Kediri, saya mengucapkan selamat atas dilantiknya saudara menjadi anggota DPRD Kota Kediri. Dengan harapan saudara dapat menyesuaikan diri dengan anggota DPRD yang lain, memiliki dedikasi dan tanggungjawab yang tinggi serta menjaga kesatuan dan persatuan diantara sesama anggota dewan dan eksekutif,&#8221; kata Ketua DPRD Kota Kediri, dalam sambutannya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Gus Sunoto berpesan, dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota dewan, hendaknya selalu berpedoman pada peraturan yang ada. Sehingga, pelaksanaan tugas dan fungsi berjalan dengan lancar.&nbsp;</p>



<p>Ditemui saat pelantikan, Harijanto mengatakan siap mengabdi dan meneruskan program-program yang sudah ada. &#8220;Sebagai mantan Ketua Komisi A, saya akan tetap menjalankan visi dan misi dari DPRD Kota Kediri. Setelah ini kita juga akan menyusun rencana kerja,&#8221; ujarnya.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, dikesempatan yang sama Sekretaris Daerah Kota Kediri, menyampaikan selamat dan berharap sinergitas yang sudah ada dapat terus terjalin dengan baik. &#8220;Semoga dengan pelantikan hari ini hubungan antara eksekutif dan legislatif yang selama ini sudah terjalin dengan baik, semakin baik dan tetap bersinergi,&#8221; terangnya.</p>



<p>Pelantikan PAW anggota DPRD Kota Kediri, ini dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD Kota Kediri, perwakilan Forkopimda, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kediri. <strong>(pan/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193321</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
