<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Penghijauan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penghijauan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jan 2026 13:50:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Penghijauan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pembangunan Drainase Suhat Rampung, Pemkot Malang Upayakan Penghijauan</title>
		<link>https://memontum.com/pembangunan-drainase-suhat-rampung-pemkot-malang-upayakan-penghijauan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Penghijauan]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[upayakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229779</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rampungnya pembangunan drainase di Kawasan Jalan Soekarno Hatta, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan berupaya untuk melakukan penghijauan di kawasan itu. Ini dilakukan, menyusul adanya sejumlah pohon yang harus ditebang selama proses pengerjaan drainase. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa sejak awal perencanaan, Pemkot Malang telah menekankan pentingnya pengembalian fungsi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rampungnya pembangunan drainase di Kawasan Jalan Soekarno Hatta, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan berupaya untuk melakukan penghijauan di kawasan itu. Ini dilakukan, menyusul adanya sejumlah pohon yang harus ditebang selama proses pengerjaan drainase.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa sejak awal perencanaan, Pemkot Malang telah menekankan pentingnya pengembalian fungsi hijau di kawasan Suhat. “Iya, sesuai dengan konsep awal. Karena memang ada beberapa pohon yang terpotong, dan sejak awal pekerjaan kami sudah sampaikan dalam perencanaan bahwa pohon-pohon itu harus tetap ada. Itu juga sudah menjadi kesepakatan kami dengan pihak provinsi,” ujar Wali Kota Wahyu, Rabu (28/01/2026) tadi.</p>



<p>Menurutnya, meski secara fisik pekerjaan drainase telah selesai, Pemkot Malang masih terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal itu dilakukan, untuk mencari solusi terbaik terkait area yang kini tertutup saluran drainase serta pengembalian vegetasi peneduh.</p>



<p>“Kita cek lagi. Yang jelas nanti akan ada solusi, baik terkait saluran yang tertutup maupun pohon-pohon yang kemarin terdampak. Sekarang kami sedang berkoordinasi dengan provinsi untuk mencari alternatif solusi tersebut,” tambahnya.</p>



<p>Pihaknya optimis, bahwa Pemkot Malang akan mengembalikan kawasan Suhat menjadi hijau dan teduh. Namun, karena proyek tersebut merupakan kewenangan provinsi dari sisi teknis dan konstruksi, maka setiap langkah harus melalui koordinasi dan konsultasi bersama.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita ini posisinya hanya ketempatan tempat. Secara teknik dan konstruksi ditangani provinsi. Tapi sejak awal kami sudah memberi masukan. Sekarang kita duduk bersama lagi, mencari solusi agar kawasan ini bisa kembali hijau,” katanya.</p>



<p>Salah satu solusi yang tengah dipertimbangkan, adalah pemanfaatan sempadan jalan. Wali Kota Wahyu menyebut, sempadan jalan yang merupakan area dari as jalan hingga batas pagar atau tembok, dapat dimanfaatkan untuk penanaman pohon.</p>



<p>“Karena ini jalan provinsi, izin-izinnya juga milik provinsi. Nah, nanti sempadan jalan itu yang akan kita manfaatkan. Di area tersebut memang tidak boleh ada bangunan, tapi untuk tanaman peneduh sangat memungkinkan,” ucapnya.</p>



<p>Selain itu, Pemkot Malang juga membuka kemungkinan adanya pendekatan kepada masyarakat di sepanjang Jalan Soekarno Hatta, apabila dibutuhkan ruang tambahan untuk penghijauan.</p>



<p>“Salah satu opsinya memang itu. Tapi kita hitung dulu sempadan jalannya sampai berapa meter. Dari situ nanti kita berikan pemahaman kepada masyarakat untuk menanam pohon, demi mendukung fungsi jalan dan lingkungan,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229779</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mitigasi Bencana dan Penghijauan, HPAI bersama DLH Kota Malang Tanam 1 Ribu Pohon di TPA Supit Urang</title>
		<link>https://memontum.com/mitigasi-bencana-dan-penghijauan-hpai-bersama-dlh-kota-malang-tanam-1-ribu-pohon-di-tpa-supit-urang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penghijauan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226854</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, menggelar penanaman 1000 bibit pohon di Kawasan TPA Supit Urang, Sabtu (18/10/2025) tadi. Pelaksanaan kegiatan tersebut, turut diikuti oleh ratusan pelajar di Kota Malang, mulai SD, SMP hingga SMA. Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, menggelar penanaman 1000 bibit pohon di Kawasan TPA Supit Urang, Sabtu (18/10/2025) tadi. Pelaksanaan kegiatan tersebut, turut diikuti oleh ratusan pelajar di Kota Malang, mulai SD, SMP hingga SMA.</p>



<p>Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Malang. Apalagi masih ada banyak titik yang bisa ditanami.</p>



<p>&#8220;Secara Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk kawasan disini, sudah masuk wilayah penunjang perkotaan. Tetapi masih ara banyak titik yang bisa ditanami pohon,&#8221; kata Raymond.</p>



<p>Kemudian, diharapkannya dengan dilakukan penanaman pohon tersebut bisa membuat Kawasan TPA Supit Urang lebih rindang dan membantu menjaga keseimbangan iklim. &#8220;Apalagi kondisi sekarang ini mulai ada perubahan iklim. Harapannya ini membuat lebih sejuk dan rindang,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua HPAI Malang Raya, Sulaiman Sulang, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program layanan dana masyarakat yang difasilitasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. &#8220;Tahun ini kami dapat dua kali pendanaan. Untuk batch kedua ini, kami menanam 1.000 pohon di TPA Supit Urang. Tahap pertama 500 pohon, dan tahap berikutnya akan kami lanjutkan lagi 500 pohon,” ucap Sule-sapaannya.</p>



<p>Adapun jenis pohon yang ditanam, terdiri dari pohon keras seperti tabebuya, pule dan mahoni. Pemilihan pohon keras dilakukan dengan pertimbangan aspek untuk memitigasi bencana.</p>



<p>&#8220;Kami tidak ingin TPA Supit Urang mengalami risiko longsor seperti yang pernah terjadi di tempat lain. Karena itu, kami memilih pohon keras untuk memperkuat struktur tanah dan mengantisipasi potensi bencana,” jelasnya.</p>



<p>Di akhir, Sule juga menambahkan, area yang digunakan untuk penanaman saat ini mencakup lahan sekitar dua hektare di kawasan TPA Supit Urang. “Kami sudah berkoordinasi dengan DLH dan pengelola TPA, di lahan dua hektare ini akan kami maksimalkan untuk kegiatan penghijauan,” imbuh Sule. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226854</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Lakukan Pemangkasan dan Pemotongan, DLH Kota Malang Pastikan Penghijauan di Kawasan Suhat</title>
		<link>https://memontum.com/usai-lakukan-pemangkasan-dan-pemotongan-dlh-kota-malang-pastikan-penghijauan-di-kawasan-suhat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pemangkasan]]></category>
		<category><![CDATA[pemotongan]]></category>
		<category><![CDATA[Penghijauan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225324</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang tahap pengerjaan drainase di kawasan Sukarno Hatta (Suhat), penataan pohon mulai dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Dalam penataan itu, beberapa harus dipotong dan akan diikuti dengan penanaman kembali agar tidak menjadi gersang. Plt Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, menyampaikan bahwa DLH telah menyiapkan ratusan bibit pohon [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang tahap pengerjaan drainase di kawasan Sukarno Hatta (Suhat), penataan pohon mulai dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Dalam penataan itu, beberapa harus dipotong dan akan diikuti dengan penanaman kembali agar tidak menjadi gersang.</p>



<p>Plt Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, menyampaikan bahwa DLH telah menyiapkan ratusan bibit pohon pengganti untuk pohon yang sudah ditebang. &#8220;Kami sudah merancang penanaman kembali. Dari Polinema menyiapkan ribuan bibit pohon, sementara DLH menyiapkan 300 bibit dengan ketinggian sekitar 10 meter. Setelah pengerjaan drainase selesai, langsung akan kami tanam,&#8221; kata Raymond, Sabtu (23/08/2025) tadi.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa sisa pohon hasil tebang juga akan dimanfaatkan. Ranting dan daun dikirim ke TPA Supit Urang untuk dijadikan kompos, sedangkan batangnya akan disimpan di Kantor DLH.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Untuk proses pemotongan pohon dilakukan pada malam hari, mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Kemarin tetap sempat macet karena hujan, tapi kalau siang hari tentu lebih parah. Jadi dipilih malam,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Tim Teknis Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur, Bagus Akbar, mengatakan bahwa pemotongan pohon menjadi tahapan penting sebelum pengerjaan drainase. Pembangunan jaringan baru lebih besar dibandingkan sebelumnya, sehingga membutuhkan pelebaran lahan.</p>



<p>“Setelah pohon selesai, baru pengerjaan drainase bisa dimulai. Dari kajian kami, sekitar 60 persen pohon di depan Polinema hingga Jalan Candi Panggung memang tidak sesuai untuk ditanam di jalan raya, seperti palem dan karet. Tapi kami pastikan setelah ditebang akan ada penghijauan kembali,” kata Bagus.</p>



<p>Sebagai informasi, proses pemotongan pohon sudah dimulai sejak Senin (18/08/2025) lalu dan diperkirakan membutuhkan waktu dua hingga tiga minggu. Setelah itu, pengerjaan drainase ditargetkan langsung bisa berjalan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225324</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelestarian Lingkungan, DLH Lumajang Ajak Semua Elemen Lakukan Gerakan Penghijauan Berbasis Kolaborasi</title>
		<link>https://memontum.com/pelestarian-lingkungan-dlh-lumajang-ajak-semua-elemen-lakukan-gerakan-penghijauan-berbasis-kolaborasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis]]></category>
		<category><![CDATA[elemen]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian]]></category>
		<category><![CDATA[Penghijauan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223721</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang secara terbuka mengajak dan memfasilitasi masyarakat, komunitas hingga lembaga untuk berkolaborasi dalam kegiatan penanaman pohon sebagai upaya nyata memperluas tutupan lahan dan menjaga keberlanjutan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kepala DLH Kabupaten Lumajang, Hertutik, menegaskan kesediaannya membantu penyediaan bibit pohon, sesuai ketersediaan jenis dan jumlah, bagi siapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang secara terbuka mengajak dan memfasilitasi masyarakat, komunitas hingga lembaga untuk berkolaborasi dalam kegiatan penanaman pohon sebagai upaya nyata memperluas tutupan lahan dan menjaga keberlanjutan Ruang Terbuka Hijau (RTH).</p>



<p>Kepala DLH Kabupaten Lumajang, Hertutik, menegaskan kesediaannya membantu penyediaan bibit pohon, sesuai ketersediaan jenis dan jumlah, bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam aksi pelestarian lingkungan. “Semakin banyak pihak yang terlibat dalam gerakan menanam, maka semakin cepat kita memenuhi target tutupan lahan yang ideal. Ini sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup kita bersama,” kata Hertutik, Senin (07/07/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, gerakan penghijauan yang berbasis kolaborasi ini bukan hanya penting secara ekologis, tetapi juga menjadi medium memperkuat semangat gotong royong antar warga dan membangun kesadaran bersama terhadap masa depan bumi. Dirinya juga menilai, bahwa kesadaran masyarakat Lumajang terhadap isu lingkungan kini semakin tumbuh. Hal ini, tentunya menjadi modal sosial yang sangat penting dalam mewujudkan Lumajang yang hijau, bersih dan adaptif terhadap perubahan iklim.</p>



<p>DLH Lumajang juga mendorong semua elemen mulai dari individu, sekolah, komunitas, organisasi pemuda, hingga lembaga keagamaan untuk memanfaatkan peluang kolaborasi ini. Selain berdampak pada peningkatan kualitas udara dan penataan ekosistem lokal, kegiatan ini juga membangun kesadaran lintas generasi bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.</p>



<p>Dengan strategi partisipatif dan inklusif ini, DLH Lumajang tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Harapannya, inisiatif lokal ini dapat menjadi inspirasi kolektif menuju Indonesia yang lebih hijau dan tangguh di masa depan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223721</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penghijauan di Kawasan Hutan Kesambi, Ketua TP PKK Lumajang Tegaskan Pentingnya Pelestarian Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/penghijauan-di-kawasan-hutan-kesambi-ketua-tp-pkk-lumajang-tegaskan-pentingnya-pelestarian-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kesambi,]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian]]></category>
		<category><![CDATA[Penghijauan]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223477</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Nathalia Yudha, menekankan bahwa pelestarian lingkungan bukan lagi semata urusan teknis dan kebijakan pemerintah. Sebaliknya, dari barisan rumah ke ruang publik, peran keluarga khususnya perempuan, juga menjadi kunci menjaga bumi tetap lestari. “Menanam pohon hari ini berarti menanam harapan untuk masa depan anak cucu kita. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Nathalia Yudha, menekankan bahwa pelestarian lingkungan bukan lagi semata urusan teknis dan kebijakan pemerintah. Sebaliknya, dari barisan rumah ke ruang publik, peran keluarga khususnya perempuan, juga menjadi kunci menjaga bumi tetap lestari.</p>



<p>“Menanam pohon hari ini berarti menanam harapan untuk masa depan anak cucu kita. PKK mendukung sepenuhnya kegiatan ini, karena sejalan dengan misi kami membentuk keluarga yang sadar lingkungan, sehat dan tangguh menghadapi perubahan iklim,” kata Ketua TP PKK, dalam kegiatan penghijauan bertajuk &#8216;Pantai Lestari, Cemara Menyapa&#8217; di kawasan Hutan Kesambi, Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Sabtu (28/06/2025) tadi.</p>



<p>Kegiatan penanaman 100 pohon Cemara Laut dan 100 pohon Sukun, itu menjadi simbol kuat kolaborasi multipihak, sekaligus menegaskan bahwa gerakan hijau bisa tumbuh dari keluarga. Tidak hanya itu, momentum ini menjadi bagian dari rangkaian budaya Segoro Topeng Kaliwungu 2025, yang menyatukan nilai edukatif, ekologis dan kultural.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai bagian dari penggerak komunitas perempuan, TP PKK ingin menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini melalui edukasi kepada anak-anak, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga optimalisasi lahan pekarangan. Inisiatif kecil dari rumah ini, bisa menjadi energi besar bagi keberlanjutan lingkungan.</p>



<p>“PKK siap berperan sebagai penggerak, pendamping, sekaligus penjaga semangat keberlanjutan lingkungan melalui kekuatan perempuan dan keluarga,” tambahnya.</p>



<p>Dirinyapun mengapresiasi, langkah Dinas Lingkungan Hidup yang telah mengintegrasikan gerakan pelestarian dengan pemberdayaan komunitas. “Kami berharap gerakan seperti ini menjadi budaya baru, yang terus berkembang di seluruh kawasan pesisir Lumajang,” katanya.</p>



<p>Dengan semangat gotong royong, kegiatan Pantai Lestari, Cemara Menyapa bukan sekadar aksi tanam pohon, tetapi juga upaya membangun kesadaran kolektif. Sebuah pesan bahwa keberlanjutan lingkungan bukan dimulai dari kebijakan, melainkan dari meja makan, halaman rumah, hingga sekolah anak-anak. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forkopimda Jember Penghijauan di Lahan untuk Area Kantor BPN</title>
		<link>https://memontum.com/forkopimda-jember-penghijauan-di-lahan-untuk-area-kantor-bpn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Sep 2023 04:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[Penghijauan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197772</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Jajaran Forkopimda Kabupaten Jember menggelar penanaman bibit pohon buah di sekitar Lapangan Tenis GOR PKPSO, Kamis (07/09/2023) pagi. Tercatat, ada sejumlah bibit yang ditanam seperti Alpukat, Kelengkeng, Rambutan dan Duren. Sementara hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Hadi Sasmito, Dandim 0824/Jember, Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, Kepala Kantor ATR/BPN Jember, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jember</strong> &#8211; Jajaran Forkopimda Kabupaten Jember menggelar penanaman bibit pohon buah di sekitar Lapangan Tenis GOR PKPSO, Kamis (07/09/2023) pagi. Tercatat, ada sejumlah bibit yang ditanam seperti Alpukat, Kelengkeng, Rambutan dan Duren. Sementara hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Hadi Sasmito, Dandim 0824/Jember, Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, Kepala Kantor ATR/BPN Jember, Akhyar Tarfi dan Kepala Kejaksaan Jember, I Nyoman Sucitrawan.</p>



<p>Sekda Jember, Hadi Sasmito, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penanaman bibit di lahan milik Kantor ATR/BPN Jember bersama Forkopimda. Ini dilakukan, sebagai upaya penghijauan. &#8220;Hari ini, kami melakukan penghijauan di tempat yang rencananya akan dibangun Kantor ATR/BPN yang baru,&#8221; lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mewakili Bupati Jember, H Hendy Siswanto, Sekda mengatakan bahwa Pemkab Jember mendukung penuh terwujudnya Kantor ATR/BPN yang baru. Harapannya, kantor yang akan berdiri nanti terdapat fasilitas yang menunjang kinerja para pegawai.</p>



<p>Penanaman bibit ini, ujarnya, merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Hal itu merujuk pada sejumlah kejadian alam yang belakangan terjadi. Mulai musim kemarau berkepanjangan hingga adanya EL Nino.</p>



<p>&#8220;Meski ini berada pada titik yang tidak banyak, minimal bisa menjadi contoh untuk seluruh instansi di Kabupaten Jember. Mari peduli. Menanam pohon untuk melestarikan lingkungan,&#8221; ajaknya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197772</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wawali Malang Ajak Masyarakat untuk Lakukan Penghijauan Sejak Dini</title>
		<link>https://memontum.com/wawali-malang-ajak-masyarakat-untuk-lakukan-penghijauan-sejak-dini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 May 2022 11:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penghijauan]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali]]></category>
		<category><![CDATA[wawali kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169304</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengajak masyarakat untuk aktif melakukan penanaman pohon di lahan hijau. Itu merupakan, salah satu perilaku yang dapat mempertahankan tatanan lingkungan hidup. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kesadaran. “Kesadaran masyarakat di Kota Malang, hari demi hari sudah bagus. Tapi, ada masyarakat yang terkadang masih demi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengajak masyarakat untuk aktif melakukan penanaman pohon di lahan hijau. Itu merupakan, salah satu perilaku yang dapat mempertahankan tatanan lingkungan hidup. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kesadaran.</p>



<p>“Kesadaran masyarakat di Kota Malang, hari demi hari sudah bagus. Tapi, ada masyarakat yang terkadang masih demi kepentingan ekonomi dan lain, akhirnya mengorbankan kepentingan lingkungan,” ungkap Bung Edi, seusai menghadiri dialog seputar lingkungan hidup di Memoir Studio, Kamis (19/05/2022) tadi.</p>



<p>Sebelumnya, Bung Edi-sapaan Wawali Malang, telah aktif diberbagai kesempatan dalam gerakan menanam. Perilaku konservasi lingkungan, itu harus dipupuk sejak dini dan harapannya agar dapat berkelanjutan.</p>



<p>“Ini saya konsentrasi kepada anak-anak TK hingga SMA. Karena, mereka merupakan bagian dari pendidikan karakter. Gemar menanam supaya kelak pada saat ia besar nanti menjadi kebiasaan dan karakter mereka,” imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Dijelaskan Bung Edi, bahwa di Kota Malang untuk capaian luasan tata ruang masih 10 persen lebih. Hal tersebut masih dibawah target Pemerintah mengenai Ruang Terbuka Hijau (RTH).</p>



<p>“Kita perlu kerja keras untuk bisa mencapai target yang ditentukan. Saya mengajak semua pihak, terutama pada generasi muda untuk terus menerus melakukan upaya semaksimal mungkin. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi bersama-sama, untuk kepentingan manusia dan alam,” jelasnya.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, jika Pemerintah Kota Malang berkomitmen untuk melakukan upaya dalam menjaga lingkungan hidup, dam mengajak warga Kota Malang untuk sadar terhadap lingkungan di sekitar. &#8220;Dari sekian ratus ribu masyarakat kalau semuanya menyadari itu, itu akan dahsyat. Ternyata kita bisa untuk membangun daripada lingkungan yang sehat,” terangnya. <strong>(hms/cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169304</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Kedua Latihan Dasar Kepemimpinan, Dispendik Bondowoso Isi Out Bond hingga Penghijauan</title>
		<link>https://memontum.com/hari-kedua-latihan-dasar-kepemimpinan-dispendik-bondowoso-isi-out-bond-hingga-penghijauan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2022 12:44:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dispendik]]></category>
		<category><![CDATA[Dispendik Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Latihan]]></category>
		<category><![CDATA[Latihan Dasar Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Penghijauan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162613</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Pengurus OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) adalah ujung tombak kegiatan siswa di sekolah. Oleh karena itu, dibutuhkan siswa-siswi cerdas yang mumpuni dan berdedikasi tinggi untuk menjadi pengurus OSIS. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Dinas Pendidikan (Dispendik) Bondowoso, mengaplikasikannya dalam bentuk kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dan membentuk sebuah forum yaitu Forum OSIS Bondowoso [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Pengurus OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) adalah ujung tombak kegiatan siswa di sekolah. Oleh karena itu, dibutuhkan siswa-siswi cerdas yang mumpuni dan berdedikasi tinggi untuk menjadi pengurus OSIS.</p>



<p>Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Dinas Pendidikan (Dispendik) Bondowoso, mengaplikasikannya dalam bentuk kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dan membentuk sebuah forum yaitu Forum OSIS Bondowoso (FOB). Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat hingga Sabtu (29/01/2022), yang bertempat di Aula Ki Hajar Dewantoro Dispendik Bondowoso. Sementara di hari kedua, digelar di Pantai Duta Paiton Probolinggo dan diikuti oleh 30 Ketua OSIS terbaik se-Kabupaten Bondowoso.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan, Sugiono Eksantoso, mengatakan bahwa seluruh panitia dan peserta diminta tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Protkes), karena masih dalam masa pandemi Covid-19.</p>



<p>&#8220;Hari ini, kami bersama MKKS, Kabid SMP, Kasi Kesiswaan dan PNF, serta seluruh siswa yang tergabung dalam FOB melakukan rangkaian LKD. Kemarin, anak-anak sudah melakukan pembekalan tentang bela negara hingga penyelesaian hukum. Hari ini, peserta melakukan out bond sekaligus penghijauan, penanaman pohon Cemara Udang,&#8221; kata Sugiono, Sabtu (29/01/2022).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Sugik-sapaannya berharap, dengan penanaman pohon ini, siswa-siswi yang tergabung dalam FOB dapat mencintai lingkungan dan mempunyai kepedulian kepada sesama, sekaligus menularkan sifat tersebut kepada lingkungan sekitar.</p>



<p>Dirinya juga menginginkan, agar tempat itu (Pantai Duta, red) bukan hanya menjadi lokasi wisata kebanggaan masyarakat Probolinggo. Tetapi juga, menjadi kebanggaan Bondowoso, bahkan Indonesia.</p>



<p>&#8220;Setelah kegiatan ini, nanti akan ada kegiatan lanjutan. Kegiatan lain yang lebih bermanfaat. Tidak hanya di akademik, tetapi juga di bidang non-akademik,&#8221; lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Cabang Jawa Timur itu.</p>



<p>Kegiatan-kegiatan itu, lanjut Sugiono, berupa workshop, diklat, sarasehan dan sebagainya. Dirinya juga merasa kagum, terhadap seluruh peserta karena memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Salah satunya, melalui cinta lingkungan. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162613</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Imbangi Kondisi sekitar RPH Kota Malang, Wawali Bung Edi Lakukan Penghijauan Sodakoh Oksigen</title>
		<link>https://memontum.com/imbangi-kondisi-sekitar-rph-kota-malang-wawali-bung-edi-lakukan-penghijauan-sodakoh-oksigen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2021 05:17:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penghijauan]]></category>
		<category><![CDATA[Sodakoh Oksigen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151499</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gerakan penghijauan kembali digalakkan oleh Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Senin (23/08) tadi. Kali ini, pemilik kursi N2 itu menyasar komplek area Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang. Tempat tersebut sengaja dipilih, karena lokasinya yang dirasa berpotensi menimbulkan banyak polusi. &#8220;Bisa kita lihat, secara langsung RPH ini berada di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Gerakan penghijauan kembali digalakkan oleh Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Senin (23/08) tadi. Kali ini, pemilik kursi N2 itu menyasar komplek area Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang.</p>



<p>Tempat tersebut sengaja dipilih, karena lokasinya yang dirasa berpotensi menimbulkan banyak polusi. &#8220;Bisa kita lihat, secara langsung RPH ini berada di kawasan pemukiman yang mana di lingkungan ini juga banyak industri dan perusahaan. Maka dirasa perlu untuk dihijaukan lingkungan supaya mengimbangi polusi yang ada di kawasan RPH,&#8221; ungkap pria yang akrab disapa Bung Edi itu.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Terlebih, tambahnya, RPH ini nantinya akan dikembangkan menjadi Perusahaan Umum Daerah Tugu Aneka Usaha (Perumda Tunas). &#8220;Makanya kita perlu hijaukan supaya lingkungan kawasan menjadi bagus,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Menurut Bung Edi, tumbuhan yang ditanam di lingkungan sekitar RPH dapat berkembang dengan baik. Hal itu disampaikannya, manakala melihat beberapa pohon yang ditanam sekitar delapan bulan yang lalu, bisa tumbuh dengan subur.</p>



<p>&#8220;Tadi saya lihat ada pohon yang ditanam sekitar 7 sampai 8 bulan lalu di kawasan luar lingkungan RPH. Ternyata, tanaman itu dapat tumbuh baik dan subur. Saya kira dengan bantuan Rt, Rw, lurah, termasuk Bhabinkamtibnas, Babinsa, dan warga dalam menjaga serta merawat pohon, tujuan kita bersama bisa tercapai. Yaitu, Sodakoh Oksigen,&#8221; terang Politisi Partai Golkar Kota Malang ini.</p>



<p>Program yang sudah berjalan sejak 2019 itu, lanjut Bung Edi, bermaksud menggerakkan warga untuk gemar menanam pohon. Pasalnya, iklim yang sedemikian cepat berubah menjadi tantangan kedepannya. &#8220;Iklim hampir tidak bisa diprediksi. Tapi kalau udara dan oksigennya bagus, maka Onsyaallah warga juga sehat. Ini akan terus kita lakukan supaya Kota Malang secara keseluruhan polusinya bisa terkendali ,&#8221; terangnya. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151499</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
