<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Penguatan Lansia &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penguatan-lansia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Jul 2021 12:37:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Penguatan Lansia &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kemenparekraf Dorong Penguatan Desa Wisata Berkelanjutan, Berdaya Saing dan Berkelas Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/kemenparekraf-dorong-penguatan-desa-wisata-berkelanjutan-berdaya-saing-dan-berkelas-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2021 12:37:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berkelas Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Penguatan Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[Supaya Berdaya Saing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148345</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211;&#160; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), kembali menggelar peluncuran kegiatan ‘Bimtek &#38; Workshop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021’. Kali ini kegiatan tersebut akan, diluncurkan untuk zona C, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali. Kegiatan tersebut, merupakan salah satu bentuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211;&nbsp; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), kembali menggelar peluncuran kegiatan ‘Bimtek &amp; Workshop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021’. Kali ini kegiatan tersebut akan, diluncurkan untuk zona C, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali.</p>



<p>Kegiatan tersebut, merupakan salah satu bentuk upaya dari Kemenparekraf untuk all out dalam mendorong penguatan desa wisata yang berkelanjutan, berdaya saing dan berkelas dunia. Nantinya, para peserta yang telah mengikutsertakan desa wisatanya dalam ADWI 2021, akan mendapatkan bimbingan teknis dan workshop.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal">Tinjau Progres Pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi, Menteri KKP Beri Bantuan dan Janjikan Kapal</a></li>
</ul>


<p>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat menjadi keynote speaker, pada kegiatan ‘Bimtek &amp; Workshop Online ADWI 2021’, secara daring, Minggu (18/07), mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pariwisata dengan semakin membaiknya kapasitas masyarakat dalam mengelola desa wisata, melalui prinsip 3C, yaitu commitment, competence dan champion.</p>



<p>Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, sekaligus Dewan Juri Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Budi Arie Setiadi, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu, Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua, Direktur Pengembangan Destinasi Regional 1 Kemenparekraf/Baparekraf, Harwan Ekon Cahyo, Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan, serta kepala daerah provinsi, kepala daerah kabupaten/kota, kepala dinas pariwisata provinsi dan kepala dinas pariwisata kabupaten/kota di zona wilayah C.</p>



<p>Menparekraf meyakini, jika desa wisata dapat dikelola dengan baik dan benar, serta dimaksimalkan seluruh potensi daya tarik wisata yang ada, dengan mengedepankan kearifan lokal, maka desa wisata tersebut bisa menjadi tujuan wisata berkelas dunia.</p>



<p>Di tengah pandemi sekaligus penerapan kebijakan PPKM, Sandiaga berpesan kepada seluruh masyarakat agar jangan berputus asa. “Saya harapkan, teman-teman semua jangan putus asa. PPKM darurat ini merupakan satu hal yang berat, tapi mari kita sama-sama mendukung, kita yakin sebentar lagi kita bisa mengatasi pandemi COVID-19. Dan mudah-mudahan Indonesia kembali menjadi negara yang menjadi tujuan wisata kelas dunia dengan fokus ada di desa wisata. Mari kita pulihkan ekonomi kita, menang melawan Covid-19, together desa wisata, yes we can do it,” katanya.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baprekraf, Vinsensius Jemadu, juga menjelaskan ADWI 2021 mengusung tema ‘Indonesia Bangkit’, dengan harapan, semua pelaku pariwisata dan industri kreatif dapat menjadikan desa wisata berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, tangguh, dan bangkit kembali dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.</p>



<p>Penilaian ADWI 2021 didasarkan atas empat pilar utama, yaitu pengelolaan atau manajemen, sosial budaya, ekonomi dan pelestarian lingkungan yang terdiri atas tujuh kategori penilaian. Yakni kategori homestay, toilet, suvenir, desa digital, CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability), konten kreatif, serta daya tarik wisata.</p>



<p>Vinsensius Jemadu, juga menjelaskan bahwa peluncuran program ADWI 2021 telah dilakukan pada 30 April 2021 yang lalu. Dilanjutkan dengan proses registrasi oleh para pengelola desa wisata di Indonesia, melalui www.jadesta.com. Pendaftaran ditutup pada 16 Juli 2021. Semangat dan antusiasme begitu tinggi terhadap ajang bergengsi ini, terlihat dari jumlah desa wisata yang telah berpartisipasi dan melampaui target. Tercatat ada 1.831 peserta dari 34 provinsi di Indonesia, yang mendaftarkan di ADWI 2021.</p>



<p>“Setelah proses registrasi, kita akan melakukan bimtek dan workshop secara online, agar para pengelola desa wisata dapat mengemas produknya secara inovatif dan kreatif, sehingga lebih menarik wisatawan dalam mengunjungi sebuah destinasi wisata,” ujarnya.</p>



<p>“Kemudian kita akan melakukan proses kurasi dan penilaian oleh para dewan juri. Dan pada akhirnya akan ditentukan pemenang pada 7 Desember 2021,” ungkapnya.</p>



<p>Untuk kegiatan ‘Bimtek &amp; Workshop Online ADWI 2021’ sendiri akan dilakukan secara bertahap yang dibagi perzona, sebagai berikut:</p>



<ol type="1"><li>1.Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Bengkulu (21 Juli 2021).</li><li>2.Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Lampung (22 Juli 2021);</li><li>3.Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat (23 Juli 2021);</li><li>4.DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat (24 Juli 2021);</li><li>5.Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah (25 Juli 2021);</li><li>6.Jawa Timur, Bali (29 Juli 2021);</li><li>7.Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Gorontalo (30 Juli 2021). <strong>(hms/kpe/aye/ed2)</strong></li></ol>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148345</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati HLUN, Pemkot Malang Konsisten Getolkan Penguatan Lansia</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hlun-pemkot-malang-konsisten-getolkan-penguatan-lansia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 12:10:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penguatan Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[Peringati HLUN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146514</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-25, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang gelar sarahsehan di salah satu hotel Kota Malang, Senin (28/06). Dengan tajuk &#8216;Lanjut Usia Bahagia Bersama Keluarga&#8217;, berharap keluarga yang merupakan lembaga terkecil menjadi tempat persemaian cinta kasih bagi setiap orang. Dalam kesempatan itu, turut hadir Wali Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-25, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang gelar sarahsehan di salah satu hotel Kota Malang, Senin (28/06). Dengan tajuk &#8216;Lanjut Usia Bahagia Bersama Keluarga&#8217;, berharap keluarga yang merupakan lembaga terkecil menjadi tempat persemaian cinta kasih bagi setiap orang. Dalam kesempatan itu, turut hadir Wali Kota Malang, Sutiaji, dan Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.</p>



<p>&#8220;Pemkot Malang sangat berkomitmen dalam penguatan lansia. Pemerintah harus hadir ditengah-tengah kehidupan kita secara makro. Mulai dari pra nikah, nikah, masih hamil satu bulan, sampai melahirkan dan sampe tua,” ujar Wali Kota Sutiaji.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
</ul>


<p>Peringatan yang masih dalam kondisi pandemi ini diharapkan dapat menyalurkan pesan bahwa orang tua yang menjadi penjuru bagi generasi muda sekaligus panutan.</p>



<p>“Yang komorbid lansia Kota Malang kurang lebih ada 17 ribu. Harapan kami dengan hari ini kita memperingati Hari Lansia, saling memviralkan kebaikan, harus kita kuatkan bersama” tambahnya.</p>



<p>Tak hanya itu, Sutiaji juga menghimbau para lansia untuk memperketat protokol kesehatan, yang salah satunya dengan memakai masker dengan baik.</p>



<p>&#8220;Saya mohon sekali lagi, masker jangan di buka dan masker tiap 2 jam sekali ganti, untuk membentengi diri sendiri,” sambungnya.</p>



<p>Sementara itu, Wawali Kota, yang akrap disapa, Bung Edi, menyampaikan agar berbagai kebijakan yang sudah ada dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. “Saya berpesan, pilihlah kegiatan yang mendukung terwujudnya Malang Kota Ramah Lansia. Dengan begitu, akan terdukung jadi cepat terwujud.” kata pemilik kursi N2 itu.</p>



<p>Berbagai program dan sarana prasarana, dijelaskan Bung Edi, telah dihadirkan untuk menunjang kesejahteraan lansia.</p>



<p>“Tamannya dibangun untuk lansia, transportasinya diberikan support sarana prasarana untuk lansia. Begitu juga perkantorannya dan lain sebagainya, maka akan segera terwujud program yang difokuskan kesana,&#8221; lanjut Bung Edi. Pada sarahsehan ini pun telah diberikan secara simbolis alat kesehatan di 5 kecamatan Kota Malang dan penyerahan dana hibah dari pemerintah Kota Malang. Tercatat penerima hibah tersebut adalah Forum Komunikasi Karang Werdha sebesar Rp 50 juta, Yayasan Gorontologi Abiyoso sebesar Rp 200 juta, Pepabri sebesar Rp 50 juta, dan Legiun Veteran Indonesia (LVRI) sebesar Rp 50 juta. <strong>(hms/mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146514</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
