<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>peninggian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/peninggian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jan 2025 07:01:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>peninggian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Seriusi Penanganan Banjir, Pj Wali Kota Iwan Usulkan Peninggian Jembatan Glandangpakem</title>
		<link>https://memontum.com/seriusi-penanganan-banjir-pj-wali-kota-iwan-usulkan-peninggian-jembatan-glandangpakem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[glandangpakem]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[peninggian]]></category>
		<category><![CDATA[seriusi]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218409</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang berkomitmen menangani persoalan banjir yang kerap kali melanda di sejumlah wilayah. Salah satunya, yang terjadi di Jembatan Glendangpakem, Kecamatan Kedungkandang, karena lokasi itu menrupakan akses penghubung antara Kelurahan Madyopuro dan Kelurahan Cemorokandang. Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, sendiri sebelumnya juga sempat mengunjungi jembatan tersebut. Untuk mencegah terulangnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang berkomitmen menangani persoalan banjir yang kerap kali melanda di sejumlah wilayah. Salah satunya, yang terjadi di Jembatan Glendangpakem, Kecamatan Kedungkandang, karena lokasi itu menrupakan akses penghubung antara Kelurahan Madyopuro dan Kelurahan Cemorokandang.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, sendiri sebelumnya juga sempat mengunjungi jembatan tersebut. Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, pihaknya menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan penanganan.</p>



<p>&#8220;Penyebab utama banjir di Jembatan Glandangpakem karena rendahnya ketinggian jembatan yang menghambat aliran air, sehingga itu menyebabkan luapan ke pemukiman warga,&#8221; kata Pj Wali Kota Iwan, Kamis (16/01/2025) tadi.</p>



<p>Sebagai langkah awal, dirinya meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) untuk menyiapkan materi yang akan dibahas bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Jawa Timur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita akan mendiskusikan secara menyeluruh penanganan banjir di Kota Malang bersama BBWS. Fokus utama adalah peninggian Jembatan Glendangpakem dan pelebaran badan sungai agar aliran air lebih lancar,” tambahnya.</p>



<p>Untuk perbaikan jembatan tersebut, direncanakan akan diintervensi melalui Belanja Tak Terduga (BTT) pada anggaran 2025. Selain itu, Iwan juga menyoroti beberapa titik rawan banjir lainnya, seperti Jalan Bondowoso hingga Jalan Tidar, Jalan Letjen Sutoyo sampai dengan Jalan J.A. Suprapto dan Jalan Soekarno Hatta.</p>



<p>Penanganan banjir di wilayah Kedungkandang juga menjadi prioritas, mengingat tumpukan tanah, sampah bambu dan material lainnya di sempadan sungai menjadi penyebab utama genangan.</p>



<p>&#8220;Kita cari solusi terbaik agar masyarakat tidak lagi terdampak banjir,” imbuh Iwan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218409</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Jalan Rusak Keling Sukodono, Bupati Sidoarjo Isyaratkan Peninggian Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/perbaiki-jalan-rusak-keling-sukodono-bupati-sidoarjo-isyaratkan-peninggian-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[isyaratkan]]></category>
		<category><![CDATA[keling]]></category>
		<category><![CDATA[peninggian]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207562</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Perbaikan jalan rusak dilakukan Pemkab Sidoarjo, Rabu (20/03/2024) tadi. Pemandangan itu, seperti terlihat di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono. Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Alam (DPUBMSDA), menurunkan tim Satgas Jalan untuk melakukan pengurukan dan perbaikan. Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan Keling Jumputrejo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Perbaikan jalan rusak dilakukan Pemkab Sidoarjo, Rabu (20/03/2024) tadi. Pemandangan itu, seperti terlihat di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono. Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Alam (DPUBMSDA), menurunkan tim Satgas Jalan untuk melakukan pengurukan dan perbaikan.</p>



<p>Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan Keling Jumputrejo, tidak hanya dilakukan tambal sulam. Namun, dilakukan peninggian karena titik jalan rusak yang dikeluhkan warga posisinya lebih rendah.</p>



<p>“Jalan yang rusak itu lebih rendah. Sehingga, kalau hujan air ngantong. Terutama jalan yang di depan Masjid Badrul Hasan, itu posisinya lebih ditinggikan lagi,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor.</p>



<p>Bupati Ahmad Muhdlor menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, atas ketidaknyamanan karena beberapa ruas jalan desa mengalami kerusakan pasca hujan. “Perbaikan jalan rusak ini akan terus dilakukan. Kemarin, jalan Kletek sudah mulai diperbaiki dan hari ini tadi jalan Keling Jumputrejo. Kemudian ruas jalan lingkar timur dan jalan Brigjen Katamso Waru juga sudah dilakukan perbaikan. Kami atas nama pemkab mohon maaf perjalanan terganggu karena adanya perbaikan jalan,” tambah Gus Muhdlor.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala DPUBMSDA, Dwi Eko Saptono, menjelaskan bahwa tahap pertama akan dilakukan peninggian jalan dengan menguruk jalan rusak yang lokasinya di depan Masjid Badrul Hasan. “Jalan yang diperbaiki panjangnya kurang lebih 100 meter dan jalan depan masjid itu akan ditinggikan sekitar 15 cm,” ujar Dwi.</p>



<p>Ditambahkannya, penanganan jalan rusak di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, mulai dikerjakan hari ini. Delapan orang tim Satgas Jalan telah bekerja dan saat ini sedang meratakan Sirtu urug di atas jalan yang rusak. Kurang lebih, tingginya 15 cm dan setelah itu akan dipadatkan menggunakan mesin pemadat yang telah ada dilokasi.</p>



<p>&#8220;Kira-kira 5 hingga 6 hari pengerjaan, jalan aspal ini akan selesai. Itupun jika tidak terkendala hujan dan mudah-mudahan cuaca mendukung. Sehingga, pengerjaan perbaikan jalan ini dapat cepat selesai,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dwi yang pernah menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Pemkab Sidoarjo mengatakan, pengerjaan jalan rusak di Dusun Keling Desa Jumputrejo sudah masuk dalam e-katalog lokal. &#8220;Sebenarnya perbaikan jalan di Dusun Keling ini sudah masuk di e-katalog. Pihak ketiga sudah ditunjuk untuk segera melakukan perbaikannya,&#8221; ucapnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207562</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
