<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penobatan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penobatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Jul 2024 11:56:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penobatan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Penobatan Panji Galuh Kota Kediri 2024, Pj Wali Kota Kediri Ingatkan Kecerdasan, Prestasi dan Inovasi</title>
		<link>https://memontum.com/penobatan-panji-galuh-kota-kediri-2024-pj-wali-kota-kediri-ingatkan-kecerdasan-prestasi-dan-inovasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan,]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[penobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211887</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, menyaksikan Malam Penobatan Panji Galuh Kota Kediri 2024 di Insumo Kediri Convention Center (IKCC), Sabtu (13/07/2024) tadi. Pelaksanaan Penobatan Panji Galuh Kota Kediri 2024, ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Kediri Tourism TV. Dalam acara itu, ada lima dewan juri yang menilai para finalis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, menyaksikan Malam Penobatan Panji Galuh Kota Kediri 2024 di Insumo Kediri Convention Center (IKCC), Sabtu (13/07/2024) tadi. Pelaksanaan Penobatan Panji Galuh Kota Kediri 2024, ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Kediri Tourism TV.</p>



<p>Dalam acara itu, ada lima dewan juri yang menilai para finalis Calon Panji Galuh Kota Kediri 2024 ini. Yakni, Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Zachrie Ahmad, Akademisi, Nurdina, Pengamat Budaya, Bambang Iswahyudi, Public Speaker/Content Creator, Dwi Indah Wahyuni dan Raki Berbakat Jawa Timur, Erinda Nabila.</p>



<p>Untuk tahun ini, penobatan duta wisata Panji Galuh bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1145. Pj Wali Kota Zanariah berharap, Panji Galuh dapat melahirkan ide-ide baru, menginisiasi kerja sama antar stakeholder pariwisata dan membantu dalam promosi semua potensi wisata di Kota Kediri. Mulai dari wisata kampung keren, produk kreatif unggulan hingga event yang diselenggarakan di Kota Kediri.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah juga merasa bangga melihat kerja keras dan dedikasi calon Panji Galuh 2024, yang telah mengikuti serangkaian proses seleksi dengan penuh semangat. &#8220;Sebelum proses penjurian ini, saya minta kepada jajaran, dalam pemilihan Panji Galuh 2024 kriterianya harus diperberat. Tidak hanya cantik atau cakep. Namun, harus punya prestasi yang membanggakan, harus cerdas dan punya inovasi. Semoga yang masuk hingga tahap ini bisa kita banggakan,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Pj Wali Kota Kediri, di malam penobatan ini, calon Panji Galuh Kota Kediri tidak hanya memperlihatkan pengetahuannya tentang pariwisata Kota Kediri. Tetapi juga menjadi harapan dan inspirasi ke depan. Pesannya kepada para finalis, agar tidak hanya menjadikan acara ini sebagai ajang kompetisi semata, melainkan juga digunakan sebagai sarana mempererat nilai-nilai persahabatan dan kebersamaan. “Jadikan ini sebagai pengalaman untuk terbang lebih tinggi, hingga di kancah internasional,” tambahnya.</p>



<p>Saat malam penobatan, Panji Hero Ingga Syahrial dan Galuh Rafita Nadha Rahmania, berhasil dinobatkan sebagai Duta Wisata Panji Galuh Kota Kediri 2024. Sementara untuk Wakil 1 Panji Galuh 2024, disandang pasangan Panji Edvantdio Fathan Edittama dan Galuh Jenar Ayu Aldesta Persada. Wakil 2 Panji Galuh 2024 disandang pasangan Panji M. Rafly Izza dan Galuh Jasmine Sekarani.</p>



<p>Penghargaan juga diberikan kepada Panji Galuh Terfavorit berdasarkan polling SMS yang diberikan kepada Panji M. Nurul Assa dan Galuh Devina Aza Garizah. Sedangkan Panji Galuh Persahabatan diraih Panji Luqman Irnu dan Galuh Christalline Keiko. Selain itu, juga ada penobatan sebagai Duta Lantas Polres Kediri Kota yakni Panji Edvantdio Fathan Edittama dan Galuh Jasmine Sekarani.</p>



<p>Turut hadir dalam acara ini, Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, Sekretaris Daerah Bagus Alit, Kasbrigif 16 Wira Yudha Letkol Inf A Wakhid Dedi Setyawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ferry Djatmiko, Asisten Administrasi Umum Tanto Wijohari, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, Kepala Bagian Humas PT Gudang Garam, Tbk Iwan Tri Cahyono, segenap Duta wisata dari Kabupaten Kediri, Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, dan Kabupaten Ngawi. Serta 20 finalis Panji Galuh Kota Kediri 2024. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211887</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Hari Jadi Sumenep, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Saksikan Penobatan Adipati Arya Wiraraja dan Kirab Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/momen-hari-jadi-sumenep-bupati-fauzi-ajak-masyarakat-saksikan-penobatan-adipati-arya-wiraraja-dan-kirab-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2023 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[adipati]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[penobatan]]></category>
		<category><![CDATA[saksikan]]></category>
		<category><![CDATA[wiraraja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200545</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; 28 Oktober adalah momentum Hari Lahir Pemerintahan Kabupaten Sumenep. Bahkan, sejak Arya Wiraraja dinobatkan sebagai Adipati Sumenep oleh Prabu Kertanegara dari Kerajaan Singosari, menandakan berdirinya pemerintahan Sumenep di bawah naungan Kerajaan Singosari Malang. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan Oktober sebagai bulan bersejarah. Di bulan ini pula, akhirnya jadi peringatan Hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; 28 Oktober adalah momentum Hari Lahir Pemerintahan Kabupaten Sumenep. Bahkan, sejak Arya Wiraraja dinobatkan sebagai Adipati Sumenep oleh Prabu Kertanegara dari Kerajaan Singosari, menandakan berdirinya pemerintahan Sumenep di bawah naungan Kerajaan Singosari Malang.</p>



<p>Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan Oktober sebagai bulan bersejarah. Di bulan ini pula, akhirnya jadi peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep (HJS) yang kini sudah menginjak usia Ke-754.</p>



<p>Oktober ini pula, jadi tonggak sejarah dimulainya Pemerintahan Sumenep. &#8220;Jadi, ayo saksikan dan datang ke acara prosesi penobatan raja pendiri Pemerintahan Kabupaten Sumenep. Masyarakat tidak hanya tahu penobatan Arya Wiraraja sebagai Adipati Sumenep, namun masyarakat akan menikmati suguhan berbagai hiburan yang menakjubkan,&#8221; kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Jumat (27/10/2023) tadi.</p>



<p>Bupati Sumenep yang biasa disapa Cak Fauzi ini mengatakan sesuai rencana besarnya, Pemkab Sumenep akan menggelar prosesi penobatan Arya Wiraraja serta kirab budaya di Kota Tua Kalianget, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Atau, tidak seperti biasanya yang digelar di Areal Taman Adipura dan Depan Masjid Agung Sumenep.</p>



<p>&#8220;Prosesi penobatan Adipati Arya Wiraraja, itu akan dikemas dalam bentuk drama kolosal yang kental dengan nuansa keraton. Berdirinya Kabupaten Sumenep, tidak lepas dari peristiwa 754 tahun silam. Yakni saat diangkatnya Arya Wiraraja menjadi Adipati pertama Kabupaten Sumenep 31 Oktober 1269 lalu,” kata Cak Fauzi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sehari setelah drama kolosal prosesi penobatan Arya Wiraraja, Cak Fauzi akan mengadakan acara Haul Raja-raja Madura. Dirinya mengajak masyarakat luar daerah, juga untuk datang dan menyaksikan tampilan keindahan budaya Sumenep.</p>



<p>Secara terpisah, Kadisbudporapar Sumenep, Moh Iksan, mengatakan pertunjukan drama kolosal itu dijadwalkan pada Sabtu (28/10/2023) pukul 07.00 di Halaman Utama Kantor PT Garam, Kota Tua Kalianget. Bahkan juga akan melibatkan berbagai elemen untuk memeriahkan acaranya, baik pelajar maupun masyarakat umum.</p>



<p>“Peringatan Hari Jadi Ke-754 Kabupaten Sumenep selain drama kolosal prosesi penobatan Arya Wiraraja, juga dirangkai dengan kegiatan lain. Di antaranya Tari Kreasi, Tari Kolosal, Topeng Dalang, Tari Juwak, Saronin serta Pawai Budaya dengan menampilkan tujuh kereta kencana, jaran Serek dan Tong-tong Serek,” terang Iksan.</p>



<p>Kabupaten Sumenep yang berdiri pada 1269 adalah kerajaan, namun pada 1929 berubah menjadi kabupaten. Sampai saat ini, tercatat mulai dari masa Arya Wiraraja telah dipimpin 35 raja dan 17 bupati.</p>



<p>“Yang jelas, prosesi pelantikan Arya Wiraraja mampu mencerminkan keagungan Kabupaten Sumenep, supaya para pemimpin penerusnya berkomitmen memajukan dan memakmurkan daerah dengan ikhlas,” tambahnya. <strong>(edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200545</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
