<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penonton &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penonton/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Oct 2025 10:58:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penonton &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Euforia Penonton Film Rangga dan Cinta di Malang, Tiket Habis hingga Delapan Kali Penayangan</title>
		<link>https://memontum.com/euforia-penonton-film-rangga-dan-cinta-di-malang-tiket-habis-hingga-delapan-kali-penayangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[Euforia]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penayangan]]></category>
		<category><![CDATA[penonton]]></category>
		<category><![CDATA[rangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226653</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Euforia penonton film di layar bioskop Kota Malang, sangat luar biasa. Terlebih, untuk film Rangga dan Cinta, yang terinspirasi dari kisah legendaris Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Film drama musikal modern ini, masih menjadi magnet penonton sejak tayang perdana, Kamis (02/10/2025) lalu. Antusiasme penonton juga begitu tinggi, hingga Mopic Cinemas Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Euforia penonton film di layar bioskop Kota Malang, sangat luar biasa. Terlebih, untuk film Rangga dan Cinta, yang terinspirasi dari kisah legendaris Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Film drama musikal modern ini, masih menjadi magnet penonton sejak tayang perdana, Kamis (02/10/2025) lalu.</p>



<p>Antusiasme penonton juga begitu tinggi, hingga Mopic Cinemas Malang harus menambah jadwal tayang hingga delapan kali, pada Jumat (10/10/2025) hari ini. “Hari ini luar biasa. Dua show pertama langsung habis, akhirnya kami tambah jadi delapan kali penayangan. Sekitar 800 penonton hari ini saja. Luar biasa, Arek Malang antusias banget,” ujar Owner Mopic Cinemas Malang, Rulya Febrina.</p>



<p>Produser film, Mira Lesmana, menyampaikan bahwa film tersebut bukan sekadar nostalgia saja. Namun, upaya menghadirkan kembali sensasi menonton film remaja di bioskop bagi generasi baru.</p>



<p>“Kami dulu membuat AADC agar remaja bisa menikmati kisah tentang mereka di bioskop. Generasi sekarang kebanyakan menontonnya di layar kecil. Kami ingin mereka kembali merasakan sensasi itu di layar lebar,” jelas Mira.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa pemilihan latar waktu masa lalu dilakukan agar esensi cerita tetap kuat dan tidak kehilangan nuansa emosionalnya. Apabila, dipindah ke masa kini, akan banyak adegan yang berubah dan kehilangan makna.</p>



<p>“Kalau dipindah ke masa sekarang, semuanya berubah. Tidak ada lagi kejar-kejaran ke bandara, tinggal kirim pesan WA. Kami ingin generasi baru juga merasakan hubungan tanpa gadget, yakni bertemu langsung, bicara dan bernyanyi bersama,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Sutradara film, Riri Riza, mengatakan bahwa film yang dikemas dalam format drama musikal, menampilkan lagu-lagu legendaris karya Melly Goeslaw dan Anto Hoed, serta tiga lagu baru direkam secara langsung di lokasi syuting. Tentu, dengan proses tersebut menambah nuansa yang lebih nyata.</p>



<p>“Saat El (Putra) main piano dan bernyanyi, semuanya direkam langsung di lokasi. Begitu juga adegan Cinta galau di kamar. Hasilnya terasa hidup sekali,” tutur Riri Riza.</p>



<p>Dua pemeran utama, yakni El Shadday Putra Sarira sebagai Rangga dan Harleyava Princy Maryadi sebagai Cinta, mengaku mendapat pengalaman berharga selama proses pembuatab film tersebut. Keduanya sama-sama menjalani debut di dunia layar lebar.</p>



<p>“Pertama kali main film langsung akting sambil nyanyi. Itu sebuah tantangan besar, tapi seru banget. Kami latihan kurang lebih selama enam bulan,” ujar El.</p>



<p>Hal senada juga disampaikan Harleyava Princy Maryadi. Dia mengaku banyak belajar selama proses produksi film tersebut. &#8220;Aku juga banyak belajar, apalagi ini musikal dan latarnya tahun 2000-an. Harus bisa menyesuaikan gaya bicara dan gestur zaman itu,” imbuh Leya, sapaannya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226653</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hipnotis Penonton, SD Negeri 01 Yosowilangun Raih Juara Harapan III</title>
		<link>https://memontum.com/hipnotis-penonton-sd-negeri-01-yosowilangun-raih-juara-harapan-iii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[Hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[penonton]]></category>
		<category><![CDATA[yosowilangun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224923</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang menggelar Lomba Baris-Berbaris (PBB) tingkat kabupaten, Selasa (12/08/2025) tadi. Kegiatan ini, digelar dalam rangka semarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, bertemakan &#8216;Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju&#8217;. Kegiatan PBB ini, dilepas oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dengan di dampingi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang menggelar Lomba Baris-Berbaris (PBB) tingkat kabupaten, Selasa (12/08/2025) tadi. Kegiatan ini, digelar dalam rangka semarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, bertemakan &#8216;Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju&#8217;.</p>



<p>Kegiatan PBB ini, dilepas oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dengan di dampingi Sekertaris Daerah (Sekda) Agus Triyono dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Lomba gerak jalan antar sekolah di Lumajang ini, dimeriahkan dengan penampilan luar biasa dari peserta nomor urut 58, SD Negeri 01 Yosowilangun.</p>



<p>Tim gerak jalan dari SD ini, berhasil hipnotis para penonton dengan penampilan mereka yang kompak, disiplin dan penuh semangat. Tim ini, menunjukkan kekompakan dan disiplin yang tinggi saat melewati rute yang telah ditentukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Penampilan mereka memancarkan semangat kebangsaan yang menggebu, membuat para penonton terkesan dan bersorak-sorak,&#8221; ujar salah seorang penonton, Zulmi.</p>



<p>Dengan gerakan yang serempak dan kostum yang rapi, tim ini berhasil nenarik perhatian para penonton yang menyaksikan lomba gerak jalan tersebut. Penonton yang menyaksikan penampilan Tim SD Negeri 01 Yosowilangun, sangat terkesan. Banyak dari mereka yang bersorak-sorak dan memberikan applause kepada tim setelah melewati garis finish.</p>



<p>&#8220;Dengan penampilan yang memukau ini, SD Negeri 01 Yosowilangun berhasil mencuri perhatian dalam lomba gerak jalan HUT RI ke-80 di Lumajang dan berhasil meraih Juara Harapan III, &#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Lumajang, Yudha Nugraha, mengatakan bahwa lomba gerak jalan ini berlangsung meriah dan sukses. &#8220;Jumlah peserta tingkat SD/MI regu putra 48 regu, regu putri 49 regu, untuk jenjang SMP dan MTS, regu putra 31 regu, regu putri 34 regu dengan total regu sebanyak 162 regu,&#8221; terang Yudha Nugraha, Selasa (12/08/2025) tadi. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224923</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembukaan Porprov Jatim 2025 di Stadion Gajayana Diprediksi Bakal Dipadati 10 Ribu Penonton</title>
		<link>https://memontum.com/pembukaan-porprov-jatim-2025-di-stadion-gajayana-diprediksi-bakal-dipadati-10-ribu-penonton</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dipadati]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[pembukaan]]></category>
		<category><![CDATA[penonton]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223425</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pembukaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Stadion Gajayana, diprediksi bakal dipadati lebih dari 10 ribu penonton, Sabtu (28/06/2025) nanti malam. Hal ini, seperti yang diprediksi Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi. Diuraikan, bahwa ada sebanyak 3.500 tiket telah terdistribusi kepada masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pembukaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Stadion Gajayana, diprediksi bakal dipadati lebih dari 10 ribu penonton, Sabtu (28/06/2025) nanti malam. Hal ini, seperti yang diprediksi Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi.</p>



<p>Diuraikan, bahwa ada sebanyak 3.500 tiket telah terdistribusi kepada masyarakat melalui sistem daring. Secara keseluruhan, kuota tersebut sudah terpenuhi.</p>



<p>&#8220;Beberapa hari lalu, kurang lebih sudah 3.500 tiket yang terlayani lewat link pendaftaran. Tidak ada overload, semua berjalan lancar,” ujar Baihaqi.</p>



<p>Namun, jumlah tersebut menurutnya belum termasuk peserta devile, pengisi acara tari kolosal, undangan VIP dan VVIP. Termasuk, para guru SMP yang akan hadir di tribun khusus, serta para atlet dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, bahwa kapasitas maksimal stadion sebenarnya mencapai 20 ribu penonton. Namun, yang digunakan dalam pembukaan Porprov IX 2025, nanti hanya setengahnya.</p>



<p>“Kita batasi hanya 10 ribu penonton, karena menyesuaikan dengan kapasitas tribun yang kita gunakan. Tribun bawah sayap kanan dan kiri (warna blue sky), akan diisi terlebih dahulu. Jika penuh, baru akan diarahkan ke tribun atas,” katanya.</p>



<p>Untuk mendukung kelancaran acara tersebut, Disporapar Kota Malang bersama sejumlah perangkat daerah juga telah menggelar rapat koordinasi terkait pengamanan. Personel dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, serta unsur TNI dan Polri dipastikan turun langsung mengamankan jalannya acara.</p>



<p>“Siang ini juga akan digelar apel kesiapan untuk pengamanan. Semua unsur sudah kami siapkan agar pembukaan Porprov malam nanti berjalan aman, tertib dan lancar,” imbuh Baihaqi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223425</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival Gandrung Sewu Payung Agung Sukses Hipnotis Ribuan Penonton di Pantai Marina Boom Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/festival-gandrung-sewu-payung-agung-sukses-hipnotis-ribuan-penonton-di-pantai-marina-boom-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Oct 2024 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[gandrung]]></category>
		<category><![CDATA[Hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[marina]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[payung]]></category>
		<category><![CDATA[penonton]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[sukses,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215872</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Festival Gandrung Sewu kembali berhasil memukau dan menghipnotis ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024) tadi. Tidak kurang sebanyak 1350 Penari Gandrung, sukses menyajikan pertunjukkan seni kolosal yang berkelas dunia. Mengusung tema &#8216;Payung Agung&#8217; The Diversity of Culture, Gandrung Sewu kali ini menjadi jendela beragamnya kekayaan budaya nusantara yang hidup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Festival Gandrung Sewu kembali berhasil memukau dan menghipnotis ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024) tadi. Tidak kurang sebanyak 1350 Penari Gandrung, sukses menyajikan pertunjukkan seni kolosal yang berkelas dunia.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Payung Agung&#8217; The Diversity of Culture, Gandrung Sewu kali ini menjadi jendela beragamnya kekayaan budaya nusantara yang hidup secara harmonis di Banyuwangi. &#8220;Gandrung Sewu Payung Agung adalah cerminan keelokan dari keragaman budaya yang ada di Banyuwangi, tempat dimana tradisi dan nilai hidup saling berinteraksi. Meskipun berbeda, kita menghargai menghormati mendukung satu sama lain,&#8221; kata Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah.</p>



<p>Plt Bupati Sugirah mengatakan, Gandrung Sewu yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) sejak 2023, ini bukan hanya merayakan kekayaan budaya. Tetapi juga mengajak semua pihak berperan aktif melestarikannya. Pemkab Banyuwangi sendiri, telah menggelar event Gandrung Sewu sejak tahun 2012.</p>



<p>&#8220;Kemasan tradisi dalam format modern seperti Gandrung Sewu kami yakini akan melestarikan kekayaan seni budaya lokal sambil menarik generasi muda untuk terus melestarikannya,&#8221; ujar Plt Bupati Sugirah.</p>



<p>Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu tahun ini, ujarnya, menggambarkan harmonisasi berbagai suku yang ada di Banyuwangi dan bagaimana upaya-upaya mereka dalam menjaga persatuan saat terjadi konflik. Dimunculkan pula tokoh Umar Moyo yang bijak bestari dalam menjaga harmonisasi hubungan antar suku.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam sendratari tersebut, ribuan penari Gandrung membentuk bermacam-macam formasi yang apik. Sehingga, mengundang banyak kekaguman, aplaus dari ribuan penonton yang hadir.</p>



<p>Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas Kementerian Pariwisata, Restog Krisna Kusuma, yang turut hadir mengapresiasi Pemkab Banyuwangi yang terus mendorong kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya dengan menggelar berbagai event yang berkualitas.</p>



<p>&#8220;Gandrung Sewu ini tidak terlepas dari inovasi serta peningkatan kualitas pelaksanaan dari tahun ke tahun sehingga menjadi event unggulan yang menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Event ini, ujarnya, juga contoh bagaimana kolaborasi dan sinergi lintas sektor dalam menggerakkan ekonomi daerah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat mulai dari seniman, pelaku industri pariwisata hingga umkm. &#8220;Kami berharap event ini bisa menjadi benchmark bagi daerah lainnya,&#8221; imbuh Restog.</p>



<p>Festival Gandrung Sewu turut dihadiri Direktur Utama PT Pelindo Properti Indonesia Sukariyadi Rudi Meidianto dan perwakilan kepala daerah se-Jawa Timur dan Bali. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215872</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Penonton Sudah Banjiri Sirkuit Mandalika</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-penonton-sudah-banjiri-sirkuit-mandalika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Sep 2024 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[banjiri]]></category>
		<category><![CDATA[Mandalika]]></category>
		<category><![CDATA[penonton]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[Sirkuit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214755</guid>

					<description><![CDATA[Memontum NTB &#8211; Gelaran MotoGP 2024 di Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyedot ribuan penonton lokal hingga mancanegara. Di hari ketiga atau Minggu (29/09/2024) ini, ribuan penonton sudah berdatangan sejak dari 08.00 hingga pukul 11.00 Wita. Bahkan, sejumlah pintu masuk menuju Sirkuit Mandalika, pun telah ramai dengan kendaraan yang masuk ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum NTB</strong> &#8211; Gelaran MotoGP 2024 di Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyedot ribuan penonton lokal hingga mancanegara. Di hari ketiga atau Minggu (29/09/2024) ini, ribuan penonton sudah berdatangan sejak dari 08.00 hingga pukul 11.00 Wita. Bahkan, sejumlah pintu masuk menuju Sirkuit Mandalika, pun telah ramai dengan kendaraan yang masuk ke dalam areal sirkuit.</p>



<p>Di pintu-pintu tiket masuk, ratusan penonton mulai antre berjejer untuk diperiksa satu persatu baik tiket maupun barang bawaan oleh petugas sebelum menuju tribun penonton. Terlihat di sejumlah tribun, baik grand stand A, B, C sudah terisi penonton.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Koordinator Tiketing di Gate 1 Sirkuit Mandalika, Abi, mengatakan bahwa jumlah penonton yang masuk sudah mencapai ribuan. &#8220;Kalau angka pastinya kami belum bisa, karena pergerakan menonton masih terus berjalan,&#8221; katanya.</p>



<p>Salah satu penonton, Ahmad, asal Lombok Timur, rela berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 dan tiba di sirkuit sekitar pukul 08.30 Wita. Dirinya mengaku, nonton MotoGP sudah kali ketiga dengan tahun ini. Sementara kedatangannya, untuk melihat idolanya, Marq Marcues.</p>



<p>&#8220;Semoga Marc Marques juara di Mandalika,&#8221; katanya. <strong>(ant/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214755</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
