<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penusukan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penusukan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jan 2024 13:21:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penusukan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pria Asal Kraksaan Probolinggo Jadi Sasaran Penusukan dan Pembacokan Orang Tidak Dikenal di Rumah</title>
		<link>https://memontum.com/pria-asal-kraksaan-probolinggo-jadi-sasaran-penusukan-dan-pembacokan-orang-tidak-dikenal-di-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jan 2024 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[kraksaan,]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204063</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Seorang pria berinisial SF (29), warga Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal, Rabu (03/01/2024) malam. Tragisnya, nasib naas itu dialami korban di depan tempat tinggalnya. Informasi yang dihimpun, pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, empat orang tersebut bertamu dan awalnya mengaku akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Seorang pria berinisial SF (29), warga Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal, Rabu (03/01/2024) malam. Tragisnya, nasib naas itu dialami korban di depan tempat tinggalnya.</p>



<p>Informasi yang dihimpun, pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, empat orang tersebut bertamu dan awalnya mengaku akan membeli sebuah sepeda motor yang dijual oleh korban.</p>



<p>Korban yang saat itu masih berada di luar rumah, kemudian di telpon keluarganya. Saat itu pula, diberitahu jika ada tamu yang menunggu di rumah. &#8220;Jadi, awalnya empat orang itu beralasan hendak membeli motor yang mau dijual korban. Setelah korban sampai di depan rumah, langsung dua orang dari empat pelaku menarik korban. Disitulah, korban ditusuk dengan senjata tajam milik pelaku di bagian perutnya,&#8221; kata Humas Polres Probolinggo, Iptu Vita, Kamis (04/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Iptu Vita, saat itu korban sempat membela diri dengan melawan para pelaku. Namun, usahanya itu sia-sia. Korban sendiri, saat itu juga justru menerima sabetan Sajam dari pelaku, sehingga tangan kirinya terluka.</p>



<p>&#8220;Korban sempat melawan, sehingga Sajam yang digunakan pelaku mengenai tangan kiri korban,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Setelah menikam dan membacok korban, para pelaku langsung kabur mengendarai mobil warna hitam yang digunakan kawanan tersangka sebagai sarana. Karena luka parah, korban langsung meminta pertolongan keluarga dan warga yang ada di sekitar rumahnya.</p>



<p>&#8220;Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada perut sebelah kiri dan luka robek pada tangan kiri,&#8221;jelasnya.</p>



<p>Saat ini, lanjutnya, korban masih menjalani perawatan medis di RSUD Waluyojati Kraksaan. Sementara itu, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204063</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Pamekasan Kesulitan Ungkap Pelaku Penusukan Sopir dan Kernet Truk di Jalan Ponteh</title>
		<link>https://memontum.com/polres-pamekasan-kesulitan-ungkap-pelaku-penusukan-sopir-dan-kernet-truk-di-jalan-ponteh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[kernet]]></category>
		<category><![CDATA[kesulitan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[ponteh]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198000</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Petugas Polres Pamekasan hingga saat ini masih belum berhasil menangkap pelaku penusukan terhadap IM (43) sopir truk dan I (28), kernet truk, asal Kabupaten Sumenep. Meskipun, upaya penyelidikan terhadap pelaku, masih terus dilakukan. Seperti yang diberitakan sebelumnya, kedua korban ditikam oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Raya Desa Ponteh, Kecamatan Galis, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Petugas Polres Pamekasan hingga saat ini masih belum berhasil menangkap pelaku penusukan terhadap IM (43) sopir truk dan I (28), kernet truk, asal Kabupaten Sumenep. Meskipun, upaya penyelidikan terhadap pelaku, masih terus dilakukan.</p>



<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, kedua korban ditikam oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Raya Desa Ponteh, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Kamis (07/09/2023) lalu. Sebelum ditusuk, sempat terjadi cekcok sebelum pelaku kemudian menusuk kedua korban. Akibat kejadian itu, IM tewas di lokasi dan I mengalami luka yang cukup parah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto, menyampaikan jika sampai saat ini Polres Pamekasan terus melakukan penyelidikan. &#8220;Kami sudah olah TKP diawal usai kejadian. Sekarang kami masih proses penyelidikan. Nantinya, bila ada perkembangan saya infokan,&#8221; ujarnya, Selasa (12/09/2023) tadi.</p>



<p>Menurut Iptu Sri, motif pembunuhan terhadap korban masih belum bisa dipastikan. Hanya saja, dugaan sementara karena kesalahpahaman di jalan raya. &#8220;Belum mas, masih belum bisa memastikan motifnya. Hanya infonya, karena kesalah pahaman di jalan raya,&#8221; singkatnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198000</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Penusukan hingga Mati Warga Pandanwangi di Jembatan Araya Dibekuk</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-penusukan-hingga-mati-warga-pandanwangi-di-jembatan-araya-dibekuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2023 11:14:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190143</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polsek Blimbing dan Polresta Malang Kota, akhirnya berhasil menangkap pelaku penusukan di Jembatan Araya Kota Malang atau menimpa korban pembunuhan terhadap Aji Wahyu Nurcahyono (24), warga Jalan LA Sucipto, RT03 RW10, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Meskipun belum bisa merinci keberhasil pengungkapan itu, namun Kapolsek Blimbing, Kompol Danang Yudanto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polsek Blimbing dan Polresta Malang Kota, akhirnya berhasil menangkap pelaku penusukan di Jembatan Araya Kota Malang atau menimpa korban pembunuhan terhadap Aji Wahyu Nurcahyono (24), warga Jalan LA Sucipto, RT03 RW10, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Meskipun belum bisa merinci keberhasil pengungkapan itu, namun Kapolsek Blimbing, Kompol Danang Yudanto, mengisyaratkan bahwa pelaku sudah berhasil ditangkap.</p>



<p>&#8220;Senin (05/06/2023) besok, akan dirilis di Polresta Malang Kota,&#8221; ujar Kompol Danang, saat dikonfirmasi perkembangan penyidikan peristiwa penusukan yang mengakibatkan korbannya meninggal, Minggu (04/06/2023) tadi.</p>



<p>Informasi yang beredar, bahwa pada Jumat (02/04/2023) siang, petugas Polsek Blimbing dan Polresta Malang Kota, awalnya berhasil mengamankan teman pelaku. Dari situlah, pengembangan mengarah ke pria berinisial RK alias KK, yang sudah diketahui identitas dan alamatnya. Kemudian, KK pun akhirnya menyerahkan diri pada Jumat malam, setelah petugas mendatangi rumahnya. Hanya saja, apa yang menjadi motif, akan diuraikan pada Senin besok.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, dari informasi awal, bahwa perbuatan itu murni cemburu. Diduga kuat, KK tega berbuat nekad karena tidak ingin mantan pacarnya dinikahi oleh korban. Terlebih pada Juni ini, korban diinformasikan akan melangsungkan pernikahan dengan mantan pacar pelaku itu.</p>



<p>Sementara sebagaimana diberitakan sebelumnya, nyawa Aji Wahyu Nurcahyono (24), warga Jalan LA Sucipto, RT03/RW10, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (01/06/2023) sekitar pukul 22.00, tidak berhasil ditolong setelah menjadi korban penusukan di Jembatan Perum Araya, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Korban mengalami luka di bagian dada kiri dan meninggal dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Persada Araya Malang. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Pandanwangi Kota Malang Jadi Sasaran Penusukan hingga Meninggal di Jembatan Araya</title>
		<link>https://memontum.com/warga-pandanwangi-kota-malang-jadi-sasaran-penusukan-hingga-meninggal-di-jembatan-araya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jun 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[korban meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190037</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang remaja yang teridentifikasi bernama Aji Wahyu Nurcahyono (24), warga Jalan LA Sucipto, RT03 RW10, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menjadi korban penusukan di Jembatan Perum Araya, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (01/06/2023) malam sekitar pukul 22.00. Akibat luka tusuk dari senjata tajam di bagian dada kirinya itu, korban akhirnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; Seorang remaja yang teridentifikasi bernama Aji Wahyu Nurcahyono (24), warga Jalan LA Sucipto, RT03 RW10, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menjadi korban penusukan di Jembatan Perum Araya, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (01/06/2023) malam sekitar pukul 22.00.</p>



<p>Akibat luka tusuk dari senjata tajam di bagian dada kirinya itu, korban akhirnya meninggal dalam perawatan di UGD RSSA Malang. Kasus pembunuhan ini, hingga Jumat (02/06/2023) sore, masih dalam penanganan petugas Polresta Malang Kota.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa Aji sehari-harinya bekerja di Pasuruan. Bahkan diperoleh keterangan, bahwa korban dalam waktu dekat ini akan melangsungkan pernikahan dengan gadis asal Pasuruan.</p>



<p>Malam itu atau sebelum kejadian, korban mendapat telpon dari seorang pria berisisial Kk, yang disebut-sebut mantan pacar dari calon istrinya. Dalam telpon itu, Kk mengajak korban untuk bertemu. &#8220;Sekitar pukul 21.00, pelaku menelepon korban untuk bertemu di kawasan Araya,&#8221; ujar teman korban, Junaedi, saat berada di pemakaman korban di TPU Pandaanwangi, Jumat (02/06/2023) siang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karena tidak punya firasat buruk, korban pun kemudian mengajak dua temannya mengendarai motor ke Jembatan Araya. Informasinya, di lokasi tersebut korban sudah ditunggu oleh KK atau terduga pelaku bersama sembilan temannya yang diduga juga asal Pasuruan. &#8220;Pelaku dan korban, akhirnya terlibat cekcok. Diduga, itu karena masalah gadis yang rencananya akan dinikahi korban. Dari situlah, hingga berujung penusukan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Korban sendiri usai menjadi sasaran penusukan, langsung membuat pelaku dan kawanannya kabur. Sementara korban langsung dicoba dilarikan ke UGD RSSA Malang. Hanya saja, nyawa korban tidak berhasil ditolong.</p>



<p>Kejadian ini, pun selanjutnya dilaporkan ke Polresta Malang Kota dan masih dalam penyelidikan. &#8220;Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga, saat dikonfirmasi Memontum.com pada Jumat sore. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Suami Tusuk PIL Istrinya, Diduga Selingkuh</title>
		<link>https://memontum.com/suami-tusuk-pil-istrinya-diduga-selingkuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2020 13:46:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasal 353]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Arosbaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106510-suami-tusuk-pil-istrinya-diduga-selingkuh</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Martilan Hanafi (54) warga Dusun Marlabang Desa Tanagura Barat Kecamatan Sepulu, Bangkalan menyerahkan diri ke Polsek Arosbaya kemarin siang, (16/2/2020). Ia langsung menyerahkan diri usai melakukan tindakan penusukan pada seorang pria yang diduga sebagai selingkuhan sang istri. Moh Soleh salah satu rekan Juhairah, istri Martilan pada kemarin pagi (16/2/2020) datang ke kontrakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Martilan Hanafi (54) warga Dusun Marlabang Desa Tanagura Barat Kecamatan Sepulu, Bangkalan menyerahkan diri ke Polsek Arosbaya kemarin siang, (16/2/2020). Ia langsung menyerahkan diri usai melakukan tindakan penusukan pada seorang pria yang diduga sebagai selingkuhan sang istri.</p>
<p>Moh Soleh salah satu rekan Juhairah, istri Martilan pada kemarin pagi (16/2/2020) datang ke kontrakan Juhairah. Ia menjemput istri Martilan untuk pergi senam bersama dengan beberapa rekannya.</p>
<p>Usai senam bersama, Soleh kemudian mengantarkan Juhairah ke kontrakannya dan dipersilahkan singgah oleh Juhairah. Ia kemudian mengiyakan ajakan tersebut dan duduk di dalam kontrakan itu hanya berdua.</p>
<p>&#8220;Sebelum itu, menurut pengakuan tersangka kepada petugas, ia curiga karena istrinya sering keluar rumah. Kemudian ia datang ke kontrakan itu dan menemukan ada pria lain bersama isterinya,&#8221; ujar Kasubbag Humas Polres Bangkalan, AKP Moh Bahrudi, Senin (17/2/2020).</p>
<p>Setelah mendapati keduanya di dalam kontrakan, Martilan langsung menusuk Soleh dengan pisau kecil yang ia bawa. Ia menusuk tepat di dada kiri Soleh, sontak Juhairah berteriak meminta tolong dan membuat warga datang melerai keduanya.</p>
<p>&#8220;Untuk korban sudah dibawa ke puskesmas Arosbaya, sedangkan pelaku sudah diamankan di Polsek setempat,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Akibat perbuatan ini, pelaku dituntut Pasal 353 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 351 ayat (1) KUHP Dan Pasal (2) Ayat(1) UU Drt No 12 Tahun 1951 tentang penganiayaan berencana dan juga kepemilikan senjata tajam tanpa dilengkapi surat. Ia diancam hukuman maksimal 4 tahun penjara. <strong>(Isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106510</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rampok Sadis Asal Pakis &#8216;Dingklang&#8217;, Rampas Tas Tikam Mahasiswa di Veteran</title>
		<link>https://memontum.com/rampok-sadis-asal-pakis-dingklang-rampas-tas-tikam-mahasiswa-di-veteran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2019 13:03:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 365]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101732-rampok-sadis-asal-pakis-dingklang-rampas-tas-tikam-mahasiswa-di-veteran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Tiga rampok sadis, M Redy Zanuar (24), M Syahadi (21) dan M Rizky (18) ketiganya warga Desa Sumber Kradenan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (9/12/2019) pukul 22.30, berhasil diringkus petugas Resmob Polresta Malang Kota. Ketiga kuli bangununan ini ditangkap terkait kasus perampokan pada 24 November 2019, pukul 01.00, di Jalan Veteran, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Tiga rampok sadis, M Redy Zanuar (24), M Syahadi (21) dan M Rizky (18) ketiganya warga Desa Sumber Kradenan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (9/12/2019) pukul 22.30, berhasil diringkus petugas Resmob Polresta Malang Kota.</p>
<p>Ketiga kuli bangununan ini ditangkap terkait kasus perampokan pada 24 November 2019, pukul 01.00, di Jalan Veteran, Kota Malang atau tepatnya samping Hotel Airy Syariah.</p>
<p><div id="attachment_101733" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-101733" decoding="async" class="size-full wp-image-101733" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191210_181630448-copy.jpg?resize=740%2C555&#038;ssl=1" alt="DINGKLANG : Kaki Zanuar terpaksa dilumpuhkan dengan peluru. (gie)" width="740" height="555" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191210_181630448-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191210_181630448-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191210_181630448-copy.jpg?resize=600%2C450&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191210_181630448-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-101733" class="wp-caption-text">DINGKLANG : Kaki Zanuar terpaksa dilumpuhkan dengan peluru. (gie)</p></div></p>
<p>Dalam aksi itu, Zanuar Cs merampok dan menyerang Rengga Hardiansyah (21) mahasiswa asal Tambitin Raya, Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan yang sehari-garinya kos di Jalan Ketintang Timur, Surabaya.</p>
<p>Bahkan selain kehilangan tas miliknya yang berisikan HP OPPO A3 dan Samsung Galaxy A20S, Rengga juga mengalami beberapa luka tikaman di tangan, wajah dan pelipis dan pinggang.</p>
<p>Informasi memontum.com, bahwa kejadian ini bermula saat Rengga datang ke Kota Malang untuk berkunjung ke teman perempuannya yang kuliah di Kota Malang. Mereka kemudian jalan-jalan dan membeli makan.</p>
<p>Bersama teman perempuannya itu, Rengga kemudian nongkrong di kursi taman di Jl Veteran. Namun baru saja menikmati keindahan Jl Veteran, muncul Zanuar CS melakukan perampokan.</p>
<p>Bersenjatakan badik, Zanuar meminta supaya Rengga dan temannya menyerahkan tas dan ponselnya.</p>
<p>Karena tasnya dirampas, Rengga melakukan perlawanan. Namun hal itu malah membuat pelaku membabi buta. Pelaku menghunuskan pisaunya mengenai pinggang Rengga.</p>
<p>Tak mau tubuhnya tertikam lagi, dia berusaha merebut pisau pelaku. Namun hal itu malah membuat telapak tangan kanan dan kirinya luka robek. Pelipis dan hidung sebelah kirinya juga luka robek sebetan badik sepanjang 35 cm.</p>
<p>Karena situasi tidak memungkinkan, Rengga dan temannya langsung menjauh dari para pelaku. Adapun tas miliknya yang berisikan HP Oppo A3s dan Samsung A20s serta surat surat penting berhasil dibawa pelaku kabur mengendarai motor.</p>
<p>Sementara itu dengan kondisi luka-luka, korban akhirnya dibawa ke RSSA Malang. Kejadian ini telah dilaporkan ke Polres Malang Kota dan masih dalam penyelidilan. Adapun total kerugian yang diderita korban senilai Rp 5 juta.</p>
<p>Petugas Resmob Polresta Malang Kota terus melakukan penyelidikan hingga pada Senin (9/12/2019) malam berhasil membekuk para perampok ini di rumah Zanuar. Saat itu Zanuar sempat mencoba merebut pistol petugas.</p>
<p>Lantaran melakukan perlawanan, petugas terpaksa memberikan hadiah peluru di kaki kiri Zanuar. Tindakan tegas terukur itu terpaksa dilakukan petugas karena Zanuar cukup membahayakan.</p>
<p>Adapun senjata badik dan HP OPPO hasil rampokan berhasil diamankan petugas. Sedangkan HP Samsung Galaxy A20 S sudah terjual melalui online.</p>
<p>Kini ketiga tersangka masih terus menajalani pemeriksaan. Mereka mengaku baru sekali ini melakukan aksi perampokan.</p>
<p><strong>BACA : </strong><a href="https://kotamalang.memontum.com/2377-nongkrong-di-veteran-didatangi-3-rampok-punggung-ditikam" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Nongkrong di Veteran, Didatangi 3 Rampok, Punggung Ditikam</a></p>
<p>Kapolresta Malang Kota AKBP Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan.</p>
<p>&#8220;Untuk sementara tersangka mengaku baru sekali melakukan aksi perampokan. Namun kami masih melakukan pengembangan karena diduga mereka sudah seringkali melakukan aksi serupa. Mereka kami kenakan Pasal 365 KUHP,&#8221; ujar AKBP Leo Simarmata. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101732</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nongkrong di Veteran, Didatangi 3 Rampok,  Punggung Ditikam</title>
		<link>https://memontum.com/nongkrong-di-veteran-didatangi-3-rampok-punggung-ditikam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2019 04:24:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[perampokan]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101008-nongkrong-di-veteran-didatangi-3-rampok-punggung-ditikam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Kasus perampokan dan penikaman terhadap Rengga Hardiansyah (21) warga asal Kambitin Raya, Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan, pada 24 November 2019, pukul 01.00, di Jalan Veteran, Kota Malang atau tepatnya samping Hotel Airy Syariah, masih dalam penyelidikan petugas. Kasat Reskrim Polresta Malang AKP Komang Yogi SIK, saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (2/12/2019) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Kasus perampokan dan penikaman terhadap Rengga Hardiansyah (21) warga asal Kambitin Raya, Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan, pada 24 November 2019, pukul 01.00, di Jalan Veteran, Kota Malang atau tepatnya samping Hotel Airy Syariah, masih dalam penyelidikan petugas.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Malang AKP Komang Yogi SIK, saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (2/12/2019) malam, mengatakan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan.</p>
<p>&#8220;Masih lidik.. Pelaku masih didalami identitas dan keberadaannya,&#8221; ujar AKP Komang.</p>
<p>Informasi memontum.com, bahwa kejadian ini bermula saat Rengga bersama temannya usai beli makan. Mereka kemudian nongkrong sambil bermalam mingguan di Jl Veteran. Saat sedang asik ngobrol, tiba-tiba datang 3 pelaku langsung melakukan penodongan. Para pelaku tak dikenal itu meminta tas dan ponsel milik Rengga dan temannya.</p>
<p>Kareba tasnya dirampas, Rengga melakukan perlawanan. Namun hal itu malah membuat pelaku membabibuta. Pelaku menghunuskan pisaunya pada pinggang Rengga.</p>
<p>Tak mau tubuhnya tertikam lagi, dia berusaha merebut pisau pelaku. Namun hal itu malah membuat telapak tangan kanan dan kinya luka robek. Pelipis dan hidung sebelah kirinya juga luka robek.</p>
<p>Karena situasi tidak memungkinkan, Rengga dan temannya langsung menjauh dari para pelaku. Adapun tas miliknya yang berisikan HP Oppo A3s dan Samsung A20s serta surat surat penting berhasil dibawa pelaku kabur mengendarai motor.</p>
<p>Sementara itu dengan kondisi luka-luka, korhan akhirnya dibawa ke RSSA Malang. Kejadian ini telah dilaporkan ke Polres Malang Kota dan masih dalam penyelidilan. Adapun total kerugian yang diderita korban senilai Rp 5 juta. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101008</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anggota TNI di Situbondo Ditusuk Hingga Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/anggota-tni-di-situbondo-ditusuk-hingga-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Nov 2019 15:02:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Bungatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100345-anggota-tni-di-situbondo-ditusuk-hingga-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Naas menimpa Anggota TNI yang bertugas di Koramil 15/Bungatan Kodim 0823 Situbondo gugur saat menjalankan tugas. Babinsa Koramil 15 Desa Patemon berpangkat Serda/31930721660473 bernama Abd Rokhim dijemput ajal akibat ditusuk senjata tajam Nursadi (70). Kakek yang beralamat Dusun La&#8217;angan RT 03 RW 01 Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo langsung diamankan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Naas menimpa Anggota TNI yang bertugas di Koramil 15/Bungatan Kodim 0823 Situbondo gugur saat menjalankan tugas. Babinsa Koramil 15 Desa Patemon berpangkat Serda/31930721660473 bernama Abd Rokhim dijemput ajal akibat ditusuk senjata tajam Nursadi (70). Kakek yang beralamat Dusun La&#8217;angan RT 03 RW 01 Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo langsung diamankan ke Mapolres Situbondo.</p>
<p>Anggota TNI ini meninggal dunia dengan kondisi luka parah pada bagian betis dan kaki kirinya, akibat ditusuk Nursadi warga Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (24/11/2019) pukul 09.00 WIB.</p>
<p><div id="attachment_100346" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-100346" decoding="async" class="size-full wp-image-100346" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191124-WA0299-copy.jpg?resize=740%2C479&#038;ssl=1" alt="Foto Serda ABD Rokhim. (Almarhum)." width="740" height="479" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191124-WA0299-copy.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191124-WA0299-copy.jpg?resize=300%2C194&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191124-WA0299-copy.jpg?resize=768%2C497&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191124-WA0299-copy.jpg?resize=600%2C388&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191124-WA0299-copy.jpg?resize=200%2C129&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-100346" class="wp-caption-text">Foto Serda ABD Rokhim. (Almarhum).</p></div></p>
<p>Pelaku penusukan, Nursadi, disebut-sebut sebagai orang yang mengalami depresi alias orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) alias tidak waras. Sebelum menusuk Serda ABD Rokhim, pelaku lebih dulu menusuk tetangganya, Alimin (70) yang mengakibatkan korban luka tusuk di bagian rahang dan bagian perutnya. Korban harus menjalani rawat inap di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.</p>
<p>Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan Memontum.com, penusukan yang mengakibatkan anggota TNI meninggal dunia itu, berawal ketika Nursadi tanpa sebab yang jelas menusuk tetangganya sendiri, Alimin. Mengetahui korban bersimbah darah di depan rumah pelaku, salah seorang cucu korban langsung melaporkan ke Kantor Koramil dan Mapolsek setempat.</p>
<p>Mendapat laporan adanya pelaku penusukan, Serda Rokhim ini langsung meluncur ke lokasi kejadian. Sayangnya, saat hendak menangkap Nursadi di rumahnya, Serda Rokhim tersandung batu, sehingga korban terjatuh.</p>
<p>Saat Rokhim terjatuh di halaman depan rumah pelaku itulah, pelaku langsung menyerang korban dengan menggunakan pisau. Sehingga mengakibatkan korban mengalami luka tusuk pada betis dan kaki kirinya dan tersungkur di lokasi kejadian.</p>
<p>Mengetahui korban Rokhim bersimbah darah di lokasi kejadian, petugas Polsek Bungatan yang datang ke lokasi kejadian langsung membawa korban ke Puskesmas setempat. Namun, korban menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam perjalanan ke Puskesmas Bungatan, Situbondo.</p>
<p>Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Akhmad Juni Toa SE MI Pol membenarkan jika anggotanya meninggal dunia, setelah ditusuk oleh Nursadi yang disebut-sebut mengalami gangguan kejiwaan atau depresi. Pihaknya sangat mengapresiasi terhadap pengabdian almarhum. Sebab, meski hari libur almarhum masih menjalani tugasnya.</p>
<p>“Atas nama Dandim Situbondo saya ikut berduka cita atas meninggalnya anggota Koramil Bungatan, saya berharap keluarga yang ditinggal tabah dalam menghadapi musibah ini. Sedangkan proses kasus penusukan ini, saya serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” kata Dandim Letkol Inf Akhmad Juni Toa.</p>
<p>Terpisah, Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Masykur SH mengatakan, begitu mendapat laporan tentang kasus penusukan anggota koramil tewas dan korban Alimin luka tusuk parah, petugas Polsek Bungatan, langsung datang ke lokasi kejadian.</p>
<p>“Selain mengamankan pelaku yang diduga mengalami depresi, petugas Polsek Bungatan juga berhasil mengamankan barang bukti pisau. Selanjutnya pelaku kami tahan di sel tahanan Mapolres Situbondo untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Masykur. <strong>(im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100345</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Brutal! Tusuk Orang Pakai Badik di Depan Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/brutal-tusuk-orang-pakai-badik-di-depan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2018 15:35:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kabat]]></category>
		<category><![CDATA[UU darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/49612-brutal-tusuk-orang-pakai-badik-di-depan-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Mengajak berkelahi seseorang sembari membawa badik, pria berinisial PW (34) warga Dusun Kertosari, Desa Gimbolirang, Kecamatan Kabat diringkus Polsek Kabat, Senin (30/7/2017) sekitar pukul 16.30 Wib. Kejadian yang sempat menggegerkan itu terjadi ketika korban HD (47) warga Desa Karangbendo, sedang berkunjung ke rumahnya AK (48) warga Dusun Popongan, Desa Benelan Lor, Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Mengajak berkelahi seseorang sembari membawa badik, pria berinisial PW (34) warga Dusun Kertosari, Desa Gimbolirang, Kecamatan Kabat diringkus Polsek Kabat, Senin (30/7/2017) sekitar pukul 16.30 Wib.</p>
<p>Kejadian yang sempat menggegerkan itu terjadi ketika korban HD (47)  warga Desa Karangbendo, sedang berkunjung ke rumahnya AK (48) warga Dusun Popongan, Desa Benelan Lor, Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat. </p>
<p><div id="attachment_17858" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-17858" decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2018/07/IMG-20180730-WA0095-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="barang bukti sebilah senjata tajam yang menyerupai badik" width="650" height="333" class="size-full wp-image-17858" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-17858" class="wp-caption-text"><strong><em>barang bukti sebilah senjata tajam yang menyerupai badik</em></strong></p></div></p>
<p>Setelah itu, HD dan AK menuju Dusun Krajan, Desa Gimbolirang, untuk melihat kayu milik korban, yang akan dibuat meja. Berikutnya, kata Kapolsek Kabat, AKP Supriyadi, keduanya menuju rumah AK, dan saat itu dirumah AK sedang ada tamunya PW. </p>
<p>Tiba-tiba HD menuding  sembari berkata cukup lantang, &#8220;Hei kamu masih ingat sama aku tidak,&#8221; ujar AKP Supriyadi menirukan ucapan tersangka HD.</p>
<p>Melihat gelagat itu, PW merasa kebingungan, dan merasa tidak kenal, lantas PW balik bertanya,&#8221; Memang kamu siapa? Saya nggak kenal sampean kok,&#8221;ujar PW.</p>
<p>Aksi perang mulut di rumah AK antara HD dan PW pun terjadi, lantas HD mendorong tubuh PW. Bahkan HD mengajak duel, dan menantang PW pakai tangan kosong atau duel. Merasa tidak ada tanggapan, tiba-tiba HD berlari menuju mobilnya, dan mengambil sebilah badik  dan menghunuskan di tubuh PW.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">49612</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
