<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penutup &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penutup/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Dec 2024 10:03:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penutup &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Festival Sego Takir Jadi Penutup Rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/festival-sego-takir-jadi-penutup-rangkaian-peringatan-hari-jadi-kabupaten-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[penutup]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[rangkaian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218003</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, membuka event Sego Takir di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (30/12/2024) tadi. Festival Sego Takir ini, menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Jadi ke 769 Kabupaten Lumajang. Event budaya kaya makna ini, menjadi simbol semangat gotong royong masyarakat Lumajang mewujudkan Lumajang yang terus melaju dan berdaya saing. &#8220;Mari terus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, membuka event Sego Takir di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (30/12/2024) tadi. Festival Sego Takir ini, menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Jadi ke 769 Kabupaten Lumajang. Event budaya kaya makna ini, menjadi simbol semangat gotong royong masyarakat Lumajang mewujudkan Lumajang yang terus melaju dan berdaya saing.</p>



<p>&#8220;Mari terus mempererat tali silaturahmi, kesatuan dan menjaga kebelanjutan tradisi budaya yang kaya makna demi keberlangsungan pemerintahan dan kehidupan masyarakat. Menjadikan Kabupaten Lumajang lebih baik bermartabat dan berdaya saing dengan ikatan kegotong royongan,&#8221; katanya.</p>



<p>Pj Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Yuyun, ini menjelaskan bahwa Kabupaten Lumajang memiliki semangat gotong royong sebagai bagian dari jati diri masyarakat yang harus terus dipelihara dan dikembangkan. Kegiatan ini, menjadi inspirasi dan merupakan event tahunan Kabupaten Lumajang yang terus dirawat oleh masyarakat Kelurahan Ditotrunan bertajuk &#8216;Festival Sego Takir Sabdo Roso&#8217;.</p>



<p>Kalimat &#8216;Sego Takir&#8217; merupakan jargon Kelurahan Ditotrunan yang memiliki makna &#8216;Semangat Gotong Royong Nata lan Mikir&#8217;. Adapun &#8216;Sabdo Roso&#8217; adalah frasa dalam bahasa Jawa yang berarti kata hati atau ucapan yang tulus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sego takir adalah sajian dalam hidangan yang mengandung makna kesederhanaan, rasa syukur dan kebersamaan. Mengingatkan kita semua untuk selalu menjaga kata dan perbuatan untuk membentuk hubungan harmonis antara manusia dan sang pencipta,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tema Festival Sego Takir Sabdo Roso pada kegiatan ini dalam rangka mangayu bagya atau menyambut Hari Jadi ke 769 Kabupaten Lumajang. Bertujuan untuk memberikan pesan moral di dalam membangun kebersamaan dalam berpikir dan bertindak, guna mewujudkan Kelurahan Ditotrunan dan Kabupaten Lumajang menjadi lebih aman dan sejahtera.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, turut hadir lurah-lurah yang pernah memimpin Kelurahan Ditotrunan serta Bupati dan Wakil Bupati Lumajang terdahulu, seperti KH As&#8217;at Malik, Bupati Lumajang periode 2015-2018 dan Indah Amperawati, Wakil Bupati Lumajang periode 2018-2023.</p>



<p>Usai acara, masyarakat yang hadir di Pendopo Arya Wiraraja kembul bujono atau makan bersama 1000 Sego Takir yang telah disiapkan oleh warga Kelurahan Ditotrunan sembari menyaksikan indahnya 1000 kembang api untuk menutup penghujung tahun 2024. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218003</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembacaan 10 Resolusi Dukungan untuk Anak Autisme Jadi Penutup Gelaran MAS24</title>
		<link>https://memontum.com/pembacaan-10-resolusi-dukungan-untuk-anak-autisme-jadi-penutup-gelaran-mas24</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[pembacaan]]></category>
		<category><![CDATA[penutup]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215046</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penutupan gelaran Malang Autism Summit 2024 (MAS24), diakhiri dengan pembacaan 10 resolusi untuk mendukung anak berkebutuhan khusus dan pemberian plakat piagam resolusi kepada pihak Pemerintah Kota Malang, yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, di Gedung Malang Creative Center, Sabtu (05/10/2024) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penutupan gelaran Malang Autism Summit 2024 (MAS24), diakhiri dengan pembacaan 10 resolusi untuk mendukung anak berkebutuhan khusus dan pemberian plakat piagam resolusi kepada pihak Pemerintah Kota Malang, yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, di Gedung Malang Creative Center, Sabtu (05/10/2024) tadi.</p>



<p>Perempuan yang kerap disapa Ida, itu menyampaikan apresiasinya pada gelaran MAS24 yang telah terselenggara selama tiga hari. Dengan diberikan plakat resolusi tersebut, nantinya akan diteruskan pada Pj Wali Kota Malang untuk dibawa ke tingkat Provinsi Jawa Timur bahkan pusat.</p>



<p>“Kegiatan ini sangat positif sekali, 10 resolusi yang telah disampaikan ini nantinya akan saya teruskan pada bapak Pj Wali Kota Malang agar bisa diteruskan pada Provinsi Jawa Timur atau pun sampai dengan pusat,” kata Ida.</p>



<p>Sementara itu, seorang Aktivis yang juga orangtua dari anak berkebutuhan khusus, Amelia Azis Daeng Matadjo, menekankan pentingnya keberlanjutan perjuangan dari MAS24. Diharapkan dari 10 resolusi tersebut dapat menggerakkan pemerintah, orang tua, hingga masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita bersama sama membantu anak-anak berkebutuhan khusus mulai dari pendidikan, maupun kesehatan. Perhatian pemerintah masih pada tahap awal dan butuh tindakan nyata serta dukungan yang lebih luas lagi,” ujar Amelia.</p>



<p>Diantara poin resolusi yang disampaikan, beberapa yang menjadi sorotan diantaranya peningkatan program deteksi dini autisme, integrasi pelatihan autisme dalam kurikulum medis, serta peningkatan akses pendidikan khusus bagi anak-anak autistik. Amelia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk perawatan holistik dan kesempatan kerja yang inklusif bagi individu autistik.</p>



<p>Amelia berharap, pemerintah juga akan lebih proaktif dengan mengajak berbagai pihak yang peduli terhadap anak autistik untuk bekerja sama.</p>



<p>“Banyak anak-anak yang belum mendapatkan penanganan optimal. Ini PR besar yang tidak bisa selesai hanya dengan pertemuan seperti ini,” imbuhnya.</p>



<p>Diakhir, melalui MAS24 diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat dan pemerintah tentang pentingnya memberikan hak yang setara bagi anak-anak dengan autisme. Termasuk menciptakan ekosistem yang mendukung, agar ke depan anak dengan autism dapat berkembang secara optimal. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215046</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pagar Penutup Revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang Dirusak, Kerugian Ditafsir hingga Rp 50 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/pagar-penutup-revitalisasi-alun-alun-tugu-kota-malang-dirusak-kerugian-ditafsir-hingga-rp-50-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 08:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[dirusak,]]></category>
		<category><![CDATA[ditafsir]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penutup]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195560</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pagar penutup atau pembatas proyek revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kejadian itu, pun membuat ketidaknyamanan para pekerja. Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra, menyampaikan jika selain pagar pembatas, ada kerusakan-kerusakan yang terjadi di dalam kawasan Alun-alun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pagar penutup atau pembatas proyek revitalisasi Alun-Alun Tugu Kota Malang, dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kejadian itu, pun membuat ketidaknyamanan para pekerja.</p>



<p>Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra, menyampaikan jika selain pagar pembatas, ada kerusakan-kerusakan yang terjadi di dalam kawasan Alun-alun Tugu. Seperti, hilangnya guiding block untuk difabel hingga helm-helm proyek.</p>



<p>“Kejadiannya itu diperkirakan sekitar pukul 00.10 dan yang dirusak itu ada guiding block untuk difabel. Itu ada beberapa dus yang hilang, lalu juga ada juga yang dibuang ke kolam. Kemudian, batu andesit yang sudah ditata, itu ada yang dipecah hingga dibuang ke kolam. Kemudian gerobak proyek, itu juga dibuang ke kolam. Termasuk, helm proyek itu juga banyak yang hilang,” jelas Laode, saat ditemui di Kantor DLH Kota Malang.</p>



<p>Untuk kerugian dari kehilangan sejumlah material tersebut, pihaknya memperkiran mencapai Rp 50 juta. Namun, hal itu masih akan dihitung kembali bersama dengan pelaksana proyek dan juga pengawas proyek.&nbsp;</p>



<p>“Jadi, itu nanti masih mau dirapatkan dengan pihak pengawas dan pelaksana. Kami rapatkan bagaimana nanti, termasuk dengan pengguna anggaran yakni Kepala DLH Kota Malang. Seluruhnya, nanti akan dituangkan di berita acara termasuk yang hilang-hilang itu. Rp 50 juta itu tadi juga masih perkiraan, pastinya akan tertuang dan ada di berita acara. Karena dari tim di lapangan memperkirakan segitu,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kejadian itu, paparnya, sebenarnya berlangsung saat ada sekitar 25 orang pekerja proyek yang menginap. Termasuk, juga mandor proyek. Namun, mereka tidak bisa berbuat apa-apa, karena yang melakukan adalah orang yang tidak bertanggungjawab.</p>



<p>“Menurut direktur pelaksana proyek, kejadian itu juga terekam CCTV. Jadi, mungkin nanti kita serahkan ke pihak berwajib saja,” tambahnya.</p>



<p>Akibat kejadian itu, ujarnya, tentu akan berdampak pada pembangunan revitalisasi Alun-alun Tugu Kota Malang. Sebab, harus memperbaiki kembali pembatas dari pembangunan. Untuk durasi waktunya, itu membutuhkan waktu selama kurang lebih satu minggu.</p>



<p>“Kita harus memperbaiki lagi dan itukan butuh waktu. Karena yang seharusnya bisa mengerjakan yang lain, tapi harus memperbaiki lagi, kemudian mendirikan pagar pembatas lagi. Karena kalau itu tidak dipasang, maka membuat para pekerja kurang nyaman nanti ditanyai sama pengendara-pengendara yang lewat,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya juga menyampaikan jika dari kejadian tersebut akan dilakukan koordinasi bersama untuk mencari strategi agar tidak memundurkan masa selesai kontrak. Dirinya optimis, jika revitalisasi tersebut nantinya akan selesai sesuai dengan kontrak, yakni sekitar awal Oktober mendatang.</p>



<p>Sementara itu, Pelaksana Proyek, Muhammad Irfan, menyampaikan jika sebelum kerusakan itu terjadi para orang tidak bertanggungjawab tersebut melakukan orasi di depan Balai Kora Malang. Kemudian ketika akan pulang, mereka melakukan pengrusakan pagar pembatas.</p>



<p>“Massa itu datangnya mulai pukul 23.00 WIB. Kemudian, saya mendengar orasi pukul 24.00 WIB. Jadi sempat orasi dulu, sebelum melakukan pengrusakan. Jadi, merusaknya itu pas mereka pulang. Pengawas juga mengintruksikan untuk tetap diam, karena nanti kalau ditanggapi malah khawatir salah paham,” imbuh Irfan.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195560</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penutup Drainase di Pasar Sayur Kota Batu Rusak Parah</title>
		<link>https://memontum.com/penutup-drainase-di-pasar-sayur-kota-batu-rusak-parah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2023 10:56:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[parah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[penutup]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[sayur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194375</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Penutup saluran air atau drainase berbahan beton di pojok sisi barat depan Toko Obat Pertanian di Pasar Sayur Kota Batu, rusak parah. Akibat kerusakan itu, lubang saluran air yang memiliki lebar dan panjang 40 cm dengan kedalaman 1 meter, pun membahayakan pengguna jalan. Salah satu pedagang Pasar Sayur Kota Batu, Rasnawi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Penutup saluran air atau drainase berbahan beton di pojok sisi barat depan Toko Obat Pertanian di Pasar Sayur Kota Batu, rusak parah. Akibat kerusakan itu, lubang saluran air yang memiliki lebar dan panjang 40 cm dengan kedalaman 1 meter, pun membahayakan pengguna jalan.</p>



<p>Salah satu pedagang Pasar Sayur Kota Batu, Rasnawi, mengatakan hampir setiap empat bulan sekali kondisi penutup saluran air tersebut rusak parah. Kerusakannya, karena kerap dilintasi kendaraan.</p>



<p>&#8220;Ya, bisa jadi awalnya terlindas roda kendaraan. Karena, posisi pojok yang otomatis menjadi jalur tikungan untuk kendaraan,&#8221; terangnya di Pasar Sayur Kota Batu, Jalan Dewi Sartika, Kamis (27/07/2023) sore.</p>



<p>Pedagang sayur yang lain, Sumari, menjelaskan area saluran air tersebut merupakan bagian dari drainase. Di mana, titik tersebut adalah bak kontrol.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kalau hujan seperti kemarin, itu airnya meluap. Karena, saya lihat bongkahan beton juga banyak berjatuhan di dalam. Supaya tidak membahayakan, kami inisiatif menutup triplek dengan ditandai paving di atasnya,&#8221; jelas pedagang bawang merah ini.</p>



<p>Belum diketahui pasti, apakah rusaknya penutup saluran air ini sudah dilaporkan ke petugas pasar atau belum. Namun, setiap hari petugas pasar sudah sering melewati area itu. &#8220;Setiap hari petugas pasar, itu lewat jalan itu. Saya kira, pasti sudah mengetahui,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Untuk itu, dirinya berharap penutup saluran air tersebut segera diperbaiki. Karena, sangat berbahaya bagi pengemudi luar kota yang tidak mengetahuinya. &#8220;Kami hanya ingin segera diperbaiki,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala UPT Pasar Kota Batu, Agus Suyadi, mengatakan akan segera melakukan pengecekan terhadap lubang tersebut. “Besok akan dilihat, baru kemudian ditutup,” ujarnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194375</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikat Besi Penutup Gorong-gorong milik Pemkot Batu, Seorang Pemuda Diringkus Petugas</title>
		<link>https://memontum.com/sikat-besi-penutup-gorong-gorong-milik-pemkot-batu-seorang-pemuda-diringkus-petugas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[besi]]></category>
		<category><![CDATA[diringkus]]></category>
		<category><![CDATA[gorong-gorong]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[milik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[penutup]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[sikat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191761</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Petugas Polres Batu berhasil meringkus AH (33), seorang pengamen, warga asal Provinsi Bengkulu, yang sehari-harinya tinggal di kawasan Bumiaji, Kota Batu. Dirinya dibekuk petugas, karena diduga telah mencuri penutup gorong-gorong yang terbuat dari besi (grill, red) di kawasan tengah Kota Batu. Adapun beberapa grill yang diduga diambil, yakni di kawasan Jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Petugas Polres Batu berhasil meringkus AH (33), seorang pengamen, warga asal Provinsi Bengkulu, yang sehari-harinya tinggal di kawasan Bumiaji, Kota Batu. Dirinya dibekuk petugas, karena diduga telah mencuri penutup gorong-gorong yang terbuat dari besi (grill, red) di kawasan tengah Kota Batu. Adapun beberapa grill yang diduga diambil, yakni di kawasan Jalan Welirang, Jalan Agus Salim, Jalan Panglima Sudirman dan Kampung Kali Putih Kota Batu</p>



<p>Kasi Humas Polres Batu, AKP Untung Siswanto, menjelaskan bahwa AH ditangkap saat akan menjual barang curiannya berupa tiga biji grill dari berbagai ukuran di salah satu penampungan barang bekas di Jalan Abdul Gani, Kelurah Ngaglik, Rabu (21/06/2023) lalu. &#8220;Tersangka AH ini setiap hari sebagai pengamen yang tinggal di Bumiaji. Saat ditangkap, tersangka akan menjual barang curiannya berupa grill sebanyak 3 biji. Perbijinya, rencana dijual Rp 150 ribu di penampungan besi tua. Di situlah Satreskrim Polres Batu berhasil meringkusnya,&#8221; terangnya, Sabtu (24/06/2023) sore.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskan AKP Untung, bahwa tersangka ini melakukan aksinya seorang diri. Usai ditangkap, tersangka mengaku melakukan aksinya karena sedang butuh uang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi bersama keluarga.</p>



<p>&#8220;Karena terbukti melakukan tindak pidana, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Barang bukti yang disita dari tersangka yakni satu unit motor yang digunakan untuk mencuri grill drainase,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191761</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
