<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penyanyi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penyanyi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Aug 2023 17:09:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penyanyi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pesta Rakyat Trenggalek 2023 Hadirkan Penyanyi Tasya Rosmala, Ribuan Warga Padati Alun-Alun</title>
		<link>https://memontum.com/pesta-rakyat-trenggalek-2023-hadirkan-penyanyi-tasya-rosmala-ribuan-warga-padati-alun-alun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 16:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[penyanyi]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[rosmala,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196951</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemandangan beda terlihat di Alun-alun Trenggalek, Senin (28/08/2023) malam. Pesta Rakyat Trenggalek 2023, yang merupakan salah satu rangkaian gelaran memperingati HUT RI Ke-78 dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek Ke-829, berhasil menyita perhatian masyarakat dan berlangsung meriah. Seperti diketahui, sejak Sabtu (19/08/2023) kemarin hingga Selasa (29/08/2023) besok, rangkaian gelaran akan terus berlangsung. Sementara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Pemandangan beda terlihat di Alun-alun Trenggalek, Senin (28/08/2023) malam. Pesta Rakyat Trenggalek 2023, yang merupakan salah satu rangkaian gelaran memperingati HUT RI Ke-78 dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek Ke-829, berhasil menyita perhatian masyarakat dan berlangsung meriah. Seperti diketahui, sejak Sabtu (19/08/2023) kemarin hingga Selasa (29/08/2023) besok, rangkaian gelaran akan terus berlangsung.</p>



<p>Sementara dalam gelaran malam tadi, tidak hanya ratusan stand yang berdiri di area kawasan Alun-alun. Namun, panggung hiburan pun juga tersedia di sana. Bahkan, prosesi pelaksanaan sendiri usai dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, beberapa waktu lalu, rangkaian gelaran Pesta Rakyat selalu ramai dikunjungi warga.</p>



<p>Malam tadi, rangkaian acara Pesta Rakyat diisi oleh biduan cantik yakni Tasya Rosmala dan Angely Emitasari. Satu persatu lagu yang dinyanyikan, tampak menghipnotis ribuan pengunjung atau warga dari berbagai kalangan. Bahkan, tidak sedikit pula mereka yang datang ikut bernyanyi dan bergoyang mengikuti irama lagu-lagu yang tengah hits saat ini. Seperti lagu &#8216;Secangkir madu merah&#8217;, &#8216;Nemu&#8217;, &#8216;Nemen&#8217; dan &#8216;Rungkad&#8217;.</p>



<p>&#8220;Kesannya seneng banget. Penontonnya rame dan antusiasnya luar biasa. Alhamdulillahnya lagi, penontonnya tertib,&#8221; ungkap Tasya Rosmala, saat dikonfirmasi seusai naik panggung, Senin (28/08/2022) malam.</p>



<p>Disinggung soal penampilannya di Trenggalek, penyanyi muda asal Pasuruan ini menyebut sudah beberapa kali. &#8220;Sebenarnya, saya sudah sering manggung di Trenggalek. Setiap ke sini, pun selalu memberi kesan yang baik. Jadi aku seneng kalau diundang ke Trenggalek. Semoga kedepannya bisa ke sini lagi dan lagi,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam puncak acara Selasa (29/08/2023) besok, rencananya akan dimeriahkan oleh penyanyi kondang Happy Rismanda Hendranata atau yang akrab disapa Happy Asmara.</p>



<p>Terpisah, Kabag Ops Polres Trenggalek, Kompol Suyono, mengatakan bahwa pengamanan Pesta Rakyat ini dilaksanakan dengan maksimal bersama instansi terkait. &#8220;Kami (Polres Trenggalek, red) bersinergi dengan Kodim 0806, Polisi Militer (PM), Satpol PP, Dinas Perhubungan dan juga organisasi masyarakat (ormas) dalam rangka mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Terkait pengamanan di dua hari terakhir terselenggaranya Pesta Rakyat, Kompol Suyono menegaskan akan terus all out. Sehingga, masyarakat yang datang akan merasa aman dan nyaman saat datang.</p>



<p>&#8220;Untuk besok, kita juga akan melakukan pengamanan kembali seperti biasa. Terutama, untuk di ring 1 tepatnya di seputaran panggung hiburan dan ring 2 yakni di seputaran Alun-alun Trenggalek,&#8221; jelas Kompol Suyono.</p>



<p>Pihaknya menghimbau, agar warga masyarakat Trenggalek tertib dalam menikmati Pesta Rakyat kali ini. Tidak ada kericuhan, tidak ada konvoi di jalanan dan tidak ada tindak kriminalitas.</p>



<p>&#8220;Pesta Rakyat inikan untuk masyarakat. Jadi, diharapkan masyarakat tertib dan saling menjaga agar kegiatan ini bisa berjalan lancar,&#8221; pesan Kompol Suyono. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196951</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyanyi Keroncong Legendaris Kunjungi Museum Musik Indonesia Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/penyanyi-keroncong-legendaris-kunjungi-museum-musik-indonesia-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2022 16:04:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[penyanyi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164777</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sosok penyanyi keroncong legendaris, Waldjinah, kunjungi Museum Musik Indonesia (MMI) yang berada di Gedung Kesenian Gajayana Jalan Nusakambangan Kota Malang, Selasa (01/03/2022). Kedatangannya tak sendiri, melainkan didampingi anak dan menantu, serta M Toha anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah. Maksud dan tujuan kedatangannya, yakni ingin melihat koleksi albumnya yang disimpan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sosok penyanyi keroncong legendaris, Waldjinah, kunjungi Museum Musik Indonesia (MMI) yang berada di Gedung Kesenian Gajayana Jalan Nusakambangan Kota Malang, Selasa (01/03/2022). Kedatangannya tak sendiri, melainkan didampingi anak dan menantu, serta M Toha anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah.</p>



<p>Maksud dan tujuan kedatangannya, yakni ingin melihat koleksi albumnya yang disimpan oleh MMI, berupa kaset, piringan hitam serta CD. Tentunya, dia merasa senang karena koleksi lagu miliknya masih tersimpan dengan baik.</p>



<p>“Senang sekali, suaraku yang melengking ini masih disimpan dengan baik, padahal saya sendiri di rumah sudah tidak punya karena diminta teman-teman,” ujar Waldjinah yang berusia 77 tahun itu.</p>



<p>Perlu diketahui, jika dirinya mulai menekuni dunia penyanyi sejak usia 12 tahun. Sejumlah lagu yang dinyanyikan sejak dulu ada sekitar 1760 lagu dan memiliki 200 album. Namun sayangnya, album-album yang dimiliki tidak disimpan dengan rapi dan diminta oleh teman. Apalagi, yang ada di MMI hanya ada sebagian saja.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Wakil DPR RI, M Toha, mengatakan bahwa orang yang meminta album tersebut sudah ‘nembung’ atau meminta izin ke Waldjinah sehingga diberikan. Bukan hanya album saja, bahkan pialanya juga. Toha berpesan, jika koleksi-koleksi tersebut masih ada di orang yang pernah memintanya, maka ingin dikoleksi lagi oleh Waldjinah.</p>



<p>“Pesan saya sama orang-orang ya, kalau misalkan ada yang punya album hasil Bu Waldjinah, apapun itu, baik piringan hitam, kaset atau piala dan tidak digunakan di rumah, minta tolong dikembalikan ke Bu Waldjinah. Bisa menghubungi ke putranya, Pak Bambang atau saya melalui Youtube podcast Mohammad Toha bisa komen. Nanti, kita tindak lanjuti atau disimpan di MMI sini,” ujar Toha.</p>



<p>Terpisah, sebagai Ketua MMI Kota Malang, Hengki Herawanto, mengatakan jika Waldjinah merupakan musisi besar lewat musik keroncong. Koleksi yang ada di MMI ada banyak yakni sekitar 50 album. Koleksi tersebut didapat selain dari sumbangan masyarakat juga ada yang dibeli sendiri dari perusahaan rekaman yakni Lokananta.</p>



<p>&#8220;Selain lagu, disini juga ada koleksi busana dari Ibu Waldjinah, yang kami peroleh saat berkunjung ke rumah beliau di Solo. Yakni, berupa kebaya yang pernah dipakai show saat di Selandia Baru,&#8221; paparnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164777</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Evi Rahma Wahyuni, Menyelam Sambil Minum Air</title>
		<link>https://memontum.com/evi-rahma-wahyuni-menyelam-sambil-minum-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2018 12:25:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyanyi]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=66613</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menyelam sambil minum air. Mungkin peribahasa ini tepat disematkan pada diri Evi Rahma Wahyuni (33), yang berprofesi utama sebagai penyanyi, namun memiliki usaha sampingan sebagai Wedding Organizer (WO) dan Event Organizer (EO). Bisnis sampingan ini terinspirasi ketika dirinya sering menyanyi di beberapa acara pernikahan. Saat menyanyi, Evi selalu didampingi oleh sang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menyelam sambil minum air. Mungkin peribahasa ini tepat disematkan pada diri Evi Rahma Wahyuni (33), yang berprofesi utama sebagai penyanyi, namun memiliki usaha sampingan sebagai Wedding Organizer (WO) dan Event Organizer (EO). Bisnis sampingan ini terinspirasi ketika dirinya sering menyanyi di beberapa acara pernikahan.</p>
<p>Saat menyanyi, Evi selalu didampingi oleh sang suami, Dodik Kurniawan (43) yang notabene keyboardis saat Evi tampil. &#8220;Saat tampil kami sering berdua. Waktu acara mantenan terus muncul ide itu. Kebetulan relasi kami banyak, jadinya lebih mudah. Konsumen maunya kami nyanyi, bisa. Mau dekorasi panggung manten, bisa. Mau sewa soundsystem, bisa. Pokoknya kami berusaha bisa, agar konsumen tak kecewa. Namanya rejeki ga boleh ditolak. Ya kami berdua yang ngurusi,&#8221; jelas ibu 2 anak, Anisa Qotru Nada (16), dan Arfian Rahma (12), dari suaminya.</p>
<p>Wanita yang mengawali debut menyanyi sejak di bangku SMA ini mengaku, saat ini mereka lebih intens melayani WO dan EO. Meski diakuinya, sudah ada jadwal rutin manggung Senin dan Kamis tampil di Taman Indie Kota Araya. &#8220;Saat weekend, Jumat, Sabtu, dan Minggu, kami fokus di event. Bisa jadi nyanyi, WO, dan EO. Tergantung permintaan. Saat menyanyi pun tak harus berdua, ada yang minta electone, band, akustik, ya kami layani,&#8221; terang Evi, di sela jeda tampil di Twenty KTV Malang akhir pekan kemarin.</p>
<p>Menurut wanita kelahiran 22 Desember 1984 ini, memiliki banyak teman dan menjaga hubungan baik dengan siapapun, merupakan aset penting dalam membangun kemitraan bisnis yang kuat. Hal ini pun pernah dirasakannya saat mengawali debut penyanyi profesional di dunia hiburan bidang pelayaran. </p>
<p>&#8220;Saat SMA, saya sering ikut lomba menyanyi mewakili sekolah. Sempat juara 2 menyanyi bahasa Jerman yang diadakan UM, dan prestasi lainnya. Usai lulus SMA tahun 2003, saya ditawari teman dari pelayaran untuk menjadi penyanyi profesional. Itung-itung buat nambah pengalaman dan menyalurkan hobi tapi dibayar, saya terima tawaran teman itu. Kebetulan saya dapat rute Balikpapan-Surabaya, dan sebaliknya. Tahu sendiri kan kalau perjalanan kapal itu lama. Biar ga jenuh kami menghibur para penumpang. Betah juga sih, sekitar 3 tahunan,&#8221; cerita wanita asli Pakis, Malang ini.</p>
<p>Evi sempat off selama 6 tahun dari dunia hiburan untuk fokus pada keluarga. Karena memiliki jiwa entertaint sejati, dirinya kembali memutuskan kembali pada tahun 2012 hingga sekarang. Terlebih, dukungan suami saat tampil menambah kepercayaan dan kemesraan dirinya bersama suami. Pun saat menangani gawe WO dan EO. </p>
<p>&#8220;Sengaja kami menekuni dunia baru tersebut, karena kami berpikir dunia menyanyi itu ada batasnya. Ketika maunya konsumen di bidang lain, kami berusaha memfasilitasi. Namanya rejeki ga boleh ditolak,&#8221; tukas Evi. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">66613</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
