<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penyekatan suramadu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penyekatan-suramadu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Jun 2021 13:49:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penyekatan suramadu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Warga Madura Menuntut Penyekatan Suramadu oleh Pemkot Surabaya Segera Dibubarkan</title>
		<link>https://memontum.com/warga-madura-menuntut-penyekatan-suramadu-oleh-pemkot-surabaya-segera-dibubarkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2021 10:16:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai Ringkus Warga Madura dan Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penyekatan suramadu]]></category>
		<category><![CDATA[Persik Kediri Dibubarkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145789</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Ratusan warga Madura memadati depan Balai Kota Surabaya, Senin (21/06) tadi. Mereka menuntut penyekatan Suramadu yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot)&#160; Surabaya di Jembatan Suramadu segera dibubarkan. Para pendemo warga Madura menyampaikan keberatan mereka, di hadapan sejumlah aparat keamanan yang sedang berjaga di depan kantor Wali Kota Surabaya. Lantaran mereka diwajibkan swab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Ratusan warga Madura memadati depan Balai Kota Surabaya, Senin (21/06) tadi. Mereka menuntut penyekatan Suramadu yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot)&nbsp; Surabaya di Jembatan Suramadu segera dibubarkan.</p>



<p>Para pendemo warga Madura menyampaikan keberatan mereka, di hadapan sejumlah aparat keamanan yang sedang berjaga di depan kantor Wali Kota Surabaya. Lantaran mereka diwajibkan swab antigen untuk mencegah penularan Covid-19.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kami capek, harus swab antigen setiap hari pulang pergi ke Madura-Surabaya,&#8221; ucap salah satu warga pendemo berteriak</p>



<p>Oleh karena itu, Para peserta aksi berpendapat, kebijakan swab antigen yang diberlakukan bersifat diskriminasi bagi seluruh masyarakat Madura. Mereka juga memaksa berdialog langsung dengan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.</p>



<p>Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto, sempat mengajak masa berdialog dan mengajak 20 perwakilan untuk diskusi ke dalam. Usaha tersebut sia-sia. Massa tetap bersikeras meminta Eri Cahyadi keluar menemui mereka.</p>



<p>“Pemkot Surabaya harus tepat sasaran jangan tebang pilih dan mendiskreditkan masyarakat Madura dengan cara melakukan swab antigen di Suramadu,” ujar salah satu pendemo.</p>



<p>Mereka meminta agar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi segera keluar menemui mereka. Akan tetapi opsi yang ditawarkan Pemkot Surabaya dalam memasukan 20 orang untuk mediasi ditolak.</p>



<p>“Kami tidak mau masuk kedalam Balai Kota, Eri Cahyadi harus kesini. Harus menemui kami,” tegasnya.</p>



<p>Beberapa waktu kemudian, Eri Cahyadi, bersama gugus tugas datang menemui mereka. Mantan Kepala Bappeko Surabaya tersebut mendengarkan tuntutan, keluhan dan aspirasi yang disampaikan.</p>



<p>Korlap aksi, Musdik Mukhoir, &nbsp;mengatakan&nbsp; akar permasalahan sebenarnya berada di Bangkalan. Seharusnya Warga Madura lainnya tidak perlu di swab. Sehingga tim satgas harus turun langsung ke zona merah untuk memaksimalkan penanganan.</p>



<p>&#8220;Kalau mereka turun langsung di wilayah zona merah. Maka tidak berimbas kemacetan yang memanjang. Kami meminta aspirasi ini diteruskan ke Gubernur Jatim,&#8221; ujarnya usai berdialog.</p>



<p>Selain itu, lanjutnya, dia akan mengancam jika tuntutannya tidak direspon selama 3&#215;24 jam, pihaknya akan mengerahkan massa dalam jumlah yang lebih banyak. Massa juga akan mendatangi Kantor Bupati Bangkalan.</p>



<p>&#8220;Karena ini adalah kebijakan dua Kepala Daerah. Kami meminta swab harus dibubarkan dan dihentikan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan sebenarnya mereka menyampaikan keluhan swab antigen itu sakit. Ia juga mengatakan bahwa kebijakan swab atau tidak masih menunggu arahan dari Ketua satgas Covid.</p>



<p>&#8220;Kami sampaikan juga sebenarnya kalau sudah ada SIKM, tidak perlu swab disisi Surabaya. Seperti kesepakatan antara Forkopimda dengan Bupati Bangkalan,&#8221; kata Eri &#8220;Yang jelas kami ikuti arahan dari pusat. SIKM berlaku selama 7 hari,&#8221; tambahnya.&nbsp; (ade/ed2)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145789</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Madura Geruduk Balai Kota Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/masyarakat-madura-geruduk-balai-kota-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2021 07:27:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[penyekatan suramadu]]></category>
		<category><![CDATA[unjuk rasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145745</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Ratusan masyarakat Madura berunjuk rasa menentang kebijakan Swab test antigen yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya, kepada masyarakat Madura yang masuk ke Kota Surabaya. Mereka mendatangi Balai Kota Surabaya, dengan maksud hendak menemui Wali Kota Surabaya, Senin (21/06) tadi. Sebelumnya, sejak 6 Juni lalu, masyarakat Madura harus mengikuti kebijakan Pemkot Surabaya, terkait Swab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Ratusan masyarakat Madura berunjuk rasa menentang kebijakan Swab test antigen yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya, kepada masyarakat Madura yang masuk ke Kota Surabaya. Mereka mendatangi Balai Kota Surabaya, dengan maksud hendak menemui Wali Kota Surabaya, Senin (21/06) tadi.</p>



<p>Sebelumnya, sejak 6 Juni lalu, masyarakat Madura harus mengikuti kebijakan Pemkot Surabaya, terkait Swab di Jembatan Suramadu. Hal itu dilakukan, karena munculnya lonjakan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Sejak saat itu, semua warga Madura yang melintasi Jembatan Suramadu dan hendak menuju Kota Surabaya, wajib melakukan swab test yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya.</p>



<p>&#8220;Kami menilai kebijakan yang dilakukan Pemkot Surabaya, adalah kebijakan prematur. Seharusnya Eri Cahyadi (Wali Kota Surabaya, red) melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah lainnya. Utamanya Bangkalan dan Pemprov Jatim. Sebab, wabah Covid-19 bukan hanya terjadi di Bangkalan dan Surabaya. Sehingga, penangannanya perlu bersifat kolaboratif,&#8221; kata Koordinator Koalisi Masyrakat Madura Bersatu, Ahmad Annur.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Masyarakat Madura Geruduk Balai Kota Surabaya" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/_1ytAb-zyDc?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Ahmad Annur meminta, bila Pemkot Surabaya hendak melakukan tracing, maka harus tepat sasaran. Sehingga, tidak terkesan tebang pilih. Apalagi terkesan mendeskriminasi masyarakat Madura dengan cara melakukan swab test antigen di Jembatan Suramadu.</p>



<p>&#8220;Mulai hari ini, kami minta Pemkot Surabaya mengubah strategi tracing yang dilakukan di Suramadu,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sebelum aksi ini dimulai, tersebar poster virtual di berbagai grup media sosial. Poster itu berisikan tuntutan warga Madura kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.</p>



<p>Ada tiga point tuntutan, yakni hentikan penyekatan diskriminatif, lakukan saja swab antigen di tempat hiburan dan tempat kerumunan lainnya di Kota Surabaya, dan Wali Kota harus minta maaf pada warga Madura.</p>



<p>Pemkot Surabaya, melalui perwakilan Satuan Gugus Tugas Covid &#8211; 19 langsung menemui para warga Madura yang melakukan demo. Pihaknya juga meminta sebanyak 20 orang perwakilan untuk menemui Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.</p>



<p>Namun, para pendemo tetap meminta Wali Kota Surabaya untuk langsung menemui mereka di depan Balai Kota Surabaya. <strong>(ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145745</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terjaring Penyekatan Suramadu, Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Pamekasan Bantah Tolak Diswab</title>
		<link>https://memontum.com/terjaring-penyekatan-suramadu-plt-kepala-dinas-koperasi-ukm-pamekasan-bantah-tolak-diswab</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2021 14:15:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[penyekatan suramadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145401</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan, Abd Fata, membantah bahwa dirinya menolak dilakukan swab antigen, saat terjaring penyekatan di Jembatan Suramadu. Fata mengaku, bahwa dirinya sehari sebelum terjaring, sudah melakukan swab antigen. Karenanya, surat antigen itu belum keluar. Bahkan, dalam rapat sebelumnya, juga sudah diumumkan bahwa Plt Kepala Diskop UKM beserta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan, Abd Fata, membantah bahwa dirinya menolak dilakukan swab antigen, saat terjaring penyekatan di Jembatan Suramadu. Fata mengaku, bahwa dirinya sehari sebelum terjaring, sudah melakukan swab antigen.</p>



<p>Karenanya, surat antigen itu belum keluar. Bahkan, dalam rapat sebelumnya, juga sudah diumumkan bahwa Plt Kepala Diskop UKM beserta peserta rapat lainnya yang mengikuti swab antigen, hasilnya negatif.</p>



<p>baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Bukan nolak. Saya sudah konfirmasi ini ke penanggungjawab di Suramadu. Kebetulan, saya sudah Swab satu hari sebelumnya, atau saat rapat di Surabaya bersama Gubernur Provinsi Jawa Timur bersama </p>



<p>Sekretaris Menteri Koperasi. Cuma, hasilnya tidak diberikan langsung ke kami,&#8221; paparnya.<br>Kemudian, tambahnya, disampaikan juga kepada forum bahwa semua peserta yang sudah swab antigen sehari sebelumnya, tidak ada yang positif. Sehingga, mempersilahkan melanjutkan perjalanan.</p>



<p>&#8220;Karenanya, itu saya sampaikan ke penanggungjawab di Suramadu. Sementara penanggungjawab di sana, minta tolong hasilnya disampaikan. Sehingga, saya bilang cuma diinformasikan (di forum). Ya sudah,&#8221; ujar Fata menirukan petugas di Suramadu.</p>



<p>Bahkan, Fata mengaku, berkomunikasi lanjutan dengan petugas penyekatan di Suramadu. Apakah akan menyampaikan lampiran swab antigen. Karena sudah ramai, dirinya pun menanyakan apakah akan swab lagi. &#8220;Tidak usah, katanya,&#8221; ujar Fata menirukan petugas di Suramadu. <strong>(adi/sit)</strong><br></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145401</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
