<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penyuluh &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penyuluh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jan 2026 14:57:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penyuluh &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Majukan Pertanian Daerah, Wabup Lumajang Ingatkan Penguatan Komunikasi Penyuluh Pertanian</title>
		<link>https://memontum.com/majukan-pertanian-daerah-wabup-lumajang-ingatkan-penguatan-komunikasi-penyuluh-pertanian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[majukan]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyuluh]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229313</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran. Namun, juga oleh keharmonisan dan komunikasi yang kuat, antara penyuluh pertanian dan pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikan Wabup Yudha, saat bersilaturahmi dengan para penyuluh pertanian yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran. Namun, juga oleh keharmonisan dan komunikasi yang kuat, antara penyuluh pertanian dan pemerintah daerah.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan Wabup Yudha, saat bersilaturahmi dengan para penyuluh pertanian yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang di Warung Apung Pondok Asri Lumajang, Selasa (06/01/2026) tadi. Diuraikannya, bahwa penyuluh pertanian memegang peran strategis sebagai penghubung kebijakan dengan praktik pertanian di lapangan. Oleh karena itu, kesinambungan komunikasi antara penyuluh dan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar arah kebijakan pusat dan daerah dapat berjalan selaras.</p>



<p>Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, juga menekankan bahwa meskipun saat ini penyuluh pertanian berada di bawah kewenangan Kementerian Pertanian, namun hubungan kerja dengan pemerintah daerah harus tetap terjaga secara harmonis. Sinergi lintas kewenangan, dinilai sebagai kunci untuk memastikan program pertanian berjalan efektif dan berkelanjutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya berharap para penyuluh tetap harmonis dan solid dengan pemerintah daerah. Walaupun secara kewenangan ikut pusat, secara tujuan kita tetap sama, yaitu memajukan pertanian Lumajang,” tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Mas Yudha menyampaikan, bahwa komunikasi yang baik akan memudahkan koordinasi program, penyelarasan kebijakan, serta penyelesaian berbagai persoalan pertanian di lapangan. Dengan demikian, penyuluh dapat tetap menjalankan perannya secara optimal dalam mendampingi petani dan mendorong peningkatan produktivitas.</p>



<p>Mas Yudha juga menilai, bahwa kolaborasi yang terbangun dengan baik akan memperkuat daya tahan sektor pertanian daerah. Sekaligus, mendukung upaya peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.</p>



<p>Melalui forum silaturahmi itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan para penyuluh pertanian. Diharapkan, sinergi lintas kewenangan yang terjaga dapat menjadi fondasi kuat bagi pembangunan pertanian Lumajang yang maju, selaras dan berkelanjutan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229313</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cetak Penyuluh Antikorupsi, Inspektorat Jatim Canangkan Patriot Integritas Muda</title>
		<link>https://memontum.com/cetak-penyuluh-antikorupsi-inspektorat-jatim-canangkan-patriot-integritas-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[canangkan]]></category>
		<category><![CDATA[Inspektorat]]></category>
		<category><![CDATA[integritas]]></category>
		<category><![CDATA[patriot]]></category>
		<category><![CDATA[penyuluh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227262</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Inspektorat Provinsi, mencanangkan program Patriot Integritas Muda bagi para pemuda, yang digelar di salah satu hotel Kota Malang, Kamis (30/10/2025) tadi. Hal itu dilakukan, dalam rangka memperkuat upaya pencegahan korupsi sejak dini melalui peran aktif generasi muda. Kepala Inspektorat Provinsi Jawa Timur, Hendro Gunawan, menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Inspektorat Provinsi, mencanangkan program Patriot Integritas Muda bagi para pemuda, yang digelar di salah satu hotel Kota Malang, Kamis (30/10/2025) tadi. Hal itu dilakukan, dalam rangka memperkuat upaya pencegahan korupsi sejak dini melalui peran aktif generasi muda.</p>



<p>Kepala Inspektorat Provinsi Jawa Timur, Hendro Gunawan, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun budaya antikorupsi yang dimulai dari kalangan pemuda. “Ini adalah salah satu upaya kami dalam pencegahan korupsi. Karena itu, perlu edukasi sejak awal. Pemuda kami ajak berpartisipasi secara aktif. Kami berikan materi dan pendidikan agar mereka bisa menularkan semangat antikorupsi, setidaknya kepada teman sebayanya dan lingkungan terkecil, yaitu keluarganya,” jelas Hendro.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa upaya tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diikuti dengan pelatihan dan pembinaan berkelanjutan. Inspektorat Jatim telah melakukan seleksi terhadap 40 pemuda terbaik yang nantinya akan dididik menjadi penyuluh antikorupsi bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Malam ini nanti kami melakukan seleksi. Ada 40 orang yang terpilih dan akan mengikuti diklat selama tiga hari di Jakarta bersama KPK,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya langkah tersebut akan menjadi awal dari sinergi lintas instansi di Jawa Timur dalam memperkuat pencegahan korupsi. Salah satunya dengan melalui pendekatan pendidikan dan sosialisasi di berbagai sektor.</p>



<p>“Program ini bersinergi dengan seluruh OPD kami agar upaya pencegahan korupsi bisa dilakukan secara simultan dan sejak dini. Ke depan, para Patriot Integritas Muda ini akan terlibat aktif dalam sosialisasi dan edukasi antikorupsi di seluruh OPD terkait,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227262</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Beri Apresiasi Penyuluh Sukodono dalam Metode Belajar dan Bacaan Al Quran Model Nahawan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-beri-apresiasi-penyuluh-sukodono-dalam-metode-belajar-dan-bacaan-al-quran-model-nahawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Sep 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[nahawan]]></category>
		<category><![CDATA[penyuluh]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197764</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengapresiasi inovasi penyuluh Agama Islam dari KAU Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, dalam mendidik murid atau santrinya. Yakni dengan metode pembelajaran serta pembacaan Al Quran dengan model Nahawan. Apresiasi ini disampaikan Bupati Lumajang, saat memberikan sambutan dalam acara Kolosal Tartilul Quran IGRA Kabupaten Lumajang di Alun-alun Lumajang, Kamis (07/09/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengapresiasi inovasi penyuluh Agama Islam dari KAU Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, dalam mendidik murid atau santrinya. Yakni dengan metode pembelajaran serta pembacaan Al Quran dengan model Nahawan.</p>



<p>Apresiasi ini disampaikan Bupati Lumajang, saat memberikan sambutan dalam acara Kolosal Tartilul Quran IGRA Kabupaten Lumajang di Alun-alun Lumajang, Kamis (07/09/2023) tadi. &#8220;Saya apresiasi metode pembelajaran pembacaan Al Quran dengan model Nahawan,&#8221; kata Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang</p>



<p>Bupati juga mengungkapkan, bahwa model pembelajaran Al Quran sekarang ini, sudah banyak inovasi dan pengembangannya. Oleh sebab itu, model pembelajaran Nahawan tersebut, menjadi metode yang praktis dalam pembelajaran anak sejak dini.</p>



<p>Diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang cinta Al Quran. &#8220;Pembelajaran sejak dini sudah diajarkan Al-Quran dengan nada yang bagus. InsyaAllah nantinya metode bacaannya juga baik,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menyampaikan, bahwa nilai ibadah menjadi huru ngaji itu luar biasa. Menurutnya, memberikan pendidikan Islam kepada anak sejak dini juga dapat mencetak generasi yang hebat dan tangguh. &#8220;Guru-guru Ikatan Guru Raudlotul Athfal (IGRA) memang mulia dan hebat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lumajang, Muhammad Muslim, menyampaikan bahwa tema dalam ini &#8216;Bersama RA Kita Cetak Generasi Quran Berprestasi&#8217;. Maka melalui IGRA Kabupaten Lumajang nantinya akan melahirkan generasi para pecinta Al Quran, serta senang membaca Al Quran</p>



<p>&#8220;Kalau kader-kader kita cinta Al Quran, maka masyarakat Lumajang nantinya akan menjadi masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur (sebuah negeri atau daerah yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya, red),&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di kesempatan itu, Muhammad Muslim menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada pengurus IGRA serta semua Guru Raudlotul Athfal Lumajang yang telah menggelar acara itu. Harapannya, melalui kegiatan tersebut dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para guru untuk mengajar Al Quran dengan baik dan benar. &#8220;Teruslah bersemangat, terus mengajarkan Al Quran dan mudah-mudahan kita semua termasuk orang yang dimuliakan Allah SWT,&#8221; harapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197764</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gandeng BMKG, Pemkab Jember Buka Sekolah Iklim dan Cuaca untuk Petani, Nelayan dan Penyuluh</title>
		<link>https://memontum.com/gandeng-bmkg-pemkab-jember-buka-sekolah-iklim-dan-cuaca-untuk-petani-nelayan-dan-penyuluh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penyuluh]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195737</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, membuka secara resmi Sekolah Iklim dan Cuaca yang diikuti oleh para nelayan, petani serta tenaga penyuluh, Selasa (08/08/2023) tadi. Program ini, terselenggara berkat kerja sama Pemkab Jember dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Sekolah ini sendiri, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai anomali cuaca dan iklim. Sehingga, nantinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, membuka secara resmi Sekolah Iklim dan Cuaca yang diikuti oleh para nelayan, petani serta tenaga penyuluh, Selasa (08/08/2023) tadi. Program ini, terselenggara berkat kerja sama Pemkab Jember dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>



<p>Sekolah ini sendiri, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai anomali cuaca dan iklim. Sehingga, nantinya bisa menjadi pegangan masyarakat terhadap profesi yang dijalankan.</p>



<p>“Kepada para peserta sekolah lapang ini, mohon keseriusannya untuk belajar. Jika ada yang kurang dimengerti, mohon ditanyakan. Karena ini sangatlah bermanfaat ilmunya dan mohon diteruskan ilmunya kepada nelayan lainnya. Pemkab Jember akan mendukung dalam menyiapkan anggaran untuk acara ini,” kata Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, menyampaikan bahwa dengan wawasan baru soal perubahan iklim, maka nelayan dan petani akan memiliki harapan hidup lebih besar lagi. “Pengetahuan mengenai anomali cuaca bisa menjadi petunjuk bagi mereka. Sehingga, mereka dapat terhindar dari berbagai potensi kerugian. Misal dengan wawasan dari sekolah ini, akhirnya nelayan mengerti kalau ombaknya begini, artinya jangan melaut. Sehingga, terhindar dari kecelakaan laut,” ujarnya.</p>



<p>Tidak kalah penting, Guswanto menjelaskan, dengan adanya sekolah lapang sebagai langkah sinergitas untuk menyukseskan program Pemkab Jember. Tujuannya, tentu untuk mengatasi mandiri pangan dan pupuk. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195737</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
