<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>peralatan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/peralatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Dec 2025 06:20:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>peralatan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tiga Posko Bencana Mulai Aktif, BPBD Kota Malang Lengkapi Peralatan Kebencanaan di Tiap Kecamatan</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-posko-bencana-mulai-aktif-bpbd-kota-malang-lengkapi-peralatan-kebencanaan-di-tiap-kecamatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aktif]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[kebencanaan,]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[lengkapi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peralatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228676</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi terjadinya banjir dan bencana hidrometeorologi. Yang mana, di tiap kecamatan mulai dibekali perlengkapan dasar penanganan darurat, mulai dari tenda, pompa air, perahu karet hingga dapur umum. Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi terjadinya banjir dan bencana hidrometeorologi. Yang mana, di tiap kecamatan mulai dibekali perlengkapan dasar penanganan darurat, mulai dari tenda, pompa air, perahu karet hingga dapur umum.</p>



<p>Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, Jumat (12/12/2025) tadi. Menurutnya, sebelumnya setiap kecamatan juga telah dilengkapi motor roda tiga untuk mobilitas di gang sempit, serta perahu karet sebagai dukungan evakuasi.</p>



<p>&#8220;Jadi di setiap kecamatan sudah lengkap. Mulai dari pompa, senter sensor, perahu karet, tenda, helm, pelampung, hingga dapur umum semuanya sudah ada,&#8221; ujar Prayitno.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa untuk posko utama, saat ini BPBD mengoperasikan tiga titik, yakni di Kecamatan Blimbing, Lowokwaru dan Kedungkandang. Dua kecamatan lain, yakni Sukun dan Klojen, diarahkan untuk bersiaga.</p>



<p>Tidak hanya itu, BPBD juga sudah menyiapkan skenario terburuk jika hujan ekstrem kembali terjadi. Pada beberapa titik rawan banjir, potensi genangan bisa mencapai dua meter selama sekitar lima jam.</p>



<p>&#8220;Posko ini kami jalankan hingga 31 Desember dan personel akan saling mendukung dengan tim di pos pengamanan Nataru,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk SDM di tiap kecamatan juga telah diperkuat oleh empat personel relawan per sif, ditambah Linmas, TNI, Polri dan PMI yang siap diterjunkan sewaktu-waktu. &#8220;Kalau ada kejadian, bukan hanya petugas posko yang turun, tapi seluruh jaringan relawan di kelurahan dan kecamatan juga bergerak,&#8221; imbuh Prayitno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228676</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Sektor Peternakan Naik Kelas, Pemkab Jember Sediakan Peralatan Modern</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-sektor-peternakan-naik-kelas-pemkab-jember-sediakan-peralatan-modern</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 13:20:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kelas]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peralatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[sediakan]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227172</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginginkan sektor peternakan di Kabupaten Jember naik kelas. Karenanya, modernisasi alat pendukung adalah salah satu upaya agar peternak sejahtera. Hal ini, disampaikan Bupati Fawait saat meninjau langsung kegiatan yang digelar Peternakan dan Tanaman Pangan bersama kelompok peternak di sela agenda Bunga Desaku di Kecamatan Panti, Senin (27/10/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginginkan sektor peternakan di Kabupaten Jember naik kelas. Karenanya, modernisasi alat pendukung adalah salah satu upaya agar peternak sejahtera.</p>



<p>Hal ini, disampaikan Bupati Fawait saat meninjau langsung kegiatan yang digelar Peternakan dan Tanaman Pangan bersama kelompok peternak di sela agenda Bunga Desaku di Kecamatan Panti, Senin (27/10/2025) tadi. Sementara salah satunya peralatan yang dimiliki Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, adalah alat pendeteksi kebuntingan hewan. Alat yang dikenal dengan Ultrasonography Scanner Portable (USG).</p>



<p>“Kita ingin peternak di Jember naik kelas, dari tradisional ke modern. Kalau hewan sehat, peternak sejahtera, maka pangan kita juga kuat,” kata Bupati Fawait.</p>



<p>Kegiatan yang berlangsung di lahan Desa Pakis itu, diisi dengan Pelatihan Silase, Pelayanan Inseminasi Buatan (IB) dan USG Domba, Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu, serta pengukuhan Kelompok Peternak Domba Makmur Panti. USG portable pada domba adalah alat pemindai berbasis gelombang suara berfrekuensi tinggi (ultrasound) yang digunakan untuk melihat kondisi organ dalam domba secara real time, tanpa perlu melakukan pembedahan. Karena bersifat portable, alat ini mudah dibawa ke lapangan dan dapat digunakan langsung di kandang atau lokasi peternakan.</p>



<p>Secara umum, fungsi USG portable pada domba salah satunya untuk mendeteksi kebuntingan dini (early pregnancy detection). Alat ini juga memungkinkan peternak dan dokter hewan mengetahui apakah domba betina sedang bunting, bahkan sejak usia kebuntingan 25–30 hari.</p>



<p>Dengan deteksi dini, peternak dapat mengatur manajemen pakan, kandang dan reproduksi dengan lebih efisien. Alat ini juga memantau kondisi dan perkembangan janin. USG portable menampilkan gambar janin di dalam rahim, sehingga dapat dilihat jumlah anak (tunggal, kembar atau lebih), posisi janin, serta kesehatannya hingga mendekati waktu kelahiran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Fawait sendiri mengaku, terkesima dengan alat USG khusus hewan ternak yang kini dimiliki oleh dinas setempat. Perangkat bernama Ultrasonography Scanner Portable itu digunakan untuk memeriksa kondisi reproduksi dan kebuntingan domba secara dini tanpa harus menimbulkan stres atau risiko bagi hewan.</p>



<p>“Ternyata Jember sudah punya alat secanggih ini. USG domba ini bisa mengetahui kebuntingan, memantau kesehatan reproduksi dan membantu peternak menentukan waktu terbaik untuk kawin atau melahirkan,” ujar Bupati Fawait.</p>



<p>Bupati menilai, kemajuan teknologi di sektor peternakan menjadi indikator kesiapan Jember menuju pertanian dan peternakan modern. Dirinya bahkan langsung menggagas ide untuk menjadikan salah satu wilayah di Jember sebagai kecamatan percontohan peternakan terpadu.</p>



<p>“Tahun depan harus ada satu kecamatan yang kita jadikan percontohan, bisa disebut sebut sebagai Kecamatan Ternak,” tegasnya.</p>



<p>Kegiatan pelatihan di Desa Pakis ini mendapat sambutan antusias dari para peternak setempat. Selain mendapat pendampingan teknis dari dokter hewan, peserta juga memperoleh edukasi cara membuat silase pakan fermentasi yang tahan lama dan bergizi tinggi.</p>



<p>Langkah ini penting, untuk menghadapi musim kemarau dan menjaga produktivitas ternak. Dengan dukungan penuh dari Bupati Fawait, sektor peternakan diharapkan tak hanya meningkat dari sisi jumlah populasi, tetapi juga kualitas produksi dan kesejahteraan peternak. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227172</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apel Pasukan dan Peralatan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Pj Bupati Lumajang Ingatkan Kesiagaan</title>
		<link>https://memontum.com/apel-pasukan-dan-peralatan-siaga-darurat-bencana-hidrometeorologi-pj-bupati-lumajang-ingatkan-kesiagaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kesiagaan]]></category>
		<category><![CDATA[pasukan]]></category>
		<category><![CDATA[peralatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218220</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memimpin Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Lumajang Tahun 2025, di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Rabu (08/01/2025) tadi. Dalam amanatnya, Pj Bupati menyampaikan bahwa kegiatan apel tersebut merupakan salah satu langkah untuk memastikan kesiapan baik personil maupun peralatan yang menunjang terkait kesiapsiagaan dalam hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memimpin Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Lumajang Tahun 2025, di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Rabu (08/01/2025) tadi. Dalam amanatnya, Pj Bupati menyampaikan bahwa kegiatan apel tersebut merupakan salah satu langkah untuk memastikan kesiapan baik personil maupun peralatan yang menunjang terkait kesiapsiagaan dalam hal kebencanaan, terutama dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.</p>



<p>Hal ini, ujarnya, sesuai dengan logo BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) yaitu, segitiga biru yang mengartikan bahwa kebencanaan adalah urusan kita bersama pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media sosial. &#8220;Saya mengajak seluruh elemen, stakeholder dan masyarakat untuk berpartisi aktif dalam penanggulangan bencana terutama bencana hidrometeorologi. Sejalan dengan pembentukan kader resiliensi bencana, sebagaimana tadi telah dilakukan pemasangan pin secara simbolis,&#8221; kata Pj Bupati Lumajang.</p>



<p>Selanjutnya, Surat Keputusan Bupati tentang Darurat Bencana Hidrometeorologi tanggal 12 November 2024 berlaku sampai dengan 11 februari 2025. Selama kurun waktu itu, sudah terjadi beberapa kejadian mulai banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem serta angin puting beliung.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk itu, Pj Bupati Lumajang menekankan agar kewaspadaan harus tetap diutamakan terutama Januari sampai Februari. Karena bulan-bulan tersebut, adalah puncak musim hujan sesuai informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo.</p>



<p>&#8220;Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang yang telah melaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Darurat Bencana Hidrometeorologi tahun 2025 di Kabupaten Lumajang,&#8221; paparnya.</p>



<p>Usai memimpin apel, Pj Bupati Lumajang melanjutkan dengan melakukan pemeriksaan peralatan penunjang kesiapsiagaan bencana mulai dari peralatan komunikasi, dapur umum, kendaraan maupun perlengkapan penanganan kebencanaan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218220</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Probolinggo Beri Bantuan Peralatan Peningkatan Usaha untuk 28 Pelaku UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-probolinggo-beri-bantuan-peralatan-peningkatan-usaha-untuk-28-pelaku-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Dec 2024 09:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[peralatan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217618</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUMP) Kota Probolinggo, memberikan bantuan usaha kepada 28 pelaku UMKM, yang diselenggarakan di Halaman Kantor DKUMP, Senin (16/12/2024) tadi. Penyerahan bantuan stimulus pengembangan usaha bagi pelaku UMKM tersebut, diserahkan langsung oleh Pj Wali Kota Probolinggo, M Taufik Kurniawan, didampingi Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUMP) Kota Probolinggo, memberikan bantuan usaha kepada 28 pelaku UMKM, yang diselenggarakan di Halaman Kantor DKUMP, Senin (16/12/2024) tadi. Penyerahan bantuan stimulus pengembangan usaha bagi pelaku UMKM tersebut, diserahkan langsung oleh Pj Wali Kota Probolinggo, M Taufik Kurniawan, didampingi Kepala DKUMP, Fitriawati dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Probolinggo, Wawan Soegyantono.</p>



<p>Di hadapan penerima bantuan, Pj Wali Kota M Taufik, mengatakan bahwa program bantuan peralatan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengurangi pengangguran. Sehingga, dilakukan upaya-upaya kemandirian dan kewirausahaan untuk menciptakan lapangan kerja.</p>



<p>“Ini program Pemerintah Kota Probolinggo untuk mendorong UMKM agar lebih optimal. Catatan saya, di Kota Probolinggo sampai dengan November 2024 kemarin, tingkat penganggurannya masih cukup tinggi yakni 4.4 persen. Meskipun ada penurunan dari tahun 2023 silam yakni 4,5 persen. Dan kenapa kami kejar pelaku UMKM ini untuk terus berinovasi dan berkreasi, karena pelaku UMKM ini tulang punggung kami untuk meminimalisir pengangguran di Kota Probolinggo,” katanya.</p>



<p>Pihaknya terus memberikan motivasi, dorongan dan menambah wawasan usaha bagi wirausahawan baru guna mengembangkan kemampuan dan kreasinya. Sehingga, dapat meningkatkan produktivitasnya dan menyerap tenaga kerja baru.</p>



<p>&#8220;Pesan saya, manfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga bisa menambah pendapatan. Dengan kita berikan stimulus bantuan peralatan dan pelatihan, harapannya bapak dan ibu semua menjadi lebih besar, lebih maju dan bisa menambah perekrutan pegawainya. Otomatis, semua berkontribusi terkait dengan pengentasan pengangguran di Kota Probolinggo,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam laporannya, Kepala DKUMP, Fitriawati, menambahkan ada sebanyak 28 pelaku UMKM yang menerima stimulus bantuan peralatan tersebut. Dengan penerima bantuan, yaitu merupakan pelaku UMKM yang telah memiliki kartu UMKM dan telah melalui Musrenbang.</p>



<p>Dengan tujuan untuk memfasilitasi kegiatan pelaku UMKM dalam usahanya sebagai penggerak ekonomi daerah guna meningkatkan produktivitas usahanya serta memperluas pemasaran. Sekaligus, memberikan motivasi kepada pelaku UMKM agar semakin maju dan berkembang.</p>



<p>“Stimulus bantuan yang kami berikan masing-masing pelaku tidak sama, sesuai dengan saat pengajuan Musrenbang. Yang terdiri dari etalase toko 6 unit, etalase baju 1 unit, etalase warung 3 unit, mesin jahit sebanyak 5 unit, mesin obras 3 unit, peralatan dapur sebanyak 8 paket, las listrik 1 unit dan oven gas 1 unit,” jelasnya.</p>



<p>Salah satu penerima bantuan, Nurul (39), warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, pemilik usaha katering &#8216;Pawon Jowo&#8217; sangat bersyukur mendapatkan bantuan dari Pemkot Probolinggo, karena dirinya baru memulai usaha sejak tahun 2019 dengan memaksimalkan perabotan yang ada.</p>



<p>Dengan diberikannya bantuan peralatan dapur, dirinya merasa senang dan bahagia, sebab biasanya jumlah pesanan harus dibatasi karana minimnya peralatan. “Saya terbilang masih baru dalam usaha ini, baru tahun 2019 memulai usaha makanan katering. Dengan bantuan peralatan masak, saya bisa menambah produksi pesanan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, hadir kepala perangkat daerah, camat dan lurah di wilayah Kota Probolinggo. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPBD Lumajang Juara Umum Semarak Gelar Peralatan BNPB</title>
		<link>https://memontum.com/bpbd-lumajang-juara-umum-semarak-gelar-peralatan-bnpb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[peralatan]]></category>
		<category><![CDATA[semarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212185</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, berhasil terpilih sebagai Juara Umum dalam lomba Semarak Gelar Peralatan yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Karena raihan itu, BPBD Lumajang pun menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak. &#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, BPBD mengucapkan terima kasih kepada seluruh multipihak terkait tata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, berhasil terpilih sebagai Juara Umum dalam lomba Semarak Gelar Peralatan yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Karena raihan itu, BPBD Lumajang pun menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak.</p>



<p>&#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, BPBD mengucapkan terima kasih kepada seluruh multipihak terkait tata kelola penanggulangan bencana,&#8221; kata Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, Selasa (23/07/2024) tadi.</p>



<p>Patria mengungkapkan kebanggaannya kepada BPBD Lumajang, yang selalu siap siaga terutama dalam menyiapkan logistik dan peralatan yang menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana. &#8220;Kebersamaan, sinergitas dan soliditas membuat kita semua sebagai tim tangguh dalam mengurangi dampak resiko bencana di Lumajang,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebelumnya, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, juga menyampaikan pentingnya kegiatan gelar peralatan, sebagaimana yang dilakukan Jawa Timur. &#8220;Kegiatan gelar peralatan ini sangat penting sekali. Karena, keberhasilan penanganan bencana itu 73 persennya ditentukan oleh kesiapan logistik dan peralatan,&#8221; katanya.</p>



<p>Setidaknya, ada lima arahan yang ditekankan oleh Kepala BNPB, terkait kesiapan logistik dan peralatan. Pertama, terjaminnya logistik dan peralatan yang memadai di setiap daerah. Kedua, pemeliharaan peralatan secara rutin untuk memperpanjang usia pakai peralatan PB secara maksimal. Ketiga, peningkatan kapasitas SDM dalam tata kelola pergudangan logistik dan peralatan agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.</p>



<p>Keempat, segera bentuk Klaster Logistik dengan menjalin kerjasama bersama stakeholder terkait. &#8220;Dan kelima, perlunya membangun digitalisasi sistem manajemen logistik dan peralatan,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212185</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
