<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Perang Lawan Nyamuk DBD &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perang-lawan-nyamuk-dbd/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Nov 2021 15:03:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Perang Lawan Nyamuk DBD &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Berantas DBD di Kota Surabaya, Pemkot Libatkan 26.541 Kader Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/berantas-dbd-di-kota-surabaya-pemkot-libatkan-26-541-kader-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2021 12:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Perluasan DBD]]></category>
		<category><![CDATA[DBD Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Lawan Nyamuk DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Perindo Gencarkan Fogging Cegah DBD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157525</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Memasuki musim hujan tahun ini, Pemkot Surabaya berkomitmen memberantas Demam Berdarah Dangue (DBD). Untuk menjalankan komitmen itu, Pemkot langsung menggerakkan dari jajaran Puskesmas dan 26.541 kader kesehatan se-Surabaya untuk berantas DBD. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengakui bahwa beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya yang meminta semua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Memontum Surabaya &#8211; Memasuki musim hujan tahun ini, Pemkot Surabaya berkomitmen memberantas Demam Berdarah Dangue (DBD). Untuk menjalankan komitmen itu, Pemkot langsung menggerakkan dari jajaran Puskesmas dan 26.541 kader kesehatan se-Surabaya untuk berantas DBD.</p>



<p>Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengakui bahwa beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya yang meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaaan terhadap penyakit DBD ini. SE bernomor 443/12475/436.7.2/2021 itu sudah disebarkan kepada Kepala Perangkat Daerah, camat, lurah, RT/RW, sekolah, tempat ibadah, pengelola mall dan semua perusahaan di Kota Surabaya.</p>



<p>“Melalui SE itu saya sudah meminta untuk menggerakkan masyarakat atau anggota di masing-masing institusi dalam upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit DBD di Kota Surabaya, karena Surabaya akan memasuki musim penghujan,” kata Eri, Kamis (04/11/2021).</p>



<p>Selain itu, Eri juga juga menegaskan, bahwa pihaknya untuk melaksanakan Gerakan 1 Rumah atau Gedung 1 Jumantik (G1R1J) dengan melibatkan kader kesehatan atau karyawan institusi untuk memantau dan memastikan tidak ada jentik di lingkungan masing-masing, termasuk lapangan atau tanah kosong dan fasilitas umum lainnya. &#8220;Saya juga meminta untuk mengaktifkan kegiatan sosialisasi dan penguatan tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik di rumah maupun di lingkungan sekitar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menyampaikan, pentingnya pelaksanaan cara pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus (PSN 3M Plus). Yaitu, menguras dan menyikat bersih bak mandi atau kolam air minimal satu minggu sekali. Menutup rapat tempat penampungan air. Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas. Plus menghindari gigitan nyamuk dengan cara memakai anti nyamuk atau memakai kelambu, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman anti nyamuk, mengganti air vas bunga, dan tempat minum burung.</p>



<p>Karena itu, Eri menyampaikan, PSN 3M Plus harus secara rutin dilakukan untuk memutus rantai penularan DBD, dan fogging bukan strategi utama dalam mencegah DBD, karena hanya dapat membunuh nyamuk dewasa, tidak dapat membunuh jentik dan telur nyamuk.</p>



<p>“Tolong segera membawa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya apabila ada keluarga atau masyarakat yang menunjukkan gejala DBD, dan melaporkan ke puskesmas terdekat untuk dilakukan Penyelidikan epidemiologi,&#8221; terangnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga meminta warga untuk membantu kelancaran kegiatan penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan fokus apabila ada kasus DBD di suatu wilayah.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan dalam rangka pencegahan DBD ini, pihaknya melibatkan semua stakeholder atau lintas sektor di tiap wilayah, mulai dari unsur kecamatan, kelurahan, RT, RW, Bhabinkamtibmas, Babinsa, puskesmas dan juga para kader se-Surabaya.</p>



<p>“Jumlah petugas puskesmas yang diturunkan sesuai dengan jumlah penanggung jawab PSN di wilayah binaan yang ada di setiap kelurahan, rata rata 2-3 orang per RW di bantu RT atau RW setempat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, pihaknya melibatkan sebanyak 26.541 kader kesehatan untuk bergerak hingga ke rumah-rumah warga. Melalui cara ini, dirinya berharap semoga DBD di Surabaya bisa ditekan. (ade/sit)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157525</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perang Lawan Nyamuk DBD, Kodim 0824 Jember Bagikan Bunga Lavender</title>
		<link>https://memontum.com/perang-lawan-nyamuk-dbd-kodim-0824-jember-bagikan-bunga-lavender</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2019 11:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0824 Jember Bagikan Bunga Lavender]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Lawan Nyamuk DBD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=77034</guid>

					<description><![CDATA[Momentum Jember l&#8211;Kodim 0824 Jember menyatakan perang dengan Demam berdarah (DBD) hal itu dibuktikan dengan memberikan bibit Bunga Lavender kepada semua Babinsa untuk disalurkan kepada masyarakat. Karena Bunga Lavender dipercaya ampuh mengusir nyamuk, Bahkan, merk-merk ternama lotion anti nyamuk atau obat nyamuk bakar memakai bahan dari bunga ini. &#8220;Pencegahan lebih diutamakan daripada pengobatan,&#8221; kata Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="auto"><strong>Momentum Jember l&#8211;</strong>Kodim 0824 Jember menyatakan perang dengan Demam berdarah (DBD) hal itu dibuktikan dengan memberikan bibit Bunga Lavender kepada semua Babinsa untuk disalurkan kepada masyarakat.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Karena Bunga Lavender dipercaya ampuh mengusir nyamuk, Bahkan, merk-merk ternama lotion anti nyamuk atau obat nyamuk bakar memakai bahan dari bunga ini.</p>
<p dir="auto"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0076-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-77030" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0076-copy.jpg?resize=500%2C281&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="281" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0076-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0076-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0076-copy.jpg?resize=200%2C112&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a> <a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0074-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-77029" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0074-copy.jpg?resize=500%2C281&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="281" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0074-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0074-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0074-copy.jpg?resize=200%2C112&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p dir="auto">&#8220;Pencegahan lebih diutamakan daripada pengobatan,&#8221; kata Kepala Staf Kodim 0824 Jember Mayor Inf Sampak kepada <a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noopener" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://memontum.com&amp;source=gmail&amp;ust=1549538439327000&amp;usg=AFQjCNGe9Db-E8Eghc_InRLZTV_EboRauQ">memontum.com</a>, Rabu (6/2/2019) saat usai acara di Makodim 0824 Jember.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Mayor Inf Sampak mengatakan, Komandan Kodim Letkol Inf Arif Munawar menekankan kepada anggota di bawah untuk selalu menjaga kebersihan agar penyebaran virus Aedes aegypti penyebab DBD bisa ditekan.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;Bibit Bunga Lavender ini nantinya oleh Babinsa akan ditanam di Koramil serta di desa-desa dan akan dilakukan sosialisasi kepada warga agar menanam Bunga Lavender di pekarangan rumahnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Untuk pengembangbiakan dan perawatan Sambung Mayor Inf Sampak, Kodim akan mengirimkan anggotanya yang sudah lama bergelut dengan bunga rumput-rumputan dari suku Lamiaceae ini.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;Karena Kodim Jember sendiri sudah sejak lama menanam Bunga Lavender baik di halaman maupun di dalam ruangan karena bunga ini selain untuk mencegah DBD juga cocok sebagai hiasan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Mayor Inf Sampak berharap dengan upaya yang dilakukan Kodim 0824 Jember masyarakat tertarik untuk membudidayakan Bunga Lavender agar virus DBD yang menjadi penyumbang angka kematian terbesar di Indonesia bisa diminimalisir.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Diketahui Dari data yang dihimpun media ini terdapat 16.962 laporan kasus DBD dan tertinggi berada di Provinsi Jawa Timur, Sementara angka kematian akibat nyamuk Aedes aegypti ini mencapai 169 orang. (Yud/oso)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77034</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
