<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Peras Pelanggan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/peras-pelanggan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Sep 2020 10:02:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Peras Pelanggan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Oknum Petugas PLN Peras Pelanggan</title>
		<link>https://memontum.com/oknum-petugas-pln-peras-pelanggan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2020 10:02:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Miniature Circuit Breaker (MCB)]]></category>
		<category><![CDATA[oknum]]></category>
		<category><![CDATA[Peras Pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124138</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Oknum petugas PT PLN (Persero) Pamekasan diduga memeras pelanggan. Dua oknum berinisial M itu beroperasi di daerah perbatasan Pakong, Pamekasan dan Guluk-Guluk, Sumenep. Modus yang dilakukan oknum, biasanya menjual Miniature Circuit Breaker (MCB) atau pemutus sirkuit. Padahal, MCB yang berada dalam pengawasan managmen PT PLN tidak diperjualbelikan. Informasi yang dihimpun Harian Pagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Oknum petugas PT PLN (Persero) Pamekasan diduga memeras pelanggan. Dua oknum berinisial M itu beroperasi di daerah perbatasan Pakong, Pamekasan dan Guluk-Guluk, Sumenep.</p>
<p>Modus yang dilakukan oknum, biasanya menjual Miniature Circuit Breaker (MCB) atau pemutus sirkuit. Padahal, MCB yang berada dalam pengawasan managmen PT PLN tidak diperjualbelikan.</p>
<p>Informasi yang dihimpun Harian Pagi Memo X (memontum.com grup) dua oknum berinisial M itu dalam beroperasi datang ke rumah-rumah warga. Pria yang biasanya menjadi juru catat meter dan juru tagih sambil lalu menawarkan MCB dengan harga beragam.</p>
<p>Keduanya menawarkan MCB diatas harga Rp 100 ribu dengan pasangannya. Harga itu tergantung pada kemampuan ekonomi pelanggan. Jika mampu harga MCB bisa mencapai Rp 250 ribu. Jika ekonominya dibawah rata-rata harganya bisa Rp 100-150 ribu. &#8220;Kalau di rumah biasanya dijual Rp 250 ribu dengan pasangannya,&#8221; ujar Aji warga Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong.</p>
<p>Menurut Aji, MCB marak diperjual-belikan oleh petugas PLN di lapangan. Padahal, alat tersebut tidak diperjualbelikan. &#8220;Warga disini banyak yang beli,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurut Aji, pelanggan PLN akan membutuhkan MCB ketika musim tembakau tiba. Alat itu dibutuhkan pelanggan saat daya listrik tidak kuat karena banyak pemakaian listrik. &#8220;Nah, disitu biasanya MCB dibutuhkan untuk menambah daya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kepala Bagian Transaksi Energi UP3 PLN Pamekasan Umar Solehen meminta pelanggan atau masyarakat umum melaporkan jika ada oknum petugas PLN bermain-main. Jika, tidak masyarakat akan dirugikan. &#8220;MCB milik PLN itu gratis. Tidak ada biaya. Kalau ada petugas yang bermain-main laporkan ke kami. Akan kami proses,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Mantan Manager PLN Pragaan itu mengaku akan turun langsung menindak petugas nakal di lapangan. &#8220;Kami butuh laporan seperti ini,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124138</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
