<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>perbaiki &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perbaiki/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Aug 2025 14:07:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>perbaiki &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Jember Perbaiki 1500 Ruang Sekolah Demi Kenyamanan Belajar Mengajar</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-perbaiki-1500-ruang-sekolah-demi-kenyamanan-belajar-mengajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[kenyamanan]]></category>
		<category><![CDATA[mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225205</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) berkomitmen untuk melakukan pembenahan perbaikan sekolah-sekolah yang rusak sedang dan berat. Komitmen ini, tentunya kabar gembira bagi ribuan siswa dan guru di Kabupaten Jember, yang tidak lama lagi akan menikmati perbaikan ruang kelas dan gedung sekolah yang selama ini rusak. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) berkomitmen untuk melakukan pembenahan perbaikan sekolah-sekolah yang rusak sedang dan berat. Komitmen ini, tentunya kabar gembira bagi ribuan siswa dan guru di Kabupaten Jember, yang tidak lama lagi akan menikmati perbaikan ruang kelas dan gedung sekolah yang selama ini rusak.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, mengatakan bahwa dari jenjang PAUD, SD hingga SMP, terdapat 3.120 lembaga. Dari jumlah itu, tidak semua bangunannya dalam kondisi baik. Sehingga, bertahap akan dilakukan perbaikan.</p>



<p>“Tentu dari jumlah itu, tidak semuanya dalam kondisi ideal atau baik,” kata Hadi, Selasa (19/08/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya mengungkapkan, sesuai Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jumlah sekolah yang mengalami kerusakan kurang lebih sejumlah 500. Namun, jika secara total ruangan gedung, lebih dari 1.500 gedung sekolah mengalami rusak sedang-berat.</p>



<p>“Kalau secara total ruangan gedung, lebih dari 1.500 gedung sekolah mengalami rusak berat dan sedang. Itu sesuai dengan apa yang disampaikan Gus Bupati. Jumlah ini sangat besar di Kabupaten Jember,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Prihatin dengan banyaknya jumlah gedung lembaga pendidikan yang rusak, Bupati Jember, Muhammad Fawait, kemudian melakukan langkah strategis agar segera ada perbaikan. Salah satunya, dengan mengalokasikan dana sejumlah Rp 46 miliar dari APBD untuk melakukan rehabilitasi beberapa sekolah.</p>



<p>“Bupati pernah mengalokasikan Rp 46 miliar dari APBD untuk melakukan rehab sekolah,” ungkapnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Bupati Jember juga melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat terutama Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah. Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, beberapa waktu lalu menemui Wakil Kementerian Didasmen untuk berkonsultasi mengenai kondisi sekolah rusak di Jember. Penyebabnya, kemampuan fiskal atau anggaran pemerintah daerah terbatas.</p>



<p>Karenanya, jika hanya mengandalkan APBD, anggarannya tidak cukup untuk melakukan perbaikan seluruh sekolah yang rusak. “Bupati datang ke Kementerian Didasmen menemui Wamen untuk berkonsultasi mengenai kondisi sekolah yang ada di Jember. Tentunya, jika mengandalkan APBD, anggaran kita tidak akan cukup. Butuh uluran dari anggaran APBN khususnya yang bersumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” imbuhnya.</p>



<p>Hasil pertemuan Bupati Jember dengan Wamen Didasmen, yaitu pihaknya akan menindaklanjutinya dengan mengajukan proposal. Tujuannya, itu untuk usulan revitalisasi sekolah yang rusak sedang hingga berat di Kabupaten Jember.</p>



<p>“Atas hasil pertemuan itu, kami tindak lanjuti dengan pengajuan proposal untuk usulan revitalisasi sekolah yang rusak sedang dan berat,” imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225205</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Jalan Ambles, DPUPRPKP Kota Malang Siapkan Perbaikan hingga 15 Meter dan Beri Box Culvert</title>
		<link>https://memontum.com/perbaiki-jalan-ambles-dpuprpkp-kota-malang-siapkan-perbaikan-hingga-15-meter-dan-beri-box-culvert</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Oct 2024 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambles]]></category>
		<category><![CDATA[culvert]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215657</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang memastikan bahwa penyebab amblesnya jalan karena saluran drainase yang sudah aus atau berusia lama. Hal ini disampaikannya, setelah titik lokasi jalan ambles di Jalan Gadang depan Gang 6, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dilakukan peninjauan. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang memastikan bahwa penyebab amblesnya jalan karena saluran drainase yang sudah aus atau berusia lama. Hal ini disampaikannya, setelah titik lokasi jalan ambles di Jalan Gadang depan Gang 6, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dilakukan peninjauan.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan jika buis beton yang ada tersebut tidak memiliki tulangan atau hanya semacam cor-coran. Karenanya, tidak mampu menahan beban. Sementara di lokasi hanya diameter 80 cm dan ketebalan antara tujuh sampai delapan cm.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya memang tadi pagi dan ini karena saluran drainase yang memang sudah lama dan kemungkinan juga karena beban kendaraan yang melalui semakin bertambah volumenya. Buis beton ini juga hanya semacam cor tanpa tulangan,” jelas Dandung, Senin (21/10/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, jika drainase ambrol itu terjadi pada luasan tujuh meter. Namun, perbaikan akan dilakukan sepanjang 15 meter. Buis beton, akan diganti dengan drainase box culvert ukuran 100&#215;100 cm dan itu ditingkatkan dari yang sebelumnya hanya 80 cm persegi.</p>



<p>&#8220;Nanti juga akan kita gali sampai dengan kedalaman dua meter. Ini segera kita lakukan perbaikan dan anggarannya kita gunakan insidentil sesuai dengan kebutuhannya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Dandung juga akan mengevaluasi sisi-sisi lain di sekitar saluran drainase tersebut. Namun tentunya, juga tergantung pada ketersediaan anggaran dan prioritas. &#8220;Kami berharap perbaikan ini bisa segera diselesaikan sebelum musim hujan berpengaruh lebih besar pada kondisi jalan dan drainase di sini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dalam hal ini, DPUPRPKP Kota Malang terus berupaya merespons cepat dan menuntaskan perbaikan drainase agar jalan segera bisa dilewati dengan aman oleh masyarakat. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215657</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Panen Jagung bersama Warga Desa Pagung, TMMD Kodim Kediri juga Perbaiki Akses Jalan Sawah</title>
		<link>https://memontum.com/panen-jagung-bersama-warga-desa-pagung-tmmd-kodim-kediri-juga-perbaiki-akses-jalan-sawah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pagung,]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215551</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Dandim 0809/Kediri, Letkol Inf Aris Setiawan, melaksanakan panen jagung bersama warga Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, di area lokasi TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-122, Kamis (17/10/2024) tadi. Dandim 0809/Kediri selaku Dansatgas TMMD ke-122, mengatakan bahwa selain bertani warga di Desa Pagung, juga bercocok tanam sayur-sayuran dan perkebunan sebagai sumber pendapatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Dandim 0809/Kediri, Letkol Inf Aris Setiawan, melaksanakan panen jagung bersama warga Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, di area lokasi TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-122, Kamis (17/10/2024) tadi.</p>



<p>Dandim 0809/Kediri selaku Dansatgas TMMD ke-122, mengatakan bahwa selain bertani warga di Desa Pagung, juga bercocok tanam sayur-sayuran dan perkebunan sebagai sumber pendapatan dan perekonomian. &#8220;Salah satu alasan pemilihan sasaran TMMD ke-122 Kodim 0809/Kediri di lokasi ini, karena secara umum untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga masyarakat Desa Pagung, yaitu dari sektor pertanian,&#8221; ujar Dandim 0809/Kediri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, pemilik sawah yang dipanen bersama Dandim 0809, Nuryati, mengucapkan sangat berterimakasih kepada TNI yang telah membangun jalan ke arah lokasi pertanian warga menjadi baik. Jalan yang sebelumnya berlumpur, sekarang menjadi nyaman untuk lintasi petani.</p>



<p>&#8220;Sebelum adanya TMMD ini, jalan banyak berlubang dan berlumpur. Kini, warga sangat mudah mengakses jalan ini dan bisa untuk mengangkut hasil pertanian secara mudah. Dengan adanya TMMD ini, kami sangat bersyukur sekali, karena jalan pertanian menjadi bagus dan kami pun dapat dengan mudah membawa hasil pertanian maupun perkebunan,&#8221; jelasnya. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215551</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmikan Tanggul Sungai Mujur, Pj Bupati Lumajang Sampaikan Apresiasi Gercep Provinsi Perbaiki Infrastruktur</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-tanggul-sungai-mujur-pj-bupati-lumajang-sampaikan-apresiasi-gercep-provinsi-perbaiki-infrastruktur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gercep,]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[mujur,]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210459</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tanggul Sungai Mujur di Dusun Rojobalen Desa Kloposawit Kecamatan Candipuro, akhirnya secara resmi dibuka oleh Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono didampingi oleh Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni, saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Lumajang, Sabtu (08/06/2024) tadi. Dengan diresmikannya tanggul itu, harapan besar bagi masyarakat setempat yang kini merasa lebih aman saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Tanggul Sungai Mujur di Dusun Rojobalen Desa Kloposawit Kecamatan Candipuro, akhirnya secara resmi dibuka oleh Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono didampingi oleh Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni, saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Lumajang, Sabtu (08/06/2024) tadi. Dengan diresmikannya tanggul itu, harapan besar bagi masyarakat setempat yang kini merasa lebih aman saat debit air di Sungai Mujur meningkat.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, dalam waktu 1 bulan 3 minggu, Tangkis Tanggul di Sungai Mujur yang rusak sudah diperbaiki. Ini akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar, karena banjir bisa saja sewaktu-waktu terjadi dan sudah diperbaiki,&#8221; kata Pj Bupati Yuyun-sapaannya Pj Bupati Lumajang.</p>



<p>Pj Bupati Yuyun juga menjelaskan, bahwa dampak dari banjir lahar dingin yang terjadi pada 18 April lalu, menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur di Lumajang. Termasuk, 11 jembatan yang putus dan tanggul sungai yang rusak berat. Namun, berkat upaya intensif melobi Pemprov Jatim, akhirnya perbaikan infrastruktur di Lumajang bisa segera dilakukan.</p>



<p>&#8220;Kami atas nama Pemkab Lumajang menyampaikan terima kasih kepada Bapak Pj Gubernur dan jajaran Pemprov Jatim. Alhamdulillah, selain tanggul, ada lima jembatan yang telah diperbaiki oleh Dinas PU Bina Marga Jawa Timur. Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan bisa membawa manfaat yang baik bagi pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Lumajang,&#8221; papar Pj Bupati Yuyun.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, dalam kesempatan itu menekankan bahwa percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana lahar dingin, adalah bagian dari program pemprov Jatim. Dirinya menegaskan, mengenai komitmennya untuk tidak membiarkan masyarakat Jawa Timur, khususnya di Lumajang, agar tidak merasakan kesusahan yang berkepanjangan akibat bencana tersebut.</p>



<p>&#8220;Pasca bencana 18 April tersebut, saya melihat langsung dampak bencana. Tapi berkat kegigihan Pj Bupati yang bekerja keras dan menjelaskan dengan detail dampak dan manfaat, akhirnya kita coba bantu melalui anggaran kita (provinsi, red),&#8221; papar Adhy Karyono.</p>



<p>Peresmian tanggul ini, ujarnya, tidak hanya menjadi simbol keberhasilan rekonstruksi pasca bencana. Tetapi juga bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam upaya mitigasi bencana dan pemulihan ekonomi.</p>



<p>Dengan infrastruktur yang semakin baik, lanjutnya, masyarakat Lumajang diharapkan dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan produktif. Serta, siap menghadapi tantangan di masa depan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210459</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Jalan Rusak Keling Sukodono, Bupati Sidoarjo Isyaratkan Peninggian Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/perbaiki-jalan-rusak-keling-sukodono-bupati-sidoarjo-isyaratkan-peninggian-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[isyaratkan]]></category>
		<category><![CDATA[keling]]></category>
		<category><![CDATA[peninggian]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207562</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Perbaikan jalan rusak dilakukan Pemkab Sidoarjo, Rabu (20/03/2024) tadi. Pemandangan itu, seperti terlihat di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono. Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Alam (DPUBMSDA), menurunkan tim Satgas Jalan untuk melakukan pengurukan dan perbaikan. Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan Keling Jumputrejo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Perbaikan jalan rusak dilakukan Pemkab Sidoarjo, Rabu (20/03/2024) tadi. Pemandangan itu, seperti terlihat di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono. Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Alam (DPUBMSDA), menurunkan tim Satgas Jalan untuk melakukan pengurukan dan perbaikan.</p>



<p>Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan Keling Jumputrejo, tidak hanya dilakukan tambal sulam. Namun, dilakukan peninggian karena titik jalan rusak yang dikeluhkan warga posisinya lebih rendah.</p>



<p>“Jalan yang rusak itu lebih rendah. Sehingga, kalau hujan air ngantong. Terutama jalan yang di depan Masjid Badrul Hasan, itu posisinya lebih ditinggikan lagi,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor.</p>



<p>Bupati Ahmad Muhdlor menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, atas ketidaknyamanan karena beberapa ruas jalan desa mengalami kerusakan pasca hujan. “Perbaikan jalan rusak ini akan terus dilakukan. Kemarin, jalan Kletek sudah mulai diperbaiki dan hari ini tadi jalan Keling Jumputrejo. Kemudian ruas jalan lingkar timur dan jalan Brigjen Katamso Waru juga sudah dilakukan perbaikan. Kami atas nama pemkab mohon maaf perjalanan terganggu karena adanya perbaikan jalan,” tambah Gus Muhdlor.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala DPUBMSDA, Dwi Eko Saptono, menjelaskan bahwa tahap pertama akan dilakukan peninggian jalan dengan menguruk jalan rusak yang lokasinya di depan Masjid Badrul Hasan. “Jalan yang diperbaiki panjangnya kurang lebih 100 meter dan jalan depan masjid itu akan ditinggikan sekitar 15 cm,” ujar Dwi.</p>



<p>Ditambahkannya, penanganan jalan rusak di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, mulai dikerjakan hari ini. Delapan orang tim Satgas Jalan telah bekerja dan saat ini sedang meratakan Sirtu urug di atas jalan yang rusak. Kurang lebih, tingginya 15 cm dan setelah itu akan dipadatkan menggunakan mesin pemadat yang telah ada dilokasi.</p>



<p>&#8220;Kira-kira 5 hingga 6 hari pengerjaan, jalan aspal ini akan selesai. Itupun jika tidak terkendala hujan dan mudah-mudahan cuaca mendukung. Sehingga, pengerjaan perbaikan jalan ini dapat cepat selesai,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dwi yang pernah menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Pemkab Sidoarjo mengatakan, pengerjaan jalan rusak di Dusun Keling Desa Jumputrejo sudah masuk dalam e-katalog lokal. &#8220;Sebenarnya perbaikan jalan di Dusun Keling ini sudah masuk di e-katalog. Pihak ketiga sudah ditunjuk untuk segera melakukan perbaikannya,&#8221; ucapnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peduli Mobilitas Perekonomian Warga, Bupati Jember Bertahap Perbaiki Jalan hingga Pelosok Desa</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-mobilitas-perekonomian-warga-bupati-jember-bertahap-perbaiki-jalan-hingga-pelosok-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bertahap]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[mobilitas]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[pelosok]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205023</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meninjau pengerjaan pengaspalan jalan di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan dan Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, Kamis (14/03/2024) tadi. Di sela-sela peninjauan itu, Bupati Hendy menyampaikan bahwa pengaspalan jalan di desa tersebut baru kali ini bisa direalisasikan dengan menyesuaikan anggaran yang ada. “Panjangnya kurang lebih 3,8 kilometer dan menghubungkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meninjau pengerjaan pengaspalan jalan di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan dan Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, Kamis (14/03/2024) tadi. Di sela-sela peninjauan itu, Bupati Hendy menyampaikan bahwa pengaspalan jalan di desa tersebut baru kali ini bisa direalisasikan dengan menyesuaikan anggaran yang ada.</p>



<p>“Panjangnya kurang lebih 3,8 kilometer dan menghubungkan dua desa. Selama ini, itu belum pernah diperbaiki sama sekali dan baru kali ini diperbaiki,” kata Bupati Hendy.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa untuk wilayah daerah pelosok yang belum tersentuh perbaikan jalan, maka akan direalisasi secara bergantian. “Kami akan terus berusaha memperbaiki jalan di daerah lainnya, yang belum tersentuh perbaikan. Sedikit demi sedikit, ini akan menyesuaikan dengan anggaran,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga</strong>:</p>





<p>Dalam kesempatan sama, Bupati Hendy juga meminta kepada kepala desa, bahwa setelah jalan diperbaiki, agar Kades bisa membuat inovasi agar ekonomi terus bergerak. Terutama, bagi para pelaku UMKM.</p>



<p>Dirinya juga mencontohkan, bahwa Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, bisa berinovasi membuat wahana bermain air di kanal sungai. Di lokasi itu, juga bisa dibuatkan warung-warung di sepanjang kanal sungai sebagai penunjangnya.</p>



<p>&#8220;Itu bisa dijadikan inspirasi untuk dikembangkan,&#8221; ujar Bupati Hendy. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205023</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Kebut Pengaspalan hingga Perbaiki Jalan Ambles</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-kebut-pengaspalan-hingga-perbaiki-jalan-ambles</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Dec 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambles]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[pengaspalan]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203075</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang natal dan tahun baru (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, kebut pengaspalan hingga pelebaran jalan di beberapa titik. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan jika pengaspalan jalan saat ini sedang dilakukan di Simpang 3 Jalan Danau Toba, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang natal dan tahun baru (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, kebut pengaspalan hingga pelebaran jalan di beberapa titik.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan jika pengaspalan jalan saat ini sedang dilakukan di Simpang 3 Jalan Danau Toba, Sawojajar, Kota Malang hingga ujung Jembatan Kedungkandang. Sementara, pelebaran jalan dilakukan di Jalan Ki Ageng Gribig dan Jalan Ikan Tombro, Sudimoro.</p>



<p>“Jadi untuk pengaspalan dan pelebaran jalan sesuai dengan kontrak akan berakhir di 12 Desember. Kalau ngaspal itu cepat, paling tiga hari selesai. Itu menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” ujar Dandung, Jumat (08/12/2023) tadi.</p>



<p>Selain itu, di Jalan Puncak Borobudur, Jalan Borobudur Agung, Jalan Simpang Sulfat hingga beberapa Jalan di Kawasan Terminal Arjosari juga dilakukan pengaspalan dengan menggunakan Perubahan APBD 2023. Target penyelesaiannya pun juga dalam waktu dekat ini pada 22 Desember 2023.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jadi ada empat sekaligus sisa pengaspalan dengan menggunakan PAK dengan target selesai pada 22 Desember 2023 ini. Kalau yang menggunakan APBD, itu target selesainya 12 Desember 2023,” ucapnya.</p>



<p>Di sisi lain, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, juga meminta percepatan perbaikan lubang menganga yang mengakibatkan aspal ambles di Jalan Bandung, Kota Malang. Di mana kejadian tersebut, terjadi Kamis (07/12/2023) kemarin. Sehingga, pihaknya menargetkan agar empat hingga lima hari ke depan, perbaikan dapat segera selesai.</p>



<p>“Kita harus melakukan percepatan. Saya intruksikan kepada jajaran terkait agar dalam kurun waktu empat sampai lima hari, bisa diselesaikan. Jadi saya perintahkan untuk segera, agar dikerjakan pagi, siang dan malam,” tambah Wahyu.</p>



<p>Hingga saat ini, ujarnya, perbaikan jalan masih terus dilakukan. Bahkan, di Jalan Simpang Ijen menuju Jalan Bandung dan sebaliknya dilakukan penutupan sementara.</p>



<p>&#8220;Kami sudah siapkan box culvert yang bisa segera kita pasang dan kita tanam di sana. Sehingga kami harapkan nantinya arus lalu lintas bisa segera kembali berjalan dengan normal di Jalan Bandung tersebut,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203075</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Status Gizi Balita dan Ibu Hamil, Pj Bupati Lumajang Beri Tambahan Makanan Bergizi</title>
		<link>https://memontum.com/perbaiki-status-gizi-balita-dan-ibu-hamil-pj-bupati-lumajang-beri-tambahan-makanan-bergizi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[bergizi,]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hamil,]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<category><![CDATA[tambahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199611</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sejumlah ibu hamil di wilayah Kecamatan Tempursari mendapatkan makanan tambahan berbahan pangan lokal dari Puskesmas Tempursari, Selasa (10/10/2023) tadi. Kegiatan tersebut, bertujuan untuk memperbaiki status gizi Balita dan ibu hamil. Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengungkapkan bahwa pemberian makanan tambahan yang bergizi sangat bermanfaat. Apalagi bagi ibu-ibu yang baru hamil, untuk kesehatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sejumlah ibu hamil di wilayah Kecamatan Tempursari mendapatkan makanan tambahan berbahan pangan lokal dari Puskesmas Tempursari, Selasa (10/10/2023) tadi. Kegiatan tersebut, bertujuan untuk memperbaiki status gizi Balita dan ibu hamil.</p>



<p>Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengungkapkan bahwa pemberian makanan tambahan yang bergizi sangat bermanfaat. Apalagi bagi ibu-ibu yang baru hamil, untuk kesehatan ibu dan bayi di dalam kandungan.</p>



<p>&#8220;Bagi ibu-ibu hamil, yang pertama kali ini sangat penting sebagai proses pembelajaran, apa yang dibutuhkan. Apalagi tiga bulan pertama, untuk bayinya sehat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Lumajang juga berpesan agar ibu hamil rajin memeriksakan kandungannya ke Puskesmas setempat. Tujuannya, agar kesehatan bayi juga terkontrol.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang, dr Rosyidah, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan setiap satu minggu sekali untuk mengajak para ibu hamil makan makanan bergizi bersama. &#8220;Ini kami selenggarakan setiap seminggu sekali untuk makan bersama. Ini nanti juga ada pemeriksaan dan ada penimbangan. Tetapi, setiap hari ada pemberian makanan tambahan oleh para kader,&#8221; jelasnya.<strong> (kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199611</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Retakan Dinding Jembatan Pelor, DPUPRPKP Kota Malang Akan Tutup Akses Sejak Malam Nanti</title>
		<link>https://memontum.com/perbaiki-retakan-dinding-jembatan-pelor-dpuprpkp-kota-malang-akan-tutup-akses-sejak-malam-nanti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Sep 2023 09:45:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dinding]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelor,]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[retakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, akan segera melakukan penutupan dan perbaikan Jembatan Pelor atau akses jalan penghubung antara Kelurahan Samaan dan Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kota Malang. Ini dilakukan, sebagai dampak retaknya kondisi jembatan yang biasa digunakan oleh pemotor. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, akan segera melakukan penutupan dan perbaikan Jembatan Pelor atau akses jalan penghubung antara Kelurahan Samaan dan Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kota Malang. Ini dilakukan, sebagai dampak retaknya kondisi jembatan yang biasa digunakan oleh pemotor.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan jika penutupan tersebut akan dilakukan pada malam hari nanti, yaitu sejak Kamis (28/09/2023) hingga tujuh hari ke depan. Itu dilakukan, untuk melakukan perbaikan konstruksi pada Jembatan Pelor.</p>



<p>“Nanti malam akan dilakukan penanganan oleh tim kami. Perbaikan akan dilakukan dengan diawali membongkar retakan. Kemudian, kami akan tambah plat di posisi retakan yang putus itu. Lalu, dilakukan pengecoran. Tentunya, ini dilakukan juga untuk memastikan keselamatan para pengendara yang melintas,” ujar Dandung, Kamis (28/09/2023) tadi.</p>



<p>Pihaknya juga menyampaikan, jika sudah menerjunkan tim untuk melakukan survey pada Jembatan Pelor tersebut. Hasilnya, didapati memang ada besi pijakan yang terputus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jadi ada besi di pijakan jembatan sisi selatan atau sisi Oro Oro Dowo atau sambungan antara bentangan dengan abutmen itu ada yang putus,” paparnya.</p>



<p>Karena itu, akan dilakukan penutupan jembatan selama tujuh hari. Dimana nantinya akan dilakukan perbaikan selama tiga hari, yang meliputi pembongkaran retakan, penambahan plat hingga pengecoran.</p>



<p>&#8220;Itu butuh waktu kira-kira dua sampai tiga hari perbaikannya. Hanya saja, nanti akan kami mulai melakukan penutupan. Penutupan diperkirakan antara lima sampai tujuh hari biar cornya matang dahulu agar bisa dilewati lagi,” tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Dandung juga akan melakukan analisa kondisi retakan konstruksi Jembatan Pelor tersebut. Hal itu dilakukan untuk memastikan penyebab retakan, apakah dari beban kendaraan yang melintas atau faktor lainnya.</p>



<p>&#8220;Akan kami lihat dulu, kami belum bisa memastikan sebelum melakukan pembongkaran. Jadi pada posisi yang retak itu nanti kami bongkar dan kami analisa apa penyebabnya,&#8221; imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198965</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
