<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>perbanyak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perbanyak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Nov 2025 07:53:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>perbanyak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kurangi Kemiskinan Ekstrem, Bupati Jember Minta Kementrian UMKM Perbanyak Pelatihan Wirausaha</title>
		<link>https://memontum.com/kurangi-kemiskinan-ekstrem-bupati-jember-minta-kementrian-umkm-perbanyak-pelatihan-wirausaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kementrian]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[kurangi]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[perbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227399</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengusulkan agar Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memperbanyak pelatihan kepada para wirausahawan baru atau muda dari kalangan masyarakat miskin. Itu karena, menurut Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, UMKM adalah salah satu jalan keluar untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem yang ada di Jember. Pernyataan Bupati Fawait itu, disampaikan saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengusulkan agar Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memperbanyak pelatihan kepada para wirausahawan baru atau muda dari kalangan masyarakat miskin. Itu karena, menurut Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, UMKM adalah salah satu jalan keluar untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem yang ada di Jember.</p>



<p>Pernyataan Bupati Fawait itu, disampaikan saat memberi sambutan dalam kegiatan Penguatan Kemitraan Usaha Mikro yang digelar di Gedung Balai Serbaguna Kabupaten Jember, Senin (03/11/2025) tadi. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kemitraan Usaha Mikro Terpadu (Kumitra), itu dihadiri langsung Wakil Menteri Koperasi dan UMKM, Helvi Yuni Moraza.</p>



<p>&#8220;Angka kemiskinan ekstrem di Jember, salah satu tertinggi di Jawa Timur. Sepertinya, ini perlu ada pelatihan untuk calon pengusaha baru dari masyarakat miskin ekstrem dari usia produktif. Dan alhamdulillah, beliau langsung menjawab boleh Gus dan ini luar biasa,&#8221; kata Gus Fawait.</p>



<p>Berdasarkan data BPS, jumlah warga miskin di Kota Tembakau per Maret 2025 tercatat sebanyak 216,76 ribu jiwa atau 8,67 persen. Angka ini, menurun dari 224,77 ribu jiwa (9,01 persen) pada Maret 2024. Sementara angka ini, didasarkan pada pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan Jember, bukan kemiskinan ekstrem secara khusus.</p>



<p>Terkait kegiatan tersebut, Bupati Fawait mengapresiasi pihak kementerian. Dirinya menilai, acara tersebut bentuk dukungan konkret dari kementrian terhadap sektor UMKM di Jember.</p>



<p>&#8220;Kita bisa menyaksikan langsung ada langkah konkret dari pemerintah pusat bagaimana membina UMKM. Dimana UMKM disambungkan dengan usaha-usaha besar sehingga akan menjamin UMKM di Kabupaten Jember,&#8221; katanya.</p>



<p>Pemkab Jember sendiri, saat ini terus berupaya untuk mengurangi angka kemiskinan dengan melakukan berbagai hal. Salah satu yang disebutkan Fawait adalah dengan pelatihan dan pemberian gerobak serta kemudahan mengakses permodalan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Orangnya dilatih, kemudian kita akan berikan gerobak. Selanjutnya, pinjamannya (modal) kita dorong agar kemudian Pemkab memberikan subsidi terhadap bunga (pinjaman) UMKM,&#8221; sebutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Kabupaten Jember mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,5 triliun untuk 32.949 debitur.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza, mengatakan telah menyiapkan Program UMKM khusus pertanian. Alasannya, potensi yang tinggi di Jember adalah sektor pertanian.</p>



<p>Helvi juga mengakui, Bupati Jember dan Gubernur Jatim telah berdiskusi dengan pihaknya untuk mengurangi besarnya angka kemiskinan di Jember dengan memanfaatkan potensi alam Jember yang sangat kaya. &#8220;Pak Bupati meminta kepada kita bahwa pembinaan UMKM yang sudah jalan tetap kita upayakan pendampingan, pelatihan, kemitraan, pembiayaan bahkan legalitas usahanya,&#8221; katanya.</p>



<p>Wamen juga menjelaskan, bahwa Jember sendiri saat ini menjadi pilot project ekosistem pertanian. Bupati Jember disebutnya saat ini sedang melakukan pemetaan. &#8220;Tetapi jangan lupa generasi terus bertumbuh, ada generasi baru yang ingin berwirausaha. Pak Bupati minta pelatihan wirausaha muda, kita lakukan di Kabupaten Jember. Sekarang sudah jalan pembuatan pekerjaan ekosistem pertanian dan Jember salah satu pilot projeknya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Wamen UMKM pada kesempatan tersebut juga memperkenalkan Program Entrepreneur Hub untuk mendorong wirausaha muda di daerah. Program tersebut adalah sebuah program pelatihan dan penghubung antara UMKM dengan pembiayaan serta pasar.</p>



<p>&#8220;Nah agar UMKM kita naik kelas butuh pelatihan yang melibatkan perguruan tinggi dan universitas. Di Jember banyak universitas, kita akan bekerjasama. Kita akan membuat inkubator bisnis untuk melatih masyarakat yang ingin berwira usaha,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227399</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Segoro Topeng Kaliwungu Lumajang Masuk 110 KEN, Wamenparekraf Dorong Perbanyak Event dan Konsisten</title>
		<link>https://memontum.com/segoro-topeng-kaliwungu-lumajang-masuk-110-ken-wamenparekraf-dorong-perbanyak-event-dan-konsisten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kaliwungu]]></category>
		<category><![CDATA[konsisten]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[perbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[segoro]]></category>
		<category><![CDATA[topeng]]></category>
		<category><![CDATA[wamenparekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223462</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Ni Luh Puspa, memberikan sinyal kuat kepada Kabupaten Lumajang untuk terus menciptakan event-event berkualitas sebagai strategi memperkuat branding daerah dan memperluas jangkauan promosi wisata ke tingkat nasional. Dorongan ini disampaikannya, saat menghadiri Festival Segoro Topeng Kaliwungu, di Pantai Watu Pecak, Minggu (29/06/2025) tadi. Sekedar diketahui, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Ni Luh Puspa, memberikan sinyal kuat kepada Kabupaten Lumajang untuk terus menciptakan event-event berkualitas sebagai strategi memperkuat branding daerah dan memperluas jangkauan promosi wisata ke tingkat nasional. Dorongan ini disampaikannya, saat menghadiri Festival Segoro Topeng Kaliwungu, di Pantai Watu Pecak, Minggu (29/06/2025) tadi.</p>



<p>Sekedar diketahui, bahwa festival ini secara resmi telah ditetapkan sebagai salah satu dari 110 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025. “Kami mendorong agar Kabupaten Lumajang tidak berhenti di Festival Segoro Topeng. Ke depan, harus lahir lebih banyak event yang siap masuk tidak hanya KEN, tetapi juga calendar of event nasional. Sehingga, promosi pariwisata daerah bisa makin luas dan berkesinambungan,” kata Wamen Ni Luh.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa sebuah event yang ingin masuk dalam ekosistem promosi nasional, harus memiliki konsistensi. Termasuk, kekuatan narasi budaya dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Bukan soal skala besar semata. Tetapi konsistensinya, daya tarik budayanya dan bagaimana event itu menjadi penggerak ekonomi lokal. Ini yang membuat event-event daerah bisa naik kelas ke nasional bahkan internasional,” tambahnya.</p>



<p>Festival Segoro Topeng sendiri dinilai memiliki potensi kuat, karena menyatukan warisan budaya tak benda Tari Topeng Kaliwungu, potensi alam Pantai Watu Pecak dan partisipasi aktif masyarakat. Kombinasi ini, menjadikan festival tersebut sebagai wajah pariwisata khas Lumajang yang layak ditampilkan dalam peta besar pariwisata Indonesia.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut positif arahan Wamenparekraf dan menyatakan bahwa pemerintah daerah siap mengembangkan ekosistem kreatif dan event-event lokal lainnya. “Kami punya banyak potensi seni, budaya dan alam. Dorongan dari Wamenpar ini menjadi motivasi besar untuk melahirkan lebih banyak event yang tak hanya menghibur, tapi juga memperkuat ekonomi masyarakat,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Lebih dari sekadar pengakuan nasional, ujarnya, masuknya Festival Segoro Topeng ke KEN 2025 menjadi pemantik kebangkitan ekonomi kreatif lokal dan penanda kesiapan Lumajang menatap pariwisata masa depan. Tentunya, inklusif, berbasis budaya dan terhubung dengan panggung promosi nasional. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223462</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kendalikan Populasi Tikus secara Alami, Pemkab Lumajang Bakal Perbanyak Rubuha</title>
		<link>https://memontum.com/kendalikan-populasi-tikus-secara-alami-pemkab-lumajang-bakal-perbanyak-rubuha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2025 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[alami]]></category>
		<category><![CDATA[kendalikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[populasi]]></category>
		<category><![CDATA[rubuha]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221592</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kabupaten Lumajang telah berhasil membangun sebanyak sekitar 268 rumah burung hantu (Rubuha) dan akan terus bertambah. Pembangunan Rubuha ini, sebagai upaya efektif dalam mengatasi hama tikus yang sering merusak tanaman pertanian. Langkah ini, tidak hanya bertujuan untuk mengendalikan populasi tikus secara alami, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian dan mendukung program [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kabupaten Lumajang telah berhasil membangun sebanyak sekitar 268 rumah burung hantu (Rubuha) dan akan terus bertambah. Pembangunan Rubuha ini, sebagai upaya efektif dalam mengatasi hama tikus yang sering merusak tanaman pertanian.</p>



<p>Langkah ini, tidak hanya bertujuan untuk mengendalikan populasi tikus secara alami, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian dan mendukung program swasembada pangan di daerah tersebut. Keterangan ini, disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat beraudiensi dengan Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Muhammad Mujiburrahman, di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (30/04/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam pertemuan tersebut, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyampaikan bahwa penggunaan burung hantu sebagai predator alami tikus terbukti efektif mengurangi kerugian yang dialami petani akibat serangan hama tersebut. Karenanya, ke depan pemerintah daerah berencana untuk menambah jumlah Rubuha dengan menggandeng perusahaan kayu di Lumajang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).</p>



<p>Perusahaan-perusahaan tersebut, tambahnya, akan menyuplai bahan kayu untuk pembuatan Rubuha, yang akan melibatkan petani setempat dalam proses pembuatannya. Langkah ini, diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yakni mengatasi masalah hama tikus serta memberdayakan petani lokal.</p>



<p>Dengan upaya ini, paparnya, diharapkan hasil pertanian di Lumajang akan semakin optimal. Termasuk, mampu membantu meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung ketahanan pangan nasional melalui penerapan metode ramah lingkungan dan berkelanjutan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Keramaian Penumpang saat Pelantikan Presiden, PT KAI Commuter Perbanyak Toilet dan Kipas Kabut</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-keramaian-penumpang-saat-pelantikan-presiden-pt-kai-commuter-perbanyak-toilet-dan-kipas-kabut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2024 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[commuter]]></category>
		<category><![CDATA[keramaian]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[perbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[toilet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215609</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; PT Kereta Computer Indonesia (KAI Commuter) akan memperbanyak toilet portabel dan kipas kabut di stasiun untuk mengantisipasi kepadatan penumpang saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10/2024) besok. Diantaranya, seperti di Stasiun Gondangdia, Palmerah, BNI Sudirman, Juanda dan Sawah Besar. Hal ini, disampaikan Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; PT Kereta Computer Indonesia (KAI Commuter) akan memperbanyak toilet portabel dan kipas kabut di stasiun untuk mengantisipasi kepadatan penumpang saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10/2024) besok. Diantaranya, seperti di Stasiun Gondangdia, Palmerah, BNI Sudirman, Juanda dan Sawah Besar.</p>



<p>Hal ini, disampaikan Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, kepada sejumlah wartawan di Jakarta, Sabtu (19/10/2024) tadi. &#8220;Kami akan menambahkan toilet-toilet portabel terutama di stasiun-stasiun yang kami prediksi akan ramai penumpang,&#8221; kata Joni.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain memperbanyak toilet portabel, KAI Commuter juga akan menambah kipas kabut di sejumlah stasiun. &#8220;Misalnya di Juanda, level pertama penumpang masuk. Kemudian naik ke level kedua, mereka akan tap in. Di situ juga ada pembelian isi ulang saldo kartu. Ketiga, mereka baru naik ke peron untuk menggunakan KRL,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tiga level Stasiun Juanda tersebut, kata Joni, berpotensi dipadati penumpang sehingga membuat penumpang tidak nyaman. &#8220;Makanya kami tambahkan kipas-kipas kabut di beberapa stasiun,&#8221; katanya.</p>



<p>Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, akan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029 pada di Gedung MPR/DPR RI Jakarta, Minggu (20/10/2024) besok. Setelah itu, Prabowo dan Gibran direncanakan ke Istana Kepresidenan untuk mengikuti prosesi pisah sambut dengan Presiden 2014-2019 dan 2019-2024, Joko Widodo. <strong>(ant/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215609</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sidak Kebun Binatang Mini TWSL, Pj Wali Kota Probolinggo Dorong Perbanyak Spot Tematik Aves</title>
		<link>https://memontum.com/sidak-kebun-binatang-mini-twsl-pj-wali-kota-probolinggo-dorong-perbanyak-spot-tematik-aves</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Mar 2024 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[binatang]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[perbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tematik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205083</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kebun Binatang Mini Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) Kota Probolinggo, Minggu (10/03/2024) tadi. Dalam kunjungannya itu, dirinya menelusuri setiap jalur TWSL, yang saat itu sedang ramai pengunjung. Saat Sidak tersebut, Pj Wali Kota nampak tertarik untuk menonjolkan spot tematik Aves. Yakni, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kebun Binatang Mini Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) Kota Probolinggo, Minggu (10/03/2024) tadi. Dalam kunjungannya itu, dirinya menelusuri setiap jalur TWSL, yang saat itu sedang ramai pengunjung.</p>



<p>Saat Sidak tersebut, Pj Wali Kota nampak tertarik untuk menonjolkan spot tematik Aves. Yakni, dengan diperbanyak koleksinya juga dipercantik areanya.</p>



<p>Didampingi Kepala DLH, Retno Wandansari dan Kepala UPTD IPLH, Robeth Fuad Alhadi, keduanya menerima masukan usulan perluasan pintu gerbang TWSL. Termasuk, menyarankan agar posisi pintu masuk lebih nyaman bagi pengunjung.</p>



<p>“Posisi pintu masuk harus lapang dengan lebar sekitar 4 meter serta tulisan TWSL yang menarik. Paving yang ramah disabilitas dan dikombinasi warnanya. Sehingga, menambah nilai estetikanya. Diharapkan, kendaraan yang melintas di jalan bisa melihat dari jauh keindahan tampilan depan,” kata Pj Wali Kota.</p>



<p>Sesekali, Pj Wali Kota Nurkholis juga menyapa pengunjung. Bahkan, saat di barisan satwa Aves, dirinya juga berswafoto dengan Burung Elang Laut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Harus ada yang spesifik, supaya pengunjung lebih tertarik datang ke sini (TWSL). Karena koleksi yang banyak satwa Aves, maka bisa dijadikan ikon. Ayo, kita segera mencari tambahan koleksi satwa Aves. Sarana edukasi mencintai satwa dengan foto bersama kelompok Aves, juga bakal disukai anak-anak,” ajaknya.</p>



<p>Di lokasi terakhir, Nurkholis melihat lahan perluasan TWSL sebelah utara, sekitar 2,04 hektare. Dirinya pun sepakat, jika lokasi itu dijadikan lahan wisata petik buah. Bisa buah mangga maupun anggur atau yang lainnya. Termasuk jika memungkinkan, menembus pantai utara bakal semakin menarik.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH, Retno Wandansari, merespons positif segala masukan kepala daerah itu. Pihaknya akan segera merealisasikan keinginan mempercantik TWSL dengan luas lahan 2,4 hektare itu. Karena jumlah satwa Aves juga lumayan banyak sekitar 270 satwa dengan 80 spesies.</p>



<p>Para pengunjung yang hadir sejak Januari hingga awal Maret 2024, tercatat hampir mencapai 8 ribu orang. Sudah melebihi target bulanan Bonbin mini untuk setor PAD. Namun demikian, UPTD IPLH masih berupaya agar bisa terus mendongkrak PAD dan membuat acara yang kreatif. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205083</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadapi Ancaman El Nino, Presiden Jokowi Perintahkan Daerah Perbanyak Pasar Murah dan Perkuat Bantuan</title>
		<link>https://memontum.com/hadapi-ancaman-el-nino-presiden-jokowi-perintahkan-daerah-perbanyak-pasar-murah-dan-perkuat-bantuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 10:56:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[hadapi]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[murah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[nino]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[perbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[perintahkan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194106</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menutup Kunjungan Kerja (Kunker) di wilayah Malang Raya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi pasar rakyat dan memberikan Sembako kepada masyarakat di Lapangan Rampal, Kota Malang, Senin (24/07/2023) sore. Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan bahwa dalam menghadapi potensi fenomena El Nino, setiap wilayah yang ada di Indonesia, wajib memperbanyak pasar murah. Selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menutup Kunjungan Kerja (Kunker) di wilayah Malang Raya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi pasar rakyat dan memberikan Sembako kepada masyarakat di Lapangan Rampal, Kota Malang, Senin (24/07/2023) sore.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan bahwa dalam menghadapi potensi fenomena El Nino, setiap wilayah yang ada di Indonesia, wajib memperbanyak pasar murah. Selain itu, pihaknya juga meminta agar bantuan Sembako kepada masyarakat diperkuat dan diperbanyak.</p>



<p>“Saya sudah memerintahkan kepada Menteri BUMN, Gubernur, Bupati dan Wali Kota, untuk memperbanyak pasar murah dan memberikan Sembako kepada masyarakat. Ini, sebagai langkah mitigasi dalam menghadapi ancaman El Nino yang sulit diprediksi akibat perubahan iklim,” kata Presiden Jokowi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, jika pihaknya juga telah mengumpulkan data mengenai daerah-daerah yang memerlukan bantuan dan daerah mana yang tidak memerlukan bantuan. Tentu, hal tersebut dilakukan, guna untuk mengantisipasi, sehingga masyarakat tidak akan terkejut ketika El Nino melanda.</p>



<p>“Panas yang ekstrem dapat berdampak pada kesehatan, dan ketersediaan pangan juga dapat terganggu jika terjadi dengan intensitas tinggi. Fenomena itu diperkirakan dimulai pada bulan Agustus,” tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian di negara lain, seperti di India dan Vietnam, yang terpengaruh oleh fenomena El Nino dan berdampak pada stok pangan. Dimana kedua negara tersebut, terpaksa menghentikan ekspor beras sebagai upaya untuk menjaga ketahanan pangan di dalam negeri.</p>



<p>“Kita tidak berharap kejadian itu terjadi di negara kita. Sehingga semuanya memang harus disiapkan. Informasi dari Bulog dan Kementan stok pangan tidak ada masalah untuk saat ini,” imbuh Jokowi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194106</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
