<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Perekonomian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perekonomian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Dec 2025 13:50:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Perekonomian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tingkatkan Perekonomian Warga, 319 Pelaku UMKM Digelontor Stimulus Pengembangan Usaha</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-perekonomian-warga-319-pelaku-umkm-digelontor-stimulus-pengembangan-usaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[stimulus]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228598</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, menyerahkan secara simbolis bantuan stimulus pengembangan usaha untuk total sebanyak 319 pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kota Probolinggo, di Halaman Rumah Batik Probolinggo, Jalan Mastrip, Selasa (09/12/2025) tadi. Prosesi penyerahan yang diikuti Pj Sekda Rey Suwigtyo, Staf Ahli Wawan Soegyantono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, menyerahkan secara simbolis bantuan stimulus pengembangan usaha untuk total sebanyak 319 pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kota Probolinggo, di Halaman Rumah Batik Probolinggo, Jalan Mastrip, Selasa (09/12/2025) tadi. Prosesi penyerahan yang diikuti Pj Sekda Rey Suwigtyo, Staf Ahli Wawan Soegyantono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries Santoso, Ketua Komisi 1 DPRD Isah Juanidah, Kepala DKUP Slamet Swantoro, camat dan perwakilan kepala perangkat daerah, untuk tahap awal diberikan kepada 177 perwakilan.</p>



<p>Sementara sisanya atau 142 orang pelaku UMKM, akan menerima bantuan pada pertengahan Desember. Adapun sejumlah bantuan dari Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (DKUP) dan melalui tahun anggaran 2025, itu diantaranya seperti mesin jahit listrik, kompresor bensin, peralatan tukang, kompresor listrik, cutting aluminium, rombong aluminium, etalase, peralatan dapur, mesin selep, oven gas dan freezer box.</p>



<p>Kepala DKUP Kota Probolinggo, Slamet Swantoro, mengatakan bahwa pelaku UMKM yang menerima bantuan ini, sesuai dengan daftar penerima belanja barang yang diserahkan masyarakat pada anggaran DKUP. Tujuannya, untuk meningkatkan produktivitas usaha, mendorong perkembangan usaha mandiri berkelanjutan.</p>



<p>“Tujuannya untuk meningkatkan produk UMKM, sekaligus memfasilitasi UMKM lebih siap berkompetisi untuk meningkatkan semangat dan motivasi berusaha,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Wali Kota Aminuddin berpesan kepada seluruh pelaku UMKM yang menerima bantuan stimulus ini, untuk meningkatkan kualitas melalui alat yang digunakan karena lebih cepat dan lebih rapi pengerjaannya. Penerima bantuan ini ada mereka yang sudah punya basic usaha.</p>



<p>“Awalnya alatnya biasa, sekarang listrik. Dengan alat baru ini, semoga bisa tingkatkan kualitas. Jika tidak ditingkatkan, maka stimulus yang diberikan tidak sesuai tujuan (meningkatkan produksi dan ekonomi),” kata Wali Kota Aminuddin.</p>



<p>Pemanfaatan stimulus yang baik dibarengi dengan pemberian modal kerja melalui Koperasi Merah Putih (KMP) maka proses usaha akan berkelanjutan. Wali kota pun menginformasikan, KMP ada di setiap kelurahan di Kota Probolinggo dan saat ini sedang proses pembangunan.</p>



<p>“Tujuan Koperasi Merah Putih ini untuk pengembangan ekonomi masyarakat di kelurahan dengan kredit usaha ringan dan mudah. Manfaatkan betul agar dirasakan efeknya oleh masyarakat,” terang Wali Kota Aminuddin.</p>



<p>Pemberian stimulus bagi pelaku UMKM, ini merupakan bukti komitmen dirinya dan Wawali Ina Dwi Lestari, untuk mendorong perekonomian masyarakat meningkat dan kemiskinan bisa diturunkan. “Jadikan ini (stimulus) pemicu untuk meningkatkan kualitas usaha bapak dan ibu sekalian. Pemkot Probolinggo berkomitmen mencari pemasaran untuk usaha bapak/ibu,” papar wali kota. <strong>(kom/pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228598</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sapa Masyarakat, Bupati Fawait Apresiasi Investor Lokal yang Berani Angkat Potensi Perekonomian Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/sapa-masyarakat-bupati-fawait-apresiasi-investor-lokal-yang-berani-angkat-potensi-perekonomian-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[angkat]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berani]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[Investor]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227996</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengapresiasi pengusaha atau investor lokal yang berani menanamkan modalnya untuk mengangkat potensi perekonomian daerah. Dimana, dampak dari investasi tersebut tentu membuat perekonomian daerah tumbuh pesat. Apresiasi tersebut, disampaikan orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Jember, saat Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Kecamatan Kencong, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengapresiasi pengusaha atau investor lokal yang berani menanamkan modalnya untuk mengangkat potensi perekonomian daerah. Dimana, dampak dari investasi tersebut tentu membuat perekonomian daerah tumbuh pesat.</p>



<p>Apresiasi tersebut, disampaikan orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Jember, saat Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Kecamatan Kencong, Jumat (21/11/2025) tadi. Bupati Fawait menegaskan, mengenai arah baru pembangunan di wilayah selatan Jember. Disebutkannya, Kecamatan Kencong memiliki posisi strategis sebagai kawasan ekonomi yang tengah tumbuh pesat. Dirinya secara terbuka, menyoroti potensi Kencong sebagai salah satu kawasan penggerak ekonomi daerah yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.</p>



<p>Saat ditemui di pertemuan Kader Posyandu, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, menyampaikan bahwa Kencong memiliki kekuatan ekonomi yang tidak dimiliki semua kecamatan. Salah satu yang paling menonjol, adalah sektor pariwisata.</p>



<p>“Kencong punya wisata alam Paseban dan itu bukan sekadar aset lokal. Bahkan saudara-saudara kita Umat Hindu dari Bali, datang jauh-jauh ke sini. Artinya, Kencong punya daya tarik yang kuat untuk menjadi destinasi regional,” ungkap Bupati Jember.</p>



<p>Selain wisata alam, Bupati Fawait juga menyoroti keberadaan destinasi keluarga seperti Dira, yang salah satu investasi swasta yang berdampak besar terhadap ekonomi kawasan. Kehadiran Dira tidak hanya meningkatkan nilai tanah, tetapi juga menggerakkan arus kunjungan dari luar daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sebelum ada Dira, jarang ada yang dari Lumajang atau wilayah lain datang ke Jember bagian barat. Hari ini mereka datang, belanja dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Ini bukti bahwa investasi lokal bisa menjadi pengungkit besar bagi pertumbuhan daerah,” kata Bupati Fawait.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, apresiasi kepada para investor asli Jember, yang memilih menanam modal di wilayah selatan. Investasi semacam itu, dianggap memberi eksternalitas positif, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga meningkatnya kegiatan ekonomi masyarakat kecil.</p>



<p>“Yang kita butuhkan adalah semakin banyak pengusaha seperti Pak Haji Ponimin, yang mau berinvestasi di wilayah yang belum terlalu berkembang. Daerah seperti Kencong ini potensinya luar biasa, tinggal kita kuatkan ekosistemnya,” tambahnya.</p>



<p>Gus Fawait memastikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen memberikan kemudahan investasi untuk mendorong percepatan pembangunan wilayah-wilayah potensial seperti Kencong. Dirinya juga menegaskan, bahwa berbagai opsi insentif fiskal disiapkan, tanpa menaikkan beban pajak masyarakat.</p>



<p>“Untuk investor yang ingin masuk ke Jember, kami siapkan karpet warna pink. Kalau memang dibutuhkan insentif fiskal, itu bisa kita berikan. Yang penting, investasi yang masuk memberi manfaat bagi masyarakat dan mempercepat pertumbuhan daerah,” tegasnya.</p>



<p>Program Bunga Desaku di Kencong, menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus kesempatan bagi Bupati Fawait untuk menguatkan kembali arah pembangunan kecamatan yang disebutnya sebagai salah satu poros penggerak ekonomi Jember. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227996</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angkat Perekonomian Masyarakat, Bupati Jember Tebar Program Gerobak Cinta</title>
		<link>https://memontum.com/angkat-perekonomian-masyarakat-bupati-jember-tebar-program-gerobak-cinta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 13:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkat]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gerobak]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227175</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, terus berupaya menggenjot semua sektor perekonomian masyarakat. Tujuan utamanya, adalah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Sementara salah satu upaya yang dilakukan, yaitu dengan mengajak para pelaku UMKM, PKL hingga mlijo (pedagang sayur), menjadi pahlawan ekonomi desa melalui kerja keras, kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Dirinya menegaskan, akan pentingnya pemberdayaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, terus berupaya menggenjot semua sektor perekonomian masyarakat. Tujuan utamanya, adalah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.</p>



<p>Sementara salah satu upaya yang dilakukan, yaitu dengan mengajak para pelaku UMKM, PKL hingga mlijo (pedagang sayur), menjadi pahlawan ekonomi desa melalui kerja keras, kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Dirinya menegaskan, akan pentingnya pemberdayaan ekonomi rakyat secara berkelanjutan melalui program &#8216;Gerobak Cinta&#8217;.</p>



<p>Program &#8216;Gerobak Cinta&#8217; sendiri diperkenalkan, sebagai bantuan alat usaha bagi pelaku ekonomi kecil dengan pendataan oleh Dinas Koperasi. Hal ini, disampaikannya di hadapan para pelaku UMKM, PKL dan mlijo, di Lapangan Suci, Kecamatan Panti, Senin (27/10/2025) tadi.</p>



<p>&#8220;Pengalaman saat krisi ekonomi 1998, ekonomi Indonesia segera pulih karena pergerakan ekonomi UMKM, PKL, mlijo. Tahun 2008 juga demikian, ekonomi pulih karena UMKM, PKL, mlijo,&#8221; kata Bupati Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Besarnya jasa para pegiat ekonomi masyarakat ini, kemudian disampaikan Gus Fawait sebagai bagian pahlawan ekonomi. Sehingga sebagai bentuk apresiasi dan upaya meningkatkan kesejahteraan Pemkab Jember, akan mengupayakan pemberian gerobak.</p>



<p>&#8220;Kenapa tidak uang, karena uang itu akan habis. Maka, pemberiannya secara bertahap,&#8221; ujarnya</p>



<p>Menurut Bupati Fawait, pemerintah setempat saat ini sedang menggandeng perbankan untuk memperluas akses permodalan dan pelatihan usaha. Tidak hanya itu, akan diperjuangkan agar bunga banknya kecil bahkan tanpa bunga.</p>



<p>&#8220;Secara bertahap kemudian kami akan membuka akses kredit permodalan. Kami akan kerjasama dengan perbankan bagaimana bunganya bisa gratis,&#8221; tambah Bupati Fawait.</p>



<p>Bupati juga berpesan, agar pelaku usaha kecil menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pengembangan desa wisata. Kegiatan ini, menegaskan komitmen Pemkab Jember dalam membangun kesejahteraan masyarakat kecil secara berkelanjutan. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227175</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wakil Bupati Lumajang Sebut Kraton Fashion Carnival Contoh Desa Mandiri Penggerak Perekonomian Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/wakil-bupati-lumajang-sebut-kraton-fashion-carnival-contoh-desa-mandiri-penggerak-perekonomian-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[contoh]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[kraton]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[penggerak]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225674</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengapresiasi gelaran Kraton Fashion Carnival di Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Selasa (02/09/2025) tadi. Gelaran ini, membuktikan bahwa kreativitas desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Tidak hanya menampilkan parade busana unik, acara ini juga memicu perputaran uang di tingkat lokal dan memberi manfaat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengapresiasi gelaran Kraton Fashion Carnival di Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Selasa (02/09/2025) tadi.</p>



<p>Gelaran ini, membuktikan bahwa kreativitas desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Tidak hanya menampilkan parade busana unik, acara ini juga memicu perputaran uang di tingkat lokal dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.</p>



<p>Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, menegaskan bahwa Kraton Fashion Carnival adalah contoh nyata bagaimana desa bisa mandiri dengan mengolah potensi kreatif yang dimiliki. “Carnival ini bukan sekadar hiburan. Namun, wadah ekonomi rakyat yang menghidupkan pedagang kecil, mengangkat UMKM dan memberi harapan baru bagi desa. Jika model seperti ini diperkuat, desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek yang menggerakkan perekonomian daerah,” tegasnya.</p>



<p>Mas Yudha menambahkan, multiplier effect dari acara tersebut terlihat jelas. UMKM mendapat ruang promosi, pedagang menikmati lonjakan omzet dan semangat gotong royong warga melahirkan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kraton bisa menjadi ikon. Dari desa, kita membangun Lumajang yang berdaya saing dan siap bersaing di level nasional,” ujarnya.</p>



<p>Salah seorang pelaku UMKM, Rizal, mengatakan bahwa carnival ini membuka pasar baru bagi produknya. “Alhamdulillah, banyak pengunjung membeli jajanan dan camilan yang saya bawa. Bahkan ada yang minta nomor kontak untuk pesan lagi. Bagi kami, ini kesempatan besar untuk memperluas usaha,” ujarnya.</p>



<p>Fakta ini, menunjukkan bahwa event budaya yang digarap serius mampu menjadi mesin ekonomi desa. Carnival tidak hanya menghibur, tetapi juga mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas, sekaligus membangun kesadaran bahwa kreativitas memiliki nilai jual tinggi.</p>



<p>Bagi Pemkab Lumajang, kesuksesan Kraton Fashion Carnival adalah cerminan arah pembangunan daerah, menggerakkan ekonomi dari bawah, memanfaatkan kearifan lokal, dan menjadikan masyarakat desa sebagai pelaku utama. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225674</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Geliatkan Perekonomian Daerah, Bupati Arifin Buka Jalur Transportasi Baru Stasiun Tulungagung-Pasar Pon</title>
		<link>https://memontum.com/geliatkan-perekonomian-daerah-bupati-arifin-buka-jalur-transportasi-baru-stasiun-tulungagung-pasar-pon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[geliatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[tulungagung-pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225438</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mencoba menggeliatkan perekonomian daerah dengan membuka jalur transportasi umum baru Trans Trenggalek dengan rute Stasiun Tulungagung-Pasar Pon Trenggalek. Selain jalur ini, juga ada City Integrated Car (Cikar) dengan rute Pasar Pon-Pantai Prigi 360 dan juga Atraktif Tour Bus, yang menjadi moda transportasi masyarakat dari Prigi 360 ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mencoba menggeliatkan perekonomian daerah dengan membuka jalur transportasi umum baru Trans Trenggalek dengan rute Stasiun Tulungagung-Pasar Pon Trenggalek. Selain jalur ini, juga ada City Integrated Car (Cikar) dengan rute Pasar Pon-Pantai Prigi 360 dan juga Atraktif Tour Bus, yang menjadi moda transportasi masyarakat dari Prigi 360 ke Pasir Putih di Kecamatan Watulimo serta dari Pasar Pon keliling kota-kota hingga Pasar Pon lagi untuk di area perkotaan di Trenggalek.</p>



<p>Pembukaan jalur ini, diharapkan mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat serta memberikan alternatif lain bagi masyarakat untuk mengakses transportasi umum di daerahnya. &#8220;Kali ini kami sampaikan, ada berita menggembirakan bagi masyarakat yang ingin hadir menghabiskan waktu bersama keluarga, untuk datang di Trenggalek. Dalam sebulan ke depan, kita akan melakukan uji coba dan melakukan survei dimen atau permintaan, terkait dengan Angkutan Trans Trenggalek,&#8221; kata Bupati Arifin, dalam konferensi pers di Gedung Smart Center Trenggalek, Rabu (27/08/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkan suami Novita Hardini itu, untuk rute transportasi umum, diantaranya Pasar Pon-Stasiun Tulungagung dan Stasiun Tulungagung-Pasar Pon. Sedangkan untuk jadwal keberangkatan untuk Trenggalek Trans, pertama dari Pasar Pon menuju Stasiun Tulungagung mulai pukul 05.00. Untuk keberangkatan kedua, mulai pukul 09.00, keberangkatan tiga, pada pukul 13.00 dan keberangkatan selanjutnya pukul 17.00.</p>



<p>&#8220;Ini sesuai dengan masukan yang dijaring oleh Dinas Perhubungan yang berkoordinasi dengan KAI, yang dalam hal ini Stasiun Tulungagung. Selanjutnya dari Stasiun Tulungagung ke Pasar Pon, akan ada keberangkatan dari Stasiun Tulungagung jam 07.00. Kemudian pukul 11.00, pukul 15.30 dan yang terakhir pukul 19.00,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Maka itu, sambungnya, sebagai bentuk komitmen bahwa Pasar Pon menjadi Sentra Hub, Mobility Hub atau pusat transportasi dan mobilitas bagi warga masyarakat Trenggalek. Selanjutnya, Pemkab masih memiliki moda City Integrated Car (Cikar). Dan, ini akan melayani rute Pasar Pon ke Prigi 360. Untuk keberangkatannya, yaitu mulai dari pukul 08.00, kemudian pukul 09.00 Kemudian dari Prigi 360 pukul 14.00 dan pukul 15.00.</p>



<p>Setelah Pasar Pon ke Prigi 360, tambahnya, juga akan ada Tour Bus yang keliling dari Prigi 360 sampai ke Pasir Putih. Ini nanti, menyesuaikan kedatangan kendaraan dari Pasar Pon ke Prigi 360. Jadi, masyarakat yang ingin ke Prigi 360 sudah gratis mungkin ingin mampir ke Pasir Putih, tidak perlu membawa kendaraan sendiri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi parkir saja sepeda motornya dan&nbsp; parkir saja mobilnya ke Pasar Pon. Belanja-belanja di Pasar Pon sebelum keberangkatan. Nanti setelah itu berangkat ke sana, muter-muter rute yang saya sampaikan tadi sudah ada Tour Bus,&#8221; ujar Mas Ipin-sapaan Bupati Trenggalek.</p>



<p>Masih kata bupati muda ini, ada lagi yang baru Atraktif Tour Bus yang itu akan keliling seputaran kota. Di seputaran kota, jadwalnya nanti pukul 07.30 sampai 11.30. Kemudian yang sore, nanti pukul 15.30 sampai pukul 20.00. Dengan rute, Pasar Pon, Jalan Brigjen Soetran, Soekarno-Hatta, Sudirman, Hayam Wuruk kemudian Alun-alun hingga Pasar Pon.</p>



<p>&#8220;Yang paling penting uji coba ini dilaksanakan sebulan. Kalau dirasa antusiasnya cukup baik, akan kita teruskan. Dan ini, menjadi komitmen untuk menyediakan transportasi umum bagi masyarakat di luar kendaraan angkutan pelajar dan jalur wajar, kita ingin menambah jalur-jalur umum yang mungkin bisa mengungkit ekonomi di Kabupaten Trenggalek,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Adapun Hotline yang bisa dihubungi, yakni di 082-143-371-443 untuk mengetahui jadwal dan sebagainya. Atau juga bisa di lihat di Instagram @radardishubtrenggalek. Terpenting lagi disetiap moda transportasi, akan ada petugas Dishub yang akan mensurvei. Yakni terkait berapa tarif yang di inginkan, kemudian rutenya dimana saja. Masyarakat dipersilahkan berpartisipasi untuk bisa memberikan masukan.</p>



<p>&#8220;Insyaallah besok, disela-sela kegiatan juga akan mencoba sensasinya keliling kota menggunakan Tour Bus itu. Saya harap, ini mendapatkan respon yang bagus bagi masyarakat. Sehingga, kita nanti bisa menambah armadanya. Saya juga menekankan kepada Dishub, untuk ditambah armadanya dan komunikasi dengan perantau-perantau, dengan pemilik trayek,&#8221; imbuh Bupati Arifin.</p>



<p>Ditambahkannya, nanti juga bisa berkolaborasi dengan pengusaha MPU, yang selama ini sudah existing. Hal ini juga bisa jadi peluang usaha baru, juga bagi masyarakat, misalnya menjadi operator Tour Bus di Watulimo dan sebagainya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225438</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Daring Peluncuran 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Bupati Malang Optimis Perekonomian Pedesaan Bergerak Cepat</title>
		<link>https://memontum.com/daring-peluncuran-80-ribu-koperasi-merah-putih-bupati-malang-optimis-perekonomian-pedesaan-bergerak-cepat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daring]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[optimis]]></category>
		<category><![CDATA[pedesaan]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[putih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224181</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Forkopimda Kabupaten Malang, mengikuti secara daring peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang digelar di Koperasi Desa Merah Putih Bentangan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Senin (21/07/2025) tadi. Selain dihadiri langsung Presiden Prabowo, peluncuran itu juga dihadiri Menko Pangan, Zulkifli [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Forkopimda Kabupaten Malang, mengikuti secara daring peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang digelar di Koperasi Desa Merah Putih Bentangan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Senin (21/07/2025) tadi. Selain dihadiri langsung Presiden Prabowo, peluncuran itu juga dihadiri Menko Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri Desa, Yandri Susanto, Menteri Koperasi, Budi Arie, Mendagri, Tito Karnavian, Ketua DPR RI, Puan Maharani, Wakil Ketua MPR, Bambang Wuryanto, Kedua DPD, Sultan Bachtiar Najamuddin dan beberapa Ketua Komisi di DPR.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan secara nasional ini, juga diikuti oleh seluruh daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Malang. Khusus Kabupaten Malang, kegiatan digelar di Desa Randugading, Kecamatan Tajinan.</p>



<p>Peluncuran kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu, menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat, sebuah inisiatif besar yang diinisiasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia.</p>



<p>Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto, mengibaratkan koperasi seperti lidi. Satu lidi menurutnya memang tidak berarti, namun jika ratusan lidi dijadikan satu maka akan menguatkan perekonomian.</p>



<p>&#8220;Kita sudah mengerti bahwa konsep koperasi adalah konsep orang lemah. Konsep koperasi adalah konsep untuk mereka yang lemah,&#8221; kata Presiden RI.</p>



<p>Bahkan, Presiden Prabowo mengibaratkan bahwa pihak yang kuat, tidak mau berurusan dengan koperasi. Mereka, akan lebih memilih untuk membuat perusahaan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Yang kuat tidak mau berurusan dengan koperasi. Yang kuat menjadi anggota koperasi pun tidak mau, kalau sudah kuat sudah kaya, sudah punya akses kemana-mana, maka yang dia bikin itu PT. Dia bikin holding, incorporated, corporation dan bla bla bla,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Padahal, menurut Presiden RI, koperasi bisa memperkuat ekonomi. Dirinya lantas mengibaratkan, koperasi seperti lidi yang akan berguna jika jumlahnya ratusan.</p>



<p>&#8220;Jadi dari lemah, lemah, lemah menjadi kekuatan. Ini adalah konsep koperasi. Dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat. Ini adalah konsep koperasi. Konsep koperasi adalah konsep gotong royong,&#8221; ujar Presiden RI.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi, berharap melalui Peluncuran 80 ribu Kopdeskel (Koperasi Desa/Kelurahan) Merah Putih ini perekonomian kerakyatan pedesaan bisa bergerak cepat. Sesuai dengan arahan Presiden RI, Koperasi Merah Putih ini menjadi distributor baik dari masyarakat ke pusat maupun dari perkotaan ke pedesaan.</p>



<p>“Penyaluran produksi pertanian di daerah nantinya bisa didistribusikan melalui Koperasi Desa Merah Putih dan pendistribusian seperti pupuk maupun Gas LPG bisa melalui Koperasi Desa Merah Putih kepada masyarakat,” ungkap Bupati Malang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Malang menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa Traktor Roda 2 kepada Kelompok Tani Srigading I, Desa Randugading, Kecamatan Tajinan. Bantuan ini, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Malang kepada Kepala Desa Randugading. <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224181</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ikuti Zoom Meeting, Bunda Indah Sebut Bantuan Hewan Kurban Presiden Beri Dampak Positif Perekonomian Rakyat</title>
		<link>https://memontum.com/ikuti-zoom-meeting-bunda-indah-sebut-bantuan-hewan-kurban-presiden-beri-dampak-positif-perekonomian-rakyat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[meeting]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222744</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengikuti Zoom Meeting Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Kamis (05/06/2025) tadi. Acara ini, merupakan momentum penyerahan bantuan hewan kurban sapi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada seluruh kepala daerah di Indonesia. Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengikuti Zoom Meeting Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Kamis (05/06/2025) tadi. Acara ini, merupakan momentum penyerahan bantuan hewan kurban sapi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada seluruh kepala daerah di Indonesia.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, mengaku sangat menyambut baik inisiatif pemerintah pusat yang menyalurkan sebanyak 607 ekor sapi ke 552 masjid penerima di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Lumajang. Bunda Indah menegaskan, bahwa program ini lebih dari sekadar distribusi daging kurban.</p>



<p>“Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kebersamaan dan gotong-royong di tengah masyarakat,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Dirinya menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menyalurkan bantuan hewan kurban ini secara tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan keadilan sosial. Penyaluran akan difokuskan kepada masjid dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak. Hewan kurban telah lolos pemeriksaan kesehatan dari Dinas Peternakan, serta berasal dari peternak lokal yang berkualitas. Ini juga menjadi upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat peternak di Lumajang,” tambahnya.</p>



<p>Bunda Indah mengapresiasi, keberadaan 573 peternak yang terlibat dalam program ini secara nasional, yang menurutnya turut menggerakkan ekonomi lokal di sektor peternakan. Hal ini, menjadi nilai tambah dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi dan pembangunan berkelanjutan.</p>



<p>“Program bantuan hewan kurban ini tidak hanya menghadirkan berkah dalam dimensi spiritual, tetapi juga memberi dampak positif yang nyata bagi perekonomian rakyat,” imbuhnya.</p>



<p>Kegiatan nasional yang melibatkan ratusan kepala daerah ini menunjukkan bahwa tradisi Idul Adha dapat menjadi medium penting untuk memperkokoh kebersamaan dan saling peduli, sekaligus memperkuat sinergi antara pusat dan daerah demi kesejahteraan bersama. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222744</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Perekonomian Desa dan Masyarakat, Pemkab Lumajang Dukung Koperasi Merah Putih</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-perekonomian-desa-dan-masyarakat-pemkab-lumajang-dukung-koperasi-merah-putih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 07:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221909</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan komitmennya dalam mendukung gerakan nasional pembentukan Koperasi Merah Putih, sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian desa dan mewujudkan kemandirian masyarakat. Langkah ini, sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2025, yang menargetkan terbentuknya 80 ribu koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, yang akan dilaunching serentak pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan komitmennya dalam mendukung gerakan nasional pembentukan Koperasi Merah Putih, sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian desa dan mewujudkan kemandirian masyarakat. Langkah ini, sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2025, yang menargetkan terbentuknya 80 ribu koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, yang akan dilaunching serentak pada Hari Koperasi Nasional, 12 Juli 2025.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, mengungkapkan bahwa untuk di Pemkab Lumajang, menargetkan membentuk 205 Koperasi Merah Putih yang tersebar di desa-desa. “Kita tidak ingin koperasi hanya jadi formalitas. Ini harus menjadi wadah nyata bagi masyarakat desa untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ekonomi lokal,” kata Ridha, Jumat (09/05/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam rangka mempercepat pencapaian target tersebut, ujarnya, Pemkab Lumajang telah menggelar sosialisasi pembentukan Koperasi Merah Putih kepada para kepala desa, lurah dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Lumajang. Sosialisasi ini, difokuskan pada pentingnya pendidikan perkoperasian yang berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan.</p>



<p>Gerakan ini, tambahnya, tidak hanya menjadi wujud sinergi antara pusat dan daerah, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi yang telah lama menjadi ruh dalam sistem koperasi Indonesia. Dengan semangat Merah Putih, koperasi desa diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi rakyat, memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja baru, serta menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.</p>



<p>“Koperasi bukan hanya soal simpan-pinjam, tapi soal keadilan, pemerataan dan masa depan ekonomi rakyat. Kita ingin koperasi menjadi rumah besar bagi masyarakat desa dalam membangun harapan baru,” tambah Ridha. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221909</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upacara HKN, Wabup Banyuwangi Minta ASN Turut Berkontribusi Gerakkan Perekonomian Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/upacara-hkn-wabup-banyuwangi-minta-asn-turut-berkontribusi-gerakkan-perekonomian-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berkontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[gerakkan]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221183</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengajak segenap ASN di Banyuwangi untuk ikut berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian daerah di tengah tantangan global dan nasional. Hal itu disampaikannya, saat memperingati Hari Kesadaran Nasional (HKN), yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Kamis (17/04/2025) tadi. Upacara HKN sendiri, merupakan agenda rutin yang digelar setiap tanggal 17 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengajak segenap ASN di Banyuwangi untuk ikut berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian daerah di tengah tantangan global dan nasional. Hal itu disampaikannya, saat memperingati Hari Kesadaran Nasional (HKN), yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Kamis (17/04/2025) tadi.</p>



<p>Upacara HKN sendiri, merupakan agenda rutin yang digelar setiap tanggal 17 setiap bulannya. Momen ini, selain digunakan sebagai momen silaturahmi, juga menjadi ajang untuk merecharge semangat bagi para PNS di lingkungan Pemkab Banyuwangi.</p>



<p>Wabup Mujiono mengatakan, di tingkat global, baru-baru ini tengah terjadi perang dagang antara dua kekuatan ekonomi besar dunia yaitu Amerika Serikat dan Cina. Perang dagang yang terwujud dalam perang tarif antara kedua negara tersebut, tentunya akan berdampak terhadap kondisi perekonomian nasional dan juga daerah.</p>



<p>“Sambil menunggu respon kebijakan-kebijakan makro yang diambil oleh pemerintah pusat, maka kita di daerah perlu melakukan antisipasi untuk menjaga stabilitas ekonomi salah satunya dengan memperkuat UMKM dan produk lokal yang ada,” kata Wabup Banyuwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pemkab Banyuwangi sendiri, tambahnya, selama ini telah melakukan berbagai program penguatan UMKM dan produk lokal. Seperti Program Ongkos Kirim Gratis untuk UMKM, UMKM Naik Kelas, Teman Usaha Rakyat, Jagoan Banyuwangi dan program-program lainnya.</p>



<p>“ASN diharapkan juga mampu memahami dinamika global dan mengantisipasi dampaknya terhadap perekonomian daerah. Salah satunya, turut menggerakkan perekonomian daerah dengan ikut mempromosikan dan membeli produk-produk lokal UMKM. Berbelanja di warung atau toko-toko terdekat dari rumah juga menjadi cara untuk terus menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.</p>



<p>Dirinya melanjutkan, bahwa tantangan lainnya yang dihadapi saat ini adalah kebijakan efisiensi yang berpengaruh terhadap berbagai bidang pembangunan. Namun, di tengah tantangan kebijakan efisiensi tersebut, Pemkab Banyuwangi tetap berupaya untuk menjamin kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat dengan tetap melakukan pemeliharaan dan pengembangan infrastruktur.</p>



<p>Di tahun 2025 ini, setidaknya akan dilakukan rehabilitasi dan pembangunan jalan sepanjang 700 km dan jembatan sebanyak 23 unit. “Mari kita berharap dan berdoa, di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, program pengembangan infrastruktur ini bisa terlaksana dengan baik,” papar Mujiono. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221183</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
