<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>peresmian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/peresmian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 10:06:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>peresmian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-peresmian-sppg-kedungkandang-wali-kota-wahyu-sebut-sppg-di-kota-malang-minim-permasalahan</link>
					<comments>https://memontum.com/hadiri-peresmian-sppg-kedungkandang-wali-kota-wahyu-sebut-sppg-di-kota-malang-minim-permasalahan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[permasalahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232242</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perkembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang disebut minim permasalahan. Hal itu, sebagaimana diungkapkan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, seusai menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kedungkandang, Kamis (07/05/2026) tadi. Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan program prioritas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perkembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang disebut minim permasalahan. Hal itu, sebagaimana diungkapkan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, seusai menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kedungkandang, Kamis (07/05/2026) tadi.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan program prioritas Presiden, melalui pengawasan ketat serta kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). “Pak Direktur tadi juga menyampaikan, bahwa Kota Malang termasuk daerah yang minim permasalahan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kalau saya lihat, memang tidak ada sama sekali. Ini menjadi satu bukti kekompakan, kesadaran dari SPPG untuk bisa melangkah sesuai dengan SOP yang sudah diberikan oleh BGN,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa Pemkot Malang membentuk Satgas khusus untuk melakukan pemantauan seluruh SPPG di Kota Malang. Satgas tersebut, dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang dan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami terus memantau dan Ketua Satgas kami Pak Sekda. Mereka keliling dan selalu melaporkan perkembangan SPPG yang ada di Kota Malang,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, bahwa untuk pengawasan dilakukan secara acak melalui Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk memastikan seluruh dapur MBG menjalankan SOP dengan baik. “Kalau tidak Sidak, mereka bisa menyiapkan dahulu. Karena itu kami lakukan random,” tuturnya.</p>



<p>Selain melakukan pengawasan langsung ke SPPG, ujarnya, Pemkot Malang juga meminta sekolah memberikan laporan terkait kualitas layanan MBG yang diterima siswa. “Sekolah yang merasakan dan mengetahui hasil dari SPPG. Jadi, kami minta mereka juga memberi respons kepada Satgas,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hadiri-peresmian-sppg-kedungkandang-wali-kota-wahyu-sebut-sppg-di-kota-malang-minim-permasalahan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232242</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Jember, Peresmian Klinik CPMI di RSD Balung Jadi Solusi</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-perlindungan-pekerja-migran-jember-peresmian-klinik-cpmi-di-rsd-balung-jadi-solusi</link>
					<comments>https://memontum.com/perkuat-perlindungan-pekerja-migran-jember-peresmian-klinik-cpmi-di-rsd-balung-jadi-solusi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[balung]]></category>
		<category><![CDATA[Klinik]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232020</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember secara resmi memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan bagi tenaga kerja luar negeri melalui peresmian Klinik Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di RSD Balung, Senin (27/04/2026) tadi. Pelaksanaan peresmian yang dipimpin langsung Bupati Jember, Muhammad Fawait, merupakan manifestasi nyata dari kehadiran negara dalam menertibkan tata kelola migrasi tenaga kerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember secara resmi memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan bagi tenaga kerja luar negeri melalui peresmian Klinik Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di RSD Balung, Senin (27/04/2026) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan peresmian yang dipimpin langsung Bupati Jember, Muhammad Fawait, merupakan manifestasi nyata dari kehadiran negara dalam menertibkan tata kelola migrasi tenaga kerja di wilayah tersebut. Kebijakan ini, bukan sekadar seremoni formal, melainkan bagian dari desain besar pembenahan sistem perlindungan pekerja migran dari hulu hingga hilir guna memastikan legalitas dan keamanan keberangkatan.</p>



<p>Bupati Fawait dalam sambutannya menggarisbawahi urgensi kesehatan sebagai pilar utama perlindungan. Dirinya menyampaikan secara tegas posisi pekerja migran, di mata pemerintah.</p>



<p>“Pekerja migran adalah pahlawan devisa. Negara wajib hadir memberi perlindungan maksimal, termasuk dari sisi kesehatan,” kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pernyataan ini, menjadi landasan bagi RSD Balung untuk mengoperasikan unit layanan terpadu, yang mencakup pemeriksaan fisik, laboratorium, hingga pemeriksaan penunjang yang telah disesuaikan dengan standarisasi medis negara-negara tujuan penempatan secara profesional. Aspek krusial dari peluncuran klinik ini, adalah efisiensi pembiayaan bagi masyarakat kecil.</p>



<p>Dalam hal ini, Pemkab Jember mengambil langkah berani dengan memangkas tarif medical check up (MCU) dari Rp 750 ribu menjadi Rp 450 ribu. Intervensi harga ini, diharapkan menjadi stimulus bagi warga untuk beralih dari jalur non prosedural ke jalur resmi yang lebih aman.</p>



<p>Selain itu, juga penyederhanaan akses layanan dan dokumen yang kini dapat diselesaikan di dalam daerah. &#8220;Sekarang kita sederhanakan semuanya di Jember,” tambah Bupati Fawait.</p>



<p>Pemerintah daerah juga mengintegrasikan layanan administrasi, melalui kehadiran perwakilan P4MI di Mall Pelayanan Publik (MPP). Dengan dukungan dari jajaran Forkopimda dan instansi terkait, RSD Balung diproyeksikan menjadi episentrum layanan kesehatan CPMI bagi wilayah Jember dan sekitarnya.</p>



<p>Ke depannya, Pemkab Jember berencana menyiapkan rumah sakit daerah lain untuk memperluas jangkauan layanan serupa, menciptakan ekosistem migrasi yang lebih aman, terjangkau dan terstruktur demi melindungi pahlawan devisa dari risiko keberangkatan ilegal. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/perkuat-perlindungan-pekerja-migran-jember-peresmian-klinik-cpmi-di-rsd-balung-jadi-solusi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232020</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Ikuti Prosesi Peresmian Jembatan bersama Presiden dari Jembatan Gantung Garuda</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-ikuti-prosesi-peresmian-jembatan-bersama-presiden-dari-jembatan-gantung-garuda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[garuda]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[prosesi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230866</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, hadir dalam peresmian secara langsung Jembatan Gantung Garuda, yang ada di Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Senin (09/03/2026) tadi. Sekedar diketahui, jembatan gantung tersebut menjadi akses penghubung dua kecamatan, yaitu antara Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen. Sementara prosesi peresmian Jembatan Gantung Garuda ini, bersama dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, hadir dalam peresmian secara langsung Jembatan Gantung Garuda, yang ada di Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Senin (09/03/2026) tadi. Sekedar diketahui, jembatan gantung tersebut menjadi akses penghubung dua kecamatan, yaitu antara Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen.</p>



<p>Sementara prosesi peresmian Jembatan Gantung Garuda ini, bersama dengan pelaksanaan peresmian yang dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto, secara daring terhadap 218 jembatan yang dibangun di berbagai daerah. Termasuk, di wilayah yang sebelumnya terdampak bencana seperti Aceh.</p>



<p>&#8221;Jembatan Garuda ini sangat bermanfaat dan membantu masyarakat. Mengingat, jembatan ini adalah jembatan penghubung,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa sebelumnya masyarakat menggunakan perahu getek untuk bisa melintas. Sehingga, itu sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak dari Desa Ternyang, yang ingin sekolah di wilayah Kecamatan Kepanjen.</p>



<p>&#8220;Masyarakat sebelumnya cukup kesulitan dan makan waktu lama untuk bisa menyebrang. Dengan keberadaan Jembatan Garuda ini, maka dapat di tempuh 15 menit saja dan lebih efisien. Ke depannya, jembatan ini bisa menjadi jembatan pariwisata,&#8221; tambah bupati.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini, lanjutnya, semuanya dari TNI. Namun, Pemerintah Kabupaten Malang mendukung dengan pavingisasi dari Desa Ternyang.</p>



<p>&#8220;Daya dukung Pemkab Malang atas keberlanjutan keberadaan jembatan ini akan melakukan pemeliharaan. Tentunya, setelah diserahkan kepada Pemkab Malang,&#8221; tegas Bupati Malang.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, hadir Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, Komandan Kodim (Dandim) 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho.</p>



<p>Melalui sambungan langsung, Presiden Prabowo meresmikan sejumlah jembatan, meliputi 77 Jembatan Bailey, 59 Jembatan Armco dan 82 Jembatan Perintis yang dibangun dalam waktu sekitar 2,5 bulan. Presiden Prabowo juga menegaskan, pembangunan ratusan jembatan di berbagai daerah merupakan bukti kehadiran negara hingga ke tingkat paling kecil di masyarakat.</p>



<p>Pembangunan jembatan tersebut, merupakan hasil kerja keras Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi, khususnya Satgas Jembatan, yang ditugaskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur penghubung di berbagai wilayah. &#8220;Sekali lagi, ini adalah bukti bahwa Pemerintah Republik Indonesia hadir. Pemerintah secara khusus membentuk Satgas tersebut dan menugaskan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak, untuk memimpin langsung pembangunan jembatan di berbagai daerah, baik berukuran besar maupun jembatan kecil yang berada di desa-desa,&#8221; kata Presiden Prabowo.</p>



<p>Ditegaskannya, bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi kesulitan tanpa kehadiran negara. &#8220;Pembangunan infrastruktur seperti jembatan menjadi bagian penting untuk memastikan akses masyarakat tetap terjaga,&#8221; tegasnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230866</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Peresmian, Alun-Alun Merdeka Kota Malang Dipadati Ribuan Pengunjung</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-peresmian-alun-alun-merdeka-kota-malang-dipadati-ribuan-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[dipadati]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229791</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang peresmian, Alun-Alun Merdeka Kota Malang dipadati ribuan pengunjung pada Rabu (28/01/2026) malam. Sejak pukul sekitar 18.00 WIB, warga tampak memadati kawasan pusat kota tersebut meski hujan sempat mengguyur. Antusiasme pengunjung tidak hanya datang dari warga Kota Malang, tetapi juga dari luar daerah. Salah satunya, Paiti, warga Lawang, Kabupaten Malang, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang peresmian, Alun-Alun Merdeka Kota Malang dipadati ribuan pengunjung pada Rabu (28/01/2026) malam. Sejak pukul sekitar 18.00 WIB, warga tampak memadati kawasan pusat kota tersebut meski hujan sempat mengguyur.</p>



<p>Antusiasme pengunjung tidak hanya datang dari warga Kota Malang, tetapi juga dari luar daerah. Salah satunya, Paiti, warga Lawang, Kabupaten Malang, yang datang bersama suaminya demi menyaksikan keindahan air mancur baru di Alun-Alun Merdeka.</p>



<p>“Dari TikTok lihatnya bagus, jadi penasaran. Makanya ke sini meskipun hujan-hujanan,” ujar Paiti.</p>



<p>Dirinya mengaku, sudah di lokasi sejak pukul 18.00 WIB dan tiba saat hujan turun. Meski sempat kehujanan, hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk melihat langsung air mancur yang tengah viral di media sosial.</p>



<p>“Kayaknya bagus lihatnya di media sosial, jadi pengin lihat langsung,” tambahnya, sambil mengantre untuk masuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain Paiti, pengunjung juga datang dari berbagai wilayah di Kota Malang. Siti, warga Sawojajar, mengaku datang bersama dua anaknya karena ingin kembali menikmati Alun-Alun Merdeka yang sempat ditutup selama proses penataan.</p>



<p>“Anak-anak yang minta ke sini. Sudah lama tidak datang ke alun-alun karena ditutup,” kata Siti.</p>



<p>Menurutnya, keberadaan playground baru menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Dia berharap fasilitas bermain seperti ini bisa semakin diperbanyak di Kota Malang.</p>



<p>“Sekarang mainannya lebih banyak, anak-anak jadi senang. Tidak perlu jauh-jauh ke Batu. Harusnya di Kota Malang playground seperti ini diperbanyak,” lanjutnya.</p>



<p>Pantauan di lokasi, pengunjung tampak memadati area sekitar Alun-Alun Merdeka sisi selatan. Sejumlah keluarga datang bersama dengan anak-anaknya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229791</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Suasana Haru Iringi Peresmian Sekolah Rakyat Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/suasana-haru-iringi-peresmian-sekolah-rakyat-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[iringi]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[suasana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226407</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meresmikan Sekolah Rakyat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (30/09/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, momen haru mewarnai serangkaian pembukaan Sekolah Rakyat (SR). Suasana itu muncul, tatkala 73 anak dari berbagai latar belakang, diantar orang tua dan keluarganya, untuk menempuh pendidikan berasrama di sekolah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meresmikan Sekolah Rakyat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (30/09/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, momen haru mewarnai serangkaian pembukaan Sekolah Rakyat (SR).</p>



<p>Suasana itu muncul, tatkala 73 anak dari berbagai latar belakang, diantar orang tua dan keluarganya, untuk menempuh pendidikan berasrama di sekolah gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini. Yang mana, momen paling menyentuh datang dari Nur Wahidah (50), seorang ibu tunanetra asal Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar.</p>



<p>Air matanya menetes, saat disapa dan diajak berbincang oleh Bupati Ipuk Fiestiandani. Dengan suara lirih, Nur Wahidah menceritakan kehidupannya. Dirinya memiliki empat anak. Anak sulungnya telah meninggal dunia, anak kedua sudah bekerja, anak ketiga masih duduk di bangku SMA, sedangkan yang diantar sekarang ke Sekolah Rakyat, adalah anak bungsunya yang kini Kelas V SD.</p>



<p>Sejak 9 tahun lalu, ujarnya, penglihatannya hilang. Suaminya pergi meninggalkan keluarga, sejak anaknya sekarang masih berusia sebulan. Sejak itu, Wahidah berjuang seorang diri membesarkan anak-anaknya dengan penghasilan seadanya dari jasa pijat.</p>



<p>“Sudah 9 tahun saya kehilangan penglihatan. Untuk hidup, saya hanya bisa bekerja sebagai tukang pijat. Dengan adanya Sekolah Rakyat ini, saya merasa sangat terbantu. Semoga anak saya bisa maju, berkembang dan menjadi orang yang sukses kelak,” ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mendengar itu, Bupati Ipuk menguatkan Nur Wahidah agar tetap semangat. “Tetaplah semangat ngih Bu. Insyaallah anak-anak ibu bisa menggapai cita-citanya. Bapak Presiden melalui Sekolah Rakyat ini ingin semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Puluhan orang tua lain, dalam momen itu juga menyimpan asa yang sama. Salah satunya Tutik (54), warga Songgon, tampak bersemangat ketika mengantar anaknya, yang kini duduk di kelas 2 SMA, untuk mulai bersekolah di Sekolah Rakyat.</p>



<p>“Perasaan saya senang sekali setelah tahu tempatnya nyaman. Daripada di rumah main terus, di sini anak saya lebih terarah. Hati saya juga lega, apalagi semuanya gratis,” tutur Tutik.</p>



<p>Sejak 9 tahun lalu, Tutik harus berjuang seorang diri setelah suaminya meninggal dunia. Untuk menghidupi keluarga, dirinya berjualan es dan camilan di sekitar desanya. Meski penghasilan pas-pasan, semangatnya tak pernah surut demi masa depan anak-anaknya.</p>



<p>Bupati Ipuk Fiestiandani dalam kesempatan itu mendoakan, agar cita-cita para siswa dapat terwujud. “Semoga apapun cinta cita kalian mudah-mudahan bisa diwujudkan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jadikan Sekolah Rakyat ini jadi langkah awal untuk mewujudkan harapan apapun di masa depan,” kata Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226407</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sanusi Launching Logo Hari Jadi dan Peresmian Gedung Malang Tourism Gateway serta Paket Wisata Offroad</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-launching-logo-hari-jadi-dan-peresmian-gedung-malang-tourism-gateway-serta-paket-wisata-offroad</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gateway]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Offroad]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226099</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan serangkaian kegiatan persiapan menjelang Peringatan Hari Jadi ke 1265 Kabupaten Malang di Pendopo Agung, Sabtu (20/09/2025) tadi. Serangkaian kegiatan yang dimaksud, diantaranya Launching Logo Hari Jadi dan Peresmian Gedung Malang Tourism Gateway serta Paket Wisata Jeep Offroad. Dalam pelaksanaan itu, turut hadir Kapolda Jatim, Wali Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan serangkaian kegiatan persiapan menjelang Peringatan Hari Jadi ke 1265 Kabupaten Malang di Pendopo Agung, Sabtu (20/09/2025) tadi. Serangkaian kegiatan yang dimaksud, diantaranya Launching Logo Hari Jadi dan Peresmian Gedung Malang Tourism Gateway serta Paket Wisata Jeep Offroad. Dalam pelaksanaan itu, turut hadir Kapolda Jatim, Wali Kota Malang, Forkopimda, Ketua DPRD bersama anggota DPRD Malang, Kepala OPD, Ketua TP PKK hingga peserta jepp dari Kalimantan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Malang menyampaikan bahwa Kabupaten Malang dikenal sebagai wilayah dengan 1000 pantai dan 1000 pegunungan. Di mana, banyak sekali spot-spot menarik yang bisa terus dikembangkan. Mulai dari wisata buatan, candi, paralayang hingga alam yang menarik. Bahkan, sangat banyak titik wisata yang menarik untuk digali dan hari ini akan terus digali.</p>



<p>&#8220;Salah satunya adalah offroad, yang hari ini akan kita perkenalkan. Dalam pelaksanaan ini, kita salah satunya memperkenalkan potensi Gunung Kawi. Yang mana, Gunung Kawi dikenal akan mitos pesugihannya,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Ditambahkan bupati, Hari Jadi Kabupaten Malang adalah momentum yang sangat berharga. Itu karena, lebih dari 12 abad lamanya, Kabupaten Malang telah melalui berbagai dinamika sejarah, mulai dari kejayaan peradaban kerajaan di masa lalu, masa kolonial, hingga perjalanan panjang menuju pembangunan daerah modern yang kita rasakan saat ini.</p>



<p>Masih menurut Bupati Sanusi, tema dan logo yang diangkat pada Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang tahun ini, adalah &#8216;Peningkatan Daya Saing Daerah dalam Peningkatan Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan&#8217;. Tema ini lahir, dari kesadaran bahwa pembangunan tidak boleh hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, pembangunan harus menghadirkan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat, dari desa hingga kota, dari pelaku usaha besar hingga UMKM, dari generasi tua hingga generasi muda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="434" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/09/Bupati-Sanusi-Launching-Logo-Hari-Jadi-dan-Peresmian-Gedung-Malang-Tourism-Gateway-serta-Paket-Wisata-Offroad-2.jpg?resize=600%2C434&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-226101" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/09/Bupati-Sanusi-Launching-Logo-Hari-Jadi-dan-Peresmian-Gedung-Malang-Tourism-Gateway-serta-Paket-Wisata-Offroad-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/09/Bupati-Sanusi-Launching-Logo-Hari-Jadi-dan-Peresmian-Gedung-Malang-Tourism-Gateway-serta-Paket-Wisata-Offroad-2.jpg?resize=300%2C217&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">OFFROAD: Bupati Malang bersama Kapolda Jatim dan Wali Kota Malang serta unsur Forkopimda saat akan memberangkatkan peserta offroad. (memontum.com/sit)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>“Logo Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang yang akan kita launching hari ini, secara garis besar melambangkan perjalanan panjang Kabupaten Malang, sekaligus optimisme kita untuk terus bergerak maju. Logo ini bukan hanya sekadar simbol visual. Logo ini adalah cerminan dari identitas, semangat dan cita-cita kita bersama. Saya berharap, logo ini akan menjadi perekat semangat kebersamaan, pemantik inovasi dan simbol persatuan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang dalam menyongsong masa depan yang lebih gemilang,” tambah Bupati Malang.</p>



<p>Menyinggung serangkaian pelaksanaan, Bupati Malang juga mengatakan bahwa Kabupaten Malang dianugerahi kekayaan alam yang indah, budaya yang luhur, serta sejarah yang bernilai tinggi. Saat ini, Kabupaten Malang memiliki sekitar 293 Daya Tarik Wisata (DTW) yang tersebar di berbagai wilayah.</p>



<p>“Oleh karena itu, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya juga akan meresmikan Gedung Malang Tourism Gateway (MTG) sebagai pusat layanan terpadu dan terdepan, yang menghubungkan wisatawan dengan seluruh pesona pariwisata kita. Harapannya, dengan kehadiran Malang Tourism Gateway ini dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan Kabupaten Malang, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara,” terangnya</p>



<p>Bupati Malang berharap, dengan kehadiran Malang Tourism Gateway akan memperkuat posisi Kabupaten Malang sebagai destinasi unggulan nasional bahkan internasional, serta membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. &#8220;Di samping itu, pada hari ini kita juga akan bersama-sama menikmati keindahan alam Kabupaten Malang dengan Wisata Offroad sekaligus bakti sosial untuk berbagi bersama masyarakat,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Usai sambutan dan peluncuran logo yang ditandai dengan penekanan tombol di layar, Bupati Malang bersama Kapolda Jawa Timur, Wali Kota Malang dan Ketua DPRD turut serta dalam prosesi pemasangan stiker kendaraan Jeep Bromo Tengger Semeru yang telah diasuransikan. Selanjutnya, Kapolda Jatim bersama Bupati dan Ketua DPRD meresmikan Gedung Malang Tourism Gateway (MTG), yang ditandai dengan pemotongan pita.</p>



<p>Serangkaian prosesi sendiri, selanjutnya ditutup dengan pemberangkatan peserta offroad. Dalam pelaksanaan ini, Wali Kota Wahyu memberangkatkan sejumlah peserta. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambang Desa Gotong Royong Bangun Desa di Sumawe, Bupati Sanusi Lakukan Peresmian dan Tinjau Potensi</title>
		<link>https://memontum.com/sambang-desa-gotong-royong-bangun-desa-di-sumawe-bupati-sanusi-lakukan-peresmian-dan-tinjau-potensi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[sambang]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[sumawe]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224008</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, melaksanakan Sambang Desa Gotong Royong Bangun Desa di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Rabu (16/07/2025) tadi. Turut hadir, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dan jajaran Kepala PD Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Sumbermanjing Wetan, kepala desa dan perangkat desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, melaksanakan Sambang Desa Gotong Royong Bangun Desa di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Rabu (16/07/2025) tadi. Turut hadir, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dan jajaran Kepala PD Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Sumbermanjing Wetan, kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Sumbermanjing Wetan, tokoh masyarakat dan tokoh agama.</p>



<p>Dalam sambang desa itu, HM Sanusi sangat mengapresiasi semangat gotong royong yang terus dijaga oleh masyarakat Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama untuk membangun desa dan mempererat tali silaturahmi di Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Maka dari itu, sebagai bagian dari program kerja Pemerintah Kabupaten Malang, kita hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan harapan, serta memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa,&#8221; kata HM Sanusi.</p>



<p>Dalam rangkaian kegiatan yang padat, Bupati Malang bersama rombongan mengunjungi beberapa titik penting di wilayah Sumawe. Diawali dengan peresmian Stokis Pangan BUMDes bersama LKD, Bupati Malang juga meninjau langsung aktivitas UMKM, menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan ekonomi lokal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, Bupati Sanusi mengunjungi tandon air (Reservoar) Perumda Tirta Kanjuruhan, untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kunjungan sendiri, dilanjutkan ke peternakan domba di Desa Hargokuncaran, serta peninjauan Waduk Sekarbanyu yang menjadi potensi sumber daya alam daerah.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga menyerahkan bantuan Sembako sebanyak 50 paket kepada kaum dhuafa di Desa Tegalrejo, yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Malang. Setelah itu, Bupati Sanusi meninjau kolam budidaya ikan dan potensi irigasi, guna mendukung sektor pertanian dan perikanan lokal.</p>



<p>&#8220;Saya menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai tanpa partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat baik di desa maupun Kecamatan Sumbermanjing Wetan secara luas untuk terus bergandengan tangan, menjaga semangat kebersamaan dan turut serta dalam setiap proses pembangunan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui,&nbsp; bahwa Kecamatan Sumbermanjing Wetan memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Khusus pada kesempatan ini, Bupati Malang ingin menyoroti potensi besar yang dimiliki Kecamatan Sumbermanjing Wetan.</p>



<p>&#8220;Warisan budaya dan kearifan lokal ini bukan hanya memiliki nilai seni yang tinggi, akan tetapi juga sebagai potensi yang mendukung Program One Village One Produk (OVOP) yang menjadi salah satu fokus dalam kegiatan sambang desa ini,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224008</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Ikuti Prosesi Peresmian Stadion Kanjuruhan oleh Presiden Prabowo</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-ikuti-prosesi-peresmian-stadion-kanjuruhan-oleh-presiden-prabowo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 14:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[prosesi]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220348</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, Forkopimda, Plh Sekda hingga camat, menghadiri acara peresmian Stadion Kanjuruhan secara virtual dari Stadion Gelora Delta Sidoarjo, oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Senin (17/03/2025) tadi. Peresmian Stadion Kanjuruhan oleh Presiden, adalah satu dari 17 stadion sepak bola yang secara serentak diresmikan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, Forkopimda, Plh Sekda hingga camat, menghadiri acara peresmian Stadion Kanjuruhan secara virtual dari Stadion Gelora Delta Sidoarjo, oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Senin (17/03/2025) tadi. Peresmian Stadion Kanjuruhan oleh Presiden, adalah satu dari 17 stadion sepak bola yang secara serentak diresmikan.</p>



<p>&#8220;Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini, Senin 17 Maret 2025, saya, Prabowo Subianto, Presiden RI, meresmikan renovasi dan pembangunan 17 stadion di Indonesia yang telah selesai dilaksanakan,&#8221; kata Presiden Prabowo, dalam peresmian yang disiarkan dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.</p>



<p>Seusai mengikuti prosesi peresmian, Bupati Sanusi mengatakan bahwa Arema FC sudah melakukan permintaan untuk menggunakan Stadion Kanjuruhan sebagai home base. Keberadaan stadion sendiri, nantinya hanya bisa digunakan untuk olah raga, dengan tidak merusak rumput. Sedangkan untuk perawatan stadion, akan didukung dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Perawatan kami dukung dari APBD. Sewanya nanti kami bicarakan, berapa totalnya, itu kita masih studi banding ke Bali,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Sekedar diketahui, adapun pembangunan dan renovasi 17 stadion menghabiskan anggaran sekitar Rp1,7 triliun. Presiden Prabowo memastikan, bahwa seluruh infrastruktur itu telah berstandar FIFA.</p>



<p>&#8220;Dinyatakan memenuhi syarat FIFA. Jadi ini prestasi bagaimanapun adalah prestasi pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum saya. Saya kebagian meresmikannya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara untuk 17 stadion yang diresmikan, masing-masing adalah Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Indomilk Arena Tangerang, Pakansari Bogor, Wibawa Mukti Kab Bekasi, Patriot Candrabhaga Bekasi, Gelora Bandung Lautan Api. Lalu, ada Maguwoharjo Sleman, Jatidiri Semarang, Gelora Bumi Kartini Jepara, Kanjuruhan Malang, Surajaya Lamongan, Delta Sidoarjo, Gelora Madura Ratu Pamelingan, Joko Samudro, Demang Lehman, Segiri, dan BJ Habibie Parepare. <strong>(pro/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220348</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peresmian RSUD Ngantang dan Layanan Gratis Kesehatan dan Persalinan, Bupati Malang Minta Wagub Bantu BPJS</title>
		<link>https://memontum.com/peresmian-rsud-ngantang-dan-layanan-gratis-kesehatan-dan-persalinan-bupati-malang-minta-wagub-bantu-bpjs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ngantang]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[persalinan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220051</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, melakukan Peresmian RSUD Ngantang dan Launching Layanan Gratis di Puskesmas berupa cek kesehatan dan persalinan bagi masyarakat miskin di seluruh wilayah Kabupaten Malang, yang berlangsung di RSUD Ngantang, Senin (10/03/2025) tadi. Pelaksanaan itu, dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi, Wakil Bupati, Lathifah Shohib, Forkopimda, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, melakukan Peresmian RSUD Ngantang dan Launching Layanan Gratis di Puskesmas berupa cek kesehatan dan persalinan bagi masyarakat miskin di seluruh wilayah Kabupaten Malang, yang berlangsung di RSUD Ngantang, Senin (10/03/2025) tadi. Pelaksanaan itu, dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi, Wakil Bupati, Lathifah Shohib, Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan sejumlah OPD.</p>



<p>Mengawali prosesi peresmian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Plt Ivan Drie, mengatakan bahwa beberapa langkah yang dilakukan Pemkab Malang adalah sebagaimana instruksi Presiden Prabowo. Diantaranya, seperti langkah penguatan sumber daya manusia (SDM) serta layanan untuk masyarakat. Di mana, untuk kesehatan gratis juga telah berlangsung dan berjenjang akan kepada kesehatan lain di masyarakat. Termasuk, pembangunan rumah sakit (RS) yang lengkap berikut kualitasnya, yang mana dalam pelaksanaan hari ini adalah peresmian RSUD Ngantang.</p>



<p>&#8220;Perlu kami sampaikan, bahwa Pemkab Malang sangat konsisten dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal ini, terlihat sebagaimana searah dengan mata angin, yang mana di Utara sudah ada RSUD Lawang, RSUD Ngantang, RSUD Kanjuruhan dan insyallah ke depan RSUD Dampit, untuk di masing-masing wilayah kabupaten,&#8221; kata Plt Kadinkes Ivan Drie.</p>



<p>Mengurai mengenai RSUD Ngantang atau RS Tipe D itu, dirinya menjelaskan bahwa hingga peresmian dilakukan, untuk kebutuhan dokter spesialis telah memiliki tiga dokter. Diantaranya, dokter spesialis bedah umum, spesialis anak dan spesialis penyakit dalam. Sehingga, menyisakan kekurangan satu dokter spesialis.</p>



<p>&#8220;Kami masih kurang satu (dokter spesialis, red). Namun mudah-mudahan, Maret ini bisa terselesaikan. Sehingga, keberadaan dokter spesialis di RSUD Ngantang lengkap memiliki empat dokter spesialis,&#8221; terangnya.</p>



<p>Selain kekurangan satu dokter spesialis, Plt Kadinkes juga menjelaskan, bahwa pihaknya juga tengah berkoordinasi mengenai penanganan terkait BPJS. Itu karena, ketika empat dokter spesialis lengkap, maka BPJS harus segera mendapatkan solusi.</p>



<p>&#8220;Ketika nantinya dokter spesialis sudah terpenuhi empat, maka mau tidak mau harus segera melangkah ke BPJS. Karenanya, ini kami target April bisa segera mendapatkan solusi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menyinggung terkait layanan gratis dan cek kesehatan dan persalinan, ditambahkannya bahwa Bupati Malang sangat menyambut positif dan memberikan dukungan penuh. Karenanya, kepada OPD lintas sektor hingga camat, turut melakukan sosialisasi ke masyarakat. Sehingga, terjadi peningkatan pemeriksaan oleh masyarakat.</p>



<p>&#8220;Mengenai pemeriksaan gratis, sebenarnya Februari sudah kita lakukan. Namun saat itu memang belum optimal, karena pendaftaran masih maintance. Sementara terkait dengan pendaftaran, masyarakat juga sudah bisa mendaftar melalui Aplikasi Satusehat,&#8221; terang Ivan Drie.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Sanusi dalam sambutannya berharap bahwa dengan telah dilakukannya peresmian, maka operasional RSUD Ngantang bisa maksimal. Termasuk, memberikan dukungan penuh terhadap pelayanan masyarakat, selain yang sudah dilakukan 39 Puskesmas dan RSUD Lawang hingga RSUD Kanjuruhan.</p>



<p>&#8220;Khusus BPJS di RSUD Ngantang, saya berharap Pak Wagub juga memberikan bantuan salam mengcover. Sehingga, persoalan BPJS bisa segera selesai,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Di tempat sama, Wagub Emil Dardak merespon sejumlah pelaksanaan itu, menyampaikan bahwa apa yang dilakukan ini merupakan langkah besar yang sudah dilakukan Pemkab Malang. Karena, di mana ada masyarakat kabupaten, maka di situ ada layanan kesehatan melalui RSUD dan Puskesmas.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Dengan adanya RSUD Ngantang, maka dari ujung ke ujung sudah ada RSUD dan Puskesmas untuk menjangkau masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sedangkan terkait BPJS, Wagub berjanji akan mencoba mencarikan solusi. Termasuk, mengenai kekurangan satu dokter spesialis. &#8220;Mengenai BPJS, memang ini nanti harus ada solusinya. Termasuk dokter spesialis, nanti akan dicoba bantu oleh Pak Kadinkes Provinsi. Yang pasti, saya mengucapkan terima kasih kepada tiga dokter spesialis yang sekarang sudah. Terima kasih sudah mau memberikan layanan kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Malang,&#8221; paparnya.</p>



<p>Serangkaian pelaksanaan peresmian dan launching sendiri, diakhiri dengan penyerahan bantuan dua unit ambulance, pemukulan gong dan penandatanganan prasasti. Termasuk, pengecekan ruang dan fasilitas RSUD Ngantang. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220051</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
