<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pergantian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pergantian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Jan 2026 14:27:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pergantian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sampah Malam Pergantian Tahun Baru Tembus 600 Ton, DLH Kota Malang Terjunkan Petugas Mulai Dini Hari</title>
		<link>https://memontum.com/sampah-malam-pergantian-tahun-baru-tembus-600-ton-dlh-kota-malang-terjunkan-petugas-mulai-dini-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<category><![CDATA[terjunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229192</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Aktivitas perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026, berdampak pada lonjakan volume sampah di Kota Malang. Tim kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, pun harus bekerja ekstra sejak dini hari untuk memastikan wajah kota kembali bersih. Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, mengatakan pembersihan sampah sudah dimulai sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Aktivitas perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026, berdampak pada lonjakan volume sampah di Kota Malang. Tim kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, pun harus bekerja ekstra sejak dini hari untuk memastikan wajah kota kembali bersih.</p>



<p>Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, mengatakan pembersihan sampah sudah dimulai sejak pukul 04.00 WIB. Berdasarkan perkiraan sementara, volume sampah yang masuk ke TPA Supiturang mencapai sekitar 600 ton, atau naik sekitar 80 ton dibandingkan hari biasa.</p>



<p>“Kalau perkiraan kami, ada kenaikan sekitar 80 ton dari kondisi normal. Totalnya kurang lebih 600 ton yang masuk TPA Supiturang,” ujar Raymond, Kamis (01/01/2026) tadi.</p>



<p>Lonjakan sampah paling signifikan, juga tercatat di sejumlah titik keramaian. Kawasan Ijen, Kayutangan Heritage hingga area sekitar Stasiun Kota Baru, menjadi penyumbang terbesar. Selain itu, aktivitas pengajian malam tahun baru di sejumlah masjid juga turut menambah volume sampah.</p>



<p>“Banyak juga di sekitar masjid karena ada pengajian, salah satunya di Masjid Kidul Pasar,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski tidak ada penambahan jumlah petugas, DLH melakukan penyesuaian dengan menambah jam dan ritase pengangkutan. Jika pada hari biasa pengangkutan sampah ke TPA Supiturang selesai sekitar pukul 12.00 WIB, pada momen tahun baru proses tersebut diperpanjang hingga sekitar pukul 15.30 WIB.</p>



<p>“Jam pengangkutan kami tambah karena volumenya membludak. Ini baru selesai sekitar setengah empat sore,” katanya.</p>



<p>Secara total, DLH Kota Malang mengerahkan sekitar 500 petugas kebersihan dengan dukungan 45 unit truk operasional dari total 48 armada yang dimiliki. Setiap truk rata-rata mengangkut 3,5 hingga 4 ton sampah dalam satu kali perjalanan.</p>



<p>“Sekarang kondisinya sudah bersih. Semua titik yang sempat menumpuk sudah tertangani,” imbuh Raymond. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229192</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Malam Pergantian Tahun 2026, Kawasan Kayutangan Heritage Dipadati Pengunjung</title>
		<link>https://memontum.com/malam-pergantian-tahun-2026-kawasan-kayutangan-heritage-dipadati-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 16:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dipadati]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229189</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Malam pergantian tahun baru 2026, Kawasan Kayutangan Heritage terpantau menjadi titik paling padat dan ramai oleh masyarakat. Meski hujan sempat mengguyur, namun kepadatan pengunjung justru terkonsentrasi di kawasan ini. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang melakukan pantauan bersama Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan jajaran Forkopimda, mengatakan bahwa pengunjung di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Malam pergantian tahun baru 2026, Kawasan Kayutangan Heritage terpantau menjadi titik paling padat dan ramai oleh masyarakat. Meski hujan sempat mengguyur, namun kepadatan pengunjung justru terkonsentrasi di kawasan ini.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang melakukan pantauan bersama Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan jajaran Forkopimda, mengatakan bahwa pengunjung di Kawasan Kayutangan Heritage didominasi wisatawan dari luar kota. “Rata-rata tadi dari luar kota. Tapi alhamdulillah, sampai jam 11 malam tadi, semua masih terkendali,” kata Wali Kota Wahyu, Rabu (31/12/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, tingginya minat masyarakat ke Kayutangan Heritage, menjadi sinyal kuat bahwa kawasan tersebut memiliki daya tarik besar. Ke depan, Pemkot Malang akan mengarahkan pola kunjungan agar tidak hanya terpusat di koridor jalan utama, melainkan masuk ke kawasan dalam Kampung Kayutangan Heritage.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami berharap, yang menjadi daya tarik Kayutangan itu justru yang di dalam. Tujuannya, supaya warga di dalam juga merasakan manfaatnya, bukan hanya yang di luar jalan,” ujarnya.</p>



<p>Dari peninjauan itu, menurutnya ada sejumlah persoalan yang akan segera dibenahi. Yaitu mulai dari keberadaan musik jalanan, pedagang kaki lima (PKL), hingga parkir yang masih semrawut dan memakan trotoar.</p>



<p>“Tadi itu jadi bahan evaluasi kami. Parkir akan kita tata, sekarang parkir kita gratiskan tujuh hari. Ke depan, sepeda motor harus masuk ke gedung parkir, tidak boleh lagi di pinggir jalan. Pinggir jalan hanya untuk roda empat,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229189</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketuk Pintu Langit, Banyuwangi Tutup Pergantian Tahun dengan Muhasabah dan Doa di Alun-alun</title>
		<link>https://memontum.com/ketuk-pintu-langit-banyuwangi-tutup-pergantian-tahun-dengan-muhasabah-dan-doa-di-alun-alun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 13:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[langit]]></category>
		<category><![CDATA[muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229198</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi menutup malam pergantian tahun 2025, dengan mengadakan muhasabah dan doa bersama di Alun-alun Taman Blambangan, Rabu (31/12/2025) tadi. Dalam momen itu, ribuan jamaah, tokoh agama, kiai dan pejabat daerah, larut dalam suasana khusyuk, bermunajat memohon keberkahan untuk Banyuwangi di tahun mendatang. Di momen malam refleksi akhir tahun dan doa bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi menutup malam pergantian tahun 2025, dengan mengadakan muhasabah dan doa bersama di Alun-alun Taman Blambangan, Rabu (31/12/2025) tadi. Dalam momen itu, ribuan jamaah, tokoh agama, kiai dan pejabat daerah, larut dalam suasana khusyuk, bermunajat memohon keberkahan untuk Banyuwangi di tahun mendatang.</p>



<p>Di momen malam refleksi akhir tahun dan doa bersama itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak masyarakat untuk mengirimkan doa terbaik, bukan hanya untuk Banyuwangi, tetapi juga bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. “Tidak semua saudara kita menutup tahun 2025, dengan kegembiraan. Maka pada malam ini, mari kita penuhi dengan doa. Kita hadiahkan doa terbaik untuk saudara-saudara kita yang sedang diuji,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga mengaku bersyukur, bahwa Banyuwangi mampu melalui 2025 dengan berbagai capaian positif. Banyak prestasi dan keberhasilan yang diraih, berkat gotong royong seluruh elemen masyarakat Banyuwangi.</p>



<p>Sesuai tema Hari Jadi Banyuwangi, &#8216;Tandang Bareng&#8217;, menjadi semangat bersama dalam membangun daerah. “Semoga di tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik, lebih damai, dan berkah bagi Banyuwangi. Semoga Allah SWT terus melindungi Banyuwangi. Menjauhkan dari segala bala dan bencana,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada kesempatan itu, Bupati Ipuk juga berdialog secara virtual dengan Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dirinya juga menyampaikan duka dan keprihatinan atas bencana yang menimpa keluarga Banyuwangi di wilayah tersebut.</p>



<p>“Kami turut berduka atas musibah yang dialami saudara-saudara kita. Semoga Ikawangi di Aceh dan Sumatera selalu dilindungi Allah dan segera pulih,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Pemkab Banyuwangi, lanjutnya, telah melakukan penggalangan donasi kemanusiaan melalui program &#8216;Banyuwangi Berbagi&#8217; untuk korban bencana dan hasilnya akan disalurkan melalui Ikawangi Pusat untuk diberikan kepada warga Banyuwangi yang terdampak bencana Sumatera. “Semoga bermanfaat dan barokah. Salam untuk keluarga besar Ikawangi di Aceh dan Sumatera dari kami semua,” ujarnya.</p>



<p>Hadir dalam malam refleksi akhir tahun tersebut, sejumlah tokoh agama, diantaranya KH Zainullah Marwan, KH Toha Muntaha, KH Hasan Toha, KH Ahmad Wahyudi, KH Riza Azizy, Ketua MUI Banyuwangi KH Muhaimin Asmuni, serta para ulama lainnya. Mereka mengajak jamaah mengetuk pintu langit, agar Banyuwangi senantiasa diberi keberkahan dan perlindungan, yang kemudian dirangkai dengan istigasah dan doa secara bergantian, dipimpin langsung oleh para kiai yang hadir.</p>



<p>Lantunan sholawat dari Majelis Sholawat Mahabbatun Nabi menggema sepanjang acara, sebelum malam refleksi tersebut ditutup dengan penampilan musik Sabrang MDP dan Letto. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229198</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Imbau Masyarakat untuk Menahan Eforia dalam Rayakan Pergantian Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-imbau-masyarakat-untuk-menahan-eforia-dalam-rayakan-pergantian-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[eforia]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[menahan]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<category><![CDATA[rayakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229204</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pergantian Tahun Baru 2026, harus dimaknai sebagai momentum refleksi dan empati sosial, bukan sekadar perayaan seremonial. Penegasan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2025, tentang Kegiatan Menyambut Tahun Baru 2026 yang ditetapkan pada 31 Desember 2025. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan bahwa sikap menahan euforia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pergantian Tahun Baru 2026, harus dimaknai sebagai momentum refleksi dan empati sosial, bukan sekadar perayaan seremonial. Penegasan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2025, tentang Kegiatan Menyambut Tahun Baru 2026 yang ditetapkan pada 31 Desember 2025.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan bahwa sikap menahan euforia merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang saat ini masih terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. “Pergantian tahun hendaknya kita maknai dengan doa, kepedulian dan kepekaan sosial. Saat saudara-saudara kita masih berjuang menghadapi bencana, sudah sepatutnya kita menahan euforia dan mengedepankan empati,” tegas Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025) tadi.</p>



<p>Menurut Bunda Indah, nilai empati dan solidaritas sosial harus menjadi fondasi dalam setiap aktivitas masyarakat menyambut tahun baru. Hal ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap para korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, serta erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>“Empati tidak cukup disampaikan dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang bertanggung jawab,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui SE Nomor 7 Tahun 2025, Pemkab Lumajang mengimbau masyarakat untuk meniadakan perayaan tahun baru yang berlebihan dan menggantinya dengan kegiatan doa bersama secara khidmat. Doa bersama dipandang sebagai ruang kontemplasi bersama untuk memohon keselamatan, ketenangan dan kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan.</p>



<p>Selain itu, surat edaran tersebut menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan publik. Pemerintah daerah secara tegas melarang konvoi di jalan raya serta pesta kembang api pada malam pergantian tahun. “Keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai kegembiraan sesaat justru menimbulkan risiko dan kerugian bagi orang lain,” imbuhnya.</p>



<p>Kelurahan dan desa juga diimbau menggelar doa bersama sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing, sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan toleransi sosial. Camat, lurah dan kepala desa diminta aktif mensosialisasikan kebijakan ini serta melakukan pengawasan di wilayahnya.</p>



<p>Bupati Lumajang menegaskan, bahwa aparatur pemerintah harus berada di garda terdepan dalam memberi contoh kepada masyarakat. “ASN harus menjadi teladan dalam menyambut tahun baru secara sederhana, tertib dan penuh empati, sehingga nilai-nilai kemanusiaan benar-benar hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.</p>



<p>Surat edaran ini ditandatangani secara elektronik oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan memiliki kekuatan hukum administratif yang sah. Melalui kebijakan ini, Pemkab Lumajang berharap Tahun Baru 2026 menjadi momentum penguatan nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, serta kebersamaan demi Lumajang yang lebih berempati dan berketahanan di masa depan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229204</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Pergantian Tahun, Dishub Pasuruan Bagikan Bingkisan untuk 120 Penjaga Palang Pintu KA</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-pergantian-tahun-dishub-pasuruan-bagikan-bingkisan-untuk-120-penjaga-palang-pintu-ka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[bingkisan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[palang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[penjaga]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229168</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan membagikan ratusan bingkisan kepada relawan palang pintu perlintasan sebidang kereta api. Pembagian bingkisan ini dilakukan, menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, atau tepatnya sejak 30 hingga 31 Desember 2025. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, mengatakan total ada sebanyak 120 bingkisan yang dibagikan kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan membagikan ratusan bingkisan kepada relawan palang pintu perlintasan sebidang kereta api. Pembagian bingkisan ini dilakukan, menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, atau tepatnya sejak 30 hingga 31 Desember 2025.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, mengatakan total ada sebanyak 120 bingkisan yang dibagikan kepada relawan palang pintu yang tersebar di 30 pos jaga yang ada di Kabupaten Pasuruan. Untuk masing-masing pos sendiri, dijaga sebanyak empat orang.</p>



<p>&#8220;Semuanya mendapatkan bingkisan Sembako sebagai bentuk apresiasi kami kepada para relawan yang sangat membantu pemerintah dalam menjaga perlintasan kereta api,&#8221; kata Digdo, Rabu (31/12/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskannya, peran para relawan di perlintasan sebidang tanpa palang pintu sangat dibutuhkan. &#8220;Karena dari jasa merekalah, masyarakat terbantu untuk lebih berhati-hati saat akan melintasi rel kereta api. Karena perlintasan kereta itu bisa jadi tempat yang paling rawan kecelakaan. Nah dengan adanya relawan ini, pemerintah sangat terbantu, matur nuwon sekali,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Digdo menegaskan, bahwa bingkisan yang diberikan tak lain sebuah kontribusi kecil yang diharapkan bisa diterima dan juga bermanfaat untuk keluarganya. “Sekali lagi, kami sampaikan terima kasih atas tenaga dan kepedulian relawan yang sudah membantu menjaga perlintasan sebidang selama ini,” jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu penjaga, Sumardi (54) berterima kasih kepada Dishub Kabupaten Pasuruan yang telah memberikan bingkisan kepadanya. &#8220;Matur nuwon atas perhatiannya. Semoga Allah SWT yang membalasnya,&#8221; ujar. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229168</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Branding Daerah, Pemkab Lumajang Usulkan Pergantian Nama Stasiun Klakah Jadi Stasiun Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/branding-daerah-pemkab-lumajang-usulkan-pergantian-nama-stasiun-klakah-jadi-stasiun-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222051</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang mengajukan proposal pergantian nama Stasiun Klakah menjadi Stasiun Lumajang. Pengajuan pergantian nama ini, berlangsung dalam audiensi resmi yang dipimpin langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan dihadiri oleh Kepala Daop 9, Hengky Prasetyo beserta jajaran Daerah Operasi 9 ( Daop 9) Jember di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (14/05/2025) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang mengajukan proposal pergantian nama Stasiun Klakah menjadi Stasiun Lumajang. Pengajuan pergantian nama ini, berlangsung dalam audiensi resmi yang dipimpin langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan dihadiri oleh Kepala Daop 9, Hengky Prasetyo beserta jajaran Daerah Operasi 9 ( Daop 9) Jember di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (14/05/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Bunda Indah, bahwa langkah ini sebagai upaya memperkenalkan Kabupaten Lumajang lebih luas, khususnya sebagai destinasi wisata unggulan. Selain itu, juga diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam branding daerah dan menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.</p>



<p>“Nama Lumajang harus lebih dikenal dan salah satu caranya adalah melalui transportasi. Kereta api merupakan moda transportasi yang aman, bebas macet dan dapat mempercepat akses ke destinasi wisata. Dengan pergantian nama stasiun ini, kami berharap wisatawan akan lebih mudah mengenali dan mengakses Lumajang,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Langkah pergantian nama ini, ujarnya, bukan hanya soal simbol. Namun, bagian dari strategi besar untuk memperkuat daya tarik pariwisata Lumajang.</p>



<p>Bunda Indah menambahkan, bahwa melalui pengenalan yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, Lumajang dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang potensial, mulai dari keindahan alam, budaya lokal, hingga situs bersejarah. Kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), menjadi sangat penting dalam hal ini.</p>



<p>Bunda Indah juga berharap bahwa PT KAI, sebagai operator transportasi utama, dapat turut aktif dalam memperkenalkan potensi pariwisata Lumajang kepada para penumpang kereta api. Dirinya juga menyampaikan harapannya agar promosi destinasi wisata lokal dapat lebih gencar dilakukan, baik melalui iklan, informasi yang terintegrasi di stasiun, maupun di dalam kereta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menanggapi usulan tersebut, Kepala Daop 9, Hengky Prasetyo, menyambut baik dan mendukung penuh langkah ini. Dalam audiensi tersebut, Hengky mengungkapkan bahwa renovasi besar-besaran akan dilakukan di Stasiun Klakah tahun ini. Fasilitas yang lebih modern dan representatif, akan dibangun untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang, sekaligus menunjang promosi pariwisata yang lebih optimal.</p>



<p>“Insyaallah, tahun ini kami akan mulai renovasi Stasiun Klakah. Kami akan perbarui fasilitasnya agar lebih modern dan nyaman. Semoga kerja sama yang erat antara Pemkab Lumajang dan PT KAI dapat meningkatkan pengalaman perjalanan para penumpang dan tentu saja menarik lebih banyak pengunjung ke Lumajang,” ungkap Hengky.</p>



<p>Dalam rencana pengembangan jangka panjang, pergantian nama stasiun dan renovasi fasilitas ini diharapkan tidak hanya meningkatkan sektor pariwisata, tetapi juga mendorong pembangunan infrastruktur transportasi yang lebih baik, sehingga memudahkan akses masyarakat dan wisatawan ke berbagai objek wisata di Lumajang.</p>



<p>Sebagai destinasi wisata yang sedang berkembang, Lumajang memiliki berbagai potensi alam, seperti Air Terjun Tumpak Sewa, Pantai Watu Dodol dan Gunung Semeru yang merupakan surga bagi para pecinta alam. Selain itu, keberadaan situs bersejarah seperti Candi Jawi dan Candi Singosari juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang tertarik pada warisan budaya.</p>



<p>Dengan pergantian nama Stasiun Klakah menjadi Stasiun Lumajang, diharapkan brand Lumajang semakin kuat di mata publik dan mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Hal ini juga akan mendorong percepatan kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta dan masyarakat untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik.</p>



<p>Audiensi ini merupakan langkah awal yang konstruktif dalam mewujudkan Lumajang sebagai destinasi wisata unggulan di wilayah timur Jawa. Didukung oleh infrastruktur transportasi yang semakin baik dan integrasi berbagai sektor yang akan membuat Lumajang semakin dikenal, nyaman, dan layak dikunjungi. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222051</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Denny Caknan Dijadwalkan Meriahkan Pesta Rakyat Malam Pergantian Tahun di Pemkot Malang</title>
		<link>https://memontum.com/denny-caknan-dijadwalkan-meriahkan-pesta-rakyat-malam-pergantian-tahun-di-pemkot-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[caknan]]></category>
		<category><![CDATA[dijadwalkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218012</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Malam pergantian tahun baru 2025 di Kota Malang, dipastikan bakal meriah. Sebab, Pemerintah Kota Malang akan menggelar Pesta Rakyat dengan tajuk &#8216;Rajut Kolaborasi, Gapai Prestasi,&#8217; dengan mendatangkan artis ternama Denny Caknan, di Balai Kota Malang, pada Selasa (31/12/2024) malam nanti. Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan bahwa tema tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Malam pergantian tahun baru 2025 di Kota Malang, dipastikan bakal meriah. Sebab, Pemerintah Kota Malang akan menggelar Pesta Rakyat dengan tajuk &#8216;Rajut Kolaborasi, Gapai Prestasi,&#8217; dengan mendatangkan artis ternama Denny Caknan, di Balai Kota Malang, pada Selasa (31/12/2024) malam nanti.</p>



<p>Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan bahwa tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan 2024. Termasuk isu nasional dan 11 isu strategis yang sedang dijalankan oleh Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan.</p>



<p>&#8220;Untuk menghadapi tantangan ini tidak mungkin diselesaikan sendiri oleh Pemkot Malang. Diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Pemprov Jawa Timur dan pemerintah pusat,&#8221; kata Sekda Erik.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa Gapai Prestasi menjadi menjadi harapan untuk tahun 2025, yang diawali dengan catatan positif Kota Malang di penghujung tahun 2024. Melalui acara tersebut, Erik berharap dapat menyatukan masyarakat untuk menyambut tahun baru dengan semangat kolaborasi dan prestasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dengan dukungan semua pihak, kami optimis Kota Malang akan terus berkembang dan mencetak prestasi di tahun 2025 dan tahun-tahun berikutnya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Pelaksana Pesta Rakyat Tahun 2024, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan untuk memanjakan penonton. Layar besar akan dipasang di sisi timur dan barat Alun-Alun Tugu, serta relay konser akan ditampilkan di Videotron Stasiun Kota Malang dan layar di Ramayana.</p>



<p>&#8220;Penonton bisa menikmati konser dari Jalan Kertanegara dan Jalan Kahuripan. Area dalam Alun-Alun Tugu akan dibarikade untuk menjaga taman tetap steril dan mencegah kerusakan,&#8221; imbuh Arif, yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lumajang Imbau Warga Tidak Lakukan Konvoi Malam Pergantian Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-imbau-warga-tidak-lakukan-konvoi-malam-pergantian-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Konvoi]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218009</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengeluarkan imbauan penting untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan malam pergantian tahun 2025. Imbauan ini, disampaikan langsung Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni. Dalam himbauan itu, yaitu mengajak masyarakat untuk merayakan tahun baru secara bijak tanpa melanggar aturan yang ada. Dalam poster resmi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengeluarkan imbauan penting untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan malam pergantian tahun 2025. Imbauan ini, disampaikan langsung Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni.</p>



<p>Dalam himbauan itu, yaitu mengajak masyarakat untuk merayakan tahun baru secara bijak tanpa melanggar aturan yang ada. Dalam poster resmi yang dirilis, terdapat empat poin utama yang ditekankan.</p>



<p>Diantaranya, menghindari konvoi kendaraan di jalan raya. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan raya pada malam pergantian tahun. Hal ini, bertujuan untuk mencegah kemacetan, kecelakaan dan gangguan lalu lintas.</p>



<p>Selanjutnya, mencegah tawuran atau kegiatan meresahkan. Kegiatan yang dapat memicu konflik, seperti tawuran, dilarang keras. Semua pihak diajak untuk menciptakan suasana damai selama perayaan.</p>



<p>Kemudian, larangan pesta kembang api, Miras dan Narkoba. Dishub juga menegaskan agar masyarakat tidak menggunakan kembang api atau mengadakan pesta yang melibatkan konsumsi minuman keras (Miras) dan Narkoba, yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Termasuk, menghindari balap liar dan penggunaan knalpot brong. Balap liar serta penggunaan knalpot brong dilarang karena dapat mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pj Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Yuyun, menyampaikan bahwa perayaan malam tahun baru harus dijadikan momentum refleksi dan kebersamaan. &#8220;Mari kita sambut tahun 2025 dengan semangat positif, menjunjung keamanan, ketertiban dan saling menghormati di tengah masyarakat,&#8221; katanya di sela kegiatan, Selasa (31/12/2024) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Plt Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Nugraha Yudha Murdianto, juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. &#8220;Kami berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan ini demi kebaikan bersama. Taati aturan lalu lintas dan hindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerugian,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan adanya imbauan ini, diharapkan perayaan malam Tahun Baru 2025 di Kabupaten Lumajang dapat berjalan lancar tanpa insiden yang tidak diinginkan, sekaligus menciptakan momen yang penuh makna bagi seluruh warga.</p>



<p>Imbauan tersebut mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan komunitas pemuda. Menurut Ketua Ketua Karang Taruna Setya Bhakti Desa Tukum Lumajang, Achmad Ilham Kubro, langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan suasana perayaan tahun baru yang aman dan nyaman bagi semua lapisan masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218009</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Malam Pergantian Tahun Baru, DLH Kota Malang Lakukan Pengamanan Taman Kota</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-malam-pergantian-tahun-baru-dlh-kota-malang-lakukan-pengamanan-taman-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengamanan]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217973</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang malam pergantian tahun baru, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan pengamanan untuk menjaga keindahan taman-taman kota. Beberapa lokasi itu, seperti di Taman Tugu Balai Kota dan Taman Jalan Ijen, yang diperkirakan akan menjadi pusat keramaian. Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra, menjelaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang malam pergantian tahun baru, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan pengamanan untuk menjaga keindahan taman-taman kota. Beberapa lokasi itu, seperti di Taman Tugu Balai Kota dan Taman Jalan Ijen, yang diperkirakan akan menjadi pusat keramaian.</p>



<p>Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra, menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang barrier atau pagar pengaman dari bambu dan tali di sekitar taman-taman tersebut. &#8220;Biasanya, malam pergantian tahun baru di Jalan Ijen ramai. Oleh karena itu, kami beri pengamanan. Begitu juga di Taman Tugu selama Pesta Rakyat berlangsung. Langkah ini untuk memastikan taman tetap terjaga keindahannya,&#8221; kata Laode, Senin (30/12/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain pemasangan pembatas, DLH juga akan menempatkan petugas di taman-taman strategis untuk mengawasi aktivitas masyarakat selama perayaan malam tahun baru. &#8220;Kami menyiapkan petugas yang akan berjaga di area taman, terutama di Taman Tugu, untuk memastikan tidak ada kerusakan atau pelanggaran seperti menginjak rumput atau merusak tanaman,&#8221; tambah Laode.</p>



<p>Dirinya berharap, masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun dapat turut menjaga fasilitas umum, khususnya di taman-taman kota. Pihaknya juga menekankan bahwa taman adalah kebanggaan Kota Malang yang harus dijaga bersama.</p>



<p>&#8220;Taman-taman itu adalah fasilitas umum, sehingga jangan sampai dirusak. Terutama Taman Tugu, yang merupakan salah satu ikon keindahan Kota Malang. Keindahan taman ini adalah tanggung jawab bersama,&#8221; imbuh Laode. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217973</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
