<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pergerakan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pergerakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 06:49:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pergerakan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jumlah Penumpang dan Pergerakan Pesawat di Bandara Banyuwangi Meningkat saat Libur Lebaran</title>
		<link>https://memontum.com/jumlah-penumpang-dan-pergerakan-pesawat-di-bandara-banyuwangi-meningkat-saat-libur-lebaran</link>
					<comments>https://memontum.com/jumlah-penumpang-dan-pergerakan-pesawat-di-bandara-banyuwangi-meningkat-saat-libur-lebaran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231469</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Jumlah penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara Internasional Banyuwangi, terus mengalami peningkatan. Hal ini, tentunya menjadi salah satu bukti bahwa Kabupaten Banyuwangi telah menjadi salah satu daerah favorit jujugan pariwisata. Bahkan, selama angkutan masa libur Lebaran 2026, jumlah penumpang bandara tercatat naik sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Periode [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Jumlah penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara Internasional Banyuwangi, terus mengalami peningkatan. Hal ini, tentunya menjadi salah satu bukti bahwa Kabupaten Banyuwangi telah menjadi salah satu daerah favorit jujugan pariwisata.</p>



<p>Bahkan, selama angkutan masa libur Lebaran 2026, jumlah penumpang bandara tercatat naik sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Periode angkutan libur Lebaran yang berlangsung selama 18 hari, atau mulai 13 hingga 30 Maret 2026, dalam rentang waktu tersebut total penumpang yang dilayani Bandara Banyuwangi mencapai 7.459 orang.</p>



<p>General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. “Tumbuh 5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu dengan 7.115 orang,” kata Holik, Jumat (03/04/2026) tadi.</p>



<p>Selain jumlah penumpang, lanjutnya, peningkatan juga terlihat pada pergerakan pesawat dan volume kargo selama masa angkutan Lebaran. Bandara Banyuwangi mencatat, total 95 pergerakan penerbangan selama periode tersebut. Angka ini, naik sekitar 44 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 66 penerbangan.</p>



<p>Sementara untuk volume kargo, juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Selama periode Lebaran 2026, total kargo yang ditangani mencapai 4,3 ton.</p>



<p>“Sementara dari sisi kargo, volume yang ditangani mencapai 4,3 ton, naik 22,5 persen dari tahun lalu yang berada di angka 3,5 ton,” ujar Holik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, peningkatan lalu lintas penerbangan, tentunya menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus membaik. Termasuk, kian meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap Bandara Internasional Banyuwangi.</p>



<p>“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di sisi udara maupun darat,” imbuhnya.</p>



<p>Selama periode angkutan Lebaran, bandara juga mencatat waktu puncak pergerakan penumpang. Puncak arus mudik, terjadi pada Rabu (18/03/2026). Sementara pada hari yang sama, terdapat lima penerbangan yang melayani 435 penumpang dengan total kargo mencapai 1,023 ton.</p>



<p>Sedangkan puncak arus balik, berlangsung pada Minggu (29/03/2026). Saat itu, tercatat tujuh penerbangan yang melayani 634 penumpang dengan volume kargo sekitar 580 kilogram.</p>



<p>Holik juga menyebut, kelancaran operasional bandara selama periode Lebaran tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat di lingkungan bandara. Dirinya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, BMKG, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Basarnas, hingga petugas ground handling dan komunitas bandara.</p>



<p>“Seluruh kegiatan operasional bandara selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi ini berjalan dengan aman, lancar dan terkendali. Tanpa dukungan penuh dari semua pihak, operasional bandara yang aman, nyaman dan tertib tentunya tidak akan dapat terwujud,” tambahnya.</p>



<p>Ke depan, pengelola Bandara Banyuwangi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan demi memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pengguna jasa transportasi udara. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jumlah-penumpang-dan-pergerakan-pesawat-di-bandara-banyuwangi-meningkat-saat-libur-lebaran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231469</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penumpang Arus Mudik di Terminal Arjosari Diprediksi Turun, Puncak Pergerakan 17 hingga 18 Maret</title>
		<link>https://memontum.com/penumpang-arus-mudik-di-terminal-arjosari-diprediksi-turun-puncak-pergerakan-17-hingga-18-maret</link>
					<comments>https://memontum.com/penumpang-arus-mudik-di-terminal-arjosari-diprediksi-turun-puncak-pergerakan-17-hingga-18-maret#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[arjosari,]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[puncak]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal]]></category>
		<category><![CDATA[turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230947</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pergerakan penumpang mudik di Terminal Arjosari, Kota Malang, diprediksi mengalami penurunan pada Lebaran tahun 2026. Meski begitu, pengelola terminal tetap menyiapkan berbagai antisipasi untuk memberikan layanan kepada penumpang. Kepala UPT Terminal Arjosari Malang, Mega Perwira Donowati, secara tegas menyampaikan bila dirinya belum bisa memastikan secara angka. Namun, untuk jumlahnya diperkirakan lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pergerakan penumpang mudik di Terminal Arjosari, Kota Malang, diprediksi mengalami penurunan pada Lebaran tahun 2026. Meski begitu, pengelola terminal tetap menyiapkan berbagai antisipasi untuk memberikan layanan kepada penumpang.</p>



<p>Kepala UPT Terminal Arjosari Malang, Mega Perwira Donowati, secara tegas menyampaikan bila dirinya belum bisa memastikan secara angka. Namun, untuk jumlahnya diperkirakan lebih rendah dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.</p>



<p>“Kalau prediksi penumpang untuk tahun ini, kami belum bisa mengestimasi secara pasti, tapi kemungkinan akan mengalami penurunan dari tahun lalu. Paling sekitar 4 ribu sampai 4.500 penumpang perhari,” ujar Mega, Jumat (12/03/2026) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, pada periode mudik tahun lalu, jumlah penumpang di Terminal Arjosari sempat mencapai sekitar 6 ribu hingga 7 ribu orang perhari. Penurunan tahun ini, diperkirakan dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya jarak waktu antara momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan awal Ramadan.</p>



<p>“Kalau seperti Nataru kemarin, ketika sudah mulai ada pergerakan biasanya persentasenya juga naik. Tahun ini kemungkinan tidak sebesar tahun lalu,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk arus mudik jarak dekat yang didominasi trayek Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Mega memperkirakan lonjakan penumpang akan terjadi sekitar 17 hingga 18 Maret. Pada periode tersebut, pergerakan penumpang biasanya meningkat seiring mendekatnya masa cuti Lebaran.</p>



<p>“Kalau AKDP ini biasanya lonjakannya terasa sekali, karena banyak pekerja dari luar daerah yang bekerja di Malang lalu mudik ke daerah asalnya. Kalau untuk trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pergerakan penumpang cenderung lebih stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan seperti AKDP,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya Terminal Arjosari juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi penumpang selama masa mudik Lebaran. Beberapa di antaranya adalah ruang tunggu yang lebih nyaman, kursi tambahan bagi penumpang, hingga tenda untuk mengantisipasi hujan saat penumpang menuju shelter keberangkatan.</p>



<p>“Kami juga menyiapkan kursi tambahan karena saat puncak penumpang kadang tidak kebagian tempat duduk. Selain itu kami siapkan tenda untuk mengantisipasi hujan ketika penumpang menuju shelter,” lanjutnya.</p>



<p>Untuk mendukung keamanan dan pelayanan, pihak terminal juga mendapat tambahan personel dari Jembatan Timbang Simpang Sari serta bantuan pengamanan dari TNI.</p>



<p>“Kami menyiapkan petugas yang standby 24 jam, termasuk bantuan personel untuk pengamanan dan pelayanan di dalam terminal,” imbuh Mega. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/penumpang-arus-mudik-di-terminal-arjosari-diprediksi-turun-puncak-pergerakan-17-hingga-18-maret/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230947</post-id>	</item>
		<item>
		<title>H-3 dan H+3 Lebaran Diprediksi Jadi Puncak Pergerakan Manusia di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/h-3-dan-h3-lebaran-diprediksi-jadi-puncak-pergerakan-manusia-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan]]></category>
		<category><![CDATA[puncak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230560</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi lonjakan pergerakan manusia akan terjadi pada H-3 Idul Fitri, saat perayaan Idul Fitri dan H+3 Lebaran. Hal itu dikatakan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Sabtu (28/02/2026) tadi. Pria yang akrab disapa Jaya, itu mengatakan bahwa prediksi tersebut mengacu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi lonjakan pergerakan manusia akan terjadi pada H-3 Idul Fitri, saat perayaan Idul Fitri dan H+3 Lebaran. Hal itu dikatakan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Sabtu (28/02/2026) tadi.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Jaya, itu mengatakan bahwa prediksi tersebut mengacu pada data tahun sebelumnya. Sebab, hingga kini pihaknya belum menerima data resmi estimasi pergerakan manusia dari Kementerian Perhubungan maupun Kepolisian. Data tersebut biasanya menjadi dasar perhitungan detail jumlah kendaraan, baik per jam maupun per hari.</p>



<p>&#8220;Kalau merujuk tahun lalu, kita perhatikan analisa dan monitoring, pergerakannya itu padat pada saat H-3, kemudian saat Lebaran itu sendiri dan H+3 juga,&#8221; kata Jaya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa lonjakan tertinggi justru terjadi setelah Lebaran. Hal itu, dipicu libur panjang yang dimanfaatkan masyarakat untuk berkunjung ke Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Setelah Lebaran biasanya justru lebih padat. Banyak masyarakat yang datang untuk berkunjung ke Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Kepadatan itu juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari aktivitas belanja, wisata kuliner, hingga berburu oleh-oleh khas Kota Malang. Dikatakannya, Kota Malang masih menjadi salah satu daerah tujuan favorit saat momentum libur panjang.</p>



<p>&#8220;Sehingga itu yang membuat Kota Malang semakin padat,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, pada awal masa libur menjelang Idul Fitri, pergerakan kendaraan diperkirakan didominasi aktivitas belanja kebutuhan Lebaran. Baik ke pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan modern diprediksi mengalami peningkatan kunjungan.</p>



<p>&#8220;Sehingga skema pengamanan dan pengaturan lalu lintas minimal akan kami siapkan setara dengan pola tahun sebelumnya,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230560</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
