<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>perguruan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perguruan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Jan 2026 15:22:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>perguruan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Presiden Prabowo Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Riset dan Inovasi Pembangunan Industri Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/presiden-prabowo-dorong-perguruan-tinggi-perkuat-riset-dan-inovasi-pembangunan-industri-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229520</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat riset dan inovasi yang berorientasi pada pembangunan industri nasional dan peningkatan pendapatan negara. Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo, dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 di Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/01/2026) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat riset dan inovasi yang berorientasi pada pembangunan industri nasional dan peningkatan pendapatan negara. Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo, dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 di Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/01/2026) tadi.</p>



<p>Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa Presiden menekankan pentingnya peran riset dan inovasi sebagai fondasi pembangunan industri berbasis sains dan teknologi. Presiden menegaskan, bahwa di era saat ini salah satu pahlawan bangsa adalah mereka yang mampu melahirkan inovasi dan terobosan nyata.</p>



<p>“Bapak Presiden meminta riset-riset dan inovasi untuk membangun industri dan mengangkat pendapatan negara. Jadi tadi Presiden menyampaikan bahwa di era dulu perjuangan bangsa kita para pahlawan negara itu adalah orang-orang yang bisa melawan penjajah, membela rakyat dari penjajahan. Nah saat ini pahlawan-pahlawan ini adalah orang-orang yang bisa melakukan inovasi-inovasi, melakukan terobosan-terobosan sehingga bisa meningkatkan pendapatan negara,” kata Mendiktisaintek.</p>



<p>Oleh karena itu, Presiden meminta untuk selalu menjaga kekompakan, persatuan, sehingga riset dan teknologi ini bisa terus didorong, penguasaan sains dan teknologi dapat terus berlangsung. Selain itu, dalam arahannya, Presiden turut menekankan pentingnya sinergi antara riset, teknologi dan industri nasional agar penguasaan Saintek dapat memberikan dampak langsung bagi perekonomian bangsa.</p>



<p>“Riset dan teknologi berjalan beriringan dengan industri-industri yang memang dibutuhkan oleh bangsa kita,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam hal ini, Presiden berharap para guru besar dan pimpinan perguruan tinggi dapat menjadi pahlawan bangsa melalui penciptaan terobosan industri berbasis sains dan teknologi. “Pada akhirnya bisa menciptakan industri-industri besar di Indonesia, bisa mengangkat pendapatan yang akan masuk ke dalam negara kita,” kata Brian.</p>



<p>Pada taklimat tersebut, Presiden juga menyinggung rencana pembukaan 18 proyek hilirisasi industri oleh Danantara yang membutuhkan dukungan SDM unggul, riset dan inovasi dari perguruan tinggi. Menurut Presiden, momentum tersebut merupakan kesempatan besar bagi perguruan tinggi untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional.</p>



<p>“Ini sekali lagi perguruan tinggi harus memegang peran yang penting, harus mengambil peran yang signifikan. Ini saatnya perguruan tinggi bisa berkontribusi bagi negara dalam bentuk menghasilkan SDM unggul dan juga riset, serta inovasi,” jelasnya.</p>



<p>Sebagai bentuk dukungan konkret, menurut Brian, pemerintah akan menambah alokasi dana riset dan inovasi bagi seluruh perguruan tinggi hingga Rp 4 triliun. “Jadi itu adalah satu bukti, satu gambaran betapa memang Bapak Presiden memberikan amanat yang besar kepada perguruan tinggi, kepada seluruh peneliti, seluruh guru besar untuk memiliki kontribusi yang signifikan bagi kemajuan bangsa kita ke depan,” urainya.</p>



<p>Dengan dorongan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan visinya bahwa Indonesia tidak hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga unggul dalam mengolahnya melalui ilmu pengetahuan, riset dan inovasi anak bangsa. <strong>(kom/set/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229520</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbelanjaan Transmart Dikelola Perguruan Tinggi, APPBI Malang Raya Ingatkan Pengalaman Khusus</title>
		<link>https://memontum.com/perbelanjaan-transmart-dikelola-perguruan-tinggi-appbi-malang-raya-ingatkan-pengalaman-khusus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dikelola]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[khusus]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[perbelanjaan]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Transmart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229044</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wacana pengelolaan pusat perbelanjaan Transmart, yang berlokasi di Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, oleh salah satu perguruan tinggi Kota Malang, menuai beragam tanggapan. Salah satunya, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang Raya, Suwanto, yang menilai bahwa langkah tersebut sebagai terobosan besar, namun tetap membutuhkan kehati-hatian. Menurut Suwanto, dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wacana pengelolaan pusat perbelanjaan Transmart, yang berlokasi di Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, oleh salah satu perguruan tinggi Kota Malang, menuai beragam tanggapan. Salah satunya, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang Raya, Suwanto, yang menilai bahwa langkah tersebut sebagai terobosan besar, namun tetap membutuhkan kehati-hatian.</p>



<p>Menurut Suwanto, dari sisi persaingan usaha, rencana tersebut justru patut diapresiasi. Dirinya menilai semakin banyak pihak yang terlibat dalam pengelolaan pusat perbelanjaan akan membuat iklim bisnis semakin sehat.</p>



<p>“Kalau dari sisi persaingan, ya saya senang saja. Semakin banyak pemain kan semakin bagus dan persaingannya sehat,” ujar Suwanto, Sabtu (27/12/2025) tadi.</p>



<p>Namun, ditekankan bahwa pengelolaan mal bukan perkara sederhana dan membutuhkan pengalaman serta keahlian khusus. Hingga saat ini, menurutnya belum ada contoh perguruan tinggi yang secara langsung mengelola pusat perbelanjaan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Setahu saya belum ada perguruan tinggi yang mengelola mal. Ini lompatan besar dan harus diapresiasi. Tapi tetap, mengelola mal itu butuh ilmu dan experience. Tidak ada sekolah khususnya, jadi memang harus diisi orang-orang yang paham,” tegasnya.</p>



<p>Suwanto mengingatkan, tanpa pengalaman dan sumber daya yang kompeten, pengelolaan mal justru berpotensi menimbulkan kerugian secara bisnis. Karena itu, menurutnya, pengelola perlu menempatkan tenaga profesional agar proses pembelajaran berjalan dengan baik.</p>



<p>“Kalau tidak punya pengalaman, bisa jadi bukan untung malah buntung. Lebih baik ditaruh orang-orang yang kompeten supaya bisa belajar dari situ. Mengelola mal itu beda sekali. Harus berurusan dengan tenant, pengunjung, pemerintah dan berbagai stakeholder lain. Treatment-nya juga beda-beda. Bahkan pengelola yang pindah dari satu mal ke mal lain pun harus belajar lagi,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229044</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Persoalan Banjir Kota Malang, Wali Kota Wahyu Ajak Keterlibatan Perguruan Tinggi</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-persoalan-banjir-kota-malang-wali-kota-wahyu-ajak-keterlibatan-perguruan-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[persoalan]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228619</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang mendorong Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Kota Malang, dapat terlibat dalam penanganan masalah banjir. Hal itu dikatakan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Rabu (10/12/2025) tadi. Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa jumlah mahasiswa yang ada di Kota Malang, hampir setara dengan penduduk asli Kota Malang. Sehingga, kondisi tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang mendorong Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Kota Malang, dapat terlibat dalam penanganan masalah banjir. Hal itu dikatakan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Rabu (10/12/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa jumlah mahasiswa yang ada di Kota Malang, hampir setara dengan penduduk asli Kota Malang. Sehingga, kondisi tersebut membuat kampus memiliki peran besar dalam pengelolaan lingkungan, khususnya mitigasi banjir.</p>



<p>&#8220;Saya sudah ketemu Prof Bisri (Guru Besar Teknik Pengairan) dan beliau menyampaikan bahwa sekarang peran perguruan tinggi harus banyak terlibat. Karena penyumbang populasi terbesar setelah penduduk asli itu adalah mahasiswa,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa kampus harus mulai memiliki skema pengelolaan banjir di kawasan masing-masing. Terlebih, sebagian kawasan perguruan tinggi selama ini masih membuang aliran air langsung ke drainase perkotaan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Nanti saya akan ketemu forum rektor untuk menyampaikan konsep ini. Kampus harus mulai berpikir. Kita butuh mahasiswa punya kesadaran. Jangan sampai justru mahasiswa sendiri yang tidak sadar, itu kan repot,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Salah satu konsep yang akan didorong adalah penerapan sumur resapan atau injeksi air di lingkungan kampus. Sehingga, diharapkan air hujan dapat tertangani di kawasan sumbernya dan tidak dibebankan ke saluran kota.</p>



<p>Wali Kota Wahyu menegaskan, bahwa penyelesaian banjir tidak bisa dilakukan secara instan. Perlu perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, serta peningkatan kesadaran dari semua pihak.</p>



<p>&#8220;Menyelesaikan banjir itu tidak sim salabim. Ada tahapannya dan harus berjalan bersama. Pemerintah tidak bisa sendirian,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228619</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Stunting, Dinkes Kota Malang Launching Kabar Penting dengan Gandeng 27 Perguruan Tinggi</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-stunting-dinkes-kota-malang-launching-kabar-penting-dengan-gandeng-27-perguruan-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2025 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224878</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang melaunching Kampus Bergerak Peduli Stunting (Kabar Penting), di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (12/08/2025) tadi. Dalam program tersebut, nantinya akan menggandeng 27 perguruan tinggi (PT) untuk membantu percepatan penurunan angka stunting. Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan bahwa pelibatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang melaunching Kampus Bergerak Peduli Stunting (Kabar Penting), di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (12/08/2025) tadi. Dalam program tersebut, nantinya akan menggandeng 27 perguruan tinggi (PT) untuk membantu percepatan penurunan angka stunting.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan bahwa pelibatan perguruan tinggi dilakukan setelah evaluasi menunjukkan tren kenaikan angka stunting berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). Pada 2023, prevalensi stunting di Kota Malang berada di angka 17 persen, namun naik menjadi 22,4 persen pada 2024.</p>



<p>&#8220;OPD dan lintas sektor sudah bergerak, yang belum terlibat secara masif adalah perguruan tinggi. Maka kami buat pola agar kampus, terutama yang berbasis kesehatan, bisa berperan aktif,&#8221; ujar Husnul.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui Kabar Penting, setiap perguruan tinggi akan membina dua hingga tiga kelurahan dari total 57 kelurahan di Kota Malang. Kegiatan tersebut meliputi pembinaan, pemantauan, pemberian asuhan gizi, kebidanan, maupun keperawatan bagi balita stunting.</p>



<p>&#8220;Program ini juga melibatkan organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Nanti ada kolaborasi tentang bagaimana asuhan keperawatannya, asuhan kebidanannya, atau bagaimana pembinaan pada balita stunting yang mempunyai gangguan pertumbuhan dan perkembangan,&#8221; jelasnya.&nbsp;</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, nantinya mahasiswa tingkat akhir dari program studi kedokteran, kesehatan masyarakat, kebidanan, keperawatan dan gizi akan diterjunkan sesuai cakupan masalah di wilayah binaan. &#8220;Masing-masing wilayah punya kondisi berbeda. Ada kelurahan dengan angka stunting tinggi seperti Mergosono, ada juga yang rendah seperti Rampal Celaket,&#8221; kata Husnul.</p>



<p>Di akhir, nantinya evaluasi program akan dilakukan setiap dua bulan sekali, dengan target akhir 2025 angka stunting di Kota Malang dapat turun mendekati rata-rata nasional, yakni 14 hingga 17 persen. &#8220;Kalau capaian positif, program ini akan dilanjutkan hingga 2026 dengan melibatkan lebih banyak perguruan tinggi,&#8221; imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224878</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siapkan Akses Beasiswa, SMA Dharma Wanita Boarding School Gandeng Perguruan Tinggi </title>
		<link>https://memontum.com/siapkan-akses-beasiswa-sma-dharma-wanita-boarding-school-gandeng-perguruan-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[boarding]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224209</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, terus berkomitmen memperluas jaminan pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga miskin. Komitmen itu telah ditindaklanjuti pihak sekolah, dengan menggandeng perguruan tinggi. Hal ini, sebagaimana yang dilakukan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. Menindaklanjuti arahan Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, sekolah gratis bagi warga miskin di Kabupaten Kediri, belakangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, terus berkomitmen memperluas jaminan pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga miskin. Komitmen itu telah ditindaklanjuti pihak sekolah, dengan menggandeng perguruan tinggi.</p>



<p>Hal ini, sebagaimana yang dilakukan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. Menindaklanjuti arahan Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, sekolah gratis bagi warga miskin di Kabupaten Kediri, belakangan aktif mengajak siswa berkunjung ke perguruan tinggi.</p>



<p>Kepala Sekolah SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding school, Nanang Sukarsono, menyampaikan kunjungan ini selain memberikan wawasan mengenai jenjang pendidikan yang diminati, sekaligus dapat memotivasi semangat belajar siswa. Kunjungan sendiri, sudah dilakukan ke sebanyak tiga perguruan tinggi. Masing-masing, seperti Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Brawijaya Malang.</p>



<p>&#8220;Selain kunjungan ini, saat sekolah menggelar acara inaugurasi pada puncak Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Asrama (MPLSA) kemarin, kita juga mengundang dari perguruan tinggi,&#8221; kata Nanang, Senin (21/07/2025) tadi.</p>



<p>Pihak perguruan tinggi yang diundang, semuanya berada di wilayah Provinsi Jawa Timur. Melalui acara itu, pihak perguruan tinggi dapat mengetahui potensi yang dimiliki siswa dan diharapkan membuka peluang kerjasama pemberian beasiswa pendidikan.</p>



<p>Dikatakan Nanang, dari sembilan perwakilan pihak perguruan tinggi yang hadir pada acara itu, sudah ada yang mengarah bakal memberikan beasiswa bagi siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. &#8220;Bagi yang sudah jelas, kita akan menindaklanjuti dengan menyiapkan MoU (nota kesepakatan),&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Upaya yang dilakukan pihak sekolah tersebut sejalan dengan upaya yang selama ini dilakukan Mas Dhito dalam memberikan akses pendidikan gratis hingga perguruan tinggi bagi anak-anak dari keluarga miskin. &#8220;Ke depan kita juga akan mencoba menjalin komunikasi dengan sekolah tinggi kedinasan, tentu saja dengan melihat minat para siswa kami,&#8221; ucap Nanang.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, untuk memperluas akses pendidikan bagi warganya, Bupati Hanindhito Himawan Pramana dari tahun ke tahun terus menggelontorkan beasiswa pendidikan bagi warganya.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, secara terpisah menyebut anggaran untuk beasiswa ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2021, anggaran untuk beasiswa sebesar Rp 20 miliar, naik menjadi Rp 22,5 miliar pada 2022, kemudian Rp 23 miliar pada 2023 dan Rp 26 miliar pada 2024.</p>



<p>&#8220;Pada 2025 ini anggaran untuk beasiswa pendidikan mencapai Rp 30 miliar. Beasiswa ini diberikan mulai untuk jenjang SD hingga perguruan tinggi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Meningkatnya alokasi anggaran untuk beasiswa pendidikan, ini menjadi bukti komitmen Mas Dhito, dalam memperluas akses pendidikan bagi warganya. Melalui pendidikan, anak-anak yang berasal dari keluarga miskin diharapkan kedepan memiliki kesempatan pekerjaan yang luas dan dapat mengangkat derajat keluarga. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224209</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berawal Cekcok, Satu Peserta Konvoi Perguruan Silat Tewas Ditikam</title>
		<link>https://memontum.com/berawal-cekcok-satu-peserta-konvoi-perguruan-silat-tewas-ditikam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berawal]]></category>
		<category><![CDATA[cekcok]]></category>
		<category><![CDATA[ditikam]]></category>
		<category><![CDATA[Konvoi]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223655</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Peserta konvoi salah satu perguruan silat di Jalan Raya Panji Suroso, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, tewas ditikam, Jumat (04/07/2025) sekitar pukul 01.30. Korban diketahui berinisial MAS (18), warga Dusun Krajan, Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Diketahui, MAS terkena tikam di bagian dada kirinya hingga tembus ke paru-paru dan meninggal di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Peserta konvoi salah satu perguruan silat di Jalan Raya Panji Suroso, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, tewas ditikam, Jumat (04/07/2025) sekitar pukul 01.30. Korban diketahui berinisial MAS (18), warga Dusun Krajan, Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.</p>



<p>Diketahui, MAS terkena tikam di bagian dada kirinya hingga tembus ke paru-paru dan meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan dua orang pesilat lainnya, berinisial DA, terkena sabetan pisau di lengan kirinya dan sedangkan RPS, warga Jalam Imam Bonjol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, mengalami luka tikam di dada kiri dan paha kiri hingga sampai saat ini masih dalam perawatan di RSSA Malang.</p>



<p>Atas peristiwa ini, pelaku berinisal FR alias Fatur (25), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dengan cepat berhasil diringkus petugas Polresta Malang Kota. Saat ditangkap petugas, FR diketahui dalam kondisi mabuk. Sementara tersangka menikam para korban dengan menggunakan pisau lipat dan sudah diamankan petugas sebagai barang bukti.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, mengatakan bahwa saat adanya rombongan konvoi, pelaku dan dua temannya sedang makan nasi goreng di Jalan Panji Suroso. &#8220;Awalnya ada rombongan konvoi salah satu perguruan silat kurang lebih 200 orang. Saat itu, tersangka FR sedang makan nasi goreng bersama dua temannya. Karena adanya blayer-blayer, baik pihak peserta konvoi dengan tersangka, mulai terpancing,&#8221; ujarnya dalam pers rilis, Jumat siang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Setelah saling teriak, tambahnya, kemudian terjadi kericuhan. Tersangka yang dipengaruhi minuman keras, seketika itu menggunakan pisau lipatnya untuk menikam korban. &#8220;Terjadi keributan dan saling pukul hingga terjadi penusukan. Sebelum penusukan itu, tersangka sempat dilerai oleh teman-temannya. Namun karena pengaruh minuman keras, hingga melakukan penusukan. Korban MAS meninggal di lokasi kejadian,&#8221; urainya.</p>



<p>Setelah adanya kejadian ini, Tim Jatantras Polresta Malang Kota bergerak cepat melakukan pencarian terhadap pelaku. Tidak kurang dari 4 jam, tersangka berhasil ditangkap. &#8220;Tersangka kepalanya juga mengalami luka terkena lemparan batu. Untuk pisau milik tersangka, sempat dibuang. Namun, saat ini pisau tersebut sudah kami amankan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kombes Pol Nanang menegaskan, bahwa tersangka adalah murni masyarakat yang terganggu dengan suara motor konvoi. Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 351 Ayat (3) subsider Pasal 351 Ayat (2) juncto Pasal 64 KUHP.</p>



<p>&#8220;Tersangka bekerja di sebuah finance. Dia mengaku merasa terganggu dengan suara konvoi motor. Selain itu tersangka juga dipengaruhi minuman keras. Untuk pisau lipat itu, sejak semula memang dibawa oleh tersangka dan disimpan di dalam tasnya,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223655</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jember Launching Beasiswa ke Perguruan Tinggi untuk 20 Ribu Pelajar</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-launching-beasiswa-ke-perguruan-tinggi-untuk-20-ribu-pelajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223119</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Launching Cinta Bergema, Beasiswa Bupati Jember untuk generasi masa depan. Launching ini, digelar di Aula Dinas Pendidikan Jember, Rabu (18/06/2025) malam. Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, dalam launching itu mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud untuk memudahkan akses pendidikan hingga ke perguruan tinggi. &#8220;Bersama dengan Pokja Beasiswa, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Launching Cinta Bergema, Beasiswa Bupati Jember untuk generasi masa depan. Launching ini, digelar di Aula Dinas Pendidikan Jember, Rabu (18/06/2025) malam.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, dalam launching itu mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud untuk memudahkan akses pendidikan hingga ke perguruan tinggi. &#8220;Bersama dengan Pokja Beasiswa, kami akan melakukan sosialisasi di seluruh kampus di Kabupaten Jember. Tujuannya, untuk mengakomodasi putra-putri Jember,&#8221; katanya.</p>



<p>Sosialisasi sendiri, dimulai 19 Juni hingga 26 Juni. Selanjutnya, pihaknya akan melaksanakan pendaftaran untuk para mahasiswa pada 30 Juni hingga 5 Juli.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang menyukseskan program ini. &#8220;Ini merupakan komitmen, ada sebanyak 20 ribu anak-anak Jember yang akan kita sekolahkan. Prioritasnya adalah anak-anak Jember yang berkuliah di kampus Jember,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selain mendukung anak-anak mendapatkan beasiswa, pihaknya juga akan memberikan beasiswa kepada putra-putri Jember yang berkuliah di luar Jember. Pemkab Jember juga bakal memberikan bantuan senilai Rp 500 ribu perbulan.</p>



<p>&#8220;Jadi, bukan hanya mendapatkan pembayaran UKT saja,&#8221; jelas bupati.</p>



<p>Lebih lanjut, terkait dengan rekrutmen, bupati menegaskan supaya tidak sampai ada yang tumpang tindih. &#8220;Proses pendaftaran, seleksi dan wawancara akan dilakukan oleh Pokja Beasiswa yang di dipimpin Kadispendik,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223119</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pendampingan Perguruan Tinggi dan Ma&#8217;had Aly LPPD, Gubernur Jatim Siapkan Fasilitasi Akreditasi</title>
		<link>https://memontum.com/pendampingan-perguruan-tinggi-dan-mahad-aly-lppd-gubernur-jatim-siapkan-fasilitasi-akreditasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Akreditasi]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[ma’had]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222375</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri Coaching dan Pendampingan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dan Ma&#8217;had Aly Lembaga Pengembangan Pesantren Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur, di Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar Pamekasan, Jumat (23/05/2025) malam. Dalam momen itu, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bukti nyata komitmennya memajukan pendidikan di Madura, seusai dirinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri Coaching dan Pendampingan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dan Ma&#8217;had Aly Lembaga Pengembangan Pesantren Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur, di Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar Pamekasan, Jumat (23/05/2025) malam.</p>



<p>Dalam momen itu, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bukti nyata komitmennya memajukan pendidikan di Madura, seusai dirinya kembali terpilih memimpin pemerintahan di Jawa Timur. &#8220;Ada 6 ribu lebih beasiswa Pemprov. Ini bisa diakses melalui perguruan tinggi juga melalui pesantren. Tetapi di Madura, yang menerima masih sedikit,&#8221; kata Gubernur Khofifah.</p>



<p>Dirinya juga menyebut, dampak dari sedikitnya penerima beasiswa Pemprov di Madura, ini karena terkendala akreditasi. &#8220;Karena terkendala akreditasi, maka dari pendampingan ini harus ada progres dengan jangka waktu yang harus ditentukan. Dan juga ada WA group, alamat email untuk membantu komunikasi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Khofifah menambahkan, diharapkan ada tindak lanjut dari kegiatan tersebut dan nantinya Pemprov Jatim akan memfasilitasi di Surabaya, untuk mengetahui problem yang dihadapi ketika proses akreditasi. &#8220;Ke depan kerja sama seluruh pengelola dan pengasuh, dengan melakukan percepatan akreditasi, kami fasilitasi,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua LPPD Provinsi Jawa Timur, Abdul Halim Soebahar, mengatakan kegiatan ini pertama kali diadakan LPPD, khususnya di wilayah Madura. &#8220;Karena kami baru tahu, Madura ada 33 perguruan tinggi, namun yang bisa mengakses program Pemprov hanya lima. Untuk Ma&#8217;had Aly jumlahnya 5 dan penerima program Pemprov hanya 2,&#8221; paparnya.</p>



<p>Abdul Halim menambahkan, LPPD turun ke Madura agar berdampak signifikan. Kemudian, ada tindak lanjut berupa proposal laporan dari peserta sebulan usai kegiatan ini.</p>



<p>&#8220;Diharapkan ini akan berdampak signifikan sebulan yang akan datang. Dengan catatan, proposal keadaan terakhir, progres nya hasil ini untuk dibawa ke Jatim,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Di saat yang sama, perwakilan Ma&#8217;had Al-hamidy Banyuanyar, Abbas Muhammad Katandur, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Jatim dan LPPD. &#8220;Kami berterimakasih pada Ibu Gubernur dan LPPD yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di pesantren kami,&#8221; paparnya.</p>



<p>Abbas berharap, dengan adanya kegiatan tersebut bisa membawa kebaikan dalam bidang pendidikan utamanya di wilayah Madura. &#8220;Dengan adanya pendampingan ini lebih mewujudkan kebaikan Madura ke depan, semoga hal-hal yang kurang maksimal bisa teratasi,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222375</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Kediri Silaturahmi bersama Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Kota Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-kediri-silaturahmi-bersama-rektor-dan-pimpinan-perguruan-tinggi-di-kota-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 May 2024 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, melakukan silaturahmi dengan para rektor atau pimpinan perguruan tinggi se-Kota Kediri, di rumah dinas Wali Kota Kediri, Minggu (12/05/2024) tadi. Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Zanariah menjelaskan bahwa pertemuan dengan para rektor ini adalah dalam rangka bersilaturahmi dan berkolaborasi. Itu karena, selama menjabat sebagai Pj [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, melakukan silaturahmi dengan para rektor atau pimpinan perguruan tinggi se-Kota Kediri, di rumah dinas Wali Kota Kediri, Minggu (12/05/2024) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Zanariah menjelaskan bahwa pertemuan dengan para rektor ini adalah dalam rangka bersilaturahmi dan berkolaborasi. Itu karena, selama menjabat sebagai Pj Wali Kota, ada empat dokumen perencanaan pembangunan yang dibuat. Yakni RKPD, RPJMD, RPJPD dan dokumen tata ruang. Sementara keempat dokumen ini, membutuhkan dukungan dan masukan dari para akademisi terkait dengan kebijakan dan strategi yang dibuat oleh Pemerintah Kota Kediri.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah juga menambahkan, bahwa dalam pembangunan daerah, tidak cukup hanya berorientasi pada modal kapital semata. Namun, diperlukan juga modal sosial dan modal intelektual. Perguruan tinggi inilah, basis modal intelektual sebagai think tank yang dapat memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Betapa pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Kediri dengan perguruan tinggi. Sehingga, perguruan tinggi ini dapat memberikan kontribusi dalam perencanaan pembangunan dan hal lainnya terkait dengan kebijakan publik,” kata Pj Wali Kota.</p>



<p>Dalam kesempatan sama, dirinya juga mengajak seluruh perguruan tinggi untuk menguatkan kolaborasi dan sinergi serta melahirkan lebih banyak solusi untuk mewujudkan kemajuan Indonesia, khususnya di Kota Kediri. &#8220;Saya juga membuka ruang, agar kita dapat melakukan interaksi dan komunikasi intens. Agar ke depan, eksistensi perguruan tinggi di Kota Kediri dapat terus memberikan kontribusi dan nilai lebih terhadap pembangunan Kota Kediri,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Hadir dalam acara ini, Rektor Universitas Islam Kadiri, Bambang Yulianto, Rektor Universitas Dian Nuswantoro, Edi Noersasongko, Rektor Universitas Wahidiyah, Fauziah Isnaini, Rektor IAIN Kediri, Wahidil Anam, Direktur PSDKU Universitas Brawijaya, Sholeh Hadi Pramono, perwakilan dari PSDKU Polinema Kediri, STIKES Baptis, Universitas Tribakti Kediri, Politeknik Mercusuar, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Politeknik Kesehatan Malang, dan STT Cahaya Surya, Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit serta Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209826</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
